Top PDF Perda No 32Tahun 2009 TATA CARA PERGESERAN ANGGARAN

Perda No 32Tahun 2009 TATA CARA PERGESERAN ANGGARAN

Perda No 32Tahun 2009 TATA CARA PERGESERAN ANGGARAN

UU Nomor 28 Tahun 1999; UU Nomor 51 Tahun 1999; UU Nomor 17 Tahun 2003; UU Nomor 10 Tahun 2004; UU Nomor 15 Tahun 2004; UU Nomor 25 Tahun 2004; UU Nomor 32 Tahun 2004; UU Nomor 33 Tahun 2004; PP Nomor 24 Tahun 2004; PP Nomor 23 Tahun 2005; PP Nomor 24 Tahun 2005; PP Nomor 54 Tahun 2005; PP Nomor 55 Tahun 2005; PP Nomor 56 Tahun 2005; PP Nomor 57 Tahun 2005; PP Nomor 58 Tahun 2005; PP Nomor 65 Tahun 2005; PP Nomor 79 Tahun 2005; PP Nomor 8 Tahun 2006; PP Nomor 38 Tahun 2007; Perda Kab. Banggai Kepulauan Nomor 17 Tahun 2008.

2 Baca lebih lajut

Perda No 31Tahun 2009 Tata Cara Pengelolaan Kas Non Anggaran Daerah

Perda No 31Tahun 2009 Tata Cara Pengelolaan Kas Non Anggaran Daerah

Abstrak : Bahwa untuk melaksanakan Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Nomor 6 Tahun 2009 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan ketentuan pasal 183 ayat (8) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, maka Tata Cara Pengelolaan Kas Non Anggaran Daerah ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah.

2 Baca lebih lajut

Perda No 5 Th 2009 Perda No 5 Th 2009

Perda No 5 Th 2009 Perda No 5 Th 2009

Menimbang : a. bahwa dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Lain sebagai Bagian dari Perangkat Daerah perlu dilakukan penyesuaian terhadap KUA yang menyebabkan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja, serta keadaan yang menyebabkan asumsi sisa lebih perhitungan tahun anggaran sebelumnya tidak mencapai target untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan, perlu dilakukan perubahan APBD Tahun Anggaran 2009;
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Implementasi Kebijakan Izin Mendirikan Bangunan Di Kota Medan Dalam Perspektif Pelayanan Publik

Implementasi Kebijakan Izin Mendirikan Bangunan Di Kota Medan Dalam Perspektif Pelayanan Publik

TRIBUN-MEDAN | Manajemen Bumi Asri Mengaku Dipersulit Urus IMB - Kepala Bagian Hukum PT Bumi Pembangunan I Karya Cipta (perusahaan pemilik Perumahan Bumi Asri di Medan Helvetia), Erfin Jamal Lubis, menampik segala bentuk keberatan warga atas keberadaan waterpark di halaman kompleks perumahan tersebut.Meski mengakui bahwa usaha waterpark miliknya tidak memiliki izin, Erfin mengaku pihaknya telah mencoba mengurus izin, mulai dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun, katanya, Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan enggan mengeluarkan."Soal tanpa IMB itu, bukan kami pelaku usaha yang bandel tidak mau ngurus IMB.Kami sudah mencoba mengurus IMB. Kami memenuhi persyataran.Tapi Dinas TRTB tetap tidak mau mengabulkan permohonan kami.Bahkan sudah sampai ke pengadilan, ke Bapak Sekda Pemprov Sumut supaya disampaikan ke Wali Kota Medan, supaya memproses permohonan IMB kami. Tetapi instansi TRTB ini tetap juga tidak mau," ujar Erfin, Sebelumnya diberitakan, keberadaan wahana rekreasi taman bermain air (water park) di Kompleks Perumahan Bumi Asri, Jalan Asrama, Pondok Kelapa, Medan Helvetia, ditentang oleh warga perumahan setempat. Bisnis pariwisata tersebut disebut-sebut warga tidak memiliki izin.
Baca lebih lanjut

104 Baca lebih lajut

Anggaran dasar dan tata cara rpp

Anggaran dasar dan tata cara rpp

Penanggung jawab organisasi ditanggung oleh seluruh anggota yang tergabung dalam organisasi pecinta alam “MBELUNG – Gembel Gunung” Pasal 18 Kekayaan organisasi didapat dari uang pangka[r]

9 Baca lebih lajut

Tata cara revisi anggaran (1)

Tata cara revisi anggaran (1)

9 Pergeseran anggaran Bagian Anggaran 999.08 (Bendahara Umum Negara Pengelola Belanja Lainnya) ke Bagian Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, atau antar subbagian anggaran dalam Bagian Anggaran 999 (BA BUN), termasuk yang terkait dengan pemberian penghargaan dan pengenaan sanksi atas pelaksanaan anggaran belanja kementerian/lembaga.

43 Baca lebih lajut

Perda No. 4 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penyusunan Program Legislasi Daerah

Perda No. 4 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penyusunan Program Legislasi Daerah

3 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Daerah ini, yang dimaksud dengan: 1.Kabupaten adalah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan; 2.Pemerintah Kabupaten adalah Pemerintah Kabup[r]

18 Baca lebih lajut

PERDA No. 9 THN 2011 TTG TATA CARA PEMBERIAN IZIN GANGGUAN

PERDA No. 9 THN 2011 TTG TATA CARA PEMBERIAN IZIN GANGGUAN

surat keterangan tempat usaha dari pemerintah desa/kelurahan setempat; 2 Apabila persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf c, tidak dapat dipenuhi, dapat digantikan dengan sura[r]

13 Baca lebih lajut

TATA CARA PEMBUATAN PERDA (1)

TATA CARA PEMBUATAN PERDA (1)

- Jawaban pengusul - Persetujuan dengan diterima atau ditolak Pasal 114 tatib nomor 13 tahun 2010, usul dari DPRD: - Anggota - Komisi - Gabungan komisi - Baleg Raperda usul inisiati[r]

2 Baca lebih lajut

Perda No 9 Th 2009 Perda No 9 Th 2009

Perda No 9 Th 2009 Perda No 9 Th 2009

Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 181 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Kepala Daerah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) disertai penjelasan dan dokumen-dokumen pendukungnya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk memperoleh persetujuan bersama;

7 Baca lebih lajut

Perda No 4 Th 2009 Perda No 4 Th 2009

Perda No 4 Th 2009 Perda No 4 Th 2009

Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 184 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Kepala Daerah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir;
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Perda No 1 Th 2009 Perda No 1 Th 2009

Perda No 1 Th 2009 Perda No 1 Th 2009

Pengendalian dan evaluasi dilaksanakan oleh Bappeda Provinsi terhadap pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Tahun 2009- 2013 dan oleh Kepala Bappeda Kabupaten dan Kota terhadap pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten dan Kota. Hal ini merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan nasional dan daerah secara keseluruhan dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan nasional dan daerah. Pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan Satuan Kerja Perangkat Daerah oleh masing-masing pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah. Bappeda menyusun evaluasi rencana pembangunan berdasarkan hasil evaluasi Satuan Kerja Perangkat Daerah dari hasil evaluasi secara keseluruhan tersebut. Pengendalian dilakukan dengan maksud untuk dapat menjamin bahwa pelaksanaan rencana pembangunan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Perda No 8 Th 2009 Perda No 8 Th 2009

Perda No 8 Th 2009 Perda No 8 Th 2009

Cara mengukur besarannya penerimaan atas penjualan asset tetap daerah berdasarkan nilai asset pada saat pelelangan/penghapusan dikurangi penyusutan agar nilai atau harga yang diperoleh pemerintah daerah lebih riil sesuai dengan harga pasar, sehingga penerimaan daerah dapat lebih ditingkatkan. Sedangkan harga yang digunakan dapat berupa harga standar yang ditetapkan oleh pemerintah daerah dalam pengadaan barang dan jasa, menggunakan nilai jual yang ditetapkan untuk dasar pengenaan PKB dan BBNKB.

11 Baca lebih lajut

Perda No 10 th 2009 Perda No 10 th 2009

Perda No 10 th 2009 Perda No 10 th 2009

8. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah selanjutnya disingkat APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah dan DPRD, dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah. 9. Wakaf adalah perbuatan hukum Wakif untuk memisahkan dan/atau

8 Baca lebih lajut

Tata Cara Penyusunan PERDA doc

Tata Cara Penyusunan PERDA doc

Pada proses penyusunan Raperda yang merupakan usulan dari DPRD, menurut PP No. 1 Tahun 2001, drafting Raperda baru dapat dimulai setelah rapat paripurna DPRD memutuskan menerima dan menetapkan usulan menjadi usulan DPRD, pembahasan lebih lanjut atas usulan tersebut dilakukan oleh komisi/rapat gabungan komisi/panitia khusus. Dalam hal pembahasan diserahkan kepada pansus, pimpinan DPRD membentuk pansus. Komisi adalah salah atau alat kelengapan DPRD yang bersifat tetap dan dibentuk pada permulaan masa keanggotaan DPRD. Salah satu tugas komisi adalah melakukan pembahasan terhadap Perda dan rancangan keputusan DPRD. Sama seperti pamus dan komisi, pansus juga merupakan alat kelengkapan DPRD yang dibentuk pimpinan DPRD setelah mendengar pertimbangan dari pamus. Tetapi, tidak seperti pamus dan komisi yang bersifat tetap, pansus bersifat sementara. Pansus dibentuk untuk jangka waktu tertentu guna melaksanakan tugas tertentu dengan kemungkinan diperpendek atau diperpanjang jangka waktunya. Komisi/rapat Gabungan Komisi/Pansus yang ditugasi untuk membahas Raperda tersebut — lewat pimpinannya — memberikan penjelasan kepada seluruh anggota DPRD dalam rapat paripurna. Dalam rapat tersebut, kepala daerah memberikan pendapat yang kemudian dijawab oleh pimpinan komisi/rapat gabungan komisi/pansus. Sebelumnya, Raperda tersebut — disertai penjelasannya — disampaikan oleh pimpinan DPRD kepada kepala daerah secara
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

perbup no 58 th 2015  PERBUP tata cara PERGESERAN ANGGARAN

perbup no 58 th 2015 PERBUP tata cara PERGESERAN ANGGARAN

14. Pejabat Penatausahaan Keuangan SKPD yang selanjutnya disingkat PPK- SKPD adalah pejabat yang melaksanakan fungsi tata usaha keuangan SKPD. 15. Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang selanjutnya disingkat TAPD adalah tim yang dibentuk dengan Keputusan Bupati dan dipimpin oleh sekretaris daerah yang mempunyai tugas menyiapkan serta melaksanakan kebijakan Bupati dalam rangka menyusun APBD yang beranggotakan dari pejabat Perencanaan Daerah, PPKD, dan pejabat lainnya sesuai dengan kebutuhan. 16. Kebijakaan Umum APBD, yang selanjutnya disingkat KUA adalah Dokumen
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...