Top PDF STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH PADA EMBUNG GEDARI DI KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH PADA EMBUNG GEDARI DI KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH PADA EMBUNG GEDARI DI KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

+ 80.00 m.Bangunan pelimpah direncanakan lebar 15 m, tinggi mercu pelimpah 8 m, sedangkan bangunan transisi panjang 8 m dengan lebar bagian hulu 15 m dan lebar hilir 8 m, bangunan pelucur panjang 14 m dengan lebar 8 m, dan untuk peredam energi panjang 9 m. Analisa stabilitas pelimpah sebagai kontrol stabilitas konstruksi bangunan pelimpah untuk memenuhi syarat stabilitas bangunan terhadap gaya geser, gaya guling dan daya dukung tanah.

1 Baca lebih lajut

STUDI PERENCANAAN EMBUNG GEDARI DI KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

STUDI PERENCANAAN EMBUNG GEDARI DI KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

Dibuat: 2010-10-15 , dengan 6 file(s). Keywords: Embung, Tubuh Embung Embung adalah bangunan pengairan yang berfungsi menampung air selama musim penghujan dengan ukuran relatif kecil, yang dapat digunakan pada musim kemarau untuk berbagai macam kebutuhan berdasarkan potensi air yang cukup dan ditopang kondisi alamiah dilokasi studi yang memadai.

1 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

Plaxis 8.2 ........................................................................................... IX-26 Gambar 9.20 Proses Kalkulasi ................................................................................ IX-26 Gambar 9.21 Deformasi Mesh Kondisi Tanah Asli ................................................ IX-27 Gambar 9.22 Arah Pergerakan Tanah pada Kondisi Tanah Asli ............................ IX-27 Gambar 9.23 Deformasi Mesh Kondisi Embung Awal .......................................... IX-28 Gambar 9.24 Arah Pergerakan Tanah pada Kondisi Embung Awal ...................... IX-28 Gambar 9.25 Deformasi Mesh Kondisi Embung Terisi Air ................................... IX-29 Gambar 9.26 Arah Pergerakan Tanah pada Kondisi Embung Terisi Air ............... IX-29 Gambar 9.27 Deformasi Mesh Kondisi Rapid Drawdown ..................................... IX-30 Gambar 9.28 Arah Pergerakan Tanah pada Kondisi Rapid Drawdown ................. IX-30 Gambar 9.30 Grafik Angka Keamanan (Sf) Tubuh Embung ................................. IX-31 Gambar 10.1 Komponen dari Bangunan Penyadap Menara ...................................... X-1 Gambar 10.2 Grafik Tinggi Bukaan Pintu dan Elevasi Tampungan untuk Memenuhi
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Gambar 1.1 Peta Lokasi Embung .............................................................................. I-3 Gambar 2.1 Metode Isohyet ...................................................................................... II-7 Gambar 2.2 Metode Polygon Thiessen ..................................................................... II-8 Gambar 2.3 Contoh Penampang Saluran dalam HEC-RAS ................................... II-43 Gambar 2.4 Penggambaran Persamaan Energi pada Saluran Terbuka ................... II-44 Gambar 2.5 Penampang Bangunan Pelimpah ......................................................... II-48 Gambar 2.6 Ambang Bebas ................................................................................... II-50 Gambar 2.7 Ambang Pelimpah .............................................................................. II-51 Gambar 2.8 Tipe Kolam Olak Loncatan (Water Jump) .......................................... II-55 Gambar 2.9 Jenis-Jenis Bangunan Peredam Energi Tipe Kolam Olakan ............... II-57 Gambar 2.10 Tipe Bak Pusaran (Roller Bucket) ....................................................... II-57 Gambar 2.11 Peredam Bak Tenggelam (Bucket) ...................................................... II-58 Gambar 2.12 Grafik untuk Mencari Jari-Jari Minimum (Rmin) Bak ...................... II-59 Gambar 2.13 Grafik untuk Mencari Batas Minimum Tinggi Air Hilir ................... II-60 Gambar 2.14 Batas Maksimum Tinggi Air Hilir ..................................................... II-60 Gambar 2.15 Rembesan dan Tekanan Air Tanah .................................................... II-61 Gambar 2.15 Penentuan Tinggi Jagaan (Free Board) .............................................. II-63 Gambar 2.16. Grafik Perhitungan Metode SMB ...................................................... II-64 Gambar 2.17. Garis Depresi pada Embung Homogen
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Guna mereduksi energi yang terdapat didalam aliran tersebut, maka diujung hilir saluran peluncur biasanya dibuat suatu bangunan yang disebut peredam energi pencegah gerusan. Untuk meyakinkan kemampuan dan keamanan dari peredam energi, maka pada saat melaksanakan pembuatan rencana teknisnya diperlukan pengujian kemampuannya. Apabila alur sungai disebelah hilir bangunan pelimpah kurang stabil, maka kemampuan peredam energi supaya direncanakan untuk dapat menampung debit banjir dengan probabilitas 2% (atau dengan perulangan 50 tahun). Angka tersebut akan ekonomis dan memadai tetapi dengan pertimbangan bahwa apabila terjadi debit banjir yang lebih besar, maka kerusakan-kerusakan yang mungkin timbul pada peredam energi tidak akan membahayakan kestabilan tubuh embungnya.
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Bangunan Embung sebagai penyimpan air mempunyai fungsi yang sangat baik dalam mencukupi kebutuhan akan air, khususnya pada saat musim kemarau. Air Sungai Grubugan ini selain direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air baku dan air irigasi bagi masyarakat Kecamatan Gunem. Dari alternatif lokasi bangunan atau embung yang terbaik, dicari debit air yang tersedia dan kebutuhan air yang diperlukan sehingga dapat dibuat neraca air, dimana nilai kebutuhan dapat dipenuhi dari debit yang tersedia.

48 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Analisis hidrolika penampang sungai dihitung dengan menggunakan program HEC-RAS. Dengan analisis ini dapat diketahui elevasi muka air pada penampang sungai saat suatu debit air melalui sungai tersebut. Hasil dari analisis ini merupakan parameter untuk perencanaan bangunan pengelak dan perencanaan bangunan peredam energi pada bangunan pelimpah.

7 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Penelusuran banjir melalui pengelak bertujuan untuk mendapatkan elevasi bendung pengelak (cofferdam). Pada penelusuran banjir ini digunakan hidrograf debit banjir rencana 5 tahunan. Saluran pengelak yang digunakan berupa box culvert dengan lebar dan tinggi lubang 2m x 2m sebanyak dua buah. Perhitungan penelusuran banjir melalui pengelak sama dengan penelusuran banjir melalui pelimpah. Yang berbeda dari kedua perhitungan tersebut adalah saluran pengeluaran berupa terowongan pengelak.

7 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PERENCANAAN EMBUNG PANOHAN KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH (Design of Panohan Small Dam Rembang Regency Central Java) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Pada perencanaan bangunan pelimpah antara tinggi mercu dengan bangunan peredam energi diberi saluran peluncur (flood way). Saluran ini berfungsi untuk mengatur aliran air yang melimpah dari mercu dapat mengalir dengan lancar tanpa hambatan-hambatan hidrolis. Dalam merencanan saluran peluncur harus memenuhi syarat sebagai berikut:

21 Baca lebih lajut

View of PERENCANAAN BANGUNAN BANGUNAN PELIMPAH EMBUNG TIPE SALURAN TERBUKA

View of PERENCANAAN BANGUNAN BANGUNAN PELIMPAH EMBUNG TIPE SALURAN TERBUKA

Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki areal irigasi yang luas, namun debit air untuk mengairi areal tersebut sangat terbatas. Daerah yang mengalami hal tersebut salah satunya adalah Kabupaten Lembata, pada musim kemarau sering mengalami kekeringan. Pada tahun 2014 pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur merencanakan untuk membuat Embung Irigasi di Kabupaten Lembata. Dipilih Embung Hukung yang berada di Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendapatkan alternatif desain bentuk bangunan pelimpah embung, yang sesuai secara teknis, serta memenuhi aspek stabilitas konstruksi. Dari hasil penelitian perhitungan debit banjir rencana Metode Nakayasu, diperoleh periode ulang 100 tahun (Q100) sebesar 30,07 m 3 /detik. Dengan debit tersebut, didapat dimensi bangunan pelimpah sebesar 10 m, puncak bangunan pelimpah berada pada elevasi +50.41, dan dasar bangunan pelimpah berada pada elevasi +48.00. Dari hasil perhitungan stabilitas pada kondisi banjir dan kondisi kering, bangunan pelimpah aman terhadap stabilitas guling, stabilitas geser, stabilitas daya dukung, dan daerah retakan. Nilai faktor keamanan untuk kondisi kering statik gempa adalah sebagai berikut : Guling = 1,6903 ; Geser = 1,9450 ; Daya dukung tanah = 1,7680 ; Daerah retakan = 12,8518. Sedangkan nilai faktor keamanan untuk kondisi banjir statik gempa adalah sebagai berikut : Guling = 1,5549 ; Geser = 1,9486 ; Daya dukung tanah = 2,1019 ; Daerah retakan = 16,8451.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH EMBUNG PROPOK DI KABUPATEN LOMBOK BARAT NUSA TENGGARA BARAT

PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH EMBUNG PROPOK DI KABUPATEN LOMBOK BARAT NUSA TENGGARA BARAT

Dibuat: 2007-01-04 , dengan 4 file(s). Keywords: Bangunan Pelimpah, Pelimpah bebas Bangunan pelimpah merupakan bangunan yang berfungsi sebagai pengaman bagi suatu bendungan, terutama bendungan type urugan. Bangunan ini berfungsi untuk melindungi tubuh bendungan dari bahaya limpasan (over topping) pada waktu terjadi banjir. Dengan demikian mengingat sangat vitalnya bendungan tersebut maka diperlukan perencanaan bangunan pelimpah sebagai bangunan pelengkap agar fungsi dari bendungan tersebut dapat terpenuhi.

1 Baca lebih lajut

STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH BENDUNGAN LOGUNG KABUPATEN KUDUS JAWA TENGAH. Disusun Oleh : FARIS KHOIRUL HADI

STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH BENDUNGAN LOGUNG KABUPATEN KUDUS JAWA TENGAH. Disusun Oleh : FARIS KHOIRUL HADI

UNIVERSITAS MUHAMMADIAH MALANG Dengan ini saya menyatakan sebenar-benarnya bahwa : Tugas Akhir dengan judul : “Studi Perencanaan Bangunan Pelimpah Bendungan Logung Kabupaten Kudus Jawa Tengah” adalah hasil karya saya dan bukan hasil karya orang lain serta dalam naskah ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik disuatu perguruan tinggi, tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis oleh orang lain baik sebagian maupun seluruhnya. Kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan daftar pustaka.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Perencanaan Bangunan Pelimpah pada Embung di Perkebunan Bungamayang PT. Perkebunan Nusantara VII

Perencanaan Bangunan Pelimpah pada Embung di Perkebunan Bungamayang PT. Perkebunan Nusantara VII

Pabrik Gula Bungamayang, PT. Perkebunan Nusantara VII merupakan salah satu perkebunan tebu yang pemenuhan kebutuhan airnya memanfaatkan embung. Adanya permasalahan pada petak 093 Afdeling 09 Rayon II, hujan menyebabkan limpasan air embung menuju jalan inspeksi sehingga jalan menjadi sulit dilalui. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu merencanakan bangunan pelimpah pada desain embung untuk menjada ketinggian muka air normal tetap stabil. Secara umum, tahapan penelitian dibagi menjadi dua tahap yaitu analisis pendahuluan (analisis debit rencana) dan penelitian utama analisis perhitungan gorong-gorong, dan saluran. Berdasarkan pengamatan dan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh pada Petak 093 Afdeling 09 Rayon II menghasilkan debit banjir rencana periode ulang 25 tahun sebesar 2.96 m 3 /dtk sehingga digunakan gorong-gorong pipa bulat beton berjajar (double) sebagai saluran pembuang air dengan diameter tengah masing-masing 0.80 m dan spasi 0.40 m. Kemudian air yang masuk melalui gorong-gorong diteruskan saluran sepanjang 1.85 m dan peredam energi (kolam olak) berdimensi 4.70 m × 2.00 m..
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH PADA BENDUNGAN BULIA KABUPATEN GORONTALO

STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PELIMPAH PADA BENDUNGAN BULIA KABUPATEN GORONTALO

Dibuat: 2009-01-23 , dengan 3 file(s). Keywords: Bendungan Bulia, Bangunan Pelimpah Rencana daerah studi tepatnya berada pada desa Huluya Kabupaten Gorontalo. Sebagian besar penduduk pada desa ini mempunyai mata pencaharian petani. Adapun ladang pertanian yang digunakan adalah merupakan daerah tadah hujan sehingga pada musim kemarau daerah ini masih kekurangan air. (Makalah Pendahuluan Studi Kelayakan Bendungan Bulia PT. Amythas Experts

1 Baca lebih lajut

Perencanaan Embung Semar Kabupaten Rembang

Perencanaan Embung Semar Kabupaten Rembang

Embung Semar yang terletak di Desa Mlatirejo, Kabupaten Rembang dibangun di Sungai Serojeh dengan luas daerah aliran sungai 10,62 km 2 . Embung Semar berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air baku dan kebutuhan air irigasi. Embung Semar didesain dengan kapasitas genangan air sebesar 240.449 m 3 pada elevasi +67. Volume tampungan efektif Embung Semar sebesar 137.384 m 3 mampu melayani kebutuhan air baku dan air irigasi masing – masing sebesar 0,002 m 3 /detik dan 0,08 m 3 /detik. Bangunan pelimpah yang didesain mampu mereduksi debit banjir rencana periode ulang 50 tahunan sebesar 121,091 m 3 /detik menjadi 43,47 m 3 /detik. Desain tubuh embung direncanakan menggunakan urugan tanah homogen dengan tinggi 15 meter dan panjang 158 meter. Rencana waktu pelaksanaan proyek adalah 28 minggu dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp 8.469.864.600,00.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Perencanaan Embung Sidomulih Kabupaten Banyumas Jawa Tengah

Perencanaan Embung Sidomulih Kabupaten Banyumas Jawa Tengah

Kebutuhan air irigasi dan air baku di Desa Sidomulih, Kabupaten Banyumas semakin meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk. Kebutuhan air baku selama ini diperoleh dari air sumur dan mata air sedangkan untuk kebutuhan irigasi menggunakan pola tadah hujan. Untuk itu Pemerintah dalam hal ini Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Tengah berupaya mengembangkan sumber air baru dengan membangun Embung Sidomulih. Sebagai suatu tampungan air pada musim hujan, embung diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air pada musim kemarau.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Perencanaan Embung Blorong Kabupaten Kendal, Jawa Tengah

Perencanaan Embung Blorong Kabupaten Kendal, Jawa Tengah

Embung Blorong terletak di Sungai Blorong, Kabupaten Kendal. Embung Blorong ini direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air pada Daerah Irigasi Kedung Pengilon yang mengalami kekurangan air pada saat musim kemarau, yaitu bulan September dan Oktober. Luas daerah yang mengalami kekeringan pada saat musim kemarau diperkirakan sekitar 1200 Ha. Debit andalan Sungai Blorong diperhitungkan berdasarkan metode FJ. Mock dengan kemungkinan tidak terpenuhi sebesar 20%. Volume tampungan embung sebesar 1.589.705,56 m 3 yaitu pada elevasi +39,00 sampai +53,00. Hasil perhitungan neraca air menunjukkan bahwa pada bulan September dan Oktober terjadi kekurangan air masing- masing sebesar 1.253.648 m 3 dan 122.758 m 3 . Debit banjir rencana diperoleh dari metode HSS Gama I yaitu sebesar 503,7558 m 3 /s dengan periode ulang 25 tahun (Q 25 = 503,7558 m 3 /s). Embung ini direncanakan setinggi 19 m, dengan elevasi dasar embung +39.00, elevasi puncak embung +58.00 , tinggi jagaan 2,00 m, lebar puncak embung 7,00 m, kemiringan hulu 1:2,5 , kemiringan hilir 1:1,75. Dalam perencanaan embung Blorong ini digunakan spillway tipe ogee selebar 30,00 m dengan tinggi 14 m dan elevasi puncak spillway +53.00, menggunakan kolam olak USBR tipe IV dengan panjang 15,70 m. Rencana waktu pelaksanaan proyek adalah 35 minggu dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp 24.242.419.000,00.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG SIDOMULIH KABUPATEN BANYUMAS JAWA TENGAH

PERENCANAAN EMBUNG SIDOMULIH KABUPATEN BANYUMAS JAWA TENGAH

Kata kunci : Embung Sidomulih, Kebutuhan Air, Debit Andalan ABSTRACT The needs of water supply in Sidomulih Village, Banyumas Regency have increasing in line with the growth of population and urban development. Lately the standart water supply has carried out from ground water and for agriculture using rain fall, however its capacity had not yet answer the demand of entire regency population. Therefore, Government- in this case Departement of Water Resources Management (PSDA) Central Java Province – conducting effort to develop new water resources by building small Dam. As Storage of run-off water in rainy seasons, this small dam can supply water demand in dry season.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG KERSULO KABUPATEN PATI JAWA TENGAH

PERENCANAAN EMBUNG KERSULO KABUPATEN PATI JAWA TENGAH

Namun waktu yang singkat ini telah membatasi Penulis untuk menguraikan seluruh perencanaan pembangunan proyek secara mendetail pada pembuatan laporan ini. Penulis juga menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam isi laporan ini. Hal ini disebabkan karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan Penulis. Oleh karena itu segala saran dan kritik yang dapat membantu dalam penyempurnaan isi laporan ini sangat kami harapkan.

20 Baca lebih lajut

PERENCANAAN EMBUNG PARAS KABUPATEN BOYOLALI JAWA TENGAH

PERENCANAAN EMBUNG PARAS KABUPATEN BOYOLALI JAWA TENGAH

segala anugrah-Nya sehingga Penulis dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir pada Perencanaan Embung Paras Kabupaten Boyolalii Jawa Tengah. Laporan Tugas Akhir ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan akademis bagi mahasiswa jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Manfaat dari Tugas Akhir ini adalah memperluas wawasan, memahami, dan mengembangkan rekayasa sipil berdasarkan mata kuliah yang telah didapat. Selain itu, supaya dapat berpikir secara menyeluruh dalam pengetahuan rekayasa sipil.

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...