Top PDF Perlindungan Hukum Konsumen dalam Jual Beli Mobil Bekas (Studi Kasus Di Kota Makassar)

Perlindungan Hukum Konsumen dalam Jual Beli Mobil Bekas (Studi Kasus Di Kota Makassar)

Perlindungan Hukum Konsumen dalam Jual Beli Mobil Bekas (Studi Kasus Di Kota Makassar)

Ikatan bersumber janji yang sudah maujud atas dasar sepakat para kontraktannya, sudah barang tentu tidak boleh dengan semena-mena lalu diputus secara sepihak, dan ini dapat disimak kalau dihubungkan dengan Pasal 1338 ayat 2 BW. Dari gatra ini pula tersirat bahwasanhya dalam sebuah perjanjian atau kontrak itu, para pihak adalah imbang tanpa ada kesan bahwa kedudukan hukum yang satu lebih unggul dari yang lain, sehingga dapat seenaknya memutuskan suatu perjanjian. Setiap perjanjian yang bermula dengan sepakat, tidak boleh diputus secara sepihak, sebab pemutusan secara sepihak itu bertentangan dengan hakikat dan makna sepakat yang kelahirannya dibina secara bersama. Kalau memang perjanjian yang sudah terbangun hendak diputus, maka juga wajib didasarkan pada sepakat para pihaknya sebagaimana awal pembentukannya. Inilah hakikat dan makna sepakat yang bersumber dari kehendak para kontraktan yang kemudian yang kemudian dinyatakan agar pihak lain paham untuk kemudian mengakseptasinya. Pemutusan kontrak secara sepihak, jelas-jelas menodai akseptasi yang sudah dibangun berdasarkan pertimbangan matang oleh pihak kontraktan secara bersama-sama.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONLINE DAN RELEVANSINYA TERHADAP UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONLINE DAN RELEVANSINYA TERHADAP UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN

berlangsung dengan cara barter yakni menukar barang atau benda antara dua belah pihak, sekarang jual beli umumnya masyarakat menukar barang dengan uang. Dahulu juga ketika belum berkembang internet jual beli dengan surat menyurat dibolehkan. Oleh sebab itu, sekarang ini dengan perkembangan teknologi dalil pengqiyasan tersebut yang membolehkan transaksi jual beli dengan cara online. Sehingga meskipun tidak ditemukan transaksi jual beli online dalam al-qur`an namun diqiyaskan dengan surat menyurat. Dalam hal ini dalil yang digunakan oleh ulama yang membolehkannya adalah dengan akad salam. Melihat dari mekanisme jual beli online yakni dari segi majelis memungkinkan terjadinya proses jual beli dalam jangka waktu yang tidak ditentukan maka jual beli seperti ini digolongkan dalam akad salam. Adapun dalil yang dijadikan landasan hukum dalam melegalisasi akad salam yakni QS. al-Baqarah/2: 282. Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dari ibnu abbas. Serta ijma` ulama yang dikutip dari pernyataan ibnu mundzir yang mengatakan bahwa, semua ahli ilmu (ulama) telah sepakat bahwa jual beli salam diperbolehkan, karena terdapat di dalamnya kebutuhan dan keperluan untuk memudahkan urusan manusia.
Baca lebih lanjut

165 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN PERMEN SEBAGAI PENGGANTI ALAT TUKAR DALAM TRANSAKSI JUAL BELI

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN PERMEN SEBAGAI PENGGANTI ALAT TUKAR DALAM TRANSAKSI JUAL BELI

Semakin langkanya uang dengan pecahan nominal kecil membuat setiap orang/badan usaha sebagai pelaku usaha mencari alternatif lain pengganti uang. Salah satu cara yang biasa ditemui ialah dengan menggunakan permen sebagai pengganti alat tukar (uang). Penggunaan permen sebagai pengganti alat tukar yang dilakukan oleh pelaku usaha terhadap konsumen dalam setiap transaksi jual beli yang pada umumnya dilakukan di toko-toko kecil (warung) dan minimarket- minimarket jelas merugikan konsumen. Pelanggaran hak-hak konsumen dan kewajiban pelaku usaha sebagaimana yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) menjadi hal yang kerap kali terjadi akibat dari penggunaan permen sebagai pengganti alat tukar ini. Berdasarkan uraian tersebut, perumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah pertama faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelaku usaha dalam menggunakan permen sebagai pengganti alat tukar yang sah dalam transaksi jual beli dan kedua bagaimana bentuk perlindungan hukum bagi konsumen terhadap penggunaan permen sebagai pengganti alat tukar menurut UUPK.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS TENTANG PERLINDUNGANHUKUM TERHADAP PERJANJIAN JUAL BELI SEPEDA MOTOR BEKAS DI PALANGKA RAYA A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian - Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen dalam Perjanjian Jual Beli Sepeda Motor Bekas Oleh S

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS TENTANG PERLINDUNGANHUKUM TERHADAP PERJANJIAN JUAL BELI SEPEDA MOTOR BEKAS DI PALANGKA RAYA A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian - Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen dalam Perjanjian Jual Beli Sepeda Motor Bekas Oleh S

“Bukan hanya menjual secara kredit saja tapi juga secara lunas juga bisa, tergantung permintaan dari konsumen. 20 Yang namanya komplin dari konsumen itukan sudah biasa, misalnya motornya kotor, bannya bocor atau apa saja. Tentang hal itu kami langsung memeriksanya dan memperbaikinya. Tapi kalau misalnya komplin tentang motornya tiba-tiba rusak alhamdulillah tidak terjadi ditempat kami. Saya pribadi sangat senang sekali jika adanya komplin dari konsumen, karena dengan adanya komplin kami bisa jadi lebih baik dalam penjualan. Sebelum membeli konsumen biasanya memeriksa dulu bagaimana keadaan kendaraan yang mau mereka beli, kalau ternyata kendaraan tersebut rusak ketika sudah beberapa hari dibawa itu bukan lagi menjadi tanggung jawab kami karena seutuhnya sudah menjadi tanggung jawab pemilik. Kalau diawal pembelian konsumen minta perjanjian dan tidak
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Perlindungan Hukum Pada Konsumen Dalam Transaksi Jual Beli Onlinee-Commerce Ferry Irawan Febriansyah

Perlindungan Hukum Pada Konsumen Dalam Transaksi Jual Beli Onlinee-Commerce Ferry Irawan Febriansyah

Dalam bentuk jual beli online atau dapat disebut dengan e-commerce, masyarakat sering melakukan kegiatan jual beli dengan cara yang mudah tanpa harus pergi keluar untuk meluangkan waktunya membeli sesuatu barang kebutuhan. Dengan jual beli online, masyarakat semakin mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam bertransaksi. Jual beli online memberikan banyak kemudahan baik penjual maupun pembeli dalam bertransaksi. Hal ini tentu memiliki banyak kemudahan, akan tetapi kekurangan juga tidak luput dalam transaksi online tersebut. Bagi konsumen, perlindungan banyak diindahkan sehingga jual beli online ini memiliki banyaj kekurangan dari segi perlindungan kepada konsumen.Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara hukum yang melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Negara menjadi pelindung bagi warganya dalam konteks perlindungan konsumen. Undang-Undang telah mengatur bahwa konsumen juga memiliki perlindungan agar tidak menimbulkan kerugian dalam bertransaksi. Transaksi offline maupun online tetap diatur di dalam undang-undang perlindungan konsumen karena undang-undang ini ditujukan untuk melindungi konsumen dalam transaksi jual beli.Di dalam undang-undang nomor 08 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen disebutkan dalam pasal 1 ayat 2 bahwa Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Sedangkan dalam pasal 1 ayat 1 disebutkan, Perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi kepada konsumen.Hak-hak konsumen yang telah diatur di dalam undang-undang memberikan perlindungan hukum kepada konsumen baik transaksi jual beli secara online maupun transaksi secara jual beli secara offline. Mengingat perlindungan hukum kepada konsumen dalam konteks transaksi jual beli online, hal ini masih tetap dapat dilakukan konsumen untuk menuntut hak-haknya yang telah diamanatkan di dalam undang-undang sebagai bentuk perlindungan hukum kepada konsumem.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Perlindungan Konsumen Dalam Perspektif Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Dan Hukum Islam Dalam Jual Beli

Perlindungan Konsumen Dalam Perspektif Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Dan Hukum Islam Dalam Jual Beli

Pada Pasal 1 Ayat (4) disebutkan bahwa “Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Dijelaskan bahwa “di dalam kepustakaan ekonomi dikenal konsumen akhir dan konsumen antara. Konsumen akhir adalah pengguna atau pemanfaat akhir dari suatu produk, sedangkan konsumen antara adalah konsumen yang menggunakan suatu produk sebagai bagian dari proses produksi suatu produk lainnya. Pengertian konsumen dalam undang-undang ini adalah konsumen akhir.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN TENTANG HUKUM KONSUMEN - Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Jual Beli Pada PT. Mutiara Hijau

BAB II TINJAUAN TENTANG HUKUM KONSUMEN - Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Jual Beli Pada PT. Mutiara Hijau

Hak ini terutama ditujukan pada perlindungan konsumen terhadap pemasaran barang-barang/jasa yang membahayakan keselamatan jiwa atau keselamatan dirinya. Dalam rangka penggunaan hak ini, pemerintah mempunyai peranan dan tanggungjawab yang sangat penting. Berbagai bentuk perundang- undangan harus dan telah dibentuk untuk penanggulangannya, sekalipun dibanding dengan meningkatnya produksi karena pembangunan ribuan jenis barang/jasa, dirasakan peraturan-peraturan untuk menjaga keselamatan dan keamanan tersebut masih miskin.

14 Baca lebih lajut

Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen dalam Perjanjian Jual Beli Sepeda Motor Bekas Oleh Showroom di Palangka Raya - Digital Library IAIN Palangka Raya

Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen dalam Perjanjian Jual Beli Sepeda Motor Bekas Oleh Showroom di Palangka Raya - Digital Library IAIN Palangka Raya

Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan tentang proses kegiatan jual beli sepeda motor bekas di Showroom motor di Palangka Raya, objek penelitian ini adalah praktik jual beli motor bekas, subjek penelitian ini adalah para pembeli dan penjual motor bekas di Palangka Raya, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, tekhnik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, tekhnik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, di sajikan dan penarikan kesimpulan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Perlindungan Hukum Bagi Konsumen dalam Perjanjian Baku Jual Beli Perumahan dengan Pihak Pengembang di Bali

Perlindungan Hukum Bagi Konsumen dalam Perjanjian Baku Jual Beli Perumahan dengan Pihak Pengembang di Bali

1. Kedudukan pihak pembeli sebagai konsumen dalam perjanjian baku jual beli perumahan memiliki posisi yang lebih lemah dibandingkan dengan pihak pelaku usaha (developer), hal ini dikarenakan perjanjian jual beli yang ditawarkan oleh pelaku usaha dibuat dalam format perjanjian baku sehingga konsumen tidak memiliki posisi tawar atas apa yang tertuang dalam klausula perjanjian jual beli rumah tersebut, kedudukan konsumen kurang mendapatkan perlindungan hukum yang kuat karena posisi tidak seimbang ini.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM JUAL BELI BARANG BEKAS DITINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN UU NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Kasus di Pasar Loak Shopping Centre Salatiga) SKRIPSI

PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM JUAL BELI BARANG BEKAS DITINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN UU NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Kasus di Pasar Loak Shopping Centre Salatiga) SKRIPSI

Penulisan skripsi ini disusun untuk diajukan sebagai salah satu persyaratan guna memperoleh g elar Sarjana Syari‟ah (S.Sy) dalam ilmu syari‟ah, Fakultas Syariah, Jurusan S1 Hukum Ekonomi Syariah yang berjudul: “ Perlindungan Konsumen dalam Jual Beli Barang Bekas Ditinjau dari Hukum Islam dan UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus di Pasar Loak Shopping Centre Salatiga) ”. Penulis mengakui bahwa dalam menyusun Penulisan Skripsi ini tidak dapat diselesaikan tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Karena itulah penulis mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya, ungkapan terima kasih kadang tak bisa mewakili kata-kata, namun perlu kiranya penulis mengucapkan terima kasih kepada :
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN RUMAH SUSUN KOMERSIAL BERDASARKAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI DALAM PENERAPAN ASAS KEPASTIAN HUKUM.

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN RUMAH SUSUN KOMERSIAL BERDASARKAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI DALAM PENERAPAN ASAS KEPASTIAN HUKUM.

Maraknya strategi penjualan pre project selling pada satuan rumah susun komersial. Hal ini menimbulkan adanya perjanjian pendahuluan antara pengembang dan konsumen. Dalam hubungan hukum yang dituangkan dalam perjanjian tersebut adakalanya terjadi wanprestasi atas penyerahan satuan rumah susun komersial yang dilakukan oleh pengembang. Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka identifikasi masalah yang dapat dikemukakan dalam skripsi ini adalah: Bagaimana kedudukan PPJB rumah susun komersial antara pihak pengembang dengan konsumen ditinjau dari peraturan perundang-undangan yang berlaku? Bagaimanakah perlindungan hukum bagi konsumen rumah susun komersial yang dirugikan akibat adanya wanprestasi yang dilakukan oleh pengembang berdasarkan PPJB?
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Jual Beli Pada PT. Mutiara Hijau

BAB I PENDAHULUAN - Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Jual Beli Pada PT. Mutiara Hijau

Sejumlah ketidakadilanpun dijumlah dalam klausula-klausula PPJB. Pertama akibat keterlambatan pembayaran yang dialami konsumen. Klausula- klausula dalam PPJB menentukan bahwa konsumen harus membayar denda yang tinggi, bahkan menghadapi pembatalan perjanjian dengan tanpa pengembalian sebagian atau keseluruhan uang muka yang sudah dibayarkan. Dalam hubungan ini, bila pengembang yang terlambat menyelesaikan atau menyerahkan bangunan, akibat yang dialaminya hanya sebatas denda atau bahkan akibat yang dialami pengembang tidak diatur sama sekali dalam PPJB dan kerugian-kerugian akibat keterlambatan itu juga tidak diperhitungkan.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN AKIBAT BARANG TIDAK SESUAI DENGAN YANG DI IKLANKAN DALAM SISTEM JUAL BELI ONLINE ARTIKEL

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN AKIBAT BARANG TIDAK SESUAI DENGAN YANG DI IKLANKAN DALAM SISTEM JUAL BELI ONLINE ARTIKEL

Melihat di indonesia yang masih terlalu rentan dalam menyerap informasi iklan yang tidak sehat, dibutuhkan pengawasan yang memadai dan konsumen dibiarkan menimbang-nimbang serta memutuskan sendiri iklan apa yang pantas dipercaya. Ada beberapa hal yang menarik peneliti untuk dikaji yaitu bagaimanakah perlindungan hukum terhadap konsumen akibat barang yang tidak sesuai dengan yang diiklankan dalam sistem jual beli online,maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dalam rangka penulisan hukum dengan judul
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PERJANJIAN BAKU JUAL BELI PERUMAHAN

PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PERJANJIAN BAKU JUAL BELI PERUMAHAN

5 Bahwa oleh karena itu adalah beralasan jika Pemohon Kasasi mohon agar Termohon Kasasi dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan atau melanggar hukum yaitu terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan adalah beralasan jika Pemohon Kasasi mohon agar Surat Pemesanan Rumah No. 01/VII/2007 tertanggal 17 Juli 2007 dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli tertanggal 16 Mei 2008 dinyatakan batal demi hukum sepanjang mengenai klausul baku, dan proses transaksi pembelian rumah dimaksud antara Pemohon Kasasi dan Termohon Kasasi tetap dilanjutkan tanpa ada sanksi denda dan/atau bunga apa pun;
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN PERMEN SEBAGAI PENGGANTI ALAT TUKAR DALAM TRANSAKSI JUAL BELI

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN PERMEN SEBAGAI PENGGANTI ALAT TUKAR DALAM TRANSAKSI JUAL BELI

8. Bapak Ratmono Pujiarto, selaku Kepala Bagian Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan perdagangan Provinsi Jawa Tengah yang telah membantu penulis melakukan penelitian sebagai narasumber penelitian; 9. Bapak Abdun Mufid, selaku Ketua Bidang Pengabdian dan Pelayanan

12 Baca lebih lajut

1 PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP JUAL BELI MOBIL BEKAS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 MENGENAI PERLINDUNGAN KONSUMEN (SHOWROOM MOBIL 78) SKRIPSI

1 PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP JUAL BELI MOBIL BEKAS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 MENGENAI PERLINDUNGAN KONSUMEN (SHOWROOM MOBIL 78) SKRIPSI

Kebutuhan kendaraan bermotor seperti mobil tersebut, menjadi peluang usaha atau bisnis bagi pelaku usaha dengan membuka showroom atau sebagai dealer mobil, termasuk pada perusahaan Showroom Mobil 78 yang menawarkan kepemilikian melalui showroomnya yang memberikan kemudahan untuk mendapatkan atau membeli mobil bekas.

8 Baca lebih lajut

Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Jual Beli Pada PT. Mutiara Hijau

Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Jual Beli Pada PT. Mutiara Hijau

Pasal 1320 KUH Perdata menyebutkan antara lain bahwa untuk sahnya perjanjian, suatu perjanjian harus memenuhi syarat sebab yang halal. Sehubungan dengan ini telah diatur pula dalam pasal 1335 KUH Perdata bahwa : “Perjanjian tanpa sebab atau sebab yang palsu atau terlarang tidak mempunyai kekuatan”. Selanjutnya pasal 1337 KUH Perdata juga mengatur bahwa : “Suatu sebab adalah terlarang apabila dilarang oleh undang-undang atau apabila bertentangan dengan kesusilaan atau ketertiban umum”. Adanya syarat-syarat eksonerasi perjanjian yang merupakan syarat-syarat baku ini pada umumnya telah mengakibatkan kerugian bagi kepentingan konsumen. Untuk itu, menurut Purwahid Patrik, konsumen dapat dilindungi terhadap pihak yang membuat eksonerasi apabila dapat membuktikan. 14
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN PERUMAHAN TERHADAP IKLAN SEBAGAI SARANA PROMOSI DALAM TRANSAKSI JUAL BELI.

PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN PERUMAHAN TERHADAP IKLAN SEBAGAI SARANA PROMOSI DALAM TRANSAKSI JUAL BELI.

commit to user ÞßÞ ×Ê ÐÛÒËÌËÐ ßò Þò Õ»-·³°«´¿²òòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòò Í¿®¿²òòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòò[r]

12 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM PERJANJIAN JUAL BELI MOBIL KREDIT (STUDI PADA PT BII FINANCE CENTER)

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM PERJANJIAN JUAL BELI MOBIL KREDIT (STUDI PADA PT BII FINANCE CENTER)

  Disamping  jual  beli  yang  diatur  dalam  Pasal  1457  K.U.H.Perdata,  di  dalam  praktek dapat terjadi perjanjian jual beli lainnya asal memenuhi syarat sahnya perjanjian  seperti perjanjian jual beli secara tunai, perjanjian jual beli secara kredit, perjanjian jual  beli  dengan  garansi  ataupun  tanpa  garansi.  Di  dalam  suatu  perjanjian  jual  beli,  pihak  pembeli  biasanya  akan  selalu  meneliti  keadaan  dan  kondisi  suatu  barang  yang  akan  dibelinya,  apakah  dalam  kondisi  baik  ataukah  ada  kecacatan.  Namun  apabila  barang  yang  dijual  belikan  berupa  kendaraan  roda  empat  (mobil)  secara  kredit,  maka  pihak  pembeli tidak mungkin dapat mengetahui kondisi kendaraan roda empat (mobil) secara  kredit  apabila  tidak  dicoba  secara  langsung  guna  mengetahui  pakaha  berfungsi  atau  tidak.  Untuk  itu  seseorang  yang  membeli  kendaraan  roda  empat  (mobil)  dapat  menuntut  terhadap  penjual  apabila  pada  kendaraan  roda  empat  (mobil)  yang  telah  dibelinya  ternyata  terdapat  adanya  cacat  tersembunyi  yang  tidak  diketahui  pada  saat  membeli.    Beberapa  permasalahan yang  diangkat, antara lain   bagaimana   Pengaturan  Perlindungan  Hukum  terhadap  kkonsumen  dalam  perjanjian  jual  beli  secara  kredit,  bagaimana   pelaksanaan perlindungan hukum bagi konsumen dalam perjanjian jual beli  mobil  kredit  dan  bagaimana  upaya‐upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen  PT  BII Finance Center apabila dirugikan dalam jual beli mobil kredit. 
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects