Top PDF Permenkes No. 922 thn 1993 ttg Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Apotik

Permenkes No. 922 thn 1993 ttg Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Apotik

Permenkes No. 922 thn 1993 ttg Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Apotik

(2) Dengan menggunakan Formulir Model AP-2, Kepala Kantor Wilayah selambat-lambatnya 6 (enam) hari kerja setelah menerima permohonan, wajib menugaskan Kepala Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan untuk melakukan pemeriksaan setempat terhadap kesiapan apotik untuk melakukan kegiatan.

13 Baca lebih lajut

08 Permenkes No.922 thn 1993 ttg Ketentuan Dan Tata Cara Pemberian Ijin Apotik

08 Permenkes No.922 thn 1993 ttg Ketentuan Dan Tata Cara Pemberian Ijin Apotik

f. Apoteker Pengganti adalah Apoteker yang menggantikan Apoteker Pengelola Apotik selama Apoteker Pengelola Apotik tersebut tidak berada ditempat lebih dati 3 (tiga bulan) secara terus-menerus , telah memiliki Surat Ijin Kerja dan tidak bertindak sebagai Apoteker Pengelola Apotik di Apotik lain.

20 Baca lebih lajut

Ijin Usaha Apotek - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH

Ijin Usaha Apotek - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH

Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1332 Tahun 2002 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 922/Menkes/Per/X/1993 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Ijin Apotik; 1[r]

1 Baca lebih lajut

PERDA No. 9 THN 2011 TTG TATA CARA PEMBERIAN IZIN GANGGUAN

PERDA No. 9 THN 2011 TTG TATA CARA PEMBERIAN IZIN GANGGUAN

Apabila kegiatan usaha telah dihentikan dan/atau tempat usaha telah ditutup/disegel tetapi tetap melaksanakan kegiatan usaha, maka atas keterlambatan perhari untuk mematuhi ketentuan penghentian kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25, Bupati berwenang memberikan sanksi dengan menetapkan uang paksa sebesar tarif retribusi yang seharusnya dibayar.

13 Baca lebih lajut

06 Permenkes No.1148 thn 2011 ttg Pedagang Besar Farmasi

06 Permenkes No.1148 thn 2011 ttg Pedagang Besar Farmasi

b. bahwa pengaturan Pedagang Besar Farmasi dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 918/Menkes/Per/X/1993 tentang Pedagang Besar Farmasi sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1191/Menkes/SK/IX/2002 dan pengaturan Pedagang Besar Farmasi Penyalur Bahan Baku Obat dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 287/MENKES/SK/X/1976 tentang Pengimporan, Penyimpanan, dan Penyaluran Bahan Baku Obat, sudah tidak sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan hukum;

12 Baca lebih lajut

TENTANG KETENTUAN DAN TATACARA PEMBERIAN

TENTANG KETENTUAN DAN TATACARA PEMBERIAN

Menimbang : a. Bahwa penyelenggaraan pelayanan apotik seperti tercanturn pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor. 922/ Menkes/SK/X/1990 tentang ketentuan dan Tata cara Pemberian Ijin Apotik sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan masyarakat serta jiwa sernangat Otonomi Daerah, sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor. 22 tahun 1999 tentang Pernerintahan Daerah;

43 Baca lebih lajut

Permenkes No.30 thn 2014 ttg Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas

Permenkes No.30 thn 2014 ttg Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas

4 Ketentuan lebih lanjut mengenai pengelolaan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dan pelayanan farmasi klinik sebagaimana dimaksud pada ayat 3 tercantum da[r]

41 Baca lebih lajut

PERBUP No.13 Thn 2015 ttg Tata Cara Pembagian Dana Desa

PERBUP No.13 Thn 2015 ttg Tata Cara Pembagian Dana Desa

Peraturan Daerah Kabupaten Barito Kuala Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Barito K[r]

13 Baca lebih lajut

Bedah Hukum UU Nomor 32 Tahun 2009

Bedah Hukum UU Nomor 32 Tahun 2009

 Setiap pejabat berwenang yang dengan sengaja tidak melakukan pengawasan terhadap ketaatan penanggung jawab usaha/kegiatan terhadap peraturan per-UUan dan izin lingkungan yang mengakibatkan terjadinya pencemaran/ kerusakan lingkungan yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling lama Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah)

15 Baca lebih lajut

KETENTUAN DAN TATA CARA PENCABUTAN IZIN USAHA, PEMBUBARAN DAN LIKUIDASI BANK

KETENTUAN DAN TATA CARA PENCABUTAN IZIN USAHA, PEMBUBARAN DAN LIKUIDASI BANK

Penyebutan nama "bank dalam likuidasi" wajib dipasang secara jelas pada papan nama setiap kantor bank dan dipergunakan dalam setiap tindakan hukum serta surat menyurat/administrasi bank. Bank yang telah dicabut izin usahanya tidak diperbolehkan bagi menjalankan segala kegiatan perbankan. Selain untuk keperluan pelaksanaan likuidasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah ini maka pemberian keterangan oleh anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pegawai bank, Tim Likuidasi, serta pihak terafiliasi lainnya tetap tunduk pada ketentuan rahasia bank.

0 Baca lebih lajut

Permenkumham ttg tata cara pengelolaan PNBP thn 2012

Permenkumham ttg tata cara pengelolaan PNBP thn 2012

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf b, Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M. HH-02.KU.02.02 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pengelolaan dan Pelaporan Penerimaan Negara Bukan Pajak atas Biaya Pelayanan Jasa Hukum di Bidang Notariat, Fidusia, dan Kewarganegaraan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH- 04.KU.02.02 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH-02.KU.02.02 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pengelolaan dan Pelaporan Penerimaan Negara Bukan Pajak Atas Biaya Pelayanan Jasa Hukum di Bidang Notariat, Fidusia, dan Kewarganegaraan Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 335) perlu diganti karena sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan kebutuhan masyarakat; d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c perlu menetapkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tentang Tata Cara Pengelolaan dan Pelaporan Penerimaan Negara Bukan Pajak atas Biaya Pelayanan Jasa Hukum di Bidang Notariat, Fidusia, dan Kewarganegaraan Berbasis Teknologi Informasi pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

06 Kepmenkes No.347 thn 1990 ttg Obat Wajib Apotik

06 Kepmenkes No.347 thn 1990 ttg Obat Wajib Apotik

M MMM EEEE MMMM UUUU TTTT UUU SUSSS KKKK AAAA NNNN MENETAPKAN : Pertama : Keputusan Menteri Kesehatan tentang OBAT WAJIB APOTIK yaitu obat keras yang dapat diserahkan oleh Apoteker ke[r]

6 Baca lebih lajut

PERWA NO. 24 THN 2012 TTG IZIN GANGGUAN

PERWA NO. 24 THN 2012 TTG IZIN GANGGUAN

6. Izin   Gangguan   yang   selanjutnya   disebut   izin   adalah pemberian   izin   tempat   usaha/kegiatan   kepada   orang pribadi   atau   badan   di   lokasi   tertentu   yang   dapat menimbulkan   bahaya,   kerugian   dan   gangguan   tidak termasuk   tempat   usaha/kegiatan   yang   telah   ditentukan oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

1 Baca lebih lajut

Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2007 Tentang Izin Toko Obat

Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2007 Tentang Izin Toko Obat

17.Peraturan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Nomor 32 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (Lembaran Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Tahun 2008 Nomor 32).

4 Baca lebih lajut

09 Permenkes No.924 thn 1993 ttg Daftar Obat Wajib Apotik No.2

09 Permenkes No.924 thn 1993 ttg Daftar Obat Wajib Apotik No.2

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN RI NOMOR : 924/MENKES/PER/1993 TENTANG : DAFTAR OBAT WAJIB Apotik NO 2 OBAT KERAS YANG DAPAT DISERAHKAN TANPA RESEP DOKTER OLEH Apoteker DI [r]

4 Baca lebih lajut

Kep.Menkes No.1332 Tahun 2002

Kep.Menkes No.1332 Tahun 2002

Menimbang : a. Bahwa penyelenggaraan pelayanan apotik seperti tercanturn pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor. 922/ Menkes/SK/X/1990 tentang ketentuan dan Tata cara Pemberian Ijin Apotik sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan masyarakat serta jiwa sernangat Otonomi Daerah, sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor. 22 tahun 1999 tentang Pernerintahan Daerah;

90 Baca lebih lajut

Permenkes No.919 thn 1993 ttg Kriteria Obat yang Dapat Diserahkan Tanpa Resep

Permenkes No.919 thn 1993 ttg Kriteria Obat yang Dapat Diserahkan Tanpa Resep

bahwa peningkatan pengobatan sendiri secara tepat, aman dan rasional dapat dicapai melalui peningkatan penyediaan obat yang dibutuhkan untuk pengobatan sendiri yang sekaligus menjamin pe[r]

3 Baca lebih lajut

07 Permenkes No. 919 thn 1993 ttg  Kriteria Obat Yang Dapat Diserahkan Tanpa Resep

07 Permenkes No. 919 thn 1993 ttg Kriteria Obat Yang Dapat Diserahkan Tanpa Resep

M M MM EEEE MMMM UUUU TTTT UU SUUSSS KKKK AAAA NNNN MENETAPKAN : PERATURAN MENTERI KESEHATAN TENTANG KRITERIA OBAT YANG DAPAT DISERAHKAN TANPA RESEP Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri i[r]

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...