Top PDF Pesan Pendidikan Karakter Dalam Film (Analisis Isi Pada Film Christopher Robin Karya Marc Forster)

Pesan Pendidikan Karakter Dalam Film (Analisis Isi Pada Film Christopher Robin Karya Marc Forster)

Pesan Pendidikan Karakter Dalam Film (Analisis Isi Pada Film Christopher Robin Karya Marc Forster)

Syukur Alhamdulillah saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat serta kuasa-Nya serta shalawat dan salam saya haturkan kepada junjungan kita Nabi [r]

20 Baca lebih lajut

KONSTRUKSI  PENDIDIKAN  KARAKTER DALAM FILM  Konstruksi Pendidikan Karakter Dalam Film (Kajian Analisis Isi pada Film Negeri 5 Menara untuk Pembelajaran PPkn).

KONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM Konstruksi Pendidikan Karakter Dalam Film (Kajian Analisis Isi pada Film Negeri 5 Menara untuk Pembelajaran PPkn).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai atau pesan pendidikan karakter yang disampaikan lewat adegan-adegan dalam film tersebut. Konstruksi pendidikan karakter dalam film ini dapat dipahami dari dialog dan adegan yang diperankan oleh pemain yang mengggambarkan tentang kehidupan di pondok pesantren. Karakter yang terkandung dalam film Negeri 5 Menara karakter religius, toleransi, disiplin, kerja keras, dan persahabatan. Karakter religius tercemin dari nilai akidah, akhlak dan ibadah. Karakter toleransi tercemin dari sikap para sohibul menara yang mau berbagi dan mau merasakan penderitaan orang lain. Karakter disiplin tercemin dari rasa tanggung jawab terhadap tugas- tugas sebagai santri, disiplin masuk kelas, dan disiplin terhadap waktu sholat. Karakter kerja keras tercermin dari filosofi “Man jadda wajada” yaitu “ siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Karakter persahabatan tercermin dari para sohibul menara yang berjanji di bawah menara masjid di pondok akan saling bertemu ketika dewasa nanti.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

KONSTRUKSI  PENDIDIKAN  KARAKTER DALAM FILM    Konstruksi Pendidikan Karakter Dalam Film (Kajian Analisis Isi pada Film Negeri 5 Menara untuk Pembelajaran PPkn).

KONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM Konstruksi Pendidikan Karakter Dalam Film (Kajian Analisis Isi pada Film Negeri 5 Menara untuk Pembelajaran PPkn).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai atau pesan pendidikan karakter yang disampaikan lewat adegan-adegan dalam film tersebut. Konstruksi pendidikan karakter dalam film ini dapat dipahami dari dialog dan adegan yang diperankan oleh pemain yang mengggambarkan tentang kehidupan di pondok pesantren. Karakter yang terkandung dalam film Negeri 5 Menara karakter religius, toleransi, disiplin, kerja keras, dan persahabatan. Karakter religius tercemin dari nilai akidah, akhlak dan ibadah. Karakter toleransi tercemin dari sikap para sohibul menara yang mau berbagi dan mau merasakan penderitaan orang lain. Karakter disiplin tercemin dari rasa tanggung jawab terhadap tugas- tugas sebagai santri, disiplin masuk kelas, dan disiplin terhadap waktu sholat. K arakter kerja keras tercermin dari filosofi “Man jadda wajada” yaitu “ siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Karakter persahabatan tercermin dari para sohibul menara yang berjanji di bawah menara masjid di pondok akan saling bertemu ketika dewasa nanti.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM ”TENDANGAN DARI LANGIT” (Kajian Semiotik Dalam Perspektif PPKn)  Pendidikan Karakter Dalam Film ”Tendangan Dari Langit” (Kajian Semiotik Dalam Perspektif PPKn).

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM ”TENDANGAN DARI LANGIT” (Kajian Semiotik Dalam Perspektif PPKn) Pendidikan Karakter Dalam Film ”Tendangan Dari Langit” (Kajian Semiotik Dalam Perspektif PPKn).

mengandung aspek-aspek pendidikan dan penerangan dan karenanya merupakan salah satu sarana pembinaan bangsa dan pembangun watak. Film ”Tendangan Dari Langit” merupakan salah satu film yang mampu menjalankan misinya menggugah semangat para penonton mudanya, termasuk di dalamnya suapan petuah-petuah moralnya tentang hubungan anak dan orangtua. Semangat tidak menyerah, mengejar impian, nasionalisme, roman picisan pra remaja sampai persahabatan. Semuanya terangkum dalam sepak terjang karakter Wahyu, pemuda yang memiliki bakat luar biasa dalam sepak bola. Namun tidak mendapatkan kesempatan karena ia hanya sebagai anak dari penjual minuman hangat dan kerupuk dari desa Langitan, di lereng Gunung Bromo yang terpencil.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

KONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER CINTA DAMAI  DALAM FILM DI TIMUR MATAHARI  Konstruksi Pendidikan Karakter Cinta Damai Dalam Film Di Timur Matahari (Analisis Semiotik dalam Perspektif PPKn).

KONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER CINTA DAMAI DALAM FILM DI TIMUR MATAHARI Konstruksi Pendidikan Karakter Cinta Damai Dalam Film Di Timur Matahari (Analisis Semiotik dalam Perspektif PPKn).

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan jalan cerita film “di timur matahari” yang diproduksi oleh Alenia Pictures, 2) untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter cinta damai dalam film “di timur matahari” yang diproduksi oleh Alenia Pictures, dan 3) untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter cinta damai dalam film “di timur matahari” yang dapat mendukung tujuan mata pelajaran PPKn di tingkat SMP. Penelitian ini dilakukan di tempat peneliti tinggal.

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kepedulian Sosial Dalam Film Pesan Dari Samudra (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan).

PENDAHULUAN Kepedulian Sosial Dalam Film Pesan Dari Samudra (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan).

gencar dikembangkan yaitu nilai-nilai pendidikan karakter. Nilai-nilai karakter banyak sekali macam dan jenisnya. Nilai-nilai karakter diharapkan mampu membentuk dan memberikan pengetahuan moral untuk mencegah perbuatan tidak sesuai dengan moral yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Nilai-nilai karakter yang bersumber dari agama, pancasila, budaya, dan tujuan nasional antara lain: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pesan-Pesan Dakwah dalam Film Surga yang Tak Dirindukan (Study Analisis Isi tentang Film Surga yang Tak Dirindukan)

Pesan-Pesan Dakwah dalam Film Surga yang Tak Dirindukan (Study Analisis Isi tentang Film Surga yang Tak Dirindukan)

Media dakwah melalui film merupakan media yang sangat efektif dalam mencapai sasaran dakwah. Hal ini dikarenakan komunikan (penonton) film adalah khalayak ramai yang heterogen, usia yang berbeda, latar belakang dan tingkat pendidikan yang berbeda pula, dai (film) harus menggunakan teknik gaya bahasa yang baik dan benar harus mampu memilih dan memilah pemeran yang tepat agar banyak disukai oleh banyak orang dari yang muda sampai yang tua dan akan menentukan bentuk awal yang nyentrik namun menarik.

18 Baca lebih lajut

KEPEDULIAN SOSIAL DALAM FILM PESAN DARI SAMUDRA (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan  Kepedulian Sosial Dalam Film Pesan Dari Samudra (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan).

KEPEDULIAN SOSIAL DALAM FILM PESAN DARI SAMUDRA (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Kepedulian Sosial Dalam Film Pesan Dari Samudra (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan).

Puji syukur kepada Allah SWT, atas ridho-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik, dengan judul ”Kepedulian Sosial Dalam Film Pesan Dari Samudra, analisis isi film sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan”. Penyusunan skripsi ini bukan hanya usaha dan do’a semata, namun tidak lepas dari bantuan serta dukungan berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat: 1. Prof. Harun Joko Prayitno, selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu

16 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM ”TENDANGAN DARI LANGIT” (Kajian Semiotik Dalam Perspektif PPKn)  Pendidikan Karakter Dalam Film ”Tendangan Dari Langit” (Kajian Semiotik Dalam Perspektif PPKn).

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM ”TENDANGAN DARI LANGIT” (Kajian Semiotik Dalam Perspektif PPKn) Pendidikan Karakter Dalam Film ”Tendangan Dari Langit” (Kajian Semiotik Dalam Perspektif PPKn).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa film "Tendangan Dari Langit" memiliki muatan pendidikan karakter semangat pantang menyerah (kerja keras), persahabatan, religius, kepercayaan diri, dan nasionalisme. Hal ini tercemin dari sikap, tingkah laku, dan tutor bahasa para tokoh yang ada dalam film "Tendangan Dari Langit" khususnya tokoh Wahyu. 1) Karakter semangat pantang menyerah digambarkan oleh Wahyu dengan berlatih keras agar terampil dalam bermain sepakbola. 2) Karakter persahabatan dapat dilihat dari persahabatan erat tiga remaja yaitu Wahyu, Purnomo, dan Mitro. 3) Karakter religius disampaikan melalui tokoh Wahyu yang rajin mengerjakan sholat. 4) Karakter kepercayaan diri ditunjukkan oleh Wahyu yang memiliki keyakinan untuk mampu melakukan sesuatu atau berperilaku sesuai dengan yang diharapkan. 5) Karakter nasionalisme ditunjukkan oleh tokoh Wahyu dan teman-temannya dalam film "Tendangan Dari Langit" yang tercermin dari adanya kesadaran dari generasi muda untuk membangun pendidikan yang bermutu dan berkualitas untuk negeri selain itu juga mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS POTENSI DIRI  DALAM FILM THE MIRACLE WORKER  Konsep Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri Dalam Film The Miracle Worker.

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS POTENSI DIRI DALAM FILM THE MIRACLE WORKER Konsep Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri Dalam Film The Miracle Worker.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan karakter berbasis potensi diri yang terdapat dalam film The Miracle Worker mencakup (1) pendidikan karakter berbasis potensi diri dalam film The Miracle Worker adalah usaha secara sadar yang dilakukan Annie Sullivan untuk mendidik Helen Keller; (2) tujuan pendidikan karakter, yaitu kepribadian yang baik dan selaras pemahaman atas tindakan yang diperbuat; (3) nilai-nilai pendidikan karakter yang meliputi nilai kesopanan, tanggung jawab, kedisiplinan, kasih sayang, persahabatan, kemandirian, kerja keras, dan kerja sama; (4) metode pendidikan karakter meliputi metode hadiah dan hukuman, nasehat, pembiasaan, dan mengajak; (5) faktor penghambat pendidikan karakter berbasis potensi diri dalam film The Miracle Worker meliputi keadaan fisik dan pola asuh yang kurang tepat, sedangkan faktor pendukung adalah kecerdasan emosional dan lingkungan pendidikan yang kondusif.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Meningkatkan Mutu Pendidikan Karakter Melalui Film “Sokola Rimba”

Meningkatkan Mutu Pendidikan Karakter Melalui Film “Sokola Rimba”

Education serves to improve intellectual intelligence and human character. Character education must go through a learning process. The education process in the Covid-19 pandemic situation was forced to be carried out online. This situation will hamper the student's character learning process. Aside from being an entertainment, film becomes an educational media for the community. The film "Sokola Rimba" is a film that has educational and humanitarian values. Therefore it is important to conduct research on the character value of the film "Sokola Rimba". To improve the quality of character education for students who learn from home. This research will analyze the character values in the film "Sokola Rimba", to improve the quality of character education. This research is a descriptive qualitative research with an observation method. The results of this study are in the film "Sokola Rimba" there are ten character values. The character values are social care, hard work, responsibility, tolerance, religious, care for the environment, love for peace, curiosity, creative, and friendly. The values in the "Sokola Rimba" film can be used as a medium to improve the quality of character education when students learn from home.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

KONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER CINTA DAMAI  DALAM FILM DI TIMUR MATAHARI  Konstruksi Pendidikan Karakter Cinta Damai Dalam Film Di Timur Matahari (Analisis Semiotik dalam Perspektif PPKn).

KONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER CINTA DAMAI DALAM FILM DI TIMUR MATAHARI Konstruksi Pendidikan Karakter Cinta Damai Dalam Film Di Timur Matahari (Analisis Semiotik dalam Perspektif PPKn).

Pendidikan karakter sangat penting, karena masyarakat memiliki kebiasaan- kebiasaan yang kurang baik untuk membangun bangsa yang unggul. Kebiasaan yang kurang baik misalnya adalah tawuran antar pelajar yang selalu saja terjadi dan seakan sudah menjadi budaya turun temurun bagi kaum pelajar, serta bentrok antar warga masyarakat. Maraknya tindak kekerasan di Indonesia atas nama agama, ideologi, kekuasaan dan lainnya, yang terjadi akhir-akhir ini tidak dapat dilepaskan dari peranan pendidikan. Pendidikan karakter yang menekankan dimensi etis-religius menjadi relevan untuk diterapkan. Pendidikan karakter juga sangat penting dalam membangun sumber daya manusia yang kuat. Oleh karena itu perlu adanya pendidikan karakter bangsa yang dilakukan secara tepat. Pendidikan karakter harus diselenggarakan disemua aspek kehidupan mulai dari keluarga, masyarakat, pemerintah terutama lembaga pendidikan. Sekolah dipandang sebagai tempat yang sangat setrategis untuk membentuk karakter siswa sebagai generasi penerus bangsa.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

NASKAH PUBLIKASI  Kepedulian Sosial Dalam Film Pesan Dari Samudra (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan).

NASKAH PUBLIKASI Kepedulian Sosial Dalam Film Pesan Dari Samudra (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan).

Nilai-nilai karakter yang baik perlu dikembangkan kepada setiap individu khususnya generasi muda, karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Karakter yang kuat bisa menjadi landasan fundamental untuk depat hidup bersama secara damai. Salah satunya menggunakan media film Pesan Dari Samudra, merupakan salah satu film yang didalamnya terdapat karakter peduli sosial. Adegan dan dialog yang diceritakan dalam film Pesan Dari Samudra merupakan penggambaran bahwa dalam menjalani kehidupan harus adanya kepedulian sosial terhadap sesama mahluk hidup. Kepedulian sosial merupakan karakter yang positif dapat dijadikan untuk membentuk kepribadian, sehingga seseorang mempunyai kepribadian yang positif.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pesan moral dalam film "Ada Surga di Rumahmu"

Pesan moral dalam film "Ada Surga di Rumahmu"

Penelitian ini berjudul Pesan Moral dalam film “Ada Surga Dirumahmu”. Film ini merupakan karya sutradara kondang di Indonesia yaitu Aditya Gumay. Pada era zaman sekarang, banyak kaum muda yang begitu tidak memiliki adab dan akhlak terhadap orang tua maupun guru, bahkan kaum muda telah merusak moralnya sendiri denan bermabuk- mabukan bahkan tawuran. Film dapat memberi pengaruh positif dan negatif, salah satu pengaruh positif dari film yaitu pesan film yang disampaikan mengandung nilai pendidikan, budi pekerti, kebudayaan, dan sebagainya. Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang memiliki kapasitas untuk memuat pesan yang sama secara serentak dan mempunyai sasaran yang beragam dari agama, etnis, status, umur, serta tempat tinggal.
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

Pesan keislaman dalam film animasi nussa

Pesan keislaman dalam film animasi nussa

Pada era digital sekarang, kemudahan dalam mengakses dan menonton pelbagai tayangan di media massa sudah tidak terbatas. Tayangan tidak mendidik dapat berpengaruh terhadap anak-anak. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan-pesan keislaman dalam film animasi Nussa. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi (content analysis) kuantitatif dengan kategori pesan dakwah, akidah, syariah, akhlak, pendidikan dan kesehatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu bahwa pesan keislaman yang mengandung dakwah prosentasenya sebesar 8,8%, pesan akidah prosentasenya sebesar 14,7%, pesan syariah prosentasenya sebesar 20,5%, pesan akhlak prosentasenya sebesar 29,4%, pesan pendidikan prosentasenya sebesar 11,7% dan pesan kesehatan prosentasenya sebesar 14,7%. Hal ini menunjukkan bahwa pesan akhlak menjadi yang paling dominan.
Baca lebih lanjut

118 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Konstruksi Pendidikan Karakter Percaya Diri Pada Film Analisis Semiotik Guna Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Pada Film Ayah, Mengapa Aku Berbeda?

PENDAHULUAN Konstruksi Pendidikan Karakter Percaya Diri Pada Film Analisis Semiotik Guna Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Pada Film Ayah, Mengapa Aku Berbeda?

Produksi film di Indonesia kian hari kian berkembang, mulai dari yang bergenre komedi, horor, action , sampai romantik semua dapat dengan mudah diperoleh dan disaksikan. Fungsi film selain menjadi media hiburan juga berfungsi sebagai media informasi dan sarana pendidikan. Pendidikan tidak hanya bisa didapatkan secara formal di bangku sekolah, tetapi juga bisa didapatkan melalui media lain, salah satunya yaitu media film.

11 Baca lebih lajut

KARAKTER KEPEDULIAN SOSIAL DALAM FILM MIKA (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran   Karakter Kepedulian Sosial Dalam Film Mika (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan).

KARAKTER KEPEDULIAN SOSIAL DALAM FILM MIKA (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Karakter Kepedulian Sosial Dalam Film Mika (Analisis Isi Film Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan).

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepedulian sosial dalam film Mika sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Latar belakang penelitian yaitu pendidikan karakter peduli sosial dapat diperoleh melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan media seperti film, karena dalam film mengandung berbagai pesan moral yang dapat diambil nilai positifnya dan diterapkan dalam kehidupan nyata. Media pembelajaran merupakan sarana informasi untuk mempermudah belajar yang disampaikan guru pada siswanya. Pesan moral yang dapat diambil dalam film ini mengenai kepedulian sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan startegi penelitian studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Melalui deskripsi adegan-adegan dalam film Mika yang terdapat karakter peduli sosial. Hasil penelitian ini adalah kepedulian sosial dalam film Mika sebagai media pembelajaran dan analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat lima indikator yang menunjukan kepedulian sosial meliputi Sikap yang selalu ingin memberi bantuan pada yang membutuhkan, Peka terhadap perasaan orang lain, Menghargai karya orang lain, Menyayangi manusia dan makhluk lain, Tidak suka menyakiti perasaan orang lain.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB IV PESAN FILM ANIMASI UPIN DAN IPIN DALAM ANALISIS A. Analisis Pesan-Pesan Komunikasi Dalam Film Upin Dan Ipin Pada Episode Romadhan. - PESAN-PESAN DAKWAH DALAM FILM UPIN DAN IPIN PADA EPISODE ROMADHAN Skripsi - Raden Intan Repository

BAB IV PESAN FILM ANIMASI UPIN DAN IPIN DALAM ANALISIS A. Analisis Pesan-Pesan Komunikasi Dalam Film Upin Dan Ipin Pada Episode Romadhan. - PESAN-PESAN DAKWAH DALAM FILM UPIN DAN IPIN PADA EPISODE ROMADHAN Skripsi - Raden Intan Repository

busana, tata riaspun tidak dapat diremehkan. Disinilah seorang animator atau (pembuat animasi) dapat mengembangkan kretivitasnya. Penggambaran karakter setiap pemain yang didukung oleh dubber (pengisi suara) penggambaran setting, tata busana serta susunan cerita akan lebih mendukung dalam mempengaruhi emosi penonton film Upin dan Ipin ini. Disamping itu getaran-getaran yang kadang bisa berupa niat dan angan-anagan atau hayalan pelaku dapat digambarkan secara luas oleh animator. Hal ini akan terlihat lebih artistik dan indah dengan dukungan adanya ilustrasi musik yang akhirnya pemvisualsannya pun itu mudah dicerna sekaligus memperjelas materi dan misi yang disampaikan.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

Pesan dakwah melalui film: analisis wacana film Do'a Yang Mengancam

Pesan dakwah melalui film: analisis wacana film Do'a Yang Mengancam

Ketika Deddy tidak lagi aktif di dunia akting, ia mencoba menjadi pengusaha, di antaranya dengan mendirika PT Jakarta Pelangi Production. Tapi ahirnya Sang Panji Tengkorak ini masuk di dunia Politik, yang di awali dengan duduk di dalam MPP (Majlis Perimbangan Partai) PDI Perjuangan, ia kemudian di calonkan sebagai wakil rakyat di daerah pilihan Jawa Tengan II. Pada Pemilu tahun 2004, Deddy Sutomo terpilih menjadi anggotaa DPR RI, dan berada di Komisi X (Bidang Pendidikan). Namun sekarang dalam film DO'A YANG MENGANCAM (2008) Deddy masih di lirik oleh produser untuk memerankan sebagai Tantra, sebagai seorang "buron kerah putih" penjahat kelas kakap dan kaya raya yang jadi buronan utama polisi
Baca lebih lanjut

149 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects