Top PDF Profil Pemenuhan 8 Snp, Proses Pembelajaran dan Relevansi Buku Ajar yang Digunakan di Salah Satu SMP di Ngawi

Profil Pemenuhan 8 Snp, Proses Pembelajaran dan Relevansi Buku Ajar yang Digunakan di Salah Satu SMP di Ngawi

Profil Pemenuhan 8 Snp, Proses Pembelajaran dan Relevansi Buku Ajar yang Digunakan di Salah Satu SMP di Ngawi

Sekolah diberi kewenangan dan peran yang luas untuk merancang dan melaksanakan pendidikan sesuai dengan potensi dan kondisinya masing-masing dengan tetap mengacu pada standar minimal yang ditetapkan pemerintah melalui Standar Nasional Pendidikan (SNP). Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui keterpenuhan 8 SNP di salah satu SMP di Ngawi, 2) mengetahui jalannya proses pembelajaran di salah satu SMP di Ngawi dan 3) mengetahui relevansi buku ajar yang digunakan dengan kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan berupa observasi, survey, deep interview, angket dan domumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pemenuhan 8 SNP di salah satu SMP di Ngawi menunjukkan cukup terpenuhi, akan tetapi pada standar 5, khususnya pada laboratoriumnya perlu untuk ditingkatkan. 2) Proses pembelajaran di salah satu SMP di Ngawi cenderung teacher centered. 3) Buku ajar yang digunakan di salah satu SMP di Ngawi masih belum sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PROFIL PEMENUHAN 8 SNP, PROSES PEMBELAJARAN DAN RELEVANSI BUKU AJAR YANG DIGUNAKAN DI SALAH SATU SMP DI NGAWI | Wicaksono | Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 8332 17454 1 SM

PROFIL PEMENUHAN 8 SNP, PROSES PEMBELAJARAN DAN RELEVANSI BUKU AJAR YANG DIGUNAKAN DI SALAH SATU SMP DI NGAWI | Wicaksono | Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 8332 17454 1 SM

Sekolah diberi kewenangan dan peran yang luas untuk merancang dan melaksanakan pendidikan sesuai dengan potensi dan kondisinya masing-masing dengan tetap mengacu pada standar minimal yang ditetapkan pemerintah melalui Standar Nasional Pendidikan (SNP). Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui keterpenuhan 8 SNP di salah satu SMP di Ngawi, 2) mengetahui jalannya proses pembelajaran di salah satu SMP di Ngawi dan 3) mengetahui relevansi buku ajar yang digunakan dengan kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan berupa observasi, survey, deep interview, angket dan domumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pemenuhan 8 SNP di salah satu SMP di Ngawi menunjukkan cukup terpenuhi, akan tetapi pada standar 5, khususnya pada laboratoriumnya perlu untuk ditingkatkan. 2) Proses pembelajaran di salah satu SMP di Ngawi cenderung teacher centered. 3) Buku ajar yang digunakan di salah satu SMP di Ngawi masih belum sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PROFIL PEMENUHAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN, KETUNTASAN BELAJAR BERBASIS UN DAN PROSES PEMBELAJARAN DI SALAH SATU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KAB. MAGETAN | Karenina | Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 8334 17458 1 SM

PROFIL PEMENUHAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN, KETUNTASAN BELAJAR BERBASIS UN DAN PROSES PEMBELAJARAN DI SALAH SATU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KAB. MAGETAN | Karenina | Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 8334 17458 1 SM

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) profil atau pemetaan implementasi standar nasional pendidikan salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Magetan, 2) proses pembelajaran dan bahan ajar yang dihunakan untuk menunjng proses pembelajaran salah satu SMP Negeri di Kabupaten Magetan, 3) ketuntasan belajar berbasis UN salah satu SMP Negeri di Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu menggali data sebanyak mungkin dari obyek yang diteliti. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan angket sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi. Hasil observasi profil SNP menunjukkan bahwa selisih tertinggi antara kotribusi dan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SNP) terdapat pada standar proses sebesar 4,16%. Proses pembelajaran di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Magetan menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa masalah yang timbul dari setiap komponen standar proses, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Hasil observasi yang dilakukan terhadap bahan ajar yang digunakan guru dan siswa sebagai penunjang proses pembelajaran IPA biologi menunjukkan bahwa Buku materi IPA biologi sudah sesuai dengan kebutuhan per siswa. Berdasarkan analisis data terhadap kompetensi yang bermasalah (KKM < 60%) pada mata pelajaran IPA Biologi sebagai salah satu sasaran UN periode 2014/ 2015 di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Magetan menunjukkan bahwa masih terdapat 10 kompetensi yang belum dikuasi oleh siswa.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Profil Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, Ketuntasan Belajar Berbasis UN dan Proses Pembelajaran di Salah Satu Sekolah Menengah Pertama di Kab. Magetan

Profil Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, Ketuntasan Belajar Berbasis UN dan Proses Pembelajaran di Salah Satu Sekolah Menengah Pertama di Kab. Magetan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) profil atau pemetaan implementasi standar nasional pendidikan salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Magetan, 2) proses pembelajaran dan bahan ajar yang dihunakan untuk menunjng proses pembelajaran salah satu SMP Negeri di Kabupaten Magetan, 3) ketuntasan belajar berbasis UN salah satu SMP Negeri di Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu menggali data sebanyak mungkin dari obyek yang diteliti. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan angket sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi. Hasil observasi profil SNP menunjukkan bahwa selisih tertinggi antara kotribusi dan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SNP) terdapat pada standar proses sebesar 4,16%. Proses pembelajaran di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Magetan menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa masalah yang timbul dari setiap komponen standar proses, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Hasil observasi yang dilakukan terhadap bahan ajar yang digunakan guru dan siswa sebagai penunjang proses pembelajaran IPA biologi menunjukkan bahwa Buku materi IPA biologi sudah sesuai dengan kebutuhan per siswa. Berdasarkan analisis data terhadap kompetensi yang bermasalah (KKM < 60%) pada mata pelajaran IPA Biologi sebagai salah satu sasaran UN periode 2014/ 2015 di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Magetan menunjukkan bahwa masih terdapat 10 kompetensi yang belum dikuasi oleh siswa.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PEMETAAN PEMENUHAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (SNP), KETUNTASAN BELAJAR BERBASIS UJIAN NASIONAL, DAN PROSES PEMBELAJARAN DI SALAH SATU SMA NEGERI SURAKARTA | Utari | Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 8326 17442 1 SM

PEMETAAN PEMENUHAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (SNP), KETUNTASAN BELAJAR BERBASIS UJIAN NASIONAL, DAN PROSES PEMBELAJARAN DI SALAH SATU SMA NEGERI SURAKARTA | Utari | Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 8326 17442 1 SM

Penelitian bertujuan unttuk mengetahui pemetaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP), ketuntasan belajar berbasis Ujian Nasional, dan proses pembelajaran di salah satu SMA Negeri di SurakartaPenelitian dilaksanakan bulan Oktober sampai dengan November. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan metode survei, deep interview , angket, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu instrumen pemetaan SNP, lembar observasi kegiatan pembelajaran di kelas, lembar analisis buku guru dan siswa, angket observasi guru dan siswa. Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif .Hasil analisis 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) di Salah Satu SMA Negeri di Surakarta menunjukkan bahwa GAP antara standar pencapaian dengan ketercapaian terbesar terdapat pada standar kedua (standar proses) yaitu sebesar 3,24 %. Indikator pada standar proses yang belum mencapai nilai sempurna meliputi penyusunan RPP mata pelajaran oleh guru, pemantauan proses pembelajaran oleh kepala sekolah, penyampaian hasil supervisi oleh kepala sekolah, serta penggunakan media dalam proses pembelajaran. Hasil Analisis pembelajaran di salah satu SMA Negeri di Surakarta meliputi aspek proses pembelajaran di kelas, bahan ajar, dan pelaksanaan kurikulum 2013. Ketercapaian kualitas proses pembelajaran di kelas sebesar 77,5 %. Aspek yang belum maksimal dari proses pembelajaran meliputi : model pembelajaran, pendekatan s cientific belum diterapkan sepenuhnya dalam pembelajaran sehingga kurang
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Bab 1. Pendahuluan. Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang digunakan untuk

Bab 1. Pendahuluan. Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang digunakan untuk

Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang digunakan untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan manusia. Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang dipergunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi diri ( Chaer, 1994 : 32 ).

7 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Salah satu rasio penilaian yang umum digunakan adalah untuk menilai kinerja perusahaan adalah rasio harga pasar terhadap nilai buku. Untuk

PENDAHULUAN Salah satu rasio penilaian yang umum digunakan adalah untuk menilai kinerja perusahaan adalah rasio harga pasar terhadap nilai buku. Untuk

Dalam penelitian ini pengujian pengaruh DPR dan DER terhadap PBV di bagi menjadi dua, yaitu tahun 2008 sebagai periode pada krisis keuangan tahun 2008 dan tahun 2006-2007 sebagai periode sebelum krisis keuangan tahun 2008. Pada penelitian terdapat tiga jenis usaha, yaitu aneka industri perbankan dan perdagangan. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan aneka industri, perbankan dan perdagangan yang memiliki publikasi laporan keuangan yang lengkap dari tahun 2006-2008. Penentuan sampel pada tiap jenis usaha menggunakan rumus penentuan sampel dengan derajat kebebasan 0,5. Dalam pengambilan sampel menggunakan metode sampling bertingkat tidak proporsional ( Disproportionate Stratified Random Sampling ). Pada tahap analisis dilakukan uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, dan uji koefisien determinasi. Aplikasi SPSS digunakan untuk membantu pengujian model ini.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS ISI BUKU AJAR SAINS SMP KELAS VII DITINJAU DARI PROSES SAINS.

ANALISIS ISI BUKU AJAR SAINS SMP KELAS VII DITINJAU DARI PROSES SAINS.

Buku ajar dikatakan sebagai buku ajar yang baik, jika memenuhi tiga kriteria pokok, yaitu: (1) kesesuaian materi dengan kurikulum yang berlaku, (2) penyajian dengan menggunakan bahasa yang dapat diterima siswa, dan (3) kesesuaian dengan karakteristik siswa. Pengembangan Kurikulum 2013 pada pembelajaran Sains menggunakan prinsip pendekatan ilmiah yang berpusat pada siswa. Pada pendekatan ini, penalaran secara induktif lebih ditekankan daripada deduktif. Dalam prakteknya di sekolah, pendekatan ilmiah diwujudkan dalam proses sains. Siswa usia SMP berada pada transisi psikologis, yakni dari operasional konkret menuju operasional formal. Karena itu, diperlukan buku ajar yang memenuhi kriteria keterampilan Proses Sains yang sesuai dengan keadaan psikologi siswa.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

RELEVANSI MATERI AJAR TEKS SASTRA PADA BUKU SISWA   Relevansi Materi Ajar Teks Sastra Pada Buku Siswa Bahasa Indonesia Ekspresi Diri Dan Akademik Kelas Xi Sma Dengan Kompetensi Kurikulum 2013.

RELEVANSI MATERI AJAR TEKS SASTRA PADA BUKU SISWA Relevansi Materi Ajar Teks Sastra Pada Buku Siswa Bahasa Indonesia Ekspresi Diri Dan Akademik Kelas Xi Sma Dengan Kompetensi Kurikulum 2013.

Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan jenis teks sastra pada buku siswa Bahasa Indonesia kelas XI Kurikulum 2013, (2) memaparkan relevansi materi ajar teks sastra pada buku siswa Bahasa Indonesia kelas XI dengan Kompetensi Kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kata, frasa, kalimat, dan wacana yang berkaitan dengan pembelajaran sastra yang terdapat dalam buku siswa Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik kelas XI Kurikulum 2013 yang disusun oleh Kemendikbud. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah pustaka dan simak catat. Validasi data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teori. Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis isi dan komparasi. Hasil penelitian ini adalah (1) jenis teks sastra yang terdapat pada buku siswa bahasa Indonesia kelas XI SMA adalah cerpen, pantun, syair, gurindam, puisi, dan cerita ulang. (2) materi ajar teks sastra yang ada di dalam buku ini sudah relevan dengan kompetensi dalam kurikulum 2013.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN. Pajak merupakan salah satu sumber penerimaannegara yang digunakan untuk

BAB 1 PENDAHULUAN. Pajak merupakan salah satu sumber penerimaannegara yang digunakan untuk

Fungsi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) adalah sarana untuk melaporkan dan mempertanggung jawabkan perhitungan jumlah pajak yang sebenarnya terutang dan melaporkan tentang pembayaran atau pelunasan pajak yang telah dilaksanakan sendiri atau melalui pemotongan atau pemungutan pihak lain dalam 1 (satu) Tahun Pajak atau bagian Tahun pajak, Penghasilan yang merupakan objek pajak dan atau bukan Objek Pajak, Harta dan Kewajiban, Pembayaran dari pemotongan atau pemungutan tengtang pemotongan atau pemungutan pajak orang pribadi atau badan lain dalam 1 (satu) Masa Pajak yang ditentukan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. (Diana Sari, 2013)
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN. dalam novel atau cerpen. Salah satu binatang yang sering digunakan contohnya adalah

BAB I PENDAHULUAN. dalam novel atau cerpen. Salah satu binatang yang sering digunakan contohnya adalah

Qualisign ialah tanda-tanda yang merupakan tanda berdasarkan suatu sifat. Agar benar-benar berfungsi sebagai tanda, qualisign itu harus memperoleh bentuk. Misalkan warna merah digunakan sebagai tanda, misalnya untuk cinta (memberikan warna merah pada seseorang), dalam hal ini warna merah harus memperoleh bentuk, seperti mawar (Zoest, 1993:19). Selain memperoleh bentuk tentunya dalam qualisgn ini, tanda harus mempunyai kualitas untuk menajdi sebuah tanda, ia tidak dapat berfungsi sebagai tanda, sampai ia terbentuk sebagai tanda. Contoh: kertas minyak berwarna kuning, mempunyai kualitas untuk menjadi tanda bahwa ada keamatian (Zaimar, 2014 : 5).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN. utama yang digunakan untuk kepentingan negaranya masing-masing Salah satu

BAB I PENDAHULUAN. utama yang digunakan untuk kepentingan negaranya masing-masing Salah satu

Dalam rangka menumbuhkan motivasi wajib pajak, maka aparat pajak harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaatpajak dan menumbuhkan kesadaran bahwa pajak digunakan untuk keperluan negara dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Dana dari penerimaan pajak sebagai sumber utama APBN dialokasikan untuk mendanai berbagai sendi kehidupan bangsa mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pertanian, pertambangan, industry, perbankan, hingga subsidi BBM (Sartika, 2008).

6 Baca lebih lajut

BAB II DASAR TEORI. otomatis. Salah satu peralatan yang digunakan di beberapa industri adalah

BAB II DASAR TEORI. otomatis. Salah satu peralatan yang digunakan di beberapa industri adalah

Dari penelusuran pustaka yang telah dilakukan, khusunya berhubungan dengan kendali konveyor menggunakan PLC, maka dalam Skripsi ini membuat sistem kendali konveyor untuk penyortiran tinggi dan rendahnya ukuran dari kemasan barang dengan pengendalian konveyor pada plant konveyor menggunakan metode Pulse width Modulation (PWM) dan dilakukan monitoring menggunakan Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) pada proses penyortiran. Untuk menghubungkan Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) dengan PLC digunakan komunikasi Ethernet.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN. selular. Salah satu contoh perkembangan telekomunisasi yang biasa digunakan

BAB I PENDAHULUAN. selular. Salah satu contoh perkembangan telekomunisasi yang biasa digunakan

Saat ini kebutuhan akan akses informasi dan perkembangan teknologi membawa perubahan macam sistem sejalan dengan kehidupan manusia dari golongan menengah kebawah dan golongan menengah keatas. Teknologi telepon seluler memasuki Indonesia dan pasar pengguna telepon sesular meningkat drastis, maka dimulailah dikembangkan pemanfaatan teknologi pada telepon selular. Salah satu contoh perkembangan telekomunisasi yang biasa digunakan sehari-hari yaitu Short Message Service yang disingkat dengan SMS yang memungkinkan interaksi data dengan cepat dan murah.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Copie Collationne yang digunakan Sebagai salah satu Alat Bukti dalam Persidangan - Ubaya Repository

Copie Collationne yang digunakan Sebagai salah satu Alat Bukti dalam Persidangan - Ubaya Repository

Penulisan tesis ini memakai metode penelitian yuridis normatif dan bertujuan untuk mengetahui apakah copie collationne dapat dijadikan sebagai alat bukti surat dalam sidang di pengadilan. Copie collationne pada dasarnya sama dengan fotokopi, hanya saja copie collationne disalin secara manual, sedangkan fotokopi menggunakan perangkat canggih elektronik. Pembuktian menggunakan fotokopi di sidang pengadilan haruslah dapat menunjukan aslinya di sidang pengadilan. Hal tersebut sesuai dengan Pasal 1888 B.W. yang menyatakan bahwa kekuatan bukti tulisan adalah pada akta aslinya, hal tersebut diperkuat dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 701 K/SIP/1974, karena sampai saat ini belum ada ketentuan peraturan yang menyatakan fotokopi dapat digunakan sebagai alat bukti tulisan.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengelolaan Pembelajaran Sebagai Salah Satu Teknologi  Dalam Pembelajaran

Pengelolaan Pembelajaran Sebagai Salah Satu Teknologi Dalam Pembelajaran

konsep dan prinsip-prinsip pembelajaran untuk mensukseskan tujuan pembelajaran agar tercapai secara lebih efektif, efisien, dan produktif yang diawali dengan penentuan strategi dan perencanaan, dan diakhiri dengan penilaian. Sekarang ini, mutu menjadi satu- satunya hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Dilihat dari kedua pola di atas jelaslah bahwa untuk menjadi seorang guru bukanlah pekerjaan yang gampang, seperti yang dibayangkan oleh sebagian orang, dengan bermodal penguasaan materi dan menyampaikannya kepada siswa sudah cukup, hal ini belumlah dapat dikategorikan sebagai guru yang memiliki pekerjaan profesional, karena guru yang profesional, mereka harus memiliki berbagai keterampilan, kemampuan khusus, mencintai pekerjaannya, menjaga kode etik guru, dan lain sebagainya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Gambar Proses Dalam Pembelajaran IPA SMP

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Gambar Proses Dalam Pembelajaran IPA SMP

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan proses, khususnya pada mata pelajaran IPA SMP di Kota Lumajang. Secara khusus target yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mengembangkan Model bahan ajar berbasis gambar proses dalam upaya meningkatkan hasil belajar dan ketrampilan proses sains siswa terhadap konsep konsep IPA SMP.Dalam pelaksanaannya, penelitian diawali identifikasi masalah di sekolah,kemudian merancang bahan ajar berbasis Gambar Proses berdasarkan materi yang ada dalam kurikulum. Untuk menguji kevaliditasan bahan ajar berbasis Gambar Proses maka dilakukan uji validitas kepada pakar dan uji terbatas kepada siswa SMP. Salah satu indikasi yang menyebabkan rendahnya hasil yang dicapai oleh siswa untuk mata pelajaran IPA SMP adalah kurangnya guru memperhatikan konsep prasyarat yang harus dikuasai siswa sebelum menjelaskan materi baru.Untuk mengatasi masalah masalah tersebut perlu dibuat bahan ajar yang bermakna yaitu berupa bahan ajar berbasis Gambar Proses . Model Bahan ajar Gambar Proses yang dikembangkan dalam buku ajar terdiri dari Gambar / Foto yang disusun secara sistematis dan mudah dipahami oleh siswa. Berdasarkan hasil validasi dan uji terbatas buku ajar yang dibuat, secara umum sudah berkategori baik walaupun masih banyak saran- saran yang perlu diperbaiki. Agar dihasilkan model yang efisien dan efektif maka perlu dilakukan uji coba terlebih dahulu kepada sampel yang lebih luas.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

SMP Terbuka Sebagai Salah Satu Solusi An

SMP Terbuka Sebagai Salah Satu Solusi An

Setelah jumlah siswa memenuhi syarat minimal, akhirnya per tahun ajaran baru 2011, Cucu dan Gunawan mendapat izin untuk menyelenggarakan SMP terbuka (ini merupakan kelas jauh yang merujuk pada SMPN 1 Cijeruk) di gedung sebuah sekolah dasar di Langensari-Cijeruk. Mereka bisa membuka sekolah pada siang hari, setelah kegiatan belajar-mengajar di SD tersebut usai.

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) Terhadap Status Akreditasi

Pengaruh Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) Terhadap Status Akreditasi

Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan bagaimanakah pengaruh pemenuhan Standar Nasional Pendidikan terhadap status akreditasi di SMA Negeri 1 Tanjung Raya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Subjek yang diteliti merupakan tenaga pendidik di SMA Negeri 1 Tanjung Raya. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 orang. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan Teknik Angket. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh yang sangat kuat dan signifikan antara pemenuhan standar nasional pendidikan terhadap status akreditasi di SMA Negeri 1 Tanjung Raya Kabupaten Mesuji. Ini berarti semakin baik pemenuhan standar nasional pendidikan maka akan mendapat nilai akreditasi yang tinggi dan status akreditasi yang amat baik atau A.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BUKU AJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN

BUKU AJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN

Hambatan-hambatan komunikasi dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut. Pertama, verbalisme, artrinya siswa dapat menyebutkan kata tetapi tidak mengetahui artinya. Hal ini terjadi karena biasanya guru mengajar hanya dengan penjelasan lisan (ceramah), siswa cenderung hanya menirukan apa yang dikatakan guru. Kedua, salah tafsir, artinya dengan istilah atau kata yang sama diartikan berbeda oleh siswa. Hal ini terjadi karena biasanya guru hanya menjelaskan secara lisan dengan tanpa menggunakan media pembelajaran yang lain, misalnya gambar, bagan, model, dan sebagainya. Ketiga, perhatian tidak berpusat, hal ini dapat terjadi karena beberapa hal antara lain, gangguan fisik, ada hal lain yang lebih menarik mempengaruhi perhatian siswa, siswa melamun, cara mengajar guru membosankan, cara menyajikan bahan pelajaran tanpa variasi, kurang adanya pengawasan dan bimbingan guru. Keempat, tidak terjadinya pemahaman, artinya kurang memiliki kebermaknaan logis dan psikologis. Apa yang diamati atau dilihat, dialami secara terpisah. Tidak terjadi proses berpikir yang logis mulai dari kesadaran hingga timbulnya konsep.
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects