Top PDF PROFIL PENGGUNAAN AMLODIPIN PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SIDOARJO

PROFIL PENGGUNAAN AMLODIPIN PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SIDOARJO

PROFIL PENGGUNAAN AMLODIPIN PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SIDOARJO

Gagal ginjal kronik (GGK) adalah penyimpangan progresif fungsi ginjal yang tidak dapat pulih, di mana kemampuan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan metabolik, dan cairan serta elektrolit mengalami kegagalan, yang mengakibatkan uremia. Pada tahun 2006 terdapat sekitar 100.000 orang penderita gagal ginjal kronik di Indonesia. Amlodipin adalah obat Antihipertensi yang dapat menurunkan tekanan darah dan memperlambat perjalanan penyakit ginjal pada pasien dengan atau tanpa hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami profil penggunaan obat amlodipin yang diterima pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif pada pasien gagal ginjal kronik periode Juli 2014 – Desember 2014. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan amlodipin tunggal sebanyak 3 pasien (15%) (1x10 mg) PO, kombinasi amlodipin dengan antihipertensi lain yang paling banyak adalah dengan furosemid sebanyak 7 pasien (35%) amlodipin (1x10mg) PO + furosemid (1x40mg) PO dan pemberian amlodipin berdasarkan dosis, interval, frekuensi, serta lama pemberiannya sudah sesuai dengan guideline yang ada.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Profil penggunaan amlodipin pada pasien penyakit gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil penggunaan amlodipin pada pasien penyakit gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Berdasarkan hasil penelitian yang berjudul Profil Penggunaan Amlodipin pada Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo periode Juli 2014 sampai Desember 2014 diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

7 Baca lebih lajut

PROFIL PENGGUNAAN FUROSEMID PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SIDOARJO

PROFIL PENGGUNAAN FUROSEMID PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SIDOARJO

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan bimbingan-Nya sehingga skripsi yang berjudul “Profil Penggunaan Furosemid pada Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo” sebagai persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

17 Baca lebih lajut

PROFIL PENGGUNAAN RANITIDIN PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SIDOARJO

PROFIL PENGGUNAAN RANITIDIN PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SIDOARJO

Tabel 4.1 Distribusi Usia dan Jenis Kelamin Pasien GGK……... 33 Tabel 4.2 Faktor Risiko Pasien Terdiagnosis GGK……………. 35 Tabel 4.3 Diagnosis Penyerta Pasien GGK…………………..… 35 Tabel 4.4 Profil Penggunaan Ranitidin Tunggal pada Pasien GGK 36 Tabel 4.5 Profil Penggunaan Kombinasi Ranitidin dengan Obat

18 Baca lebih lajut

Profil penggunaan furosemid pada pasien penyakit gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil penggunaan furosemid pada pasien penyakit gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Suwitra, K., 2006. Penyakit Ginjal Kronik. In: Sudoyo, A.W., Setiyohadi, B., Alwi, I., Simadibrata, M., and Setiati, S., Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, Jakarta; Pusat Penerbitan, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, pp. 570-573.

8 Baca lebih lajut

STUDI PENGGUNAAN NATRIUM BIKARBONAT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK RAWAT INAP DI RSUD KABUPATEN SIDOARJO

STUDI PENGGUNAAN NATRIUM BIKARBONAT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK RAWAT INAP DI RSUD KABUPATEN SIDOARJO

Terapi yang diberikan untuk mengatasi asidosis metabolik adalah natrium bikarbonat. Penelitian ini mengungkapkan penggunaan natrium bikarbonat baik berupa sediaan IV maupun per oral paling sering mengalami manifestasi klinik sesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan natrium bikarbonat dengan asidosis pada pasien gagal ginjal kronis (CKD) rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional berupa studi retrospektif pada pasien gagal ginjal kronik dengan asidosis metabolik. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling, pada periode Januari 2015 sampai Juni 2015. Hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah penggunaan natrium bikarbonat tunggal sebanyak 29 pasien (100%) dan tidak ada pasien yang mendapatkan terapi kombinasi. Penggunaan natrium bikarbonat (3 x 1) po sebanyak 24 pasien (83%), natrium bikarbonat (2 x 1) po sebanyak 1 pasien (3%), natrium bikarbonat 50 meq/pz (inj) dan (3 x 1) po sebanyak 1 pasien (3%), natrium bikarbonat 25 meq/pz 2 x 1 (inj) sebanyak 1 pasien (3%) dan natrium bikarbonat 50 meq/pz (inj) sebanyak 2 pasien (7%). Penggunaan natrium bikarbonat yang diberikan pada pasien gagal ginjal kronis dengan asidosis metabolik di Instalansi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo, terkait dosis, rute, frekuensi, interval, dan lama pemberian sudah sesuai dengan guidelines yang ada. Pada penelitian ini tidak terdapat Drug Related Problem (DRPs).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PROFIL PENGGUNAAN INSULIN INTERMEDIATE ACTING PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN SIDOARJO

PROFIL PENGGUNAAN INSULIN INTERMEDIATE ACTING PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN SIDOARJO

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia atau peningkatan kadar gula darah yang kronis dan bervariasi, akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Diabetes melitus tipe 2 disebabkan kegagalan relatifsel beta dan resistensi insulin.Resistensi insulin adalah turunnya kemampuan insulin untuk merangsang pengambilan glukosa oleh jaringan perifer dan untuk menghambat produksi glukosa oleh hati. Pemberian terapi insulin bertujuan untuk mengontrol kadar glukosa darah yang lebih baik pada pasien diabetes melitus tipe 2. Untuk mengetahui profil penggunaan insulin intermediate acting pada pasien DM meliputi jenis insulin, dosis, lama pemberian, data laboratorium dan data klinik. Penelitian observasional berupa studi retrospektif pada pasien diabetes melitus tipe 2 periode Januari 2017-Mei 2018.Terdapat 10 sampel pasien yang menerima terapi insulin intermediate acting dan kombinasi insulin intermediate acting dari 100 pasien yang terdiagnosa diabetes melitus tipe 2 dan penggunaan terapi insulin tunggal intermediate acting sebesar 58% dan penggunaan kombinasi insulin intermediate acting dengan kerja panjang maupun OAD sebesar 42%. Penggunaan insulin dengan penggantian jenis insulin dan dosis insulin sebanyak 50%. Rute pemberian paling banyak yaitu melalui subkutan.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

STUDI PENGGUNAAN ANTIPLATELET PADA PASIEN STROKE ISKEMIK (Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo)

STUDI PENGGUNAAN ANTIPLATELET PADA PASIEN STROKE ISKEMIK (Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo)

Stroke atau disebut penyakit cerebrovascular adalah kelainan pada penyakit neurologi yang terjadi pada pembuluh darah di otak. Stroke berhubungan erat dengan kelumpuhan, hilangnya kemampuan berbicara, dan menurunnya kemampuan neurologis (Brust, 2012). Stroke beresiko sebagai penyebab utama kecacatan pada orang dewasa dan telah dinyatakan sebagai penyebab utama kematian (peringkat ketiga) di Amerika Serikat setelah penyakit jantung dan kanker (Dipiro et al., 2012). Stroke adalah penyakit heterogen dengan penyebab yang telah diketahui berkisar kurang lebih 150 penyebab. Kebanyakan pasien datang dengan kondisi yang sudah kronik disebabkan kegagalannya mengidentifkasi tanda dan gejala dari stroke dengan nilai kejadian sekitar 25-39% (Amarenco et al., 2009).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Studi penggunaan natrium bikarbonat pada pasien gagal ginjal kronik rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Studi penggunaan natrium bikarbonat pada pasien gagal ginjal kronik rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1. Berdasarkan hasil penelitian yang berjudul Studi Penggunaan Natrium Bikarbonat pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo periode Januari 2015 sampai Juni 2014 diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

8 Baca lebih lajut

Evaluasi Regimen Dosis Pengobatan Hipertensi Terhadap Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis di Klinik Spesialis Ginjal dan Hipertensi Rasyida Medan Periode Maret – Mei 2016

Evaluasi Regimen Dosis Pengobatan Hipertensi Terhadap Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis di Klinik Spesialis Ginjal dan Hipertensi Rasyida Medan Periode Maret – Mei 2016

Bagian obat yang terpakai dan kecepatan obat memasuki sirkulasi merupakan hal penting pada pemakaian obat. Pemberian obat secara parenteral akan segera memasuki pembuluh darah dan masa kerjanya menjadi lebih cepat. Gagal ginjal akan menurunkan absorbsi dan mengganggu bioavailabilitas obat yang diberikan secara oral, hal ini terjadi karena waktu pengosongan lambung yang memanjang, perubahan pH lambung, berkurangnya absorbsi usus dan gangguan metabolisme di hati. Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan berbagai upaya antara lain mengganti cara pemberian, memberikan obat yang merangsang motilitas lambung dan menghindari pemberian bersama dengan obat yang mengganggu absorbsi dan motilitas (Nasution., dkk, 2003).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

STUDI PENGGUNAAN INSULIN PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DENGAN HIPERKALEMIA DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SURABAYA

STUDI PENGGUNAAN INSULIN PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DENGAN HIPERKALEMIA DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SURABAYA

Demi perkembangan ilmu pengetahuan, saya menyetujui skripsi/karya ilmiah saya, dengan judul : Studi Penggunaan Insulin pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik dengan Hiperkalemia di Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk dipublikasikan atau ditampilkan di internet atau media lain yaitu Digital Library Perpustakaan Unika Widya Mandala Surabaya untuk kepentingan akademik sebatas sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta.

16 Baca lebih lajut

Studi penggunaan insulin kombinasi dextrose pada pasien gagal ginjal kronik hiperkalemia rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Studi penggunaan insulin kombinasi dextrose pada pasien gagal ginjal kronik hiperkalemia rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Chronic Kidney Disease (CKD) is a progressive irregularities, kidney function that can not be recovered where the body's ability to maintain fluid balance and electrolytes metabolic failure resulting in uremia. Impaired kidney function in chronic kidney disease causes the excretion of potassium is not running normally, so that the increased blood potassium levels and tend to cause hyperkalemia. Hyperkalemia is serum potassium levels over 5,0 mEq/ L. One of hyperkalemia therapy used in patients with chronic kidney disease is a combination of dextrose and insulin needed to decrease serum potassium levels. Insulin therapy is a combination of dextrose important to restore serum potassium levels in the normal range is 3,5-5,0 mEq/ L. The purpose of this study to determine the pattern of insulin use a combination of dextrose in patients with chronic renal failure patient care in RSUD Sidoarjo and treatment patterns that include dose, interval, frequency, and time of administration. This study is an observational study in the form of a retrospective study in patients with CKD-Hyperkalemia the period January 2015 to June 2015. The results showed that insulin therapy is a combination of dextrose given intravenously and in combination with other hyperkalemia correction to the type, dose, frequency and route most are combination D10 + 10 UI (7 tpm) IV with Kalitake (3x1 sachet) PO and calcium gluconate (3x1) IV total of 11 patients (39%) and administration of dextrose related insulin dose, route, frequency, and duration of administration interval was appropriate guideline.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Drug Related Problems (Drps): Studi Kesesuaian Dosis Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Gangguan Ginjal Kronik Di RSUP H. Adam Malik Medan Periode September 2013 – Maret 2014

Drug Related Problems (Drps): Studi Kesesuaian Dosis Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Gangguan Ginjal Kronik Di RSUP H. Adam Malik Medan Periode September 2013 – Maret 2014

Kreatinin merupakan metabolit endogen yang sangat berguna untuk menilai fungsi glomerulus. Zat ini umumnya berasal dari metabolisme otot dalam jumlah bilangan yang masih kasar. Dari kesemuanya diekskresikan melalui ginjal dengan proses filtrasi glomerulus bebas dengan sekresi tubulus yang minimal. Dalam keadaan normal (fungsi ginjal, pengaturan diet, massa otot dan metabolisme normal) kreatinin diproduksi dalam jumlah yang sama dan dieksresikan melalui urin setiap hari. Sedangkan sekresi melalui tubulus dan saluran pencernaan hanya dalam jumlah yang sedikit. Dengan demikian penilaian LFG dengan mengukur konsentrasi kreatinin plasma atau bersihan kreatinin dapat menjadi over non- glomerulus meningkat akibat terganggunya fungsi ginjal. Over estimasi ini menjadi lebih progresif dan berat sehingga akibatnya LFG menurun. Beberapa jenis obat – obatan dapat mempengaruhi sekresi kreatinin melalui tubulus yang dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi kreatinin dan penurunan bersihan kreatinin tanpa perubahan LFG (Hakim, 2013).
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Pola Pemberian Terapi Antihipertensi dan Profil Tekanan Darah Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menajalani Hemodialisis di Rumah Sakit Adi Husada Surabaya - Ubaya Repository

Pola Pemberian Terapi Antihipertensi dan Profil Tekanan Darah Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menajalani Hemodialisis di Rumah Sakit Adi Husada Surabaya - Ubaya Repository

Salah satu penyebab utama terjadinya penyakit ginjal kronik di Indonesia adalah tidak terkontrolnya tekanan darah tinggi atau hipertensi. Penyakit ginjal kronik memerlukan terapi pengganti ginjal salah satunya adalah hemodialisis. Komplikasi hipertensi juga dapat dialami oleh pasien hemodialisis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola pemberian terapi antihipertensi dan melihat profil tekana darah pasien hemodialisis di Rumah Sakit Adi Husada Surabaya. Penelitian ini bersifat retrospektif dengan menggunakan data rekam medis pasien hemodialisis dan analisis datanya menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah semua pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis selama bulan Maret – Mei 2015. Sampel diambil dengan metode purposive sampling dengan kriteria inklusi. Pola pemberian Antihipertensi pada penelitian ini mendapatkan hasil bahwa amlodipine merupakan pilihan obat yang paling banyak digunakan (45,5%), bisoprolol (12,7%), furosemide (9,1%), kandesartan (5,5%), ibesartan (5,5%), valsartan (5,5%), karvedilol (3,6%), aliskirein (3,6%), nifedipine (1,8%), lasidipine (1,8%), doksazosin (1,8%), methyldopa (1,8%). Dan profil tekanan darah pasien menunjukkan bahwa 3 pasien (10,0%) memiliki tekana darah yang terkontrol.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Asupan Natrium dengan Perubahan Tekanan Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Rawat Jalan yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Kabupaten Sukoharjo.

PENDAHULUAN Hubungan Asupan Natrium dengan Perubahan Tekanan Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Rawat Jalan yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Kabupaten Sukoharjo.

Gagal Ginjal Kronik merupakan perkembangan dari gagal ginjal akut yang progresif dan lambat yang biasanya berlangsung beberapa tahun. Gagal Ginjal Kronik menyebabkan ginjal kehilangan kemampuan untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan dalam keadaan asupan diit normal (Price dan Wilson, 2005). Penyakit Gagal Ginjal ditandai dengan penurunan Laju Filtrasi Glomerolus (LFG). Penurunan Laju Filtasi Glomerolus (LFG) akan berpengaruh pada retensi cairan dan natrium yang disebabkan karena ginjal tidak mampu mengkonsentrasikan atau mengencerkan urin secara normal (Brunner dan Suddarth, 2002). Faktor risiko Gagal Ginjal Kronik antara lain pada pasien dengan diabetes mellitus atau hipertensi, penyakit kardiovaskuler, penyakit ginjal dalam keluarga, Infeksi Saluran Kemih (ISK), Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan penyakit imun seperti Systemic Lupus Arythematosus (SLE) (National Kidney Foundation, 2011).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KOPING DENGAN RESILIENSI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM MALIK MEDAN TESIS

HUBUNGAN ANTARA KOPING DENGAN RESILIENSI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM MALIK MEDAN TESIS

Puji syukur peneliti panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karuniaNya peneliti dapat menyelesaikan Tesis dengan judul: Hubungan Antara Koping dengan Resiliensi pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisis di RSUP. Haji Adam Malik Medan.” Tesis ini dibuat dalam rangka memenuhi sebagian syarat guna menyelesaikan Program Studi Magister Ilmu Keperawatan Kekhususan Medikal Bedah Universitas Sumatera Utara.

19 Baca lebih lajut

STUDI PENGGUNAAN AMLODIPIN PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DI RSUD KABUPATEN SIDOARJO

STUDI PENGGUNAAN AMLODIPIN PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DI RSUD KABUPATEN SIDOARJO

Puji Syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam memberikan rahmat dan karunianya, sehingga skripsi dengan judul Studi Penggunaan Amlodipin pada Pasien Gagal Jantung di RSUD Kabupaten Sidoarjo dapat terselesaikan. Penyusunan Skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

13 Baca lebih lajut

Studi penggunaan asam folat pada pasien gagal ginjal kronik anemia rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Studi penggunaan asam folat pada pasien gagal ginjal kronik anemia rawat inap di RSUD Kabupaten Sidoarjo - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Studi Penggunaan Asam Folat pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Anemia Rawat Inap di RSUD Kabupaten S idoarjo”. Penulisan skripsi ini merupakan salah satu syarat mencapai gelar sarjana di Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

15 Baca lebih lajut

BAB I lama frekuensi hemodialisa

BAB I lama frekuensi hemodialisa

Kepatuhan pasien gagal ginjal kronis dalam mengurangi asupan cairan dirasakan masih kurang oleh kebanyakan perawat ruangan hemodialisis. Perawat ruang hemodialisis RSPAD Gatot Soebroto menyatakan bahwa sekitar 60% pasien yang menjalani hemodialisis tidak patuh untuk membatasi asupan cairan. Hal ini juga di dukung oleh pengalaman peneliti sewaktu praktek klinik si Rumah Sakit Pondok Indah dan juga berdasarkan pengalaman orang tua teman yang juga merupakan pasien GGK dan menjalani hemodialisa. Peneliti mengobservasi pasien GGK yang menjalani hemodialisis masih sering terjadi sesak napas akibat kelebihan volume cairan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Gambaran Tingkat Stres, Ansietas dan Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisa di Klinik Spesialis Ginjal dan Hipertensi Rasyida Medan

Gambaran Tingkat Stres, Ansietas dan Depresi pada Pasien yang Menjalani Hemodialisa di Klinik Spesialis Ginjal dan Hipertensi Rasyida Medan

Sandra, Nishfa, W., Dewi, Y. I. (2012). Gambaran Stres pada Pasien Gagal Ginjal Terminal yang Menjalani Terapi Hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru. Diunduh pada tanggal 11 Oktober 2015 dari: http://www.ejournal.unri.ac.id/index.php/JNI/article/download

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...