Top PDF Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prog-kerja

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prog-kerja

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prog-kerja

Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi yang didalamnya memuat struktur kurikulum, telah mempertajam perlunya disusun dan dilaksanakannya program pengembangan diri yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga pendidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi, kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prota-kons

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prota-kons

Layanan Konsultasi Pemberdayaan pihak tertentu untuk dapat membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi Pemberdayaan pihak tertentu untuk dapat membantu peserta didik dalam pengemb[r]

4 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap ppt-2-3-ept

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap ppt-2-3-ept

EVALUASI EVALUASI • Proses untuk menentukan derajat Proses untuk menentukan derajat kualitas kemajuan kegiatan yang kualitas kemajuan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan b[r]

18 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap ppt-2-1-program-bk

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap ppt-2-1-program-bk

Berikut ini terdapat sejumlah materi pelayanan bimbingan dan konseling. Anda diminta untuk memberikan ceklist (v) pada kolom di samping setiap butir materi sesuai dengan kebutuhan Anda terhadap materi itu. Tidak ada jawaban salah atau benar, yang penting adalah bagaimana kejujuran Anda dalam menjawab setiap butir materi sesuai dengan kebutuhan Anda. Angket ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk menilai kemampuan Anda, sehingga tidak ada hubungannya atau mempengaruhi penilaian hasil prestasi belajar Anda.

26 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap lembar-kerja-1-1

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap lembar-kerja-1-1

c. Pada jenjang pendidikan menengah umum di SMA/MA, Guru BK/Konselor membantu peserta didik menentukan minat terhadap kelompok mata pelajaran pilihan yang tersedia, menentukan mata pelajaran pilihan di luar mata pelajaran kelompok minatnya, dan menentukan minat pendalaman mata pelajaran untuk mendapatkan kesempatan mengikuti mata kuliah di perguruan tinggi, selama peserta didik yang bersangkutan berada di kelas XII dan atas kerjasama sekolah dengan perguruan tinggi. Pada jenjang pendidikan menengah kejuruan, yaitu di SMK, Guru BK/Konselor membantu peserta didik menentukan minat dalam memilih program keahlian yang tersedia, dan menentukan mata pelajaran keahlian pilihan di luar mata pelajaran program keahlian minatnya. Guru BK/Konselor di SMA/MA dan SMK membantu peserta didik menentukan minatnya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sesuai dengan kemampuan dasar umum (kecerdasan), bakat, minat,dan kecenderungan pilihan masing-masing peserta didik.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prosem-kons

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prosem-kons

Layanan Konsultasi Pemberdayaan pihak tertentu untuk dapat membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi Pemberdayaan pihak tertentu untuk dapat membantu peserta didik dalam peng[r]

5 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap probul-kons

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap probul-kons

Pertemuan dengan orang tua, keluarga peserta didik yang mengalami masalah pribadi/sosial/belajar /karir.. Pertemuan dengan orang tua, keluarga peserta didik yang mengalami masalah priba[r]

7 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap lembar-rekomendasi

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap lembar-rekomendasi

Prestasi Non-Akademik yang Menonjol Bidang Kategori Prestasi/Jenis Jenis Keolahraga an Kesenian Keorganisas ian... Harapan Orang Tua ...[r]

2 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap program-bp

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap program-bp

4. Pendekatan perkembangan, yaitu pemberian layanan bimbingan dan konseling yang menekankan pada identifikasi pengetahuan, ketrampilan, sikap dan pengalaman yang diperlukan konseli agar berhasil dalam kehidupan akademik, pribadi – social da nkarirnya. Tujuannya adalah membantu peserta didik dalam mengembangkan kemampuan/ potensi yang dimiliki dengan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk memperoleh pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman yang diperlukan dalam kehidupanya.

20 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap proming-kons

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap proming-kons

Alih Tangan Kasus Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan -* ** ** ** ** * Tergantung pada siswa yang datang/memerlukan layanan ** Dengan menggunakan AUM UMUM.[r]

1 Baca lebih lajut

Program Kerja Kurikulum

Program Kerja Kurikulum

Menetapkan kegiatan Proses Belajar Mengajar KBM Guru dapat melaksanakan kegiatan KBM  Membuat kalender pendidikan dan analisa waktu efektif  Pembagian jam mengajar guru dan bimbinga[r]

10 Baca lebih lajut

Modul guru pembelajar bimbingan dan konseling sekolah menengah atas/ sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK) kelompok kompetensi J pedagogik: esensi pelayanan bimbingan dan konseling pada jenis pendidikan - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebu

Modul guru pembelajar bimbingan dan konseling sekolah menengah atas/ sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK) kelompok kompetensi J pedagogik: esensi pelayanan bimbingan dan konseling pada jenis pendidikan - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebu

Peran guru professional dalam pembelajaran sangat penting sebagai kunci keberhasilan belajar siswa. Guru profesional adalah guru yang kompeten membangun proses pembelajaran yang baik sehingga dapat menghasilkan pendidikan yang berkualitas. Hal tersebut menjadikan guru sebagai komponen yang menjadi fokus perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan terutama menyangkut kompetensi guru. Pengembangan profesionalitas guru melalui program Guru Pembelajar (GP) merupakan upaya peningkatan kompetensi untuk semua guru. Sejalan dengan hal tersebut, pemetaan kompetensi guru telah dilakukan melalui uji kompetensi guru (UKG) untuk kompetensi pedagogik dan profesional pada akhir tahun 2015. Hasil UKG menunjukan peta kekuatan dan kelemahan kompetensi guru dalam penguasaan pengetahuan. Peta kompetensi guru tersebut dikelompokan menjadi 10 (sepuluh) kelompok kompetensi. Tindak lanjut pelaksanaan UKG diwujudkan dalam bentuk pelatihan guru paska UKG melalui program Guru Pembelajar. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai agen perubahan dan sumber belajar utama bagi peserta didik. Program Guru Pembelajar dilaksanakan melalui pola tatap muka, daring (online) dan campuran (blended) tatap muka dengan online.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

TINGKAT PEMAHAMAN KONSELOR TERHADAP IMPLEMENTASI BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM KURIKULUM 2013 DI SMA SE KABUPATEN CILACAP TAHUN PELAJARAN 2013 2014

TINGKAT PEMAHAMAN KONSELOR TERHADAP IMPLEMENTASI BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM KURIKULUM 2013 DI SMA SE KABUPATEN CILACAP TAHUN PELAJARAN 2013 2014

Langkah-langkah dalam penyusunan instrumen dilakukan dalam beberapa tahap. Dalam pembuatan mampu uji cobanya, peneliti menyususn kisi-kisi pengembangan instrumen yang meliputi variabel, komponen, indikator, nomor item dan jumlah pernyataan. Penyusunan butir-butir angket didasarkan atas kisi- kisi angket yang telah dikontruksi sesuai landasan teori yang telah dikaji dan dikembangkan. Setelah angket disusun, butir-butir angket tersebut diujicobakan kepada sejumlah konselor untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen. Sehingga dengan kriteria tertentu dapat ditentukan butir instrumen yang dapat digunakan dan yang tidak dapat digunakan. Subyek yang digunakan untuk uji coba instrumen yaitu 9 konselor yang tersebar di tiga SMA se-Kabupaten Banyumas yang telah menerapkan kurikulum 2013 dan konselor tersebut bukan merupakan anggota sampel dalam penelitian.
Baca lebih lanjut

194 Baca lebih lajut

PROGRAM KERJA KURIKULUM

PROGRAM KERJA KURIKULUM

SMA Negeri 1 Gununghalu sebagai salah satu instansi yang terkait langsung dengan sistem pendidikan nasional memandang perlu untuk melakukan perubahan program pendidikan secara terencana, terarah dan berkesinambungan sesuai dengan visi dan misi yang disepakati bersama.

9 Baca lebih lajut

kerangka pikir pemberdayaan bimbingan dan konseling dalam implementasi kurikulum 2013

kerangka pikir pemberdayaan bimbingan dan konseling dalam implementasi kurikulum 2013

20/2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untu[r]

22 Baca lebih lajut

modul j pedagogik sma

modul j pedagogik sma

PPPPTK Penjas dan BK | 4 konseling dan konselor di sekolah. Terkait dengan hal ini, tergambar yang bermutu di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah menghantarkan peserta didik SMA/SMK pada pencapaian standar akademik diharapkan dalam mengembangkan diri yang optimal. Peserta didik di SMA/SMK sebagian besar adalah remaja awal yang memiliki karakteristik, kebutuhan dan tugas-tugas perkembangan yang harus dipenuhinya. Tugas-tugas perkembangan peserta didik di SMA/SMK antara lain sebagai berikut; (1) mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) mempersiapan diri, menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan fisik maupun psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan yang sehat, (3) mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam perannya sebagai pria atau wanita, (4) memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan sosial yang lebih luas, (5) mengenal kemampuan bakat, minat, serta arah sikap atau kecenederungan karir dan aprisiasi seni, (6) mengembangkan pengetahun dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan/atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarakat, (7) mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial, dan ekonomi, (8) mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat (Nurikhsan dan Supriatna: 2004).
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Modul guru pembelajar bimbingan dan konseling sekolah menengah pertama (SMP) kelompok kompetensi J pedagogik: esensi pelayanan Bimbingan dan konseling pada jenis pendidikan - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Modul guru pembelajar bimbingan dan konseling sekolah menengah pertama (SMP) kelompok kompetensi J pedagogik: esensi pelayanan Bimbingan dan konseling pada jenis pendidikan - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PPPPTK Penjas dan BK | 9 Mengacu kepada pernyataan tersebut, dalam arti luas bimbingan dan konseling dapat dianggap sebagai bentuk upaya pendidikan, dan dalam arti sempit bimbingan dan konseling dapat dianggap sebagai teknik yang memungkinkan individu menolong dirinya sendiri. Perkembangan dan kemandirian individu dipentingkan dalam proses bimbingan dan konseling yang sekaligus merupakan proses pendidikan. Untuk dapat berkembang dengan baik dan mandiri, individu memerlukan pengetahuan dan keterampilan, jasmani dan rohani yang sehat, serta kemampuan penerapan nilai dan norma-norma hidup kemasyarakatan. Pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah merupakan usaha membantu peserta didik dalam pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan belajar, serta perencanaan dan pengembangan karir.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Program Bimbingan Konseling

Program Bimbingan Konseling

Dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah tentunya harus mengikuti garis-garis besar yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan sebagai landasan regulasi yaitu Undang Undang no 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 butir (1) menegaskan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,pengendalian diri,kepribadian,kecerdasan,ahlak mulia,serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,bangsa dan negara. Pasal 3 pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,sehat, berilmu, cakap,kreatif,mandiri,dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

modul j pedagogik smp

modul j pedagogik smp

PPPPTK Penjas dan BK | 9 Mengacu kepada pernyataan tersebut, dalam arti luas bimbingan dan konseling dapat dianggap sebagai bentuk upaya pendidikan, dan dalam arti sempit bimbingan dan konseling dapat dianggap sebagai teknik yang memungkinkan individu menolong dirinya sendiri. Perkembangan dan kemandirian individu dipentingkan dalam proses bimbingan dan konseling yang sekaligus merupakan proses pendidikan. Untuk dapat berkembang dengan baik dan mandiri, individu memerlukan pengetahuan dan keterampilan, jasmani dan rohani yang sehat, serta kemampuan penerapan nilai dan norma-norma hidup kemasyarakatan. Pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah merupakan usaha membantu peserta didik dalam pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan belajar, serta perencanaan dan pengembangan karir.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH LENGKAP

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH LENGKAP

Kami semua menyadari bahwa Program/Rencana Kerja Kepala SD/SMP/SMA 1 ... yang kami susun masih sangat jauh dari sempurna, untuk itu dengan penuh kerendahan hati kami mengharapkan masukan, kritik maupun saran dari berbagai pihak yang berkompeten dan berkepentingan terhadap kemajuan pendidikan, khususnya di SD/SMP/SMA 1 ..., untuk perbaikan penyusunan RKKS di masa yang akan datang .

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...