Top PDF Rancangan Website Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Pekanbaru

Rancangan Website Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Pekanbaru

Rancangan Website Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Pekanbaru

Pengolahan akademik dan informasi membutuhkan kecepatan dan keakuratan. untuk mendapatkannya haruslah didukung dengan suatu teknologi informasi yang tepat dan berdaya guna. Perancangan web akademik pada SMK N 5 PEKANBARU salah satu sekolah kejuruan di Pekanbaru yang bergerak di bidang pendidikan keahlian . Hal ini sangat memberikan manfaat yang lebih bagi sekolah, siswa, orang tua siswa dan masyarakat untuk lebih memperkenalkan sekolah ini di mata masyarakat baik dalam maupun luar terutama dalam bidang akademik yang berbasis web sehingga bisa diakses secara real time atau on-line.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengembangan Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Kejuruan Se-Kab. Sorong Papua  Barat

Pengembangan Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Kejuruan Se-Kab. Sorong Papua Barat

Uji coba model atau produk bertujuan untuk mengetahui apakah produk yang dibuat layak atau tidak untuk digunakan. Uji coba model atau produk juga melihat sejauh mana produk yang dibuat dapat mencapai sasaran dan tujuan. Dalam hal ini, untuk validasi produk digunakan 2 validator dimana masing-masing validator mempunyai peran dalam mengevaluasi produk yang dibuat. Validator 1 mempunyai bidang keahlian di Teknologi Pendidikan dan Kejuruan sedangkan validator mempunyai keahlian dibidang website dan multimedia. Validator dengan bidang keahlian mengenai teknologi kejuruan memvalidasi aspek yang berhubungan dengan aspek penggunaan produk dimana terdapat 5 indikator yang mencakup keseluruhan aspek penelitian. Validator 2 dengan bidang keahlian website dan multimedia mamvalidasi pada aspek konten dan isi dimana terdapat 11 indikator yang berhubungan dengan rancangan dan desain website. Tahapan validasi dilakukan dengan memperlihatkan secara langsung kepada validator hasil produk yang telah dibuat, meskipun berbasis web tapi dalam pelaksanaan validasi hanya dilakukan pengujian internal yang biasa disebut dengan localhost dimana komputer sebagai server utama. Setelah melihat dan menguji produk yang ada kemudian masing-masing validator member komentar dan saran serta menilai produk yang telah dihasilkan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Sekolah Berbasis Sms Gateway Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kebonagung Pacitan

Sistem Informasi Sekolah Berbasis Sms Gateway Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kebonagung Pacitan

peroleh adalah permasalahan yang dihadapi orang tua mahasiswa adalah keterbatasannya kemampuan orang tua mahasiswa dalam menggunakan sistem layanan informasi akademik yang terhubung dengan koneksi internet, misalnya sistem informasi dimiliki oleh Universitas Islam Indonesia yaitu unisys yang terdapat pada website www.uii.ac.id yang digunakan oleh orang tua mahasiswa untuk mendapatkan informasi pembayaran kuliah serta perkembangan akademis putra/putri mereka. Maka untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dirancang suatu sistem untuk mengakses informasi pembayaran kuliah berbasis SMS, dikarenakan hampir seluruh orang tua mahasiswa memiliki telepon seluler serta mampu membaca pesan singkat SMS. Sehingga dengan adanya sistem ini dapat orang tua mahasiswa dapat mengakses informasi yang dibutuhkan dengan lebih praktis, cepat, efisien dan juga menghemat
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pengembangan Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Kejuruan Se-Kab. Sorong Papua Barat

Pengembangan Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Kejuruan Se-Kab. Sorong Papua Barat

Uji coba model atau produk bertujuan untuk mengetahui apakah produk yang dibuat layak atau tidak untuk digunakan. Uji coba model atau produk juga melihat sejauh mana produk yang dibuat dapat mencapai sasaran dan tujuan. Dalam hal ini, untuk validasi produk digunakan 2 validator dimana masing-masing validator mempunyai peran dalam mengevaluasi produk yang dibuat. Validator 1 mempunyai bidang keahlian di Teknologi Pendidikan dan Kejuruan sedangkan validator mempunyai keahlian dibidang website dan multimedia. Validator dengan bidang keahlian mengenai teknologi kejuruan memvalidasi aspek yang berhubungan dengan aspek penggunaan produk dimana terdapat 5 indikator yang mencakup keseluruhan aspek penelitian. Validator 2 dengan bidang keahlian website dan multimedia mamvalidasi pada aspek konten dan isi dimana terdapat 11 indikator yang berhubungan dengan rancangan dan desain website. Tahapan validasi dilakukan dengan memperlihatkan secara langsung kepada validator hasil produk yang telah dibuat, meskipun berbasis web tapi dalam pelaksanaan validasi hanya dilakukan pengujian internal yang biasa disebut dengan localhost dimana komputer sebagai server utama. Setelah melihat dan menguji produk yang ada kemudian masing-masing validator member komentar dan saran serta menilai produk yang telah dihasilkan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 5 YOGYAKARTA.

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 5 YOGYAKARTA.

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan di SMKN 5 Yogyakarta, tepatnya di JL. Kenari Yogyakarta ini dimulai pada tanggal 2 Juli 2014 dan diakhiri pada tanggal 17 September 2017. Sebelum melakukan PPL mahasiswa mengadakan observasi terhadap kegiatan pembelajaran yang ada di SMKN 5 Yogyakarta. Observasi tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 Februari sampai dengan 6 Maret 2014. Dengan adanya observasi ini mahasiswa dapat mengetahui kondisi nyata pelayanan bimbingan dan konseling yang ada serta sarana dan prasarana yang tersedia di lapangan. Sehingga berbagai data terkait proses kegiatan Bimbingan dan Konseling yang ada menjadi acuan saat melakukan praktik lapangan. Tujuan dari praktik pengalaman lapangan ini sebagai bekal bagi mahasiswa praktikan untuk kelak dapat menjadi guru BK yang baik melalui pengalaman yang didapatkan saat PPL.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

SISTEM INFORMASI DATA SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN XAVERIUS PALEMBANG - POLSRI REPOSITORY

SISTEM INFORMASI DATA SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN XAVERIUS PALEMBANG - POLSRI REPOSITORY

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir yang berjudul “ Sistem Informasi Data Sekolah pada Sekolah Menengah Kejuruan Xaverius Palembang ” yang terdiri dari 5 bab, yaitu Bab I Pendahuluan, Bab II Tinjauan Pustaka, Bab III Gambaran Umum Yayasan, Bab IV Hasil dan Pembahasan, dan Bab V Kesimpulan dan Saran.

21 Baca lebih lajut

Perancangan Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis web dengan Studi kasus SMK Muslimin 1 Bandung

Perancangan Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis web dengan Studi kasus SMK Muslimin 1 Bandung

Sebelum internet ada, ARPAnet (US Defense Advanced Research Project Agency) atau Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 membuat jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Bila satu bagian dari sambungan network terganggu serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara otomatis dipindahkan ke sambungan lainnya. Setelah itu internet digunakan oleh kalangan akademis (UCLA) untuk keperluan penelitian dan pengembangan teknologi. Selanjutnya, pemerintah Amerika memberikan izin ke arah komersial pada awal tahun 1990.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Penanaman Pemahaman Seks Pranikah Bagi Siswa Melalui Layanan Informasi di Sekolah Menengah Kejuruan Telkom Pekanbaru

Penanaman Pemahaman Seks Pranikah Bagi Siswa Melalui Layanan Informasi di Sekolah Menengah Kejuruan Telkom Pekanbaru

Winkel mengungkapkan bahwa layanan informasi merupakan layanan yang berupaya memenuhi kekurangan individu akan informasi yang mereka perlukan, layanan informasi juga bermakna usaha-usaha untuk membekali siswa dengan pemahaman dan pembekalan tentang lingkungan hidupnya, dan tentang perkembangan anak muda. Sedangkan menurut Tohirin (2007) bidang bimbingan pribadi bimbingan yang membantu individu mengatasi masalah-masalah yang bersifat pribadi, seperti masalah fisik, motorik, sosial, emosioanal, dan seks, yang mana bimbingan pribadi dapat diberikan melalui layanan informasi.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Penilaian Akademik di Sekolah Menengah Pertama Strada Santa Maria I Tangerang Berbasis Website

Sistem Informasi Penilaian Akademik di Sekolah Menengah Pertama Strada Santa Maria I Tangerang Berbasis Website

SISTEM INFORMASI PENILAIAN AKADEMIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA STRADA SANTA MARIA I TANGERANG BERBASIS WEBSITE SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat kelulusan pada Program S[r]

1 Baca lebih lajut

Sistem informasi akademik pada sekolah menengah atas negeri 25 Bandung berasis web

Sistem informasi akademik pada sekolah menengah atas negeri 25 Bandung berasis web

1) Bagi SMA Negeri 25 Bandung di harapkan dengan adanya sistem informasi akademik ini sangat berguna bagi kelancaran calon siswa baru dalam proses pendaftaran dan juga memudahkan para siswa menerima informasi yang berhubungan dengan akademik dengan mudah yang dapat di lakukan dimana saja selama terkoneksi dengan internet, serta para pihak sekolah dapat memanfaatkan sistem informasi akademik berbasis web ini untuk meningkatkan kinerja sekolah dalam menangani data dan informasi akademik siswa dengan mudah dan lebih cepat sehingga SMA Negeri 25 Bandung bisa selangkah lebih maju dan bersaing dengan sekolah-sekolah setingkat lainnya.
Baca lebih lanjut

189 Baca lebih lajut

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA AKADEMIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 51 BANDUNG

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA AKADEMIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 51 BANDUNG

mengirimkannya ke komponen server, umumnya berupa permintaan layanan tertentu yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima permintaan layanan tersebut dan langsung memprosesnya serta mengembalikan hasil pemrosesan kepada client. Client pun menerima informasi hasil pemrosesan data tadi dan menampilkannya kepada pemakai dengan menggunakan aplikasi yang digunakan oleh pemakai. Sebuah contoh dari aplikasi client-server sederhana adalah aplikasi web yang didesain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP). Skrip ASP akan dijalankan di dalam web server (Apache atau Internet Information Services), sementara skrip yang berjalan di pihak client akan dijalankan oleh web browser pada komputer client (workstation). Client-server merupakan penyelesaian masalah pada software yang menggunakan database sehingga setiap komputer tidak perlu diinstall database. Dengan metode client- server database dapat diinstal pada komputer server dan aplikasinya diinstal pada client. Komponen client juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sudimoro

Sistem Informasi Pendaftaran Peserta Didik Baru Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sudimoro

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada SMK Negeri 1 Sudimoro menemukan berbagai permasalahan yaitu kesulitan dalam mengolah data penerimaan peserta didik baru, pengolahan data tersebut masih menggunakan sistem konvensional selain itu kesulitan jika sewaktu waktu membutuhkan laporan tentang data pendaftaran peserta didik baru tersebut karena harus mencari dalam pembukuan atau meminta kepada petugas administrasi untuk merekap dan mengolah data tersebut menggunakan Ms. Excel, kurangnya tenaga/ panitia PPDB sedangkan antrian calon pendaftar yang terus berjejeran, dan pencarian data calon siswa yang telah terdaftar membutuhkan waktu yang tidak singkat.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DEPA (5)

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DEPA (5)

Modul dengan judul “Menggambar Tekni Dasar” meupakan bahan ajar praktek mnggambar bangunan bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membentuk salah satu bagian kompetensi melaksanakan gambar bangunan. Modul ini mengetengahkan cara menggambar garis, menarik garis, membuat sudut dan membagi sudut, membuat garis sejajar atau berpotongan.

20 Baca lebih lajut

Sistem informasi pengolahan data akademik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Bandung

Sistem informasi pengolahan data akademik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Bandung

IDENTITAS PENYUSUN SKRIPSI Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Semester : 9 Jenjang Pendidikkan : Program Sarjana Strata[r]

4 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 5 YOGYAKARTA.

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 5 YOGYAKARTA.

Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran yang ada di sekolah serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai, akan tetapi keberhasilan pendidikan juga ditentukan oleh orang tua, keluarga dan lingkungan masyarakat. Untuk itu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, orang tua dan masyarakat. Ini berarti menunjukkan bahwa orang tua dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk berpartisipasi, turut memikirkan dan memberikan bantuan dalam penyelenggaraan pendidikan. Partisipasi yang tinggi dari orang tua dalam pendidikan di sekolah merupakan salah satu ciri dari pengelolaan sekolah yang baik. Hal ini memberikan pemahaman bahwa sejauh mana orang tua diberdayakan dalam proses pendidikan di sekolah, sebab ini merupakan salah satu indikator manajemen sekolah bersangkutan. Tingkat partisipasi dan kerja sama orang tua di sekolah tampaknya memberikan pengaruh yang besar bagi sekolah. Kualitas pembelajaran pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kemajuan dan prestasi belajar anak. Artinya untuk mencapai keberhasilan pendidikan yang maksimal, dibutuhkan partisipasi dan kerja sama dengan orang tua.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

Hubungan Self Efficacy dengan Sikap Belajar Siswa  

di Sekolah Menengah Kejuruan  Negeri 2  

Pekanbaru

Hubungan Self Efficacy dengan Sikap Belajar Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Pekanbaru

This research aimed at knowing (1) students’ self-efficacy, (2) their learning attitude, (3) the correlation between students’ self-efficacy and their learning attitude at State Vocational High School 2 Pekanbaru. It was a correlational research. The subjects of this research were the students, and the objects were the correlation between students’ self-efficacy. All the eleventh-grade students that were 320 students were the population of this research. Considering the large number of the population, Purposive sampling technique was used in this research and 25% of the population or 80 students were the samples. Questionnaire and documentation were the techniques of collecting the data. Descriptive percentage was used to know the first and second aims. To know whether there was or not a correlation between students’ self-efficacy and their learning attitude at the eleventh grade of State Vocational High School 2 Pekanbaru was analyzed statistically by using Product Moment correlation technique. After analyzing the obtained data, it could be concluded that (1) students’ self-efficacy at the eleventh grade of State Vocational High School 2 Pekanbaru was on high category, it was based on the percentage of questionnaire answer 83.93% and it was very good, (2) their learning attitude at the eleventh grade of State Vocational High School 2 Pekanbaru was on good category, it was based on the percentage of questionnaire answer 80.76% and it was very good, (3) there was a significant correlation between students’ self-efficacy and their learning attitude at the eleventh grade of State Vocational High School 2 Pekanbaru, it could be seen from the product moment correlation score 0.656, and this score was higher than r table 0.227.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

SISTEM INFORMASI LAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 PURWOKERTO

SISTEM INFORMASI LAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 PURWOKERTO

Pengembangan sistem dapat didefinisikan sebagai penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Metode pengembangan sistem yang banyak digunakan salah satunya adalah metode SDLC atau yang sering disebut juga System Development Life Cycle adalah proses mengembangkan atau mengubah suatu sistem perangkat lunak dengan menggunakan model-model dan metodologi yang digunakan orang untuk mengembangkan sistem-sistem perangkat lunak sebelumnya (berdasarkan best
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

LKP : Sistem Informasi Perpustakaan Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Buduran (SMK Perkapalan) Sidoarjo

LKP : Sistem Informasi Perpustakaan Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Buduran (SMK Perkapalan) Sidoarjo

Pada sistem yang lama, siswa datang sendiri ke perpustakaan dengan membawa kartu Perpustakaan. Siswa memilih buku atau koleksi yang akan mereka pinjam. Setelah siswa menemukan koleksi yang mereka cari kemudian menyerahkan kartu siswa untuk dicatat identitasnya. Mengisi kartu pinjaman sesuai dengan tanggal pinjaman dan tanggal harus kembali. Petugas mengisi buku peminjaman dengan jangka waktu peminjaman 1 minggu. Kartu Siswa ditahan di perpustakaan dijadikan sebagai jaminan peminjaman. Setelah itu transaksi peminjaman selesai.

30 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akademik Pada SMA Negeri Jatinangor Berbasis Website

Sistem Informasi Akademik Pada SMA Negeri Jatinangor Berbasis Website

Sekolah Menengah Atas Negeri Jatinangor adalah salah satu penyelenggara kegiatan akademik dan sekaligus merupakan institusi pendidikan yang beralamat di jalan raya bandung sumedang km 22, tentu menginginkan terlaksananya kegiatan akademik dengan baik dan lancar. Sistem akademik di SMAN Jatinangor saat ini dapat dibilang masih manual untuk mendukung kegiatan opresional seperti pada bagian pendaftaran siswa baru masih dilakukan dengan penyimpanan arsip pendaftaran dan diurutkan berdasarkan tanggal masuk daftar ulang dan harus dicatatkan kembali di buku arsip data siswa baru, sehingga dapat menimbulkan kerangkapan data siswa dan penyimpanan yang berbentuk arsip yang dapat memungkinkan arsip tercecer. Pada era sekarang ini sebagai zaman teknologi informasi sekarang ini hal seperti ini dirasa kurang efektif dan efesien dikarenakan berbagai masalah seperti banyaknya siswa yang mendaftar pada saat pendaftaran siswa baru.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects