Top PDF RELASI PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERI BANJARBARU DENGAN STAKEHOLDERS

RELASI PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERI BANJARBARU DENGAN STAKEHOLDERS

RELASI PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERI BANJARBARU DENGAN STAKEHOLDERS

Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian lapangan (research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi, selanjutnya data dianalisis dengan analisis SWOT untuk mengetahui dan memahami semua kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluang yang dihadapi atas keterlibatan stakeholders.

13 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN FIQIH PADA PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERI (PERSPEKTIF WANITA)

PEMBELAJARAN FIQIH PADA PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERI (PERSPEKTIF WANITA)

Untuk mnegetahui sebagaimana tujuan diatas, maka digunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Kualitatif Deskriftif, yaitu mediskripsikan secara kualitatif data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi, kemudian dianalisis secara kaulitatif sehingga dapat menggambarkan dengan jelas hasil penelitian pembelajaran Fiqih di MTs Pondok Pesantren Al-Falah Puteri Banjarbaru.

20 Baca lebih lajut

INTERNALISASI NILAI ETIKA BELAJAR KITAB “TA’LIM AL-MUTA’ALLIM” PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERI BANJARBARU

INTERNALISASI NILAI ETIKA BELAJAR KITAB “TA’LIM AL-MUTA’ALLIM” PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERI BANJARBARU

Faktor yang Mempengaruhi Internalisasi Etika Belajar Kitab Ta’lim al-Muta’allim pada Santriwati Pondok Pesantren Al-Falah Puteri Banjarbaru ..... ix DAFTAR TABEL Halaman Tabel 3.1 M[r]

12 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA SANTRI PONDOK PESANTREN AL-FALAH SALATIGA TAHUN 2017 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA SANTRI PONDOK PESANTREN AL-FALAH SALATIGA TAHUN 2017 SKRIPSI Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Ciri utama pesantren sebagai subkultur adalah mempunyai peran ganda, yaitu sebagai unit budaya yang terpisah dari dan pada waktu yang bersamaan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dalam menjalankan peran ganda ini pesantren terlibat dalam proses penciptaan tata nilai yang mempunyai dua unsur utama, yaitu peniruan, adalah usaha dimana dilakukan terus menerus tanpa sadar untuk memindahkan pola memindahkan pola kehidupan para sahabat nabi, da n para ulama’ salaf kedalam praktik kehidupan pesantren , yang tercermin atas kondisi materiil yang relatif serba kurang, dan kesadaraan kelompok yang tinggi. Unsur kedua, pengekangan¸yang memiliki perwujudan utama dalam disiplin yang ketat dalam pesantren (Wahid, 2007:13-14).
Baca lebih lanjut

132 Baca lebih lajut

PROGRAM PEMBELAJARAN TILAWAH AL-QURAN PADA PONDOK PESANTREN AL-QURAN AL-FALAH I CICALENGKA BANDUNG:(Studi Deskriptif tentang Program Pembelajaran Tilawah Al-Quran Tahun 2015).

PROGRAM PEMBELAJARAN TILAWAH AL-QURAN PADA PONDOK PESANTREN AL-QURAN AL-FALAH I CICALENGKA BANDUNG:(Studi Deskriptif tentang Program Pembelajaran Tilawah Al-Quran Tahun 2015).

The holy Quran is the guidance formankind in this world. Some of the efforts of comprehending al-Quran as the guidance for mankind is by studying al-Quran and teaching it. Nevertheless, although Islam is the religion of the majority in this country, it does not necessarily mean that all of its followers can read al- Quran correctly. Having Muslim people not being able to read al-Quran is worrisome. To solve the problem, the researcher conducted research in an educational institution concentrating on the program of al-Quran education, namely Pondok Pesantren Al-Quran Al-Falah.The research particularly aims to find about tilawah al-Quran teaching and learning by focusing on the planning, process, and outcomes. It adopted study case research design with qualitative approach. Data were collected by means of interview, observation, and documentary analysis. The data were then analyzed through data reduction, data display, and inference. The findings show that Pondok Pesantren Al-Quran Al-Falah conducts tilawah al-Quran program in four stages. The stages are tahajjī, mu’allam, murattal dan mujawwad. Meanwhile, the planning of tilawah al-Quran comprises vision, missions, objectives, and work plans. In addition, the implementation includes program organization, program implementation, student field, curriculum and instructional planning field, teacher and education personnel field, infrastructure field, and financial field. The stages of tilawah al-Quran teaching and learning are adjusted to the learning stages according to talaqqī method. Based on the Regulation of Ministry of National Education No. 49 of 2007 concerning Standards of Education Management by Non-formal Education Unit, the planning and teaching-learning implementation of tilawah al-Quran in Pondok Pesantren Al-Quran Al-Falah can be categorized as good and fair, respectively. Furthermore, the program has created santri (students) that, based on a series of evaluations, are classified to have good competences in reading Al-Quran; in fact, some of them achieve at either regional, national, and international levels in the field of tilawah al-Quran.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

S SEJ 0900766 Abstract

S SEJ 0900766 Abstract

This study entitled “ Modernization Pondok Pesantren; The Role of KH. Abdul Madjid in Developing Pondok Pesantren Al-Falah in District Bungbulang of Garut Regency Years 1980- 2011” . The main issue raised in this study was how the application of ideas and the ideas thought KH. Abdul Madjid Soefyan in developing Pondok Pesantren Al-Falah 1980-2011 year? The main problems were then divided into four questions research, namely: (1) how the background establishment Pondok Pesantren Al-Falah in District Bungbulang Garut?, (2) how the development of Pondok Pesantren Al-Falah under the care of KH. Abdul Madjid Soefyan?, (3) how the application of ideas and thought KH. Abdul Madjid Soefyan in developing Pondok Pesantren Al-Falah District Bungbulang Garut 1980-2011? and (4) how contributions from thought KH. Abdul Madjid Soefyan is for the local communities in Pondok Pesantren Al-Falah 1980-2011?. Methods used in research is the method the historical critical analysis of data-data the past through four stage, a heuristic, criticism, interpretation and historiografi .While technique data collection is done through study documentation, the study of literature, and interview. According to the analysis writer Pondok Pesantren Al- Falah stand in 1942 by a cleric named KH. Sufyan Tsauri, on the basis of input from her so hut this pesantren successfully established. Initially very simple and use of infrastructures simple. The next there have been some adjusting to addressing the boarding demand and society development. Adjustment are some aspects which is in boarding both in terms of the building, institutional pondok pesantren, education system, learning process referring to the curriculum in it. This can be known with the existence of formal educational institutions in the environment pondok pesantren the primary school of integrated islamic (SD-IT), Integrated Islamic Junior High School (SMP-IT and SMA-IT. With an institution education modern so Pondok Pesantren Al-Falah do two education programs such as education pesantren and education school. As an institution education and religious Pondok Pesantren Al-Falah impact on the community about. It makes Pondok Pesantren Al-Falah as education center and broadcasting religion especially for the Bungbulang and generally the people of Garut .
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

s sej 0705712 chapter5

s sej 0705712 chapter5

Perkembangan pesantren Al-Falah Biru meliputi perkembangan secara kelembagaan dan ajarannya yaitu pengembangan tarekat Tijaniyah. Dari segi pembangunan kelembagaan pesantren mengalami perubahan dalam pengembagan pendidikan umum dan pembekalan keterampilan yang diberikan kepada santri. Dalam bidang tarekat, pesantren mengembangkan tarekat Tijaniyah yang dibawa masuk ke Garut dan dikembangkan oleh K.H Badruzzaman pada tahun 1935 M. Dalam masa-masa perintisan penyebaran ajaran tarekat Tijaniyah ini Badruzzaman dihadapkan pada masa-masa sulit, yaitu perjuangan melawan penjajah untuk merebut dan membela kemerdekaan bangsa.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pesan komunikasim KH. M. Chaedar dalam pembinaan pondok pesantren Nurul Falah Pendegelang Banten

Pesan komunikasim KH. M. Chaedar dalam pembinaan pondok pesantren Nurul Falah Pendegelang Banten

bertempat di Madrasah Diniyah pada masing-masing kelas yang terdiri dari kelas ibtida, wustho, dan ulya. kelas (1). kelas Ibtida didominasi oleh santri tingkatan Madrasah Tasnawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) yaitu santri yang baru masuk pondok kelas satu MTs dan kelas satu MA yang belum memahami bacaan kitab kuning dan materinyapun meliputi materi dasar cara membaca kitab kuning dan penerapannya seperti Jurumiyah, Matanbina, Amil, Nahwu Shorof, dan I’lal dan kitab-kitab lainnya. (2). kelas wstho, kelas ini didominasi oleh santri kelas dua MTs dan MA yang sedikit banyak telah menguasai cara membacaan kitab kuning dan materinyapun meliputi kajian kitab gundul dan metode membacanya.seperti Mukhtasor Jiddan, Alfiyah ibn Malik, nahwu wadih, dan kitab pendukung lainya. (3). kelas Ulya’ kelas ini merupakan kelas yang dianggap sudah bisa membaca dan memahai isi kandungan kitab kuning yang di dominasi oleh santri kelas tiga MTs dan MA dan santri yang tidak mengikuti pendidikan formal seperti MTs, MA, dan perguruan tinggi.
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

Model Sistem Informasi Pada Pondok Pesantren Al-Falah Putera

Model Sistem Informasi Pada Pondok Pesantren Al-Falah Putera

selain itu sistem informasi ini juga berguna untuk membantu pihak pihak yang terkait dengan sistem, adapun pihak pihak tersebut adalah kepala bidang (kabid) kurikulum pondok pesantren Al-falah, kabid keamanan, dan bidang administrasi dalam hal input data, pengarsipan data, pembuatan laporan, juga berguna untuk membantu pengambilan keputusan, juga memberikan informasi untuk alumni dalam satu forum seputar kegiatan keagamaan yang ada dipondok pesantren Al-falah, berbagi ilmu, reuni alumni, sumbangan dari alumni untuk pondok pesantren Al-falah
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

S PAI 1106590 Abstract

S PAI 1106590 Abstract

Kitab suci al-Quran merupakan pedoman dan penyelamat kehidupan manusia di dunia. Upaya memahami al-Quran sebagai petunjuk umat manusia di dunia yakni dengan mempelajari al-Quran dan mengajarkan al-Quran. Akan tetapi, umat Islam yang mayoritas di Indonesia tidak lantas membuat seluruh penganutnya mampu membaca al-Quran dengan benar. Kondisi ini justru memprihatinkan dengan terdapatnya umat Islam yang tidak bisa membaca al-Qur’an. Untuk mengatasi kondisi tersebut, peneliti meneliti lembaga pendidikan yang memfokuskan pendidikan di bidang al-Quran yakni Pondok Pesantren Al-Quran Al-Falah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program pembelajaran tilawah al-Quran dengan memfokuskan penelitian kepada perencanaan, proses, dan hasil. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Dari data tersebut di analisis dengan mereduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan data bahwa Pondok Pesantren Al-Quran Al-Falah melaksanakan program pembelajaran tilawah al-Quran dengan 4 tahapan, yang disebut tahapan belajar al-Quran. Tahapan-tahapan tersebut yakni tahajj ī, mu’allam, murattal dan mujawwad. Kemudian, perencanaan pembelajaran tilawah al-Quran meliputi visi, misi, tujuan, dan rencana kerja. Selanjutnya, pelaksanaan meliputi organisasi program, pelaksanaan kegiatan program, bidang peserta didik, bidang kurikulum dan rencana pembelajaran, bidang pendidik dan tenaga kependidikan, bidang sarana dan prasarana, dan bidang pendanaan. Langkah-langkah pembelajaran tilawah al- Qur’an disesuaika n dengan tahapan belajar al-Quran dengan menggunakan metode talaqq ī . Ditinjau dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 49 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Nonformal, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran tilawah al- Quran di Pondok Pesantren Al-Quran Al-Falah dikategorikan baik dan cukup baik, serta menghasilkan santri dari serangkaian evaluasi yang memiliki kompetensi membaca al-Quran yang baik, bahkan berprestasi di bidang tilawah al-Quran tingkat Regional, Nasional dan Internasional.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S PAI 1106590 Chapter5

S PAI 1106590 Chapter5

3. Pelaksanaan program pembelajaran tilawah al-Quran di Pondok Pesantren Al-Quran Al-Falah berdasarkan Standar Pelaksanaan Program dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 49 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Nonformal dikategorikan cukup baik. Hal ini didasarkan pada beberapa aspek diantaranya, menetapkan organisasi Pondok Pesantren Al-Quran Al-Falah, pelaksanaan kegiatan program, bidang peserta didik, bidang kurikulum dan rencana pembelajaran, bidang pendidik dan tenaga kependidikan, bidang sarana dan prasarana, dan bidang pendanaan. Aspek lain yang belum terlaksana yaitu menetapkan pedoman yang mengatur berbagai aspek dalam program pembelajaran tilawah al-Quran secara tertulis. Adapun untuk langkah-langkah pembelajaran tilawah al-Quran disesuaikan dengan tahapan belajar al-Quran seperti dijelaskan pada Bab IV, tetapi tahapan-tahapan tersebut menggunakan metode talaqq ī .
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

HUBUNGAN INTENSITAS MENGHAFAL AL-QUR’AN DENGAN KETERAMPILAN SOSIAL SANTRI PONDOK PESANTREN DARUL FALAH DI DESA BENDILJATI KULON, KECAMATAN SUMBERGEMPOL, TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

HUBUNGAN INTENSITAS MENGHAFAL AL-QUR’AN DENGAN KETERAMPILAN SOSIAL SANTRI PONDOK PESANTREN DARUL FALAH DI DESA BENDILJATI KULON, KECAMATAN SUMBERGEMPOL, TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Menghafal al- Qur’an merupakan suatu kemuliaan. Sehingga sebagai santri perlu untuk meningkatkan hafalannya baik secara kualitas maupun kuantitasnya. Selain itu, perlu juga melibatkan teman, guru, maupun orang yang lebih berkompeten dalam menghafal al- Qur’an demi meningkatkan keterampilan sosial.

6 Baca lebih lajut

S SEJ 0900766 Chapter3

S SEJ 0900766 Chapter3

Proses pemilihan tema penelitian ini dilakukan peneliti melalui observasi ke lapangan yaitu dengan mengunjungi Pondok Pesantren Al-Falah Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut. Di sana, peneliti berkesempatan untuk bertanya dan meminta masukkan kepada salah satu staf pengurus Pondok Pesantren Al- Falah. Dari perbincangan tersebut, peneliti memperoleh banyak masukkan dan informasi mengenai Pondok Pesantren Al-Falah. Di samping itu juga, ternyata Pondok Pesantren Al-Falah belum ada yang mengangkat menjadi sebuah kajian dalam penelitian. Dengan demikian peneliti merasa tertarik untuk menjadikan Pondok Pesantren Al-Falah sebagai bahan kajian dari penelitian skripsi ini. Selain melakukan penelitian awal ke lapangan, peneliti juga membaca berbagai sumber literatur lainnya yang berhubungan dengan tema yang akan peneliti kaji. Langkah tersebut peneliti lakukan sebagai upaya untuk mencari sumber-sumber yang berfungsi sebagai sumber data.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI PADA PONDOK PESANTREN DI KOTA BANJARMASIN (STUDI MULTI KASUS DI PONDOK PESANTREN TARBIYATUL ISLAMIYAH, PONDOK PESANTREN AL-ISTIQAMAH,DAN PONDOK PESANTREN AL-FURQAN) Tesis

MANAJEMEN ORGANISASI SANTRI PADA PONDOK PESANTREN DI KOTA BANJARMASIN (STUDI MULTI KASUS DI PONDOK PESANTREN TARBIYATUL ISLAMIYAH, PONDOK PESANTREN AL-ISTIQAMAH,DAN PONDOK PESANTREN AL-FURQAN) Tesis

4. Susunan Kepengurusan OSTARI di Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah 5. Susunan Kepengurusan OSIS MTS di Pondok Pesantren Al-Istiqamah 6. Susunan Kepengurusan OSIS MA di Pondok Pesantren Al-Istiqamah 7. Susunan Kepengurusan IPM MTs di Pondok Pesantren Al-Furqan 8. Susunan Kepengurusan IPM MA di Pondok Pesantren Al-Furqan

14 Baca lebih lajut

S PAI 1106590 Bibliography

S PAI 1106590 Bibliography

Rofik Nursahid, 2014 PROGRAM PEMBELAJARAN TILAWAH AL-QURAN PADA PONDOK PESANTREN AL-QURAN AL FALAH I CICALENGKA BANDUNG : Studi Deskriptif tentang Program Pembelajaran Tilawah Al Qur[r]

4 Baca lebih lajut

PROGRAM PEMBELAJARAN TILAWAH AL-QURAN PADA PONDOK PESANTREN AL-QURAN AL-FALAH I CICALENGKA BANDUNG:(Studi Deskriptif tentang Program Pembelajaran Tilawah Al-Quran Tahun 2015) - repository UPI S PAI 1106590 Title

PROGRAM PEMBELAJARAN TILAWAH AL-QURAN PADA PONDOK PESANTREN AL-QURAN AL-FALAH I CICALENGKA BANDUNG:(Studi Deskriptif tentang Program Pembelajaran Tilawah Al-Quran Tahun 2015) - repository UPI S PAI 1106590 Title

Rofik Nursahid, 2014 PROGRAM PEMBELAJARAN TILAWAH AL-QURAN PADA PONDOK PESANTREN AL-QURAN AL FALAH I CICALENGKA BANDUNG : Studi Deskriptif tentang Program Pembelajaran Tilawah Al Qur[r]

3 Baca lebih lajut

S PAI 1106590 Chapter3

S PAI 1106590 Chapter3

Rofik Nursahid, 2014 PROGRAM PEMBELAJARAN TILAWAH AL-QURAN PADA PONDOK PESANTREN AL-QURAN AL FALAH I CICALENGKA BANDUNG : Studi Deskriptif tentang Program Pembelajaran Tilawah Al Qur[r]

12 Baca lebih lajut

S PAI 1106590 Chapter1

S PAI 1106590 Chapter1

Dengan diturunkannya al-Quran kepada Nabi Muhammad, maka beliau mendapatkan tugas dan peran sebagai Rasul. Salah satu tugasnya, yakni menyampaikan kitab suci al-Quran kepada seluruh umatnya. Al-Quran adalah mukjizat Islam yang kekal dan mukjizatnya selalu diperkuat oleh kemajuan ilmu pengetahuan. Ia diturunkan Allah kepada Rasulull ā h, Muhammad Saw. untuk mengeluarkan manusia dari suasana yang gelap menuju yang terang, serta membimbing mereka ke jalan yang lurus (Al-Qattan, 2009, hlm. 1) .

11 Baca lebih lajut

S PAI 1106590 Table of content

S PAI 1106590 Table of content

Rofik Nursahid, 2014 PROGRAM PEMBELAJARAN TILAWAH AL-QURAN PADA PONDOK PESANTREN AL-QURAN AL FALAH I CICALENGKA BANDUNG : Studi Deskriptif tentang Program Pembelajaran Tilawah Al Qur[r]

3 Baca lebih lajut

Model Penerjemahan Kitab Kuning (Analisis Deskriptif Model Penerjemahan Kitab-Kitab Kuning Di Pondok Pesantren Al-Falah Puteri).

Model Penerjemahan Kitab Kuning (Analisis Deskriptif Model Penerjemahan Kitab-Kitab Kuning Di Pondok Pesantren Al-Falah Puteri).

Pembelajaran model penerjemahan ini dilaksanakan di Pesantren Al-Falah Puteri sejak dulu, lama dan sampai sekarang tidak berubah. Hal ini sebagaimana dikemukakan oleh Mudirah 8 sebagaimana yang diungkapannya sebagai berikut: “… kadada perbedaan antara cara pembelajaran dulu waktu kita belajar di Pesantren ini, sama haja, yang berbeda cara menjelaskanja. … ini tergantung dengan ustadz - ustadzah yang berlatar belakang pendidikannya apa?, misalnya ada yang dari pendidikan umum atau alumni dari pesantren ini jua atau dari pesantren di Kalimantan Selatan”.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...