Top PDF Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Tabel... Evaluasi

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Tabel... Evaluasi

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Tabel... Evaluasi

Visi, misi, tujuan, sasaran, kebijakan, strategi dan program pembangunan jangka menengah daerah kabupaten/kota selaras dengan arah, kebijakan umum, serta prioritas pembangunan provinsi dan nasional, arah, kebijakan, dan prioritas untuk bidang-bidang pembangunan, dan pembangunan kewilayahan dalam RPJMD provinsi dan RPJMN sesuai dengan kewenangan, kondisi, dan karakteristik daerah.

1 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Permasalahan dalam penyediaan pangan yang menjadi bagian dari ketahanan pangan, diantaranya menyangkut belum efisiennya proses produksi oleh petani karena memiliki rata-rata luas lahan garapan yang semakin menyempit (0,25 – 1 Ha), penanganan pasca panen yang belum optimal dan, terbatasnya dalam penggunaan sarana produksi, termasuk penggunaan bibit unggul. Sementara itu anggapan masyarakat umum, bahwa beras sebagai satu-satunya bahan pangan dan sumber protein telah mengakibatkan kurangnya inisiatif dalam melakukan diversifikasi konsumsi pangan, dan terjadinya peralihan dari makanan pokok non beras menjadi beras. Hal ini tentunya akan sangat memberatkan prospek ketahanan pangan lokal, dan akan terus mendorong ketergantungan terhadap beras. Padahal masih banyak bahan pangan lain yang juga memiliki kandungan karbohidrat dan protein di samping beras, seperti jagung, sagu, ubi jalar, ubi kayu dan bahan pangan lainnya yang memiliki kesesuaian untuk tumbuh secara lokal, dan lebih mudah dalam proses produksinya jika dibanding dengan menanam padi. Demikian pula dengan sistem ketahanan pangan warga seperti lumbung pangan untuk mengatasi musim paceklik, saat ini sudah mulai banyak ditinggalkan masyarakat, dan belum secara merata mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
Baca lebih lanjut

384 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Selanjutnya, hasil hutan juga memberi sumbangan yang cukup besar terhadap perekonomian nasional. Sejak pemanfaatan hutan secara komersial dimulai tahun 1967, terdapat sebanyak 270 unit hak pengusahaan hutan (HPH) dengan luas areal pengusahaan sebesar 28,0 juta hektar. Upaya pemenuhan bahan baku kayu untuk keperluan industri dipenuhi melalui program hutan tanaman yang sampai dengan tahun 2002 berkembang mencakup areal seluas 2,9 juta hektar dengan produksi kayu bulat sebesar 16,1 juta m3. Namun demikian, pembangunan kehutanan tidak lepas dari permasalahan. Kesenjangan bahan baku yang diperkirakan mencapai sebesar 26,1 juta m3 per tahun telah mendorong terjadinya penebangan ilegal yang terorganisir. Degradasi terhadap sumberdaya hutan yang terjadi selama ini telah menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial yang jauh melebihi manfaat finansial yang diperoleh selama ini. Di sisi lain, belum optimalnya penerapan teknologi untuk dimanfaatkan pengelolaan hutan secara berkelanjutan turut mengurangi peluang produk jasa yang dapat dihasilkan dari ekosistem hutan seperti air, udara bersih, keindahan alam dan kapasitas asimilasi lingkungan, yang mempunyai manfaat besar sebagai penyangga kehidupan dan mendukung sektor ekonomi lainnya.
Baca lebih lanjut

321 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

pembangunan diperkirakan masih menghadapi kendala berupa rendahnya rasa aman sebagai akibat dari tindak kriminal yang berupa kejahatan konvensional maupun transnasional. Kejahatan konvensional merupakan implikasi dari tingginya tingkat pengangguran, rendahnya daya beli masyarakat, kesenjangan sosial, dan berbagai dampak kondisi perekonomian negara. Sementara itu, kejahatan transnasional yang terdiri dari tindak terorisme dan kejahatan narkoba merupakan kejahatan terorganisir yang melibatkan beberapa negara. Meskipun aparat keamanan telah berhasil menewaskan gembong terorisme, namun upaya mengatasi aksi terorisme masih menghadapi tantangan dengan belum tertangkapnya Noordin M Top beserta jaringannya. Sementara itu kejahatan di bidang narkoba yang terkait dengan pengungkapan sejumlah kasus narkoba seperti pembongkaran pabrik ekstasi skala besar, penangkapan para bandar pengedar, pelaksanaan hukuman atau eksekusi terpidana mati kasus narkoba diperkirakan belum dapat menekan kejahatan narkoba mengingat besarnya nilai ekonomi peredaran narkoba. Di sisi lain hasil pembangunan pertahanan keamanan baik dari sisi profesionalisme personil maupun peralatan pendukung belum mampu melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal.
Baca lebih lanjut

676 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Sementara itu, kegiatan terorisme yang bernuansa lokal atau domestik memiliki karakter yang lebih spesifik. Peledakan bom di rumah-rumah ibadah, perkantoran pemerintah, rumah pejabat penegak hukum, atau tempat-tempat umum lainnya cenderung bernuasa politik dan SARA. Giatnya proses hukum terhadap mantan pejabat eksekutif dan legislatif di daerah yang diduga melakukan tindak pidana korupsi telah memunculkan serangkaian teror kepada aparat penegak hukum yang berisikan pesan untuk menghentikan proses hukum pelaku korupsi. Sedangkan peledakan bom di tempat-tempat ibadah seperti gereja-gereja atau masjid-masjid cenderung ditujukan untuk mengadu domba antara kelompok agama di masyarakat. Upaya adu domba tersebut sering kali berhasil membakar amarah kelompok penganut agama, sehingga konflik horisontal tidak dapat terelakkan. Meskipun saat ini kejadian terorisme lokal cenderung menurun, akan tetapi pelaksanaan proses hukum yang tidak dibarengi dengan pengawalan keamanannya berpotensi memunculkan aksi-aksi terorisme bom. Oleh karena itu, dalam setiap proses hukum kejahatan politik dan korupsi, pemerintah telah melakukan upaya pengamanan yang lebih ketat.
Baca lebih lanjut

714 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, dengan memberikan perhatian yang lebih besar pada peran usaha mikro, kecil dan menengah, perlu dilakukan penyederhanaan penyelenggaraan pelayanan terpadu. Dasar hukum dari pelayanan terpadu antara lain, Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2006 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melayani 38 jenis perizinan guna mempermudah para pelaku usaha meningkatkan investasinya di daerah itu. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah mulai melaksanakan penyelenggaraan PTSP sejak pertengahan 2011 bertempat di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BP2TPM), penyelenggaraan PTSP ini didasarkan pada Peraturan Gubernur Nomor 40 tahun 2010 tertanggal 27 Desember dengan jumlah pelayanan perizinan dan non perizinan sebanyak 31 jenis baik perizinan penanaman modal maupun perizinan teknis bersifat sektoral. Kewenangan PTSP dalam pelayanan perizinan bertambah menjadi 38 jenis sejak disahkannya Peraturan Gubernur Nomor 44 tahun 2014 tertanggal 12 Mei. PTSP melayani hampir semua perizinan baik di sektor penanaman modal, komunikasi dan informatika, koperasi dan UKM, sektor kehutanan, perhubungan, kelautan dan perikanan serta sektor perindustrian dan perdagangan. Ini merupakan kebijakan pemerintah provinsi dalam memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam berinvestasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dari 38 jenis
Baca lebih lanjut

691 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim diarahkan untuk: (1) mendorong upaya penurunan emisi gas rumah kaca di berbagai kegiatan dalam rangka menanggulangi terjadinya perubahan iklim, serta mendorong upaya-upaya pelaksanaan program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim terutama di daerah yang rawan perubahan iklim dan bencana alam; melakukan pemeliharaan menyeluruh peralatan yang telah terpasang, antara lain sensor, radar, AWS, ARG, AAQMS, peralatan manual lainnya serta sewa jaringan telekomunikasi sampai pengamanan sensor: (2) meningkatkan kecepatan diseminasi informasi peringatan dini cuaca dan iklim ekstrim kepada masyarakat dengan melanjutkan pembangunan peringatan dini cuaca dan iklim ekstrim (M/CEWS); (3) meningkatkan akurasi, jangkauan dan kecepatan penyampaian informasi cuaca penerbangan dan kelautan untuk keselamatan pelayaran dan penerbangan dengan menambah dan membangun jaringan observasi, telekomunikasi dan membangun sistem kalibrasi di Kantor Balai Besar; (4) melanjutkan pembangunan Gedung Operasional Utama yang akan mengkomodasi: Pusat Basis Data, Pusat Nasional Perpustakaan MKKuG, Pusat Sistem Telekomunikasi Terpadu dan Pusat Perbengkelan; (5) meningkatkan akurasi prakiraan iklim/musim untuk mendukung kegiatan pertanian dengan penguatan stasiun/pos kerja sama dan penelitian- penelitian di bidang klimatologi; (6) melakukan sosialisasi pengembangan dan evaluasi model iklim kepada masyarakat, metode diseminasi informasi potensi tsunami, serta produk informasi MKKuG lainnya; (7) meningkatkan pembinaan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia serta pembangunan sarana dan prasarana diklat untuk mengoptimalkan fasilitas BMKG; (8) memperbaharui tarif jasa pelayanan informasi MKKuG; (9) meningkatkan sistem operasi pelayanan MKKuG di daerah; dan (10) membangun Pusat Nasional Pustaka MKKuG.
Baca lebih lanjut

790 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Pembangunan Semesta

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Pembangunan Semesta

membiajai sebagian besar projek A tadi itu dan mendjamin naiknja pendapatan nasional ; djadi bersama dengan projek A akan memper- tinggi kesedjahteraan Rakjat, paling sedikit setahun 10% dari pada pendapatan nasional ad 236 miljar rupiah. Setelah tiga-empat tahapan pembangunan semesta dimaksudkan sampailah hendaknja negara ke- satuan Republik Indonesia bermasjarakat sosialis Pantjasila. Bergan- tung kepada prestasi Revolusi Indonesialah berapa lamanja tjita-tjita itu akan tertjapai, makin lekas makin baik. Mudahan-mudahan djatuh sebelum abad XX ini berachir.
Baca lebih lanjut

253 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Pencapaian tahun 2013 di bidang pengarusutamaan gender serta perlindungan perempuan dan anak dari berbagai tindak kekerasan, masih dihadapkan pada permasalahan, antara lain: (1) masih terdapat kesenjangan dalam pemerataan hasil-hasil pembangunan di berbagai bidang, baik terhadap perempuan, maupun laki-laki; yang dapat dikelompokkan ke dalam empat aspek utama: akses, partisipasi dalam proses pembangunan/ pengambilan keputusan, kontrol terhadap sumber daya, maupun manfaat pembangunan, (2) program kesetaraan gender dan/atau pemberdayaan perempuan selama ini hanya meliputi sosialisasi/advokasi untuk perempuan belaka, tidak menyentuh pada substansi inti kegiatan/program pembangunan, dan tidak menyentuh persoalan laki-laki yang juga tertinggal di beberapa bidang pembangunan; (3) masih rendahnya perlindungan terhadap perempuan dan anak dari tindak kekerasan, yang ditandai dengan maraknya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak; (4) belum tersedianya data terkait kekerasan terhadap perempuan dalam lingkup nasional yang akurat, mutakhir dan berkelanjutan; (5) rendahnya partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan tindak kekerasan terhadap anak. Hal ini ditandai dengan masih adanya nilai-nilai lokal yang melanggengkan praktik kekerasan terhadap anak. Selain itu, banyak kasus kekerasan terhadapa anak yang tidak dilaporkan karena masih menganggap bahwa kasus tersebut adalah aib; (6) data tentang KtA belum optimal, masih bersifat sektoral dan tidak berkelanjutan; dan (7) munculnya berbagai tindak kekerasan baru, seperti pornografi dan perdagangan anak melalui media online.
Baca lebih lanjut

1246 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah

Diversifikasi (penganekaragaman) energi, termasuk pemanfaatan gas bumi akan lebih didorong untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Saat ini produksi gas bumi dan batubara yang masing-masing mencapai 8-9 ribu MMSCFD (million standard cubic feet per day) dan 140 juta ton (setara dengan 550 juta barel minyak) lebih banyak diekspor daripada dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Untuk gas bumi, lebih dari setengah dari produksi dipasarkan ke luar negeri (Jepang, Korea, dan Taiwan), sedangkan untuk batubara sekitar 70 persen juga diekspor. Selanjutnya sumber-sumber panas bumi yang tersebar di berbagai daerah juga masih belum dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kebutuhan energi dalam negeri, terutama di Sumatera (50 persen dari total potensi nasional) dan Jawa. Sebanyak 18 wilayah kerja pertambangan (WKP) telah diberikan kepada PT. Pertamina dan PT. PLN untuk dikembangkan, namun sejauh ini pengembangannya belum memberikan hasil yang cukup berarti, terutama disebabkan oleh kendala keuangan dari BUMN pemegang WKP tersebut. Pelibatan pihak swasta untuk mengembangkan panas bumi terkendala oleh aturan harga uap yang belum dapat mencerminkan ongkos produksi pengembangan panas bumi. Disamping itu, upaya produksi dan pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN) akan didorong sebagai salah satu upaya penting dalam diversifikasi energi.
Baca lebih lanjut

810 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB II EVALUASI

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah BAB II EVALUASI

62,15% dengan persentase ketercapaian 94,89% artinya target yang telah ditetapkan belum tercapai, jika dibandingkan dengan akhir tahun perencanaan yaitu 73% maka perlu dilakukan upaya pencapaian terget setiap tahunnya dengan memberikan intervensi kebijakan pada pendidikan menengah. Kebijakan itu dapat berupa menambah cost anggaran Program Sekolah Gratis baik yang didanai oleh APBD Provinsi atau APBD Kabupaten melalui dana sharing untuk pendidikan menengah dan pembangunan SMA/SMK serta pembangunan ruang kelas baru untuk menampung penduduk usia sekolah menengah agar tidak sekolah ke luar daerah.
Baca lebih lanjut

214 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR TABEL

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR TABEL

Tahun 2009 – 2013........................................................................................ Tabel 2.17 Distribusi PDRB Harga Konstan 2000 Tahun 2009 – 2013......................... Tabel 2.18 Jumlah Penduduk menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Tana Toraja..... Tabel 2.19 Perkembangan Jumlah Penduduk di Kabupaten Tana Toraja Tahun

5 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Tabel 5.4

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Tabel 5.4

RUMAH SAKIT JIWA Prof.. KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH - 23.[r]

2 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Daftar Tabel

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Daftar Tabel

.......................................................................................................... III-13 Tabel 3.7. Realisasi Belanja Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur 2008 – 2012 III-15 Tabel 3.8. Tabel Proporsi Realisasi Belanja ...................................................... III-16 Tabel 3.9. Rata-Rata Pertumbuhan Belanja Tidak Langsung ..........................III-16 Tabel 3.10. Realisasi Belanja Pemenuhan Kebutuhan Aparatur ......................III-17 Tabel 3.11. Analisis Proporsi Belanja Pemenuhan Kebutuhan Aparatur ............III-15 Tabel 3.12. Penutup Defisit Riil Anggaran ........................................................III-20 Tabel 3.13. Komposisi Penutup Defisit Riil Anggaran .......................................III-21 Tabel 3.14. Realisasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Tabel 5.1

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Tabel 5.1

tekhnologi dan operasional UPTD BBI (rehab kolam mes BBI, rehab aula, rehab aula pertemuan, rehab pintu panel, perbaikan hatchery outdoor Pdg Tinggi, rehab pematang kolam Sei Dareh, pembangunan guest house, ruang VIP, Labor mini Rao & sei dareh, rehab kantor Pdg Tinggi, alat pengukur kualitas air, kulkas penyimpan reagen, mesin potong rumput, area parkir paving blok BBI Pdg Tinggi, pintu gerbang, teralis kamar mess, gudang peralatan, biosecurity, pembuatan gapura komplek BBI)

152 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah daftar tabel

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah daftar tabel

Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Metro Tahun 2016 vi Tabel 2.35 Realisasi Capaian Kinerja Program Tahun 2011-2014 ........... II-65 Tabel 2.36 Indikator Kepemerintahan Kota Metro Tahun 2011-2014 .... II-68 Tabel 2.37 Realisasi Capaian Kinerja Program Urusan Wajib Ketenagakerjaan Tahun 2011-2014 ....................................................................................... II-69 Tabel 2.38 Realisasi Capaian Kinerja Program Tahun 2011-2014 ........... II-70 Tabel 2.39 Realisasi Capaian Kinerja Program Tahun 2011-2014 ........... II-70 Tabel 2.40 Realisasi Capaian Kinerja Program Tahun 2011-2014 ........... II-71 Tabel 2.41 Realisasi Capaian Kinerja Program Tahun 2011-2014 ........... II-73
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR TABEL

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR TABEL

Jumlah dan Kepadatan Penduduk Kabupaten Tabalong Tahun 2010-2014……… … Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Tahun 2011 s.d 2014 Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2000 Kabupaten Tabalong[r]

10 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Daftar Tabel

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah Daftar Tabel

25 Tabel 2.11 Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten Lebong.... 26 Tabel 2.12 Perkembangan Kontribusi Sektor dalam PDRB Atas Dasar Harga Berlaku HB d[r]

2 Baca lebih lajut

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR TABEL

Rencana Pembangunan dan Rencana Kerja Pemerintah DAFTAR TABEL

190 7.3 Kebijakan Umum Dan Program Pembangunan Daerah Kota Sawahlunto Untuk Misi 3 : Memupuk Kehidupan Sosial Yang Agamais Dan Berakhlak Mulia Serta Mengoptimalkan Pelaksanaan Pendidika[r]

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...