Top PDF Sampah Plastik Menjadi Briket Sebagai Bahan Bakar Alternatif Dengan Penambahan Paper Waste

Sampah Plastik Menjadi Briket Sebagai Bahan Bakar Alternatif Dengan Penambahan Paper Waste

Sampah Plastik Menjadi Briket Sebagai Bahan Bakar Alternatif Dengan Penambahan Paper Waste

Pada prinsipnya pengolahan sampah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Sawir (2016: 2) sampah plastik dapat dijadikan bahan bakar alternatif baru menjadi briket untuk menggantikan bahan bakar batu bara.Briket adalah bahan bakar padat yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif yang mempunyai bentuk tertentu yang seragam, diperoleh dari hasil pengempaan, serbuk, serta memiliki ukuran relatif kecil atau tidak beraturan. Nilai kalor dihasilkan briket sampah plastik (HDPE) sebesar 10.956 kal/g (Ruslinda, 2017: 6). Briket sampah plastik dapat dicampurkan dengan tempurung kelapa karena semakin tinggi kandungan selulosa semakin baik kualitas briket yang dihasilkan (Himawanto, 2012: 5).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Briket sebagai Bahan Bakar Alternatif dalam Kiln di Pabrik PT Semen Padang

Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Briket sebagai Bahan Bakar Alternatif dalam Kiln di Pabrik PT Semen Padang

Briket merupakan sumber energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar yang terbuat dari batu bara, limbah organik, limbah pabrik maupun dari limbah perkotaan dengan cara mengkonversi bahan baku padat menjadi suatu bentuk hasil kompaksi yang lebih efektif, efisien dan mudah digunakan (Asip dkk, 2014). Dalam penelitian ini briket dibuat dari sampah plastik. Briket dari sampah plastik dibuat dengan menggunakan alat teknologi briket sampah plastik yang mana prinsip kerja alat ini adalah dengan pemanasan pada suhu yang sesuai dengan titik lebur plastik yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan briket plastik, kemudian dilakukan pendinginan briket yang dihasilkan dengan menggunakan air. Alat teknologi briket sampah plastik ini dirancang secara sederhana dan dibuat dengan memanfaatkan oven listrik bekas yang tidak dapat digunakan lagi. Dengan penambahan satu plat elemen pemanas pada bagian bawahnya menjadikan oven listrik berfungsi sebagai pemanas pada alat teknologi sampah plastik
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BRIKET SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DALAM KILN DI PABRIK PT SEMEN PADANG

PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BRIKET SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DALAM KILN DI PABRIK PT SEMEN PADANG

Dari gambar di atas terlihat bahwa nilai kalor bakar briket dari sampah plastik gelas air mineral lebih tinggi dari pada nilai kalor briket dari sampah kantong plastik. Nilai kalor suatu senyawa hidrokarbon terjadi karena adanya energi akibat reaksi kimia pemutusan ikatan antara atom-atom pada suatu senyawa yang bereaksi dan penggabungan kembali atom-atom yang bereaksi membentuk senyawa baru. Semakin panjang ikatan rantai atom suatu senyawa, maka energi yang dihasilkan juga semakin tinggi yang menyebabkan nilai kalor juga semakin tinggi. Briket kantong plastik yang terbuat dari plastik jenis Polipropilene (PP) memiliki rumus molekul (C 3 H 6 ) x dan rumus bangunnya adalah (-CH-
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Potensi Penambahan Nilai Ekonomi pada Konversi Sampah Plastik Nonekonomis Menjadi Bahan Bakar Minyak Alternatif dengan Proses Pirolisis

Potensi Penambahan Nilai Ekonomi pada Konversi Sampah Plastik Nonekonomis Menjadi Bahan Bakar Minyak Alternatif dengan Proses Pirolisis

viskositas rata-rata ketiga sampel BBM alternatif dari plastik LDPE yaitu 0,7800 cP, sedangkan nilai viskositas rata- rata ketiga sampel BBM alternatif dari plastik PP yaitu 0,7067 cP. Kedua nilai viskositas tersebut mendekati nilai viskositas bahan bakar jenis bensin yaitu sebesar 0,6520 cP. Berdasarkan kedua nilai parameter fisik tersebut, BBM alternatif yang dihasilkan dari sampah plastik LDPE maupun PP tergolong sebagai bahan bakar jenis bensin. Hasil uji stastistik Mann Whitney menunjukkan kualitas BBM alternatif berdasarkan parameter fisik jenis plastik LDPE maupun PP memiliki angka signifikansi > 0,05. Angka ini mengindikasikan tidak adanya perbedaan yang nyata antara kedua sampel plastik jenis LDPE dan PP berdasarkan parameter massa jenis maupun viskositas. Setelah melalui proses pirolisis, sampah plastik PP berupa sedotan plastik memiliki nilai ekonomi sebesar Rp 215/kg, sedangkan sampah plastik LDPE berupa kantong plastik memiliki nilai ekonomi –Rp 4.074/kg karena biaya produksi BBM alternatif dari kantong plastik melebihi nilai jual produk yang dihasilkan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PEMBUATAN BRIKET DARI KOMPOSIT SAMPAH BUAH,, SAMPAH PLASTIK HIGH DENSITY POLYETHYLENE ((HDPE)) DAN SERBUK GERGAJI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF - Repositori Universitas Andalas

PEMBUATAN BRIKET DARI KOMPOSIT SAMPAH BUAH,, SAMPAH PLASTIK HIGH DENSITY POLYETHYLENE ((HDPE)) DAN SERBUK GERGAJI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF - Repositori Universitas Andalas

I-2 laku terjual biasanya terjadi pada saat panen puncak buah-buahan. Sampah buah- buahan juga banyak ditemukan di tempat penjualan buah dan jus buah yaitu berupa sisa pengupasan dan pemotongan buah-buahan. Sampah tersebut berpotensi mencemari lingkungan sekitarnya dan sarang lalat akan turut berperan menebarkan berbagai penyakit di sekitarnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan nilai ekonomisnya sebagai salah satu sumber energi alternatif yaitu dengan mengolahnya menjadi briket.

4 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Limbah Kulit Kakao Menjadi Briket Arang sebagai Bahan Bakar Alternatif dengan Penambahan Ampas Buah Merah

Pemanfaatan Limbah Kulit Kakao Menjadi Briket Arang sebagai Bahan Bakar Alternatif dengan Penambahan Ampas Buah Merah

The conversion of cocoa shell waste into char briquettes has been carried out through various methods. However, the product characteristics do not meet the SNI briquettes requirements. Therefore, it is necessary to improve process engineering by mixing cocoa peel waste with red fruit pulp to get char briquettes in order to improve quality of briquette products. This research was carried out through pyrolysis process with temperthwatures up to 500 o C and held for 4 hours. The research objective was to produce char briquettes from cacao pod shell waste with the addition of red fruit pulp and its characteristic test. The study was designed with 2 variables, namely independent variables in the form of char raw material powder that passed 50 mesh sieve, weight ratio of cocoa shell char powder and red fruit pulp char powder (100:0, 70:30, 50:50, 30:70, and 0%:100%), pressure (100 kg/cm 2 ), 10% starch adhesive from raw materials, and briquette diameter of 40 mm. Whereas the dependent variables are the moisture content (%), volatile content (%), ash content (%), fixed carbon content (%), and calorific value (cal/g). The results showed that the process of pyrolysis of char briquettes waste cocoa shell with red fruit pulp can increase its calorific value. The best characteristics of briquette were obtained from mixed briquettes (composition of 30%:70%) with moisture content of 5.63%, volatile content of 18.65%, ash content of 9.45%, fixed carbon content of 66.27%, and calorific value of 6422 cal/g.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PEMBUATAN BRIKET DARI KOMPOSIT SAMPAH BUAH,, SAMPAH PLASTIK HIGH DENSITY POLYETHYLENE ((HDPE)) DAN SERBUK GERGAJI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF.

PEMBUATAN BRIKET DARI KOMPOSIT SAMPAH BUAH,, SAMPAH PLASTIK HIGH DENSITY POLYETHYLENE ((HDPE)) DAN SERBUK GERGAJI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF.

I-2 laku terjual biasanya terjadi pada saat panen puncak buah-buahan. Sampah buah- buahan juga banyak ditemukan di tempat penjualan buah dan jus buah yaitu berupa sisa pengupasan dan pemotongan buah-buahan. Sampah tersebut berpotensi mencemari lingkungan sekitarnya dan sarang lalat akan turut berperan menebarkan berbagai penyakit di sekitarnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan nilai ekonomisnya sebagai salah satu sumber energi alternatif yaitu dengan mengolahnya menjadi briket.

6 Baca lebih lajut

MESIN PENGOLAH LIMBAH SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF

MESIN PENGOLAH LIMBAH SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF

environment, such as NOx, SOx, CO, and others. Hence, the need for solution that is more promising and prospecting by recycling plastic into alternative fuel. The method we use in this program is identifying the problem and its solution. Identification of problems which we conclude is designing a plastic treatment plant to be alternative fuel. Then, we do manufacture and assemble equipment. After that, we perform testing and analysis and draw conclusions. This machine is made with a production capacity of 0.5 liters / 30 minutes, with a length of 1 m, width 0.35 m, height 1.35 m. The advantage of the existence of this machine is environmentally friendly, safe, and having large capacity so that it can reduce the waste of plastic that causes pollution in the environment and the surrounding of Banaran TPS.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Mesin Pengolah Limbah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Alternatif

Mesin Pengolah Limbah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Alternatif

environment, such as NOx, SOx, CO, and others. Hence, the need for solution that is more promising and prospecting by recycling plastic into alternative fuel. The method we use in this program is identifying the problem and its solution. Identification of problems which we conclude is designing a plastic treatment plant to be alternative fuel. Then, we do manufacture and assemble equipment. After that, we perform testing and analysis and draw conclusions. This machine is made with a production capacity of 0.5 liters / 30 minutes, with a length of 1 m, width 0.35 m, height 1.35 m. The advantage of the existence of this machine is environmentally friendly, safe, and having large capacity so that it can reduce the waste of plastic that causes pollution in the environment and the surrounding of Banaran TPS.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PROGRAM BRIKET BIOARANG SEBAGAI PENGGANTI BAHAN BAKAR ALTERNATIF BAGI MASYARAKAT DESA PANDOWAN

PROGRAM BRIKET BIOARANG SEBAGAI PENGGANTI BAHAN BAKAR ALTERNATIF BAGI MASYARAKAT DESA PANDOWAN

Desa Pandowan terletak di Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Pandowan sebelah timur berbatasan dengan Desa Brosot, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Nomporejo dan Karangsewu, sebelah barat berbatasan dengan Desa Tirtorahayu, sedangkan sebelah utara berbatasan dengan Desa Brosot dan Kecamatan Lendah. Salah satu kekayaan yang dimiliki masyarakat Desa Pandowan, Galur, Kulon Progo, Yogyakarta adalah lahan sawah yang luas, karena mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Setelah musim panen, banyak limbah dari hasil penggilingan padi yang menumpuk dan tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Limbah sekam biasanya hanya dimanfaatkan untuk pembakaran batu bata. Karena banyaknya tumpukan limbah sekam tersebut dan kurangnya pengetahuan masyarakat akan pengolahan limbah sekam padi, maka mahasiswa KKN UAD membuat program kerja yangdifokuskan untuk menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terhadap pengolahan sekam padi untuk menghasilkan briket bioarang sebagai bahan bakar alternatif dan keterampilan untuk mengubah limbah sekam padi menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Perengkahan Sampah Plastik (HDPE, PP, PS) Menjadi Precursor Bahan Bakar dengan Variasi Perbandingan Bahan Baku/Katalis H-Zeolit

Perengkahan Sampah Plastik (HDPE, PP, PS) Menjadi Precursor Bahan Bakar dengan Variasi Perbandingan Bahan Baku/Katalis H-Zeolit

Konsumsi akan barang-barang berbahan plastik semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dunia. Pengusaha bahan baku plastik memperkirakan kenaikan konsumsi plastik dalam negeri hingga 7,8 persen pada tahun ini. Kenaikan itu seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus membaik. Ketua Umum Pengembangan Bisnis Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Budi Sadiman, menjelaskan konsumsi bahan baku plastik di Indonesia sebesar 2,6 juta ton per tahun. Bila naik 7,8 persen, maka jumlah konsumsi akan mendekati angka 3 juta ton per tahun (Tempo, 2011). Meningkatnya jumlah permintaan plastik disebabkan karena plastik memiliki banyak kelebihan dibandingkan bahan lainnya. Barang berbahan baku plastik umumnya lebih ringan, bersifat isolator, dan proses pembuatannya lebih murah. Plastik yang banyak terdapat di masyarakat banyak berasal dari bahan polietilen. Polietilen sendiri dibagi menjadi dua, yaitu High Density Polyethylene (HDPE) dan Low Density Polyethylene (LDPE). HDPE banyak digunakan sebagai botol minuman, sedangkan LDPE banyak digunakan sebagai kantong plastik. Selain pengelompokan plastik seperti di atas, plastik secara komersial dikenal dengan berbagai macam nama. Penamaan ini dibuat berdasarkan bahan penyusunnya. Jenis-jenis plastik tersebut adalah
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Limbah Kulit Durian dalam Pembuatan Briket Arang sebagai Bahan Bakar Alternatif.

Pemanfaatan Limbah Kulit Durian dalam Pembuatan Briket Arang sebagai Bahan Bakar Alternatif.

Kebutuhan bahan bakar bagi setiap orang merupakan kebutuhan yang sangat penting, namun ketersediaan bahan bakar fosil semakin hari semakin menipis sehingga perlu dicari bahan bakar alternatif. Sampah merupakan suatu bahan terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomi. Kulit durian merupakan limbah yang pada musim durian belum maksimal pemanfaatannya sehingga perlu dicari pemecahannya yaitu dengan jalan dibuat menjadi briket arang kulit durian.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Limbah Serbukkayu Mahang(macaranga SP.) Dengan Penambahan Cangkang Kakao (Theobroma Cacao L.) Menjadi Briket Sebagaibahan Bakar Alternatif

Pemanfaatan Limbah Serbukkayu Mahang(macaranga SP.) Dengan Penambahan Cangkang Kakao (Theobroma Cacao L.) Menjadi Briket Sebagaibahan Bakar Alternatif

Charcoal briquettes is one type of eco friendly fuels that can be renewed. Briquettes can be made by utilizing waste of biomass, including mahang wood sawdust waste and cacao shells. Utilization of those wastes is to determine whether the wastes can be utilized as biomass energy to reduce the negative impacts of waste from forest products. This study aims to create and determine the characteristics of briquettes from mahang wood sawdust waste and cacao shells. This research used completely randomized design method which is consisted of three treatments and three replications. The results showed that mahang wood sawdust and cacao shells can be used as raw material for the manufacture of charcoal briquettes. The average results obtained moisture content about 24, 89%- 29.33%. The average calorific value 4529.68 cal/gram-5064.32 cal/gram, treatment P2 and P3 have met the criteria of SNI. The average power calculation is the fuel of 0.22 gram/minute-0.26 gram/minute
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Briket

Pemanfaatan Sampah Kertas Menjadi Briket

briket gambut, dan briket biomassa. Antara tahun 2008-2012, briket menjadi salah satu agenda riset energi Institut Pertanian Bogor. Bahan baku briket diketahui dekat dengan masyarakat pertanian karena biomassa limbah hasil pertanian dapat dijadikan briket. Penggunaan briket, terutama briket yang dihasilkan dari biomassa, dapat menggantikan penggunaan bahan bakar fosil.

7 Baca lebih lajut

Analisis Briket Serbuk Gergaji Kayu dengan Penambahan Tempurung Kelapa sebagai Bahan Bakar Alternatif - Repositori UIN Alauddin Makassar

Analisis Briket Serbuk Gergaji Kayu dengan Penambahan Tempurung Kelapa sebagai Bahan Bakar Alternatif - Repositori UIN Alauddin Makassar

Beberapa jenis limbah seperti limbah industri penggergajian dan limbah pertanian lainnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif pengganti bahan bakar minyak dan gas.Limbah gergaji kayusangat mudah dan banyak ditemui, namunlimbah gergajian tersebut belum dimanfaatkansecara optimal, hanya dibakaroleh masyarakat dan dibuang begitu saja sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Hal-hal yang dikategorikan sebagai limbah apabila dibiarkan begitu saja akan menimbulkan berbagai permasalahan, diantaranya banjir dan pemicu munculnya berbagai macam penyakit. Untuk mengolah limbah tersebut menjadi lebih bermanfaat maka diperlukan teknologi alternatif. Teknologi tersebut di antaranya adalah teknologi pembuatan arang dari serbuk gergaji kayu, yang dapat diolah menjadi briket, briket arang dan arang aktif yang memiliki nilai ekonomis.
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Sampah Organik Secara Padu Menjadi Alternatif Energi : Biogas dan Precursor Briket

Pemanfaatan Sampah Organik Secara Padu Menjadi Alternatif Energi : Biogas dan Precursor Briket

The increasing of energy demand due to consuming world oil resources and population growth as well as fossil fuel emission problems result in impact to every countries to produce and to use alternative energy immediately. Biogas is one of the alternative energy. Biogas can be produced from various kinds of organic wastes such as biomass waste, human feces through anaerobic digestion process. Biogas is flammable, the main component in biogas such as methane (CH 4 ) and carbon dioxide (CO 2 ), only small part of hydrogen sulfide (H 2 S), nitrogen (N 2 ), hydrogen (H 2 ), and carbon monoxide (CO) present in biogas.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Uji Kualitas Fisis Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar alternatif - Repositori UIN Alauddin Makassar

Uji Kualitas Fisis Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar alternatif - Repositori UIN Alauddin Makassar

kayu 0,17%, kaca 0,22%, kaleng/besi 2,12%, karet 0,50%. Sedang densitas atau pemadatan sampah yakni 0,19 kg/ltr..Dengan menggunakan nilai-nilai recovery factor, besarnya jumlah sampah kering yang dapat didaur ulang di TPA Tamangapa adalah sebagai berikut: sampah plastik 23,9 ton/hari, sampah kertas 14,6 ton/hari, sampah kaca 0,8 ton/hari, dan kaleng/besi 8,8 ton/hari. Jumlah total reduksi actual jenis-jenis sampah tersebut adalah 48,0 ton/hari. Sedangkan sampah basah/organik sebesar 334,3 ton/hari. Nilai ekonomi yang diperoleh yakni apabila diperhitungkan terhadap nilai upah minimum sebesar Rp. 850.000/bulan, nilai ekonomi sampah kering sebesar Rp. 86.050.000/hari, atau Rp 2,6 milyar/bulan, dapat menopang 3000 tenaga kerja. Apabila sampah basah diolah menjadi kompos, dapat diperoleh revenue total sebesar Rp. 161.275.000/hari atau Rp. 4,8 milyar/bulan. Nilai revenue ini mampu menghidupi 6000 orang.
Baca lebih lanjut

109 Baca lebih lajut

PEMAKAIAN BRIKET BATUBARA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF UNTUK PROSES PEMBAKARAN GERABAH DI KASONGAN

PEMAKAIAN BRIKET BATUBARA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF UNTUK PROSES PEMBAKARAN GERABAH DI KASONGAN

kayu 693kg (100%) memberikan waktu yang paling lama yaitu 15 jam. Jadi kalau di lihat kombinasi bahan bakar yang di gunakan pada penelitian ini terlihat bahwa semakin banyak penggunaan bahan bakar briket batubara akan mempercepat proses pembakaran. Selain itu juga mampu meningkatkan suhu pembakaran sehingga mencapai 1008,2 o C.Jadi penggunaan bahan bakar briket batubara ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk gerabah yang dihasilkan dan meningkatkan nilai ekonomi dari industri gerabah. Dari gambar 4.5 juga terlihat bahwa setelah proses pre heating selama kurang lebih 4 jam pada penggunaan bahan bakar briket batu bara terjadi peningkatan suhu dapur dengan cepat. Hal ini terjadi karena pada saat tersebut dilakukan
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects