Top PDF Sifat dan Struktur Polimer untuk Materia

Sifat dan Struktur Polimer untuk Materia

Sifat dan Struktur Polimer untuk Materia

Kebanyakan material organik adalah senyawa hidrokarbon dengan ikatan kovalen (C dan H). Ukuran molekul polimer sangat besar jika dibandingkan dengan molekul hidrokarbon bahkan ukurannya sering disebut makro molekul. Di dalam molekul, atom-atom berikatan kovalen. Sebagai contoh adalah senyawa C 2 H 4

5 Baca lebih lajut

struktur kimia dan sifat sifat polimer

struktur kimia dan sifat sifat polimer

®Pada umumnya polimer dibentuk dari tiga teknik dasar yaitu pencetakan, ekstruksi atau penuangan yang dikerjakan pada suhu rendah dibandingkan untuk membentuk baja, aluminium atau[r]

19 Baca lebih lajut

makalah POLIMER

makalah POLIMER

Plastik adalah salah satu bentuk polimer yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa plastik memiliki sifat-sifat khusus, antara lain lebih mudah larut pada pelarut yang sesuai, pada suhu tinggi akan lunak, tetapi akan mengeras kembali jika didinginkan dan struktur molekulnya linier atau bercabang tanpa ikatan silang antar rantai. Proses melunak dan mengeras ini dapat terjadi berulang kali. Sifat ini dijelaskan sebagai sifat termoplastik. Bahan-bahan yang bersifat termoplastik mudah untuk diolah kembali karena setiap kali dipanaskan, bahan-bahan tersebut dapat dituangkan ke dalam cetakan yang berbeda untuk membuat produk plastik yang baru. Polietilen (PE) dan polivinilklorida (PVC) merupakan contoh jenis polimer ini.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENGARUH FRAKSI VOLUME TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN LENTUR KOMPOSIT RESIN BERPENGUAT SERBUK KAYU

PENGARUH FRAKSI VOLUME TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN LENTUR KOMPOSIT RESIN BERPENGUAT SERBUK KAYU

Permulaan kekristalan (nukleasi) pada polimer bisa terjadi secara acak diseluruh matriks ketika molekul-molekul polimer mulai bersekutu (nukleasi homogen) atau mungkin juga terjadi disekitar permukaan suatu kotoran (impurities asing), yaitu mungkin suatu nukleator sengaja ditambahkan sehingga terjadi nukleasi heterogen. Jadi partikel yang ditambahkan pada polimer akan berpengaruh terhadap kristalisasi dari polimer itu sendiri. Peningkatan volume filler akan mengurangi deformability (khususnya pada permukaan) dari matriks sehingga menurunkan keuletannya. Selanjutnya, komposit akan memiliki kekuatan lentur yang rendah. Namun apabila terjadi ikatan antara matriks dan filler kuat sifat mekanik akan meningkat karena distribusi tegangan merata.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Penambahan Bentonit Termodifikasi Sebagai Pengisi Terhadap Sifat Mekanik dan Penyerapan Air Pada Komposit Epoksi

Pengaruh Penambahan Bentonit Termodifikasi Sebagai Pengisi Terhadap Sifat Mekanik dan Penyerapan Air Pada Komposit Epoksi

Pada zaman sekarang ini, penelitian tentang bahan polimer sedang berkembang. Hal ini dikarenakan bahan polimer memiliki beberapa sifat yang lebih unggul jika dibandingkan dengan bahan logam ataupun bahan keramik seperti tahan korosi dan temperatur pemrosesan yang relatif lebih rendah. Pada umumnya, bahan polimer dicampurkan dengan bahan lain untuk memperoleh sifat yang lebih baik, yang dikenal sebagai bahan komposit

5 Baca lebih lajut

The Use of Soil Conditioners to Increase Agricultural Land Productivity

The Use of Soil Conditioners to Increase Agricultural Land Productivity

Kapur pertanian biasanya dibuat dari bahan dasar batu kapur kalsit yang sangat sedikit mengandung Mg (magnesium) dan mempunyai rumus kimia CaCO3, sedangkan kapur pertanian yang mengandung Mg dikenal sebagai dolomit. Kapur pertanian tanpa Mg biasanya digunakan hanya untuk meningkatkan reaksi tanah dari sangat masam menjadi agak masam agar pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik. Sedangkan dolomit digunakan pada tanah-tanah masam dan juga mengalami kekurangan Mg, sehingga selain menurun- kan kemasam juga mampu menambah hara Mg. Sebagai salah satu contoh untuk tanah-tanah Ultisol yang bersifat masam, agar memperoleh hasil yang lebih baik sebaiknya ditambahkan dolomit. Dosis dolomit untuk setiap hektar lahan pertanian berkisar dari 0,5 ton sampai 2,0 ton atau lebih, tergantung peningkatan pH yang diinginkan. Makin tinggi peningkatan pH makin banyak dolomit yang dibutuhkan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMA NEGERI 1 SANDEN.

LAPORAN INDIVIDU KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMA NEGERI 1 SANDEN.

Bila gelombang cahaya dapat berperilaku sebagai partikel, maka mungkin partikel seperti elektron dapat memiliki sifat gelombang. Meurut de Broglie, sebuah elektron yang terikat pada inti berperilaku seperti gelombang berdiri, maka dari itu panjang gelombangnya harus benar-benar sesuai dengan keliling orbit. Jika tidak, gelombang itu secara sebagian akan meniadakan dirinya sendiri pada setiap orbit yang berurutan, akhirnya amplitudonya akan berkurang dan gelombang itu akan hilang

252 Baca lebih lajut

Pengaruh Tekanan Pengepresan Terhadap Kekuatan Mekanik Komposit rHDPE Cantula.

Pengaruh Tekanan Pengepresan Terhadap Kekuatan Mekanik Komposit rHDPE Cantula.

Dari uraian diatas, maka penelitian tentang pengaruh variasi tekanan pengepresan pada sifat mekanik komposit rHDPE cantula perlu dilakukan. Sifat mekanik yang diteliti meliputi kekuatan bending, kekuatan impak, dan kekuatan tarik. Variasi tekanan hot press yang digunakan adalah 20 bar, 30 bar, 40 bar, dan 50 bar.

5 Baca lebih lajut

Bahan Konstruksi dan Korosi 1

Bahan Konstruksi dan Korosi 1

Material engineering Rekayasa Material : dengan dasar hubungan struktur dan sifat bahan, mendesain struktur bahan untuk mendapatkan sifat – sifat yang diinginkan...  Bahan teknik di[r]

9 Baca lebih lajut

SUMMARY PADUAN LOGAM STRUKTUR POLIMER DA

SUMMARY PADUAN LOGAM STRUKTUR POLIMER DA

Tergantung pada proses polimerisasi dan fraksi relatif jenis ulangi unit, pengaturan urutan yang berbeda sepanjang rantai polimer yang mungkin. Untuk satu, seperti digambarkan pada Gambar a, dua unit yang berbeda secara acak tersebar di sepanjang rantai dalam apa yang disebut kopolimer acak. Untuk kopolimer bergantian, seperti namanya, unit berulang dua posisi rantai alternatif, seperti yang diilustrasikan pada b. Sebuah kopolimer blok adalah satu di mana unit berulang identik berkerumun di blok sepanjang rantai (Gambar c). Akhirnya, cabang samping homopolimer dari satu jenis dapat dicangkokkan ke rantai homopolimer utama yang terdiri dari unit ulangi yang berbeda, seperti material disebut kopolimer cangkok (Gambar d).
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

Analisis Sifat Listrik Komposit Polimer-Zeolit Terhadap Penyerapan Gas Metanol dan Etanol

Analisis Sifat Listrik Komposit Polimer-Zeolit Terhadap Penyerapan Gas Metanol dan Etanol

Sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan bahwa material komposit polimer - zeolit ini memiliki sifat atau karakteristik listrik yang diinginkan. Oleh karena itu, material ini dapat dijadikan sebagai bahan sensor untuk pendeteksian gas - gas yang telah ditentukan.

4 Baca lebih lajut

sma10kim PraktisBelajarKimia ImanRahayu

sma10kim PraktisBelajarKimia ImanRahayu

Pernahkah Anda berpikir, tersusun dari apakah zat-zat yang ada di sekitar Anda? Jika pernah memikirkannya, berarti apa yang Anda pikirkan sama dengan pemikiran para ilmuwan Yunani zaman dulu. Pada 400 SM, para ilmuwan mulai meneliti untuk mencari jawaban atas pertanyaan, “Apakah yang menyusun suatu zat?” Ahli filsafat Yunani, Demokritus (460–370 SM) menawarkan istilah atom untuk mengartikan keberadaan partikel terkecil dari suatu materi yang tidak dapat dibagi lagi. Menurut Demokritus, atom artinya benda yang tidak dapat dibagi-bagi lagi (a berarti tidak; tomos berarti potong/ bagi). Pendapat Demokritus tersebut disangkal oleh Aristoteles. Menurutnya, suatu zat tersusun atas api, air, tanah, dan udara. Anggapan Aristoteles digunakan oleh para ilmuwan selama berabad-abad hingga John Dalton pada 1808 mengemukakan teori atomnya.
Baca lebih lanjut

222 Baca lebih lajut

Analisis Sifat Listrik Komposit Polimer-Zeolit Terhadap Penyerapan Gas Metanol dan Etanol

Analisis Sifat Listrik Komposit Polimer-Zeolit Terhadap Penyerapan Gas Metanol dan Etanol

Penggunaan alkohol sering digunakan oleh manusia sebagai minuman penghangat sejak dahulu. Begitu banyak variasi dari berbagai jenis senyawa alkohol ini, sebut saja seperti metanol dan etanol. Variasi ini terlihat dari penggunaan alkohol dengan fungsi masing - masing. Sebut saja seperti untuk higienis dan medis. Alcohol memiliki sifat yang toksik, bukan saja mudah menguap dan mudah terbakar. Sehingga dalam skala tertentu, alkohol dapat menjadi senjata pemusnah massal apabila tidak dikelola secara baik. Pengelolaan yang efektif adalah bagaimana mencegah senyawa alkohol dalam tindakan preventif. Yaitu pencegahan terhadap metanol dan etanol merupakan tindakan yang efektif.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Bentonit Alam Sebagai Bahan Pengisi Pada Komposit Polipropilena Untuk Bahan Teknik

Pemanfaatan Bentonit Alam Sebagai Bahan Pengisi Pada Komposit Polipropilena Untuk Bahan Teknik

Bahan pengisi (Filler) yang berasal dari bentonit dalam nanokomposit atau polimer untuk perbaikan dan meningkatkan sifat-sifat fisik bahan, bahan pengisi (filler) sering digunakan dalam pembuatan komposit seperti plastik namun penggunaan plastik memiliki beberapa masalah diantaranya, plastik sulit terdegradasi ketika tidak digunakan lagi, karena itu perlu temukan alternatif bahan yang akan digunakan sebagai Filler yaitu bentonit.

5 Baca lebih lajut

MODIFIKASI PERMUKAAN PET DENGAN POLIMER-POLIMER FUNGSIONAL DARI AGEN RAFT UNTUK MENCAPAI SIFAT ANTIBAKTERI

MODIFIKASI PERMUKAAN PET DENGAN POLIMER-POLIMER FUNGSIONAL DARI AGEN RAFT UNTUK MENCAPAI SIFAT ANTIBAKTERI

Modifikasi permukaan PET dengan polimer-polimer fungsional dari polimerisasi RAFT telah diteliti sebelumnya. Polimerisasi awal menggunakan stirena telah diteliti untuk mengetahui perbandingan antara polimerisasi radikal bebas konvensional (CFRP) dan polimerassi transfer rantai adisi-fragmenasi secara reversible (RAFT) Tiga tipe dari agen RAFT diantaranya asam pentanoat (4- siano-4-fenilkarbonotioltio), 2-siano-2-propil dodesil tritiokarbonat, dan 2-siano- 2-propil benzoditioat. Ketiga macam agen RAFT tersebut telah diuji coba pada polimerisasi awal dan bisa menghasilkan konversi tertinggi dari monomer- monomer. Agen transfer kontrol (CTA) dari golongan tritiokarbonat terpilih untuk disintesis kemudian difungsionalisasi dengan succinimide..
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

Sintesis dan Karakterisasi Kopoli-(Eugenol-Stearil Akrilat) - UNS Institutional Repository

Sintesis dan Karakterisasi Kopoli-(Eugenol-Stearil Akrilat) - UNS Institutional Repository

Eugenol telah banyak dipelajari dari kemampuan menghambat perkembangbiakan bakteri dan sifat farmakologinya (Markowitz et al., 1992). Kemampuan tersebut diperoleh dari sifat lipofilik pada eugenol dapat mengakibatkan membran sel bakteri mengalami adhesi yang menyebabkan respirasi bakteri terhambat. Hal ini akan menimbulkan terganggunya transport ion pada sel sehinga bakteri mengalami kematian. Selain itu, gugus fenol yang terdapat dalam eugenol jika menempel pada sel bakteri akan membuat bakteri mengalami lisis, kemudian mati (Kumala & Indriani, 2008). Eugenol juga memiliki aktivitas biologis antioksidan, antikanker, dan antiseptik sehingga sangat berguna bagi industri farmasi (Ogata et al., 2000; Chaieb et al., 2007), salah satunya dalam industri kedokteran gigi. Adanya sifat antioksidan pada eugenol mampu menghambat polimerisasi radikal secara bebas dari penutupan permanen material resin komposit pada gigi (Priyadarsini et al., 1998). Turunan eugenol digunakan dalam pembuatan parfum dan penyedap rasa pada makanan. Senyawa tersebut digunakan dalam formulasi produk penarik serangga, penyerap UV, senyawa tambahan dalam pasta gigi serta dapat digunakan sebagai stabilizer dalam industri plastik (Lee & Shibamoto, 2001; Rockville, 1999; Alma et al., 2007).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

REOLOGI DAN SIFAT MEKANIK POLIMER

REOLOGI DAN SIFAT MEKANIK POLIMER

 Penyimpangan dari aliran Newton Non Newtonian terutama pada partikel dengan massa molekul besar  Aliran Newton berlaku untuk partikel kecil...  Reologi dapat juga dijelaskan untuk e[r]

16 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA - Modifikasi Dan Karakterisasi Karet Alam Siklis (Resiprena 35) Dengan Anhidrida Maleat Sebagai Substituen Bahan Pengikat Cat Sintetis

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA - Modifikasi Dan Karakterisasi Karet Alam Siklis (Resiprena 35) Dengan Anhidrida Maleat Sebagai Substituen Bahan Pengikat Cat Sintetis

Secara umum LNR diproduksi dengan cara pemutusan rantai poliisoprena secara oksidatif. Pada awalnya metode yang digunakan untuk membuat LNR adalah dengan mengolah karet alam pada suhu 0-80 o C dengan kehadiran garam logam berat yang larut dalam minyak, seperti kobal linoleat atau naftalena sehingga karet alam terdegradasi. Kemudian produk degradasi dilarutkan dalam petroleum eter dengan konsentrasi 20% dan viscositas sekitar 3000 poise pada suhu 25 o C. LNR ini agak kental berwarna jingga sampai kuning dan mengandung 10% oksigen (Hussin Mohd. Nor dan John R. Ebdon, 1998).

31 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...