Top PDF Simulator Mikrokontroler MCS-51.

Simulator Mikrokontroler MCS-51.

Simulator Mikrokontroler MCS-51.

Mikrokontroler MCS-51 berisi prosesor komputer (CPU), RAM, counter/time, port serial, dan port paralel. Semua isi dari mikrocontroler MCS-51 ini berfungsi untuk meminimalkan penggunaan rangkaian eksternal, sehingga penggunaan mikrokontroler menjadi lebih cepat dan efisien. Oleh karena itu, mikrokontroler MCS-51 banyak dipilih untuk digunakan dalam merancang suatu aplikasi dalam industri.

81 Baca lebih lajut

REKAYASA SISTEM PENGATUR PARAMETER PESAWAT SINAR-X DIAGNOSTIK BERBASIS MIKROKONTROLER KELUARGA MCS 51

REKAYASA SISTEM PENGATUR PARAMETER PESAWAT SINAR-X DIAGNOSTIK BERBASIS MIKROKONTROLER KELUARGA MCS 51

Gambar 4. yang terdiri dari trafo regulator, trafo filamen (step down), Resistor variabel, relay dan filamen yang berada didalam tabung. Seting arus dilakukan menggunakan keypad yang mengatur mikrokontroler untuk menggerakan relay. Pengatur arus ini dibuat empat posisi yaitu 15 mA, 30 mA, 50 mA, dan 100 mA. Trafo regulator berfungsi penstabil tegangan antara tegangan masuk dan tegangan keluaran yang akan masuk ke trafo filamen [5) . Tegangan kerja filamen itu rendah yaitu antara 7 Volt sampai 11 Volt khususnya untuk tabung buatan china. Untuk itu sebelum masuk ke filamen di pasang trafo step down (trafo filamen) [5] . Pengatur arus menggunakan resistor variabel R1, R2, R3 dan R4 yaitu untuk 15 mA, 30 mA, 50 mA serta 100 mA.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengembangan Prototipe Lampu Lalu Lintas Pejalan Kaki Berbasis Mikrokontroler MCS-51 yang Diinisiasi dengan Tombol

Pengembangan Prototipe Lampu Lalu Lintas Pejalan Kaki Berbasis Mikrokontroler MCS-51 yang Diinisiasi dengan Tombol

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Pengembangan Prototipe Lampu Lalu Lintas Pejalan Kaki Berbasis Mikrokontroler MCS-51 yang Diinisiasi dengan Tombol adalah benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir disertasi ini.

41 Baca lebih lajut

Realisasi Robot Bergerak Menghindari Rintangan dan Mendeteksi Sumber Cahaya (Titik Tujuan) Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

Realisasi Robot Bergerak Menghindari Rintangan dan Mendeteksi Sumber Cahaya (Titik Tujuan) Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

Features Y Compatible with 8080 mP derivativesÐno interfacing logic needed - access time - 135 ns Y Easy interface to all microprocessors, or operates ‘‘stand alone’’ Y Differential[r]

64 Baca lebih lajut

Pengembangan Prototipe Pengukuran Performansi Motor Induksi Tiga Fasa Dalam Bentuk Kurva, Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

Pengembangan Prototipe Pengukuran Performansi Motor Induksi Tiga Fasa Dalam Bentuk Kurva, Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

Pengukuran ini dirancang menggunakan mikrokontroler MCS-51 sebagai pengatur kecepatan, melalui inverter dan pembaca kecepatan motor, yang dilakukan dengan menggunakan sensor optocoupler tipe H21A2. Sedangkan kurva ditampilkan pada komputer menggunakan perangkat lunak Borland Delphi 7, juga sebagai pengolah data dari MCS-51 yang dikirim melalui RS-232. Kurva hasil pengukuran didapat dalam dua kali pengukuran: motor tanpa beban, dan motor dengan beban. Sehingga melalui kedua kurva ini, slip yang terjadi akibat beban pada motor yang diukur dapat terlihat.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Aplikasi RS485 Untuk Reader Barcode Berbasis MCS-51.

Aplikasi RS485 Untuk Reader Barcode Berbasis MCS-51.

Dalam tugas akhir ini, akan dirancang aplikasi RS485 untuk reader barcode yang terdiri dari dua bagian, yaitu: master dan slave controller. Pada bagian master controller terdapat konverter RS232 ke RS485 yang dipakai untuk menghubungkan komputer dengan slave controller, dan komputer sebagai master komunikasi dengan slave controller, serta juga digunakan sebagai pusat database. Pada bagian slave controller terdapat mikrokontroler MCS-51 yang akan diaplikasikan untuk reader barcode.

14 Baca lebih lajut

Model Pemindah Telur 2 Dimensi Dengan Menggunakan Mikrokontroller MCS-51 dan Sensor Infra Merah.

Model Pemindah Telur 2 Dimensi Dengan Menggunakan Mikrokontroller MCS-51 dan Sensor Infra Merah.

Dewasa ini sistem kendali mengalami kemajuan pesat. Instrumentasi, otomatisasi proses, peralatan pengendali mesin, pengolahan energi semuanya didominasi oleh kendali komputer, yang dimungkinkan karena adanya rangkaian terpadu. Salah satu rangkaian terpadu tersebut yaitu rangkaian sistem mekanik dan mikrokontroler yang diwujudkan dengan menggunakan teknologi sensor tekanan sederhana.

24 Baca lebih lajut

Robot Lengan Pemilah Benda Berdasarkan Ukuran Benda Menggunakan Mikrokontroller MCS-51 dan Sensor Ultrasonik.

Robot Lengan Pemilah Benda Berdasarkan Ukuran Benda Menggunakan Mikrokontroller MCS-51 dan Sensor Ultrasonik.

Address Latch Enable (ALE) merupakan keluaran berdenyut untuk mengunci byte yang rendah serta menunjukkan memory eksternal. Pin ini juga merupakan input pulsa program selama pemrograman flash. Operasi normal dari ALE dikeluarkan pada laju konstan 1/6 dari frekuensi oscilator, dan dapat digunakan untuk pewaktu eksternal atau pemberian pulsa. Jika dikehendaki, operasi ALE dapat didisable dengan memberikan setting bit 0 dari SFR pada lokasi 8 EH. Dengan bit set, ALE dapat diiaktifkan selama instruksi M0VX atau MOVC. Dengan mensetting ALE disabled, tidak akan mempengaruhi jika mikrokontroler pada mode eksekusi eksternal.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

SISTEM OTOMATIS PENYIRAMAN TANAMAN PADA RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLER MCS 51

SISTEM OTOMATIS PENYIRAMAN TANAMAN PADA RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLER MCS 51

Telah dilakukan perancangan dan perealisasian sistem penyiraman tanaman pada rumah kaca berbasis mikrokontroler AT89S51. Hasil yang diperoleh berupa nilai hambatan pada tanah yang berbeda- beda jenisnya dengan fungsi sebagai setting point di dalam mengatur dan mengukur tingkat resistansi pada tanah serta untuk mengetahui tingkat kebutuhan air pada tanah yang hasilnya ditampilkan dengan menggunakan seven segmen dan layar monitor komputer menggunakan antarmuka program Borland Delphi 7.0.

6 Baca lebih lajut

Simulasi Lelang Dengan Menggunakan Mikrokontroler MCS-51.

Simulasi Lelang Dengan Menggunakan Mikrokontroler MCS-51.

Pelelangan sebagai sistem dari perdagangan adalah sebuah transaksi penjualan dan pembelian. Sistem transaksi lelang yang ada sekarang ini banyak dilakukan secara langsung tanpa bantuan alat. Transaksi penjualan dan pembelian dalam pelelangan yang ada sekarang ini mengandung cacat, misalnya pembeli hendak melakukan penawaran yang sesuai dengan keadaan keuangannya dan kemampuannya dan kebanyakan harga yang ditetapkan oleh penjual lebih dari kemampuan keuangan dari pembeli. Tentu saja sistem transaksi penjualan dan pembelian dalam pelelangan sekarang ini lebih sulit untuk dilakukan. Untuk mengatasi masalah ini, maka diperlukan alat simulasi yang tepat agar dapat membantu dan mempermudah dalam melakukan transaksi dalam pelelangan. Dalam tugas akhir ini dibuat sebuah alat simulasi dengan bantuan komputer dan mikrokontroler MCS-51 untuk bisa membantu dan mempermudah dalam setiap transaksi pelelangan. Alat simulasi ini terdiri dari sebuah LCD sebagai tampilan dari transaksi yang sedang dilakukan, keypad sebagai alat untuk melakukan atau menentukan penawaran yang diinginkan, dan mikrokontroler MCS-51 sebagai pengendali dalam alat ini. Alat simulasi ini juga membutuhkan sebuah komputer, sebuah komputer utama yang mencatat data setiap transaksi yang dilakukan oleh alat simulasi lelang yang dikontrol oleh penjual dalam transaksi.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Realisasi Robot Penyedot Debu Pada Lantai Berbasis Mikrokontroler MCS 51.

Realisasi Robot Penyedot Debu Pada Lantai Berbasis Mikrokontroler MCS 51.

DAFTAR GAMBAR Gambar II.1 Diagram sistem robotik 5 Gambar II.2 Sensor optocoupler 8 Gambar II.3 Konfigurasi pin mikrokontroler AT89S51 10 Gambar II.4 Cara kerja motor DC 13 Gambar II[r]

29 Baca lebih lajut

PENGHITUNG WAKTU DENGAN TAMPILAN LCD M1632 BERBASIS MIKROKONTROLER MCS 51

PENGHITUNG WAKTU DENGAN TAMPILAN LCD M1632 BERBASIS MIKROKONTROLER MCS 51

Bila pada stop watch, proses penghitungan waktu dilakukan dengan menekan saklar start/stop dan reset pada arloji, maka pada aplikasi berikut proses penghitungan waktu juga dilakukan dengan menekan saklar start/stop maupun reset yang terhubung pada DST-51. Pada gambar tampak saklar start/stop terhubung dengan P3.2/INT0 dan reset terhubung dengan P3.3/INT1. Saat saklar S1 tidak ditekan, maka kondisi logika P3.2 adalah 1. Hal ini disebabkan karena adanya aliran arus dari resistor pull up internal yang ada pada I/O AT8951. Kondisi logika 1 akan dideteksi oleh

45 Baca lebih lajut

Pemodelan Sistem Pengaturan Parkir Mobil Dalam Gedung Dengan Menggunakan Mikrokontroler MCS 51.

Pemodelan Sistem Pengaturan Parkir Mobil Dalam Gedung Dengan Menggunakan Mikrokontroler MCS 51.

Dibutuhkan suatu sistem terpadu untuk memecahkan masalah ini. Sistem ini dimodelkan dengan menggunakan mikrokontroller MCS 51 sebagai pusat informasi dari sensor infra red yang ditumpangkan pada motor steper untuk mencari lokasi parkir. Informasi yang terkumpul diterima komputer dan dicetak melalui printer.

73 Baca lebih lajut

Perancangan Dan Pembuatan Gerbang Otomatis Dengan Bahasa Assembly MCS-51 Berbasis Mikrokontroler AT89S51

Perancangan Dan Pembuatan Gerbang Otomatis Dengan Bahasa Assembly MCS-51 Berbasis Mikrokontroler AT89S51

Seperti yang kita ketahui bahwa dalam kehidupan sehari hari banyak pekerjaaan yang dilakukan itu sangat rumit, pada zaman serba canggih ini merupakan bagian Yang sangat penting dalam kehidupan manusia untuk dapat berkembang secara maju yang merupakan tuntutan dibidang elektronika dan Instrumentasi dalam hal pengembangannya. Sebagai Mahasiswa D3 Fisika Universitas Sumatera Utara diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang berbekal duduk dibangku perkuliahan kedalam kehidupan nyata sehari – hari. Oleh sebab itu maka penulis merencanakan sebuah tugas akhir yang berjudul “ PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GERBANG OTOMATIS DENGAN BAHASA ASSEMBLY MCS-51 BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51” Tujuan dari perancangan dan pembuatan proyek ini adalah untuk mengaplikasikan Teori yang didapat penulis dari perkuliahan dengan membuat suatu alat. Dan tujuan dari pembuatan tugas akhir adalah sebagai salah satu syarat untuk tamat dan lulus program Diploma III. Dimana alat ini bisa digunakan pada Instansi - instansi Pemerintah dan Swasta maupun untuk keperluan peribadi/rumah untuk kepentingan efisiensi suatu pekerjaan.
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

TA : Rancang Bangun Pengendalian Motor Melalui PLC Festo Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

TA : Rancang Bangun Pengendalian Motor Melalui PLC Festo Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

motor tiga fasa, seperti yang terlihat pada gambar 3.5. Pin LE ( Lath Enable ) adalah aktive high sehingga dihubungkan dengan VCC, yang mempunyai fungsi sebagai meneruskan atau menahan data yang akan dikirim ke DAC. Jika LE aktif maka data 8 bit dari mikrokontroler diberi jalan untuk masuk ke IC latch, tapi jika LE tersebut tidak aktif maka data dari mikrokontroler tidak diberi jalan untuk masuk ke IC Latch. Sedangkan untuk pin OE ( Output Enable ) adalah aktif low sehingga harus diground, dan memepunyai fungsi sebagai pintu keluar bagi data 8 bit yang telah masuk ke IC Latc menuju ke DAC.
Baca lebih lanjut

126 Baca lebih lajut

Show all 3719 documents...