Top PDF Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluara Kas Pada PT Pegadaian (Persero) Sumatera Utara

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluara Kas Pada PT Pegadaian (Persero) Sumatera Utara

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluara Kas Pada PT Pegadaian (Persero) Sumatera Utara

4. Bagian penerimaankas dan bagian piutang mengirimkan ringkasan informasi tersebut ke bagian buku besar umum. Informasi ini disesuaikan dan digunakan untuk memperbaharui rekening piutang dan rekening kas. Tahapan yangpalingkristis di dalampenerimaan kas yaitu pembuatandokumen bukti penerimaan kas,jikacatatantelahdibuat,maka kastergantungpada pengendalianakuntansi, yaitusesuai dengan catatan yang telah dibuat, maka apabilaada kesalahanakan sangat sulit didasari maupun ditemukan, misaldenganpenjualantunai pada perusahaan tidakeceran. Apakah ada jaminan bahwa penjualan telah dicatatat secara menyeluruh Sangat mungkin si kasir mengantongi kas dan memberikan barang kepada pelanggan sementara transaksinya tidak tercatat.Ini menunjukkan penanganan kas yang tidak efektif dan efisien, dan memungkinkan terjadinya kerugian pada perusahaan tersebut. Untuk itu perlu dirancang prosedur dalam organisasi yang memuat aturan-aturan dan tata cara pemrosesan transaksi. Penulis memberi penjualan di dalam prosedur penerimaan kas di dalam pelunasan piutang adalah :
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluara Kas Pada PT Pegadaian (Persero) Sumatera Utara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluara Kas Pada PT Pegadaian (Persero) Sumatera Utara

Secara umum sistem berusaha menmperoleh satu sasaran atau lebih dan hal itu akan menjadi motivasi untuk system itu sendiri.Seperti halnya pada perusahaan berusaha mencapai tujuannya agar mendapatkan laba dan membantu masyarakat, dan ini menjadi motivasi bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. Demikian juga dengan system, memiliki tujuan untuk menghasilkan informasi untukpihak yang membutuhkan guna mengambil keputusan. Oleh karena itu informasi memiliki nilai ekonomi sepanjang dapat memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan,tujuan perusahaan. Agar informasi dapat diolah secara baik, diperlukan suatu mekanisme, kegiatan yang baik dan cukup. System pengolahan yang dianggap baik terdiri atas prosedur, metode dan cara serta teknik yang memungkinkan mengolah data. System pengolahan data tersebut akan melibatkan manusia sebagai penggerak dan alat sebagai penunjang didalamnya. Penjelasan mengenai system informasi akuntansi, sebaiknya dijelaskan dahulu mengenai system, informasi dan akuntansi itu sendiri yang terpisah antara satu dengan lainnya.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Dalam suatu perusahaan, akutansi memegang peranan yang sangat penting karena akuntansi dapat memberikan informasi mengenai keuangan dari suatu perusahaan. Akuntansi merupakan bagian dari sistem informasi yang akan dapat menghasilkan informasi keuangan yang akurat. Mengingat pentingnya sistem informasi tersebut maka setiap perusahaan dituntut untuk memiliki suatu sistem informasi yang baik. Apabila sistem infomasi akuntansi tersebut tidak baik dikhawatirkan akan menghasilkan informasi keuangan yang kurang handal. Selain bermanfaat untuk menghasilkan informasi keuangan, sistem informasi akuntansi juga berguna untuk pengawasan.Setiap perusahaan dalam menjalankan usahanya membutuhkan kas. Kas terlibat langsung dalam transaksi ataupun kegiatan operasi perusahaan. Sebagian besar transaksi perusahaan menyangkut penerimaan dan pengeluaran kas. Untuk itu diperlukan sistem informasi akuntansi yang mengatur mengenai siklus akuntansi penerimaan kas yang dirancang sedemikian rupa sehingga setiap perubahan transaksi yang berhubungan dengan kas dapat dicatat dan terawasi dengan baik. Kas merupakan objek yang sering diselewengkan karena merupakan aktiva yang sangat liquid dari aktiva lain, dan juga karena bentuknya yang kecil, tidak diketahui pemiliknya, dapat berpindah tangankan dengan cepat serta diperlukan setiap orang.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera

6. Teristimewa untuk Kedua Orangtua saya yang tercinta, ayahDusvarimen dan ibu Nafisah , yang telah membesarkan dan mendidik serta memberikan bimbingan, dorongan, semangat, nasihat dan do’a di setiap kesempatan sehingga penulis berhasil menyusun tugas akhir dan menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Serta untuk adik penulis, M. Syukur Abdillahyang telah memberikan saya dorongan dan semangat yang tiada henti.

11 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera Chapter III IV

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera Chapter III IV

Kas adalah aktiva lancar yang sifatnya sangat likuid dibandingkan aktiva lancar lainnya.Likuiditas merupakan salah satu indikasi kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban pada saat jatuh tempo.Penting bagi perusahaan untuk mempertahankan posisi likuiditas yang memadai, perusahaan yang memiliki tingkat likuiditas yang tidak memadai cenderung memiliki resiko kegagalan, sedangkan perusahaan yang memiliki tingkat likuiditas yang memadai umumnya memiliki fleksibilitas keuangan yang lebih besar untuk menerima peluang investasi baru yang tidak terduga. Selain itu, kas merupakan aktiva yang tidak produktif, karena kas tidak dapat dikembangkan atau ditambah kecuali diubah menjadi aktiva lainnya.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Tugas Akhir yang berjudul “Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan”. Sesuai dengan waktu yang ditentukan. Penulisan Tugas Akhir ini merupakan salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Diploma III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini masih jauh dari kesempurnaan disebabkan kemampuan pengalaman dan ilmu pengetahuan yang dimilki terbatas. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan dan penyelesaian tugas akhir ini, khususnya kepada. 1. Bapak Prof. Dr. Ramli, SE, MS selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Perkebunan I sampai PT. Perkebunan XXXII dan satu BUMN Peternakan yaitu PT. Bina Mulia Ternak menjadi 14 BUMN Perkebunan baru yang bernama PT. Perkebunan Nusantara I sampai dengan PT. Perkebunan Nusantara XIV. Kemudian pada tahun 1994 dilakukan proses penggabungan manajemen. Tiga BUMN perkebunan terdiri dari PT. Perkebunan terdiri dari PT. Perkebunan III (Persero), PT. Perkebunan IV (Persero), dan PT. 1996 tanggal 14 Februari 1996. Ketiga perusahaan tersebut yang wilayah kerjanya di Propinsi Sumatera Utara dilebur menjadi satu yang diberi nama “PT. Perkebunan III (Persero)” yang berkedudukan di medan, Sumtera Utara. PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) didirikan dengan Akte Notaris Harun Kamil, SH No. 36 tanggal 11 Maret 1996 yang telah disahkan Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat keputusan No. C2-8333.HT.01.01 TH.96 Tanggal 08 Agustus 1996 yang dimuat didalam Berita Negara Republik Indonesia No.82 tahun 1996 dan tambahan Berita Negara No.8674 tahun 1996.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Disamping penyelewengan uang kas, sering pula timbul kerugian yang disebabkan penggunaan uang kas yang tidak efektif serta pengeluaran yang tidak perlu dikeluarkan harus dikeluarkan itu membuat penggunaan uang kas di perusahaan tidak berjalan dengan efektif. Dalam hal ini diperlukan adanya suatu administrasi dan pengawasan yang baik. Untuk menghindari pengeluaran uang yang tidak berkaitan dengan perusahaan. Oleh karena itu hampir semua jenis perusahaan baik dagang maupun jasa sepakat untuk memusatkan perhatiannya pada penataan intern perusahaan itu sendiri. Penataan intern perusahaan dapat meliputi pemberlakuan sistem informasi akutansi yang baik, menciptakan prosedur-prosedur akuntansi yang dapat mencegah timbulnya penyelewengan, penipuan, penggelapan, pemborosan terhadap harta kekayaan perusahaan, atau praktek–praktek lain yang dapat merugikan perusahaan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera

Dengan ditetapkannya ruas jalan tol sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 13 Tahun 1980 tentang Hak Penyelenggaraan Jalan Tol tersebut meliputi pembangunan, pengoperasian oleh pemerintah, wewenang diserahkan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam hal ini adalah PT. JASA MARGA (Persero) Tbk, CABANG BELMERA dengan mendapatkan pembinaan dari Direktorat Jendral Bina Marga Departemen Pekerja Umum. UU RI No. 13 Tahun 1980 tersebut telah dicabut dan digantikan dengan UU RI No. 38 Tahun 2004 Tentang Jalan Tol.

20 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Niswonger, Warren, Reeve, Fees, 2001, Prinsip Prinsip Akuntansi, Edisi Kesembilan Belas, Ahli Bahasa : Alfonso Sirait, Herda Gunawan, Erlangga , Jakarta.. Website PTPN III : www.ptpn3.c[r]

1 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Perkebunan Nusantara III (PERSERO) Medan

Rekening Jumlah Dibuat oleh : Diperiksa Oleh : Dibukukan Oleh : Dibukukan Telah menerima jumlah tersebut di atas Paraf Tanggal Tanda Tangan... Lampiran 4 Dengan ini [r]

4 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera

pengertiansisteminformasiakuntansi, manfaat dan tujuan sistem informasi akuntansi, fungsi sistem informasi akuntansi, karakteristik sistem informasi akuntansi, pengertian kas, sisteminformasiakuntansi yang digunakan PT. JASA MARGA (Persero) Tbk, CABANG BELMERA, prosedur penerimaan dan pengeluaran kas pada PT. JASA MARGA (Persero) Tbk, CABANG BELMERA.

7 Baca lebih lajut

A. Sejarah Ringkas PT. Pegadaian (Persero) Kanwil 1 Medan - Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada PT. Pegadaian (Persero) Kanwil IMedan

A. Sejarah Ringkas PT. Pegadaian (Persero) Kanwil 1 Medan - Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada PT. Pegadaian (Persero) Kanwil IMedan

Peraturan Pemerintah (PP) No.51 Tahun 2011 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perum Pegadaian Menjadi Perusahaan Persero, dan ditandatangani Presiden pada 13 Desember 2011. Disebutkan dalam pasal itu, dengan status baru, bidang usaha PT Pegadaian (Persero) adalah gadai dan fidusia, baik secara konvensional maupun syariah dan jasa lain di bidang keuangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Usaha itu khusus ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan menengah. Tujuan lain adalah mengoptimalisasi pemanfaatan sumber daya perseroan dengan menerapkan prinsip perseroan terbatas. Ada tiga kegiatan usaha utama PT Pegadaian menurut Pasal 2 ayat (2), yaitu:
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada PT. Pegadaian (Persero) Kanwil  IMedan

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada PT. Pegadaian (Persero) Kanwil IMedan

Disamping penyelewengan uang kas, sering pula timbul kerugian yang disebabkan penggunaan uang kas yang tidak efektif serta pengeluaran yang tidak perlu dikeluarkan harus dikeluarkan sehingga membuat penggunaan uang tersebut tidak berjalan dengan efektif. Dalam hal ini diperlukan adanya suatu pengawasan administrasi yang baik untuk menghindari resiko tersebut. Pengawasan tersebut dapat berupa penataan intern perusahaan yang meliputi pemberlakuan sistem informasi akutansi yang baik, menciptakan prosedur prosedur akuntansi yang dapat mencegah timbulnya penyelewengan, penipuan, penggelapan, pemborosan terhadap harta kekayaan perusahaan, atau praktek– praktek lain yang dapat merugikan perusahaan.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

BAB II PT. PERKEBUNAN SUMATERA UTARA - Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada PT Perkebunan Sumatera Utara

BAB II PT. PERKEBUNAN SUMATERA UTARA - Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada PT Perkebunan Sumatera Utara

PT. Perkebunan Sumatera Utara (persero) merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumatera Utara, didirikan berdasarkan peraturan daerah tingkat I Sumatera Utara No.15 Tahun 1979 dengan bentuk badan hukum pertama sekali berupa Perusahaan Daerah (PD). Kemudian disempurnakan dengan peraturan nomor 24 tahun 1985 yang disahkan keputusan menteri dalam negeri nomor 539.22-1434 tanggal 16 oktober 1985 dan diundangkan dalam lembaran daerah Provinsi Sumatera Utara tanggal 29 januari 1986.

17 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Pt. Jasa Marga (Persero) Tbk, Cabang Belmera

Romney Marshall B dan Steinbart John Paul, 2006, Sistem Informasi Akuntansi, Buku Satu, Edisi IX, Jakarta : Salemba Empat.. S.R Soemarso, 2002, Akuntansi Suatu Pengantar, Buku Satu, Pene[r]

1 Baca lebih lajut

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKON

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKON

Berdasarkan hasil penelitian pada PT. Yasa Mitra Perdana Cabang Medan, mengungkapkan bahwa masalah yang cenderung timbul adalah kesulitan proses pengihan piutang kepada pelanggan disebabkan oleh pembulatan hari penagihan. Selain itu juga, tidak adanya pemisahan fungsi yang tegas dalam penagihan piutang, dimana prosedur penagihan dilakukan oleh satu orang. Dan dalam skripsi ini penulis akan lebih banyak menjabarkan serta menjelaskan bagaimana penerapan sistem informasi akuntansi penjualan kredit dan penerimaan kas PT. Yasa Mitra Perdana Cabang Medan yang sebenarnya.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada PT Perkebunan Sumatera Utara

Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada PT Perkebunan Sumatera Utara

Kas merupakan hal yang paling penting dalam setiap transaksi perusahaan. Untuk itu diperlukan suatu sistem informasi akuntansi kas yang mengatur mengenai penerimaan dan pengeluaran kas yang dirancang sedemikian rupa sehingga setiap arus transaksi yang berhubungan dengan kas dapat dicatat dengan baik. PT Perkebunan Sumatera Utara sebagai salah satu perusahaan perkebunan yang menghasilkan dan memproduksi CPO maupun KARET, selain itu memiliki dua Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang tidak terlepas dari transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dimana volume transaksi yang terjadi sangat besar dan cepat. Kas sebagai alat pembayaran yang likuid harus dikelola dengan baik untuk menghindari penyelewengan dan penyimpangan. Penyelewengan dan penyimpangan kas dapat dihindari dengan adanya suatu sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang baik. Dengan adanya sistem informasi yang memuaskan, maka hal-hal yang merugikan perusahaan dapat dihindari dan diminimalisisasi.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

Sistem Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada  Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara

Sistem Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara

Kas adalah salah satu unsur aktiva yang paling penting karena kas merupakan alat pertukaran atau pembayaran yang siap dan bebas digunakan untuk membiayai kegiatan opersional perusahaan. Manajemen bertanggung jawab atas penerimaan dan pengeluaran kas. Dalam hal penerimaan kas, terdapat sumber penerimaan yaitu penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerimaan kas dari piutang. Sedangkan untuk pengeluaran kas dapat dilakukan melalui dua cara yaitu dengan menggunakan cek dan uang tunai.

47 Baca lebih lajut

ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN KAS DARI PIUTANG PADA PT SALEMBA EMBAN PATRIA CABANG PALEMBANG - POLSRI REPOSITORY

ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN KAS DARI PIUTANG PADA PT SALEMBA EMBAN PATRIA CABANG PALEMBANG - POLSRI REPOSITORY

Pada dasarnya tujuan sistem akuntansi yaitu untuk memperlancar kegiatan perusahaan guna mencapai laba yang optimal. Kegiatan tersebut haruslah berjalan dengan baik apabila sistem akuntansi yang diterapkan baik sebagaimana mestinya. Dari penjelasan di atas cukup jelas bahwa sistem akuntansi merupakan suatu pengontrol dalam kegiatan suatu perusahaan. Dengan adanya sistem akuntansi yang baik, maka akan sangat membantu dalam kegiatan pengawasan dan pengendalian kegiatan perusahaan. Berikut beberapa tujuan pengembangan sistem akuntansi menurut Mulyadi (2001 : 19)
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...