Top PDF SOLIDARITAS SOSIAL KOMUNITAS PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) (Studi Kasus Desa Rejosari Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun)

SOLIDARITAS SOSIAL KOMUNITAS PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) (Studi Kasus Desa Rejosari Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun)

SOLIDARITAS SOSIAL KOMUNITAS PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) (Studi Kasus Desa Rejosari Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun)

Penulis dalam hal ini membandingkan informasi dari Bapak Rusdi yang diwawancarai di gedung serbaguna Desa Rejosari mengenai tujuan Persaudaraan Setia Hati (PSHT), materi pembelajaran, dan solidaritas sosial komunitas PSHT rayon Rejosari. Menurut Bapak Rusdi mengenai tujuan dari organisasi PSHT yaitu membentuk manusia berbudi luhur tahu benar dan salah, beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam jalinan persaudaraan kekal abadi, melalui pelajaran pencak silat. Materi pembelajaran yang diajarkan oleh PSHT antara lain bela diri, kerohanian, serta diajrakan bagaimana bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Bapak Rusdi juga menyatakan hal yang sama ketika diwawancarai di rumahnya.Hasil perbandingan antara data wawancara dengan informan baik di muka umum maupun ketika wawancara secara pribadi hampir semuanya sama atau sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan.
Baca lebih lanjut

105 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

sebagai istilah nasional. Kemudian pada seminar olah raga asli Indonesia di Tugu, Cisaruah bulan November 1973, disepakati dan diresmikan kata pencak silat sebagai sebutan olah raga asli Indonesia. Definisi pencak silat selengkapnya yang pernah dibuat PB IPSI tahun 1975 adalah sebagai berikut : “Pencak silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela atau mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritasnya (manunggalnya) terhadap lingkungan hidup atau alam sekitarnya untuk encapai keselarasan hidup guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa”.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

Berdasarkan kategori fungsionalnya, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan secara sistematik dan akurat fakta dan karakteristik mengenai populasi atau mengenai bidang bidang tertentu. Penelitian ini berusaha menggambarkan situasi atau kejadian. Data yang dikumpulkan semata-mata bersifat deskriptif sehingga tidak bermaksud menguji hipotesis, membuat prediksi, maupun mempelajari implikasi. 3 Dalam hal ini penelitian dilakukan untuk menggambarkan secara sistemik mengenai pelaksanaan pendidikan kepribadian dan pembinaan mental spiritual yang dilakukakn pergurun pencak silat PSHT cab. Kudus..
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

Sebagaimana diungkapkan di atas akan pentingnya peserta didik dalam proses pelatihan, maka dalam lembaga beladiri pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), seorang siswa yang akan mendapat pembinaan dan pelatihan mereka harus dapat mengkondisikan dirinya dengan baik agar dalam proses pembinaan terjadi hubungan yang harmonis antara pelatih dan siswa, hubungan harmonis ini harus selalu dijaga agar proses pembinaan dapat berjalan dengan baik. Dalam pengertian umum, peserta didik adalah setiap orang yang menerima pengaruh dari seseorang, atau sekelompok orang yang menjalankan kegiatan pelatihan. Sedangkan dalam arti sempit peserta didik adalah pribadi yang belum dewasa yang tanggung jawabnya diserahkan kepada pelatih. Hal senada dikatakan oleh Muhammad Eko bahwa anak didik adalah pihak yang dididik, pihak yang diberi anjuran-anjuran, norma-norma dan berbagai macam pengetahuan dan ketrampilan, pihak yang dibentuk dan pihak yang dihumanisasikan Karena itulah peserta didik memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut: 85
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

Sedangkan di lembaga beladiri pencak silat PSHT selain keempat aspek pencak silat tersebut di atas juga terdapat satu aspek yang dianggap sangat penting yaitu aspek persaudaraan. Aspek persaudaraan ini diharapkan mampu mewujudkan rasa kebersamaan, dan kekeluargaan dalam diri para siswa, sehingga tertanam dalam diri mereka jiwa-jiwa sosial sebagai salah satu wujud kepribadian umat islam. PSHT juga mewajibkan meninggalkan enam larangan dasar yang harus dijalankan oleh seluruh anggota, yang disebut dengan pepacuh (larangan), yaitu: 1. tidak boleh berkelahi antar sesama anggota PSHT, 2. tidak menunjukkan kebolehan (pamer), 3. tidak merusak pager ayu (rumah tangga dan kebahagiaan orang lain), 4. tidak merusak purus ijo (sesuatu yang sedang berkembang, seperti keperawanan dan keperjakaan) 5. tidak merampas hak orang lain, 6. Tidak menerima segala sesuatu yang tidak sah (suap). Dari beberapa uraian diatas dan observasi di PSHT cab.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

PENDAHULUAN Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

Manusia sebagai makhluk sosial tentu tidak mungkin bisa memisahkan hidupnya dengan manusia lain. Sudah bukan rahasia lagi bahwa segala bentuk kebudayaan, tatanan hidup, dan sistem kemasyarakatan terbentuk karena interaksi dan benturan kepentingan antara satu manusia dengan manusia lainnya. Sejak zaman prasejarah hingga sejarah, manusia telah disibukkan dengan keterciptaan berbagai aturan dan norma dalam kehidupan berkelompok. Keutuhan manusia akan tercapai apabila manusia sanggup menyelaraskan perannya sebagai makhluk ekonomi dan sosial. Sebagai makhluk sosial ( homo socialis ), manusia tidak hanya mengandalkan kekuatannya sendiri, tetapi membutuhkan manusia lain dalam beberapa hal tertentu, dan haruslah saling menghormati, mengasihi, serta peduli terhadap berbagai macam keadaan disekitarnya.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan antara Frekuensi Denyut Jantung dengan Volume Oksigen Maksimal pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Muhammadiyah Surakarta.

PENDAHULUAN Hubungan antara Frekuensi Denyut Jantung dengan Volume Oksigen Maksimal pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Pada penelitian tersebut, terdapat hubungan yang signifikan antara denyut jantung istirahat dengan VO2 Maks pada pemain sepakbola SSB PUSLAT Tersono Kabupaten Batang Tahun 2012-2013 Keb[r]

4 Baca lebih lajut

SOLIDARITAS KELOMPOK ORGANISASI PENCAK SILAT CABANG KABUPATEN PONOROGO (STUDI KASUS KONFLIK ANGGOTA PENCAK SILAT SETIA HATI TERATE VS SETIA HATI WINONGO) | Aziiz | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 8301 17390 1 SM

SOLIDARITAS KELOMPOK ORGANISASI PENCAK SILAT CABANG KABUPATEN PONOROGO (STUDI KASUS KONFLIK ANGGOTA PENCAK SILAT SETIA HATI TERATE VS SETIA HATI WINONGO) | Aziiz | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 8301 17390 1 SM

Dari uraian diatas, maka penulis menarik kesimpulan bahwa konflik lahir dari sebuah perpecahan kedua murid perguruan SH yang ingin mendirikan perguruan sendiri. Berjalannya waktu konflik menjalar pada anggota kedua perguruan, pengeklaiman ajaran kebenaran dan rasa gengsi antar anggota penyebab utama konflik pecah. Konflik kedua organisasi juga lahir dari sebuah masalah individu yang menjalar ke kelompok besar. Rasa solidaritas kelompok merupakan perwujudan bentuk individu dalam kepemilikan organisasi sehingga ketika menemui masaslah yang menyangkut tentang nama organisasi atau masalah individu yang tergabung dalam kelompok SH akan melibatkan masa yang sangat besar, bahkan apabila terjadi konflik, konflik akan mejadi besar dan kuat. Penelitan yang melibatkan konflik kedua organisasi SH Winongo dan SH merupakan penelitian yang menggunakan teori konflik dengan pandangan Lewis A Cosear , Selama dua puluh tahun Lewis A Cosear tetap terikat pada model sosiologi dengan tekanan pada struktur sosial. Pada saat yang sama dia menunjukan bahwa model tersebut selalu mengabaikan studi
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

MODEL MANAJEMEN KONFLIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL: KONFLIK PERGURUAN PENCAK SILAT DI MADIUN – JAWA TIMUR

MODEL MANAJEMEN KONFLIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL: KONFLIK PERGURUAN PENCAK SILAT DI MADIUN – JAWA TIMUR

Secara khusus, Suparlan (2006) menegaskan bahwa konflik yang merupakan perluasan dari konflik individual, terwujud dalam bentuk konflik fisik atau perang antar dua kelompok atau lebih yang biasanya selalu terjadi dalam keadaan berulang. Kondisi tersebut juga diistilahkan sebagai conflict trap, yakni ketika suatu kelompok, wilayah, atau bahkan negara yang pernah mengalami konflik di masa lalu maka secara signifikan beresiko mengalami episode konflik skala besar di kemudian hari (Collier, Elliot, Hegre, Hoeffler, Querol, & Sambanis, 2003; Walter, 2010). Sasaran dalam konflik ialah keseluruhan golongan atau kelompok, sehingga penghancuran terhadap diri atau harta milik orang per orang dari pihak lawan, diposisikan sama dengan penghancuran kelompok pihak lawan (Suparlan, 2006). Mengacu pada penjelasan tersebut, konflik antara perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate dan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda tergolong konflik yang terjadi secara berulang yang terjadi mulai tahun 1980 – an.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN DAN PEMBINAAN MENTAL SPIRITUAL MELALUI ILMU BELADIRI PENCAK SILAT (STUDI KASUS PADA LEMBAGA BELADIRI PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) CABANG KUDUS). - STAIN Kudus Repository

Dari sini, maka dengan latihan ilmu beladiri pencak silat seseorang bisa mengarahkan objek tingkah lakunya sebagai manifestasi dari usaha dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya baik yang bersifat jasmani maupun rohani, sehingga akan muncul suatu aktivitas yang terarah dan tidak bertentangan dengan kebutuhan fisis maupun psikis.

9 Baca lebih lajut

PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK ANTAR OKNUM PERGURUAN SILAT (Studi Fenomenologi Mengenai Konflik Antar Oknum Perguruan Silat di Kabupaten Madiun) | Firmansyah | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 8303 17394 1 SM

PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK ANTAR OKNUM PERGURUAN SILAT (Studi Fenomenologi Mengenai Konflik Antar Oknum Perguruan Silat di Kabupaten Madiun) | Firmansyah | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 8303 17394 1 SM

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konflik yang melibatkan Oknum dari Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate dan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo di Kabupaten Madiun memunculkan persepsi yang beragam dari masyarakat baik itu negatif maupun positif. Terbaginya persepsi masyarakat ini disebabkan oleh faktor komunikasi yang belum berjalan selaras. Kuranglengkapnya informasi yang diperoleh masyarakat menimbulkan prasangka (Ketidaktahuan) yang berbuah desas-desus dan kecurigaan sehingga pelabelan terhadap kelompok yang sering melakukan konflik belum sepenuhnya hilang. Perasaan was-was, dan tidak nyaman masih dirasakan masyarakat sebagai dampak dari konflik. Keadaan antagonistik pun masih kuat terasa pada masyarakat di tataran bawah, terutama ketika agenda masing-masing perguruan pencak silat ini tiba di bulan Suro. Penafsiran Nilai- nilai luhur ajaran perguruan yang berbeda oleh sejumlah oknum mengindikasikan belum berhasilnya upaya pembinaan yang dilakukan. Lemahnya sistem sanksi dan kontrol masyarakat juga menjadi kendala sulitnya aparat dalam mengusut permasalahan dari konflik sehingga perlanggaran cenderung diulang. Menindaklanjuti hal ini pihak perguruan, pemerintah maupun aparat keamanan telah berusaha melakukan upaya pembinaan, ikrar, koordinasi, pengamanan, dan kemudian membentuk Paguyuban Pencak Silat serta mengusulkan rebranding Kabupaten menjadi “Madiun Kampung Pesilat”.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA VOLUME OKSIGEN Hubungan antara Frekuensi Denyut Jantung dengan Volume Oksigen Maksimal pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Muhammadiyah Surakarta.

HUBUNGAN ANTARA VOLUME OKSIGEN Hubungan antara Frekuensi Denyut Jantung dengan Volume Oksigen Maksimal pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Syukur Alhamdullilah kehadirat Allah SWT atas segala anugerah dan rahmat yang telah dilimpahkan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Hubungan Antara Frekuensi Denyut Jantung dan Volume Oksigen Maksimal pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Muhammadiyah Surakarta”. Penyusunan skripsi ini sebagai salah satu syarat meraih gelar Sarjana Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.

13 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI DENYUT JANTUNG DENGAN VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL PADA ANGGOTA PENCAK  Hubungan antara Frekuensi Denyut Jantung dengan Volume Oksigen Maksimal pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Muhammadiyah Surakart

HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI DENYUT JANTUNG DENGAN VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL PADA ANGGOTA PENCAK Hubungan antara Frekuensi Denyut Jantung dengan Volume Oksigen Maksimal pada Anggota Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Muhammadiyah Surakart

Dari tabel diatas diketahui bahwa distribusi frekuensi berdasarkan jenis kelamin sampel menunjukkan 26 orang (78,8%) laki – laki dan 7 orang (21,2%) adalah perempuan. Pada data tersebut menunjukkan frekuensi jenis kelamin sampel laki-laki lebih banyak daripada perempuan. Pada populasi anggota pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate UMS menunjukkan hal yang sama dan sampel telah memenuhi kriteria retriksi.

15 Baca lebih lajut

PERAN  PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar]  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar] Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Evi Meisaroh, dkk, Pengembangan Model Latihan Pencak Silat Jurus Regu Baku di Ekstrakurikuler PSHT Cabang Blitar , (Jurnal Sport Science, Volume 4, Nomor 3, tahun 2015), hal. 173, dalam http://journal.um.ac.id/index.php/sport-science/article/view/4925, diakses pada Selasa tanggal 04/04/2017.

5 Baca lebih lajut

PERAN  PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar]  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar] Institutional Repository of IAIN Tulungagung

The focuses of the problem in this study are: 1) How is the role of extracurricular Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teate (PSHT) increase noble character to oneself at Islamic Junior High School Gandusari Blitar? 2) How is the role of extracurricular Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teate (PSHT) increase noble character to God (Allah SWT) at Islamic Junior High School Gandusari Blitar? 3) How is the role of extracurricular Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teate (PSHT) increase noble character to fellow Muslims at Islamic Junior High School Gandusari Blitar? 4) How is the role of extracurricular Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teate (PSHT) increase noble character to fellow human beings at Islamic Junior High School Gandusari Blitar? 5) How is the role of extracurricular Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teate (PSHT) increase noble character to nature at Islamic Junior High School Gandusari Blitar?
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERAN  PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar]  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DALAM MENINGKATKAN AKHLAQ KARIMAH [Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gandusari Blitar] Institutional Repository of IAIN Tulungagung

zahabat akhlaaquhum zahabu . Dalam bukunya, Abuddin Nata mengatakan bahwa setiap Nabi dan Rasul pada umumya datang atau diutus oleh Tuhan kepada suatu wilayah yang masyarakatnya dalam keadaan chaos (kacau balau) yang disebabkan karena akhlaknya menyimpang, oleh karena itu Nabi Muhammad datang pada kaumya yang sedang rusak akidah, ibadah, sistem sosial, ekonomi, politik, hukum, dan kebudayaan, itulah sebabnya Nabi Muhammad SAW. menyatakan dengan tegas, bahwa ia diutus untuk menyempurnakan akhlak (bu‟itstu li utammima makarimal al -akhlak). 15
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KONFORMITAS DAN OBEDIENCE DENGAN AGRESIVITAS PADA ANGGOTA   Hubungan Konformitas Dan Obedience Dengan Perilaku Agresi Pada Anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (Psht).

HUBUNGAN KONFORMITAS DAN OBEDIENCE DENGAN AGRESIVITAS PADA ANGGOTA Hubungan Konformitas Dan Obedience Dengan Perilaku Agresi Pada Anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (Psht).

Perilaku agresi berujung pada kekerasan yang dilakukan Persaudaraan Setia Hati Terate tidak hanya bentrok dengan Setia Hati Tunas Muda Winongo saja, tetapi dengan perguruan pencak silat lainnya juga demikian seperti yang dilansir oleh Detiknews.com (2001) terjadi bentrok antara Perguruan Pencak Silat Kera Sakti dengan PSHT di Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang pada tanggal 12 November 2001 kejadian ini melibatkan ratusan orang dan terdapat 6 korban luka parah dari pihak Kera Sakti. Perselisihan tersebut diakhiri dengan tanda tangan MoU kesepakatan damai oleh semua perguruan, yang dilakukan oleh jajaran Muspida dan semua ketua perguruan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

DAFTAR PUSTAKA Pelaksanaan Pendidikan Karakter Peduli Sosial di Perguruan Silat (Studi pada Siswa Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Purwantoro Cabang Ponorogo).

Rubiati. 2014. “Implementasi Karakter Peduli Sosial pada Petani (Studi Kasus di Desa Tanjungsari Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati) ”. Skripsi S-1. Surakarta: Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

5 Baca lebih lajut

PERAN PEMERINTAH KOTA MADIUN DALAM PENANGANAN KONFLIK PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DAN PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI WINONGO TUNAS MUDA THE ROLE OF MADIUN’S LOCAL GOVERNMENT IN THE CONFLICT MANAGEMENT OF SILAT COMMUNITY SETIA H

PERAN PEMERINTAH KOTA MADIUN DALAM PENANGANAN KONFLIK PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DAN PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI WINONGO TUNAS MUDA THE ROLE OF MADIUN’S LOCAL GOVERNMENT IN THE CONFLICT MANAGEMENT OF SILAT COMMUNITY SETIA H

Abstract - The fighters conflict in Madiun are involving the Pencak Silat Martial Art School of Setia Hati Terate and Setia Hati Winongo Tunas Muda. Both of schools came from one Pencak Silat Martial Art School which established in 1917. In 1922, Setia Hati Terate seceded from Setia Hati and after the founder of the school passed away in 1944, the conflict happened due to identity differences as well as tradition differences, also in recruiting and trainning. The identity differences as the caused of the conflict also can be seen by many monuments in Madiun that indicates categorization in the community. Rejection also happened when there was any effort to eliminate the monuments. The aim of this research is to analyze the identity of Pencak Silat Martial Art Schools’ members and the local government’s role in resolving the conflict between fighters. This research is using a qualitative method with narrative strategy.The data collection is using an interview method, through a literature review, and using the theories of Conflict, Social Identity, and Roles. The conflict between fighters that has happened in Madiun was influenced by the differences between the schools in recruiting, training, and traditions that are not managed properly as a result the conflict happened. The monuments symbol of Madiun Pencak Silat School has made Madiun communities divided and could harm the nation’s unity and integrity. The Local Government of Madiun has been doing its role in resolving the conflict between fighters by implementing Conflict Prevention; Giving a material lecture of national awareness, involving a senior fighter in handling security, holding an activity without limiting the participant but with time arrangement, Cessation of Conflict; Law enforcement for the perpetrators of violence, Post-Conflict Recovery; Holding Pencak Silat Festival in art, suggesting the pencak silat martial art school to make a banner to congratulate others schools that conduct an activity, forming Madiun Kampung Pesilat community to solve the misunderstanding.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Pola Komunikasi Organisasi Untuk Meningkatkan Solidaritas Dalam Menghadapi Konflik Internal (Studi Analisis Jaringan Pada Organisasi Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Ranting Takeran, Magetan)

Pola Komunikasi Organisasi Untuk Meningkatkan Solidaritas Dalam Menghadapi Konflik Internal (Studi Analisis Jaringan Pada Organisasi Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Ranting Takeran, Magetan)

telah terlampau jauh menyalahi Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang telah disusun dari sejak berdirinya organisasi silat ini. Konflik yang terjadi lebih dari 10 tahun ini terus berkembang dan kemudian pecah di tahun 2013 dimana pihak Korlap mengadakan demo di Padepokan Agung Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) jl. Merak, Nambangan Kidul, Madiun dengan membawa massa kurang lebih 10 ribu pendemo.

41 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...