Top PDF STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL DENGAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) PADA KONSEP TINGKAT KEJENUHAN LARUTAN UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA.

STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL DENGAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) PADA KONSEP TINGKAT KEJENUHAN LARUTAN UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA.

STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL DENGAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) PADA KONSEP TINGKAT KEJENUHAN LARUTAN UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA.

Kepentingan mempelajari ilmu kimia bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Konsep kimia yang secara umum berkaitan dengan struktur materi membuat kebanyakan siswa menganggap sulit pelajaran kimia (Sirhan, 2007). Hal ini sejalan dengan pernyataan beberapa peneliti yang menyatakan bahwa kesulitan mempelajari kimia antara lain disebabkan karena konsep kimia yang bersifat abstrak (Wu, 2001; Pinarba şi, 2006; Sirhan, 2007) . Kesulitan memahami konsep yang bersifat abstrak tersebut menyebabkan kebanyakan siswa mengembangkan ide alternatif mengenai suatu topik. Ide alternatif yang dikembangkan oleh siswa terkadang tidak sesuai dengan konsep yang diterima secara ilmiah. Ide alternatif ini seringkali disebut sebagai miskonsepsi (Taber, 2009).
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

S KIM 1101094 Abstract

S KIM 1101094 Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan strategi pembelajaran intertekstual dengan POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) pada materi asam basa untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini dilakukan karena kurangnya keterlibatan tiga level representasi kimia ke dalam kegiatan pembelajaran sehingga menimbulkan miskonsepsi pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif. Objek penelitiannya adalah materi asam basa, khususnya pada konsep asam basa Arrhenius dan Brønsted-Lowry. Instrumen yang digunakan berupa tabel kesesuaian indikator penguasaan konsep dengan kompetensi dasar pengetahuan dan konsep, indikator keterampilan proses sains dengan kompetensi dasar keterampilan dan penjelasan keterampilan proses sains, kegiatan pembelajaran dengan langkah pembelajaran POGIL dan aspek penguasaan konsep serta keterampilan proses sains yang divalidasi oleh dosen dan guru kimia. Hasil pengembangan strategi pembelajaran intertekstual dengan POGIL untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains pada materi asam basa, diperoleh indikator penguasaan konsep (menyebutkan pengertian asam basa menurut teori Arrhenius dan Brønsted-Lowry; menentukan sifat asam dan basa suatu senyawa menurut teori Arrhenius dan Brønsted-Lowry, menganalisis sifat senyawa asam dan basa menurut teori Arrhenius, menentukan pasangan asam basa konjugasi dari suatu reaksi asam basa), indikator keterampilan proses sains (mengamati, membuat kesimpulan, membuat hipotesis, merancang percobaan, menentukan variabel, memprediksikan, melakukan percobaan, merekam data, mengklasifikasikan, menggeneralisasi, menafsirkan, membuat model, menggunakan angka, dan mengkomunikasikan), serta rancangan kegiatan pembelajaran yang melibatkan keterkaitan tiga level representasi kimia (makroskopik, submikroskopik, dan simbolik) ke dalam langkah pembelajaran POGIL. Hasil pengembangan strategi pembelajaran intertekstual dengan POGIL pada materi asam basa dinyatakan valid oleh semua validator dengan beberapa perbaikan berdasarkan masukan dari validator.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S KIM 1200377 Abstract

S KIM 1200377 Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang keterlaksanaan strategi pembelajaran intertekstual dengan POGIL pada konsep tingkat kejenuhan larutan serta mengetahui pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pre eksperimen dengan bentuk one group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di kota Bandung sebanyak 37 orang. Implementasi strategi pembelajaran intertekstual pada konsep tingkat kejenuhan larutan ini mencakup kegiatan pembelajaran dan kendala-kendala yang dialami selama proses pembelajaran, tanggapan siswa dan guru, serta pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan cara menghubungkan ketiga level representasi kimia yaitu; makroskopis, submikroskopis dan simbolis untuk memfasilitasi siswa dalam memahami tingkat kejenuhan larutan. Kendala-kendala yang muncul, yaitu alokasi waktu yang diperlukan untuk mempelajari larutan belum jenuh dan jenuh terlalu lama, jumlah soal dalam LKS yang digunakan terlalu banyak, kondisi sekolah yang tidak kondusif untuk dilakukan pembelajaran, dan waktu pelaksanaan implementasi strategi intertekstual berada di akhir KBM. Secara umum baik siswa maupun guru memberikan taggapan baik terhadap pembelajaran yang diperoleh dari hasil analisis angket tanggapan siswa dan format observasi yang dilakukan oleh guru. Pengaruh implementasi terhadap penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa diperoleh dari hasil analisis jawaban pretest dan posttest yang menunjukkan adanya peningkatan pada semua kelompok siswa.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S KIM 1200377 Chapter1

S KIM 1200377 Chapter1

Strategi pembelajaran intertekstual dengan menggunakan POGIL pada konsep tingkat kejenuhan larutan telah disusun oleh Wulandari (2015). Selain itu, alat evaluasi untuk mengukur penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa pada konsep tingkat kejenuhan larutan juga telah disusun. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh 12 validator ahli, strategi pembelajaran intertekstual dengan menggunakan POGIL dan alat evaluasi pada konsep tingkat kejenuhan larutan dinyatakan valid. Namun, strategi pembelajaran intertekstual tersebut belum diimplementasikan untuk melihat pengaruhnya terhadap penguasaan konsep serta keterampilan proses sains siswa. Maka peneliti memilih melakukan implementasi strategi pembelajaran intertekstual dengan POGIL untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa pada konsep tingkat kejenuhan larutan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN RANCANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL DENGAN INKUIRI BERBASIS MODEL PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA.

PENGEMBANGAN RANCANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL DENGAN INKUIRI BERBASIS MODEL PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA.

This qualitative study aims to develop the intertextual learning strategies with model- based inquiry to improve the student’s understanding and science process skills on chemical equilibrium concepts. In particular, the object of study was the concepts of reversible reactions and characteristics of chemical equilibrium. The instruments used in the study were congruence tables involving the relationship of indicators of concepts understanding with the basic knowledge competency, concepts with the indicators of concepts understanding, indicators of science process skills with basic competency skills, and description of science process skills with indicators of science process skills, chemical representation level with the concept, learning activities with the learning step of model-based inquiry, and the concepts understanding and science process skills with learning activities. Those instruments were validated by qualified experts (chemistry lecturers and teachers). The results of development of intertextual learning strategies with model-based inquiry to improve the student’s understanding and science process skills on chemical equilibrium concepts showed that all developed instruments were valid with some improvements based on validator suggestions. The developed learning strategy obtained from this study was intertextual learning strategies combined with model-based inquiry which are consisting of several learning steps in order to improve the student’s understanding and science process skills on chemical equilibrium concepts.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

T MTK 1404578 Abstract

T MTK 1404578 Abstract

Mathematically critical thinking skills and self-efficacy must be built by the students through active involvement in learning and interaction with teachers or other learners. POGIL is a learning model that is designed with small groups to interact with the teacher as a facilitator. POGIL guiding learners through exploration activities so that learners construct their own understanding (guided inquiry). The purpose of this study was to determine the effectiveness of the learning model POGIL against critical thinking skills and self-efficacy mathematical junior high school students. This study is a quasi-experiment. Samples are as many as two eighth grade class at one junior high school in North Sumatra. The research data obtained with test method. Final data analysis including normality test, homogeneity test, the proportion of test, and test the average difference. The results showed that: (1) the critical thinking ability of students to apply learning model POGIL better than students who received lessons conventional, (2) There are differences in the ability of critical thinking mathematical students using model POGIL from the category of initial ability mathematically (KAM) , (3) Self- efficacy of students using model POGIL better than students who received conventional learning.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PERBEDAAN HASIL BELAJAR KIMIA YANG DIBELAJARKAN DENGAN MENGGUNKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING PADA MATERI HIDROKARBON.

PERBEDAAN HASIL BELAJAR KIMIA YANG DIBELAJARKAN DENGAN MENGGUNKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING PADA MATERI HIDROKARBON.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada: Bapak Drs. Eddyanto, P.hD, sebagai dosen pembimbing skripsi (PS) yang telah banyak memberikan bimbingan dan saran-saran kepada penulis sejak awal penulisan skiripsi sampai dengan selesainya penulisan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Prof.Ramlan Silaban, M.Si, Ibu Dr. Retno Dwi Suyanti M.Si dan Ibu Dra. Gulmah Sugiharti, M.Pd yang telah memberikan masukan dan saran-saran mulai dari penelitian sampai dengan selesainya skripsi ini. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bapak Prof.Drs. Manihar Situmorang, Msc, P.hD selaku dosen pembimbing akademik (PA) dan kepada seluruh Bapak dan Ibu Dosen beserta Staf Pegawai Jurusan Kimia FMIPA UNIMED yang sudah membantu penulis. Ucapan terima kasih kepada guru-guru sekolah yang telah mendidik penulis sehingga penulis dapat memperoleh gelar Sarjana. Ucapan terima kasih kepada Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Staf Tata Usaha, Guru Kimia dan Siswa/i kelas XI SMA N 1Percut Sei Tuan yang telah banyak membantu penulis selama proses penelitian berlangsung.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

T MTK 1404578 Table of content

T MTK 1404578 Table of content

Armanila, 2016 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING POGIL UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN SELF EFFICACY PADA SISWA SMP Universitas [r]

8 Baca lebih lajut

UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) DILENGKAPI LKS PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA KELAS XI MIPA 2 SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) DILENGKAPI LKS PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA KELAS XI MIPA 2 SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

Wike Arum Sari. K3312074. EFFORTS TO IMPROVE SELF REGULATED LEARNING AND STUDENTS LEARNING ACHIEVEMENT BY USING PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) COMPLETED WITH STUDENT WORKSHEET IN SUBJECT MATTER BUFFER SOLUTION AT CLASS XI MIPA 2 STATE SENIOR HIGH SCHOOL 2 SUKOHARJO IN THE ACADEMIC YEAR OF 2015/2016. Minor Thesis. Surakarta: Faculty of Teacher Training and Education. Sebelas Maret University. October 2016.

18 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN SELF EFFICACY PADA SISWA SMP - repository UPI T MTK 1404578 Title

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN SELF EFFICACY PADA SISWA SMP - repository UPI T MTK 1404578 Title

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING POGIL UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN SELF EFFICACY PADA SISWA SMP Oleh Armanila S.Si FMI[r]

4 Baca lebih lajut

Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA.

Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA.

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang diarahkan pada perkembangan peserta didik. Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional juga menyebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan peserta didik tersebut, masyarakat, bangsa dan negara. Maka semua mata pelajaran yang diajarkan pada sekolah formal di Indonesia haruslah bertujuan agar mampu mendidik peserta didik yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan, sikap sosial dan sikap spiritual yang seimbang (Kemdikbud, 2013a).
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN ORIENTASI INKUIRI TERBIMBING (POGIL) DENGAN MENGGUNAKAN HANDOUT TERHADAPA HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS XI SMA MATERI STRUKTUR ATOM.

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN ORIENTASI INKUIRI TERBIMBING (POGIL) DENGAN MENGGUNAKAN HANDOUT TERHADAPA HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS XI SMA MATERI STRUKTUR ATOM.

2. Peningkatan hasil belajar siswa yang diajar dengan Strategi Proses pembelajaran Inkuari Terbimbing (pogil ) dengan menggunakan Handout memberikan hasil yang tinggi yakni sebesar 81, 78% daripada peningkatan hasil belajar siswa yang diajar dengan moredo konvensional dengan menggunakan Hanout yakni sebesar 52, 41% .

13 Baca lebih lajut

T MTK 1404578 Bibliography

T MTK 1404578 Bibliography

Meltzer, DE (2002). The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gain in ph ysics: a posible “hidden variable” indiagnostic pretes score. American Journal of Physics. 70(12). MJ, Ustad. (2012). Teori perkembangan kognitif dalam belajar mengajar. Jurnal

7 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN INKUIRI PADA TOPIK LARUTAN PENYANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA.

PEMBELAJARAN INKUIRI PADA TOPIK LARUTAN PENYANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA.

1. Pembelajaran inkuiri adalah pembelajaran model konstruktivisme yang melibatkan siswa secara mental maupun fisik untuk memecahkan permasalah yang diberikan guru. Dengan demikian siswa akan terbiasa bersikap seperti sikap ilmuwan sains yang teliti, tekun, objektif, menghormati pendapat orang lain serta kreatif. Pembelajaran ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: 1) Siswa dihadapkan pada suatu permasalahan, 2) Siswa disuruh untuk membuat hipotesis dari permasalahan tersebut, 3) Siswa menguji hipotesisnya dengan percobaan, 4) Pengambilan kesimpulan dan perumusan.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Brown   Model Pogil

Brown Model Pogil

Faculty members who teach medicinal chemistry have worked to bring clinical relevance to their subject matter and maintain the field as a key component in the basic science curriculum of colleges of pharmacy. 1 Inte- gration of strategies such as case studies, 2-5 computerized tutorials, 6-9 and the concept of structurally based thera- peutic evaluation 10-12 have helped to keep the field vibrant, not only with regard to clinical relevance but also compli- ance with current Accreditation Council on Pharmacy Ed- ucation (APCE) standards regarding integration of active learning and critical thinking in the curriculum. 13 This manuscript describes the integration of POGIL into the PharmD curriculum via a 1-semester medicinal chemistry course. Concepts of POGIL were first published in the late 1990s and developed as part of general chemistry courses, but the impact of this philosophy is far reaching due to federal funding for the POGIL project through the National
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

S FIS 1302256 Table of content

S FIS 1302256 Table of content

Gambar Halaman 2.1 Struktur Keterampilan Proses Sains ........................................................... 22 2.2 Ilustrasi Perbedaan Tekanan pada Kedalaman yang Berbeda..................... 36 2.3 Dongkrak Hidrolik, penghisap kecil diberi tekanan sehingga tekanan ini

7 Baca lebih lajut

PENGARUH PRAKTIKUM LAJU REAKSI BERBASIS PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMK.

PENGARUH PRAKTIKUM LAJU REAKSI BERBASIS PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMK.

The purpose of this study was to identify the effect of process oriented guided inquiry learning (POGIL) based rate of reaction experiment on the science process skills and mastery of the concept of vocational students. A total of two class XI students on department of Software Engineering with POGIL based experiment and conventional. With a pretest-posttest study design, nonequivalent control group design, students are asked to do about the pretest and posttest to measure the improvement of science process skills and mastery of the concept as a material analysis of the treatment given. The analysis showed that students who do have a POGIL-based lab science process skills and mastery of concepts better than students who do conventional lab. Students who learn through POGIL based laboratory activities have an increased on the science process skills and significantly higher on the student's skills in hypothesizing, predicting, raising questions, interpreting and communicating than students who learn through conventional laboratory activities. As for the observing and planning & investigating skills found that there was no significant difference between students who learn through POGIL based laboratory activities with students who learn through conventional laboratory activities. From this study also found that students who learned through POGIL based laboratory activities has an increased ability to write a reaction rate equation and the rate of consumption of reactants and reaction product formation in determining the rate of the reaction, the reaction rate of reagent consumption and product formation reaction rate based on the experimental data compared to students who learn through conventional laboratory activities. While the students' ability to describe the reaction rate as the change in concentration of reactants or products to change the time it was found that there was no significant difference between students who learn through POGIL based laboratory activities with students who learn through conventional laboratory activities.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA - repository UPI S FIS 1302256 Title

Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA - repository UPI S FIS 1302256 Title

Adelia Alfama Zamista, 2015 Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA Unive[r]

5 Baca lebih lajut

S KIM 1200377 Chapter3

S KIM 1200377 Chapter3

Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperiment . Metode ini menggunakan satu kelas eksperimen dan tidak menggunakan kelas kontrol karena penelitian yang dilakukan merupakan penelitian uji coba untuk memperbaiki strategi pembelajaran yang telah dikembangkan sebelumnya.

9 Baca lebih lajut

T KIM 1402037 Bibliography

T KIM 1402037 Bibliography

Azizah, Z. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw II Terhadap Efikasi Diri, Kecemasan, Dan Penguasaan Konsep Peserta Didik Sma Kelas XI Pada Materi Sistem Koloid . (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...