Top PDF Studi Awal Estimasi Dosis Internal 177lu-dota Trastuzumab pada Manusia Berbasis Uji Biodistribusi pada Mencit

Studi Awal Estimasi Dosis Internal 177lu-dota Trastuzumab pada Manusia Berbasis Uji Biodistribusi pada Mencit

Studi Awal Estimasi Dosis Internal 177lu-dota Trastuzumab pada Manusia Berbasis Uji Biodistribusi pada Mencit

100  Ci. Hasil uji biodistribusi adalah dalam %ID/gram organ tikus, kemudian dilakukan konversi perhitungan ke %ID/gram organ manusia. Untuk mengestimasi dosis ke manusia, hasil %ID/gram organ tersebut dipakai sebagai input pada software dosimetri internal OLINDA/EXM dengan cara melakukan plotting %ID/gram versus waktu yang akan menghasil- kan residence time untuk masing-masing organ. Setelah diperoleh residence time, dosis internal radiasi pada masing-masing organ dan seluruh tubuh dihitung dengan menggunakan metode Medical Internal Radiation Dosimetry (MIRD) yang terdapat dalam menu perhitungan dosis OLINDA/EXM. Hasil studi menunjukkan bahwa tiga organ yang memiliki dosis internal tertinggi 177 Lu-DOTA-Trastuzumab adalah : paru-paru, hati dan ovarium dengan dosis masing- masing 0,063; 0,046 dan 0,025 mSv/MBq. Disimpulkan bahwa dosis internal radiasi total yang diperoleh manusia pada penyuntikan radiofarmaka 177 Lu-DOTA Trastuzumab diperkirakan 0,21
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Estimasi Dosis Tc-99m Glutation untuk Diagnosa Kanker Kepala dan Leher Berdasarkan Uji Biodistribusi Hewan Model Mencit

Estimasi Dosis Tc-99m Glutation untuk Diagnosa Kanker Kepala dan Leher Berdasarkan Uji Biodistribusi Hewan Model Mencit

9. Hidayati NR, Setyowati S, Sutari, Triningsih, Karyadi, Agustiawan S, Himani TS, Hidayat B, Ramli M, Massora S, Susilo VY, mutalib A, Sastramihardja H and Masjhur JS. "Studi Awal Estimasi Dosis Internal 177 Lu-DOTA Trastuzumab pada Manusia Berbasis Uji Biodistribusi pada Mencit," Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia, 2015:109.

10 Baca lebih lajut

ESTIMASI DOSIS Tc-99m GLUTATION UNTUK DIAGNOSA KANKER KEPALA DAN LEHER BERDASARKAN UJI BIODISTRIBUSI HEWAN MODEL MENCIT

ESTIMASI DOSIS Tc-99m GLUTATION UNTUK DIAGNOSA KANKER KEPALA DAN LEHER BERDASARKAN UJI BIODISTRIBUSI HEWAN MODEL MENCIT

merupakan radiofarmaka untuk mendeteksi kanker leher dan kepala. Kanker kepala dan leher terbentuk pada jaringan atau organ yang terdapat di area kepala dan leher seperti kanker hipofaring, kanker telinga, kanker kelenjar saliva, kanker mata, kanker laring, dan kanker kelenjar tiroid. Molekul Glutataion dapat berpenetrasi dengan baik didalam saluran kapiler yang mengalami inflamasi, kanker payudara serta kanker kepala dan tumor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui estimasi dosis organ radiofarmaka 99mTc-Glutation pada manusia berbasis uji biodistribusi hewan model mencit. Uji kemurnian 99mTc-Glutation dilakukan dengan menggunakan kertas kromatografi lapis tipis TLC-SG dengan fase gerak aseton kering dan larutan NaCl 0.9%. Dari hasil uji didapatkan kemurnian radiokimia sebesar 99.60 ± 0.07 %. Penelitian dilakukan pada 4 kelompok mencit dengan tiap kelompok sebanyak 3 ekor mencit. Setelah dilakukan injeksi secara intravena sebanyak 3 μCi/mL dilakukan uji biodistribusi dengan 2, 4, 6 dan 24 jam pasca injeksi dengan organ yang diteliti adalah kulit, otot, tulang, darah, usus, hati, limpa, jantung, ginjal, lambung, paru-paru, kantung kemih, dan otak. Hasil uji bidodistribusi yang diperoleh berbentuk persentase dosis injeksi per gram organ hewan, kemudian dikonversi ke persentase dosis injeksi per gram organ manusia. Hasil konversi digunakan sebagai input pada software OLINDA/EXM, menghasilkan residence time yang dapat digunakan sebagai basis perhitungan estimasi dosis 99mTc-GSH. Hasil estimasi dosis yang diperoleh adalah dosis efektif total 1,14x10-3 mSv/MBq untuk pria dan 1.34 x10-3 mSv/MBq untuk wanita. . Organ dengan estimasi dosis tertinggi adalah ginjal, sumsum dan usus dengan distribusi masing- masing organ 3.05x10-4, 2.12x10-4, dan 1.91x10-4 untuk pria dan 3.32x10-4, 2.35x10-4, dan 2.16x10-4 mSv/MBq untuk wanita. Hasil estimasi dosis ini dapat digunakan sebagai panduan dosis injeksi, namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar didapatkan estimasi dosis yang tepat
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

STUDI AWAL ESTIMASI DOSIS INTERNAL 99mTc-MDP HASIL PRODUKSI PSTNT-BATAN PADA MANUSIA UNTUK DETEKSI METASTASIS DAN INFLAMASI TULANG BERBASIS UJI BIODISTRIBUSI HEWAN MODEL MENCIT

STUDI AWAL ESTIMASI DOSIS INTERNAL 99mTc-MDP HASIL PRODUKSI PSTNT-BATAN PADA MANUSIA UNTUK DETEKSI METASTASIS DAN INFLAMASI TULANG BERBASIS UJI BIODISTRIBUSI HEWAN MODEL MENCIT

Dalam penelitian ini digunakan mencit normal untuk estimasi dosis internal yang akan diterima manusia normal. Hal ini tetap bermanfaat karena metastasis tulang dalam aktivitas kumulatif metastasis akan lebih besar daripada tulang normal [26]. Maka dari hasil estimasi penelitian ini, dosis tulang normal didapatkan cukup besar sehingga jika diaplikasikan ke tulang metastasis akan lebih besar nilai dosisnya. Semakin tinggi nilai uptake pada organ maka terdapat kelainan pada organ tersebut [27]. Sehingka ketika distribusi aktivitas pada organ tulang normal tinggi maka distribusi aktivitas pada organ tulang pengidap metastasis ataupun inflamasi akan lebih tinggi dan pencitraan pada daerah tulang akan baik karena uptake radiofarmaka 99m Tc-MDP tinggi di organ tulang.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

UJI EFEKTIVITAS IRADIASI GAMMA LAJU DOSIS TINGGI DALAM MELEMAHKAN PARASIT Plasmodium berghei MELALUI INKORPORASI [³H]- HIPOKSANTIN PADA MENCIT - e-Repository BATAN

UJI EFEKTIVITAS IRADIASI GAMMA LAJU DOSIS TINGGI DALAM MELEMAHKAN PARASIT Plasmodium berghei MELALUI INKORPORASI [³H]- HIPOKSANTIN PADA MENCIT - e-Repository BATAN

UJI EFEKTIVITAS IRADIASI GAMMA LAJU DOSIS TINGGI DALAM MELEMAHKAN PARASIT Plasmodium berghei MELALUI INKORPORASI [³H]-HIPOKSANTIN PADA MENCIT. Indonesia termasuk negara endemis malaria. Pemerintah telah mencanangkan program pemberatasan penyakit mematikan ini antara lain melalui pengembangan vaksin. Vaksin untuk protozoa pada umumnya adalah vaksin aktif yang dapat dibuat dengan radiasi sinar gamma untuk melemahkan mikroorganisme target. Efektivitas sinar gamma dalam melemahkan parasit pada umumnya diketahui dengan cara mikroskopis, akan tetapi cara ini memiliki kelemahan sehingga dikembangkan uji viabilitas melalui inkorporasi hipoksantin berlabel tritium. Darah mencit terinfeksi parasit P. berghei (10 6 – 10 7 parasit/ml) yang telah diiradiasi gamma dosis 0 Gy, 150, 175, 200 dan 250 Gy pada laju dosis 740 Gy/jam masing-masing dicampur dengan 2 µCi [³H]-hipoksantin dan diinokulasikan secara intraperitoneal pada masing-masing kelompok mencit. Dua hari kemudian dilakukan pengambilan sampel darah dari ekor dan dibuat apusan darah tipis untuk pengamatan mikroskopis, dan sebagian yang lain (10 µl) untuk uji viabilitas berbasis inkorporasi hipoksantin dengan mencacah menggunakan Liquid Scintillation Counter (LSC). Diketahui dosis 175 Gy merupakan dosis optimal dalam melemahkan parasit berdasarkan nilai aktivitas tritium. Hasil pengamatan mikroskopis juga mendukung hal tersebut.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

ESTIMASI PARAMETER DAN UJI SIGNIFIKANSI MODEL PROBIT BIVARIAT

ESTIMASI PARAMETER DAN UJI SIGNIFIKANSI MODEL PROBIT BIVARIAT

Kajian teori model probit bivariat, dimulai estimasi parameter, pengujian hipotesis serta memilih model terbaik, kemudian dilanjutkan pada studi empiris. Kasus pada studi empiris membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan mahasiswa dalam studi. Salah satu ukuran keberhasilan mahasiswa dalam studi adalah nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Menurut peraturan a- kademik Institut Teknologi Sepuluh Nopember pasal 25 tahun 2009, setiap kelulusan seorang mahasiswa akan diberikan predikat kelulusan, yaitu dengan pujian (cumlaude), sangat memuaskan dan memuaskan. Predikat kelulusan ditetapkan berdasarkan nilai IPK dan masa studi dengan kategori yang telah ditentukan. Dengan demikian terdapat dua hal yang perlu dipertimbangkan dalam pengukuran keberhasilan mahasiswa dalam studi, yaitu berdasarkan nilai IPK dan masa studi. Nilai IPK semakin besar dan masa studi semakin pendek merupakan keberhasilan seorang mahasiswa dalam menyelesaikan studi.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

DESAIN DAN UJI PROTOTIPE ALAT PASTEURISASI SUSU BERBASIS TEKNOLOGI IRRADIASI ULTRAVIOLET (Kajian Dosis UV)

DESAIN DAN UJI PROTOTIPE ALAT PASTEURISASI SUSU BERBASIS TEKNOLOGI IRRADIASI ULTRAVIOLET (Kajian Dosis UV)

L- tipe ozon-bebas kwarsa Instant start (penundaan minimal pada startup) Dirancang untuk tahan getaran dan goncangan Disain lampu sesuai standart kepemilikannya Dalam proses pasteurisasi salah satu faktor yang sangat penting adalah seberapa besar dosis ultraviolet (UV) yang digunakan untuk menginaktivasi mikroba. Dosis UV merupakan hasil dari intensitas cahaya dikalikan dengan lama penyinaran. Hal ini berpengaruh terhadap keamanan makanan dan kualitas produk. Adapun dosis UV memiliki rumus [4].

10 Baca lebih lajut

Pemodelan Estimasi Biaya Parametrik pada Awal Bangunan Gedung Akibat Gempa

Pemodelan Estimasi Biaya Parametrik pada Awal Bangunan Gedung Akibat Gempa

2. Agar pada kajian estimasi biaya parametrik pada tahap perencanaan bagunan gedung sebagai pengembangan model parametrik estimasi biaya pada tahap perencanaan/konseptual, pada penelitin berikutnya menggunakan parameter yang lain selain parameter di atas. Parameter yang mungkin dikembangkan adalah: fungsi gedung, ketinggian antar lantai, tipe struktur baik struktur atas dan struktur bawah, tipe struktur atap, jenis perhitungan struktur/analisis struktur, tipe tanah dan yang lainnya serta dapar dilakukan penelitian untuk membuat kajian tentang indek bangunan gedung di indonesia khususnya atau kabupaten/kota di sumatera barat terutama bila melihat kekuatan gempa di daerah tersebut karena adanya perubahan zona gempa.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Kajian Perilaku dan Interaksi Pemain Game Online Dota dalam Server Dota Medan Community

Kajian Perilaku dan Interaksi Pemain Game Online Dota dalam Server Dota Medan Community

Defense of the ancients (DotA) adalah sebuah peta buatan untuk permainan komputer buatan blizzard judulnya warcraft III Frozen Throne, yang dibuat berdasarkan peta “ aeon of strif e” dari game blizzard lainnya, Starcraft. T ujuan utama dari permainan ini untuk menghancurkan markas musuh bersama-sama dengan tim dan petarung yang dikontrol oleh komputer. Pemain dapat menggunakan tokoh kuat yang disebut pahlawan (hero), dan dibantu oleh pahlawan sekutu dan anak buah (creep) yang dikontrol oleh AI. Seperti dalam permainan Role Playing Games (RPG), pemain dapat meningkatkan level tokoh pahlawan mereka dan menggunakan emas buat beli barang selama permainan. Permainan ini dikembangkan dengan menggunakan world editor dari permainan warcraft III Reign Of Chaos, dan dirubah dengan dirilisnya The Frozen Throne (Efendi, Ilham. 2011. Diakses pada 27 April 2015)
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Kajian Perilaku dan Interaksi Pemain Game Online Dota dalam Server Dota Medan Community

Kajian Perilaku dan Interaksi Pemain Game Online Dota dalam Server Dota Medan Community

“Pola Interaksi Antar-Gamers Dalam Game OnlineAnalisis Deskriptif tentang Pola Interaksi Antar-Gamers dalam Menggunakan Fitur Chatting pada Game Online Atlantica”E-journal UAJY Online.[r]

2 Baca lebih lajut

Kajian Perilaku dan Interaksi Pemain Game Online Dota dalam Server Dota Medan Community

Kajian Perilaku dan Interaksi Pemain Game Online Dota dalam Server Dota Medan Community

Manusia sebagai makhluk sosial sangat membutuhkan keberadaan orang lain. Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar orang-perorangan, antar kelompok-kelompok manusia, maupun antar orang-perorangan dengan kelompok manusia (Soekanto,2003:61). Dalam hal ini peneliti ingin menggambarkan secara ringkas proses interaksi yang terjalin antar pemain game DotA dalam sebuah permainan game online.Interaksi sosial dikatakan sebagai syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial, dimana orang-orang akan berkomunikasi dan saling mempengaruhi dalam pikiran dan tindakan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

KEHIDUPAN MANUSIA MODERN AWAL DI INDONESIA: SEBUAH SINTES A AWAL. Truman Simanjuntak*)

KEHIDUPAN MANUSIA MODERN AWAL DI INDONESIA: SEBUAH SINTES A AWAL. Truman Simanjuntak*)

Beberapa fenomena perilaku yang paling menonjol, yang membedakannya dari perilaku manusia purba yang mendiami Indonesia sejak jutaan tahun sebelumnya, adalah: (1) ekploitasi geografi ya[r]

17 Baca lebih lajut

Estimasi Tebal Kulit Pada Titik Antropolog Berbasis Citra CT Tengkorak Manusia menggunakan Interpolasi Lagrange - ITS Repository

Estimasi Tebal Kulit Pada Titik Antropolog Berbasis Citra CT Tengkorak Manusia menggunakan Interpolasi Lagrange - ITS Repository

mencari tebal titik fitur ini. Setelah titik fitur ini ditentukan maka langkah selanjutnya yaitu pengukuran tebal jaringan lunak kulit berdasarkan titik fitur tersebut. Dalam penelitian ini titik fitur pada manusia sudah ditentukan berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya yaitu berjumlah 11 titik, diantaranya mulai dahi sampai ke janggut antara lain . Diantara titik-titik antropolog terdiri dari Supraglabella, Glabella, Nasion, Nasale (End of nasals), Subspinale (Mid-philtrum), Supradentale (Upper lip margin), Infradentale (Lower lip margin), Supramentale (Chin-lip fold), Pogonion (Mental eminence), Beneath chin dan pada bagian tulang hidung. Selain dilakukan pengukuran tebal titik fitur dan panjang titik antrpolog dilakukan pengukuran sudut karena dalam pemrosesan gambar sudut ini menjadi arah dalam menetukan posisi garis. Dari data hasil pengukuran jarak dan sudut antar tiap titik fitur antropolognya maka dilakukan proses pencarian jarak dan sudut tersebut dengan menggunakan metode lagrange, dimana metode lagrange ini adalah suatu metode untuk mencari nilai baru berdasarkan nilai pada data yang sudah ada. Dalam metode lagrange ini ada beberapa ketentuan dari beberapa buku yang menjadi acuan diantaranya bila data tidak menentu dalam artian tidak berbanding lurus maka tidak menggunakan banyak orde atau derajat dikarenakan hasilnya akan sangat menyimpang dari yang diinginkan sehingga cukup menggunakan orde 1 atau 2 tetapi bila data yang didapat berbanding lurus maka dapat menggunakan banyak orde atau derajat karena semakin banyak orde hasil yang didapat semakin akurat.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

Pengembangan Model Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Biologi Berbasis Uji Kompetensi Awal (UKA) di Surakarta

Pengembangan Model Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Biologi Berbasis Uji Kompetensi Awal (UKA) di Surakarta

untuk kegiatan-kegiatan yang terkait pendalaman materi, mulai dari aspek filosofi sampai pada tataran implementasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penajaman dan pengembangan dalam penguasaan materi tersebut memang dibutuhkan narasumber yang memiliki kemampuan kompetensi lebih, dan ini bisa diperoleh dari perguruan tinggi (dosen). Lebih- lebih bila dikaitkan dengan dukungan sarana laboratorium untuk penguatan dan penajaman materi Biologi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kurangnya keterlibatan narasumber dari perguruan tinggi menjadi salah satu faktor mengapa rata-rata kompetensi profesional di kalangan guru Biologi di Karesidenan Surakarta termasuk dalam katagori rendah. Pernyataan tersebut juga didukung dari hasil penelitian yang mengungkap pendapat para pengurus MGMP Biologi tentang aspek-aspek yang diperlukan ke depan agar kegiatan MGMP Biologi dapat berjalan lebih efektif. Hasil penelitian tersebut menunjuk- kan bahwa pendapat yang terkait dengan aspek menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dalam hal pemenuhan narasumber sebesar 17 %, sementara untuk aspek kerja sama dalam penguatan kegiatan laboratorium di perguruan tinggi sebesar 22 %. Kedua aspek kerja sama tersebut cukup signifikan sebagai dasar untuk menindak lanjuti pengembangan model peningkatan kompetensi profesional guru Biologi pasca sertifikasi berbasis UKA, dengan melibatkan narasumber dari unsur perguruan tinggi.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

MORFOLOGI FETUS MENCIT SETELAH PEMBERIAN VITAMIN A DOSIS TINGGI PADA INDUK MENCIT BETINA (Mus Muskulus) Strain Jepang

MORFOLOGI FETUS MENCIT SETELAH PEMBERIAN VITAMIN A DOSIS TINGGI PADA INDUK MENCIT BETINA (Mus Muskulus) Strain Jepang

Berdasarkan uji Analisis Anova didapatkan tidak ada perbedaan yang signifikan rata-rata berat badan fetus mencit kontrol dengan perlakuan, P=0,143 (P>0,05). Rata-rata fetus mencit lahir hidup kontrol dengan perlakuan, didapatkan ada perbedaan yang signifikan P=0,000 (P<0,05), dilanjutkan uji Pos Hoc Test Bonfferoni, kontrol dengan PII=0,007 (P<0,05) dan P III=0,000 (P<0,05) disimpulkan ada perbedaan yang signifikan, sedangkan PI tidak menunjukan perbedaan yang signifikan P= 1,000(P>0,05). Rata-rata fetus mencit lahir cacat kontrol dengan perlakuan P=0,018 (P<0,05) didapatkan ada perbedaan yang signifikan, uji Pos Hoc Test Bonfferoni, kontrol dengan PIII = 0,026(P<0,05),adanya perbedaan yang signifikan, sedangkan PI =1,000 (P>0,05) dan P II=0,907 (P>0,05) tidak menunjukan perbedaan yang signifikan. Uji Kruskal-Wallis Test rata-rata fetus lahir mati intrauterus kontrol dengan PI, PII dan PIII menunjukan perbedaan yang signifikan P=0,014 (P<0,05). Hasil pengamatan didapatkan perlakuan PIII yang paling banyak jenis kelainan morfologi yang muncul.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

MORFOLOGI FETUS MENCIT SETELAH PEMBERIAN VITAMIN A DOSIS TINGGI PADA INDUK MENCIT BETINA (Mus Muskulus) Strain Jepang.

MORFOLOGI FETUS MENCIT SETELAH PEMBERIAN VITAMIN A DOSIS TINGGI PADA INDUK MENCIT BETINA (Mus Muskulus) Strain Jepang.

Hasil penelitian pada tabel 5.2 menunjukan rata-rata berat badan fetus mencit pada semua kelompok perlakuan (PI = 0,97 + 0,24, PII = 0,79 + 0,11 dan PIII = 1,01 + 0,12) hasil ini lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol 1,026 + 0,12. Berdasarkan uji Anova didapatkan nilai p = 0,143 (p>0,05) berarti dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan rata-rata berat badan fetus mencit antara kelompok kontrol dengan semua kelompok perlakuan (PI, PII dan PIII), karena berat badan fetus dapat dipengaruhi oleh jumlah fetus dalam satu induk.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Operasi Internal, Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur

Operasi Internal, Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur

Faktor-faktor yang dipertimbangkan ketika mengevaluasi ASP-ASP Potensi Manfaat Kekhawatiran Menurut biaya Upgrading otomatis atas software yang telah ada Membutuhkan staf teknologi[r]

7 Baca lebih lajut

BAB 1 KEMUNCULAN TAMADUN AWAL MANUSIA

BAB 1 KEMUNCULAN TAMADUN AWAL MANUSIA

 Undang-undang tertinggi yang menjadi asas pembentukan kerajaan  Perlembagaan menjamin kestabilan negara  Perlembagaan memenuhi aspirasi rakyat  Dapat mengelak perbalahan antara kau[r]

17 Baca lebih lajut

Bab 1 : Kemunculan Tamadun Awal Manusia

Bab 1 : Kemunculan Tamadun Awal Manusia

Revolusi Pertanian dan Perindustrin juga memberi kesan kepada kemunculan golongan buruh dan majikan. Ekonomi, pertanian dan perindustrian yang dijalankan secara besar-besaran menyebabkan muncul golongan buruh ladang dan kilang. Pada peringkat awal revolusi buruh tidak dilayan dengan baik kemahiran mereka tidak diperlukan lagi selepas penciptaan mesin baru seperti mesin membuat stoking dan pakaian dicipta. Pekerja mahir seperti penenun dan tukang jahit memprotes dan memusnahkan mesin-mesin contohnya dalam Pergerakan Luddite. Akibatnya Akta Anti Pengabungan diperkenalkan untuk melarang pekerja bergabung mendapatkan gaji dan layanan yang baik daripada majikan. Selain daripada itu Akta lombong , Akta Parlimen dan Akta Sepuluh Jam Bekerja diperkenalkan untuk membela nasib pekerja.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

Pengaruh Paparan Udara Halotan dengan Dosis Subanestesi Terhadap Gangguan Hati Mencit.

Pengaruh Paparan Udara Halotan dengan Dosis Subanestesi Terhadap Gangguan Hati Mencit.

Alat-alat yang digunakan adalah spektrofotometer (reflotron, spectronic -20D), vaporizer (Fluotec Mark II (Fraser Harlake, Orchard Park, NY), the Ohmeda Tec 4 (Ohio Medical Products, Madison, WI) dan Drager 19.1), centrifuge, penangas air, pipet mikro, pemanas, mikroskop (Olympus) yang dilengkapi dengan lensa okuler mikrofotografi, perlengkapan bedah mencit, berbagai macam alat gelas serta perlengkapan kandang mencit.

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...