Top PDF Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Motivasi Berprestasi Guru Dan Kinerja Mengajar Guru

Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Motivasi Berprestasi Guru Dan Kinerja Mengajar Guru

Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Motivasi Berprestasi Guru Dan Kinerja Mengajar Guru

Supervisi akademik kepala sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja mengajar guru SDNegeridi Kabupaten Sumedang dan berada pada kategori sedang. Secara praktis, salah satu faktor yang menyebabkan sedangnya pengaruh supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja mengajar guru adalah belum optimalnya peran kepala sekolah sebagai supervisor. Supervisi akademik kepala sekolah masih dilakukan hanya sebatas mengetahui kesulitan yang dihadapi oleh guru saja, dan belum menjadi unsur utama bagi kepala sekolah dalam mensukseskan penyelenggaraan pendidikan di sekolah khususnya dalam perbaikan pembelajaran. Kondisi ini terjadi karena banyaknya tugas yang diemban kepala sekolah di luar supervisi akademik yaitu dari segi manajerial maupun tugas administrasi lainnya.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU PADA SD NEGERI DI KECAMATAN CIMAHI UTARA.

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU PADA SD NEGERI DI KECAMATAN CIMAHI UTARA.

Saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul “Pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Kinerja Mengajar Guru pada SD Negeri di Kecamatan Cimahi Utara ” ini sepenuhnya karya saya sendiri. Tidak ada bagian di dalamnya yang merupakan plagiat dari karya orang lain dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung risiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU

KONTRIBUSI SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU

Berdasarkan hasil pembahasan penelitian ditemukan bahwa supervisi akademik kepala sekolah termasuk dalam kategori tinggi. Selanjutnya, penulis menyarankan agar kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik secara teratur dan terus menerus, terutama dalam hal membimbing guru dalam pelaksanaan kurikulum sekolah dengan menggunakan pendekatan kekeluargaan, sehingga permasalahan yang timbul bisa diatasi. Demikian juga halnya guru, sebaiknya guru dapat menjadikan supervisi sebagai suatu kebutuhan, agar proses pembelajaran bisa berjalan dengan baik. Lebih lanjut dalam pembahasan tentang motivasi kerja guru ditemukan bahwa motivasi kerja guru termasuk kategori sangat tinggi, namun untuk indikator senang memperoleh pujian yang termasuk motivasi ekstrinsik masih perlu mendapat perhatian dari kepala sekolah, karena merupakan bagian motivasi berprestasi guru. Maka penulis menyarankan sebaiknya guru dapat meningkatkan motivasi kerjanya, tidak hanya dipengaruhi dari faktor dalam dirinya saja (motivasi intrinsik) tetapi yang tidak kalah penting adalah faktor dari luar dirinya (motivasi ekstrinsik); seperti sikap terbuka dan mau menerima masukan merupakan faktor yang dibutuhkan dalam proses ini.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Mengajar Guru

Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Mengajar Guru

Pertama , Supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja mengajar guru dalam merencanakan pembelajaran di SMP Negeri 2 Ketahun meliputi komponen; a) adapun hal-hal yang perlu dalam merencanakan pembelajaran yaitu, mendeskripsikan tujuan pembelajaran sessuai dengan mata pelajaran, memilih materi pembelajaran, menentukan metode/strategi pembelajaran, menentukan sumber belajar/media/alat peraga pembelajaran, dan mengalokasikan waktu pembelajaran ) dalam merencanakan pembelajaran dilakukan pada awal tahun pelajaran dan awal semster di Sekolah agar proses belajar mengajar dapat optimal c) sehubungan dengan hal ini dilakukan dengan memnbentuk tim baik itu guru senior atau kelompok mapel d) yang dilibatkan dalam tim agar setiap program yang akan dilakukan dapat diimplementasikan secara efektif dalam merencakan pembelajaran, yang dilibatkan terdiri dari para wakil kepala sekolah urusan kurikulkum , MGMP, dan tetap melibatkan guru-guru yang senior yang ada disekolah, e) tujuan membimbing guru dalam merencanakan pembelajaran ini agar setiap guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku .
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI KECAMATAN KERTASARI KABUPATEN BANDUNG - repository UPI T ADP 1009555 Title

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI KECAMATAN KERTASARI KABUPATEN BANDUNG - repository UPI T ADP 1009555 Title

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI KECAMATAN KERTASARI KABUPATEN BANDUNG TESIS Diajukan untuk Memenuhi Sebagian da[r]

3 Baca lebih lajut

Pengaruh Perilaku Kepemimpinan Dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Mengajar Guru SMAN Di Kabupaten Kaur

Pengaruh Perilaku Kepemimpinan Dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Mengajar Guru SMAN Di Kabupaten Kaur

PERNYATAAN TAPM yang berjudul Pengaruh Perilaku Kepemimpinan dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah terhadap Kinerja Mengajar Guru SMA Negeri di Kabupaten Kaur adalah basil karya saya sen[r]

240 Baca lebih lajut

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN CONGGEANG KABUPATEN SUMEDANG.

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN CONGGEANG KABUPATEN SUMEDANG.

Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Mengajar Guru SD Negeri Di Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang”. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih banyak sekolah yang mengalami masalah dikarenakan guru tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Rendahnya kualitas peranan guru dalam sekolah salah satunya dikarenakan kinerja mengajarrnya yang masih rendah. Hal ini diduga karena kurangnya supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang dijadikan sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri di Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang sebanyak 150 guru dari populasi tersebut diambil seluruh populasi. Berdasarkan pengolahan data yang dihitung dengan menggunakan teknik WMS (Weight Means Scored) diperoleh bahwa rata-rata kecenderungan umum untuk supervisi akademik kepala sekolah berada pada kategori baik dan rata-rata kecenderungan umum untuk kinerja mengajar guru berada dalam kategori sangat baik. Berdasarkan analisis korelasi menunjukan bahwa tingkat koefisien supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja mengajar guru rendah. Uji signifiakansi menunjukkan bahwa supervisi akademik kepala sekolah memiliki korelasi yang positif dan signifikan terhadap kinerja mengajar guru. Dari uji determinasi dan analisis regresi membuktikan bahwa supervisi akademik kepala sekolah dapat menentukan kualitas kinerja mengajar guru. Dapat disimpulkan bahwa supervisi akademik kepala sekolah memberikan pengaruh yang positif dan signifikan. Meskipun telah diketahui pengaruh yang ada cukup rendah. Hal ini memberikan petunjuk bagi kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas kinerja mengajar guru yang baik serta dalam meningkatkan mutu sekolah, maka kepala sekolah perlu memperhatikan supervisi akademik kepala sekolah yang telah diberikan. Untuk meningkatkan kinerja mengajar guru yang baik juga bisa dilakukan dengan adanya motivasi dari kepala sekolah.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Budaya Sekolah Dan Kinerja Mengajar Guru

Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Budaya Sekolah Dan Kinerja Mengajar Guru

Penelitian ini difokuskan pada pengaruh supervisi akademik kepala sekolah, budaya sekolah terhadap kinerja mengajar guru pada Sekolah Dasar di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Kinerja mengajar guru merupakan prestasi yang dicapai oleh seorang guru dalam melaksanakan tugasnya berdasarkan tiga indikator: (1) penguasaan bahan ajar, (2) kemampuan mengelola pembelajaran dan (3) komitmen menjalankan tugas. Kinerja mengajar guru mendapat pengawasan dan pembinaan oleh kepala sekolah (supervisi akademik) dengan tujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui kegiatan belajar bermutu sehingga akan menjadi kekuatan kualitas budaya sekolah bermutu. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran angket tetutup. Data hasil penelitian dilakukan dengan ³VWDWLVWLN GHVNULSWLI´ 7HPXDQ KDVLO SHQHOLWLDQ DGDODK NLQHUMD PHQJDMDU JXUX OHELK banyak dipengaruhi oleh budaya sekolah dibandingkan dengan pengaruh supervisi akademik kepala sekolah..Kinerja mengajar guru akan menjadi optimal apabila diintegrasikan dengan semua komponen persekolahan, kepala sekolah, guru, karyawan maupun peserta didik. Memelihara tradisi, nilai-nilai, dan kebiasaan yang menguatkan budaya sekolah positif, akan berdampak pada peningkatan kualitas sekolah. Kinerja mengajar guru akan lebih profesional bila diimbangi dengan p ela yana n sup e rv i si a kad em ik k epa la s ek ola h y ang ru t in dan te r s t ru ktu r sebagai budaya sekolah bermutu.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI SMP NEGERI KABUPATEN KARAWANG.

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI SMP NEGERI KABUPATEN KARAWANG.

menjadi profesional tidak semata-mata hanya meningkatkan kompetensinya baik melalui pemberian penataran, pelatihan maupun memperoleh kesempatan untuk belajar lagi namun perlu juga memperhatikan guru dari segi yang lain seperti peningkatan disiplin, pemberian motivasi, pemberian bimbingan melalui supervisi, pemberian insentif, gaji yang layak dengan keprofesionalannya sehingga memungkinkan guru menjadi puas dalam bekerja sebagai pendidik. Salah satu faktor yang menjadi tolak ukur keberhasilan sekolah adalah kinerja guru dalam mengajar. Kinerja guru atau prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu (Hasibuan, 2007). Kinerja mengajar guru akan baik jika guru telah melakukan unsur-unsur yang terdiri dari kesetiaan dan komitmen yang tinggi pada tugas mengajar, menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran, kedisiplinan dalam mengajar dan tugas lainnya, kreativitas dalam pelaksanaan pengajaran, kerjasama dengan semua warga sekolah, kepemimpinan yang menjadi panutan siswa, kepribadian yang baik, jujur dan objektif dalam membimbing siswa, serta tanggung jawab terhadap tugasnya.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI KECAMATAN KERTASARI KABUPATEN BANDUNG.

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI KECAMATAN KERTASARI KABUPATEN BANDUNG.

Dengan mempertimbangkan berbagai hal, baik itu keadaan geografis tempat penelitian, iklim dan budaya sekolah, juga aspek waktu, tenaga dan biaya yang akan dikeluarkan. Maka peneliti menentukan jumlah sampel sebanyak 200 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah para guru SD Negeri yang berada di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung dengan kriteria (1) sudah memiliki pengalaman mengajar minimal lima tahun, (2) mempunyai kualifikasi pendidikan minimal sarjana, (3) lulus sertifikasi guru
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SD NEGERI KECAMATAN SUKARESMI KABUPATEN CIANJUR.

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SD NEGERI KECAMATAN SUKARESMI KABUPATEN CIANJUR.

Adapun dimensi yang digunakan sebagai indikator penelitian untuk mengukur supervisi akademik kepala sekolah merujuk pada definisi yang dikemukakan Glickman (Ibrahim Bafadal, 1992 : 2) bahwa supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses belajar mengajar demi pencapaian tujuan pengajaran. Indikator-indikatornya adalah (a) merencanakan program supervisi akademik, (b) melaksanakan supervisi akademik, dan (c) menindaklanjuti hasil supervisi akademik. (Permendiknas No.13 Tahun 2007)
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Motivasi Berprestasi Guru Terhadap Kinerja Mengajar Guru Pada Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya.

Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Motivasi Berprestasi Guru Terhadap Kinerja Mengajar Guru Pada Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya.

teori dan pengalaman yang baik, selalu menggunakan pendekatan kekeluargaan sehingga permasalahan yang terjadi dapat diatasi dengan cepat dan tepat serta berhasil dengan baik. Hal ini dimaksudkan agar tidak timbul salah persepsi terhadap kepemimpinan kepala sekolah dengan guru, sehingga terjadi kesenjangan jalinan komunikasi yang tidak harmonis diantara kedua belah pihak. Kepala sekolah harus dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pemimpin dan merupakan mitra kerja guru. Adanya kondisi kurang kondusif diantara kedua pihak akan menimbulkan ketimpangan di sekolah sehingga berpengaruh terhadap kinerja mengajar dan pencapaian tujuan pendidikan. Kepala sekolah harus berusaha untuk melakukan terobosan dalam upaya membangun dan meningkatkan motivasi guru. Selain sebagai seorang leader, kepala sekolah juga sebagai motivator. Perlunya upaya-upaya memotivasi guru disebabkan guru merupakan pekerja yang sehari-harinya menghadapi beraneka ragam tingkah laku siswa, belum lagi tuntutan akan mutu pendidikan merupakan tugas yang sangat berat bagi guru, yang memerlukan penanganan dan konsentrasi pemikiran ekstra serta sumbangan tenaga yang cukup menguras energi. Kepala sekolah harus mampu menyusun srategi, diantaranya: 1) adanya keterbukaan kegiatan yang disusun kepala sekolah, sehingga program dan tujuan jelas dapat dipahami guru, 2) adanya kegiatan yang menarik dan menyenangkan, 3) adanya reward atau hadiah bagi yang berprestasi, dan 4) berusaha memperhatikan kebutuhan guru baik kebutuhan jasmani maupun rohani.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah Dan Motivasi Berprestasi Guru Terhadap Kinerja Mengajar Guru

Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah Dan Motivasi Berprestasi Guru Terhadap Kinerja Mengajar Guru

Supervisi Kepala Sekolah yang merupakan faktor organisasional tentunya merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong tumbuhnya motivasi bagi seorang guru. Faktor pendorong dari dalam diri seorang guru tentunya sangat penting, namun demikian, rangsangan dari luar pun akan bisa menjadi sangat penting pula untuk bisa terus meningkatkan motivasi berprestasi bagi guru. Rangsangan dari luar seperti supervisi dapat dikategorikan sebagai motivasi ekstrinsik, sebagaimana dikemukakan oleh Engkoswara dan Komariah (2010: 213), yang menjelaskan bahwa berdasarkan jenisnya motivasi dibagi menjadi dua bagian yaitu (1) motivasi instrinsik, motivasi instrinsik adalah keinginan bertindak yang disebabkan adanya faktor pendorong dari dalam individu. (2) motivasi ekstrinsik, motivasi ekstrinsik adalah materi yang keberadaannya disebabkan karena pengaruh rangsangan dari luar.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Kontribusi Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Kinerja Mengajar Guru

Kontribusi Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Kinerja Mengajar Guru

dikarenakan memiliki fungsi sebagai berikut: 1.) Fungsi edukatif, evaluasi bertujuan untuk memperoleh informasi tentang keseluruhan sistem dan/atau salah satu subsistem pendidikan. 2.) Fungsi institusional, evaluasi berfungsi mengumpulkan informasi akurat tentang input dan output pembelajaran disamping proses pembelajaran itu sendiri, 3.) Fungsi diagnostik, dengan evaluasi dapat diketahui kesulitan masalah yang sedang dihadapi siswa dalam proses belajarnya. 4.) Fungsi administratif, evaluasi menyediakan data tentang kemajuan belajar siswa, yang pada gilirannya berguna untuk memberikan sertifikat (tanda kelulusan) dan melanjutkan studi lebih lanjut dan/ atau kenaikan kelas. 5.) Fungsi kurikuler, evaluasi berfungsi menyediakan data dan informasi yang akurat dan berdayaguna bagi pengembangan kurikulum. 6.) Fungsi manajemen, komponen evaluasi merupakan bagian integral dalam sistem manajemen, hasil evaluasi berdayaguna sebagai bahan bagi pimpinan untuk membuat keputusan manajemen pada semua jenjang manajemen. Skor rata-rata kemampuan perencanaan pembelajaran tergolong sangat tinggi namun belum diterapkan secara maksimal. Oleh sebab itu, seorang guru seharusnya memiliki kemampuan dalam merencanakan pembelajaran karena dengan perencanaan yang baik akan dapat mencapai target yang diharapkan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PERSEPSI GURU TENTANG SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI SMP NEGERI KABUPATEN MAJALENGKA.

KONTRIBUSI PERSEPSI GURU TENTANG SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI SMP NEGERI KABUPATEN MAJALENGKA.

5 yang research base. Penilaian kinerja guru yang resmi sendiri justru terselip diantara aspek-aspek lain : (1) kesetiaan, (2) prestasi kerja, (3) tanggung jawab, (4) ketaatan, (5) kejujuran, (6) kerjasama, (7) prakarsa, dan (8) kepemimpinan dalam Daftar Penilaian Pekerjaan PNS (DP3). Aspek ke delapan tidak disertakan untuk menilai guru, kecuali guru tersebut menjadi kepala sekolah. Instrumen yang didasarkan pada PP Nomor 10 tanggal 15 Mei 1979, selain terlalu umum, sehingga tidak sepenuhnya cocok untuk mengukur kinerja profesi tertentu termasuk guru, tiap aspek yang dinilainya pun tidak memiliki parameter yang jelas, sehingga peskorannya yang berkisar dari 0 - 100 untuk setiap aspek bisa ditafsirkan secara berbeda. Padahal yang harus didahulukan sebelum melakukan penilaian kinerja adalah mendefinisikan pekerjaan, yaitu menguraikan kewajiban dan standar suatu pekerjaan (profesi), karena penilaian kinerja berarti membandingkan antara kinerja pegawai sesungguhnya dengan standar pekerjaan yang didefinisikan sebelumnya (Dessler, 2006 : 327). Dengan demikian, untuk menilai atau mengukur kinerja mengajar guru diperlukan instrumen (format) khusus yang sesuai dengan tuntutan (standar) profesional guru dalam mengajarnya.
Baca lebih lanjut

102 Baca lebih lajut

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI KECAMATAN KERTASARI KABUPATEN BANDUNG.

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI KECAMATAN KERTASARI KABUPATEN BANDUNG.

Sejalan dengan pendapat di atas, khususnya di wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan UPTD TK dan SD Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung yang menjadi tempat penelitian penulis. Setelah melakukan observasi pendahuluan diperoleh data bahwa semua siswa SD baik negeri maupun swasta 100 % lulus ujian nasional setiap tahunnya. Namun menurut pengawas SD, hal ini belum dapat dijadikan tolok ukur baiknya kinerja mengajar guru SD Negeri di wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan UPTD TK dan SD Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung. Karena berdasarkan hasil supervisi yang telah dilakukan pengawas terhadap para guru setiap tahunnya, banyak guru yang membuat rencana pelaksanaan pembelajaran seadanya, kurang menguasai materi pembelajaran, kurang optimal dalam mengelola pembelajaran di kelas, dan kurang optimal dalam melaksanakan penilaian terhadap peserta didik.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SMK RSBI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SMK RSBI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang sasarannya adalah mencari dan menggambarkan tentang persepsi guru tentang supervisi pembelajaran yang dilakukan kepala sekolah, motivasi berprestasi guru, dan kinerja mengajar guru SMK RSBI Bidang Keahlian Teknik Elektro di DIY. Berdasarkan pada permasalahannya, yaitu menurut timbulnya variabel yang ada, maka penelitian ini adalah pendekatan non eksperimental atau expost facto karena tidak memberi perlakuan kepada variabel sehingga tidak menimbulkan gejala baru. Menurut metodenya adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivistik, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu.
Baca lebih lanjut

114 Baca lebih lajut

Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Mengajar Guru

Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Mengajar Guru

Supervisi akademik kepala sekolah merupakan aspek yang menunjang pada kinerja mengajar guru. Selain faktor supervisi, faktor kesejahteraan dalam hal ini kompensasi juga memberikan pengaruh terhadap kinerja mengajar guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara supervisi akademik kepala sekolah dan kompensasi terhadap kinerja mengajar guru pada SD Negeri dan Swasta di Kota Sukabumi. Metode yang digunakan deskriptif analisis menggunakan pendekatan kuantitatif. Pada unit lembaga sebanyak 31 sekolah negeri dan swasta di Kota Sukabumi. Tekhnik Analitis data menggunakan tekhnik analitis regresi (regression analysis). Temuan penelitian ini adalah pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah, kompensasi dan kinerja mengajar guru telah terlaksana dengan baik; Supervisi akademik kepala sekolah memberikan pengaruh sedang terhadap kinerja mengajar guru dan menunjukan adanya hubungan yang signifikan; kompensasi memberikan pengaruh sedang terhadap kinerja mengajar guru dan menunjukan hubungan yang signifikan; Supervisi akademik kepala sekolah dan kompensasi secara simultan memberikan pengaruh terhadap terhadap kinerja mengajar guru, dan secara bersama-sama memberikan pengaruh yang kuat terhadap kinerja mengajar guru. Saran dari peneitian ini adalah sebaiknya Guru SD perlu ditingkatkan semangat kerjanya melalui dua pendekatan, yaitu pendekatan struktural dan pendekatan proses. Pendekatan struktural meliputi: otonomi, variasi tugas, signifikansi tugas, identitas tugas, dan feed back. Pendekatan proses adalah melakukan berbagai proses keorganisasian untuk menciptakan adanya saling percaya di antara guru, saling membantu, mengurangi munculnya kelemahan manusia, dan membantu memecahkan masalah yang dihadapi guru, di antaranya dapat dilakukan melalui: (1) meningkatkan suasana kerjasama yang baik antar guru-kepala sekolah- pegawai sekolah, (2) pemberian penghargaan, dan (3) mengadakan pengawasan rutin dan berkala dan memberi bantuan kepada para pengawas agar terjadi peningkatan kinerja mengajar di SD Negeri dan Swasta di Kota Sukabumi melalui penataran-lokakarya-seminar.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KABUPATEN CIANJUR.

PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KABUPATEN CIANJUR.

Untuk menjadikan guru sebagai tenaga profesional maka perlu diadakan pembinaan secara terus – menerus dan berkesinambungan, dan menjadikan guru sebagai tenaga kerja perlu diperhatikan, dihargai, dan diakui keprofesionalannya. Memandang guru sebagai tenaga kerja profesional maka usaha-usaha untuk membuat mereka menjadi profesional tidak semata-mata hanya meningkatkan kompetensinya baik melalui penataran, pelatihan maupun memperoleh kesempatan untuk belajar lagi, namun perlu juga memperhatikan guru dari segi yang lain seperti peningkatan disiplin, pemberian motivasi, pemberian bimbingan melalui supervisi, pemberian intensif, dan gaji yang layak, sehingga memungkinkan guru untu meningkatkan kinerja mengajarnya sebagai pendidik. Dengan demikian, supervisi yang dilakukan oleh Kepala Sekolah dan motivasi berprestasi guru dapat dipandang sebagai salah satu kunci yang dapat meningkatkan kinerja mengajar guru.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SMK RSBI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SMK RSBI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang sasarannya adalah mencari dan menggambarkan tentang persepsi guru tentang supervisi pembelajaran yang dilakukan kepala sekolah, motivasi berprestasi guru, dan kinerja mengajar guru SMK RSBI Bidang Keahlian Teknik Elektro di DIY. Berdasarkan pada permasalahannya, yaitu menurut timbulnya variabel yang ada, maka penelitian ini adalah pendekatan non eksperimental atau expost facto karena tidak memberi perlakuan kepada variabel sehingga tidak menimbulkan gejala baru. Menurut metodenya adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivistik, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu.
Baca lebih lanjut

114 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects