Top PDF Teknik Budidaya Tanaman Jilid 3

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 3

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 3

Pada tahun 1694, seorang pendeta bernama F. Valentijn melaporkan melihat perdu teh muda berasal dari China tumbuh di Taman Istana Gubernur Jendral Champhuys di Jakarta. Pada tahun 1826 tanaman teh berhasil ditanam melengkapi Kebun Raya Bogor, dan pada tahun 1827 di Kebun Percobaan Cisurupan, Garut, Jawa Barat. Berhasilnya penanaman percobaan skala besar di Wanayasa (Purwakarta) dan di Raung (Banyuwangi) membuka jalan bagi Jacobus Isidorus Loudewijk Levian Jacobson, seorang ahli teh, menaruh landasan bagi usaha perkebunan teh di Jawa. Teh dari Jawa tercatat pertama kali diterima di Amsterdam tahun 1835. Teh jenis Assam mulai masuk ke Indonesia (Jawa) dari Sri Lanka (Ceylon) pada tahun 1877, dan ditanam oleh R.E. Kerkhoven di kebun Gambung, Jawa Barat.
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 3 Kelas 12 Chairani Hanum 2008

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 3 Kelas 12 Chairani Hanum 2008

Kelapa sawit telah menjadi komoditi subsektor perkebunan yang memiliki peranan penting bagi perekonomian Indonesia. prospek usaha yang cerah, harga produk yang kompetitif, dan indsustri berbasis kelapa sawit yang beragam dengan skala usaha yang fleksibel, telah menjadikan banyak perusahaan dalam berbagai skala maupun petani yang berminat untuk membangun industri kelapa sawit mulai dari kebun hingga hilir. Keberhasilan suatu usaha perkebunan kelapa sawit ditentukan oleh faktor bahan tanaman atau bibit yang memiliki sifat yang unggul dan teknik budidayanya. Bibit yang unggul akan menjamin pertumbuhan yang baik dan tingkat produksi yang tinggi apabila perlakuan dilakukan secara optimal.
Baca lebih lanjut

177 Baca lebih lajut

Teknik budi daya ikan jilid 3

Teknik budi daya ikan jilid 3

Dengan mengetahui berbagai macam obat dan bahan kimia yang dapat digu- nakan dalam melakukan pengobatan, maka akan sangat membantu para pem- budidaya ikan untuk mengobati ikan yang sakit. Sebagai contoh dalam aplikasinya, untuk ikan yang sakit yang akan diobati dengan antibiotika antara lain oxytetracy- cline. Maka cara pengobatannya dapat dilakukan misalnya saja dengan meren- dam ikan dalam larutan oksitetrasiklin 5 ppm selama 24 jam. Atau mau menggu- nakan bahan kimia dengan cara meren- dam ikan dalam larutan nitrofuran 5 – 10 ppm selama 12 – 24 jam, merendam ikan dalam larutan kalium permanganate (PK) 10 – 20 ppm selama 30 – 60 menit. Obat- obat antibiotika seperti Kemicitin, Tetra- siklin, Streptomisin yang berupa serbuk dapat dicampurkan ke dalam makanan ikan jika akan melakukan pengobatan dengan sistem oral. Dosisnya harus di- perhitungkan agar setiap 100 gram berat ikan, dapat memakan 1 mg antibiotika itu per hari. Lama pemberian obat ini 2 – 3 minggu.
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

Bagaimana teknik budidaya tanaman duku

Bagaimana teknik budidaya tanaman duku

Bibit duku tidak memerlukan perawatan khusus kecuali pemberian air yang cukup terutama pada musim kemarau. Selama 2 atau 3 minggu sejak bibit duku ditanam perlu dilakukan penyiraman dua kali setiap hari yaitu pagi dan sore hari, terutama pada saat tidak turun hujan. Selanjutnya cukup disiram satu kali setiap hari. Kalau pertumbuhannya sudah benar-benar kokoh, penyiraman cukup dilakukan penyiraman secukupnya jika media penyemaian kering. Penyulaman pada bibit diperlukan jika ada bibit yang mati maupun bibit yang pertumbuhannya terhambat. Rumput liar yang mengganggu pertumbuhan bibit juga hrus dihilangkan. Untuk meningkatkan pertumbuhan bibit perlu diberi pupuk baik pupuk organik berupa pupuk kandang dan kompos maupun pupuk anorganik berupa pupuk TSP dan ZK sesuai dengan dosis dan kadar yang dianjurkan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Bab 3 Budidaya Tanaman Sayuran

Bab 3 Budidaya Tanaman Sayuran

tanam dan tempat tanam yang berbeda. Tanaman sayuran biasa ditanam pada tanah dengan area yang cukup luas. Keterbatasan lahan menjadi kendala dalam melaksanakan budidaya tanaman. Seiring dengan perkembangan teknologi, manusia melakukan berbagai upaya agar tetap dapat melakukan budidaya tanaman dengan berbagai media pada tempat tanam yang terbatas. Upaya yang dilakukan berupa modifikasi wadah tanam dan media tanam. Modifikasi media tanam dilakukan dengan mengubah sebagian atau seluruhnya, memadukan, dan mencampur media tanam dengan komposisi tertentu. Teknik yang saat ini digunakan dalam memodifikasi jenis media tanam salah satu contohnya adalah teknik hidroponik dan modifikasi wadah tanam salah satunya adalah vertikultur.
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

Bab 3 Budidaya dan Wirausaha Tanaman Pangan

Bab 3 Budidaya dan Wirausaha Tanaman Pangan

Setiap budidaya tanaman pangan hendaknya didukung dengan penyediaan air sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Air hendaknya dapat disediakan sepanjang tahun, baik bersumber dari air hujan, air tanah, air embun, tandon, bendungan ataupun sistem irigasi/pengairan. Air yang digunakan untuk irigasi memenuhi baku mutu air irigasi, dan tidak menggunakan air limbah berbahaya. Air yang digu- nakan untuk proses pascapanen dan pengolahan hasil tanaman pangan memenuhi baku mutu air yang sehat. Pemberian air untuk tanaman pangan dilakukan secara efektif, efisien, hemat air dan manfaat optimal. Apabila air irigasi tidak mencukupi kebutuhan tanaman guna pertumbuhan optimal, harus diberi- kan tambahan air dengan berbagai teknik irigasi. Penggunaan air pengairan tidak bertentangan dengan kepentingan masyarakat di sekitarnya dan mengacu pada peraturan yang ada. Pengairan tidak boleh mengakibatkan terjadinya erosi lahan maupun tercucinya unsur hara, pencemaran lahan oleh bahan berbahaya, dan keracunan bagi tanaman serta lingkungan hidup. Kegiatan pengairan sebaiknya dicatat sebagai bahan dokumentasi. Penggunaan alat dan mesin pertanian untuk irigasi/penyediaan air dari sumber, harus memenuhi ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan dan dapat diterima oleh masyarakat.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Teknik Budidaya Tanaman Jilid elas 11 Chairani Hanum 2008

Teknik Budidaya Tanaman Jilid elas 11 Chairani Hanum 2008

meningkat dua kali lipat saat pertumbuhan maksimum. Bila N tidak tersedia dalam jumlah cukup, maka warna ujung daun tua akan berubah menjadi kuning dan warna ini akan berkembang sepanjang tulang daun utama. Karena N sifatnya mobil dalam tanaman, gejala kahat N ini berangsur-angsur akan merambah ke daun-daun di atasnya. Daun tua kemudian akan mati. Uji N jaringan tanaman dapat dilakukan dengan menggunakan indikator kimia atau alat elektronik untuk membantu mengdiagnosis kahat N ini. Tanaman mati muda dengan tongkol yang kecil dan bijinya sedikit.

329 Baca lebih lajut

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DAN OPTN

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DAN OPTN

Tanaman yang terserang menjadi layu, mulai dari daun bagian bawah. Anak tulang daun akan menguning bila infeksi berkembang, tanaman menjadi layu setelah 2 – 3 hari setelah infeksi. Warna jaringan akar dan batang menjadi coklat. Tempat infeksi tertutup hifa yang berwarna putih seperti kapas.

12 Baca lebih lajut

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN KAPUK Ceiba pent

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN KAPUK Ceiba pent

Bibit kapuk dapat berasal dari biji atau stek. Penangkaran dengan biji didahului dengan persemaian. Pada pembuatan pesemaian kapuk yang penting adalah pengerjaan tanah. Permukaan bedengan dibuat merata dan pembuangan air mudah dilakukan, karena air yang menggenang berakibat fatal bagi tanaman yang masih muda. Jarak tanam di bedengan 20 cm x 20 cm dengan memakai 3 biji per lubang, kemudian setelah sebulan disisakan satu tanaman yang terbaik. Cara lainnya dengan disebar dalam bak-bak yang kemudian dipindahkan ke bedengan, sehingga diperoleh tanaman yang rata dan tumbuh baik, tetapi apabila ada gangguan hama kumbang Nisotra, pada tanaman kapuk muda daunnya habis termakan. Tanaman kapuk pada umumnya dapat dipindahkan ke lapangan setelah umur satu tahun di persemaian, setinggi kira- kira satu meter. Okulasi tanaman kapuk banyak menggunakan Togo B sebagai batang bawah. Hasilnya menunjukkan beberapa keuntungan antara lain : pada sambungan batang bawah dan atas (mata tunas) tidak timbul benjolan seperti layaknya bibit berasal dari biji. Keuntungan lain adalah diperoleh tanaman yang sama unggulnya dengan tanaman induknya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Teknik Budidaya Tanaman Jagung. pdf

Teknik Budidaya Tanaman Jagung. pdf

Penanganan pasca panen bisa dengan cara pengeringan, pada umumnya dilakukan dengan menghamparkan jagung dibawah terik matahari menggunakan alas tikar atau terpal. Pada waktu cerah penjemuran dapat dilakukan selama 3-4 hari. Dapat juga menggunakan mesin grain dryer. Kemudian jagung dipipil, agar segera dijemur kembali sampai kering konstan (kadar air kurang lebih 12%) agar dapat disimpan lama, biasanya memerlukan waktu penjemuran 60 jam sinar matahari.

6 Baca lebih lajut

Teknik Budidaya Tanaman Tomat Solanum ly

Teknik Budidaya Tanaman Tomat Solanum ly

Bibit tomat yang baru ditanam, baik melalui persemaian maupun langsung ditanam tidak semuanya dapat tumbuh dan bertahan menjadi tanaman dewasa beberapa diantaranya pasti ada yang mati salah satu cara mengatasinya adalah melakukan penyulaman, caranya saat tomat berumur 7–14 hari setelah tanaman lakukan penggantian bibit yang mati dengan bibit yang baru dan diambil dari bibit terdahulu atau bibit yang ditanam dengan selang waktu 7–14 hari dari awal penyemaian. Jika dalam 3 mingu setelah tanam masih ditemukan bibit yang mati tidak perlu lagi dilakukan penyulaman, sebab penyulaman pada umur lebih, dari 3 minggu akan menghasilkan tanaman yang pertumbuhan dan umur panennya tidak seragam sehingga akan menyulitkan penanaman.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 1

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 1

perkembangan mencakup proses diferensiasi, dan ditunjukkan oleh perubahan-perubahan yang lebih tinggi, menyangkut spesialisasi secara anatomi dan fisiologi. Diferensiasi merupakan salah satu proses penting dalam budidaya tanaman. Akan tetapi perubahan dari sel sederhana ke organisme ber sel banyak yang kompleks, belum dapat dipahami secara sempurna. Mekanisme diferensiasi tanaman menjadi sel yang kompleks tidaklah jelas. Akan tetapi faktor-faktor penting yang mempengaruhi diferensiasi jaringan sudah banyak di teliti. Sebagai hasil dari penelitian tersebut dikatakan beberapa faktor seperti hara dan hormon tumbuh merupakan faktor yang memegang peranan penting dalam diferensiasi tanaman.
Baca lebih lanjut

188 Baca lebih lajut

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 2

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 2

Waktu terbaik untuk mulai mengerjakan tanah adalah pada bulan Juni – Agustus. Besarnya lubang minimal 60 x 60 x 60 cm. Lebih besar lebih baik, umpamanya 80 x 80 x 70 cm atau 1 x 1 x 0,5 m. Penggalian lubang jangan terlalu dalam, pengaruhnya kurang baik ( me- rugikan), karena akan tanaman akan mengumpul di lapisan yang dalam dan lapisan atas kurang. Selain itu lubang penanaman yang terlalu dalam sering menarik air dari tanah sekelilingnya, hal itu akan merusak akar tanaman dan menghambat pertumbuhannya. Lubang tanaman dibuat dengan cara menggali lubang. Tanah bagian atas yang subur ( berwarna kehitam-hitaman) dipisahkan dari tanah bawah. Tanah atas dibuang disebelah kiri, tanah bawah ke sebelah kanan. Selanjutnya lubang dibiarkan menganga terjemur matahari 2 – 4 minggu lamanya. Tanah bagian bawah dimasukkan dalam lubang, letaknya tetap dibawah seperti
Baca lebih lanjut

330 Baca lebih lajut

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN JILID 2 SMK

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN JILID 2 SMK

2) Gejala Serangan : Tanaman yang terserang menguning dan layu. Infeksi terjadi pada bagian-bagian yang dekat dengan tanah. Bagian ini membusuk, dan pada permukaannya terdapat miselium cendawan berwarna putih, teratur seperti bulu. Miselium ini membentuk sklerotium, yang semula berwarna putih, kelak berkembang menjadi butir-butir berwarna coklat yang mirip dengan biji sawi. Pada Phalaenopsis penyakit menyebabkan busuk akar dan pangkal daun. Jaringan menjadi berwarna kuning krem, berair, yang segera berubah menjadi coklat lunak karena adanya bakteri dan cendawan tanah. Sklerotium bentuknya hampir bulat dengan pangkal yang agak datar, mempunyai kulit luar, kulit dalam dan teras. Di daerah tropis S. rolfsii tidak membentuk spora. Cendawan dapat bertahan lama dengan hidup secara saprofitik, dan dalam bentuk sklerotium yang tahan terhadap keadaan yang kurang baik. S. rolfsii umumnya terdapat dalam tanah. Cendawan terutama terpencar bersama-sama dengan tanah atau bahan organik pembawanya. Sklerotium dapat terpencar karena terbawa oleh air yang mengalir. S. rolfsii terutama berkembang dalam cuaca yang lembab. Cendawan dapat menginfeksi tanaman anggrek melalui luka ataupun tidak, bila melalui luka infeksi akan berlangsung lebih cepat. Di Indonesia Oncidium sp. dan Phalaenopsis sp. sangat rentan terhadap S. rolfsii, Cattleya sp. agak tahan, sedangkan Dendrobium sp. sangat tahan.
Baca lebih lanjut

192 Baca lebih lajut

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN CENGKEH. pdf

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN CENGKEH. pdf

terlalu tua dan yang terjatuh, setelah itu bunga cengkeh dikeringkan. Pengeringan dapat dilakukan dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung atau menggunakan pengering buatan.Bunga cengkeh yang akan dijemur dihamparkan pada alas tikar,anyaman bamboo gribig, atau plastik, atau pada lantai jemur yang diberi alas plastic.Selama proses pengeringan, cengkeh dibolak balik agar keringnya merata.proses pengeringan dianggap selesai apabila warna bunga cengkeh telah berubah menjadi coklat kemerahan,mengkilat, mudah dipatahkan dengan jari tangan dan kadar air telah mencapai sekitar 10 – 12 %.Lamanya waktu penjemuran dibawah sinar mataharisekitar 3 – 4 hari.Cengkeh yang telah kering kalau disimpan tidak akan susut beratnya dan tahan lama asalkan tidak terkena air.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

teknik budidaya tanaman sayuran lk3 smpn

teknik budidaya tanaman sayuran lk3 smpn

pembibitan hal yg harus diperhatikan saat pembibitan adalah mengetahui syarat benih yg baik. benih harus bersih dari benda asing, memilkiki daya kecambah minimal 80%. sebelum disemai, benih diberi perlakuan agar pertumbuhan bibit lebih baik. beberapa benih tanaman memerlukan perlakuan tertentu, seperti direndam dengan air. selama masa pembibitan, bibit harus mendapat pengairan yg cukup, pemupukan dan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman. pemindagan bibit yg ceroboh dapat merusak akar tanaman.

1 Baca lebih lajut

95 Teknik Grafika dan Industri Grafika Jilid 3

95 Teknik Grafika dan Industri Grafika Jilid 3

MELAKUKAN PEKERJAAN PON, RIL dan EMBOSS Usaha pon, ril, dan emboss banyak ditemui di industri rumah tangga (home industri), karena pelaksanaan pekerjaannya tidak memerlukan modal yang besar. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan ketekunan karena keterlibatan tenaga manusia dalam menghasilkan produknya masih cukup dominan, terlebih jika yang digunakan mesin yang masih manual atau semi otomatis, seperti hand press atau mesin degel yang belum mempunyai unit pengambilan kertas. Mesin cetak silinder juga sering digunakan untuk melakukan pekerjaan jenis ini. Produk yang dihasilkan antara lain, dos snack/ makanan, amplop, stopmap, kartu kredit, kartu nama, dan sebagainya. Berikut diuraikan, teknik mencetak pon, ril, dan emboss.
Baca lebih lanjut

131 Baca lebih lajut

98 Teknik Grafis Komunikasi Jilid 3

98 Teknik Grafis Komunikasi Jilid 3

• Penekanan pada Manfaat Media grafis komunikasi yang menarik konsumen dengan cara mengemukakan faedah pemakaian suatu produk atau jasa tertentu. Media grafis komunikasi jenis ini sering ditayangkan di media televisi tentang produk-produk rumah- tangga yang ramah ling- kungan, seperti alat pember- sih air, penghisap debu, produk peralatan rumah-tang- ga dengan teknik bongkar- pasang, atau jenis produk baru yang mempunyai kelebihan dari pada produk sebelumnya. Bagaimana memancing calon pembeli agar terbujuk untuk membeli produk yang iinfor- masikan, walaupun sebelum- nya mereka sudah membeli jenis merk yang sama. Strategi yang dipakai adalah mengin- formasikan kualitas, kelebihan, fasilitas, keung-gulan yang ada pada produk yang baru dikeluarkan. Sebagai contoh media grafis komunikasi mobil yang tiap tahun berganti sejalan dengan jenis produk yang dikeluarkan.
Baca lebih lanjut

215 Baca lebih lajut

95745705 20080820192405 Teknik Sepeda Motor Jilid 3

95745705 20080820192405 Teknik Sepeda Motor Jilid 3

Untuk mewujudkan buku ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak, Direktorat Pembinaan SMK, para staf proyek penerbitan buku, Rektor UNP, Dekan FT UNP dan Ketua Jurusan Teknik Otomotif atas dukungan moral dan finansial demi terbitnya karya ini. Selanjutnya, Rahmadani, ST (Penyunting) dan Eko Indrawan, ST yang telah menyediakan waktu dan tenaga dan melakukan editing bahasa dan kelayakan isi. Semoga segala bentuk bantuan dan jerih payah yang diberikan merupakan amal dan ibadah yang mendapat balasan yang layak dari Allah swt. Penulis mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada otoritas pemegang merek Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki dan sumber lainnya, atas izin pengambilan bahan, baik berupa gambar maupun teknologinya. Semuanya kita lakukan demi kemajuan pendidikan dan mempersiapkan generasi penerus untuk pembangunan nasional dalam bidang teknologi. Dengan demikian, para lulusan SMK tidak mengalami kesulitan dalam penyesuaian antara apa yang dipelajari di sekolah dengan apa yang ditemukan di dunia kerja.
Baca lebih lanjut

137 Baca lebih lajut

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN SAWI HIJAU Brass

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN SAWI HIJAU Brass

Benih yang digunakan sebagai bahan tanaman diperoleh dari toko yang telah dipersiapkan persemaian yang digunakan melalui bahan treas, lebar 25 meter, panjang 1 meter tebar benih dan tutupi benih tersebut dengan tanah halus setebal 1-2 cm, perbandingan tanah dan pupuk organik 2-2 . Persemaian benih dilakukan dengan cara di tebar setelah tebar tutup tanah diatas benih dan penyiraman air pake kaleng gembor, pecah lembaga kurang lebih 8 hari dan persemaian selama dua minggu. Benih tanaman sawi hijau unggul bentuknya bulat kecil berwarna coklat atau kehitam-hitaman (Rukmana), 2013)
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...