Top PDF TINJAUAN HISTORIS TENTANG FUNGSI PULAU KEMARO DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN TAHUN 1965-2012

TINJAUAN HISTORIS TENTANG FUNGSI PULAU KEMARO DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN TAHUN 1965-2012

TINJAUAN HISTORIS TENTANG FUNGSI PULAU KEMARO DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN TAHUN 1965-2012

Pada awal abad ke-17, Palembang menjadi pusat pemerintahan kerajaan yang bernuansa Islam. Pusat pemerintahan terletak pada sebuah Keraton yang berada di sekitar Kelurahan 2-Ilir atau di tempat yang sekarang merupakan kompleks PT Pupuk Sriwijaya bernama Keraton Kuto Gawang. Secara alamiah lokasi Keraton cukup strategis, dan secara teknis diperkuat oleh dinding tebal dari kayu unglen dan cerucup yang membentang antara Plaju hingga Pulau Kemaro, yaitu sebuah pulau kecil yang letaknya di tengah Sungai Musi. Keraton berbentuk persegi panjang dengan dibentengi oleh kayu besi dan kayu unglen yang tebalnya 30 x 30 cm/batangnya. Keraton memiliki ukuran 1093 meter baik panjang maupun lebarnya. Tinggi dinding yang mengitarinya 7,25 meter. Letak Keraton menghadap ke arah Sungai Musi (ke selatan) dengan pintu masuknya melalui Sungai Rengas. Di sebelah timurnya berbatasan dengan Sungai Taligawe, dan di sebelah baratnya berbatasan dengan Sungai Buah. Sebagai batas kota sisi utara adalah pagar dari kayu besi dan kayu unglen. Pada bagian tengah benteng Keraton tampak berdiri megah bangunan Keraton yang letaknya di sebelah barat Sungai Rengas. Benteng Keraton mempunyai tiga buah baluarti (bastion) yang dibuat dari konstruksi batu.
Baca lebih lanjut

155 Baca lebih lajut

TINJAUAN HISTORIS TENTANG FUNGSI PULAU KEMARO DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN TAHUN 1965-2012

TINJAUAN HISTORIS TENTANG FUNGSI PULAU KEMARO DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN TAHUN 1965-2012

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul ”Tinjauan Historis Tentang Fungsi Pulau Kemaro Di Palembang Sumatera Selatan Tahun 1965-2012” pada Program Studi Pendidikan Sejarah Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Berkat bimbingan serta arahan yang diberikan oleh berbagai pihak, baik moral maupun material tanpa menuntut balas jasa, dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

KAJIAN ORNAMEN PAGODA CINA DI PULAU KEMARO PALEMBANG SUMATERA SELATAN.

KAJIAN ORNAMEN PAGODA CINA DI PULAU KEMARO PALEMBANG SUMATERA SELATAN.

Hubungan penelitian yang dianggap relevan terkait dengan kajian ini diantaranya adalah; Hilmi, Akbar Kurniawan (2012). Jurusan Pendidikan Seni Rupa FBS UNY, berjudul: Tinjauan Estetik dan Fungsional Bangunan Taman Sari Keraton Yogyakarta. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa nilai estetis bangunan Taman Sari Keraton Yogyakarta ditinjau dari tiga teori estetika yaitu seni semata-mata sebagai kesenangan dan untuk diri sendiri (theory of play), seni karena dorongan kebutuhan praktis dan kebutuhan sosial (theory of utility), dan seni yang diciptakan untuk mendapatkan kekuatan gaib maupun kekuasaan (theory maggi and religi). Selain itu nilai estetis dari bangunan Taman Sari tersebut ditinjau melalui unsur-unsur estetika, baik pada objek maupun subjek atau pencipta dan pengamatan yang terdiri dari ragam indrawi, ragam bentuk dan ragam perserikatan. Serta prinsip estetika yang meliputi kesatuan, keseimbangan, irama, proporsi, aksentuasi atau dominasi.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Tinjauan Historis Agresi Militer I di Sumatera Timur Tahun 1947

Tinjauan Historis Agresi Militer I di Sumatera Timur Tahun 1947

Sumatera Timur merupakan bagian dari Sumatera Utara yang terdiri dari tiga bagian kekuasaan yaitu Aceh, Tapanuli serta Sumatera Timur. Setelah masuknya kekuasaan Belanda di Sumatera Timur maka susunan pemerintahpun mengalami perubahan. Kerajaan-kerajaan di Sumatera Timur (Leidong, Bilah, Batu Bara, Kota Pinang, Kualuh, Serdang, Deli dan Langkat) harus menandatangani Acte van Erkenning en Bavestiging pada tahun 1862 sebagai tanda pengakuan atas kekuasaan Belanda di Sumatera Timur. Sejak saat itulah terdapat dua macam pemerintahan yang memerintah di Sumatera Timur yaitu pemerintahan Gubernamen dan pemerintahan Landscap, yaitu pemerintahan raja-raja lokal yang didampingi oleh Asisten Residen. Hal itu juga terjadi pada beberapa kerajaan besar di Sumatera Timur seperti Deli, Langkat, Serdang dan Asahan (Depdikbud RI, 1977:5).
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

Analisis keaktifan dan resiko gempa bumi pada zona subduksi daerah pulau Sumatera dan sekitarnya denagn metode least square

Analisis keaktifan dan resiko gempa bumi pada zona subduksi daerah pulau Sumatera dan sekitarnya denagn metode least square

Penunjaman mengakibatkan terjadinya evolusi tatanan kerak bumi dan terbentuknya zona rawan gempa. Salah satunya daerah pulau Sumatera, dari tinjauan tektonik dan distribusi kegempaan dapat dilihat secara umum daerah pulau Sumatera memiliki resiko tinggi terhadap gempa bumi, namun dengan metode statistic dapat diketahui secara numeric tingkat kegempaan, indeks seismisitas, tingkat resiko gempa dan periode ulang gempa untuk magnitude tertentu pada suatu daerah.

46 Baca lebih lajut

Tampilkan DIP: RENCANA KERJA ANGGARAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2015

Tampilkan DIP: RENCANA KERJA ANGGARAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2015

ALEX NOERDIN GUBERNUR SUMATERA SELATAN PALEMBANG, 17 Nopember 2015.[r]

3 Baca lebih lajut

Portal Resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan l1 ringkasan apbd

Portal Resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan l1 ringkasan apbd

ALEX NOERDIN GUBERNUR SUMATERA SELATAN PALEMBANG, 29 Desember 2014.[r]

1 Baca lebih lajut

Abstract IndoMS JME 32 Lestariningsih

Abstract IndoMS JME 32 Lestariningsih

This research is aimed to determine the role of Indonesian folklore context namely the Legend of Kemaro Island in supporting average learning on 6 grade students with Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) approach. The method used is a design research that contains three stage namely preliminary design, teaching experiment, and retrospective analysis. Results from the research shows that Indonesian folklore context can support students to develop their knowledge in the concept of average. Strategy and model (emergent modeling) that students discover, describe and discuss the construction or contribution shows how students can use to help their initial understanding of the concept of average.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No 349 Tahun 2013 tentang Hasil Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2012-2013

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No 349 Tahun 2013 tentang Hasil Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2012-2013

4. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 16 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 18 Tahun 2012 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 1067);

68 Baca lebih lajut

TRANSFORMASI PERSEPSI PUBLIK TERHADAP PERTUNJUKAN TEATER DUL MULUK DI KOTA PALEMBANG – SUMATERA SELATAN.

TRANSFORMASI PERSEPSI PUBLIK TERHADAP PERTUNJUKAN TEATER DUL MULUK DI KOTA PALEMBANG – SUMATERA SELATAN.

Analisis akan dilakukan dengan mengklasifikasi data-data yang telah diperoleh langsung dari sumber primer yakni didapatkan dari narasumber kunci adalah bapak Djohar Saad (Jonhar) dan bapak Nurhasan. Klasifikasi data akan di lengkapi dari data sekunder yakni dari foto dan dokumentasi pementasan teater Dul Muluk di kota Palembang, pemerhati teater Dul Muluk, budayawan, dan narasumber lain baik praktisi maupun akademis. Kemudian peneliti merekontruksi data tersebut dan melakukan proses analisis terhadap objek penelitian.

34 Baca lebih lajut

STRUKTUR INSPEKTORAT

STRUKTUR INSPEKTORAT

ALEX NOERDIN LAMPIRAN : PERATURAN GUBERNUR SUMATERA SELATAN NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI INSPEKTORAT DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN [r]

1 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN RANGKA BAJA MUSI VI KOTA PALEMBANG SUMATERA SELATAN.

PENDAHULUAN PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN RANGKA BAJA MUSI VI KOTA PALEMBANG SUMATERA SELATAN.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sedangkan meningkatkan pembangunan infrastruktur terutama di bidang transportasi. Tidak hanya jembatan Musi III yang akan direalisasikan, tetapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel juga melanjutkan proyek fasilitas jalan ini hingga ke Jembatan Musi IX. Jembatan Musi III telah direncanakan akan dibangun namun sampai saat ini belum akan dibangun karena membutuhkan biaya yang sangat besar, sedangkan jembatan Musi IV dan VI yang juga telah direncanakan akan dibangun kemungkinan akan dimulai pelaksanaannya pada tahun 2014.

9 Baca lebih lajut

TINJAUAN PERENCANAAN GEOMETRIK DAN TEBAL PERKERASAN KAKU PADA JALAN BATAS KOTA PALEMBANG – TANJUNG API-API STA 33+300 – STA 41+500 PROVINSI SUMATERA SELATAN - POLSRI REPOSITORY

TINJAUAN PERENCANAAN GEOMETRIK DAN TEBAL PERKERASAN KAKU PADA JALAN BATAS KOTA PALEMBANG – TANJUNG API-API STA 33+300 – STA 41+500 PROVINSI SUMATERA SELATAN - POLSRI REPOSITORY

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat dan Rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini tepat pada waktunya. Tugas Akhir ini dibuat sebagai persyaratan untuk menyelesaikan Pendidikan Diploma IV Perancangan Jalan dan Jembatan pada jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya. Adapun judul Tugas Akhir ini adalah Tinjauan Perencanaan Geometrik dan Tebal Perkerasan Kaku pada Jalan Batas Kota Palembang – Tanjung Api-Api STA 33+300 – STA 41+500 Provinsi Sumatera Selatan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Prarancangan Pabrik Furfural dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Proses Escher Wyss Kapasitas 5.000 Ton Per Tahun.

PENDAHULUAN Prarancangan Pabrik Furfural dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Proses Escher Wyss Kapasitas 5.000 Ton Per Tahun.

ekonominya. Adapun harga furfural dapat diproyeksikan untuk beberapa tahun mendatang pada tabel 1. Salah satu bahan yang mempunyai nilai ekonomis untuk dimanfaatkan di Indonesia adalah tandan kosong kelapa sawit yang merupakan limbah hasil pengolahan kelapa sawit. Tandan kosong kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri partikel board, pupuk organik, bahan bakar ketel, bahan baku pulp, dan furfural.

12 Baca lebih lajut

Tampilkan DIP: STRUKTUR ORGANISASI PERANGKAT DAERAH TAHUN 2016 STRUKTUR PENGHUBUNG

Tampilkan DIP: STRUKTUR ORGANISASI PERANGKAT DAERAH TAHUN 2016 STRUKTUR PENGHUBUNG

ALEX NOERDIN LAMPIRAN : PERATURAN GUBERNUR SUMATERA SELATAN NOMOR TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PENGHUBUNG PROVINSI SUMATERA SELATAN SUBBIDANG[r]

1 Baca lebih lajut

Tampilkan DIP: RENCANA KERJA ANGGARAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2017

Tampilkan DIP: RENCANA KERJA ANGGARAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2017

ALEX NOERDIN GUBERNUR SUMATERA SELATAN PALEMBANG, 29 December 2016 Halaman 2.[r]

2 Baca lebih lajut

l2 ringkasan apbd menurut urusan

l2 ringkasan apbd menurut urusan

ALEX NOERDIN GUBERNUR SUMATERA SELATAN PALEMBANG, 29 Desember 2014 Halaman 4.[r]

4 Baca lebih lajut

t pbbs 1007332 bibiography

t pbbs 1007332 bibiography

215 Jaka Falah, 2012 Transformasi Persepsi Publik Terhadap Pertunjukan Teater Dul Muluk Di Kota Palembang – Sumatera Selatan Universitas Pendidikan Indonesia | Repository.Upi.Edu DA[r]

3 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penyerapan Tenagakerja di Provinsi Sumatera Selatan (Periode Tahun 1990-2011)

Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penyerapan Tenagakerja di Provinsi Sumatera Selatan (Periode Tahun 1990-2011)

15 Menurut (Sukirno, 2006) . Investasi yang lazim disebut juga dengan istilah penanaman modal atau pembentukan modal merupakan komponen kedua yang menentukan tingkat pengeluaran agregat. Kutipan di atas menerangkan bahwa tabungan dari sektor rumah tangga, melalui institusi-institusi keuangan, akan mengalir ke sektor perusahaan. Apabila para pengusaha menggunakan uang tersebut untuk membeli barang-barang modal, maka pengeluaran tersebut dinamakan investasi. Dengan demikian istilah investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran atau pembelanjaan penanam-penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian. Pertambahan jumlah barang modal ini memungkinkan perekonomian tersebut menghasilkan lebih banyak barang dan jasa dimasa yang akan datang. Ada kalanya penanaman modal dilakukan untuk menggantikan barang-barang modal yang lama. Dalam prakteknya, dalam usaha untuk mencatat nilai penanaman modal yang dilakukan dalam suatu tahun tertentu, yang digolongkan sebagai investasi (pembentukan modal atau penanaman modal) meliputi pengeluaran/pembelanjaan yang berikut:
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

Perancangan Program Promosi Wisata Air Kota Palembang Melalui Pulau Kemaro dan Perahu Bidar.

Perancangan Program Promosi Wisata Air Kota Palembang Melalui Pulau Kemaro dan Perahu Bidar.

Pulau Kemaro sudah diakui di masyarakat pemerintah kota Palembang. Namun tempat wisata ini masih belum terekspos di seluruh kota yang ada di Indonesia bahkan beberapa warga masyarakat di Palembang tidak semuanya mengetahui adanya Tempat Pulau Kemaro festival wisata Perahu Bidar berada di kota Palembang. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya wisatawan yang berkunjung menyebabkan penduduk sekitar enggan untuk melengkapi fasilitas umum dan membuka lapangan pekerjaan disana.

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...