Top PDF Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia) Chapter III IV

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia) Chapter III IV

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia) Chapter III IV

“Kalau transformasi artinya bahwasanya Ormas Perindo itu didirikan karena pada saat itu, sangat tidak mungkin HT langsung mendirikan partai karna posisinya itu kan tahun 2013 sudah tahun politik ya kan dan rasanya tidak akan mungkin terbagun infrastruktur yang kuat, dengan waktu yang sebegitu dekat selanjutnya pada saat itu pak HT pada saat deklarasi Ormas HT mengatakan apabila nanti orang orang Ormas Perindo yang duduk di pencalegkan mempunyai sampan dari partai lain itu berhasil atau kondisi negara ini eee terwujud sesuai dengan cita cita Ormas Perindo maka Perindo akan tetap menjadi Ormas tapi hasil yang didapat memang jauh dari harapan dan pak HT komitmen dengan pernyataan nya maka pada saat itu bulan juni tahun 2014 di adakanlah rakernas ormas perindo di DPP dan di situ langsung di bentuk tim kecil oleh pak HT untuk memperispkan hal hal teknis di lakukannya transformasi dari ormas menuju partai politik di bentuk tim kecil yang di dalamnya ada sekjen DPP Ormas Perindo bapak Ahmad Rofiq sebagaimana yang kita ketahui bahwa pak Ahmad Rofiq pernah menjabat sebagai sekjend Partai Nasdem di Partai PMB dan di Ormas Perindo dia juga sekarang di sekjend partai hasilnya apa ketika tim itu di bentuk kemudian di informasikan ke seluruh DPW Ormas Perindo di sampekan dalam bentuk edaran surat hasil hasil rakrenas ya bahwasanya Ormas Perindo itu bertranformasi menjadi partai politik.” 64
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

kesempatan yang sama bagi seluruh warga Negara untuk ikut bersaing dalam proses penyeleksian. Dasar penilaian dilaksanakan melalui proses dengan syarat-syarat yang telah ditentukan melalui pertimbangan-pertimbangan yang objektif rasional. Dimana setiap orang yang memenuhi syarat untuk mengisi jabatan politik yang dipilih oleh rakyat mempunyai peluang yang sama dalam melakukan kompetisi. Kedua, rekrutmen tertutup yaitu adanya kesempatan untuk masuk menduduki jabatan politik Proses pengrekrutan partai memiliki sifat khusus dalam tafsirannya, misalnya untuk pengrekrutan administratif diperlukan suatu dasar patronase (lindungan) dalam proses pengrekrutannya, dalam arti faktor kedekatan seseorang dapat dijadikan acuan untuk memperoleh pengaruh terutama ketika proses pemilihan pemimpin partai. Rekrutmen politik meliputi aspek: subyek politik dalam arti manusia, dan obyek politik dalam arti partai politik. Rekrutmen politik partai dapat dilakukan dengan cara-cara yang diinginkan partai baik secara terbuka maupun tertutup.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Hesel Nogi Tangkilisan,2003, Kebijakan Publik yang Membumi, Yogyakarta :Yayasan Pembaruan Administrasi Publik Indonesia.. I ketut Putra Erawan, Riswanda Imawan dkk.2010.[r]

2 Baca lebih lajut

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Mengabdi pada res publik. Untuk itu, maka hari ini, kami yang berkumpul disini, mengambil jalan baru dengan membentuk sebuah organisasi kemasyarakatan bernama Persatuan Indonesia. Sebagai bentuk pembelaan kaum muda terhadap demokrasi dari upaya pembajakan kaum oligarkis. Sebagai wadah bersatunya potensi muda untuk memperjuangkan, merawat dan melindungi hak- hak politik warga negara, membangun kembali semngat republikalisme, menghidupkan kembali jiwa gotong royong, serta mempercepat terwujudnya negara kesejahteraan. Perindo adalah tempat berseminya jati diri kaum muda indonesia, yang memiliki militansi, simpati dan empati pada sesama serta keteguhan pengetahuan yang kokoh. Etos, Patos dan Logos untuk kepemimpinan Politik baru Bangsa Indonesia. Kebenaran tidak perlu dibela, kebenaran harus diperjuangkan Jayalah Perindo. 31
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Ormas Perindo didirikan dengan tujuan untuk meggalang, menggorganisasi, menggerakkan dan menumbuh kembangkan persatuan nasional dengan bersungguh sungguh mewujudkan bangsa yang demokratis. Ormas perindo juga mempunyai fungsi yaitu membangun persatuan nasional sebgai prasyarat bangsa berdaulat dan mendorong nilai nilai nasional sebagai pedoman bersama kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada awalnya ormas perindo merupakan sayap demokrasi untuk masyarakat menengah kebawah tanpa disadari bahwa kegagalan ormas perindo menjalankan visi misi mereka, semua anggota ormas perindo yang ada di seluruh Indonesia maupun di sumatera utara membuat konsep untuk didirikannya partai politik yang tentunya itu di barengi dengan pak hary tanosudibjo selaku pendiri ormas perindo. Stelah persetujuan konsep dari anggota anggota ormas yang di setujui oleh pak hary tanosudibjo maka terbentuklah partai perindo.partai perindo mempunyai tujuan yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan dalam rangka meningkatkan taraf hidup haruslah melalui sebuah perubahan yang menyeluruh, sistematis, terpadu, terarah. Partai Persatuan Indonesia memahami bahwa Indonesia sebagai Negara Kesejahteraan memiliki landasan ideologis dan konstitusional yang sangat kuat.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Transformasi Ormas Menjadi Partai Politik ( Studi Tentang Ormas Persatuan Indonesia menjadi Partai Persatuan Indonesia)

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ormas perindo yang bertanformasi menjadi partai politik khususnya di Sumatera Utara yang akan berdampak pada sistem demokrasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipakai untuk mengetahui keterangan atau informasi segala yang berkaitan tentang perubahan ormas perindo menjadi partai perindo

1 Baca lebih lajut

PERAN PARTAI POLITIK DALAM MENSUKSESKAN PEMILU LEGISLATIF 2014 STUDI KASUS DPC PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN SERDANG BEDAGAI.

PERAN PARTAI POLITIK DALAM MENSUKSESKAN PEMILU LEGISLATIF 2014 STUDI KASUS DPC PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN SERDANG BEDAGAI.

Dengan segala puji dan syukur yang tak terhingga pada Sang Maha Mencipta, Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat merampungkan skripsi yang berjudul Peran Partai Politik Dalam Mensukseskan Pemilu Legislatif 2014 (Studi Kasus DPC Partai Persatuan Pembangunan Serdang Bedagai) ini dengan baik. Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan.

20 Baca lebih lajut

Negara Orde Baru Dan Pengendalian Partai Politik (Studi Deskriptif Kebijakan Pemerintahan Orde Baru terhadap Partai Persatuan Pembangunan).

Negara Orde Baru Dan Pengendalian Partai Politik (Studi Deskriptif Kebijakan Pemerintahan Orde Baru terhadap Partai Persatuan Pembangunan).

Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia mengalami pasang surut. Sejak kemerdekaan sampai jatuhnya Soekarno dan dilanjutkan oleh Soeharto bangsa Indonesia tetap tidak merasakan ni’matnya kemerdekaan. Boleh jadi benar apa yg dikatakan Lord Action “Power tends to corrupt and the absolut power corrupt absolutely .” Kedua tokoh itu semula mendapat dukungan rakyat yang cukup luar biasa tetapi ternyata mereka telah menyalahgunakan kekuasaan itu untuk kepentingan pribadi dan kroni-kroninya sehingga justru hanya menyengsarakan bangsa saja. Sejarah itu sumber pelajaran yang sangat berharga sehingga kita perlu menggali lebih jauh perjalanan panjang Orde Baru yang diperankan oleh sang diktator berdarah dingin dalam upayanya membungkam lawan-lawan politiknya terutama umat Islam yang dianggap sebagai ancaman utama bagi kelangsungan kekuasaannya yang biasa dia sebut sebagai ancaman ekstrem kanan. 86
Baca lebih lanjut

139 Baca lebih lajut

Sejarah Pemikiran Hisab Rukyat Dalam Isl

Sejarah Pemikiran Hisab Rukyat Dalam Isl

Kedua, karena perbedaan metode penentuan awal bulan kamariah yang dipakai. Rukyah yang dipakai oleh orang NU mengharuskan hilal penentu awal bulan kamariah bisa dilihat, tidak cukup berada di atas ufuk. Namun tidak demikian dengan hisab wujudul hilal. Baginya hilal sebagai penentu awal bulan kamariah tidak harus bisa dilihat, namun cukup di atas ufuk. Di sinilah penulis menilai ada pemahaman yang parsial dalam memahami tuntunan penentuan awal bulan kamariah. Ketika perintah rukyah dilanjutkan dengan perintah ikmal (penyempurnaan bilangan bulan menjadi 30 hari) atau iqdar (mengestimaksikan/memperkirakan), yang dikehendaki dari iqdar (estimasi) sendiri adalah perkiraan bisa dilihatnya hilal pada kondisi lazimnya (Muhammad Az-Zarqoni, 1936:154). Maka dari itu, pemahaman yang lebih tepat dengan adanya susulan perintah iqdar adalah cenderung ke metode hisab imkanurrukyah, bukan hisab wujudul hilal.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

46552765 Budaya Politik Di Indonesia

46552765 Budaya Politik Di Indonesia

Disamping memberikan informasi tentang peristiwa-peristiwa politik, media massa juga dapat menyampaikan , langsung maupun tidak , nilai-nilai utama yang dianut oleh masyarakatnya. Beberapa simbol tertentu disampaikan dalam suatu konteks emosional dan peristiwa-peristiwa yang digambarkan di sekitar symbol itu mengambil warna yang emosional. Karena itu, sstem media massa yang terkendali merupakan sarana yang kuat dalam membentuk kenyakinan-kenyakinan politik.

16 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia mampu mengikat persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadi penghela

Bahasa Indonesia mampu mengikat persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadi penghela

Ketika  kesadaran  nasionalisme  tumbuh, lingua  franca bahasa  Melayu  mendapat  fungsi  yang  lain,  yaitu  menjadi bahasa pergerakan. Penggunaan bahasa Indonesia tidak lagi hanya sebagai alat percakapan antaraktivis, tetapi juga sebagai identitas politik, bahkan alat perjuangan. Bagi bangsa Indonesia, tidak hanya diperlukan tanah air sebagai tempat tinggal, tetapi juga bahasa sebagai alat pemersatu. Oleh karena itu, kaum pergerakan melahirkan Sumpah Pemuda dengan memasukkan bahasa Indonesia sebagai salah satu unsurnya.   Sejak saat itu bahasa Indonesia semakin mantap menjadi bahasa politik kaum pergerakan dan terus berlanjut ke masa perjuangan kemerdekaan. Pada tahap berikutnya, bahasa Indonesia memasuki fungsi sebagai bahasa negara dan bahasa resmi nasional. Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara didasarkan pada Undang­Undang Dasar 1945 Pasal 36. Pada pasal tersebut   dinyatakan   bahwa   "Bahasa   negara   adalah   bahasa   Indonesia".   Itulah   momentum   yang   menempatkan bahasa Indonesia secara terhormat dalam kehidupan kenegaraan Indonesia. Pengukuhan itu telah menyelesaikan, memudahkan, dan mencegah munculnya ragam masalah sosial yang diakibatkan oleh bahasa di tengah masyarakat. Keberadaan bahasa Indonesia diperkuat dengan diundangkannya Undang­Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan pada 9 Juli 2009. Pada Pasal 1 ayat 2 dinyatakan bahwa   bahasa   Indonesia   adalah   bahasa   resmi   nasional   yang   digunakan   di   seluruh   wilayah   Negara   Kesatuan Republik  Indonesia. Dalam  Bagian III  tentang Bahasa  Negara, undang­undang  tersebut mengatur  dengan rinci mengenai posisi dan fungsi, pemakaian dan pengembangan, serta pelindungan dan upaya menginternasionalisasi bahasa Indonesia. Dengan adanya undang­undang tersebut, bahasa Indonesia tidak hanya memperoleh pemuliaan secara politik dalam tata negara Indonesia, tetapi juga perlindungan hukum ketika dipraktikkan dalam kehidupan berbahasa oleh bangsa Indonesia.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Kenapa keterkaitan agama dan politik dalam Islam seringkali menimbulkan gejolak? Pertanyaan tersebut didekati dari segi ideologi dan politik sekaligus agar didapat gambaran yang utuh. Secara ideologis, menempatkan teologi sebagai suatu kebenaran mutlak adalah suatu kekeliruan fatal karena kebenaran tidak pernah dirumuskan secara sistematis. Mengingat kebenaran tidak dapat dilepaskan dari konteks historisnya, sedangkan konteks historis mengalami perubahan. Kebenaran dalam Al Qur’an juga harus dilihat dari konteks historisnya dan kita harus mampu memilah prinsip-prinsip yang mendasarinya bukannya memaksakan konteks historis pada waktu itu kedalam era sekarang ini yang tidak mungkin diputar kebelakang.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

STRATEGI PENGELOLAAN KONFLIK INTERNAL PARTAI POLITIK (Studi terhadap Pembekuan Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan di Kabupaten Bangkalan)

STRATEGI PENGELOLAAN KONFLIK INTERNAL PARTAI POLITIK (Studi terhadap Pembekuan Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan di Kabupaten Bangkalan)

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang hanya dengan ridho dan rahmat-Nyalah peneliti dapat menyelesaikan penelitian dengan judul Strategi Pengelolaan Konflik Internal Partai Politik. (Studi terhadap Pembekuan Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan di Kabupaten Bangkalan) dengan lancar. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Mahasiswa-Mahasiswi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berikutnya dalam meneliti fenomena-fenomena terkini, yang tentunya peneliti harapkan harus lebih baik dari penelitian ini. Dalam Penyusunan Penelitian ini tentunya tidak akan lepas dari segala kekurangan dan kelemahan yang tidak dengan sengaja atau kesadaran. Oleh karenanya dalam perbaikan dan penyempurnaan kedepan, alangkah baiknya saran dan kritik yang membangun dari pihak-pihak yang tertarik terhadap hal ini sangat berarti bagi peneliti.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Pragmatisme partai islam : studi tentang perekrutan calon legislatif artis oleh Partai Persatuan Pembangunan

Pragmatisme partai islam : studi tentang perekrutan calon legislatif artis oleh Partai Persatuan Pembangunan

PPP. Pilihan sikap pragmatis PPP menunjukkan tidak berjalannya kaderisasi politik yang dibangun. Mekanisme kaderisasi tidak mampu menghasilkan sosok yang dicintai, dikenal dan dipercaya rakyat. Oleh karena itu menjelang pemilu, PPP menempuh cara instan dengan memilih caleg artis yang popular. Artis menjadi pilihan paling tepat bagi PPP. Jika sikap pragmatisme PPP dalam memilih caleg terus dipertahankan bagaimana dengan kepercayaan masyarakat kepada PPP yang berasaskan Islam. Kondisi seperti ini semestinya disadari oleh PPP sehingga tidak asal-asalan dalam merekrut artis sebagai caleg. Artis yang mereka rekrut adalah artis sebagai caleg yang akan menjadi calon wakil rakyat yang berperan besar dalam menentukan kondisi bangsa ini. Untuk mengubah cara pandang pragmatis pada PPP dibutuhkan keberanian dari PPP sendiri dan desakan kuat dari rakyat. PPP harus berani menampilkan caleg yang kredibilitas dan berkemampuan cukup untuk mewakili rakyat. Disisi lain rakyat harus cerdas dalam memilih sehingga tidak terbuai pada popularitas caleg artis saja, karena itu saatnya merubah cara pikir dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

ANALISIS KOMPARATIF MARKETING POLITIK ANTARA PARTAI GERINDRA DAN PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP) (STUDI PADA KAMPANYE PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009)

ANALISIS KOMPARATIF MARKETING POLITIK ANTARA PARTAI GERINDRA DAN PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP) (STUDI PADA KAMPANYE PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009)

Transformasi global yang terjadi di jaman modern seperti sekarang ini, menuntun kita ikut ke dalam konsumen dari praktek teknologi yang serba canggih. Hal ini sering kita lakukan tanpa kita sadari terlebih dahulu, dimana dunia apabila kita telaah secara seksama mengalami perubahan yang cukup signifikan, baik itu untuk kebutuhan hidup kita sehari-hari maupun kegiatan kita dalam dunia kerja. Peran serta media massa dalam mengarahkan dan menemani kita hingga sekarang ini adalah kemajuan yang perlu diacungkan jempol. Hal inilah yang menjadikan semua bentuk informasi dalam proses dinamika kehidupan sangat dibutuhkan publik, baik itu masyarakat apatis, spektator hingga masyarakat gladiator politik yang turun secara aktif dalam kehidupan berpolitik dalam negeri ini. Hal tersebut disebabkan karena media massa mempunyai dan memiliki “The power of effect” yang dapat mempengaruhi khalayak secara universal.
Baca lebih lanjut

151 Baca lebih lajut

Siaran Pers Koalisi Kebebasan Berserikat Sisi Problematika UU Ormas

Siaran Pers Koalisi Kebebasan Berserikat Sisi Problematika UU Ormas

3. Terus melebarnya tafsir dari frasa “ormas tidak terdaftar, tidak mendapat pelayanan dari pemerintah dan pemerintah daerah. Namun begitu, pemerintah dan pemerintah daerah tidak dapat menetapkan ormas tersebut sebagai ormas terlarang dan tidak melarang kegiatan ormas sepanjang tidak melakukan kegiatan yang mengganggu keamanan, ketertiban umum, dan melakukan pelanggaran hukum. Pada monev tahun ketiga, muncul anomali berupa kebijakan (syarat SKT dalam rangka mendapatkan fasilitas pelayanan dan dana hibah/bansos) diikuti dengan tindakan berupa memposisikan ormas yang tidak memiliki SKT sebagai ormas yang “tidak jelas, ilegal, dan akan ditertibkan” atau dengan bahasa lain “dibekukan”. Dengan kata lain, bagi ormas yang memang tidak ingin mengakses dana hibah/bansos sehingga tidak perlu memiliki SKT, berada pada status yang tidak absah secara administrasi. Menjadi pertanyaan, apakah pengakuan dan perlindungan hak berkumpul dan berserikat yang dilakukan oleh negara dimulai dari keabsahan administrasi?
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

2.1 Sejarah Singkat Berdirinya Partai Nasdem - Rekrutmen Calon Legislatif (Studi Tentang Mekanisme Penetapan Calon Legislatif DPRD Provinsi Sumatera Utara 2014 di DPW Partai Nasdem Sumatera Utara)

2.1 Sejarah Singkat Berdirinya Partai Nasdem - Rekrutmen Calon Legislatif (Studi Tentang Mekanisme Penetapan Calon Legislatif DPRD Provinsi Sumatera Utara 2014 di DPW Partai Nasdem Sumatera Utara)

Setelah Partai Nasdem berdiri di Sumatera Utara, ormas Nasional Demokrat tetap berdiri meski perjalanannya mulai redup terlihat. Pendirian Partai Nasdem di Sumatera Utara diperani oleh 51 tokoh. 47 Melalui mandat yang diberikan oleh ketua umum mereka lantas membangun infrastruktur partai dari kecamatan hingga tingkat kelurahan/desa. Adapun program partai yaitu harus membangun infrastrukturnya hingga ke tingkat paling kecil. Hal ini sesuai yang tertuang dalam anggaran rumah tangga partai bab III pasal 11 tentang hal infrastruktur partai, adapun struktur organisasi terdiri dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Ranting (DPRt), dan Perwakilan Luar Negeri. 48
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Sejarah pemilu indonesia Farhan XI Inter

Sejarah pemilu indonesia Farhan XI Inter

Tiga tahun memerintah Indonesia, Soeharto akhirnya menggelar pemilu kedua yang tertunda-tunda di negeri ini pada 5 Juli 1951. Ini adalah pemilu pertama setelah orde lama atau pemilu pertama di zaman orde baru. Pemilu diikuti oleh 10 partai politik dari beragam aliran politik. Hal baru yang menarik pada pemilu tahun ini adalah ketentuan yang mengharuskan semua pejabat negara bersikap netral. Ini berbeda dengan pemilu tahun 1955 di mana para pejabat negara yang berasal dari partai ikut menjadi calon partai secara formal. Namun, dalam prakteknya, para pejabat negara berpihak ke salah satu peserta pemilu yaitu Golongan Karya. "Rekayasa politik" orde baru yang berlangsung hingga 1998 di mulai pada tahun ini. Sejumlah kebijakan ditelurkan demi menguntungkan Golongan Karya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Contoh Makalah Agama Tentang Peran Partai Politik Islam dalam Pendidikan Islam

Contoh Makalah Agama Tentang Peran Partai Politik Islam dalam Pendidikan Islam

Gagasan untuk membuat partai politik pasca Soeharto merupakan salah satu dampak semangat reformasi yang sedang berlangsung. Dorongan ke arah sistem politik yang memiliki banyak partai sangat kuat sebagai reaksi terhadap pengebirian parpol di bawah rezim orde baru. Kendatipun pada masa sebelum reformasi sistem multi partai juga diakui tetapi dalam kenyataannya yang ada (Golkar, PPP dan PDI) tidak dapat sepenuhnya disebut sebagai multi partai karena ketergantungannya pada negara dan ketidakmampuannya dalam melakukan kompetisi secara wajar dan adil untuk membentuk pemerintahan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...