Top PDF Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau Chapter III V

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau Chapter III V

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau Chapter III V

Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak dengan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas libat cakap dan teknik rekam. Teknik simak bebas libat cakap adalah peneliti sebagai pengamat pengguna bahasa dengan mendengarkan apa yang dikatakan oleh informan dalam proses berdialog dan peneliti merekam tanpa sepengetahuan penutur peristiwa tuturan alih kode yang terjadi di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun agar tuturan yang dilakukan alami. Dalam penelitian ini juga digunakan metode cakap dengan teknik dasar berupa teknik pancing.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Adapun tujuan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini adalah untuk memenuhi persyaratan kegiatan akhir akademik pada Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Sumatera Utara Medan. Adapun judul skripsi ini adalah ‛‛ ALIH KODE TUTURAN PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR PUAN MAIMUN TANJUNG BALAI KARIMUN KEPULAUAN RIAU’’.

10 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Penelitian ini merupakan kajian tentang alih kode tuturan penjual dan pembeli di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah (a) bagaimana bentuk alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) apakah faktor penyebab terjadinya alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Tujuannya adalah (a) mendeskripsikan bentuk alih kode yang terjadi antara penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Etnografi komunikasi. Metode yang digunakan adalah metode simak dan metode bebas libat cakap, sedangkan metode pengkajian data adalah metode padan. Teknik yang digunakan adalah teknik pilah unsur dan hubung banding membedakan bahasa yang digunakan dan yang dituturkan oleh peserta tutur dalam peristiwa tutur. Dari hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa (a) bentuk alih kode yang terjadi di pasar Puan Maimun yaitu alih bahasa dari bahasa Melayu ke bahasa Indonesia dan alih bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Melayu yang berwujud frasa, kalusa, dan kalimat. (b) penyebab terjadinya alih kode tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun yaitu pembicara atau penutur, penutur atau mitra tutur, hadirnya orang ketiga, perubahan topik pembicaraan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

menyimpulkan bahwa wujud campur kode tuturan penjual dan dembeli di pasar Johar Semarang adalah berupa penyisipan unsur-unsur yang berwujud kata,berwujud frase,berwujud klausa,berwujud kata ulang, dan berwujud idiom/ungkapan. wujud alih kode tuturan penjual dan pembeli di pasar Johar Semarang berupa alih bahasa yang meliputi alih bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa, alih bahasa jawa ke bahasa Indonesia dan alih bahasa Indonesia ke dalam bahasa Asing. Alih bahasa jawa berupa : pealihan antar tingkat tutur, yaitu krama, madya dan ngoko. Penelitian ini dijadikan sebagai bahan referensi mengenai metode yang digunakan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Penjual : Kalau ambil tige kasi harge lime puloh ribu satu boneka.. Penjual : Mau mukenah warna apa kak?[r]

5 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

‛‛ Alih Kode Penutur Bahasa di Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan”.. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.[r]

2 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

berwujud kalimat. Penyebab alih kode ini karena pembeli pertama bukan dari etnis Melayu, sedangkan penjual dan pembeli kedua dari etnis Melayu tetapi mereka tetap menguasai bahasa Indonesia maka terjadilah alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Melayu. Alih kode ini terjadi disebabkan karena hadirnya orang ketiga.

7 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Dari tuturan tersebut terjadi alih kode pada peristiwa tutur antara penjual dan pembeli. Pada awal percakapan pembeli menggunakan bahasa Melayu dan penjual pun menanggapinya menggunakan bahasa Melayu. Di tengah percakapan, penjual beralih kode dari bahasa Melayu ke bahasa Indonesia. Bentuk alih kode yang terjadi yaitu alih bahasa dari bahasa Melayu ke bahasa Indonesia yang berwujud frasa. Penyebab terjadinya alih kode ini disebabkan karena pembeli kurang menguasai bahasa Melayu dan penjual melakukan alih kode karena menghormati pembeli dengan menyesuaikan bahasa yang digunakan oleh pembeli.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

menyimpulkan bahwa wujud campur kode tuturan penjual dan dembeli di pasar Johar Semarang adalah berupa penyisipan unsur-unsur yang berwujud kata,berwujud frase,berwujud klausa,berwujud kata ulang, dan berwujud idiom/ungkapan. wujud alih kode tuturan penjual dan pembeli di pasar Johar Semarang berupa alih bahasa yang meliputi alih bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa, alih bahasa jawa ke bahasa Indonesia dan alih bahasa Indonesia ke dalam bahasa Asing. Alih bahasa jawa berupa : pealihan antar tingkat tutur, yaitu krama, madya dan ngoko. Penelitian ini dijadikan sebagai bahan referensi mengenai metode yang digunakan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Penelitian ini merupakan kajian tentang alih kode tuturan penjual dan pembeli di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah (a) bagaimana bentuk alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) apakah faktor penyebab terjadinya alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Tujuannya adalah (a) mendeskripsikan bentuk alih kode yang terjadi antara penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Etnografi komunikasi. Metode yang digunakan adalah metode simak dan metode bebas libat cakap, sedangkan metode pengkajian data adalah metode padan. Teknik yang digunakan adalah teknik pilah unsur dan hubung banding membedakan bahasa yang digunakan dan yang dituturkan oleh peserta tutur dalam peristiwa tutur. Dari hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa (a) bentuk alih kode yang terjadi di pasar Puan Maimun yaitu alih bahasa dari bahasa Melayu ke bahasa Indonesia dan alih bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Melayu yang berwujud frasa, kalusa, dan kalimat. (b) penyebab terjadinya alih kode tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun yaitu pembicara atau penutur, penutur atau mitra tutur, hadirnya orang ketiga, perubahan topik pembicaraan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Adapun tujuan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini adalah untuk memenuhi persyaratan kegiatan akhir akademik pada Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Sumatera Utara Medan. Adapun judul skripsi ini adalah ‛‛ ALIH KODE TUTURAN PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR PUAN MAIMUN TANJUNG BALAI KARIMUN KEPULAUAN RIAU’’.

10 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

terdiri dari dua bangunan, yaitu Blok A dan Blok B. Bangunan Blok A untuk pedagang sandang dan garmen, terdiri dari 143, sedangkan bangunan Blok B untuk pedagang basah seperti ikan dan sayuran memiliki jumlah lapak 372 dan 56 kios. Jadi jumlah populasi penjual di pasar Puan Maimun lebih kurang 571. Peneliti mengambil sampel 30 penjual dan 37 pembeli secara acak (random) yang ada di pasar Puan Maimun untuk diteliti karena menurut Roscoe dalam Sugiyono (2007) ukuran sampel yang layak dalam penelitian adalah antara 30- 500. Berdasarkan hal tersebut, untuk efisiensi tenaga, waktu dan biaya maka besarnya sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 sampel.
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Penjual : Kalau ambil tige kasi harge lime puloh ribu satu boneka.. Penjual : Mau mukenah warna apa kak?[r]

5 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

‛‛Campur Kode dan Alih Kode Pemakaian Bahasa Bali dalam Dharma Wacana Ida Pedanda Gede Made Gunung”.. Fakultas Sastra Universitas Udayana.[r]

2 Baca lebih lajut

this PDF file Konstruksi Identitas Nasionalisme Masyarakat Perbatasan di Kepulauan Batam | Dedees | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 1 PB

this PDF file Konstruksi Identitas Nasionalisme Masyarakat Perbatasan di Kepulauan Batam | Dedees | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 1 PB

Agaknya kondisi ini sudah berlangsung sejak lama, mengingat pada awalnya Kepulauan Batam memang secara ekonomi lebih banyak mengandalkan perkembangan perusahaan- perusahaan industri dari Singapura dan Malaysia. Batam sudah dilihat sebagai salah satu kawasan industri strategis nasional Indonesia yang terletak di kawasan yang sangat potensial secara ekonomi dan bisnis. Sebagai kawasan strategis, Batam mendapat perlakukan khusus dari pemerintah pusat. Kekhususan Batam erat kaitannya dengan kepentingan pemerintah pusat akan sektor ekonomi, industri, relasi regional-bilateral dengan Singapura dan Malaysia. Ada dua rasionalitas yang melatar-belakangi Batam diberikan skema desentralisasi asimetris. Pertama, posisi strategis Batam karena letaknya pada jalur pelayaran internasional, apalagi letak Batam berbatasan langsung dan dekat dengan Singapura yang kaya. Berkah letak strategis ini akan terkait dengan kapabilitas competitiveness sebuah negara-bangsa dalam kerangka persaingan global dan regional yang semakin keras. Artinya, Batam harus dipersiapkan sebagai duta Indonesia guna menangkap peluang ekonomi Singapura. Kedua, letak Batam yang secara geografik berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia membutuhkan pengelolaan yang khusus karena ia harus dilengkapi dengan instrumen untuk meminimalisasi ‘resiko’ sebagai kawasan-kawasan perbatasan yang mengandung resiko bagi keamanan negara dan keutuhan teritorial negara-bangsa (Karim dkk, 2010).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Mikro dan Makro Ekonomi sebagai

Mikro dan Makro Ekonomi sebagai

Kurva permintaan yaitu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang diminta pembeli. Kurva permintaan berbagai jenis barang pada umumnya menurun dari kiri atas ke kanan bawah. Apabila harga barang lain, pendapatan pembeli mengalami perubahan, maka akan menyebabkan kurva pindah ke kanan atau ke kiri.

21 Baca lebih lajut

MAKALAH PASAR PERSAINGAN SEMPURNA PROGRA

MAKALAH PASAR PERSAINGAN SEMPURNA PROGRA

Jepara merupakan salah satu kota kabupaten yang berada di jawa tengah tepatnya di sebelah timur kota semarang. Jepara sendiri mempunyai banyak pasar tradisional dan ada juga beberapa pasar modern. Hampir setiap daerah kecamatan di jepara terdapat satu atau dua pasar tradisional yang setiap harinya terjadi adanya transaksi produk barang ataupun jasa. Namun jika kita melihat lebih dalam lagi terdapat banyak produsen yang rata-rata menjual bahan pangan untuk kebutuhan sehari-hari termasuk beras dan sayur-sayuran. Para pelaku produsen ingin menjalankan kegiatan produksi secara sukses dan produk yang dihasilkan dapat dinikmati oleh k o n s u m e n . S e g a l a u p a y a d i l a k u k a n a g a r h a l t e r s e b u t d a p a t t e r w u j u d . s e p e r t i penyediaan berbagai produk yang memang diminati serta dibutuhkan oleh konsumen pada saat ini. dengan kata lain produk tersebut memiliki potensi besar karenad i d u k u n g o l e h p a r a k o n s u m e n y a n g b e s a r . t e r l e b i h m a m p u m e n a r i k d a y a b e l i konsumen terhadap produknya. dan produk tersebut juga tentunya dapat memberikan benefit yang relatif sama bagi semua konsumen
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

UH IPS 8 smt 1 Pelaku Ekonomi.docx

UH IPS 8 smt 1 Pelaku Ekonomi.docx

Pasar konkret 1 Penjual dan pembeli bertransaksi langsung 2 Barang yang diperjualbelikan ada di tempat 3 Ada pertemuan antara penjual dan pembeli Pasar abstrak 1 Penjual dan pembeli d[r]

7 Baca lebih lajut

struktur dan fungsi pasar1

struktur dan fungsi pasar1

Pasar Persaingan Sempurna Ciri-ciri: • Banyak penjual dan pembeli; • Barang yang dihasilkan serupa/homogen; • Penjual dan pembeli bebas masuk-keluar pasar; • Penjual dan pembeli tida[r]

34 Baca lebih lajut

Psikologi penjual dan pembeli di pasar

Psikologi penjual dan pembeli di pasar

Dan ketika ada pembeli, pedagang langsung menanyakan buah apa yang pembeli sedang cari, dan pedagang memberitahu harga-harga buah yang satu dengan yang lainnya agar pembeli dapat menentukan pilihannya, lalu mencari buah-buahan yang kualitasnya bagus untuk konsumen, setelah pembeli menentukan buah- buahannya yg dipilih, mereka mulai melakukan tawar-menawar hingga mendapatkan harga yang sesuai, tetapi selama berkomunikasi dengan pembeli, pedagang ini tidak menunjukan ekspresi yang menunjukan keramahan, hanya menampilkan ekspresi biasa saja
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...