Top PDF Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Adapun tujuan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini adalah untuk memenuhi persyaratan kegiatan akhir akademik pada Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Sumatera Utara Medan. Adapun judul skripsi ini adalah ‛‛ ALIH KODE TUTURAN PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR PUAN MAIMUN TANJUNG BALAI KARIMUN KEPULAUAN RIAU’’.

10 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

menyimpulkan bahwa wujud campur kode tuturan penjual dan dembeli di pasar Johar Semarang adalah berupa penyisipan unsur-unsur yang berwujud kata,berwujud frase,berwujud klausa,berwujud kata ulang, dan berwujud idiom/ungkapan. wujud alih kode tuturan penjual dan pembeli di pasar Johar Semarang berupa alih bahasa yang meliputi alih bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa, alih bahasa jawa ke bahasa Indonesia dan alih bahasa Indonesia ke dalam bahasa Asing. Alih bahasa jawa berupa : pealihan antar tingkat tutur, yaitu krama, madya dan ngoko. Penelitian ini dijadikan sebagai bahan referensi mengenai metode yang digunakan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Penelitian ini merupakan kajian tentang alih kode tuturan penjual dan pembeli di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah (a) bagaimana bentuk alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) apakah faktor penyebab terjadinya alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Tujuannya adalah (a) mendeskripsikan bentuk alih kode yang terjadi antara penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Etnografi komunikasi. Metode yang digunakan adalah metode simak dan metode bebas libat cakap, sedangkan metode pengkajian data adalah metode padan. Teknik yang digunakan adalah teknik pilah unsur dan hubung banding membedakan bahasa yang digunakan dan yang dituturkan oleh peserta tutur dalam peristiwa tutur. Dari hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa (a) bentuk alih kode yang terjadi di pasar Puan Maimun yaitu alih bahasa dari bahasa Melayu ke bahasa Indonesia dan alih bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Melayu yang berwujud frasa, kalusa, dan kalimat. (b) penyebab terjadinya alih kode tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun yaitu pembicara atau penutur, penutur atau mitra tutur, hadirnya orang ketiga, perubahan topik pembicaraan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Adapun tujuan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini adalah untuk memenuhi persyaratan kegiatan akhir akademik pada Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Sumatera Utara Medan. Adapun judul skripsi ini adalah ‛‛ ALIH KODE TUTURAN PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR PUAN MAIMUN TANJUNG BALAI KARIMUN KEPULAUAN RIAU’’.

10 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Penelitian ini merupakan kajian tentang alih kode tuturan penjual dan pembeli di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah (a) bagaimana bentuk alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) apakah faktor penyebab terjadinya alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Tujuannya adalah (a) mendeskripsikan bentuk alih kode yang terjadi antara penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Etnografi komunikasi. Metode yang digunakan adalah metode simak dan metode bebas libat cakap, sedangkan metode pengkajian data adalah metode padan. Teknik yang digunakan adalah teknik pilah unsur dan hubung banding membedakan bahasa yang digunakan dan yang dituturkan oleh peserta tutur dalam peristiwa tutur. Dari hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa (a) bentuk alih kode yang terjadi di pasar Puan Maimun yaitu alih bahasa dari bahasa Melayu ke bahasa Indonesia dan alih bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Melayu yang berwujud frasa, kalusa, dan kalimat. (b) penyebab terjadinya alih kode tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun yaitu pembicara atau penutur, penutur atau mitra tutur, hadirnya orang ketiga, perubahan topik pembicaraan.
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Penelitian ini merupakan kajian tentang alih kode tuturan penjual dan pembeli di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah (a) bagaimana bentuk alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) apakah faktor penyebab terjadinya alih kode pada tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Tujuannya adalah (a) mendeskripsikan bentuk alih kode yang terjadi antara penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, (b) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode di pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Etnografi komunikasi. Metode yang digunakan adalah metode simak dan metode bebas libat cakap, sedangkan metode pengkajian data adalah metode padan. Teknik yang digunakan adalah teknik pilah unsur dan hubung banding membedakan bahasa yang digunakan dan yang dituturkan oleh peserta tutur dalam peristiwa tutur. Dari hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa (a) bentuk alih kode yang terjadi di pasar Puan Maimun yaitu alih bahasa dari bahasa Melayu ke bahasa Indonesia dan alih bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Melayu yang berwujud frasa, kalusa, dan kalimat. (b) penyebab terjadinya alih kode tuturan penjual dan pembeli di pasar Puan Maimun yaitu pembicara atau penutur, penutur atau mitra tutur, hadirnya orang ketiga, perubahan topik pembicaraan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

menyimpulkan bahwa wujud campur kode tuturan penjual dan dembeli di pasar Johar Semarang adalah berupa penyisipan unsur-unsur yang berwujud kata,berwujud frase,berwujud klausa,berwujud kata ulang, dan berwujud idiom/ungkapan. wujud alih kode tuturan penjual dan pembeli di pasar Johar Semarang berupa alih bahasa yang meliputi alih bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa, alih bahasa jawa ke bahasa Indonesia dan alih bahasa Indonesia ke dalam bahasa Asing. Alih bahasa jawa berupa : pealihan antar tingkat tutur, yaitu krama, madya dan ngoko. Penelitian ini dijadikan sebagai bahan referensi mengenai metode yang digunakan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau Chapter III V

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau Chapter III V

Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak dengan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas libat cakap dan teknik rekam. Teknik simak bebas libat cakap adalah peneliti sebagai pengamat pengguna bahasa dengan mendengarkan apa yang dikatakan oleh informan dalam proses berdialog dan peneliti merekam tanpa sepengetahuan penutur peristiwa tuturan alih kode yang terjadi di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun agar tuturan yang dilakukan alami. Dalam penelitian ini juga digunakan metode cakap dengan teknik dasar berupa teknik pancing.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih kode sering terjadi pada masyarakat yang bilingual atau multilingual. Peristiwa alih kode terjadi pada setiap penutur bahasa yang mampu menggunakan dua bahasa yaitu pertama bahasa ibu atau bahasa pertama dan yang kedua adalah bahasa lain yang menjadi bahasa keduanya.

7 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Penjual : Kalau ambil tige kasi harge lime puloh ribu satu boneka.. Penjual : Mau mukenah warna apa kak?[r]

5 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

‛‛ Alih Kode Penutur Bahasa di Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan”.. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.[r]

2 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

‛‛Campur Kode dan Alih Kode Pemakaian Bahasa Bali dalam Dharma Wacana Ida Pedanda Gede Made Gunung”.. Fakultas Sastra Universitas Udayana.[r]

2 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Penjual : Kalau ambil tige kasi harge lime puloh ribu satu boneka.. Penjual : Mau mukenah warna apa kak?[r]

5 Baca lebih lajut

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Alih Kode Tuturan Penjual Dan PembeliDi Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

berwujud kalimat. Penyebab alih kode ini karena pembeli pertama bukan dari etnis Melayu, sedangkan penjual dan pembeli kedua dari etnis Melayu tetapi mereka tetap menguasai bahasa Indonesia maka terjadilah alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Melayu. Alih kode ini terjadi disebabkan karena hadirnya orang ketiga.

7 Baca lebih lajut

this PDF file Konstruksi Identitas Nasionalisme Masyarakat Perbatasan di Kepulauan Batam | Dedees | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 1 PB

this PDF file Konstruksi Identitas Nasionalisme Masyarakat Perbatasan di Kepulauan Batam | Dedees | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 1 PB

Makalah ini mengkaji tentang konstruksi identitas nasionalisme masyarakat perbatasan di salah satu kawasan pulau terdepan di kepulauan Indonesia. Wacana nasionalisme kerap kali menjadi isu yang rentan dimainkan, dinegosiasikan dan dibicarakan di kawasan perbatasan. Hal ini dikarenakan masyarakat di kawasan perbatasan memiliki karakteristik yang berbeda serta khas jika dibandingkan dengan masyarakat yang tidak berasal dan tinggal di kawasan perbatasan. Masyarakat perbatasan cenderung memiliki tingkat mobilitas yang lebih tinggi untuk berinteraksi dan bersentuhan secara langsung dengan masyarakat lain yang berbeda latar belakang dan kewarganegaraan. Mereka berinteraksi secara sosio-budaya, ekonomi hingga persoalan-persoalan politik. Interaksi yang cukup intens ini melahirkan kecenderungan-kecenderungan yang berbeda dengan masyarakat non-perbatasan. Misalnya, mulai dari penggunaan bahasa asing (bilingual atau multilingual), penggunaan mata uang negara sendiri sekaligus dari negara lain, konsumsi produk-produk negeri luar, keluar- masuk tinggal dan bekerja di negara tetangga dan sebagainya. Berbagai aktivitas tersebut sudah menjadi kegiatan keseharian pada masyarakat perbatasan yang memang tak bisa ditampik dan sudah dilakukan sejak lama, turun temurun oleh masyarakat lokal.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

MAKALAH PASAR PERSAINGAN SEMPURNA PROGRA

MAKALAH PASAR PERSAINGAN SEMPURNA PROGRA

Contoh pasar persaingan sempurna antara lain pasar makanan pokok yaitu beras yang berhubungan antara petani sebagai produsen dan pedagang sebagai pembeli. Dalam pasar beras jumlah penawaran (petani) banyak, mereka masing-masing menjual beras dalam jumlah yang relatif kecil dengan bentuk sangat sederhana, sehingga masing-masing petani tidak dapat mempengaruhi harga di pasar yang sudah terbentuk. Apabila petani tersebut menjual di bawah harga pasar, maka ia akan rugi, begitu pula sebaliknya bila ia menjual di atas harga pasar maka ia akan di tinggalkan oleh pembeli.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

UH IPS 8 smt 1 Pelaku Ekonomi.docx

UH IPS 8 smt 1 Pelaku Ekonomi.docx

Pasar konkret 1 Penjual dan pembeli bertransaksi langsung 2 Barang yang diperjualbelikan ada di tempat 3 Ada pertemuan antara penjual dan pembeli Pasar abstrak 1 Penjual dan pembeli d[r]

7 Baca lebih lajut

Makalah pasar persaingan sempurna 1

Makalah pasar persaingan sempurna 1

Dalam persaingan sempurna ini pembeli dan penjual berjumlah banyak. Artinya, jumlah pembeli dan jumlah penjual sedemikian besarnya, sehingga masing- masing pembeli dan penjual tidak mampu mempengaruhi harga pasar. Dengan demikian masing-masing pembeli dan penjual telah menerima tingkat harga yang terbentuk di pasar sebagai suatu datum atau fakta yang tidak dapat di ubah. Bagi pembeli, barang atau jasa yang ia beli merupakan bagian kecil dari keseluruhan jumlah pembelian masyarakat. Bagi penjual pun berlaku hal yang sama sehingga bila penjual menurunkan harga, ia Akan rugi sendiri, sedangkan bila menaikan harga. Maka pembeli akan lari penjual lainnya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

S IND 0801282 Chapter5

S IND 0801282 Chapter5

Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tuturan yang digunakan oleh para penjual dan pembeli pada saat transaksi jual beli ikan di pasar pelelangan ikan Cilamaya Karawang berupa tuturan para penjual dan pembeli menggunakan bahasa Jawa, Sunda, Indonesia adapula penjual dan pembeli yang menggunakan bahasa Jawa alih bahasa Sunda, adapula yang menggunakan campur kode bahasa Sunda dan bahasa Jawa ataupun sebaliknya.

1 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  VARIASI BAHASA JAWA PADA PERCAKAPAN PEDAGANG KAKI LIMA DI DEPAN DPRD KOTA SURAKARTA.

PENDAHULUAN VARIASI BAHASA JAWA PADA PERCAKAPAN PEDAGANG KAKI LIMA DI DEPAN DPRD KOTA SURAKARTA.

Tingkat tutur (speech levels) adalah suatu sistem kode penyampaian rasa kesopanan yang didalamnya terdapat unsur kosakata tertentu, aturan sintaksis tertentu, atau morfologi dan fonologi tertentu. Kosa kata dalam bahasa Jawa, berdasarkan tingkat kesopanannya, dibagi atas ngoko (N), madya (M), karma (K), karma inggil (KI), dan karma andhap (KA). Kosakata N memancarkan arti tanpa-sopan, K memancarkan arti sopan, M memancarkan arti sopan pada tingkat setengah-setengah saja, KI dan KA memancarkan arti kesopanan yang sangat tinggi (Poedjasoedarma dalam Markhamah, 2009:127)
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...