Top PDF Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing      Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet      dari Flakes NdFeB

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Menurut Hasil penelitian (Endang, S. Barorani) dengan judul “ Pengaruh Waktu Milling Terhadap Sifat Magnet” dijelaskan bahwa Pengaruh waktu milling terhadap sifatsifat magnet menunjukkan bahwa pengaruh waktu milling akan menaikkan harga U, H , Br, dan BHmax, serta dapat menurunkan Bmax dan Ps. Sifat-sifat magnet ditentukan oleh sifat fisik dari magnet yang dihasilkan seperti besar butir dan densitas .Setiap peningkatan harga densitas maka secara umum akan meningkatkan sifat kemagnetan seperti Hmax, Br, Uc dan Hc ini dapat diterangkan dengan menunjukkan bahwa magnet yang dihasilkan itu tersusun dari atom-atom yang bersifat magnet yang rnasing-masing akan memberikan kontribusi magnet. sebagai akibat dari perputaran elektron mengelilingi intinya dan gerak spin (menimbulkan dipol magnet individu), sedangkan energi magnet untuk satu padatan adalah merupakan penjumlahan momen dipol individu atom-atom penyusunnya yang arahnya semua paralel membentuk dipol searah. Dengan semakin padatnya material (densitas naik) maka jumlah momen magnet persatuan volume semakin banyak sehingga sifat magnet menjadi bertarnbah dibanding dengan material dengan harga densitas lebih kecil.
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus, karena BerkatNya yang luar biasa, sehingga penulis dapat menyelesaikan studi selama perkuliahan dan dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini dengan judul: “EFEK WAKTU WET MILLING DAN SUHU ANNEALING TERHADAP SIFAT FISIS, MIKROSTRUKTUR, DAN MAGNET DARI FLAKES NdFeB”. Skripsi ini disusun sebagai syarat akademis dalam menyelesaikan studi program sarjana (S1) Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Medan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Telah dilakukan penelitian pembuatan bonded magnet flakes NdFeB dari proses wet milling HEM (High Energy Milling) dengan ditambahkan toulene pada saat penggilingan terhadap sifat fisis, mikrostruktur dan sifat magnetnya dengan variasi waktu milling yaitu 15 menit, 30 menit, 45 menit, dan 60 menit. Serbuk hasil wet milling kemudian dianalisa ukuran diamer partikel menggunakan PSA, dan struktur fasa kristalin dengan menggunakan XRD. Kemudian dilakukan pembuatan sampel uji berupa pelet dengan proses kompaksi dengan tekanan 80 kgf/cm 2 . Setelah didapatkan sampel pelet dilakukan pengeringan pada suhu 100 0 C selama 1 jam. Kemudian dilakukan karakterisasi sampel pelet dengan Optik Mikroskop untuk mengetahui grain size, bulk density, dam sifat magnet dengan meggunakan Gaussmeter dan VSM. Dari hasil penelitian diameter rata-rata partikel optimum pada waktu milling 60 menit, yaitu 40,30 µm. Hasil analisa XRD menunjukkan 2 fasa yang muncul, yaitu Nd 2 Fe 14 B sebagai fasa dominan dan Fe sebagai fasa minor.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Tugas akhir merupakan salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara Medan. Untuk memenuhi persyaratan diatas penulis mengerjakan tugas akhir dengan judul : “ PENGARUH WAKTU WET MILLING FLAKES NdFeB UNTUK PEMBUATAN BONDED MAGNET TERHADAP SIFAT FISIS, MIKROSTRUKTUR, SIFAT MAGNET ”. Yang dilaksanakan di Laboratorium Magnet P2F Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Unsur - unsur lantanida atau lanthanos dikenal dengan nama fourteen element, karena jumlahnya 14 unsur, seperti Cerium (Ce), Praseodymium (Pr), Neodymium (Nd), Promhetium (Pm), Samarium (Sm), Europium (Eu), Gadolinium (Gd), Terbium (Tb), Dysprosium (Dy), Holmium (Ho), Erbium (Er), Thulium (Tm), Tyerbium(Yb), dan Lutetium (Lu). Unsur ini digunakan dalam keramik untuk warna glasir, dalam paduan untuk magnet permanen, untuk lensa khusus dengan praseodymium. Juga untuk menghasilkan terang kaca ungu dan kaca khusus yang menyaring radiasi inframerah. (Nurul Anwar, 2011)

23 Baca lebih lajut

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

LAMPIRAN 2 Densitas Dari Dimensi Sampel Berbentuk Pelet Data Dimensi Dari Setiap Waktu Milling Menghitung Densitas dari setiap waktu Milling dengan persamaan : 1.Sampel pelet milli[r]

5 Baca lebih lajut

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

dan Muljadi, 2012, “Aplikasi Magnet Permanen di Indonesia Data Pasar dan Pengembangan Material Magnet, Seminar Nasional Ilmu Pengetahuan Teknik, 1-5... Departemen Fisika Fakultas Mate-[r]

3 Baca lebih lajut

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Efek Waktu Wet Milling dan Suhu Annealing Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur dan Magnet dari Flakes NdFeB

Untuk mengembangkan perkembangan teknologi yang semakin pesat dan canggih tersebut, maka pada penelitian ini akan dipelajari mekanisme Pengaruh Variasi Waktu Milling Ball Mill Terhadap Mikrostruktur dan Sifat Fisis Magnet Nd 2 Fe 14 B Hasil Proses Wet Milling. Pada penelitian ini akan ditambahkan toluene

4 Baca lebih lajut

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet Chapter III V

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet Chapter III V

Dari Gambar 17 di atas, dapat diketahui bahwa nilai densitas fluks magnetik pelet magnet NdFeB semakin tinggi dan densitas fluks magnetik pelet naik secara konstan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin lama NdFeB dimilling maka fluks magnetik pelet NdFeB akan semakin baik. Hal ini disebabkan karena semakin kecil ukuran butir yang dihasilkan dari proses milling maka akan dihasilkan serbuk dengan domain tunggal yang lebih banyak. Medan magnet dari masing-masing atom dalam bahan magnet sangat kuat, sehingga interaksi diantara atom-atom tetangganya menyebabkan sebagian besar atom akan berorientasi membentuk kelompok – kelompok. Kelompok atom yang terorientasi dalam suatu daerah dinamakan domain. Bahan ini apabila diberikan medan magnet luar, maka domain-domain ini akan terorientasi searah dengan medan magnet luar (Sardjono,P.dkk. 2012)
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Unsur – unsur lantanida atau lanthanos dikenal dengan nama fourteen elements, karena jumlahnya 14 unsur, seperti Cerium (Ce), Praseodymium (Pr), Neodymium (Nd), Promhetium (Pm), Samarium (Sm), Europium (Eu), Gadolinium (Gd), Terbium (Tb), Dysprosium (Dy), Holmium (Ho), Erbium (Er), Thulium (Tm), Yterbium (Yb), dan Lutetium (Lu). Unsur ini digunakan dalam keramik untuk warna glasir, dalam paduan untuk magnet permanen, untuk lensa khusus dengan praseodymium.Juga untuk menghasilkan terang kaca ungu dan kaca khusus yang menyaring radiasi inframerah.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Muhajir, Arif.M. 2013. Sintesis dan Karakterisasi Bahan Magnet Barium Hexaferit (BaFe12O19) Menggunakan Bahan Dasar Barium Karbonat (BaCO3) dan Pasir Besi Dari Daerah Pesisir Selatan Pandeglang-Banten. Bandar Lampung: Universitas Lampung. Program Sarjana S-1.

4 Baca lebih lajut

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

LAMPIRAN 3 HASIL PENGUJIAN UKURAN PARTIKEL SERBUK NDFEB DENGAN PSA PARTICLE SIZE ANALYZER MILLING 15 MENIT MILLING 30 MENIT Mean diameter : 50.84... LAMPIRAN 4 FOTO PENGUJIAN [r]

10 Baca lebih lajut

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Pengaruh Waktu Wet Milling Flakes Ndfeb Untuk Pembuatan Bonded Magnet Terhadap Sifat Fisis, Mikrostruktur, Sifat Magnet

Untuk mengembangkan perkembangan teknologi yang semakin pesat dan canggih tersebut, maka pada penelitian ini akan dipelajari mekanisme Pengaruh Variasi Waktu Milling Ball Mill Terhadap Mikrostruktur dan Sifat Fisis Magnet Nd2Fe14B Hasil Proses Wet Milling. Pada penelitian ini akan ditambahkan toluene pada saat penggilingan basa (Wet Milling) untuk mencegah terjadinya proses oksidasi (Korosi) NdFeB pada saat penggilingan dilakukan. Disamping itu waktu penggilingan akan divariasikan sesuai dengan bahan NdFeB yang mudah terkorosi sehingga waktu milling juga harus benar-benar diperhatikan.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB Chapter III V

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB Chapter III V

Pada penelitian sebelumnya oleh Akmal Johan tentang “Hubungan Proses Milling Disertai Proses Annealing Terhadap Sifat Magnetik Bahan” menjelaskan bahwa Penurunan sifat magnetik ini diperkirakan akibat mekanisme interaksi spin momen magnet atom di dalam kristalit terganggu akibat cacat kristal yang terbentuk selama proses milling. Untuk memperbaiki struktur kristal dan rekonstruksi bahan akibat proses milling, dapat dilakukan melalui proses annealing. Sehingga dengan penambahan suhu annealing sifat magnetik bahan tersebut semakin membaik. Hal ini dikarenakan bahwa melalui suhu annealing tersebut dapat membentuk kembali fasa NdFeB yang deformasi akibat proses milling, namun dengan ukuran kristal yang tetap halus. Ada beberapa faktor yang menyebabkan nilai kekuatan magnetnya masih jauh lebih rendah dibandingkan literature yaitu faktor porositas yang masih besar, ukuran partikel dari serbuk yang digunakan harus diperkecil lagi. Untuk menurunkan nilai porositas diperlukan tekanan pada waktu pencetakkan diperbesar, suhu dinaikkan lagi sehingga diperoleh sampel yang betul-betul padat dan kompak, sehingga nilai kuat medan magnet sampel pelet NdFeB semakin tinggi. (Ginting. M, 2006).
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Ball Mill adalah salah satu jenis mesin penggiling yang digunakan untuk menggiling suatu bahan material menjadi bubuk yang sangat halus. Mesin ini sangat umum digunakan untuk proses mechanical milling. Secara umum prinsip kerjanya yaitu dengan cara mengahancurkan campuran serbuk melalui mekanisme pembenturan bola – bola giling yang bergerak mengikuti pola gerakan wadahnya yang berbentuk elips tiga dimensi inilah yang memungkinkan pembentukan partikel – partikel serbuk berkala mikrometer sampai nanometer akibat tingginya frekuensi tumbukan. Tingginya frekuensi tumbukan yang terjadi antara campuran serbuk dengan bola – bola giling disebabkan karena wadahnya yang berputar dengan kecepatan tinggi yaitu lebih dari 800 rpm. (Nurul T. R. Agus S, 2007).
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Mayasari, Ika. 2012. Pengaruh Temperatur Sinter Terhadap Sifat Fisis Dan Sifat Magnet Pada magnet Permanen Stronsium Heksaferit (Studi kasus di Lembaga Ilmu penelitian Indonesia, Jakarta).[Skripsi]. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Program Sarjana S-1.

5 Baca lebih lajut

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

True density Mengukur True density dengan menggunakan rumus: Keterangan : ρs = True Density sampel g/cm3 m1 = Massa picnometer kosong g m2 = Massa picnometer diisi media cair g m3[r]

17 Baca lebih lajut

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Study of NdFeB magnet has been made with variation of milling time (0, 15, 30, 60 and 180 minutes). The materials used are NdFeB Flakes, MQP-B + and MQA with variation of milling time (0, 15, 30, 60 and 180 min). Three materials used in the preparation separately. Sample preparation was started from scouring material separately with 325 mesh sieve and then in wet milling with time variation (0, 15, 30, 60 and 180 min) using toluene and the type of milling used was HEM. Powder that has been in wet milling is dried and characterized. The sample characterization includes true density, PSA, XRD, SEM-EDS and VSM. From true density and PSA results, the longer milling time performed on the material tends to decrease the true density and particle size. The result of XRD analysis shows 2 phase is major phase Nd 2 Fe 14 B and Fe minor phase. The phase formed decreases with the longer milling
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Telah dilakukan pembuatan magnet NdFeB dengan variasi waktu milling (0, 15, 30, 60 dan 180 menit). Bahan yang digunakan yaitu NdFeB Flakes, MQP-B + dan MQA dengan variasi waktu milling (0, 15, 30, 60 dan 180 menit). Tiga bahan yang digunakan di preparasi secara terpisah. Preparasi sampel dimulai dari penggerusan bahan secara terpisah dengan ayakan 325 mesh lalu di wet milling dengan variasi waktu (0, 15, 30, 60 dan 180 menit) menggunakan toluen dan jenis milling yang digunakan adalah HEM. Serbuk yang telah di wet milling dikeringkan dan dikarakterisasi. Karakterisasi sampel meliputi true density, PSA,
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

Efek Waktu Milling Terhadap Sifat Fisis Dan Mikrostruktur Bahan Magnetik NdFeB

menghasilkan (BH)max 3-20 MGOe dan medan magnet koersifnya Hc sekitar 120 – 270. Kemudian pada tahun dua ribuan negara maju mulai memanfaatkan bahan tanah jarang (Sm, Pd, Nd) sebagai bahan baku magnet permanen, yang kemudian dikenal magnet tanah jarang, misalnya magnet Sm – Co dan magnet Nd-Fe-B. (Ginting. M, 2006).

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...