• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT TAMARIS HIDRO

E. ANALISIS LAPORAN LABA RUGI, LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN, LAPORAN ARUS KAS, DAN RASIO-RASIO KEUANGAN PENTING

2. ANALISIS PERTUMBUHAN ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS

Tabel berikut merupakan ikhtisar laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 30 September 2021, 30 Juni

2021 serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019:

(dalam Rupiah penuh)

Keterangan 30 September 2021*) 30 Juni 2021 31 Desember

2020 2019

Jumlah Aset 4.325.555.204.688 4.233.801.144.823 4.448.775.677.087 4.333.149.559.222 Jumlah Liabilitas 2.328.667.072.406 2.274.729.174.100 2.514.702.574.457 2.369.679.071.617 Jumlah Ekuitas 1.996.888.132.282 1.959.071.970.723 1.934.073.102.630 1.963.470.487.605

*) Tidak Diaudit

ASET LANCAR

(dalam Rupiah penuh)

Keterangan 30 September

2021*)

30 Juni 2021

31 Desember

2020 2019

ASET ASET LANCAR

Kas dan bank 93.570.527.968 52.194.013.776 55.902.021.881 30.942.456.385

Aset keuangan dari proyek konsesi jasa

yang belum ditagih - bagian lancar 606.698.373.704 606.698.373.704 606.698.373.704 526.720.900.916

Piutang usaha

Pihak ketiga 38.569.907.976 39.878.761.219 41.679.787.038 45.511.830.280 Pihak berelasi 5.354.569.999 5.354.569.999 5.354.569.999 813.104.128 Piutang lain-lain

Pihak ketiga 13.254.667.711 9.460.419.224 37.378.092.240 47.968.386.267 Pihak berelasi 60.814.869.431 41.676.567.843 208.071.458.862 22.495.703.550

Persediaan 3.956.825.016 3.853.847.014 5.654.251.770 7.544.163.455

Pajak dibayar di muka 8.016.998.759 6.294.317.002 3.222.202.081 2.392.697.544 Uang muka dan biaya dibayar di muka 31.476.201.445 23.361.855.979 15.027.331.253 134.388.631.183 JUMLAH ASET LANCAR 861.712.942.008 788.772.725.760 978.988.088.828 818.777.873.708

*) Tidak Diaudit

Posisi tanggal 30 September 2021 dibandingkan dengan tanggal 30 Juni 2021

Total aset lancar Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 adalah sebesar Rp861.712.942.008,00. Total aset lancar Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 secara total naik sebesar Rp72.940.216.248,00 atau sebesar 9,25%

dibandingkan total aset lancar Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 sebesar Rp788.772.725.760,00. Peningkatan ini terutama disebabkan kenaikan pada kas dan bank sebesar Rp41.376.514.192,00 terutama atas penerimaan operasi dan setoran dari Pemegang Saham PT Tatajabar Sejahtera; piutang lain-lain pihak berelasi sebesar Rp19.138.301.588,00 terutama kepada PT Mtiga Power Management atas transaksi operasional terkait jasa pengoperasian PLTM dan uang muka dan biaya dibayar di muka sebesar Rp8.114.345.466,00.

Posisi tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2020

Total aset lancar Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 adalah sebesar Rp788.772.725.760 ,00. Total aset lancar Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 secara total, turun sebesar Rp190.215.363.068,00 atau sebesar 19,43% dibandingkan total aset lancar Perseroan dengan tahun yang berakhir 31 Desember 2020 sebesar Rp978.988.088.828,00. Penurunan ini terutama disebabkan menurunnya piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Mtiga Power Management (MPM) sehubungan dengan telah selesainya pengalihan saham MPM serta adanya pengembalian dana talangan total sebesar Rp162.835.609.713,00 atau 79,65%.

Posisi tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019

Total aset lancar Perseroan untuk tahun 2020 adalah sebesar Rp978.988.088.828,00. Total aset lancar Perseroan untuk tahun 2020 secara total naik sebesar Rp160.210.215.120,00 atau sebesar 19,57% dibandingkan total aset Perseroan dengan tahun 2019 sebesar Rp818.777.873.708,00. Kenaikan ini terutama karena adanya peningkatan dari aset keuangan proyek konsensi jasa yang belum ditagih sebesar Rp79.977.472.788,00 atau 15,18% diikuti dengan kenaikan aset kas dan bank sebesar Rp24.959.565.496,00 atau 80,66%.

ASET TIDAK LANCAR

(dalam Rupiah penuh)

Keterangan 30 September

2021*) 30 Juni 2021 31 Desember

2020 2019

ASET TIDAK LANCAR

Piutang pihak berelasi - 1.314.992.370 11.259.593.008 15.814.227.728

Aset keuangan dari proyek konsesi jasa

yang belum ditagih - bagian tidak lancar 2.835.935.894.436 2.800.326.135.822 2.843.714.114.164 2.906.679.852.015 Penyertaan saham dan uang muka

penyertaan saham 41.743.415.153 41.743.415.154 40.537.176.113 1.041.136.284

Proyek dalam penyelesaian 15.857.076.275 15.417.158.635 3.527.626.785 2.540.978.323 Aset tetap – bersih 28.377.501.242 28.342.803.775 31.173.671.476 43.483.617.458 Aset tak berwujud – bersih 306.806.958 446.026.396 728.911.156 6.241.202.940 Aset pajak tangguhan 160.986.514.813 160.986.514.812 154.773.505.543 134.773.778.138

Goodwill 324.713.514.790 324.713.514.790 322.113.514.790 322.113.514.790

Aset lain-lain 55.921.539.013 71.737.857.309 61.959.475.224 81.683.377.838

JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 3.463.842.262.680 3.445.028.419.063 3.469.787.588.259 3.514.371.685.514

*) Tidak Diaudit

Posisi tanggal 30 September 2021 dibandingkan dengan tanggal 30 Juni 2021

Total aset tidak lancar Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 adalah sebesar Rp3.463.842.262.680 ,00. Total aset tidak lancar Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 secara total naik sebesar Rp18.813.843.617,00 atau sebesar 0,55%

dibandingkan total aset lancar Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 sebesar Rp3.445.028.419.063,00. Peningkatan ini terutama dikontibusi oleh kenaikan pada aset keuangan dari proyek konsesi jasa yang belum ditagih - bagian tidak lancar sebesar 1,27% atas pembangunan konstruksi proyek PLTM Aek SIbundong.

Posisi tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2020

Total aset tidak lancar Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 adalah sebesar Rp3.445.028.419.063 ,00. Total aset Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 secara total, menurun senilai Rp24.759.169.196,00 atau sebesar 0,71% dibandingkan total aset Perseroan dengan tahun yang berakhir 31 Desember 2020 sebesar Rp3.469.787.588.259,00. Penurunan ini disebabkan adanya penurunan pada aset keuangan dari proyeksi konsesi jasa yang belum ditagih - bagian tidak lancar sebesar Rp43.387.978.342,00 atau turun 1,53% dari tahun sebelumnya. Penurunan ini juga diikuti dengan kenaikan pada proyek dalam penyelesaian sebesar Rp11.889.531.850,00 atau 337,04% atas akuisisi PLTA Besai 2 (20 MW) pada bulan April 2021 serta kenaikan asset pajak tangguhan, goodwill dan asset lain-lain total sebesar Rp18.591.391.354,00 atau 3,45%.

Posisi tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019

Total aset tidak lancar Perseroan untuk tahun 2020 adalah sebesar Rp3.469.787.588.259,00. Total aset tidak lancar Perseroan untuk tahun 2020 secara total, mengalami penurunan sebesar Rp44.584.097.255,00 atau

sebesar 1,27% dibandingkan total aset Perseroan dengan tahun 2019 sebesar Rp3.514.371.685.514,00.

Penurunan ini disebabkan penurunan pada aset keuangan dari proyek konsesi jasa yang belum ditagih pada bagian tidak lancar sebesar Rp62.965.737.851,00 atau 2,17% dan aset lain-lain sebesar Rp19.723.902.614,00 atau 24,15%. Penurunan ini juga diikuti dengan kenaikan pada penyertaan saham dan uang muka penyertaan saham sebesar Rp39.496.039.829,00 atau 3793,55% atas pengalihan saham pada MPM yang sebelumnya dikonsolidasi.

LIABILITAS JANGKA PENDEK

(dalam Rupiah penuh)

Keterangan 30 September

2021*) 30 Juni 2021 31 Desember

2020 2019

LIABILITAS JANGKA PENDEK

Utang usaha

Pihak ketiga 172.843.387 172.843.387 1.089.782.662 38.684.935.973

Pihak berelasi 55.408.520.487 44.809.881.265 83.169.274.433 12.097.961.533

Utang lain-lain

Pihak ketiga 964.742.046 4.230.805.794 3.844.876.291 20.549.516.421

Pihak berelasi 22.672.744.418 16.034.081.176 138.407.902.184 12.883.805.557

Biaya masih harus dibayar 19.351.358.910 15.942.524.571 18.331.019.231 17.763.716.580

Utang pajak 3.819.000.688 3.416.707.883 2.740.366.682 10.168.887.517

Wesel bayar 10.147.200.000 10.147.200.000 38.083.500.000 40.007.700.000

Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo

dalam satu tahun

Utang Bank 103.966.493.732 93.153.711.468 66.841.006.771 39.947.417.631

Liabilitas sewa 4.050.831.945 5.339.734.365 4.218.020.760 5.830.511.703

JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK 220.553.735.613 193.247.489.909 356.725.749.014 197.934.452.915

*) Tidak Diaudit

Posisi tanggal 30 September 2021 dibandingkan dengan tanggal 30 Juni 2021

Total liabilitas jangka pendek Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 adalah sebesar Rp220.553.735.613,00. Total liabilitas jangka pendek Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 secara total naik sebesar Rp27.306.245.704,00 atau sebesar 14,13% dibandingkan total liabilitas jangka pendek Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 sebesar Rp193.247.489.909,00. Peningkatan ini terutama dikontibusi oleh kenaikan pada utang usaha pihak berelasi sebesar Rp10.598.639.222,00, terutama kepada PT Mtiga Power Management atas transaksi operasional terkait jasa pengoperasian PLTM, utang Bank sebesar Rp10.812.782.264,00 terkait penarikan fasilitas PT Partogi Hidro Energi unutk keperluan pembangunan PLTM Aek Sibundong dan utang lain-lain pihak berelasi sebesar Rp6.638.663.242,00.

Posisi tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2020

Total liabilitas jangka pendek Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 adalah sebesar Rp193.247.489.909,00. Total liabilitas Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 secara total, menurun senilai Rp163.478.259.105,00 atau sebesar 45,83% dibandingkan total liabilitas Perseroan dengan tahun yang berakhir 31 Desember 2020 sebesar Rp356.725.749.014,00. Penurunan ini terjadi dikarenakan adanya penurunan pada utang usaha pihak berelasi sebesar Rp38.359.393.168,00 atau 46,12% atas pembayaran utang jasa pengoperasian kepada MPM serta penurunan utang lain-lain pihak berlasi Rp122.373.821.008,00 atau 88,42% atas pembayaran utang terkait dana talangan sementara untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan sehubungan dengan divestasi MPM.

Posisi tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019

Total liabilitas jangka pendek Perseroan untuk tahun 2020 adalah sebesar Rp356.725.749.014,00. Total liabilitas jangka pendek Perseroan untuk tahun 2020 secara total, naik sebesar Rp158.791.296.099,00 atau sebesar 80,22%

dibandingkan total liabilitas jangka pendek Perseroan tahun 2019 sebesar Rp197.934.452.915,00. Kenaikan ini terjadi dikarenakan adanya kenaikan utang lain-lain pihak berelasi yang diperoleh dari TJS sebesar Rp125.524.096.627,00 atau 974,28% terkait dana talangan sementara untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan sehubungan dengan divestasi MPM, serta kenaikan utang usaha yang berasal dari pihak berelasi sebesar Rp71.071.312.900,00 atau 587,47% terkait utang jasa pemeliharaan dan pengoperasian kepada MPM.

Selain itu diikuti juga penurunan utang usaha pihak ketiga sebesar Rp37.595.153.311,00 atau 97,18% atas pembayaran utang retensi pekerjaan konstruksi PLTM Gumanti, PLTA Krueng Isep dan PLTM Cianten.

LIABILITAS JANGKA PANJANG

(dalam Rupiah penuh)

Keterangan 30 September 2021*) 30 Juni 2021 31 Desember

2020 2019

LIABILITAS JANGKA PANJANG

Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun

Utang bank 2.072.800.013.956 2.049.296.981.957 2.109.208.318.305 2.074.491.801.540

Liabilitas sewa 3.821.723.182 666.400.083 4.780.902.725 13.660.583.067

Liabilitas pajak tangguhan 30.634.836.646 30.634.836.646 35.230.611.175 50.679.316.920 Liabilitas imbalan kerja karyawan 856.763.009 883.465.505 8.756.993.238 32.912.917.175 JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG 2.108.113.336.793 2.081.481.684.191 2.157.976.825.443 2.171.744.618.702

*) Tidak Diaudit

Posisi tanggal 30 September 2021 dibandingkan dengan tanggal 30 Juni 2021

Total liabilitas jangka panjang Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 adalah sebesar Rp2.108.113.336.793,00. Total liabilitas jangka panjang Perseroan untuk periode

9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 secara total naik sebesar Rp26.631.652.602,00 atau sebesar 1,28% dibandingkan total liabilitas jangka panjang Perseroan untuk periode 6

(enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 sebesar Rp2.081.481.684.191,00. Peningkatan ini terutama

dikontibusi oleh kenaikan pada utang bank dan utang pembelian aset tetap masing-masing sebesar Rp23.503.031.999,00 terkait penarikan fasilitas PT Partogi Hidro Energi unutk keperluan pembangunan PLTM Aek

Sibundong dan Rp3.155.323.099,00.

Posisi tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2020

Total liabilitas jangka panjang Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal pada tanggal 30 Juni 2021 adalah sebesar Rp2.081.481.684.191,00. Total liabilitas jangka panjang Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal pada tanggal 30 Juni 2021 secara total, menurun sebesar Rp76.495.141.252,00 atau sebesar 3,54% dibandingkan total liabilitas Perseroan dengan tahun yang berakhir 31 Desember 2020 sebesar Rp2.157.976.825.443,00. Penurunan ini terjadi dikarenakan pelunasan utang bank jangka panjang yang jatuh tempo.

Posisi tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019

Total liabilitas jangka panjang Perseroan untuk tahun 2020 adalah sebesar Rp2.157.976.825.443,00. Total liabilitas jangka panjang Perseroan untuk tahun 2020 secara total, menurun sebesar Rp 13.767.793.259,00 atau 0,63%

dibandingkan total liabilitas jangka panjang Perseroan di tahun 2019 sebesar Rp2.171.744.618.702,00. Penurunan ini terjadi dikarenakan adanya penurunan liabilitas imbalan kerja karyawan dan liabilitas sewa.

EKUITAS

(dalam Rupiah penuh)

Keterangan 30 September

2021*) 30 Juni 2021 31 Desember

2020 2019

EKUITAS

Modal Saham – nilai nominal Rp1.000.000 per saham Modal Dasar – 220.000 saham pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019

220.000.000.000 220.000.000.000 220.000.000.000 220.000.000.000 Modal ditempatkan dan disetor penuh –

220.000 saham pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019

Tambahan modal disetor 35.707.582.446 35.707.582.446 35.707.582.446 3.015.927.228 Uang muka setoran modal 1.300.371.776.027 1.251.671.776.027 1.212.371.776.027 1.212.371.776.027 (37.923.729.345)Komponen ekuitas lainnya (37.923.729.345) (39.273.510.238) (36.142.855.231) (33.054.106.223)

Saldo laba 25.033.210.029 38.909.398.446 53.394.634.867 90.686.839.451

Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan

kepada pemilik Entitas Induk 1.543.188.839.155 1.507.015.246.681 1.485.331.138.109 1.493.020.436.483 Kepentingan non-pengendali 453.699.293.127 452.056.724.042 448.741.964.521 470.450.051.122 JUMLAH EKUITAS 1.996.888.132.282 1.959.071.970.723 1.934.073.102.630 1.963.470.487.605

*) Tidak Diaudit

Posisi tanggal 30 September 2021 dibandingkan dengan tanggal 30 Juni 2021

Total ekuitas Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 adalah sebesar Rp1.996.888.132.282,00. Total ekuitas Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021 secara total naik sebesar Rp37.816.161.559,00 atau sebesar 1,93% dibandingkan total ekuitas Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 sebesar Rp1.959.071.970.723,00. Peningkatan ini terutama dikontibusi oleh kenaikan pada Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk sebesar Rp36.173.592.474,00 terutama atas penerimaan dana dari Pemegang Saham PT Tatajabar Sejahtera sebagai uang muka setoran modal.

Posisi tanggal 30 Juni 2021 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2020

Total ekuitas Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal pada tanggal30 Juni 2021 adalah sebesar Rp1.959.071.970.723,00. Total ekuitas Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 secara total, naik senilai Rp24.998.868.093,00 atau sebesar 1,29% dibandingkan total ekuitas Perseroan dengan tahun yang berakhir 31 Desember 2020 sebesar Rp1.934.073.102.630,00. Kenaikan terutama dikarenakan adanya peningkatan uang muka setoran modal dari PT Tatajabar Sejahtera kepada Entitas Induk.

Posisi tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2019

Total ekuitas Perseroan untuk tahun 2020 adalah sebesar Rp1.934.073.102.630,00. Total ekuitas Perseroan untuk tahun 2020 secara total, menurun sebesar Rp29.397.384.975,00 atau sebesar 1,50% dibandingkan total ekuitas Perseroan dengan tahun 2019 sebesar Rp1.963.470.487.605,00. Penurunan ini terjadi dikarenakan Perseroan mencatatkan kerugian sehingga nilai saldo laba dari Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp37.292.204.584,00 atau 41,12%.