BAB IV. PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Deskripsi Data Penelitian
3. Bagi Individu atau Masyarakat
Bagi individu dan masyarakat yang membaca hasil penelitian ini, diharapkan bahwa setiap individu dapat memiliki wawasan yang lebih mengenai remaja Tunarungu dan kemampuan mereka dalam menggunakan jejaring sosial. Setiap individu masyarakat yang nantinya mencoba untuk menggunakan jejaring sosial dan bertemu dengan remaja Tunarungu di halaman jejaring sosial, diharapkan untuk mau mencoba memahami remaja Tunarungu yang sebenarnya memiliki keinginan yang sama dengan orang lain dalam menjalin relasi.
72
DAFTAR PUSTAKA
Adler, Ronald B., & Towne, Neil. (1990). Looking Out Looking In. Orlando: Holt, Rinehart and Winston, Inc.
Akamatsu, Tane C. & Musselman, Carol. (1999). Interpersonal Communication Skills of Deaf Adolescents and Their Relationship To Communication History. Journal of Deaf Studies and Deaf Education 4, 305 – 320.
Diambil dari www.jdsde.oxfordjournals.org
Ali, Mohammad & Asrori, M. (2009). Psikologi Remaja – Perkembangan Peserta
Didik. Jakarta: Bumi Aksara
Azwar, Saifuddin. (2010). Metode Penelitian . Yogyakarta : Pustaka Pelajar Baran, Stanley J. (2004). Introduction to Mass Communication Media Literacy
and Culture. New York: McGraw Hill
Barker, Larry L. & Gaut, Deaborah R. (2002). Communication. Boston: Allyn and Bacon
Baxtar, Leslie A., & Braithwaite, Dawn O. (2008). Engaging Theories in
Interpersonal Communication, Mutual Perspective. Los Angeles: Sage
Publications, Inc.
Beebe, Steven A., Beebe, Susan J., & Redmond, Mark V. (2011). Interpersonal
Communication Relating to Others (Edisi 6). New York: Pearson
Boyd, Danah M., & Ellison, Nicole B. (2008). Social Network Sites: Definition, History, and Scholarship. Journal of Computer-Mediated and
Communication 13, 210-230. Diambil dari International Communication
Association: http:// onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1083- 6101.2007.00393.x/full
Brücks, A., Mehnert, J., Prommer, E., & Räder, A. (2008, November 28). “Real life extension” in Web-based social networks: The gendered construction of self among student. Paper presented at the 2008 European
Communication Research and Education Association Conference,
Barcelona. Retrieved April 1, 2010, from
http://www.protegiendoles.org/documentacion/estante4/StudiVZ_Englisch e_Praesentation.pdf
DeVito, Joseph A. (1986). The Communication Hand Book–A Dictionary. New York: Harper & Row, Publisher
Effendy, O. Uchjana. (1989). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Rosdakarya
Effendy, O. Uchjana. (1989). Kamus Komunikasi. Bandung: Mandar Maju Ellison, Nicole B., Steinfield, C., Lampe, C. (2007). The Benefits of Facebook
„„Friends:‟‟ SocialCapital and College Students‟ Use of Online Social Network Sites. Journal of Computer-Mediated Communication12 (2007) 1143–1168. Diambil dari
http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1083-6101.2007.00367.x/full Giffin, K., Patton, B. R. (1976). Fundamental of Interpersonal Communication.
New York: Harper & Row
Griffin, Em. (2003). A First Look at Communication Theory (Fifth Edition). San Diego: McGraww Hill
Hallahan, Daniel P., Kauffman, James M., & Pullen, Paige C. (2009). Exceptional
Learners – An Introduction to Special Education. New York: Pearson
Henderson, V., Grinter R. E., & Starner, T. (2005). Electronic Communication by
Deaf Teenagers. Atlanta: Georgia Institute of Technology
Hintermair, Manfred (2007). Self-esteem and Satisfaction With Life of Deaf and Hard-of-Hearing People - A Resource - Oriented Approach to Identity Work. Heidelberg: Oxford University Press
Houran, J., Lange, R. (2010). Preliminary Validity Data On A New Matching Tool to Combat Hyperpersonal Communication In Online Dating. Journal
Media and Communication Studies Vol.2(4) pp. 85-90. Diambil dari
www.academicjpurnals.org/jmcs
International Encyclopedia of Communication. (1989). Oxford: Oxford
University Press
Israelite, N., Ower, J., & Goldstein, G. (2002). Hard-of-Hearing Adolescents and Identity Construction: Influences of School Experiences, Peers and Teachers. Journal of Deaf Studies and Deaf Education 7: 2 Spring.
Johnson, D. W. (1981). Reaching Out. Interpersonal Effectiveness and Self-
Actualization. Englewood Cliffs: Prentice-Hall.
Lecky-Thompson, G. (2009). FaceBook: Good or Bad for Communication. Retrieved March 10, 2010, from http://social-networking- tagging.suite101.com/article.cfm/facebook_good_or_bad_for_communicat ion
McQuail, Dennis (2011). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Jakarta: Salemba Humanika
Niemann, S., Greenstein, D., David, D. (2010). Membantu Anak-anak Tunarungu. Malang: PPRBM Bhakti Luhur
Oliva, Gina A. (2004). Alone in the Mainstream. Washington D.C.:Gallaudet University.
Poe, Christina M. (2006). The Affects of Deafness on Adolescent Development.
ASL University. Diambil dari
http://www.lifeprint.com/asl101/topics/adolescentdevelopment.htm
Power, M. R., Power, D., & Horstmanshof. (2006). Deaf People Communication via SMS, TTY, and Relay Service, Fax, and Computers in Australia.
Journal of Deaf Studies and Deaf Education 12 (1): 80-92. Oxford:
Oxford University Press. Diambil dari http://jdsde.oxfordjournals.org Rakhmat, Jalaluddin. (2008). Psikologi Komunikasi. Bandung: Rosda
Rivers, William R. (2003) Media Massa dan Masyarakat Moderen (edisi 2). Jakarta: Prenada Media
Santoso, A. (2010). Statistik Untuk Psikologi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma
Santoso, Singgih (2012) Aplikasi SPSS pada Statistik Parametrik. Jakarta: Elex Media Komputindo
Santoso, Singgih (2012) Aplikasi SPSS pada Statistik Non Parametrik. Jakarta: Elex Media Komputindo
Santrock, John W. (2002) Life- Span Development; Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Penerbit Erlangga
Santrock, John W. (2003) Adolescent. Perkembangan Remaja Edisi Keenam. Jakarta : Erlangga
Sarwono, Sarlito D. (2007). Psikologi Remaja. Jakarta: Grafindo Persada
Silvestre, Nuria, Ramspott, Anna, & Pareto, Irenka D. (2006). Conversational
Skills in a Semistructured Interview and Self-Concept in Deaf Students.
New York: Oxford University Press
Sunarto. (2003). Manajemen, Komunikasi Antar Pribadi dan Gairah Kerja
Karyawan. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Departemen
Kehakiman dan HAM
Supratiknya, A. (2009). Komunikasi Antarpribadi – Tinjauan Psikologis.
Yogyakarta: Penerbit Kanisius
Supratiknya, A. (1998). Psikometri. Yogyakarta: Pusat Penerbitan dan Pengembangan Sumber Belajar Fak. Psikologi USD
Uchjana, Onong Effendy (1989). Kamus Komunikasi. Bandung: Penerbit Bandar Maju
VandenBos, Gary R. (2007). APA Dictionary of Psychology. California: American Psychological Association
Wheeldon, Ebony (2010, April 25). A Social Society: The Positive Effects of
Communicating through Social Networking Sites. Diambil dari
http://networkconference.netstudies.org/2010/04/a-social-society-the- positive-effects-of-communicating-through-social-networking-sites/
Yusuf, Syamsu H. (2004). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya
76
LAMPIRAN A
SKALA TRY OUT 1
PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL DAN
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL
PADA REMAJA TUNA RUNGU
Nama :
Jenis Kelamin : Laki-laki / Perempuan
Usia : tahun
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA
INFORMED CONSENT
Saya, Gita Dwiputri adalah mahasiswa Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Saya sedang mengadakan penelitian dengan judul, “Penggunaan Jejajaring Sosial dan Efektivitas Komunikasi Interpersonal Pada Remaja Tuna Rungu”. Penelitian ini bertujuan untuk melihat komunikasi yang terjadi pada remaja tuna rungu ketika menggunakan jejaring sosial.
Saya sangat mengharapkan kesedian Saudara/i untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini bersifat sukarela. Semua informasi yang Saudara/i berikan akan dirahasiakan dan hanya digunakan dalam penelitian ini. Apabila data Saudara/i dipublikasikan, kerahasiaan informasi berupa nama tetap akan dijaga. Oleh sebab itu saya sangat mengharapkan kesediaan Saudara/i mengisi kuesioner ini dengan jujur dan tanpa tekanan.
Demikian informasi ini saya sampaikan. Atas bantuan, partisipasi dan kesediaan waktu Saudara/i sekalian, saya ucapkan terimakasih.
Peneliti
ANGKET PENELITIAN PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL
Petunjuk pengerjaan:
Beri tanda silang (X) pada jawaban yang Anda pilih. Jawaban yang Anda pilih boleh lebih dari 1.
1. Jejaring sosial yang biasa Anda gunakan adalah: ( ) Facebook ( ) Twitter ( ) MySpace ( ) Tumblr ( ) Lainnya: ______________________________________(sebutkan) Petunjuk pengerjaan:
Isilah dengan jawaban yang paling tepat menurut Anda:
2. Saya menggunakan jejaring sosial sebanyak ____kali sehari. 3. Saya menggunakan jejaring sosial selama:
_____ menit setiap hari
ATAU
ANGKET PENELITIAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL REMAJA TUNA RUNGU
Petunjuk pengerjaan soal:
Dibawah ini akan disajikan 50 soal pernyataan tentang efektivitas komunikasi interpersonal. Anda diminta untuk memilih jawaban yang sesuai dengan keadaan diri Anda sendiri saat ini dengan cara memilih salah satu dari empat pilihan jawaban di bawah ini:
SS : Sangat Setuju S : Setuju
TS : Tidak Setuju
STS : Sangat Tidak Setuju
Pilihlah jawaban dengan memberi tanda silang (X) pada kolom yang telah disediakan. Jawablah semua pernyataan yang ada dan jangan sampai ada yang terlewatkan. Dalam skala ini tidak ada jawaban yang salah, karena semua jawaban yang Anda berikan adalah benar. Oleh karena itu, pilihlah jawaban yang sesuai dengan keadaan diri Anda sendiri. Semua jawaban yang Anda berikan terjamin kerahasiaannya, sehingga tidak perlu khawatir orang lain akan mengetahui jawaban Anda. Kesungguhan Anda sangat diperlukan dalam menjawab semua pernyataan ini.
No Pernyataan Skala 1 Saya membagi pengalaman saya melalui status di
halaman Facebook/ E-mail/ Twitter saya.
SS S TS STS
2 Saya merasa sedih apabila teman saya mendapat musibah.
SS S TS STS
3 Saya senang mempunyai kelompok yang suka berdiskusi dan banyak bicara.
SS S TS STS
4 Saya menerima kelebihan dan kekurangan diri saya sendiri.
SS S TS STS
5 Saya merasa semua orang berhak mengatakan apapun pada halaman jejaring sosial mereka.
SS S TS STS
6 Saya tidak pernah menuliskan pengalaman pribadi di jejaring sosial karena tidak ada manfaatnya.
SS S TS STS
7 Saya tidak peduli dengan teman saya. SS S TS STS
8 Saya senang mengkritik status yang ditulis teman di jejaring sosial.
SS S TS STS
9 Saya iri dengan pengalaman teman saya yang ditulis di jejaring sosial.
SS S TS STS
10 Saya tidak senang bercakap-cakap dengan orang lain yang mempunyai hobi yang berbeda dengan saya.
SS S TS STS
11 Saya memberikan komentar terhadap status teman saya di jejaring sosial.
SS S TS STS
12 Apabila teman saya sedang sedih, saya mengirimkan e-mail atau kartu ucapan yang dapat menghiburnya.
SS S TS STS
13 Saya memuji teman yang berprestasi lewat jejaring sosial saya.
SS S TS STS
jejaring sosial.
15 Saya merasa nyaman mengobrol dengan semua orang.
SS S TS STS
16 Aktivitas teman yang muncul di halaman jejaring sosial saya, saya anggap tidak penting.
SS S TS STS
17 Saya ingin semua orang atau keluarga harus menjadi teman di jejaring sosial saya.
SS S TS STS
18 Saya tidak suka orang lain memiliki pendapat yang berbeda dengan saya.
SS S TS STS
19 Saya malas menanggapi teman saya yang mengajak chatting.
SS S TS STS
20 Hanya orang pintar saja yang pendapatnya bisa diterima.
SS S TS STS
21 Saya melakukan diskusi kelompok (grup
Facebook) dengan teman-teman di jejaring sosial
saya.
SS S TS STS
22 Saya tidak menghakimi seseorang karena kesalahannya.
SS S TS STS
23 Saya menerima undangan acara yang dikirimkan teman kepada saya melalui jejaring sosial.
SS S TS STS
24 Saya senang menanggapi teman saya yang mengajak chatting.
SS S TS STS
25 Saya merasa semua orang bebas untuk berkomentar pada status yang ditulis orang lain di jejaring sosial.
SS S TS STS
26 Saya takut mengomentari status teman saya di jejaring sosial.
SS S TS STS
27 Saya malas mengucapkan selamat kepada teman yang berprestasi.
28 Pendapat saya lebih baik daripada pendapat orang lain.
SS S TS STS
29 Ketika ada teman saya yang on line, saya langsung
invisible atau sign out.
SS S TS STS
30 Orang yang bodoh, tidak boleh berkomentar di jejaring sosial.
SS S TS STS
31 Saya berani menolak pendapat teman saya di jejaring sosial.
SS S TS STS
32 Saya tidak memaksa orang lain untuk menjadi teman di jejaring sosial saya.
SS S TS STS
33 Saya merasa teman-teman jejaring sosial saya selalu mendukung saya.
SS S TS STS
34 Apabila ada teman saya yang on line, saya menyapanya.
SS S TS STS
35 Saya merasa masalah yang saya hadapi sama beratnya dengan masalah orang lain.
SS S TS STS
36 Di dalam diskusi kelompok pada jejaring sosial, saya hanya mengikuti percakapan orang lain karena saya takut salah.
SS S TS STS
37 Saya tidak pernah mengirim e-mail kepada teman yang sedang sedih karena percuma saja.
SS S TS STS
38 Saya sulit memberi pujian kepada teman. SS S TS STS
39 Saya tidak suka ada orang yang tidak saya kenal mengajak saya mengobrol.
SS S TS STS
40 Saya hanya mau berteman dengan orang yang mempunyai hobi yang sama dengan saya.
SS S TS STS
41 Saya tidak sedih apabila komentar saya tidak diterima oleh orang lain.
SS S TS STS
42 Saya memberikan ucapan selamat ke teman yang berprestasi.
43 Jika ada pendapat yang berbeda saat berdiskusi dengan kelompok saya, itu biasa saja.
SS S TS STS
44 Dalam berinteraksi dengan teman on line saya, saya sering saling mengejek dan saya tidak tersinggung.
SS S TS STS
45 Saya mau menerima teguran dari semua orang. SS S TS STS
46 Saya marah, ketika teman saya tidak menyetujui pendapat saya.
SS S TS STS
47 Saya malas menerima pendapat orang lain. SS S TS STS
48 Saya merasa teman-teman jejaring sosial saya tidak peduli kepada saya.
SS S TS STS
49 Saya malas membuat teman baru di jejaring sosial. SS S TS STS
50 Saya malu berbagi pengalaman di jejaring sosial. SS S TS STS
Petunjuk pengerjaan:
Pilihlah jawaban yang menurut Anda paling tepat.
Setelah Anda menggunakan jejaring sosial, bagaimana Anda ingin berhubungan dengan orang lain?
a. Hanya ingin menggunakan jejaring sosial saja.
b. Tidak ingin menggunakan jejaring sosial, ingin bertemu secaera langsung.
c. Ingin bertemu secara langsung dan tetap menggunakan jejaring sosial juga.
LAMPIRAN B
SKALA TRY OUT 2
PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL DAN
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL
PADA REMAJA TUNARUNGU
Nama :
Jenis Kelamin : Laki-laki / Perempuan
Usia : tahun
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA
INFORMED CONSENT
Saya, Gita Dwiputri adalah mahasiswa Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Saya sedang mengadakan penelitian untuk tugas skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat komunikasi pada remaja tunarungu ketika menggunakan jejaring sosial.
Saya sangat mengharapkan kesedian Saudara/i untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini bersifat sukarela. Semua informasi yang Saudara/i berikan akan dirahasiakan dan hanya digunakan dalam penelitian ini. Apabila data Saudara/i dipublikasikan, kerahasiaan informasi berupa nama tetap akan dijaga. Oleh sebab itu saya sangat mengharapkan kesediaan Saudara/i mengisi kuesioner ini dengan jujur dan tanpa tekanan.
Demikian informasi ini saya sampaikan. Atas bantuan, partisipasi dan kesediaan waktu Saudara/i sekalian, saya ucapkan terimakasih.
Peneliti
ANGKET PENELITIAN PENGGUNAAN JEJARING
SOSIAL
Petunjuk pengerjaan:
Beri tanda silang (X) pada jawaban yang Anda pilih. Jawaban yang Anda pilih boleh lebih dari 1.
4. Jejaring sosial yang biasa Anda gunakan adalah: ( ) Facebook ( ) Twitter ( ) MySpace ( ) Tumblr ( ) Lainnya: ______________________________________(sebutkan) Petunjuk pengerjaan:
Isilah dengan jawaban yang paling tepat menurut Anda:
5. Saya menggunakan jejaring sosial sebanyak ____kali sehari. 6. Saya menggunakan jejaring sosial selama _______ jam setiap hari.
ANGKET PENELITIAN EFEKTIVITAS
KOMUNIKASI INTERPERSONAL REMAJA
TUNARUNGU
Petunjuk pengerjaan soal:
Dibawah ini akan disajikan 30 soal pernyataan tentang efektivitas komunikasi interpersonal. Anda diminta untuk memilih jawaban yang sesuai dengan keadaan diri Anda sendiri saat ini dengan cara memilih salah satu dari empat pilihan jawaban di bawah ini:
SS : Sangat Setuju S : Setuju
TS : Tidak Setuju
STS : Sangat Tidak Setuju
Pilihlah jawaban dengan memberi tanda silang (X) pada kolom yang telah disediakan. Jawablah semua pernyataan yang ada dan jangan sampai ada yang terlewatkan. Dalam skala ini tidak ada jawaban yang salah, karena semua jawaban yang Anda berikan adalah benar. Oleh karena itu, pilihlah jawaban yang sesuai dengan keadaan diri Anda sendiri. Semua jawaban yang Anda berikan terjamin kerahasiaannya, sehingga tidak perlu khawatir orang lain akan mengetahui jawaban Anda. Kesungguhan Anda sangat diperlukan dalam menjawab semua pernyataan ini.
No Pernyataan Skala
1 Saya berani menolak pendapat teman saya yang ditulis di halaman jejaring sosialnya.
SS S TS STS
2 Saya menulis status sedih apabila teman saya mendapatkan musibah.
SS S TS STS
3
Saya senang mempunyai kelompok jejaring sosial yang suka berdiskusi dan banyak berkomentar.
SS S TS STS
4 Saya berani menuliskan informasi tentang diri saya di jejaring sosial.
SS S TS STS
5 Saya merasa senang mengobrol di jejaring sosial dengan semua orang.
SS S TS STS
6 Saya tidak berani berkomentar di status jejaring sosial teman saya.
SS S TS STS
7 Saya tidak peduli dengan teman saya. SS S TS STS
8 Pendapat saya lebih baik daripada pendapat orang lain.
SS S TS STS
9 Saya malas membuat teman baru di jejaring sosial.
SS S TS STS
10 Hanya orang pintar saja boleh berkomentar di jejearing sosial.
SS S TS STS
11 Saya senang menceritakan permasalahan saya kepada teman jejaring sosial saya.
SS S TS STS
12
Saya menuliskan status/komentar yang menyalahkan teman saya yang berbuat salah.
SS S TS STS
13 Saya memuji teman yang berprestasi lewat jejaring sosial saya.
14 Saya senang menulis pesan/komentar di
dinding teman saya.
SS S TS STS
15 Guru dan murid boleh berteman di jejaring sosial..
SS S TS STS
16
Di dalam diskusi kelompok pada jejaring sosial, saya hanya mengikuti percakapan orang lain karena saya takut salah.
SS S TS STS
17 Saya malas mengucapkan selamat kepada teman yang berprestasi.
SS S TS STS
18 Saya sulit memberi pujian kepada teman. SS S TS STS
19 Saya merasa malu menuliskan informasi mengenai kelemahan yang saya miliki.
SS S TS STS
20 Orang yang bodoh, tidak boleh berkomentar di jejaring sosial.
SS S TS STS
21 Saya senang meng-update status mengenai kegiatan dan perasaan saya.
SS S TS STS
22 Saya memberikan ucapan selamat melalui jejaring sosial ke teman yang berprestasi.
SS S TS STS
23 Teman-teman jejaring sosial saya memberi perhatian dan mendukung saya.
SS S TS STS
24 Saya tidak tersinggung oleh komentar jelek di jejaring sosial tentang diri saya.
SS S TS STS
25 Di jejaring sosial, saya merasa bebas untuk meng-update pendapat pada status saya.
SS S TS STS
26 Saya marah, ketika teman jejaring sosial saya tidak menyetujui pendapat saya.
SS S TS STS
27 Saya tidak senang menerima pendapat orang lain.
SS S TS STS
saya tidak peduli kepada saya.
29 Berhubungan dengan orang lain di jejaring sosial hanya buang-buang waktu saja.
SS S TS STS
30
Saya tidak suka dengan teman yang menulis status yang berbeda dengan pendapat saya.
SS S TS STS
Petunjuk pengerjaan:
Pilihlah jawaban yang menurut Anda paling tepat.
Setelah Anda menggunakan jejaring sosial, bagaimana Anda ingin berhubungan dengan orang lain?
a. Hanya ingin menggunakan jejaring sosial saja.
b. Tidak ingin menggunakan jejaring sosial, ingin bertemu secaera langsung.
c. Ingin bertemu secara langsung dan tetap menggunakan jejaring sosial juga.
LAMPIRAN C
Nama : ______________________________________ Usia : ______________ Kelas :__________________
Jenis Kelamin : P / L ANGKET PENELITIAN PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL
Petunjuk pengerjaan:
Beri tanda silang (X) pada jawaban yang Anda pilih. Jawaban yang Anda pilih boleh lebih dari 1.
7. Jejaring sosial yang biasa Anda gunakan adalah: ( ) Facebook ( ) Twitter ( ) MySpace ( ) Tumblr ( ) Lainnya: ______________________________________(sebutkan) Alamat e-mail : Facebook : Twitter : Petunjuk pengerjaan:
Isilah dengan jawaban yang paling tepat menurut Anda:
8. Saya menggunakan jejaring sosial sebanyak ____kali sehari. 9. Saya menggunakan jejaring sosial selama _______ jam setiap hari.
SKALA EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL Aspek 1 : Keterbukaan
No Pernyataan Keterangan
1
Saya berani menuliskan di jejaring sosial, bahwa saya tidak menyetujui pendapat teman.
SS S TS STS
2 Saya tidak berani memberi komentar di status teman saya.
SS S TS STS
3
Saya senang menceritakan permasalahan saya kepada teman jejaring sosial saya.
SS S TS STS
4
Di dalam diskusi kelompok pada jejaring sosial, saya hanya mengikuti percakapan orang lain karena saya takut salah.
SS S TS STS
5
Saya senang meng-update status mengenai kegiatan dan perasaan saya.
6
Saya merasa jengkel, marah, ketika teman jejaring sosial saya tidak menyetujui pendapat saya.
SS S TS STS
Aspek 2 : Empati
No Pernyataan Keterangan
1
Saya menulis status sedih apabila teman saya mendapatkan musibah. Bila teman saya mendapat musibah maka saya menuliskan status ikut sedih didindingnya
SS S TS STS
2
Saya tidak peduli dengan teman saya. Saya tidak peduli dengan status yang diuat teman saya
SS S TS STS
3 Saya menulis status mengenai teman yang yang berbuat salah.
SS S TS STS
4 Saya malas mengucapkan selamat kepada teman yang berprestasi.
SS S TS STS
5
Saya memberikan ucapan selamat melalui jejaring sosial ke teman yang berprestasi.
SS S TS STS
6
Saya tidak senang menerima pendapat orang lain dalam status/dinding saya
SS S TS STS
Aspek 3: Dukungan
No Pernyataan Keterangan
1
Saya senang mempunyai kelompok jejaring sosial yang suka berdiskusi dan banyak berkomentar.
SS S TS STS
2 Pendapat saya lebih baik daripada pendapat orang lain.
SS S TS STS
3
Saya memberikan komentar
pujian pada teman yang
berprestasi lewat jejaring sosial saya.
SS S TS STS
4 Saya sulit memberi pujian kepada teman.
5
Teman-teman jejaring sosial saya memberi perhatian dan mendukung saya.
SS S TS STS
6
Saya merasa teman-teman jejaring sosial saya tidak peduli kepada saya.
SS S TS STS
Aspek 4: Kepositifan
No Pernyataan Keterangan
1 Saya berani menuliskan informasi tentang diri saya di jejaring sosial.
SS S TS STS
2
Saya malas membuat
mengundang /menerima teman
baru di jejaring sosial.
SS S TS STS
3
Saya senang menulis pesan/komentar di dinding teman saya.
SS S TS STS
4
Saya merasa malu menuliskan