Pembangunan I nfrastr uk tur SPAM Per k ot aan
DATA TRANSPORT ASI PERSAMPAHAN
E. T ekni sOperasi onal:
1.Dok um en per encanaan ( MP, FS, DED)
2.Pew adahan Tem pat sampah yang memadai m enjadi hal yang sangat langka pada
kaw asan yang padat penduduknya
Sam pah hanya di kumpulkan pada TPS at au kontai ner sampah yang telah
di tent ukan;
3.Pengum pulan banyaknya tim bunan sampah yang
t er kumpul tapi ti dak t er tangani ( di angkut/ dit anam)
Pengumpulan sampah har us dilakukan secepat mungki n dan
menjangkau
selur uh kaw asan 4.Penam punganSem ent ar a Pada beber apa daer ah yang padat
penduduknya TPS sangat kecil dan
t idak cukup unt uk m enam pung sampah yang diti mbulkan.
Sampah yang t er kumpul pada TPS har us sudah diangkat ke TPA dalam
w akt u yang kur ang dar i 5.Pengangkutan cecer an sam pah m aupun cair annya
sepanjang r ut e
pengangkut an, at au t er halangnya ar us t r aspor tasi akibat tr uk sampah yang
di gunakan oleh dinas keber sihan kota m engangkut sam pah.
Pengangkutan dar i TPS dan di buang ke TPA har us tidak menyebabkan
kemacetan aluli ntas ser t a t idak menim bulkan cecer an sam pah maupun cai r annya di sepanjang jalan;
6.Pengolahan3R Belum Ada Pengajuan Usul an
Pembangunan TPA 3R 7.Pengel olaanAk hir di TPA Masih menggunakan System open
dumpi ng sehi ngga Sem akin banyaknya volume sampah yang dibuang akan m emer lukan TPA
Pengoper asian TPA dilakukan dengan sist em sani t ar y landfi ll;
VII-54
No. AspekPengelolaanPersampah
an
Per m asalahan Yang Dihadapi
Tindakan YangSudah
Dilakukan
YangSedang Dilakukan
8.Pengendalianpencem ar andi TPA t er jadi nya ker usakan li ngkungan kar ena bau yang di tim bulkan dar i sampah yang t er dekomposisi, bau ter sebut kemudi an akan mengundang l alat yang dapat m enyebabkan ber bagai penyakit m enular . Selain hal ter sebut tanah m aupun air per mukaan dan ai r baw ah t anah t er kont aminasi oleh cair an li ndi yang ti mbul kar ena TPA t idak dilengkapi dengan kolam pengolah li ndi .
Mengopt imalkan manfaat nilai t ambah dar i sam pah dengan mener apkan
daur ulang at au melakukan pengomposan.
9.Sar anapenunjangTPA Masih mi ni m PS penunjang TPA seper ti excavator , dump tr uck, Ar m r oll r ock, dan ger obak Sam pah
Peningkatan PS per sam pahan ber upa alat ber at dan sar ana penunjang TPA
ii. Tantangan Pengembangan Persampahan
Tant angan dan peluang pengembangan per sampahan di kabupat en Manggar ai Bar at antar a l ai n :
1. Membentuk per atur an daerah bersama yang mengatur pengelolan per sampahan. Per atur an ter sebut ber i si ber bagai hal dengan memper timbangkan aspek hukum dan kelembagaan, teknik, ser ta aspek keuangan;
2. Dar i aspek kelembagaan telah ada pemi sahan per an yang jelas antar a pembuat per atur an, pengatur / pembina dan pelaksana (oper ator ). Dengan adanya pemi sahan yang jelas ini , dihar apkan penerapan per atur an dapat dilakukan dengan opti mal ter masuk unsur pembinaan yang ber upa sangsi -sangsi yang tegas.
3. Dar i aspek teknis telah diter apkan beber apa indikator -indikator pel ayanan, antar a lain :
Tidak ter dapat timbunan sampah pada tempat ter buka;
Pengumpulan sampah har us dil akukan secepat mungkin dan menjangkau selur uh kaw asan per kotaan ter masuk kaw asan r umah tinggal, niaga, fasili tas umum dan tempattempat w isata;
Sampah hanya di kumpul kan pada TPS atau kontainer sampah yang telah ditentukan;
VII-55
Sampah yang terkumpul pada TPS harus sudah diangkat ke TPA dalam waktu yang kur ang dari 24 jam;
Pengangkutan dar i TPS dan dibuang ke TPA har us tidak menyebabkan kemacetan lalul intas sert a ti dak menimbulkan cecer an sampah maupun cair annya di sepanjang jalan;
Pengoperasian TPA dilakukan dengan sistem sanit ar y l andfill;
Mengoptimalkan manfaat nilai tambah dar i sampah dengan mener apkan daur ulang atau melakukan pengomposan.
4. Dar i aspek keuangan, i ndikator mini mal yang harus diterapkan adalah Biaya untuk pengelolaan per sampahan har us mener apkan pr insip pemul ihan bi aya (full cost r eceover y), dan sedapat mungkin menghindar i dana subsidi dar i pemer intah.
Tantangan lainnya adalah adanya Peraturan Menter i PU Nomor 14/ PRT/ M/ 2010 Tentang Standar Pel ayanan Mi nimum menek ank an tentang t ar get pelayanan dasar bidang PU yang menjadi tanggung jawab pemer intah kabupaten/ kota. Tar get pel ayanan dasar yang di tet apkan dalam Per men ini yai tu pada Pasal5 ayat2, dapat dilihat sebagai bagian dar i beban dan tanggung jawab kel embagaan yang menangani bidang ke PUan, khususnya untuk sub bidang Ci pta Kar ya yang dituangkan didalam dokumen RPIJM yang mer upakan tantangan ter sendir i bagi pelayanan pengel olaan Dr ainase.Tar get pelayanan dasar bidang Dr ainase sesuai dengan Per at ur an Ment er i PU Nomor 14/ PRT/ M/ 2010 Tentang Standar Pelayanan Minimum dapat dilihat melal ui table dibawah ini.
7.4.2.2. Sasaran Program Kebutuhan Pengembangan Per sampahan
Tabel 7.37 Analisis Kebutuhan dan Target Pencapaian Daerah
No. Ur ai an Kondisi Eksisti ng Kebutuhan Tahun I Tahun I I Tahun I I I Tahun I V Tahun V A Peraturan t er kai t Per sam pahan
- Ket er sediaan Per atur an bidang Per sam pahan (Per da, Per gub, Per w ali,dst)
Belum ada √
B Kelem bagaan
VII-56
- Ket er sediaan tat a laksana √
- Kualitas dan k uant itas SDM Masi h t er batas √ √
C Pem biayaan
- Sum ber pem biayaan ( APBDPr ov/ √ √ √ √ √
- Tar i f Retr i busi Belum ada √ √ √ √ √
- Realisasi penar i kan r et r ibusi ( %ter hadap tar get)
Belum ada √ √ √ √ √
D Peran sw asta dan m asyarakat
(Sudah ada, blm ada, bent uk kontr i busi, dll)
Sudah ada √ √ √ √ √
E Tekni s Operasional
1. Perencanaan ( dokum en MP, FS, DED) Ter sedian SSK & BPS
√
2. Prasarana dan sar ana
Pewadahan a. Bin/ Tong Sampah
90 unit kondi si baik
√
Pengum pul an
a. Gerobak sampah b. Becak sampah 9 uni t kondi si
baik
√
Penampungan Sem entara
a. Transfer depo b. Container 10 ( 6 kondisi baik dan 4 r usak
√
Pengangkutan a. Dump Truck
Kondi si kur ang baik 2 uni t √ Pengol ahan a. Pengomposan b. Daur ul ang (unit ,kondisi) √ √
7.4.2.3. Progr am dan Kr iteria Kesiapan Sistem Persampahan A. Pembangunan Prasarana TPA
Kri ter ia kegi at an i nfr astr uktur t empat pemr osesan akhi r sampah (TPA)
Lingkup Kegiatan :
- Peningk atan Kinerja TPA
Pembuatan tanggul kel iling TPA, jalan oper asi onal, per baikan salur an gas danVII-57 per syar at an sanitar y landfill;
Pengadaan alat berat setel ah TPA selesai dibangun dan pemer int ah kab./ kotaber sedi a mengoperasikan TPA secar a sani tar y landfil l;
Pembuatan jalan akses, pagar hijau (buffer zone) di sekel iling TPA,
pembangunan pos pengendali, sumur pemantau, j embatan ti mbang, kantoroper asi onal oleh pemer intah kab./ kota ;
Pemer intah kab./ kota bersedia menyediakan dana untuk pengolahan sampahdi TPA ser ta pengadaan alat angkut sampah (melalui MoU Pemda dan Dit. PPLP);
TOT kepada Tim Pelatih Kabupaten/ Kota untuk dapat melaksanakanpelatihan oper ator Inst alasi Pengolahan Leachate (IPL);
Sosialisasi / diseminasi NSPM pengelolaan IPL;
Pr oduk materi penyuluhan/ promosi kepada masyar akat;
Penyediaan media komunikasi (br osur , pamflet, bal iho, iklan layanan masyar akat,pedoman dan lain sebagainya). - Pengembangan TPA Regional
Penyiapan MOU antar a 2 (dua) atau lebih kab./ kota untuk pengelol aan TPAber sama secar a r egional;
Penetapan daer ah yang akan memanfaatkan TPA, ser ta yang ber sedi amenyediakan l ahan sebagai lokasi TPA regi onal;
Penyer ahan urusan pengelolaan teknis TPA r egional kepada Pr ovinsi, selanjutnyaPemer intah Pr ovinsi membentuk unit pelaksana teknis pengelolaan TPA r egional;
Fasilitasi pembentukan unit pelaksana teknis pengelolaan TPA regi onal.
Pemanfaatan Pr asar ana dan Sar ana yang ada
Rehabili tasi Pr asar ana Sar ana;
Melengkapi Pr asar ana Sar ana yang telah ada;
Peningkatan Operasi dan Pemelihar aan.- Penyediaan Pr asar ana dan Sarana Per sampahan atau Pembinaan Sistem Modul Per sampahan:
VII-58
Pembangunan Prasar ana dan sar ana;
Pilot Pr oject TPA.- Pir anti Lunak
Peningkatan kelembagaan;
Peningkatan peran ser ta masyar akat dan sw asta;
Penyiapan hukum dan kelembagaan. Kr iter ia Kesiapan
Kondisi dan per syar atan per olehan pr ogram t er sebut di atas adalah:
(1) Sudah memiliki RPIJM dan SSK/ Memor andum Pr ogr am atau sudah mengi r im sur at minat untuk mengikuti PPSP;
(2) Adanya minat / per mohonan dar i Pemer intah Kabupaten/ Kota untuk pr asar ana yang dir encanakan;
(3) Adanya dokumen Master Plan Per sampahan/ Studi/ DED; (4) Adanya kesiapan lahan;
(5) Adanya kesiapan institusi pengel ola.