BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013
Validasi ahli dilakukan dengan cara seseorang atau beberapa ahli pembelajaran melakukan penilaian pada perangkat pembelajaran dengan
PEMBELAJARAN I A. Muatan Pelajaran : ... 1. Pengetahuan Indikator Teknik Penilaian Instrumen Soal: 1. .... 2. .... Kunci jawaban: 1. ... 2. ...
Rublik penilaian dan pedoman penskoran No. Kriteria Penilaian Skor 1.
menggunakan instrumen validasi (Sa’dun Akbar. 2014: 37). Validasi bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran yang dibuat. Validator dapat memberikan saran dan kritik yang dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan revisi. Peneliti melakukan validasi produk yang dihasilkan dalam penelitian pengembangan perangkat pembelajaran ini kepada seorang pakar Kurikulum SD 2013. Pakar Kurikulum SD 2013 tersebut adalah Bapak PP seorang dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma, Produk divalidasi sebanyak satu kali pada tanggal 16 Januari 2014. Terdapat beberapa aspek dalam instrumen penilaian yang digunakan. Aspek yang dinilai yaitu 1) identitas RPPTH, 2) perumusan indikator, 3) perumusan tujuan pembelajaran, 4) pemilihan materi ajar, 5) pemilihan sumber belajar, 6) pemilihan media belajar, 7) metode pembelajaran, 8) skenario pembelajaran, 9) penilaian dan 10) lembar kerja siswa dan 11) penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh Bapak PP pada perangkat pembelajaran tersebut diperoleh skor total 174 dengan “kategori baik”. Perangkat pembelajaran dinyatakan layak untuk digunakan/uji coba lapangan dengan revisi sesuai saran. Bapak PP memberikan saran perbaikan untuk perangkat pembelajaran pada beberapa aspek yaitu 1) perumusan indikator, 2) skenario pembelajaran dan 3) lembar kerja siswa.
Saran yang diberikan yaitu 1) kata kerja operasional harus tingkat tinggi, 2) penggunaan waktu belum proporsional, 3) beberapa gambar dan tulisan masih belum jelas. Perangkat pembelajaran yang telah divalidasi oleh
pakar tersebut direvisi sesuai dengan saran yang diberikan. Saran dan revisi tersebut dijabarkan pada tabel berikut:
Tabel 7. Saran Pakar Kurikulum SD 2013 dan Revisi
No. Aspek yang dinilai Saran Revisi A. Perumusan Indikator 1. Rumusan indikator menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Kata kerja operasional harus tingkat tinggi, kata “menjelaskan” dan “membuat” harus diganti dengan kata operasional yang tingkatnya lebih tinggi.
Mengganti kata “menjelaskan dengan kata “menerangkan” dan kata “membuat”
dengan kata “menciptakan” B. Skenario Pembelajaran 2. Pengaturan skenario pembelajaran dengan alokasi waktu proporsional Penggunaan waktu belum proporsional Mengganti pembagian alokasi waktu agar lebih proporsional lagi
C. Lembar Kerja Siswa (LKS)
3. Tampilan LKS indah dan menarik
Beberapa gambar dan tulisan kurang jelas
Memperbaiki tulisan dan gambar yang kurang jelas
D. Hasil Validasi Guru SD Kelas 1 Pelaksana Kurikulum SD 2013
Peneliti juga melakukan validasi produk perangkat pembelajaran dalam penelitian ini dengan dua orang guru SD kelas IV pelaksana Kurikulum SD 2013. Guru yang menjadi validator yaitu Bapak BR guru kelas IV SD Negeri Timbulharjo, Sleman, Yogyakarta dan Ibu KK guru kelas IV SDKE Mangunan, Sleman, Yogyakarta.Validasi dengan Bapak BR dilakukan pada tanggal 5 Desember 2014 sedangkan dengan Ibu KK dilakukan pada tanggal 13 Desember 2014. Berdasarkan validasi dengan
guru tersebut, Bapak BR memberikan skor total 202 dengan kategori “sangat baik” dan perangkat pembelajaran dapat dinyatakan layak untuk digunakan/ uji coba lapangan dengan revisi sesuai saran. Skor total yang diberikan oleh Ibu KK yaitu 198 dengan kategori “sangat baik” dan dinyatakan layak untuk digunakan/ uji coba lapangan dengan revisi sesuai saran.
Pada validasi dengan Bapak BR ada beberapa saran dan masukan untuk perbaikan yaitu pada aspek 1) identitas RPPTH dan 2) Lembar Kerja Siswa (LKS). Pada aspek identitas RPPTH, guru memberikan saran untuk menuliskan muatan pelajaran yang akan diajarkan hari itu pada identitas RPPTH dan pada aspek Lember Kerja Siswa (LKS), guru memberikan saran untuk melengkapi LKS dengan tujuan. Pada validasi yang dilakukan oleh Ibu KK, ada beberapa aspek yang mendapatkan saran untuk perbaikan. Apek-aspek tersebut yaitu 1) identitas RPPTH, 2) perumusan indikator, 3) pemilihan sumber belajar, 4) pemilihan media belajar, 5) metode pembelajaran, 6) penilaian dan 7) bahasa.
Pada aspek identitas RPPTH guru memberikan saran perbaikan untuk melengkapi komponen identitas RPPTH dengan mencantumkan muatan pelajaran terkait. Saran yang diberikan pada aspek perumusan indikator yaitu perlunya menyesuaikan lagi indikator dengan Kompetensi Dasar (KD) dan menambahkan kata kerja operasional pada Kompetensi Dasar. Selain itu saran yang diberikan pada aspek pemilihan sumber belajar yaitu sumber belajar harus dieksplorasi lagi sumber dari internet
harus ditulis. Pada aspek pemilihan media belajar, guru memberikan saran media harus semenarik mungkin, misalnya video penebangan hutan, dll. Pada aspek metode pembelajaran guru memberikan saran untuk memperhatikan dan menambahkan kesempatan presentasi hasil kerja agar sesuai dengan pendekatan scientifik. Kemudian pada aspek penilaian, guru memberikan saran untuk menyempurnakan kembali rublik sikap. Sedangkan pada aspek bahasa, guru memberikan saran untuk memperbaiki beberapa kesalahan penulisan ejaan. Adapun saran perbaikan dari Bapak BR dan Ibu KK dapat dijabarkan sebagai berikut:
Tabel 8. Saran Bapak BR Guru SD Kelas IV Pelaksana
Kurikulum SD 2013 dan Revisi
No. Aspek Saran Revisi A. Identitas RPPTH 1. Kelengkapan unsur identitas RPPTH (Satuan pendidikan, kelas, semester, tema, subtema, muatan pelajaran terkait, pembelajaran ke, alokasi waktu. Muatan pelajaran terkait belum ada.
Menambahkan muatan pelajaran terkait pada identitas RPPTH.
B. Lembar Kerja Siswa (LKS)
2. Kelengkapan unsur- unsur LKS (tujuan, petunjuk, kegiatan belajar, dan refleksi)
Melengkapi LKS dengan tujuan
Menambahkan salah satu unsur LKS yaitu tujuan pada LKS.
Tabel 9. Saran Ibu KK Guru SD Kelas IV Pelaksana
Kurikulum SD 2013 dan Revisi
No. Aspek Saran Revisi a) Identitas RPPTH
1.
Kelengkapan unsur identitas RPPTH (Satuan pendidikan, kelas, semester, tema, subtema, muatan pelajaran terkait, pembelajaran ke, alokasi waktu.
Muatan pelajaran terkait belum ada.
Menambahkan muatan pelajaran terkait pada identitas RPPTH.
b) Pemilihan Materi Ajar
2. Kesesuain rumusan indikator dengan SKL, KI dan KD
Banyak indikator tidak
sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD) Menyesuaikan kembali indikator dengan Kompetensi Dasar Kesesuaian
penggunaan kata kerja operasional dengan kompetensi yang diukur.
Beberapa kata kerja operasional belum
sesuai dengan
Kompetensi Dasar.
Menambahkan kata kerja operasional pada Kompetensi Dasar.
c) Pemilihan Sumber Belajar
3. Kesesuaian sumber belajar dengan materi pembelajaran dan pendekatan scientific.
Sumber belajar harus dieksplorasi lagi, sumber dari internet harus ditulis.
Menambah sumber lain yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran dan sumber dari internet.
d) Pemilihan Media Belajar
4.
Kesesuaian media belajar dengan materi pembelajaran dan pendekatan scientific.
Media harus semenarik mungkin, misalnya video penebangan hutan, dll
Menyediakan media yang lebih menarik seperti video dampak penebangan hutan sembarangan. e) Metode Pembelajaran 5. Kesesuaian metode pembelajaran dengan pendekatan scientific. Perlu ditambah kesempatan presentasi hasil kerja. Menambahkan kesempatan untuk mempresentasikan hasil kerja. f) Penilaian 6. Kesesuaian tugas dengan rublik penilaian
Ada rublik sikap yang perlu disempurnakan.
Menyempurnakan kembali rublik sikap.