BAB IV. STRATEGI DAN RENCANA
4.4. Analisis SWOT Apotek Merah
4.4.1. Identifikasi Indikator, Pembobotan dan Pemberian Peringkat
Setelah dilakukan analisis terhadap kelayakan usaha yang menyatakan bahwa proyek atau perencanaan pengembangan bisnis Apotek Merah menguntungkan dan dapat dilaksanakan serta analisis persaingan bisnis yang menghasilkan strategi generik kepemimpinan biaya rendah (low cost leadership) dan diferensiasi pelayanan kefarmasian maka langkah selanjutnya adalah
perumusan strategi dengan menggunakan analisis SWOT untuk mendapatkan keunggulan kompetitif terhadap pesaing atau kompetitor.
Berdasarkan data-data mengenai kondisi internal dan eksternal Apotek Merah seperti yang diuraikan dalam pendahuluan serta berdasarkan hasil dari observasi, wawancara dan diskusi dengan key person, peneliti kemudian melakukan penghitungan dan perumusan strategi dengan mengidentifikasi variabel atau butir- butir kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman (SWOT) seperti yang tersaji dalam tabel berikut ini:
Tabel 4.8: Butir-butir Kekuatan Apotek Merah
No. Kekuatan
1. Lokasi strategis
2. Pelayanan kefarmasian langsung oleh apoteker
3. Ketersediaan obat,alkes dan sediaan farmasi lainnya komplit, terjamin kualitas serta keasliannya
4. Penetapan harga sangat kompetitif
5. Kerjasama dengan pemasok atau distributor obat dan alkes baik Tabel 4.9: Butir-butir Kelemahan Apotek Merah
No. Kelemahan
1. Ruang usaha dan tempat parkir terlalu kecil
2. Kesulitan dalam mendapatkan apoteker yang berkualitas 3. Permodalan masih menggunakan modal pribadi
4. Papan nama apotek tidak kelihatan/tertutupi papan nama usaha lain disekitar lokasi apotek
5. Keuangan usaha kadang dicampur keuangan pribadi Tabel 4.10: Butir-butir Peluang Apotek Merah
No. Peluang
1. Segmentasi pasar luas untuk semua kalangan
2. Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk swamedikasi 3. Peluang kerjasama dalam pelayanan BPJS
Tabel 4.11: Butir-butir Ancaman bagi Apotek Merah
No. Ancaman
1. Persaingan bisnis antar apotek yang semakin ketat 2. Apotek online
3. Harga obat dan alkes yang cenderung meningkat terus
4. Ancaman banjir dan listrik padam pada musim penghujan yang mempengaruhi pelayanan kefarmasian
4.4.1.1.Pemberian Bobot
Bobot menunjukkan tingkat kepentingan relatif suatu faktor terhadap keberhasilan usaha dalam suatu perusahaan atau organisasi. Bobot tiap faktor diperoleh dengan menentukan nilai tiap faktor terhadap total nilai faktor. Bobot yang diberikan berada pada kisaran 0,000 (tidak penting) hingga 1,000 (paling penting). Faktor-faktor yang memiliki pengaruh besar pada organisasi diberikan bobot yang tinggi. Jumlah seluruh bobot yang diberikan harus sama dengan 1,000. Bobot setiap variabel diperoleh dengan membagi total nilai setiap variabel terhadap total nilai keseluruhan variabel. Penentuan bobot pada setiap variabel digunakan skala 1,2,3. Penilaian untuk setiap skala dapat dijelaskan sebagai berikut:
1 = jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal 2 = jika indikator horizontal sama penting dengan indikator vertikal 3 = jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal
Berikut ini rangkuman pemberian bobot untuk bisnis atau usaha Apotek Merah di Jl. Laksda Adisucipto KM. 9 Yogyakarta. Dalam bisnis ini key person adalah ibu MN. Suci Ruliawati S.Farm.,Apt. selaku pemilik dan sekaligus Apoteker Pengelola Apotek Merah.
Tabel 4.12: Pemberian Bobot Faktor Internal (Kekuatan dan Kelemahan) Apotek Merah Faktor Internal A B C D E F G H I J Total Bobot A 2 2 2 2 3 2 2 2 2 19 0,106 B 2 2 2 2 3 2 3 3 2 21 0,117 C 2 2 2 2 2 3 2 3 2 20 0,112 D 2 2 2 2 2 3 2 3 2 20 0,112 E 2 2 2 2 3 2 2 3 2 20 0,112 F 1 1 2 1 1 1 2 2 1 12 0,067 G 2 2 1 1 2 3 2 3 2 18 0,100 H 2 1 2 2 2 2 2 3 2 18 0,100 I 2 1 1 1 1 2 1 1 1 11 0,061 J 2 2 2 2 2 3 2 2 3 20 0,112 Total 179 1,000 Keterangan Indikator : A = Lokasi Strategis
B = Pelayanan Kefarmasian langsung oleh apoteker
C= Ketersediaan obat, alkes dan sediaan farmasi lainnya komplit, terjamin kualitas dan keasliannya
D = Penetapan harga sangat kompetitif
E = Kerjasama dengan pemasok atau distributor obat dan alkes baik F = Ruang usaha dan tempat parkir terlalu kecil
G = Kesulitan dalam mendapatkan apoteker yang berkualitas H = Permodalan masih menggunakan modal pribadi
I = Papan nama apotek tidak kelihatan/tertutupi papan nama usaha lain disekitar lokasi apotek
Tabel 4.13: Pemberian Bobot Faktor Eksternal (Peluang dan Ancaman) Apotek Merah
Faktor Eksternal A B C D E F G H Total Bobot
A 2 2 2 3 3 2 2 16 0,143 B 2 2 2 2 2 2 2 14 0,125 C 2 2 2 2 3 3 2 16 0,143 D 2 2 2 3 3 2 2 16 0,143 E 1 2 2 1 2 2 1 11 0,098 F 1 2 1 1 2 2 1 10 0,089 G 2 2 1 2 2 2 2 13 0,116 H 2 2 2 2 3 3 2 16 0,143 Total 112 1,000 Keterangan Indikator :
A = Segmentasi pasar luas untuk semua kalangan
B = Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk swamedikasi C = Peluang kerjasama dalam pelayanan BPJS
D = Gencarnya promosi obat dan alkes di media elektronik E = Persaingan bisnis antar apotek yang semakin ketat F= Apotek online
G = Harga obat dan alkes yang cenderung meningkat terus
H = Ancaman banjir dan listrik padam pada musim penghujan yang mempengaruhi pelayanan kefarmasian
Tabel 4.14: Bobot Faktor Internal (Kekuatan dan Kelemahan) Apotek Merah
Faktor Internal Bobot
Lokasi strategis 0,106
Pelayanan kefarmasian langsung oleh apoteker 0,117
Ketersediaan obat,alkes dan sediaan farmasi lainnya komplit, terjamin kualitas serta keasliannya
0,112
Penetapan harga sangat kompetitif 0,112
Kerjasama dengan pemasok atau distributor obat dan alkes baik 0,112
Ruang usaha dan tempat parkir terlalu kecil 0,067
Kesulitan dalam mendapatkan apoteker yang berkualitas 0,100
Permodalan masih menggunakan modal pribadi 0,100
Papan nama apotek tidak kelihatan/tertutupi papan nama usaha lain disekitar lokasi apotek
0,061
Keuangan usaha kadang dicampur keuangan pribadi 0,112
Tabel 4.15: Bobot faktor Eksternal (Peluang dan Ancaman) Apotek Merah
Faktor Eksternal Bobot
Segmentasi pasar luas untuk semua kalangan 0,143
Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk swamedikasi 0,125
Peluang kerjasama dalam pelayanan BPJS 0,143
Gencarnya promosi obat dan alkes di media elektronik 0,143 Persaingan bisnis antar apotek yang semakin ketat 0,098
Apotek online 0,089
Harga obat dan alkes yang cenderung meningkat terus 0,116 Ancaman banjir dan listrik padam pada musim penghujan
yang mempengaruhi pelayanan kefarmasian
0,143
4.4.1.2. Pemberian Peringkat (Rating)
Peringkat menggambarkan seberapa efektif strategi organisasi atau strategi Apotek Merah yang telah diterapkan saat ini dalam merespon faktor – faktor strategis yang ada. Penilaian peringkat untuk lingkungan diberikan dalam skala dengan pembagian sebagai berikut :
1. Lingkungan Eksternal Faktor Peluang :
rating 4 = respon sangat superior, rating 3 = respon di atas rata-rata, rating 2 = respon rata-rata dan rating 1 = respon di bawah rata-rata
FaktorAncaman
rating 4 = respon di bawah rata-rata, rating 3 = respon rata-rata,
rating 2 = respon di atas rata-rata, rating rating1 = respon sangat superior
2. Lingkungan Internal: FaktorKekuatan : rating 4 = sangat kuat, rating 3 = kuat, rating 2 = lemah dan rating 1 = sangat lemah
FaktorKelemahan: rating 4 = sangat lemah, rating 3 = lemah, rating 2 = kuat, dan rating 1 = sangat kuat Pemberian peringkat untuk Apotek Merah adalah sebagai berikut :
Tabel 4.16: Pemberian Peringkat Faktor Kekuatan Apotek Merah
No. Kekuatan Peringkat
1. Lokasi strategis 4
2. Pelayanan kefarmasian langsung oleh apoteker 4 3. Ketersediaan obat,alkes dan sediaan farmasi lainnya
komplit, terjamin kualitas serta keasliannya
3
4. Penetapan harga sangat kompetitif 4
5. Kerjasama dengan pemasok atau distributor obat dan alkes baik
Tabel 4.17: Pemberian Peringkat Faktor Kelemahan Apotek Merah
No. Kelemahan Peringkat
1. Ruang usaha dan tempat parkir terlalu kecil 4 2. Kesulitan dalam mendapatkan apoteker yang
berkualitas
3
3. Permodalan masih menggunakan modal pribadi 2
4. Papan nama apotek tidak kelihatan/tertutupi papan nama usaha lain disekitar lokasi apotek
2 5. Keuangan usaha kadang dicampur dengan keuangan
pribadi
3
Tabel 4.18 : Pemberian Peringkat Faktor Peluang Apotek Merah
No. Peluang Peringkat
1. Segmentasi pasar luas untuk semua kalangan 3
2. Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk swamedikasi
3
3. Peluang kerjasama dalam pelayanan BPJS 3
4. Gencarnya promosi obat dan alkes di media elektronik 3 Tabel 4.19: Pemberian Peringkat Faktor Ancaman Apotek Merah
No. Ancaman Peringkat
1. Persaingan bisnis antar apotek yang semakin ketat 4
2. Apotek online 2
3. Harga obat dan alkes yang cenderung meningkat terus 2 4. Ancaman banjir dan listrik padam pada musim
penghujan yang mempengaruhi pelayanan kefarmasian
4.4.1.3. Hasil Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan Matrik Eksternal
Factor Evaluation (EFE) Apotek Merah
Tabel 4.20: Matriks IFE Apotek Merah
No. Faktor Internal Bobot Peringkat Nilai
Kekuatan
1. Lokasi strategis 0,106 4 0,424
2. Pelayanan kefarmasian langsung oleh apoteker
0,117 4 0,468
3. Ketersediaan obat,alkes dan sediaan farmasi lainnya komplit, terjamin kualitas serta keasliannya
0,112 3 0,336
4. Penetapan harga sangat kompetitif
0,112 4 0,448
5. Kerjasama dengan pemasok atau distributor obat dan alkes baik
0,112 3 0,336
Total Nilai Kekuatan 2,012 Kelemahan
6. Ruang usaha dan tempat parkir terlalu kecil
0,067 4 0,268
7. Kesulitan dalam mendapatkan apoteker yang berkualitas
0,100 3 0,300
8. Permodalan masih menggunakan modal pribadi
0,100 2 0,200
9. Papan nama apotek tidak kelihatan/tertutupi papan nama usaha lain disekitar lokasi apotek
0,061 2 0,122
10. Keuangan usaha kadang digabung untuk kepentingan pemilik
0,112 3 0,336
Total Nilai Kelemahan 1,226
Tabel 4.21: Matriks EFE Apotek Merah
No Faktor Eksternal Bobot Peringkat Nilai
Peluang
1. Segmentasi pasar luas untuk semua kalangan 0,143 3 0,429 2. Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk swamedikasi 0,125 3 0,375
3. Peluang kerjasama dalam pelayanan BPJS
0,143 3 0,429
4. Gencarnya promosi obat dan alkes di media elektronik
0,143 3 0,429
Total Nilai Peluang 1,662 Ancaman
5. Persaingan bisnis antar apotek yang semakin ketat
0,098 4 0,392
6. Banyaknya kompetitor yang
menggunakan startegi
penetapan harga yang rendah dalam pemasaran produknya
0,089 2 0,178
7. Harga obat dan alkes yang cenderung meningkat terus
0,116 2 0,232
8. Ancaman banjir dan listrik padam pada musim penghujan
yang mempengaruhi
pelayanan kefarmasian
0,143 3 0,429
Total Nilai Ancaman 1,231
Total Nilai Peluang dan Ancaman 2,893