BAB III METODE PENELITIAN
G. Instrumen Pembelajaran dan Instrumen Penelitian
Penelitian ini menggunakan 2 (dua) macam instrument yaitu instrumen
yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran dan instrumen yang digunakan
yang digunakan untuk pengumpulan data, yaitu
1. Instrumen Pembelajaran
Yaitu instrumen yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Instrumen pembelajaran terdiri dari:
RPP pada materi persamaan garis lurus ini terdiri dari 4 kali
pertemuan, dengan 3 kali pertemuan melakukan proses pembelajaran
tentang materi persamaan garis lurus dan 1 kali pertemuan evaluasi
(berupa tes tertulis).Dalam RPP tersebut termuat identitas RPP (nama
sekolah, mata pelajaran, kelas/semester, standar kompetensi,
kompetensi dasar, indikator dan alokasi waktu), tujuan pembelajaran,
materi, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar
dan media pembelajaran, serta penilaian. Berikut standar kompetensi,
kompetensi dasar, dan indikator yang harus dicapai siswa dalam
pembelajaran:
Tabel 3.1 Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan Indikator
Standar Kompetensi :1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi dan persamaan garis lurus.
No. Kompetensi Dasar Indikator 1. 1.6 Menentukan gradien,
persamaan garis lurus
-Siswa dapat mengenal pengertian dan menentukan gradien garis lurus dalam berbagai bentuk.
b. Lembar Kerja Siswa (LKS)
Lembar kerja siswa ini berisi langkah-langkah dan panduan
kegiatan/ aktivitas yang harus dilakukan oleh siswa selama proses
pembelajaran. LKS ini diharapkan dapat mendukung aktivitas dan
memudahkan siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan
menggunakan metode Teams Assisted Individualization (TAI)
sehingga siswa dapat mencapai tujuan dari pembelajaran yang ingin
c. Kuis
Kuis ini berisi soal-soal yang akan dikerjakan oleh siswa setiap
setelah pembelajaran berlangsung, jadi peneliti menggunakan 3
pertemuan untuk melakukan penerapan metode kooperatif tipe Teams
Assisted Individualization (TAI) dan 1 pertemuan untuk melakukan
tes hasil belajar, sehingga dalam penelitian ini menggunakan 3 kuis.
2. Instrumen Penelitian
Yaitu instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yang
dibutuhkan dalam penelitian.
Instrumen penelitian terdiri dari:
a. Kuisioner Minat Belajar Siswa
Kuisioner minat belajar ini digunakan untuk melihat sejauh mana
pengaruh pembelajaran dengan menggunakan metode Teams Assisted
Individualization (TAI) terhadap minat belajar siswa pada pokok
bahasan persamaan garis lurus.
Adapun kisi-kisi yang ditentukan oleh peneliti untuk menyusun
kuisioner minat belajar siswa adalah sebagai berikut.
B
e
r
d
asarkan kisi-kisi tersebut, disusunlah lembar kuisioner minat belajar
siswa (terlampir). Kuisioner ini terdiri dari 30 butir soal yang mana
masing-masing butir soal mempunyai 5 buah opsi pilihan jawaban,
akan tetapi siswa hanya diperbolehkan untuk memilih satu jawaban
saja dengan membubuhkan tanda centang (√) pada opsi jawaban yang
No. Kisi-kisi Nomor soal
1. Siswa mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi.
Indikator:
Siswa bertanya kepada guru maupun teman sebaya
Siswa tertarik pada materi dan metode pembelajaran
Siswa mau mencoba-coba mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru
17,25 1,7,12,19,21,28
6,15,27 2. Perhatian siswa terpusat selama proses
pembelajaran. Indikator:
Siswa memperhatikan ketika guru menyampaikan materi
Siswa berusaha aktif dan terlibat dalam pembelajaran
Siswa dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru
Siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru
1,11,18,26 4,16,30
13 9,20,23,24 3. Rasa senang selama mengikuti pembelajaran
di luar kelas. Indikator:
Siswa merasa senang selama proses pembelajaran
Siswa merasa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran
Siswa tidak bosan selama proses pembelajaran
5 10 3,8,10,14,29
dianggap paling mewakili keadaannya. Pada 30 soal tersebut terdapat
pilihan jawaban “Sangat Sering”, “Sering”, “Jarang”, “Kadang- Kadang” dan “Tidak Pernah”.
b. Lembar Wawancara Siswa
Lembar wawancara ini berisi pertanyaan-pertanyaan terstruktur
yang telah dipersiapkan oleh peneliti yang ditujukan kepada siswa
untuk mendukung atau memberikan penguatan atas data yang telah
diperoleh dari kuisioner minat belajar siswa. Pertanyaan yang akan
diajukan kepada siswa adalah sebagai berikut:
1. Apakah kamu merasa kesulitan dalam mempelajari matematika?
2. Bagaimana caramu mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut?
3. Apakah pendapatmu mengenai pembelajaran kooperatif tipe Teams
Assisted Individualization (TAI)?
4. Apakah kamu menyukai pembelajaran yang dilakukan dikelas
tadi?Mengapa?
5. Mana yang lebih kamu sukai, pembelajaran kooperatif tipe Teams
Assisted Individualization (TAI) ini atau pembelajaran bersseting
kelompok lain yang seperti dilakukan biasanya?
6. Apakah teman-teman sekelompokmu bisa diajak kerjasama?
7. Apakah kamu berusaha membantu teman kamu yang mengalami
kesulitan?
8. Apakah kamu lebih bersemangat dalam melaksanakan
pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization
(TAI)?
9. Apakah dengan menggunakan pembelajaran dengan metode
menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted
Individualization (TAI) kamu dapat berkonsentasi?
10.Bagaimana sikap kamu selama proses pembelajaran menggunakan
metode menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams
Assisted Individualization (TAI)?aktif atau pasif?mengapa?
11.Ketika guru atau teman bertanya apakah kamu berusaha untuk
menjawab?
12.Apakah kamu mengerjakan semua soal yang diberikan oleh guru?
13.Apakah kamu punya saran yang perlu disampaikan sehubungan
dengan pembelajaran kooperatif tipe menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization
(TAI)?
c. Lembar Wawancara Guru
Lembar wawancara ini berisi pertanyaan-pertanyaan terstruktur
yang telah dipersiapkan oleh peneliti yang ditujukan kepada guru
untuk mendukung atau memberikan penguatan atas data yang telah
diperoleh. Pertanyaan yang akan diajukan kepada guru adalah sebagai
berikut:
1. Menurut ibu bagaimana keadaan kelas pada saat penerapan
pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization
2. Menurut ibu apakah ada dampak pembelajaran di kelas dengan
digunakannya pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted
Individualization (TAI)?
3. Menurut ibu apakah siswa lebih aktif dalam pembelajaran dengan
diterapkannya pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted
Individualization (TAI)?
4. Menurut ibu apakah pembelajaran matematika dengan
menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted
Individualization (TAI) lebih baik daripada pemebelajaran
konvensional?
5. Apakah ada kendala/kesulitan sewaktu ibu mengajar dengan
menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted
Individualization (TAI)?
6. Apakah ibu tertarik untuk menggunakan pembelajaran kooperatif
tipe Teams Assisted Individualization (TAI) atau tetap akan
menggunakan pembelajaran konvensional?
7. Apa saran ibu mengenai pelaksanaan pembelajaran dengan
menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted
Individualization (TAI)?
d. Tes Hasil Belajar Siswa
Tes diberikan setelah penerapan metode pembelajaran dengan
metode menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams
kontrol juga diberikan tes yang sama setelah dilakukan pembelajaran
dengan metode konvensional. Kemudian hasil tes kelas eksperimen
akan dibandingkan dengan hasil tes kelas kontrol. Hal ini dilakukan
untuk melihat penerapan model pembelajaran ini terhadap pokok
bahasan persamaan garis lurus terhadap hasil belajar siswa. Berikut
kisi-kisi tes yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa
pada pokok bahasan persamaan garis lurus.
Tabel 3.3 Kisi-Kisi Soal Tes Hasil Belajar
No. Kisi-Kisi Nomor Soal
Aspek Kognitif
1.
Siswa dapat menggambarkan gradien positif dan gradien negatif
1a,1b,1c
Comprehension dan Syntesis
2.
Siswa dapat menentukan gradien jika melalui titik pangkal (0,0) dan melalui satu titik.
2a,2b,2c
Comprehension dan Application
3. Siswa dapat menentukan
gradien jika melalui dua titik. 3a,3b
Comprehension dan Application
4.
Siswa dapat menentukan gradien jika melalui suatu garis.
4a,4b,4c
Comprehension dan Application
5.
Siswa dapat menentukan nilai suatu titik jika gradien sudah diketahui. 5a,5b Comprehension, Application, dan Analysis e. Observasi
Observasi dilakukan untuk mengetahui apa saja maslah yang
dihadapi oleh SMP pangudi Luhur 1 Klaten khususnya pada pelajaran
matematika. Observasi dilakukan peneliti sebanyak 2x untuk