Efisiensi Waktu: Saluran Pipa Orang – orang
Ada ungkapan kuno dari bahasa Indian Appalachian yang menyimpulkan bedanya antara efisiensi uang dan efisiensi waktu. Bunyinya adalah sebagai berikut:
Ada dua cara untuk mencapai bagian tertinggi dari sebuah pohon beringin yang besar. Anda bisa duduk di buah – buah beringin itu sambil menunggu arau Anda naik pohon itu.
Kalau orang mengefisienkan uang mereka selama beberapa dasawarsa dalam rangka membangun saluran – saluran pipa, berarti ia memilih untuk duduk di buah beringin itu dan menunggu. Saya menyebutnya “Rencana Pembangunan Saluran Pipa 50 tahun” Inilah yang dinamakan penggAndaan. Artinya, kita menunggu dengan sabar sementara uang kita berkembang terus menerus dari tahun ke tahun.
Tidak bisa dibantah lagi bahwa “Rencana Pembangunan Saluran Pipa 50 tahun” memang benar akan berfungsi dengan baik. Masih ingat bagaimana Margaret O’Donnel yang mantan guru miskin berubah menjadi multi jutawan berkat saluran pipa yang dibangunnya?!
Seperti hanya O’Donnel, saya juga termasuk yang percaya pada saluran – saluran pipa jangja panjang. Saya sendiri sudah betahun – tahun mengefisienkan sebagian dari pendapatan saya untuk membangun saluran – saluran pipa jenis Palm Beach. Saluran – saluran pipa saya sangat bervariasi. Dari mulai dana pensiun, bursa saham, sampai real estate. Inilah yang disebut diversifikasi. Yang saya lakukan itu adalah apa yang dinamakan pembangunan saluran kehidupan.
Tapi saya juga percaya dengan sistem naik pohon beringin itu sebagai “Rencana Pembangunan Saluran Pipa 5 tahun.” Dengan sistem ini, sasaran yang ingin dicapai sebetulnya sama saja dengan “Rencana Pembangunan Saluran Pipa 50 tahun.” Yakni, agar kita terbebas dari masalah keuangan serta memperoleh ketenangan hidup. Perbedaannya, waktu yang diperlukan untuk mencapainya hanya 10 %nya saja!
Oleh sebab itu, saya banyak memanfaatkan waktu dan uang saya untuk menjalankan berbagai jenis usaha. Saya pili jenis usaha yang perkembangannya cepat. Jadi, saya tidak perlu menunggu sampai 50 tahun untuk sampai ke puncak pohon. Saya memang lebih suka membangun bisnis yang bisa membawa saya ke puncak sukses dalam waktu dua sampai lima tahun saja.
Waktu Yang Dimiliki Sama Untuk Semua Orang
Hal yang positif dalam hal efisiensi waktu itu adalah bahwa kita semua diberikan jumlah waktu yang sama. Jelasnya, waktu yang dimiliki oleh orang kaya dan orang miskin itu sebenarnya jumlahnya sama saja. Baik itu Anda seorang Donald Trump…atau Donald supir truk…semua orang diberikan waktu yang sama setiap harinya.
Karena itu, saya menyebut efisiensi waktu itu sebagai “Saluran Pipa Masyarakat Banyak”. Waktu yang tersedia sama banyaknya bagi semua orang . Baik Anda orang kaya atau orang miskin…laki – laki atau perempuan…berkulit hitam atau putih…sarjana atau tamatan SMA…anak muda atau orang tua. Kalau dari segi keuangan, tentunya masing – msing orang memiliki jumlah uang yang berbeda – beda.
Sekarang coba kita pikirkan! Apakah tidak nikmat kalau Anda dan orang – orang lainnya setiap hari menerima 1,440 dolar di rekening bank Anda? Dan Anda bebas untuk melakukan apa saja dengan uang itu. Anda bisa membelanjakan
semuanya … menginvestasikan … membuangnya … membakarnya … menyumbangkannya … terserah Anda! Karena, keesokan paginya, saat Anda bangun, Anda tahu bahwa uang sebesar 1,440 dolar sudah masuk lagi di rekening Anda. Kalau saja orang – orang bisa memulai hari – harinya dengan uang sebesar 1,440 dolar di rekening banknya, pasti dunia ini akan lebih ceria, ya kan?
Tetapi, pada kenyataannya, keadaannya tidaklah demikian. Dalam masalah uang, sepertinya dunia itu sering tidak adil. Sebagian orang sudah lahir dalam keadaan kaya. Bahkan sewaktu kecil mereka sudah menggunakan sendok mahal terbuat dari perak. Anak – anak lain, cukup makan dengan sendok plastik. Malahan ada juga yang tidak mampu makan dengan sendok. Sehingga cukup makan dengan tangan saja. Adilkah yang seperti itu? Mungkin tidak! Tetapi, mau apa lagi? Seperti yang dikatakan dalam lagu, “That’s Life.” (Itulah Kehidupan)
Tidak semua dari kita bisa memulai hari – hari kita dengan uang 1,440 dolar di kantong atau di rekening bank. Itu sudah jelas! Tapi kalau mengenai waktu, itu lain lagi ceritanya! Setiap harinya, dalam “rekening” waktu, kita semua sama – sama memiliki waktu sebanyak 1,440 menit (24 jam x 60 menit).
Berhubung kita semua mempunyai jumlah waktu yang sama, kalau ada perbedaan antara orang yang hidup dari gaji ke gaji dengan orang yang hidup senang karena tidak punya masalah keuangan adalah dari cara mereka menggunakan waktu yang 1,440 menit tersebut.
Waktu Yang Anda Miliki Lebih Banyak Dari Yang Anda Sangka
Sebagian orang menunda rencana pembangunan saluran – saluran pipa. Alasannya, “Sekarang ini keadaan masih kacau. Belum tepat waktunya!” Tapi harus diingat. Zaman sekarang ini, semua orang memang sedang kacau. Banyak orang stress. Semua sibuk! Selalu berhadapan dengan segala resiko dan hal – hal yang tidak terduga. Untuk melukiskan keadaan kacau ini, ada satu kata yang cocok, yaitu That’s
Life, Inilah Kehidupan!
Sebagian orang menunggu “waktu yang tepat” untuk melakukan berbagai hal! Kalau sikap mereka terus seperti itu, sampai kapan pun mereka akan terus menunda – nunda. Sesungguhnya tidak ada istilah “waktu yang tepat”. Coba, kalau ada orang yang bilang kepada Anda, “Ayo, saya beri uang satu juta dolar. Syaratnya, Anda harus mau duduk di pojok sambil merajut. Pekerjaan ini Anda lakukan dua jam sehari, selama setahun.” Kalau ada penawaran seperti itu, pasti Anda akan menyediakan waktu untuk merajut, ya kan?
Anda pun tidak akan peduli pada hal – hal lainnya. Mungkin tangan anak Anda patah saat bermain. Atau pun mobil Anda mogok setelah Anda pulang kerja. Daripada mengorbankan uang 1 juta dolar, pasti Anda lebih suka untuk menghabiskan waktu dua jam itu untuk merajut. Dan Anda pun tidak mau ambil pusing apakah waktunya sudah tepat atau belum. Seorang pelawak, Art Buchwald melukiskan keadaan ini seperti: “Baik bagus maupun buruk, tetap saja waktu itu milik kita.”
Sedihnya, sebagian besar orang tidak terlalu peduli dalam menghitung waktu, lebih – lebih kalau satuannya kecil. Umumnya kita semua mengukur waktu berdasarkan hitungan hari, minggu, bulan, atau tahun. Sedangkan satuan menit atau jam kurang diperhitungkan. Kita bekerja dari jam 9 sampai jam 5. senin sampai jumat. Perencanaan kehidupan kita pun dibuat secara bulanan. Kita merayakan ulang tahun atau perayaan – perayaan lain satu tahun sekali.
Tapi, kita akan merasa takjub saat mengetahui bahwa waktu yang Cuma beberapa menit itu, kalau dijumlahkan keseluruhannya akan menjadi besar. Sebagai contoh, tahukan Anda berapa lama umumnya manusia makan dalam seumur
hidupnya? Mungkin Anda akan menebak satu tahun? Atau dua tahun? Padahal jawaban yang benar adalah enam tahun! Aneh, kan? Berikut ini adalah daftar waktu yang dipakai untuk mengerjakan pekerjaan sehari – hari. Kalau waktunya dijumlahkan, ternyata akan menjadi suatu jumlah waktu yang besar:
Jumlah Keseluruhan Waktu Yang Kita Gunakan Untuk Melakukan Pekerjaan – pekerjaan Ringan
Sehari – hari Seumur Hidup Kita 6 tahun ……… makan
5 tahun ……… mengantri
4 tahun ……… membersihkan rumah 3 tahun ……… meneydiakan makanan
2 tahun ……… berusaha untuk menjawab telepon
1 tahun ……… mencari barang – barang yang lupa ditaruh 8 bulan ……… membuka surat – surat komersial
6 bulan ……… menunggu di lampu merah
Kalau semua itu dijumlahkan, maka akan menjadi 22 tahun dari seluruh kehidupan Anda! Hal ini membuktikan bahwa lima belas menit di sana atau dua jam di sana, kalau di gabungkan akan menjadi jumlah waktu yang sangat besar.
Beberapa Jam Akan Bisa Berubah Menjadi Beberapa Bulan
Mari kita pikirkan sejenak. Apa yang bisa kita peroleh kalau kita mau menggunakan dua jam setiap malamnya serta hari – hari libur untuk membangun saluran pipa? Kalau Anda mau menyisihkan dua jam saja, yaitu satu jam di pagi hari sebelum bekerja, dan satu jam lagi di sore hari. Kemudian ditamah tiga jam pada hari sabtu dan minggu. Itu berarti Anda akan punya waktu tambahan 16 jam seminggu yang bisa digunakan untuk hal – hal yang produktif.
Enam belas jam per minggu, 50 minggu per tahun. Berarti 800 jam tambahan per tahun. Kalau hari kerja dianggap delapan jam per hari, maka berarti kita punya tambahan hari kerja sebanyak 100 hari, atau 3 bulan 10 hari setiap tahunnya. Jumlah ini akan diperoleh cukup dengan menyisihkan dua jam saja sehari. Hasilnya, kita akan memperoleh tiga bulan masa produktif per tahunnya. Aneh, kan?
Waktu Adalah Uang
Nah, sekarang saya akan membuka sedikit rahasia. Menggunakan waktu luang secara produktifNah, sekarang saya akan membuka sedikit rahasia. Menggunakan waktu luang secara produktif adalah salah satu rahasia yang membuat orang – orang sukses bisa melakukan hal- hal yang lebih dari orang pada umumnya. Dan tentunya, mereka akhirnya mendapatkan lebih banyak pula dalam kehidupannya dibandingkan orang – orang biasa. Apa Anda piker Bill Gates setiap hari pulang ke rumah jam 5 sore, dan kemudian menonton TV selama tujuh jam seperti kebiasaan pria – pria Amerika?
Saya rasa tidak ……
Artikel yang baru – baru ini terbit di Wall Street Journal mengungkapkan bahwa 10 % dari orang – orang yang berpenghasilan terbesar di Amerika bekerja 52 jam per minggu. Sedangkan mereka yang dibawah 10 % itu bekerja hanya 45 jam per minggu.
Yang termasuk 10 % itu bukan hanya bekerja lebih lama. Melainkan mere juga bekerja lebih efisien! Jadi, dalam hal ini mereka tidak menukarkan waktu dengan uang. Tidak mungkin Anda akan bertemu Michael Jordan di sebuah toko sedang melayani para pembeli yang membeli tiket lotre atau bir. Orang – orang yang sukses, apa pun jenis pekerjaan mereka pasti menghargai waktu mereka!
Mantap Sementara
Sering orang bertanya pada saya, buat apa mereka bersusah payah membuat saluran – saluran pipa kalau pada saat ini usahanya sedang sangat lancer? Mereka bilang, mereka berhak bersantai – santai setelah kerja keras di kantor. Mereka sengaja memanjakan diri. Santai bersAndar di kursi malas sambil menonton TV sampai tiba waktu tidur.
“Hidup ini Indah,” kata mereka kepada saya. “Saya punya pekerjaan. Saya punya sejumlah uang di bank. Anak – anak beres – beres saja di sekolahnya. Buat apa pusing – pusing mencari yang lain?”
Tapi, justru kalau mereka demikian itu, saya langsung memberi tanggapan. Saya katakan bahwa justru pada saat segalanya berjalan lancer itulah saat yang paling tepat untuk mulai membangun saluran – saluran pipa. Mengapa demikian? Karena, kalau kita menunggu sampai musibah datang, bisa saja segalanya sudah terlambat!
Lalu, saya ceritakan pada mereka sebuah lelucon kuno: Seorang laki –laki berada di tingkat 30, di sebuah hotel mewah yang menghadap ke Central Park, Manhattan. Dia menarik gorden, lalu membuka jendelautk menikmati pemAndangan. Ketika dia menengok melalui jendela, dia terkejut melihat seorang laki – laki yang terjun bebas tepat melalui kamarnya.
“Bagaimana rasanya?” dia bertanya kepada orang yang jatuh itu. “Baik, sementara ini baik – baik saja,” jawab laki – laki itu.
Yang penting disimak di sini adalah di dunia ini banyak sekali orang – orang bermental pembawa ember yang merasa dirinya sedang baik – baik saja sementara ini. Tapi, mereka tidak mungkin bisa luput dari kegagalan untuk selama – lamanya. Selama orang menggunakan sistem barter waktu dan uang, tidak ada jaminan yang pasti bagi kelangsungan kehidupan mereka. Mengapa? Bagaimana seAndainya mereka tidak bisa lagi memberikan waktunya karena penyakit … atau cedera … atau dipecat? Otomatis penghasilannya pun terhenti.
Bagaimana para pembawa ember seperti ini, tidak ada gaji berarti tidak ada pula rasa tenang dan aman menghadapi kehidupannya.
Dongeng Tentang Semut Dan Belalang.
Ketika saya menulis buku ini, kepercayaan konsumen sedang tinggi – tingginya. Angka pengangguran rendah. Pendapatan meningkat. Penjualan rumah mencatat rekor tinggi. Penjualan mobil sedang melesat tinggi. Banyak orang – orang yang merasa baik – baik saja sementara ini.
Tetapi kita jangan sampai terjebak dalam suasana yang kadang menipu. “Sementara ini” jangan disamakan dengan “Selamanya”. Semua orang pun sudah tahu bahwa hidup it uterus berputar. Begitu juga dengan perekonomian. Sekarang ini perputaran bisnis sedang mencapai puncaknya. Dan siklus kehidupan pribadi Anda pun mungkin sedang tinggi – tingginya pula.
Tetapi segala sesuatu yang meningkat itu pasti lama kelamaan pasti akan menurun pula. Dan pada saat terjadi penurunan, orang – orang akan dihadapkan berbagai kenyataan pahit: pemecatan, perubahan karier, hutang – hutang di kartu
kredit, biaya untuk pengobatan darurat, biaya pengobatan orang tua kita yang sudah tua.
Sebagian orang sadar bahwa waktu yang paling tepat untuk berjaga – jaga adalah kalau bisnis kita justru sedang meningkat. Orang – orang yang cerdik, akan membangun jalur – jalur pengaman sebelum resesi terjadi, jadi bukan saat resesi terjadi. Karena itu, saya katakana pada orang – oran itu. Saat inilah waktu yang paling tepat untuk membangun saluran – saluran pipa mereka. Bukannya pada saat ekonomi sedang parah.
Hal ini mirip dongeng tentang semut dan belalang. Semut adalah binatang pembuat saluran pipa. Selama musim panas, semut giat menyimpan biji – bijian untuk musiam dingin yang akan datang. Tentunya dia juga tetap bisa menikmati musim panas. Tapi dia bujaksana, ia mau menyisihkan waktunya untuk membangun saluran pipanya.
Sebaliknya, belalang termasuk binatang bermental pembawa ember. Binatang ini, begitu ia mendapatkan makanan langsung ia habiskan. Ia langsung menghabiskan seluruh waktunya untuk bermain – main di bawah sinar matahari. Dia tidak peduli bahwa musim dingin akan tiba. Dan ketika musim dingin tiba, dia tidak punya saluran pipa. Akhirnya dia mati kelaparan.
Bayar Saya Sekarang … Atau Bayar Saya Nanti!
Anda masih ingat slogan iklan yang terkenal, “Bayar saya sekarang … atau
bayar saya nanti?” Hal ini sama juga dengan membangun saluran pipa. Anda dapat
“membayar sedikit sekarang” dengan meluangkan sedikit waktu Anda dan uang Anda untuk membangun saluran pipa sekarang. Atau Anda juga bisa “membayar mahal di kemudian hari”. Yakni, Anda terpaksa harus berjuang mempertahankan hidup Cuma dengan mengAndalkan uang tunjangan dari pemerintah di usia 60 atau 70 tahun.
Coba renungkan! Kalau Anda sudah memilikisal – saluran pipa dalam keadaan terpasang, di kemudian hari Anda tidak perlu membayar lagi … Anda malah justru akan mendapatkan bayaran! Sebuah konsep yang luar biasa!
Efisiensi Waktu: Saluran Pipa Masyarakat
Harap dicamkan bahwa waktu yang dimiliki itu sama jumlahnya bagi semua orang!
Jumlah uang yang diefisienkan memang tidak sama bagi semua orang, tetapi jumlah waktu yang dimiliki pasti sama.
Kalau Anda mau mengefisienkan sebagian dari waktu luang Anda secara bijak, Anda bisa membangun saluran pipa. Dan saluran pipa ini akan terus menerus memberikan pemasukan dari tahun ke tahun.
Kita sebenarnya beruntung hidup di zaman sekarang. Karena bisa dikatakan, setiap orang bisa mengefisienkan waktunya untuk membangun saluran pipa. Padahal pada zaman dahulu keadaannya tidak seperti itu.
Memasuki abad ke 20, hanya orang – orang kaya saja yang bisa mengefisienkan waktu mereka. Pada tahun 1890 umumnya orang bekerja 10 jam sehari sebagai buruh. Mereka begitu sibuk karena harus mengurus kehidupan sehari – hari. Karena itu, mereka tidak sempat lagi memikirkan tentang efisiensi ini.
Tapi, dibandingkan dahulu, sekarang ini makin banyak orang yang memiliki waktu luang. Waktu merupakan alat penyeimbang yang luar biasa! Waktu memungkinkan seorang pria kecil untuk bersaing dengan pria yang besar. Orang kaya tidak mungkin memiliki 48 jam sehari. Sebaliknya, orang miskin tidak mungkin
Cuma memiliki 12 jam sehari. Mereka sama – sama memiliki jumlah waktu yang sama, yaitu 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dan 365 hari setahun.
Alat Pengefisien Waktu Yang Paling Hebat Dalam Sejarah
Sekarang ini saluran – saluran pipa tidak lagi menjadi monopoli orang – orang kaya. Setiap orang yang memiliki sedikit waktu … tetapi memiliki semangat yang tinggi … dapat mengefisienkan waktunya. Semua orang bisa membangun “saluran pipa masyarakat banyak” dalam waktu dua sampai lima tahun. Kemudian hasilnya akan terus mengalir selama bertahun tahun atau, bahkan beberapa dasawarsa!
Peralatan efisiensi waktu yang paling canggih, sekarang ini sudah hadir di tengah – tengah kita. Alat efisiensi waktu ini telah menciptakan banyak jutawan dalam waktu lebih singkat dari pada penemuan – penemuan canggih lainnya.
Saya menyebut peralatan yang ajaib ini sebagai “e – pipeline” (e – saluran pipa) karena alat ini merupakan alat yang luar biasa dalam hal efisiensi waktu. Anda mungkin sudah mengenal e – saluran pipa ini walaupun mungkin istilahnya berbeda – beda. Nama alat ini banyak terlihat di halaman depan surat – surat kabar, di layer TV selama 24 jam sehari! Apa namaya? INTERNET.