4. Consumer to Business ( C2B)
2.4 Pengertian Sistem Informasi
Pengertian Sistem Informasi menurut Henry C.lucas “Sistem informasi adalah kegiatan dari suatu prosedur yang di organisasikan yang bila dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian didalam organisasi”.
Pengertian sistem informasi menurut John F. Nash dan Martin B. Robert “sistem informasi adalah suatu kompbinasi dari orang-orang, fasilitas teknologi, media, prosedur – prosedur dan pengendalian ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada managemen dan yang lainnya terhadap kejadian – kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar untuk pengembalian keputusan yang cerdik”.
Dalam menguraikan sistem informasi managemen, terkandung didalamnya pengertian sistem, subsistem, data, informasi dan managemen. Seperti yang di uraikan oleh Gordon B. Davis dapat di terjemahkan sebagai berikut :
1. Sistem adalah sususan yang teratur dari gagasan – gagasan atau konsepsi – konsepsi yang saling bergantungan ataupun serangkaian unrusr yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan.
3. Data adalah bahan mentah bagi informasi, di rumuskan sebagai sumber informasi. Data- data di susun untuk mengolah tujuan- tujuan menjadi susunan data , susunan kearsipan dan pusat data atau landasan data.
4. Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi sipenerima dan mempunyai nilai yang nyata atau yang dapat dirasakan dlama keputusan-keputusan yang sekarang atau yang akan datang.
Whitten dan kawan – kawan menyatakan bahwa : Sistem informasi merupakan sususan dari orang – orang, kegiatan, data, jaringan(network), dan teknologi yang di integrasikan sedemikian rupa dengan tujuannuntuk mendukung dan memperbaiki operasi sehari – hari perusahaan serta untuk memenuhi kebutuhan baik untuk pengambilan keputusan maupun pemecahan masalah para manager.
2.4.1 Sistem
Sistem berasal dari bahasa latin (systēma) dan bahasa yunani (sustēma) adalah sekumpulan unsur /elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.
Contoh :
a. Sistem komputer, terdiri dari software, hardware, dan brainware
b. Sistem akuntansi Definisi sistem menurut para ahli :
1. Ludwig Von Bartanfy
Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur – unsur tersebut dengan lingkungan
2. Anatol Raporot
Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan perangkat hubungan satu sama lain. 3. L. Ackof
Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian – bagian dalam keadaan saling ketergantungan satu sama lainnya.
4. L. James Havery
Sistem adalah prosedur logis dan rasioanl untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan lainnya dengan maksud unutk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.
5. John Mc Manama
Sistem adalah sebuah sturktur konseptual yang tersusun dari fungsi –fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organic untuk mencapai suatu hasill yang diinginkan secara efisien dan efektif .
6. C. W .Churchman
Sistem adalah seperangkat bagian – bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.
7. J.C. hinngins
Sistem adalah seprangkat bagian – bagian yang saling berhubungan. 8. Edgar F huse dan James L.Bowdict
Sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian – bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dansaling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.
Syarat – syarat sistem :
1. Sistem harus dibentuk unutk menyelesaikan masalah. 2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan. 3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.
4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energy dan material) lebih penting dari pada elemen sistem.
5. Tujuan organisasi lebih penting dari tujuan elemen.
Definisi sistem menurut Gordon B. Davis :
a. Sistem terdiri dari bagian – bagian yang saling berkaitan yang saling beroperasi bersama untuk mencapai saasaran dan tujuan.
b. Sistem terdiri juga dari berbagai sub sitem. Masing – masing sistem dibatasi batasan.
Interface dapat berupa masukan ataupun keluaran ( materi, energy, informasi). Definisi sistem menurut Whitten :
a. Kumpulan / sususan komponen – komponen yang saling berhubungan dan mempunyai tujuan yang sama.
b. Suatu jaringan kerja dari prosedur yang saling berhubungan , berkumpul bersama melakukan kegiatan atau menyelesaikan sasaran tertentu.
2.4.2 Data
Beberapa pengertian data yang di rangkum dari beberapa sumber :
a. Menurut kamus bahasa inggris – indonesia , data di terjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan- bahan keterangan.
b. Dari sudut pandang bisnis, terdapat pengertian data bisnis yaitu “Bussiness
data is an organization’s description of thing (resource) and events
(transactions) that it faces”. Jadi, data dalam hal ini disebut sebagai data bisnis, merupakan deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.
2.4.3 Informasi
Pengertian informasi menurut Azhar susanto (2004, hal:40) “informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat”. Menurut Gordon B. davis(1999, hal:28), “informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang”. Zulkifli Amsyah (2005, hal :5) menyatakan “ informasi adalah data yang sudah diolah dengan cara tertentu sesuai dengan bentuk yang diperlukan”.
Mc Leod (2001, hal:145) berpendapat bahwa informasi dikatakan berkualitas jika data tersebut bersifat relevan, akurat, tepat pada waktunya dan lengkap.
1. Relevan artinya informasi yang di berikan harus sesuai dengan yang di butuhkan.
Apabila kebutuhan informasi ini unutk suatu organisasi, maka informasi tersebut harus sesuai dengan kebutuhan informasi di berbagai tingkatan dan bagian yang ada dalam organisasi tersebut.
2. Akurat artinya informasi harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Pengujian terhadap hal ini biasanya dilakukan melalui pengujian yang di lakukan oleh dua orang atau lebih yang berbeda dan apabila hasil pengujiannya tersebut menghasilkan hasil yang sama data tersebut di anggap akurat.
3. Tepat waktu artinya informasi harus tersedia pada saat yang di butuhkan untuk memecahkan masalah sebelum situasi krisis menjadi tidak terkendali atau kesempatan menghilang. Informasi yang datang pada oenerima tidak boleh terlambat karena yang sudah using tidak mempunyai nilai lagi.
4. Lengkap artinya bahwa informasi yg diperoleh menyajikan gambaran lengkap dari suatu permasalahn atau penyelesaian.
Komaruddin (2001, hal: 30), mengemukakan bahwa informasi itu dianggap berguna apabila informasi tersebut :
1. Relevan
Relevansi informasi dinilai dari:
a. Nilai prediktif (predictive value) agar dapat digunakan untuk meramalkan kinerja di waktu yang akan datang.
b. Nilai umpan balik (feedback value) agar dapat memberikan penilaian terhadap status kinerja berdasarkan standar.
c. Tepat waktu (timeliness) agar informasi itu tersedia pada saat dibutuhkan. 2. Dapat diandalkan.
Keterandalan (realibily) informasi tergantung pada :
a. Verifiabilitas (verifiability) agar kebenaran dapat di buktikan.
b. Netralitas (neutrality) yang tinggi sehingga informasi itu obyektif, tidak bias, dan tidak berpihak.
c. Dapat di percaya (faithfulness) karena dapat mengandalkan keadaan yang sebenarnya.
3. Dapat dibandingkan.
Informasi itu signifikan (bermakna) dan bermutu untuk digunakan oleh para pembuatan keputusan jika mempunyai daya untuk dibandingkan (comparable). 4. Seragam.
Keseragaman (uniformity) dalam metode pencarian, penerimaan, penyimpangan, penganalisian dan penyajia diperlukan agar informasi itu dapat dibandingkan.
2.5 Website
World Wide Web (www) atau biasanya disebut dengan web, merupakan salah satu sumber daya internet yang berkembang pesat. Informasi web didistribusikan melalui pendekatan hypertext,yang memungkinkan suatu teks pendek menjadi acuan untuk membuka dokumen lain, dengan hypertext ini seseorang dapat memperoleh informasi dengan melompat dari suatu dokumen ke dokumen lainnya. Dokumen – dokumen yang di aksespun dapat tersebar diberbagai mesin dan bahkan berbagai Negara. Perubahan informasi dalam halaman – halaman web dapat ditangani melaui perubahan data, bukan melalui perubahan program kecuali jika memang diharuskan adanya perubahan dari sintaksnya kode program kecuali jika memang diharuskannya adanya perubahan dari sintaksnya atau kode programnya, sebagai implementasinya, aplikasi
web dapat dikoneksikan ke basis data terutama macromedia dreamweaver dengan sintak program PHP dengan PHPMyadmin (sunarto, 2009, hal : 52).
Website atau situs dapat juga diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabunagn dari semuanya, baik yang bersifat statis ataupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing – masing dihubungkan dengan jaringan – jaringan halaman (hyperlink). Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi iinformasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah – ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna
2.5.1 Unsur – Unsur Website
Untuk menyediakan keberadaan sebuah website , maka harus tersedia unsur – unsur penunjangnya. Unsur – unsur tersebut adalah :
1. Nama domain (Domain Name / URL –Uniform resource Locator)
Pengertian nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang di gunakan untuk mengidentifikasi untuk sebuah website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada internet.
Nama domain diperjual belikan secara bebas di internet dengan status sewa tahunan. Nama domain sendiri mempunyai identifikasi ekstensi / akhiran sesuai dengan kepentingan dan lokasi keberadaan website tersebut. Contoh nama domain berekstensi internasional adalah com, net, org, info, biz, name, ws. Contoh nama domainber-ekstensi local Negara indonesia adalah co.id
(untuk nama domain website perusahaan),ac.id (nama domain website
pendidikan), go.id (nama domain website instansi pemerintahan), or.id (nama domain website organisasi).
2. Rumah tempat website (web hosting)
Pengertian web hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam
hard disk tempat menyimpan berbagai data, file-file , gambar dan lainnya yang akan di tampilkan di website. Besarnya data yang bisa di masukkan tergantung dari besarnya web hosting yang di sewa/dipunyai, semakin besar web hosting
semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam
website.
Web hosting juga diperoleh dengan menyewa. Besarnya hosting ditentukan ruangan hard disk dengan ukuran MB (Mega Byte) atau GB (Giga Bite). Waktu penyewaan web hosting rata – rata di hitung pertahun.
Penyewaan hosting dilakukan dari perusahaan – perusahaan penyewa web hosting yang banyak di jumpai baik di indonesia maupun luar negeri.
3. Bahasa pemograman (script program)
Adalah bahasa yang di gunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam
website pada saat di gunakan. Jenis bahasa program sangat menentukan statis, dinamis atau interaktifnya sebuah website. Semakin banyak ragam bahasa progeam yang di gunakan maka akan terlihat website semakin dinamis, interaktif serta terlihat bagus.
Beragam bahasa program saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas
website. Jenis bahasa program banya k dipakai para designer website anatara lain HTML, APS, PHP, JSP, Java Script, Java applets dan sebagainya. Bahasa dasar yang dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan PHP, ASP, JSP dan lainnya merupakan bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis, dan interaktifnya situs.
Bahasa program ASP, PHP, JSP atau lainnya bisa di buat sendiri. Bahasa program ini biasanya digunakan untuk membangun portal berita, artikel, forum diskusi, buku tamu, anggota organisasi, email, mailing list dan lain sebagainya yang memerlukan update setiap saat.
4. Desain website
Setelah melakukan penyewaan domain name dan web hosting serta penguasaan bahasa program (script program), unsur website yang penting dan utama adalah desain. Desain website menentukan kualitas dan keindahan sebuah website. Desain sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah website.
Untuk membuat website biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewakan jasa website designer. Saat ini sangat banyak jasa web designer,
terutama di kota-kota besar. Perlu diketahui bahwa kualitas situs sangat di tentukan oleh kualitas designer. Semakin banyak penguasaan web designer
tentang beragam program/software pendukung pembuatan situs maka akan dihasilkan situs yang semakin berkualiat, demikian pula sebaliknya. Jasa web designer ini yang umumnya memerlukan biaya yang tertinggi dari seluruh biaya pembangunan situs dan semuanya tergantung kualitas designer.