• Tidak ada hasil yang ditemukan

TATA CARA PERMOHONAN AKREDITASI Pasal

Dalam dokumen Pedoman Sertifikasi dan Resertifikasi Ko (Halaman 48-52)

IKATAN APOTEKER INDONESIA

TATA CARA PERMOHONAN AKREDITASI Pasal

Permohonan akreditasi kegiatan ilmiah lisan

1. Panitia pelaksana kegiatan ilmiah lisan mengajukan surat permohonan akreditasi kepada Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI atau Tim Sertifikasi dan Resertifikasi PD IAI sesuai dengan yang tercantum pada Bab IV pasal 8 dengan melampirkan : a. Kerangka acuan (Term Of Reference/TOR)

b. Susunan panitia pelaksana

c. Susunan acara lengkap dengan rincian waktu, judul/ topik pembicaraan, daftar nama pembicara dan moderator

d. Target yang diharapkan dapat dicapai

2. Komite atau Tim Sertifikasi dan Resertifikasi akan mengevaluasi dan mempertimbangkan permohonan yang diajukan. Apabila diputuskan layak, maka selanjutnya Komite atau Tim Sertifikasi dan Resertifikasi akan menerbitkan surat keputusan akreditasi yang berisi jumlah SKP bagi peserta, pembicara, panitia dan moderator sesuai ketentuan Bab III tentang Pengakuan dan Penilaian.

3. Nomor Surat Keputusan dan Nilai SKP dicantumkan dalam piagam penghargaan atau sertifkat yang dikeluarkan panitia sebagai tanda keikutsertaan aktif baik bagi peserta maupun penyelenggara.

4. Jumlah SKP dapat dicantumkan dalam surat edaran atau poster penyelenggaraan acara yang dimaksud.

5. Surat Keputusan akreditasi yang dibuat oleh Tim Sertifikasi dan Resertifikasi PD IAI harus dikirimkan tembusannya kepada Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah pelaksanaan kegiatan. Tembusan Surat Keputusan ini sangat penting sebagai bahan pemantauan tentang sah tidaknya akreditasi yang diperoleh seseorang apoteker dalam rangka menghimpun jumlah SKP yang dipersyaratkan dalam kegiatan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan.

6. Untuk perseorangan anggota IAI yang telah mengikuti kegiatan ilmiah lisan tetapi sertifikatnya belum/ tidak diberi SKP dapat meminta akreditasi susulan dari Komite atau Tim Sertifikasi dan Resertifikasi sesuai tingkatannya dengan melampirkan informasi tentang jenis kegiatan, jadwal acara, susunan panitia pelaksana dan fotokopi sertifikat disertai keterangan dari PP/PD/PC IAI tentang kebenaran adanya kegiatan tersebut.

Pedoman Sertifikasi dan Resertifikasi Kompetensi Apoteker 49 Sertifikasi atas kegiatan ilmiah lisan yang dimohonkan akreditasinya tidak boleh melebihi masa 2 tahun sejak pelaksanaannya.

Pasal 13

Permohonan Akreditasi Kegiatan Ilmiah Tertulis Berupa Buku atau Monograf

1. Pengarang/ penulis/ editor buku ilmiah mengajukan permohonan akreditasi kepada Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI dengan melampirkan satu kopi buku dan daftar pengarang/ penulis/ editor dan makalah yang ditulis, serta kompetensi masing- masing pengarang/ penulis/ editor.

Pasal 14

Permohonan Akreditasi Kegiatan Ilmiah Berupa Tulisan Dalam Majalah Ilmiah

1. Dewan redaksi majalah ilmiah dapat mengajukan surat permohonan kepada Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI dengan mencantumkan susunan dewan redaksi dan menyerahkan 1 (satu) kopi contoh majalah edisi terakhir untuk meminta akreditasi bagi majalahnya.

2. Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI akan mengkaji dan menilai apakah kategori dan majalah/jurnal tersebut termasuk ilmiah/ semi ilmiah/ ilmiah populer/ non ilmiah dan kemudian menetapkan nilai skp yang diakui untuk setiap jenis tulisan yang dimuat/ akan dimuat dalam majalah/jurnal tersebut.

3. Akreditasi majalah diperbaharui setiap lima tahun sekali.

4. Pengajuan akreditasi bagi majalah IAI dan Himpunan Seminat Apoteker IAI tidak dikenakan biaya administrasi, demikian juga majalah ilmiah yang diterbitkan oleh badan regulasi (pemerintah).

5. Setelah mendapat surat keputusan akreditasi dari Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI, dewan redaksi dapat mengeluarkan sertifikat akreditasi bagi setiap tulisan yang dimuat dalam majalah/jurnal yang dikelolanya dan ikut ditandatangani oleh Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI.

6. Dalam hal dewan redaksi majalah/jurnal tidak mengajukan permohonan akreditasi kepada Komite atau Tim Sertifikasi dan Resertifikasi, maka penulis dapat mengajukan

Pedoman Sertifikasi dan Resertifikasi Kompetensi Apoteker 50 permintaan akreditasi kegiatan ilmiah berupa karya ilmiah tulisan kepada Komite atau Tim Sertifikasi dan Resertifikasi, dengan menyertakan fotokopi makalah dan identitas majalah/jurnal yang memuatnya, antara lain nama majalah/jurnal, issn, dewan redaksi dan informasi lain yang dianggap perlu.

7. Pengajuan permintaan akreditasi sebagaimana yang disebutkan dalam pasal 14 ayat 6 di atas, hanya berlaku untuk tulisan yang dipublikasi kurang dari 2 tahun dari saat pengajuan.

Pasal 15

Permohonan akreditasi kegiatan ilmiah Pelatihan peningkatan keterampilan

1. Lembaga-lembaga yang berencana mengadakan kegiatan pelatihan mengajukan surat permohonan akreditasi kepada lembaga akreditasi dan sertifikasi nasional dengan melampirkan kerangka acuan yang antara lain memuat informasi tentang :

a. Penyelenggara kegiatan b. Susunan panitia pelaksana

c. Susunan acara lengkap dengan rincian waktu, judul/topik, narasumber, moderator dan pembicara

d. Jenis kegiatan pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilan dan lamanya kegiatan

e. Target yang akan dicapai

f. Metoda evaluasi yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pelatihan termasuk pra dan pasca test.

2. Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI akan mengevaluasi dan mempertimbangkan permohonan yang diajukan. Apabila diputuskan layak, maka selanjutnya Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI akan menerbitkan surat keputusan akreditasi, yang berisi jumlah kredit bagi pesrta, pembicara dan penyelenggara/pelaksana sesuai ketentuan yang tercantum dalam bab iii tentang pengakuan dan penilaian.

3. Nilai akreditasi dicantumkan dalam piagam penghargaan atau sertifikat yang dikeluarkan panitia sebagai tanda keikutsertaan aktif baik bagi peserta maupun penyelenggara.

4. Jumlah SKP dapat dicantumkan dalam surat edaran atau poster penyelenggaraan acara yang dimaksud.

Pedoman Sertifikasi dan Resertifikasi Kompetensi Apoteker 51 5. Untuk perseorangan anggota IAI yang telah mengikuti kegiatan ilmiah pelatihan peningkatan keterampilan tetapi sertifikatnya belum/ tidak diberi nilai akreditasi dapat meminta akreditasi susulan dari Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI dengan melampirkan informasi tentang jenis kegiatan, jadwal acara, susunan panitia pelaksana dan fotokopi sertifikat disertai keterangan dari PP/PD/PC IAI tentang kebenaran adanya kegiatan tersebut. Sertifikasi atas kegiatan ilmiah lisan yang dimohonkan akreditasinya tidak boleh melebihi masa 2 tahun sejak pelaksanaannya.

Pasal 16

Biaya pengajuan SKP

1. Untuk permohonan akreditasi dan penilaian, pemohon dikenakan biaya. 2. Besarnya biaya dihitung berdasarkan Nilai SKP yang disetujui.

3. Penerimaan tersebut merupakan pendapatan PP IAI atau PD IAI.

4. Biaya tersebut harus sudah lunas dibayarkan sebelum kegiatan dilaksanakan.

5. Untuk permohonan akreditasi, setiap SKP yang disetujui, pemohon dikenakan biaya dengan ketentuan dan besarannya sebagai berikut :

a. Kegiatan ilmiah lisan yang diadakan oleh PP, PD, PC atau Himpunan Seminat Apoteker IAI di semua tingkatan tidak dikenakan biaya.

b. Kegiatan ilmiah lisan yang diadakan oleh Institusi Pendidikan Tinggi Farmasi dikenakan biaya Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per SKP yang disetujui. c. Kegiatan ilmiah yang diadakan oleh Lembaga Pemerintah baik tingkat pusat maupun

daerah dikenakan biaya Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per SKP yang disetujui.

d. Apabila kegiatan ilmiah sebagaimana dimaksud Pasal 16 ayat (1) huruf b dan c tidak memungut biaya dari peserta, maka pengakuan SKP tidak dikenakan biaya.

e. Kegiatan ilmiah yang diadakan oleh Lembaga lain di luar Ikatan apoteker Indonesia dan Himpunan Semiant Apoteker di semua tingkatan atau lembaga pemerintah atau Institusi Pendidikan Tinggi Farmasi dengan atau tanpa memungut biaya kepada para peserta dikenakan biaya Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) per SKP yang disetujui.

6. Untuk perseorangan anggota IAI yang telah mengikuti kegiatan ilmiah pelatihan peningkatan keterampilan tetapi sertifikatnya belum/ tidak diberi nilai akreditasi dan mengajukan akreditasi maka dikenakan biaya Rp. 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) setiap SKP yang disetujui.

Pedoman Sertifikasi dan Resertifikasi Kompetensi Apoteker 52 7. Pengarang/ penulis/ editor buku ilmiah yang mengajukan permohonan akreditasi kepada Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI dikenakan biaya Rp. 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) setiap SKP yang disetujui.

8. Dewan redaksi majalah ilmiah yang mengajukan surat permohonan kepada Komite Sertifikasi dan Resertifikasi PP IAI untuk mendapatkan akreditasi maka dikenakan biaya Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) setiap SKP yang disetujui .

BAB VI

ATURAN PERALIHAN

Dalam dokumen Pedoman Sertifikasi dan Resertifikasi Ko (Halaman 48-52)

Dokumen terkait