• Tidak ada hasil yang ditemukan

Budaya Hukum Hakim Anak di Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Budaya Hukum Hakim Anak di Indonesia"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Pembangunan dapat diartikan sebagai suatu konsep yang di dalamnya terdapat perihal usul tentang perubahan perilaku manusia yang diinginkan, maka dapat

Anak di luar nikah yang lahir tanpa perkawinan yang sah tidak dapat diberikan perlindungan melalui itsbat nikah, karena tidak memiliki dasar hukum untuk

Indonesia mempergunakan aliran Rechtsvinding (penemuan hukum).  Hal ini berarti bahwa hakim dalam memutuskan perkara berpegang pada Undang-undang dan hukum lainnya yang berlaku

Tujuan pengangkatan anak selain untuk memperoleh anak, mendapatkan anak yang berjenis kelamin berbeda dengan anak yang dimiliki, menolong anak yang yatim piatu dan ada

Interpretasi terhadap asas kebebasan hakim terbagi ke dalam dua pandangan, yaitu: pertama, asas kebebasan hakim dalam melakukan penjatuhan pidana harus berpedoman

Keberhasilan penegakan hukum tidaklah semata-mata menyangkut ditegakkannya hukum yang berlaku, namun sangat tergantung pula dari beberapa faktor (Soerjono Soekanto.

Kebanyakan profesional hukum ( termasuk advokat & hakim) tidak sepenuhnya memahami tugas utama mereka sebagai “pelayan hukum dan masyarakat”, justru sebaliknya, mereka