• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prosedur Penjualan Makanan Ternak (Mako) Di Koperasi Serba Usaha Tandangsari

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Prosedur Penjualan Makanan Ternak (Mako) Di Koperasi Serba Usaha Tandangsari"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar-Belakang Kerja praktek

Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya atas dasar prinsip koperasi dan kaidah ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat sekitarnya, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan.Koperasi memiliki karakteristik utama yang membedakannya dengan badan usaha lain yaitu adanya identitas ganda(the dual identity of the member)pada anggotanya. Anggota koperasi berperan sebagai pemilik dan sekaligus pengguna jasa koperasi(user own oriented firm).

Universitas komputer Indonesia (UNIKOM) adalah salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung. Unikom memiliki beberapa fakultas diantaranya adalah fakultas sekonomi yang mana dibagi lagi menjadi beberapa program studi dan salah satunya adalah Program studi manajemen dimana program studi ini mengadakan program pelaksanaan kerja-praktek yang dikhususkan bagi seluruh mahasiswanya untuk melaksanakannya dalam waktu satu bulan guna untuk pembelajaran mata kuliah kerja praktek.

(2)

Sumedang. Sehingga, akan memberikan wawasan dan pengalaman yang bermanfaat bagi penulis.

1. Kegiatan usaha Koperasi Serba Usaha (KSU)Makanan ternak meliputiUnit Usaha peternakan Sapiperah/Susu Segar

2. Unit Usaha Simpan Pinjam

3. Unit Usaha Sarana Produksi (Saprotan) 4. Waserda

5. Unit Pelayanan Makanan Ternak

6. Pelayanan kesehatan Hewan dan Inseminasi Buatan 7. Pelayanan Angkutan Susu

8. Tabungan Hari Tua

(3)

3 1.2 Tujuan Kerja Praktek

Tujuan penulis dalam kerja praktek pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Tandangsari ini adalah untuk mengetahui bagaimana :

1. Untuk mengetahui bagaimana Prosedur penjualan Makanan Ternak di Koperasi Serba Usaha (KSU) Tandangsari kecamatan Tanjungsari-Sumedang.

2. Untuk mengetahui Pelaksanaan penjualan di KSU Tandangsari. 3. Untuk mengetahui apa saja hamabatan dan bagaimana pemecahannya.

1.3 Kegunaan Kerja Praktek

Setelah melaksanakan kuliah kerja praktek, penulis merasakan manfaat yang diperoleh dari kuliah kerja praktek ini. Yaitu penulis mendapatkan gambaran dan kegunaan pelaksanaan Kuliah Kerja Praktek tersebut antara lain :

 Dapat menambah pengalaman dalam dunia kerja yang sebenarnya, sehingga dapat menciptakan rasa tanggung jawab suatu pekerjaan dan dapat mendewasakan diri dalam besikap dan berpikir.

 Memperoleh suatu pengalaman yang berharga dan melatih ketrampilan guna Mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja.

 Mengetahui bagaimana prosedur penjualan makanan ternak di Koperasi Serba Usaha (KSU) Tandangsari.

 Mengetahui berbagai jasa pelayanan yang diberikan KSU Tandangsari.

(4)

 Kegunaan lainnya : 1. Bagi Perusahaan

Sebagai sumbangsih pemikiran ide dan penulisan hasil laporan untuk menjadi bahan masukan supaya bisa lebih mengembangkan usaha perkoperasian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil dan Menengah khususnya.

2. Bagi penulis

Untuk menjadi bahan referensi penulisan laporan kerja peraktek dan menambah wawasan mengenai seluk beluk kegiatan perkoprasian, dan bagaimana penelitiaan yang didasari oleh dukungan teori yang menjadi acuan guna terlaksananya proses penelitian yang dilakukan dilapangan, dan juga akan memberikan pengalaman yang sangat berharga dalam melakukan analisis data yang diperoleh dari hasil penelitian terutama teori yang berhubungan dengan manejemen keuangan.

3. Bagi Masyarakat

(5)

5 1.4 Lokasi dan Waktu Kerja Praktek

Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan di KoperasiSerba Usaha (KSU) Tandangsari unit Makanan Ternak kecamatan Tanjungsari yang terletak di Jalan Pamegar Sari No.57 kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Penulis ditempatkan di bagian Pelayanan Penjualan Makanan Ternak.

Adapun lamanya waktu praktek Kerja Lapangan di mulai dari 9 Juli dan berakhir 9 September 2010. Sedangkan jadwal kegiatan kerja selama mengikuti Praktek kerja Lapangan adalah sebagai berikut :

Tabel 1.1

Jadwal Masuk Kerja Praktek

Hari Akivitas Jam

Senin-Sabtu Jam masuk 08.00

Jam istirahat 12.00-13.00

Jam Pulang 15.00

(6)

-✁ ✂ ✂

✄✁☎ ✁ ✆✁✝✞☎✞☎✟ ✠ ✆✞✡✁☛✁✁✝

☞ ✌ ✍✌ ✡ejarah singkat perusahaan

Koperasi Serba Usaha (KSU) Tandangsari didirikan pada tahun 1970,

pada awalnya berbentuk Koperasi Serba Usaha Desa (KSUD) dan Koperasi

Pertanian (KOPERTA) yang beerkedudukan di wilayah usaha desa (WILUD).

Wilayahnya meliputi 15 desa di kecamatan tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

KSU dan KOPERTA Tanjungsari melakukan amalgasi menjadiBadan Usaha Unit

Daerah (BUUD) Tanjungsari, Sumedang ketika Inpers no.4 tahun 1973

dikeluarkan. Kemudian, inpers no.4 tahun 1973 ini diperbaharui dengan Inpres

no.2 tahun 1978, BUUD diubah kembali menjadi Koperasi Unit Desa (KUD)

Tanjungsari, dengan Badan Hukum pertama No.7251/BH/DK-10/21, pada tanggal

20 Januari 1981.

Penyempurnaan Inpres No.2 tahun 1978 menjadi inpers no.4 tahun 1984

mengubah Badan Hukum Koperasi ini menjadi No.7251/BH/KWK-10/13 pada

tanggal 27 februari 1989. Denganl ahirnya UU No.25 tahun 1992, Pengkoperasian

lembaga KUD Tanjungsari mengikuti UU tersebut. Kemudian, sebagai dampak

daripada pelaksanaan UU no.22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah dan

peraturan daerah kabupaten sumedang yang mengatur tentang pembagian

(pemekaran) wilayah kecamatan, maka kecamatan Tanjungsari dibagi menjadi

tiga kecamatan. Perkembangan keanggotaan dan kegiatan usaha peternakan sapi

(7)

7

itu, dipelukan adanya perubahan dalam kelembagaan yang disesuaikan dengan

perkembangan yang ada, sehingga gerak organisasi bisa menjadi lebih luas.

Berdasarkan keputusan rapat anggota tanggal 2 maret 2002 KUD

Tanjungsari berubah nama menjadi KSU Tandangsari yang disahkan dengan SK

Bupati Sumedang no.027 tahun 2002 dengan badan hukum

No.7251/BH/PAD/DK.10.13/III/2002 pada tanggal 25 maret 2002.

Setelah mengalami beberapa perubahan nama, KSU Tandangsari ini

memiliki Identitas Koperasi sebagai berikut :

Nama Koperasi : Koperasi Serba Usaha (KSU) Tandangsari

Jenis Usaha : Serba Usaha

No. Badan Usaha :7251/BH/PAD/DK.10.13/III/2002 pada tanggal 25 maret

2002

Alamat : Komplek Pasar Tanjungsari Sumedang

Perizinan : NPWP, EUIP, EITU, TDP, TDI

✎ ✏ ✑✏ ✑ ✏ Visi dan Misi 2.1.1.1. Visi

Dengan semangat berkoperasi membangun Kabupaten Sumedang sebagai

sentra agribisnis peternakan sapi perah andalan.

2.1.1.2. Misi

1. Perluasan sebaran usaha peternakan sapi perah kepada daerah-daerah yang

(8)

2. Pemeliharaan dan mempertahankan pendet sapi perh yang lahir

3. Pemuliaan turunan dan rekayasa genetika untuk mendapatkan bibit unggul

4. Penguatan kelembagaan kelompok tani ternak dan koperasi

5. Pelayanan kepada anggota dalam pemenuhan kebutuhan sarana produksi,

kesehatan hewan, inseminasi buatan, pemasaran produksi.

6. Kerjasama dalam mitra usaha dalam fasilitas permodalan dan pengembangan

usaha.

7. Kerjasama dengan pemerintah kabupaten melalui SKPD yang berkepentingan

dalam membangun usaha-usaha peternakan dan pertanian pada umumnya

secara terintegrasi dan berkeseimbangan

8. Pengolahan susu segar menjadi produk siap pakai (susu pasteurisasi, keju, dll)

9. Meningkatkan populasi sapi perah

10. Pembinaan kepada peternak dalam hal penerapan teknologi budidaya,

kewirausahaan, manajemen usaha, dan pengolahan pasca panen.

✒ ✓ ✔✓ ✒ ✕okasi erusahaan

KSU Tandangsari berlokasi di komplek Pasar Tanjungsari No.50 Desa

Jatisari kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang.Selain itu wilayah kerja

KSU Tandangsari mencakup pabrik makanan ternak yang berlokasi di Jalan

(9)

9 ✗✘ ✗ ✙truktur rganisasi erusahaan

ambar

truktur rganisasi

Struktur/ susunan organisasi KSU Tandangsari yang berperan dalam

kegiatan usahanya terdiri atas beberapa badan didalamnya yaitu : Pengawas,

Pengawas, serta Pengelola dan Karyawan.

✗✘ ✗✘✛ ✙usunan epengurusan

Berdasarkan keputusan Rapat Anggota Tahun Buku 2005, yang

dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2006, Susunan pengurus KSU Tandangsari

periode masa bakti tahun 2006-2010 adalah sebagai berikut :

Anggota

9 truktur rganisasi erusahaan

ambar ✗✘✛

trukturrganisasi

Struktur/ susunan organisasi KSU Tandangsari yang berperan dalam

kegiatan usahanya terdiri atas beberapa badan didalamnya yaitu : Pengawas,

Pengawas, serta Pengelola dan Karyawan.

usunan epengurusan

Berdasarkan keputusan Rapat Anggota Tahun Buku 2005, yang

dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2006, Susunan pengurus KSU Tandangsari

periode masa bakti tahun 2006-2010 adalah sebagai berikut :

Pengurus

Struktur/ susunan organisasi KSU Tandangsari yang berperan dalam

kegiatan usahanya terdiri atas beberapa badan didalamnya yaitu : Pengawas,

Pengawas, serta Pengelola dan Karyawan.

usunan epengurusan

Berdasarkan keputusan Rapat Anggota Tahun Buku 2005, yang

dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2006, Susunan pengurus KSU Tandangsari

(10)

1. Ketua Umum : H. Een Suwarna

2. Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan : Pupung Purwana, SH

3. Ketua Bidang Usaha : H. Oyo Suwaya

4. Sekretaris : Sumarlin

5. Bendahara : H. Oyo Sukarya

 Rapat Anggota

Sebagaimana Diatur dalam UU No. 25 Tahun 1992 Pasal 22 Rapat

Anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam Koperasi dan Rapat

Anggota dihadiri oleh anggota yang pelaksanaannya diatur dalam anggaran

Dasar.

Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam tata

kehidupan berkoperasi.Rapat anggota dilaksanakan untuk membicarakan

kepentingan organisasi dan usaha koperasi dalam rangka mengambil keputusan

sesuai dengan suara terbanyak dari para anggota yang hadir.Rapat anggota

dilaksanakan setiap satu tahun sekali yang disebut Rapat Anggota Tahunan. Rapat

Anggota Tahunan dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar yang di hadiri oleh

anggota, pengurus, pengawas, kepala pembina dari departemen koperasi

pengusaha kecil dan menengah dan seorang penasehat

Dalam Rapat Anggota menetapkan:

1. Anggaran Dasar ( AD ) / Anggaran Rumah Tangga ( ART )

(11)

11

3. Pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian pengurus, badan Pemeriksa,

dan Dewan Penasehat / pengawas.

4. Rencana Kerja, APB koperasi dan pengesahan laporan keuangan.

5. Pembagian Sisa hasil Usaha & Pengabungan, peleburan pendirian dan

pembubaran koperasi

Rapat Anggota

M em ilih &

M em berhentikan

M em ilih &

M em berhentikan

PENGAWAS

PENGURUS

(12)

Gambar 2.2 Hirarki tanggungjawab rapat anggota

Gambar 2.3 Wewenang dan pelaporan rapat anggota

✤ ✥ ✤✥ ✤ ✦usunan engaas

Berdasarkan keputusan Rapat Anggota Tahun Buku 2008, Susunan

pengawas KSU Tandangsari periode masa bakti tahun 2009-2011 adalah sebagai

berikut :

1. Ketua : Apat M.

2. Anggota : Mamat

3. Anggota : E. Cahyana

(13)

13

Berdasarkan SK Pengurus Nomor 03/K/I/5/SK/III/2006 telah mengangkat

Saudara H.Toni Kartobi sebagai pengelola (Manager). Dalam pelaksanaan

tugasnya melakukan pengelola usaha, manajer dibantu oleh karyawan yang terdiri

dari :

1. Karyawan tetap : 56 orang

2. Karyawan kontrak : 1 orang

3. Karyawan harian lepas : 14 orang

Selain karyawan, anggota merupakan Sumber Daya Manusia yang sangat

berpengaruh terhadap kinerja koperasi, sebab dalam suatu wadah koperasi,

anggota memiliki kedudukan yang sangat menentukan.Mengingat tujuan utama

(14)

✬ ✭ ✮ ✯✰skripsi abatan ✲✭ ✳engurus

a✭ ✴ugas engurus

 Mengelola Koperasi dan Usahanya.

 Mengajukan rencana kerja serta APB KOperasi.

 Menyelenggarakan Rapat Anggota.

 Mengajukan Laporan Keuangan dan Pertanggungjawaban tugas.

 Menyelengarakan pembukuan keuangan.

 Memelihara buku daftar anggota dan pengurus.

b✭✵eenangengurus

 Mewakili Koperasi di dalam maupun diluar pengadilan.

 Memutuskan penerimaan atau penolakan anggota baru serta

pemberhentian anggota sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran

Dasar.

 Melakukan tindakan dan uapaya bagi kepentingan dan kemanfaatan

Koperasi.

✬ ✭ ✳engaas

a. Pengawas bertugas :

 Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan

(15)

15

 Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan.

b. Pengawas berwenang :

 Meneliti catatan yang ada pada koperasi.

 Mendapatkan segala keterangan yang diperlukan.

c. Pengawas harus merahasiakan hasil pengawasannya terhadap pihak

ketiga.

✷ ✸ ✹anajer / Pengelola

 Membantu memberikan usulan kepada pengurus dalam menyusun

perencanaan.

 Merumuskan pola pelaksanaan kebijaksanaan pengurus secara efektif

dan efisien.

 Membantu pegurus dalam menyusun uraian tugas bawahannya.

 Menentukan standart kualifikasi dalam pemilihan dan promosi pegawai.

4. Anggota

a. Tugas Anggota

 Mengamalkan asas, landasan dan sendi Koperasi.

 Menghadiri dan aktif dalam Rapat Anggota.

 Melunasi simpanan yang telah ditentukan.

 Aktif dalam proses usaha koperasi

 Mengikuti pendidikan yang diadakan tentang perkoperasian.

(16)

✺ ✻ ✼ ✽✾pek egiatan erusahaan

1. Unit Usaha peternakan Sapi perah/Susu Segar

Peternakan sapi perah dan penjualan susu segar masih merupakan

usaha unggulan yang dilakukan oleh KSU Tandangsari, di samping

usaha-usaha lain yang dijalankan. Akan tetapi secara nasional, peternakan sapi

perah sangat memprihatinkan dikarenakan hilangnya campur tangan

pemerintah dalam penyerapan susu segar dari koperasi ke IPS, yang

notabene koperasinya adalah milik peternak.

KSU tandangsari telah menyalurkan susu segar dari anggota

peternak dengan menggunakan standar kualitas dan kuantitas susunya.Dan

susu murni ini disalurkan terhadap IPS, yaitu ke PT.Indomilk,

PT.Indolakto, PT.Ultra Jaya dan Danoene, selain terhadap IPS KSU

Tandangsari juga menjual susu sgas ke masyarakat umum. dalam melayani

kebutuhan pakan tambahan sapi perah KSU Tandangsari membuat

konsentrat yang dijual terhadap anggota peternak dengan harga

Rp.1.425,-/kg, volume produksi makanan ternak selama tahun 2009 mencapai

8.307.926 kg dengan harga jual yang sudah tidak bersubsidi

2. Unit Usaha Simpan Pinjam

Unit usaha simpan pinjam diberdayakan oleh KSU Tandangsari

untuk memperkuat permodalan dan usaha anggota, yaitu dengan cara

mencari permodalan dari luar (bank), dengan tujuan mengoptimalkan

(17)

17

Unit simpan pinjam merupakan unit yang tidak dapat dipisahkan

dari keberhasilan KSU Tandangsari, karena unit ini mampu mendorong

untuk meningkatkan usaha para anggota KSU Tandangsari dengan cara

menjalankan pelayanan berupa usaha simpan pinjam. Adapun saldo

pinjaman yang disalurkan kepada anggota per 31 desember 2009 adalah

Rp.3.188.955.873,00 dengan bunga pinjaman sebesar 1.5% perbulan atau

18% pertahun flat.

Simpanan koperasi berjangka yang di kelola KSU Tandangsari

dengan suku bunga sebesar 12% pertahun, sebagaimana hasil keputusan

rapat anggota tahun buku 2008, cukup menguntungkan penyimpanan dana

dan cukup bersaing dengan lembaga keuangan lainnya.

3. Unit Usaha Sarana Produksi (Saprotan)

Unit saprotan ini melayani penjualan sarana produksi pertanian

diantaranya : pupuk, bibit jagung dan padi unggul, dan obat-obatan hama

tanaman yang dikelola secara otonom.

4. Waserda

Waserda KSU Tandangsari melayani penjualan sembako pada

anggota khususnya dan masyarakat pada umummnya, secara manajemen

masih dikelola secara otonom, sampai saat ini setingkat grosir yang

menyuplai kebutuhan sembako.

5. Unit Pelayanan Makanan Ternak

Dalam melayani kebutuhan pakan tambahan sapi perah, KSU

(18)

6. Pelayanan kesehatan Hewan dan Inseminasi Buatan

KSU Tandangsari melayani inseminasi buatan (IB) dan kesehatan

hewan bagi para peternaknya yang dikelola oleh tim Keswan.Unit

pelayanan keswan ini harus ada di setiap koperasi karena ini sangat

berperan penting untuk bisa mengetahui ksehatan ternak supaya bisa

menghasilkan kualitas susu yang baik.dan untuk mengembangbiakan

ternak dengan baik supaya memiliki keturunan ternak yang baik pula.

Bagian pelayanan Teknis Inserminasi Buatan dan kesehatan

hewan yang kami laksanakan selama ini memang masih banyakyang harus

dtingkatkan baik yang secara teknis maupun non teknis.

7. Pelayanan Angkutan Susu

Armada angkutan susu terdiri dari 4 unit tangki, 3 unit mitsubisi

T120 SS, 4 Unit L300 dan 1 unit engkel.

8. Tabungan Hari Tua

Program ini bertujuan untuk pelayanan KSU Tandangsari kepada

anggota peternak di masa yang akan dating, apabila peternak sudah tidak

(19)

19 ❁ ❂ ❃ ❄erkembangan

Tabel 2.5.1

Perkembangan Koperasi tahun 2007-2009

No Indikator Tahun 2007 Tahun 2008 Tahun 2009

1 Jumlah Anggota 2444 2517 2569

2 Volume Usaha 38.758.369.992,83 49.170.435.828,62 58.282.952.621,81

3 Total Asset 12.702.080.557,47 14.089.172.976,23 14.997.094.828,81

4 Modal sendiri 3.857.282.950,47 3.721.109.598,31 3.918.634.901,07

5 SHU 149.632.045,22 170.656.289,44 192.634.901,07

Dari table indikator perubahan tersebut diatas, dapat kita simpulkan bahwa

perkembangan koperasi dalam tahun 2009 masih menunjukan adanya

peningkatan dari tahun sebelumnya. Hasil ini tiada lain karena hasil kerja keras

dari semua pihak baik pengurus, Pengawas, Manajemen serta adanya partisipasi

(20)

❅ ❆❅❇❇❇

❈❉ ❊ ❆❋● ❆❍❆❆❍❋❉■❏ ❆❈■❆❋❑❉❋

.▼ ❅◆❖P ◗❘❈❙ ❚P ❯❱P◗P P ◗❯❙ ❲ ❳P-❨❲P ❯ ❩❙ ❯

❬❭ ❪❫ ❴ ❵❛ ❜❭ ❴ ❝❞❛ ❝ ❪ ❝❞ ❝❪ ❞ ❭ ❡❢❝ ❣ ❡ ❝❞ ❤❭ ❞ ✐ ❵ ❥SU ❦T❝❪ ✐ ❝❪ ❧❛ ❝❡ ❵♠ T❝❪❢ ❫ ❪ ❧❛ ❝❡ ❵♥

S❫ ❜❭✐❝ ❪ ❧❣ ❝✐ ❝♦ ❵ ✐❝ ❪ ❧ S❵❛❤❭ ❜♣ ❪q r ❡❜ ❝❛ ❵s❞ ❫ ❪❤❝❪❛ ❵✐❝ ❪❤ ❭❡ q r❞ ❫ ❛ ❣ ❝✐ ❝❬❭ ❪ t ❝❤❝❤ ❝ ❪

❬❭❪❢ ❫ ❝❴❝❪ ❬❭ ❡❫ ❛ ❝✉ ❝ ❝❪✈ ✇❵❜ ❝ ❪ ❝① S❵❛❤ ❭❜ ❝❞ ❫ ❪❤❝❪❛ ❵ ❝ ✐ ❝❴❝✉ ✉❝❴ ❣❭❪❤❵❪ ❧ ✐❝❴ ❝❜ ❣❭ ❡❫ ❛ ❝ ✉❝ ❝❪ ① ❞ ❝❡❭ ❪ ❝ S❵❛❤ ❭❜ s❞ ❫ ❪❤❝❪❛ ❵ ❛ ❝❪ ❧ ❝❤ ❜❭❪❫ ❪❢ ❝ ❪ ❧ ✐❝❴ ❝❜ ❢ ❝❴❝❪ ❪y❝ r ❣❭❡ ❝❛❵r ❪❝❴❣❭❡❫ ❛ ❝ ✉❝ ❝❪❛❭❡❤❝❝ ❧❝ ❡❤ ❫ ❢ ❫ ❝ ❪❣❭ ❡❫ ❛ ❝ ✉❝ ❝❪✐❝ ❣ ❝❤❤❭ ❡ t ❝❣ ❝❵✈

.② ❑❙ ❯◗ ◆❱ ❈❙ ❚P ❯❱P ◗PP ◗❯❙ ❲❳ P❨❲P ❯ ❩❙❯

❬❭❴❝❞ ❛ ❝ ❪❝ ❝❪❞ ❫ ❴ ❵ ❝✉❞ ❭❡❢❝❣ ❡ ❝❞ ❤ ❭❞ ✐ ❵❴❝❞ ❛ ❝ ❪❝❞ ❝❪✐ ❝❴❝❜ ❞ ❫ ❡❫ ❪③❝❞ ❤ ❫ ❛❭❴❝❜ ❝ ❛❭ ♦❫ ❴❝❪ ❝❤❝❫ ❤❵ ❧❝ ❣❫ ❴ ❫ ✉ ✉❝ ❡ ❵ ❞ ❭ ❡❢ ❝ ✐❝ ❪ ❤ ❭ ❡ ✉ ❵❤ ❫ ❪❧ ❜❫ ❴ ❝ ❵ ❤❝❪ ❧❧ ❝❴ ④ s❧❫❛❤ ❫ ❛ ❛⑤✐ ⑥

S❭❣❤ ❭❜ ♦❭❡⑦ ⑧ ⑨⑧✈ s✐ ❝❣❫ ❪✉ ❝❡ ❵❞ ❭❡❢❝ y❝❪ ❧✐ ❵♦ ❭❡❵❞ ❝❪ r❴ ❭ ✉❥⑩U✇ T❝ ❪✐ ❝ ❪ ❧❛ ❝ ❡ ❵①❝ ❵❤ ❫y

❜❫ ❴❝❵✉❝ ❡ ❵❛❭❪❵ ❪❛ ❝❜❣❝ ❵✉ ❝ ❡❵❛ ❝♦❤ ❫ ✐❭❪ ❧❝ ❪❢❝❜❞❭❡❢❝ ❣❫❞ ❫ ❴⑧ ⑥✈⑧⑧ – 15.00 WIB.

Metode pelaksanaan kerja praktek yang digunakan oleh penulisan adalah

metode ❶lock release karena penyelenggaraannya di lakasanakan dalam satu

periode tertentu, yaitu selama 1 bulan.

Pekerjaan sehari-hari yang penulis lakukan selama Kerja Praktek di

(21)

21  Minggu pertama (09 Juli-14 juli 2010)

Merupakan tahap perkenalan bagi penulis kepada seluruh karyawan Koperasi

Serba Usaha Tandangsari khususnya di bagian Penjualan Makanan Ternak,

karena pada pelaksanaan Kerja Praktek ini penulis ditempatkan pada bagian

akuntansi. Kegiatan yang dilakukan penulis pada minggu ini hanya

memperhatikan dan mencoba-coba melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh

pembimbing dari perusahaan.

Penulis hanya mengerjakan sesuatu yang mudah dan ringan saja seperti

membantu mengetik jumlah penjualan makanan tiap periode dan mencoba

melakukan pekerjaan yang diperintahkan pembimbing seperti menginput

(memasukan) data berupa invoice penjualan ke dalam komputer dengan

dibimbing oleh pembimbing dari perusahaan.

 Minggu kedua (16 juli-21 juli 2010)

Pada minggu kedua, penulis melakukan kegiatan yang sama seperti minggu

pertama, hanya saja disini penulis melakukan pekerjaan tersebut tanpa

pembimbing lagi karena dianggap telah mengerti dan mampu melakukan

pekerjaan tersebut. Selain itu, pada minggu kedua ini kegiatan penulis menjadi

bertambah, penulis tidak hanya harus memasukan data invoice saja, tetapi

memasukan data penjualan kedalam komputer untuk diprogram. Setelah itu

penulis juga diajak untuk mencetak hasil data yang diinput tersebut untuk

kemudian membuat rekapannya agar data tersebut dapat di cek kembali oleh

pembimbing, dengan begitu penulis atau pun pembimbing dapat mengetahui

(22)

 Minggu ketiga (23 juli-28 juli 2010)

Kegiatan yang dilakukan pada minggu ketiga sama seperti yang dilakukan

pada minggu-minggu sebelumnya, yaitu memasukan data kekompute rberupa

faktur penjualan makanan ternak (mako), mencetak hasilnya dan kemudian

mengeceknya, setelah itu diarsipkan kedalam jurnal-jurnal penjualan dan

menyerahkan hasilnya kebagian pembukuan.

 Minggu keempat (30 juli-04 September 2010)

Kegiatan yang dilakukan penulis pada minggu keempat, kegiatan yang penulis

lakukan bertambah. Selain menginput data dan penjualan, penulis juga

melakukan survei langsung kelapangan untuk mengetahui bagaimana

pendistribusian ke peternak. Pembayaran pembelian bahan baku di Unit

Pengolahan Makanan Ternak KSU Tandangsari dilakukan 1 bulan 3 kali atau

3 periode yaitu pada tanggal 10,20,30 pada setiap bulannya untuk semua

bahan baku. Disini penulis diharuskan mengolah data dari persediaan yang

(23)

23

Supplier

QC (Quality Control)

Tolak Terima

Bongkar muatan

Gudang

Gambar 3.2.1

Mekanisme Penyediaan Bahan Baku

Bahan baku yang diperlukan untuk membuat konsentrat sapi perah di Unit

Pengolahan Makana Ternak KSU Tandangsari 100% berasal dari suplier lokal.

Proses pengadaan bahan bakunya disesuaikan dengan prinsip ekonomi yaitu

mencari bahan baku dengan harga yang relatif murah dengan kulitas yang telah

distandarkan.

 Minggu kelima (06 september- 08 september 2010)

Kegiatan yang dilakukan pada minggu kelima sama dengan minggu-minggu

sebelumnya, hanya saja disini penulis harus mengecek hasil input secara

keseluruhan, setelah itu penulis memerikasa hasil rekapitu, kemudian

diarsipkan dan hasilnya diserahkan kebagian pembukuan, setelah itu penulis

(24)

Manajemen (LM) perusahaan yang kemudian nantinya dicocokkan lagi

dengan hasil rekap karyawan lainnya dibagian Akuntansi.

.❷ ❸❹ ❺❻ ❼❽❾ ❼❹ ❿❺❹ ➀❹ ❹ ➀❿❾➁➂ ❹ ➃➁❹ ❿➄ ❾ ❿

... ➆ ❾ ➀❻❺❽➁➇ ➈➉❿➊❹ ➀➋➈❻ ➂ ➉❹ ❼➃❹ ➈❹➌➇ ➃❾ ➁❹ ❺❻

Jenis produk yang dijual di KSU Tandangsari tidak hanya pakan ternak

saja tetapi bahan baku penyusunan konsentrat atau mako juga di jual. Adapun

daftar jenis, sumber dan harga bahan baku dapat dilihat pada tabel dibawah ini

Tabel 3.3.1

Jenis-jenis Bahan Pakan yang di jual di koperasi bagian makanan ternak

➍➇. ➆ ❾➀❻ ❺➎❹➏❹ ➀❽❹ ❿❹ ➀ ➐➉➑ ➒❾ ➁ ❸❹ ➁➋ ❹ (➓➃➔❿➋→

➅ Pollard Bogasari, Jakarta Utara 2400 ➣ KulitKacang PD. Dewi, Cirebon 1150 3 DedakJagung Lampung 1150

↔ Dedak PD. Setia Jaya, PD. Citra Mandiri,

TB. Zam-zam

1500

5 AmpasKecap mix CV. KembarMekar 1500

6 AmpasKecapButiran Sukria, Subang 1300

7 AmpasKecaplempengan PT. Heinz ABC, PT. Bango 1750

8 Onggok PD. Mandiri, CV. KembarMekar,

PD. Giok

900

(25)

25

↕ ➙ Bungkilkelapa II Sumedang 2000

↕ ↕ CYC PT. IMA, Bandung 26500 ↕ ➛ Starbio LHM, Solo 10000 ↕3 Super Mineral LembahHijau, Solo 2500

↕ ➜ Garam Cirebon 700

5 Kalsium LHM, Solo 1500 ↕6 Urea KUD Tanjungsari 1380

7 Feedmix Vetindo 15000 ↕8 Demyox PT. Kalbe Farma 10000 ↕9 TepungIkan Ciamis 5000

Sumber : Unit Usaha PabrikMakananternak KSU Tandangsari,2010

Bahan baku yang datang sebelum masuk kegudang terlebih dahulu

memulai beberapa tahapan yaitu evaluasi terhadap bahan baku, penimbangan dan

penyimpanan. Uji yang dilakukan adalah uji fisik yaitu dengan melihat, mencium,

dan merababahan baku. Apabila pada kenyataannya bahan baku yang diterima

oleh pembeli tidak sesuai dengan sampel yang ditunjukkan, maka pihak pembeli

berhak untuk menolak bahan baku tersebut, atau dapat pula diterima dengan

pertimbangan pengurangan harga. Apabila bahan baku sesuai dengan standar,

maka bahan baku tersebut akan langsung diterima dengan harga yang disepakati

(26)

..➞ ➟➠ ➡ ➢➤ ➥➦➠➟ ➤➧➨➩tt➩ ➧p➤➧ju➩ ➫➩ ➧

3.3.2.1S➭➯tm ➳➲➵ju➸ ➺➸ ➵

➟ ➤ ➧ju➩ ➫➩ ➧ adalah suatu usaha yang dilakukan untuk memasarkan barang

atau jasa dalam suatu badan atau perusahaan atau distributor kepada konsumen

yang memiliki kepentingan atas barang atau jasa tersebut. William G.Nickels

(1990:10) menyebut penjualan sebagai penjualan tatap muka( personal selling )

dengan definisinya antara lain:

“Penjualan tatap muka merupakan interaksi antarindividu, saling bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai atau mempertahankan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain.”

Definisi tersebut mengandung arti bahwa penjualan tatap muka merupakan

komunikasi orang secara individual yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan

seluruh usaha pemasaran pada umumnya dengan meningkatkan penjualan yang

dapat menghasilkan laba dengan menawarkan kebutuhan yang memuaskan

kepada pasar dalam jangka panjang.

Prosedur penjualan makanan ternak (MAKO) Di KSU Tandangsari dapat

dilakukan dengan 2 sistem :

1. PenjualanTunai

Penjualan tunai dilaksanakan oleh KSU Tandangsari dengan cara

mewajibkan pembeli melakukan pembayaran harga barang terlebih dahulu

sebelum barang diserahkan oleh KSU Tandangsari kepada pembeli jika

(27)

27

2. PenjualanKredit

Penjualan kredit dilaksanakan oleh perusahaan dengan cara mengirimkan

barang sesuai dengan permintaaan konsumen dan untuk jangka waktu

tertentu sesuai dengan perjanjian kedua belah pihak.

Pada umumnya perusahaan mempunyai tujuan umum dalam melakukan penjualan

:yakni sebagai berikut :

1. Meningkatkantingkat volume penjualantertentu

2. Mendapatkanlaba

3. Menunjangpetumbuhanperusahaan

Berikut ini adalah factor - faktor yang menyebabkan atau mempengaruhi

penjualan antara lain :

a. Modal

Modal merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi penjualan.

Karena modal yang digunakan untuk usaha promosi karena barang atau

produk yang kita buat dipasar, maka usaha promosi perlu dikenalkan

untuk mengedukasi pelanggan terhadap produk baru kita. Modal juga

dibutuhkan untuk menyewa atau membeli tempat atau lokasi yang dekat

dengan pelanggan sehingga dapat dijangkau oleh konsumen. Semakin

dekat dan strategi lokasi maka semakin mahal harganya. Maka dari itu

diperlukan modal yang kuat guna mendukung meningkatnya penjualan.

b. Kemampuan dan kondisi penjualan

Dalam melakukan trasaksi jualbeli barang atau jasa diperlukan 2 pihak,

(28)

penncari barang. Dalam hal ini diperlukan usaha khusus bagi penjual

untuk dapat menyakinkan pembeli untuk membeli produk-produk yang

ditawarkan KSU Tandangsari. Untuk mencapai tujuanitu adahal penting

yang harus di perhatikan :

 Hargaproduk

 Karakteristikdanjenisbarang yang di tawarkan

 Syarat-syaratpenjualan

 Teknikpembayaran

 Teknikdan lama waktupengiriman

 Pelayanansetelahterjaditrasaksijualbeli

c. Kondisi Pasar

Pasar sebagai kelompok pembeli atau pihak yang menjadi sasaran dalam

penjualan dapat pula mempengaruhi kegiatan penjualan.Adapun faktor-faktor

kondisi pasar yang perlu diperhatikan adalah

 Jenis pasarnya, apakah pasar konsumen, pasar penjual, pasar industri,

pasar pemerintah /pasar internasional.

 Kelompok pembeli atau segmen pasarnya

 Daya belinya

 Frekuensi pembeliannya

(29)

29

d. Kondisi Organisasi Perusahaan

Pada perusahaan besar biasanya masalah penjualan ditangani oleh bagian

penjualan yang dipegang oleh orang-orang tertentu/ ahli dibidang penjualan lain

halnya dengan perusahaan kecil masalah-masalah penjualan ditangani oleh

orang-orang yang juga melakukan fungsi lain. Hal ini disebabkan oleh tenaga kerjanya

yang lebih sedikit. Sistem organisasi juga lebih sederhana masalah-masalah yang

dihadapinya juga tidak sekompleks perusahaan besar biasanya masalah

perusahaan ini ditangani oleh perusahaan dan tidak diberikan kepada orang lain.

e. Faktor lain

Faktor-faktor yang yang sering mempengaruhi penjualan yaitu

perikalanan, peragaan, kampanye, dan pemberian hadiah. Namun untuk

melaksanakannya diperlukan dana yang tidak sedikit. Bagi perusahaan yang

memiliki modal yang kuat kegiatan ini secara rutin dapat dilakukan sebaliknya

perusahaan kecil jarang melakukan Karena memiliki modal sedikit

3.3.2.2 Langkah-langkah pencatatan penjualan

Koperasi Serba Usaha Tandangsari memasarkan hasil produksi makanan

pakan ternak ke daerah sekitar Tanjungsari dan Sumedang. Dalam penjualan

makanan pakan ternak untuk anggota bisa mengambil makanan ternak secara

kredit dan tunai.

Prosedur untuk pembayaran Makanan ternak (MAKO) di KSU

(30)

a. Secara Langsung, maksudnya anggota membeli langsung makanan

ternak di KSU Tandangsari ke Bagian administrasi diloket

pelayanan.Selanjutnya para anggota koperasi dipersilahkan untuk

membuat daftar pesanan secara tertulis baik sistem tunai maupun

sistem kredit. Dan diberikan kepada petugas pelayanan

b. Melalui kelompok, maksudnya anggota membuat sebuah

kelompok yang dimaksudkan supaya anggota lebih mudah dapat

makanan ternak tepat pada waktunya dan tidak perlu ke KSU

Tandangsari untuk mengambil makanan ternak karena di KSU

Tandangsari di kirim langsung kerumah anggota atau di kelompok

yang sudah di buat dan didaftarkan sebelumnya.dan sistem

pembayarannya bisa kredit maupun tunai.

Misalnya contoh faktur penjualan:

Seorang anggota dengan no.8 membeli Makanan ternak jumlahnya 25 maka

pencatatan di fakturnya :

Jml Nama Barang Banyak (kg) Harga satuan Harga

25 Mako 1759 Rp.1425,00 Rp. 2.493.750,00

Jumlah Rp.2.493.750,00

Di terima dengan baik

Oleh pembelian Petugas penjualan

(nama pembeli) nama petugas

(31)

31

Tetapi untuk anggota yang mengambil makanan ternak secara kredit

mempunyai syarat tertentu yaitu dengan pemotongan dari Pendapatan Bersih yang

dihasilkan dari penyetoran hasil produksi susu yang dilakukan oleh peternak

sebanyak 60% perbulan.yang secara tidak langsung 60% dari penghasilan bersih

dijadikan kredit untuk pembelian makanan ternak (MAKO) di KSU Tandandsari.

Dalam 1 bulan dapat dilakukan pengambilan mako sebanyak 3 kali atau 3

periode yaitu:

a. Pada tanggal 1-10 setiap bulannya

b. Pada tanggal 11-20 setiap bulannya

c. Pada tanggal 21-30 setiap bulannya

Dalam proses pengambilannya bisa di ambil langsung di KSU

Tandangsari bagian makanan ternak atau dengan di kirim langsung dari KSU

Tandangsari ke lokasi-lokasi para peternak.

Dalam prosedur penjualan makanan ternak, Bagian keuangan

menggunakan sistem komputer Microsoft Access dan Microsoft Excell dengan

terlebih dahulu mendapat laporan dari bagian makanan ternak seberapa banyak

biaya yang dikeluarkan untuk hasil penjualan makanan ternak (MAKO) dan

menggunakan sistem komputer Microsoft Access dan Microsoft Excell sangat

menunjang dalam jalannya operasional perusahaan serta agar tujuan perusahaan

(32)

Sebelum melakukan pencatatan penjualan, penulis melakukan pendataan

terlebih dahulu kepada para anggota yang akan melakukan pembelian barang.

Dibawah ini langkah-langkah yang harus ditempuh oleh anggota.

c. Tata cara pembelian

1. Para anggota koperasi membawa faktur pembayaran susu periode

terakhir dari Koperasi Pusat. Dimaksudkan agar nomor anggota

tidak tertukar serta mempercepat proses pelayanan

2. Berikan faktur pembayaran yang dibawa kepada petugas

Administrasi diloket pelayanan.

3. Selanjutnya para anggota koperasi dipersilahkan untuk membuat

daftar pesanan secara tertulis baik sistem tunai maupun sistem

kredit. Dan diberikan kepada petugas pelayanan

4. Selanjuttnya petugas pelayanan akan memberikan 2 faktur yang

berwarna putih dan kuning.

5. Untuk anggota koperasi yang menggunakan sistem tunai, langsung

melakukan pembayaran di loket pembayaran.

6. Proses transaksi jual beli secara administrasi sudah selesai

d. Tata cara penukaran faktur pembelian dengan barang

 Faktur yang telah diperoleh dari bagian pelayanan, langsung diberikan

kepada petugas pengeluaran barang

 Proses pengeluaran barang memerlukan waktu sehingga para anggota

(33)

33

 Petugas pengeluaran barang akan mengembalikan faktur warna putih dan

mengeluarkan barang sesuai dengan data pesanan yang telah ditulis.

 Setelah itu, cek kembali barang yang telah diberikan sehingga tidak akan

terjadi kesalahan dalam transaksi

 Faktur warna kuning menjadi arsip gudang dan data laporan untuk

barang-barang yang sudah dikeluarkan.

Setelah pendataan selesai maka penulis melakukan pencatatan di buku khusus

data pencatatan penjualan tahunan yang datanya didapat dari bagian gudang.

Dengan langkah-langkah sebagai berikut :

a. Bagian pencatatan penjualan meminta daftar barang yang sudah terjual

beserta bukti fakturnya.

b. Kemudian bagian pencatatan penjualan memasukan datanya kedalam

database penjualan dengan menggunakan Ms.Office. kegiatan ini

dilakukan pada pukul 14.00-15.00 setelah kegiatan transaksi ditutup

sehingga tidak ada lagi data yang tercecer.

c. Setelah datanya di input kedalam database, kemudian softfile data tersebut

dilaporkan kepada Koperasi Pusat untuk ditindak lanjuti kembali oleh

(34)

..➻ ➼➽ ➾ ➚➽ ➪ ➽ ➶-➹➽ ➾ ➚➽ ➪ ➽➶ ➘➽ ➶➴ ➷➬ ➹➽➷➽ ➮➬ ➱ ✃❐➹ ❒ ➱➮❐ ❮➽ ❰➬ Ï❐ ❮➚➽ Ð ❰➽ ➹➽ (❒ ÏÐ) Ñ➽ ➶ ➷➽ ➶➴❰➽❮ ➬

Dalam melakukan transaksi penjualan makanan ternak terdapat

hambatan-hambatan yang selalu dihadapi oleh KSU Tandangsari antara lain :

a. Pemutusan aliran Listrik sementara yang dilakukan oleh pemerintahan

setempat atau pihak PLN. Sehingga menghentikan sementara pekerjaan.

b. Telatnya bahan baku sehingga produksi pembuatan makanan ternak harus di

tunda sampai datang bahan baku.

c. Sarana dan Prasarana perusahaan yang belum lengkap sehingga pelayanan

kurang optimal.

..Ò Ó➶➽✃➬ ❰➬❰Ô❐✃➽Õ❰➽ ➶➽ ➽ ➶Ô❐ ➶Ö ×➽ ✃➽➶

Dalam perekonomian Indonesia yang belum stabil, memberikan dampak

pada dunia usaha, begitu juga terhadap bidang usaha penjualan. Hal tersebut

mengakibatkan perubahan yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam

menetapkan program pemasaran. Kegiatan pemasaran merupakan salah satu

kegiatan yang dijalankan oleh perusahaan untuk memasarkan dan menjual barang

hasil produksinya kepada konsumen. Dalam kegiatan pemasarannya, ada

unsur-unsur yang dinamakan dengan bauran promosi yang meliputi periklanan,

publisitas, pemasaran langsung, promosi penjualan dan penjualan tatap muka

(personal selling). Salah satu bauran promosi adalah penjualan tatap muka

(personal selling), yaitu interaksi langsung antara satu atau lebih calon pembeli

(35)

35

tujuan menciptakan penjualan. Dimana penjualan tatap muka (personal selling)

merupakan salah satu alat yang digunakan untuk berkomunikasi dengan

konsumen potensial secara langsung. Dan penjualan tatap muka (personal selling)

merupakan aktivitas komunikasi antara produsen yang diwakili oleh tenaga

penjual dengan konsumen potensial yang melibatkan pikiran dan emosi, serta

tentu saja berhadapan langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :

Pelaksanaan penjualan tatap muka pada KSU Tandangsari.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penjualan tatap

muka (personal selling) pada KSU Tandangsari sudah baik pelaksanaannya. Dan

apabila personal selling dilakukan dengan lebih baik lagi, maka sudah dapat

(36)

ÙÚ ÙÛÜ

KEÝÛÞßUàAáâÚáÝAãÚá

ä.å Kæ çèé êëìí î

ï ðñ ò óô óñ õ óö ÷ñ óø ó ö ù ó ò ó ïúï û û û òøóü óô ý þ ðö÷ ÿø ô ò óù óü ð ö✁ø ù ÷ ÿ õ óö✂ó✄ ☎ó✆

✝ ✞ ✟ð öøô þñ✠ò÷ õ ✁ó ö✡ òø ☛÷ óÿ ù óò ó ✂ó✡øó ö ù ð ö☛÷ óÿóö òø ☞✌✍ ✎óö ò óö✡ô óñ ø üøòó õ ✄ó ö✁ó ó õ óö óö ü ðñ öó õ ô ó☛ó üðü óù ø ✂ó ö✁ó õ ó✏ó ö✁ó òø ó öüóñ ó ö✁ó ó ò óÿó✄ þ✠ÿ ÿ óñ òý✑ ðò ó õýï÷ ö✡õøÿ ý✒ö✡ ✡✠õý ☞ðÿóù óýú ù óôõ ð✏óùòÿ ÿ✞

✓ ✞ þñ✠ô ð ò÷ ñ ù ð ö☛÷ óÿó ö ó õ óö óö ü ðñ ö ó õ ù ó òó ☞✌✍ ✎ó ö òó ö✡ô óñ ø ðÿ øù ÷ üè þ ð ö☛÷ óÿóöõñ ðòø üò óöþ ðö☛÷ óÿ ó öü÷ ö óø✞

✔✞ ✟ð öøô ù ðõ ðñ☛óóö ✁ó ö✡ òø ÿóõ÷ õó ö ✠ÿ ð✄ ô ðü ø óù ù ð õ ðñ☛ó òø ô ðô ÷ óø õ óö ò ðö✡óö ÿóö✡õó✄ ✁óö✡ óò ó ✁óø ü ÷ ✆ þ ð ö✁ð òø ó óö ✂ó✄ó ö ✂ó õ÷ ý ù ð ö✡óö✡õ÷üóö õ ðü ð ù óü ø✕ðñý ù ðö✡ ✡ø ÿøö✡ó ö òó ö ù ð ö✡óñ ÷ ö✡óöý ù ðöø ✂ó ö✡ó öý ù ð ö☛ó✄ø ü ó ö õ óñ ÷ ö✡ý ù ð ö✡óö✡õ÷üóö ò óö ù ð öòø ôüñ ø✂÷ ôøóö✞ þ ðñ óö òóñ ø ô ð✠ñ óö✡ óö ó☛ðñô ð✂✡óø ✖÷ ö✡ôø ù ð ö✡óü ÷ ñ óöô óö✡óüòøù ðñ ÿ÷ õ óö÷ öü÷ õ ðö☛óÿ ó ö õó öÿóö✡õó✄ õðñ☛óü ðñ ô ð✂÷ ü✞

(37)

✙6 ✚ ✛ ✜✛ ✢✣✤✣✥

✦ ✧ ★✩✪ ✫ ✬✭✮ ✭✯✰ ✭✱ ✩✪ ✲ ✭✳ ✴ ✭✯✮ ✭✪ ✴✱ ✴✵ ✱✴ ✯ ✭✯✶ ✭✪ ✩ ✯✭✮ ✴✷✭ ✯✳ ✸✪ ✷✹✺✻ ✭ ✼ ✴✭ ✯✽ ✭✶ ✭ ✯✭ ✯ ✳✩✪ ✯ ✭ ✶ ✪ ✬ ✭ ✯✼ ✭✯ ✬✯✳✬✶ ✵ ✩✯ ✼✩✪ ✾ ✭ ✶✭ ✯ ✸ ✱✩✪ ✭✿✴ ✸✯ ✭✫ ✯✰ ✭ ✿✭✯ ✼ ✭✳ ✿✩✵ ✱✴✳ ❀ ✮ ✭ ✯ ✪ ✬ ✭✯ ✼ ✭✯ ✯✰ ✭ ✶ ✭✪ ✩✯ ✭ ✳ ✩✪✻ ✬ ✶ ✭ ✵✭ ✶✭ ✮ ✩✻ ✬ ✯✰ ✭ ✵ ✭✿✬ ✶ ✶ ✩✪ ✬ ✭✯ ✼ ✭✯ ✿✩✲ ✴ ✯✼ ✼ ✭ ✵ ✩✵✻ ✬ ✭✳ ✶✭✪ ✰ ✭❁ ✭✯ ✵✩✪ ✭ ✿✭ ✳ ✴✮ ✭ ✶ ✯✰ ✭✵✭ ✯ ✮ ✩ ✯✼ ✭✯ ✮ ✩✻ ✬ ✮ ✭ ✯ ✭✪ ✸ ✵ ✭ ✰ ✭ ✯✼ ✮ ✴ ✲ ✭ ✿✴✫✶✭ ✯✱✩ ✵✻ ✬ ✭✳✭✯✵✭✶ ✭✯ ✭ ✯✳✩✪ ✯ ✭✶✧

❂ ✧ ✹✩ ✲ ✭✪ ✬ ✿✯✰ ✭ ✵✩ ✯✰ ✩✮ ✴ ✭✶ ✭✯ ✻ ✭✯✰ ✭ ✶ ✵✭✿ ✶✩✪ ✶ ✭✪ ✩✯ ✭ ✶ ✩✿✩ ✲ ✭✳✭✯ ✱✩ ✶✩✪ ✾ ✭ ✲✭✪ ✬✿ ✮ ✴ ✬✳✭ ✵✭✶ ✭ ✯✧

❃✧ ❄✮ ✭ ✯✰ ✭ ✳ ✭ ✵✻ ✭ ✲✭ ✯ ✶ ✭✪ ✰ ✭❁ ✭ ✯ ✮ ✴ ✻ ✭ ✼✴ ✭✯ ✶✭ ✯✳ ✸✪ ✵ ✭✶ ✭✯ ✭✯ ✳ ✩✪ ✯✭ ✶ ✶ ✭✪ ✩✯ ✭ ✬ ✯✳✬ ✶ ✱ ✩✫ ✭✰ ✭ ✯✭ ✯ ✱ ✩✯✾✬ ✭✫✭✯ ✵✭ ✶ ✭✯ ✭✯ ✳✩✪ ✯ ✭✶ ❅✬ ✵✭ ✯ ✦ ✸✪ ✭ ✯ ✼ ✿✩✮ ✭ ✯ ✼✶ ✭✯ ✱✩ ✶✩✪✾✭ ✭✯ ✯✰ ✭

✿✭ ✯ ✼✭✳✻ ✭ ✯✰ ✭✶❀✾ ✭✮ ✴✱ ✩✪ ✫✬✦ ✶ ✭✪ ✰ ✭❁ ✭✯✫✭✼ ✴✧

(38)
(39)

● ❍■ ❏❑ ▲▼ ❍ ●❑ ◆❖ ▼P ◗P ◆ ❘P ❙P ◆P ◆ ❚❑ ❍ ◆P❙

(

❘P ❙■

)

▲❯ ❙■● ❑ ❍P❏❯ ❏❑ ❍❱P ▼❏P ❲P ❚P◆▲P ◆❳ ❏P ❍❯ ❚P◆❖ ▼ ◆ ❳❏P ❍❯ ❏▼❘❑▲P◆❳

❨ ❩ ❬❭❪ ❩❫❴ ❵❪ ❛ ❩❜❪ ❩❝❞ ❵❝

❡ ❢❣ ❤✐ ❥❣ ❦✐❦❧✐ ❥♠♥ ♦♥ ❦✐ ♣ ❢q❣ r❣♣q❣ ❧✐q s❣t❣ ❧ ❡❣ r❣♦♠♥ ❦♥ ♦✉✐ ♣ ✈♥ ❦ ❤❣ ❦✇q①

②t③ ✇t❣♦q ❧✐④❢♠❣ ❦❣ ❤♥♦♥ ❦

⑤ r♥♣⑥

♠❢t❣⑦❣♣♦❣ ⑧✐❦ ❢❧❣ ⑨ ①⑨ ⑩ ❶ ❷⑨①

❸❹❺ ❻ ❹❼❽ ❾❿ ➀ ➁➂ ❽ ❼ ➃ ❼➄ ➅❽➅➃ ➆ ❼➇➀

LT

❼ ❾ ➅ ➇

O

O

❽➂

➀➃➂ ➈ ➅ ❹❾➂

T

❼❾ ➇❺❽❸➀

T

➅ ❹➂ ➃ ➁

O

➃ ➅❾➂ ❼

B

❼ ➃➁➀ ➃ ❻

(40)

➌➍➎➏ ➍➐➐➑ ➒➍➓ ➍➏➔ ➑➌→➣

↔↕➙↕ ➛➜➝ ➞➟ ↕➠ ➡➢➤➥↕➦↕➧➙ ↕➨➩➝ ➤➫↕

➭➜➙ ➠↕➫➯➭↕➝➞ ➞↕➲➛↕➧➤➥ ➡➳➩ ➙➜➵↕➝➞➯➸ ➸➢↕➥➜➫➺➻ ➻ ➼

➽ ➜➝➤ ➾➚➜➲↕➙ ➤➝ ➡➪➜➥ ➜➙➠ ➩↕➝

➶ ➲↕➙↕➫ ➡➽➲➝➹➦↕➘↕➭↕➝➴➩➝ ➞ ➾↕➥➤➥➫➼➺➷➥➬➺ ➼➟➜➮↕➙ ↕➫↕➝➫↕➝➴➩➝ ➞ ➾↕➥➤➹

➚↕➱➩ ➠↕➫➜➝ ➾➩ ➙➜➵↕➝ ➞✃ ❐❒ ❮➸

➶➞↕➙ ↕ ➡❰➾➲↕➙

↔Ï➹➭➜➲➠ ➡➼Ð❐Ñ ➸ ➸❐ÐÐ➼❮ ❮

➣ÒÓÔÕÔÕÖ×Ó ➎Ø ÙÚ× Û

➺➻ ➻❐Ü➸➼ ➼➺ ➡➳Ý➢↕➥➩➘➩➝ ➞❰❰➭↕➝➴➩ ➝➞➾↕ ➥➤

➸➼ ➼➺Ü➸➼ ➼✃ ➡➳➛➭➪↔➜➜➞➜➥ ➤➸➭↕➝➴➩ ➝ ➞ ➾↕➥➤ ➸➼ ➼✃Ü➸➼ ➼Ñ ➡➳➢➶↔➜➞➜➥ ➤➺➭↕➝➴➩ ➝➞➾↕➥➤

(41)

àá â á ãä å æá å â áç

ﻢﯿﺤﺮﻠاﻦﻤﺤﺮﻠاﷲاﻢﺴﺒ

ﮫﺘﺎﻜﺮﺒﻮﷲاﺔﻤﺤﺮﻮﻢﻜﯿﻠﻋﻢﻼﺴﻠا

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah

memberikan rahmat, hidayah Serta kasih sayang Nya sehingga penulis

menyelesaikan penyusunan Laporan Praktek Kerja Lapangan ini. Shalawat serta

salam penulis curahkan kepada Nabi Muhammad SAW berserta keluarga dan

sahabat, dan umatnya sampai akhir zaman.

Praktek Kerja Lapangan ini di laksanakan di Koperasi Serba Usaha (KSU)

Tandangsari bagian unit Makanan ternak selama satu bulan, yaitu dari tanggal 9

Juli-9 September 2010.

Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima-kasih yang

sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, selaku Rektor Universitas

Komputer Indonesia, Bandung.

2. Ibu Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si. selaku Dekan Fakultas

Ekonomi Universitas Komputer Indonesia, Bandung. Sekaligus Pimpinan

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat.

3. Ibu Linna Ismawati, SE.,M.Si. selaku Ketua Program Studi Manajemen

Fakultas Ekonomi UNIKOM.

(42)

5. Bapak Darmazakti Natajaya TM.,SE.,MT. selaku Dosen pembimbing

Kerja-Praktek.

6. Bapak Rizki Zulfikar, SE.,M.Si selaku Koordinator kemahasiswaan

Program StudiManajemen.

7. Staf Pengajar UNIKOM khususnya untuk program studi Manajemen,

Manajemen Pemasaran, JugaKeuangan dan perbankan.

8. Ketua Umum KSU Tandangsari Bapak H.EenSuwarna

9. Ketua bidang organisasi dan kelembagaan Bapak Pupung Purwarna, SH.

10. Kepala Bagian Unit Makanan Ternak Bapak Tatang Heryawan

11. Seluruh karyawan KSU Tandangsari yang telah membantu dan

membimbing kami Ibu Wiwin Winarti dan Bapak Yayan

12. Ayah dan Ibunda tercinta yang telah memberikan do’a dan dukungan baik

secara moril maupun materil serta perhatian dan curahan kasih sayang

yang dapat memberikan semangat kepada penulis Adikku yang selalu

mendukung.

13. saudara-saudaraku yang lain, yang telah memberiku semangat.

14. Sabahatku yang baik Yuyun makasih atas bantuannya dan support.

15. Teman-teman di MN-2 ,yaitu Herlina Effendi dan Dewi Sukma. Dan

Semua teman-temanku yang yang namanya tidak tercantum kelas

Manajemen 2 (2007) semoga kita bertemu lagi nanti dalam kesuksesan.

Amin.

Penulis sangat menyadari laporan Praktek Kerja Lapangan ini jauh dari

(43)

kesempurnaan hanya milik Allah SWT, sehingga penulis mengharapkan saran dan

kritik yang membangun untuk penulis.Semoga laporan Praktek Kerja Lapangan

ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan pembaca.

Tanjungsari, September 2010

(44)

Referensi

Dokumen terkait