Kedudukan Pegawai Negeri Sipil Wanita Dalam Perkawinan Kedua
Teks penuh
Dokumen terkait
Di sarankan kepada Pengadilan Agama agar dalam memutus perkara perkawinan poligami yang di ajukan oleh suami sebagai pegawai negeri sipil harus melalui prosedur hukum yakni
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PP Nomor 45 Tahun 1990 tentang perubahan PP Nomor 10 Tahun 1983 Tentang izin perkawinan dan perceraian bagi pegawai negeri sipil
Calon/pegawai Yayasan Televisi Republik Indonesia yang diangkat dengan sah menurut keadaan 31 Maret 1980 diangkat langsung menjadi Pegawai Negeri Sipil dalam lingkungan
Lahirnya Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil terdapat
(1)��� Pejabat yang menerima permintaan izin untuk beristeri lebih dari seorang atau untuk menjadi isteri kedua/ketiga/keempat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 wajib
Kesempurnaan peranan aparatur pemerintahan, seperti halnya Pegawai Negeri Sipil didalam memberikan layanan publik yang memadai merupakan kedudukan dan peranan strategis
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keabsahan perjanjian perkawinan yang tidak disahkan oleh pegawai pencatat perkawinan adalah perjanjian perkawinan tersebut tetap sah bagi para pihak
Maka jika kita lihat memang terdapat suatu ketidak adilan terhadap wanita yang berstatus Pegawai Negeri Sipil jika ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil karena dengan status perkawinan