• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN PENGARUH FOAMING AGENT ADT TERHADAP KUAT TEKAN, MODULUS ELASTISITAS, DAN PENYERAPAN AIR PADA BETON DENGAN BAHAN TAMBAH SILICA FUME.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN PENGARUH FOAMING AGENT ADT TERHADAP KUAT TEKAN, MODULUS ELASTISITAS, DAN PENYERAPAN AIR PADA BETON DENGAN BAHAN TAMBAH SILICA FUME."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Beton ringan pada saat ini sedang mengalami perkembangan yang pesat.

Banyak penelitian yang terus mengembangkan teknologi beton ringan namun

tidak banyak yang berhasil untuk mendapatkan kuat tekan mendekati kuat tekan

beton normal. Beton ringan ini nantinya diharapkan dapat menggantikan fungsi

dari beton normal sebagai struktur utama, selain beban sendiri bangunan yang

semakin ringan, beton ringan juga dapat mengurangi beban gempa yang terjadi.

Pada saat ini perhitungan beton ringan masih cukup sulit untuk ditentukan secara

pasti oleh sebab itu banyak penelitian yang menggunakan panduan penghitungan

adukan beton normal.

Pada penelitian kali ini dilakukan suatu penelitian dengan bahan tambah

foaming agent. Penggunaan foaming agent ini diharapkan mampu membuat

rongga pada beton normal saat dicampurkan sehingga volume beton dapat

mengembang dan memperingan beratnya. Penelitian ini jika dapat dikembangkan

terus maka dapat diproduksi masal, dan mudah didapatkan. Foaming agent sendiri

dipilih sebagai bahan tambah yang mudah didapatkan dan mudah untuk diolah

secara masal nantinya. Kesulitan pada penelitian ini merupakan sedikitnya

penelitian yang sudah dilakukan pada beton foam serta tidak diketahuinya

perbandingan antara foam dan adukan beton. Selain itu minimnya peralatan yang

ada, dikarenakan alat tersebut hanya dimiliki dibeberapa tempat untuk membuat

(2)

2

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan dari latar belakang terdapat beberapa masalah yang terjadi

antara lain:

a. Bagaimana pengaruh persentase foam sebesar 0%, 15%, 30% dan 45%

terhadap volume beton pada kuat tekan, modulus elastisitas, dan

penyerapan air pada beton?

b. Berapa nilai optimum pada masing – masing perbandingan volume

beton dan foam terhadap kuat tekan, modulus elastisitas dan penyerapan

air pada beton?

c. Bagaimana pengaruh penambahan silica fume pada kuat tekan beton

foam?

1.3 Batasan Masalah

Penelitian ini memiliki beberapa batasan masalah agar fokus dan tidak

melebar, maka beberapa batasan masalah tersebut antara lain:

a. mix design dengan menggunakan mix design beton normal ACIfc’ 25

MPa,

b. variabel bebas terdapat pada persentase foam sebesar 0%, 15%, 30%

dan 45% terhadap volume beton,

c. pada pembuatan foam akan dicampurkan additive foam concrete ADT

untuk mempercepat pengerasan foam sebesar 2% dari berat semen,

d. perbandingan antara foaming agent ADT dan air adalah 1 : 40,

(3)

3

f. terdapat penggantian silica fume sebesar 10 % dari berat semen,

g. agregat kasar memiliki ukuran butir maksimum adalah 9,5 mm,

h. pada pengujian kuat tekan dan modulus elastisitas pada beton

digunakan benda uji berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm,

i. pada pengujian penyerapan air digunakan benda uji berdiameter 7 cm

dan tinggi 14 cm,

j. pengujian dilakukan pada umur 28 dan 56 hari.

1.4 Keaslian Tugas Akhir

Berdasarkan jurnal yang telah dibaca oleh penulis, penelitian tentang

foaming agent dengan agregat kasar dan penambahan silica fume belum pernah

dilakukan. Berdasarkan dari hal tersebut maka penulis menjamin keaslian dari

penulisan dan penelitian tugas akhir yang berjudul “Pengaruh Foaming Agent

ADT Terhadap Kuat Tekan, Modulus Elastisitas, dan Penyerapan Air Pada Beton Dengan Bahan Tambah Silica Fume”.

1.5 Tujuan

Tujuan dari tugas akhir ini antara lain:

a. mendapatkan perbandingan antara volume beton dan foam,

b. mendapatkan jumlah volume yang terbentuk pada pencampuran antara

adukan beton dengan foam,

c. mendapatkan hasil uji kuat tekan beton foam mutu struktural,

(4)

4

1.6 Manfaat

Penelitian ini nantinya diharapkan dapat bermanfaat antara lain:

a. meningkatkan pengetahuan beton ringan bagi penulis dan pembaca,

b. meningkatkan minat pada beton ringan,

c. menciptakan teknologi bahan baru pada beton ringan.

1.7 Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Bangunan

Referensi

Dokumen terkait

Benda uji di lapangan yang digunakan adalah silinder 15cm x 30cm, seiring modernnya zaman dimensi benda uji dapat diperkecil dengan menggunakan cetakan silinder diameter

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai kuat tekan, modulus elastisitas, kuat lekat serta perbandingan kuat tarik langsung dengan kuat tarik belah beton memadat sendiri yang

Dan penelitian ini bertujuan untuk pengurangan penggunaan semen serta mengetahui kuat tekan yang dihasilkan penggunaan silica fume 5% dan 15% pada umur beton 7 hari

pada kadar tertentu kuat tekan beton dengan silica fume akan mengalami penurunan. Adanya penurunan kuat tekan beton setelah penambahan suatu kadar tertentu dikarenakan sifat

Penambahan silica fume pada beton RPC meningkatkan nilai modulus of rupture dan kuat tarik belah daripada tanpa menggunakan silica fume disebabkan ukuran butiran silica fume

      Tugas  Akhir  Modulus  Elastisitas  Beton  Dan  Kuat  Tarik  Belah  Beton  Dengan  Bahan  Tambah Berbasis Gula  .. Niken

Hasil dari penelitian ini kuat tekan optimum beton porous dengan penambahan variasi persentasi silica fume terdapat pada variasi persentase penambahan 6% silica fume pada perbandingan

IV-13 Sumber : hasil perhitungan Grafik 4.6 pengaruh silica fume terhadap kuat tekan beton normal Dari hasil penelitian kuat tekan beton variasi pada gambar di atas diatas, terlihat