• Tidak ada hasil yang ditemukan

LKP : Pembuatan Company Profile Berupa Web Sandingan KOARMATIM Bagan Konsep Layout.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LKP : Pembuatan Company Profile Berupa Web Sandingan KOARMATIM Bagan Konsep Layout."

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KERJA PRAKTEK

PEMBUATAN COMPANY PROFILE BERUPA WEB

SANDINGAN KOARMATIM BAGAN KONSEP

LAYOUT

Oleh :

YUDHA WAHYU KRISYANDI 08.42010.0002

PROGRAM STUDI : S1 DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA &

TEKNIK KOMPUTER SURABAYA

(2)

ABTRAKSI

Dalam penerapan layout website, diperlukan pengaturan dan penempatan

berbagai unsur komposisi seperti misalnya huruf/teks, garis-garis, bidang,

gambar/image dan sebagainya, untuk mempermudah dalam proses mendesain

layout pada website KOARMATIM agar dapat tersampaikan dengan baik dan

benar.

Permasalahan yang dihadapi adalah adanya kesulitan dalam menentukan

konsep , penyesuaian dan penempatan objek-objek harus disesuaikan dengan

konsep, agar memberikan hasil yang maksimal dalam menampilkan pesan pada

website, sehingga diperlukan adanya pengetahuan yang lebih banyak tentang ilmu

desain grafis khususnya.

Dengan demikian diperlukan pemahaman mengenai desain grafis khususnya

(3)

DAFTAR ISI

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1Sejarah Singkat……… 2.2Misi……… 2.3Visi………

BAB III LANDASAN TEORI

3.1 Merancang Konsep……….

3.2 Merancang Isi……….

3.3 Merancang Naskah………..

3.3.1 Prinsip Dasar Naskah………..

3.3.2 Istilah Dalam Pembuatan Naskah………..

(4)

3.4.1 Merancang Garis………..

BAB IV METODE KERJA PRAKTEK………

4.1 Metode Observasi………

4.2 Metode Interview………

4.3 Metode Literatur………

4.4 Perancangan………

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN………

5.1 Hasil Website………

5.2 Pembahasan………..

5.2.1 Membuat Banner Website………

5.2.2 Membuat Button……….

5.2.3 Mengambil Foto Produk dan Editing………

5.2.4 Membuat Animasi………

5.2.5 Finishing Edit………

BAB VI PENUTUP………

(5)

6.2 Saran………

DAFTAR PUSTAKA………

BIODATA………

(6)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dengan semakin berkembangnya zaman, semakin berkembang

pula ilmu pengetahuan sehingga semakin canggih. Demikian pula dalam

dunia maya ( internet ). Internet saat ini telah menjadi bagian yang tidak

terpisahkan dari kehidupan kita, masyarakat semakin haus akan informasi

semakin dimudahkan dengan adanya internet karena semua aspek

kehidupan saat ini mulai memanfaatkan fasilitas internet dari hiburan,

berita, sampai tempat promosi. Ini dikarenakan internet selalu memberikan

informasi yang up to date.

Dalam hal ini layanan informasi didalam pemerintahan mempunyai

kebutuhan untuk memberikan informasi yang dapat menunjang nilai dari

kinerja pemerintahan, seperti halnya dalam markas militer TNI-AL yang

diketahui sekarang bernama ARMATIM (ARMADA TIMUR) Surabaya,

membutuhkan sebuah media untuk menyampaikan informasi yaitu berupa

web. Dalam web tersebut, berisi tentang company profile Armatim untuk

(7)

Armatim memiliki web yang menurut pihak armatim masih

memiliki kekurangan dan sesuai dengan permintaan Kepala Dinas untuk

membantu membuatkan web sandingan untuk dijadikan alternatif web

yang akan di presentasikan kepada Panglima Armatim, dengan konsep

layout, desain layout yang sesuai dan ini dibutuhkan seorang konseptor

untuk proses pengerjaan web sandingan armatim tersebut, dengan adanya

hal tersebut maka saya mengambil judul “Pembuatan Company Profile

Berupa Web Sandingan Bagan Konsep Layout” sebagai mata kuliah kerja

praktek ini.

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan dari latar belakang diatas maka dapat diketaui

permasalahan yang ada yaitu :

1. Bagaimana meredesain website yang sudah ada sehingga lebih sesuai

dengan karakter ARMATIM?

2. Bagaimana membuat website sandingan yang sesuai dengan tema yang

(8)

1.3 Batasan Masalah

Supaya kendala-kendala yang dirumuskan diatas dapat

terselesaikan dan tidak menyimpang jauh dari lingkup permasalahan, maka

dipandang perlu adanya pembatasan dalam pembahasannya. Dalam

pembaasan ini penulis perlu membatasi permasalahan sebagai berikut :

1. Mendesain website sesuai konsep dan data-data perusahaan.

2. Memberi beberapa fungsi script yang menarik pada website

sandingan.

1.4 Tujuan

Kerja praktek yang dilakukan selama dua bulan ini bertujuan untuk

:

1. Melihat hubungan materi antara teori yang diperoleh selama

dibangku kuliah dengan realisasi dilapangan.

2. Mempraktekan teori dan matakuliah yang selama ini didapat di

bangku kuliah didunia pekerjaaan.

1.5 Kontribusi

Pelaksanaan kerja praktek di ARMATIM (ARMADA TIMUR)

Surabaya ini memiliki kontribusi untuk membantu untuk menunjang minat

masyarakat untuk lebih mengenal ARMATIM (ARMADA TIMUR)

Surabaya dan membantu untuk mengisi kekurangan dari web ARMATIM

(9)

1.6 Sistematika Penulisan

Laporan kerja ini terbagi dari beberapa bab, dimana masing-masing

bab terdiri dari sub-sub bab yang bertujuan dapat menjelaskan

pokok-pokok bahasan dalam menyusun laporan ini. Adapun sistematika penulisan

laporan ini adalah sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan

Dalam bab ini diuraikan tentang latar belakang masalah,

rumusan masalah, batasan masalah, tujuan, kontribusi, dan

sistematika penulisan.

Bab II Gambaran umum perusahaan

Dalam bab ini berisi tentang gambaran umum ARMATIM

(ARMADA TIMUR) Surabaya.

Bab III Landasan teori

Dalam bab ini dibahas tentang dasar-dasar merancang

sebuah website sebagai dasar teori untuk pembahasan Bab V.

Bab IV Metode kerja praktek

Dalam bab ini berisi tentang metode pelaksanaan kerja

(10)

Bab V Hasil dan pembahasan

Dalam bab ini berisi tentang hasil dan pembahasan desain

website sandingan yang dibuat saat kerja praktek.

Bab VI Penutup

Dalam bab ini penulis mengemukakan kesimpulan dan

(11)

BAB II

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 Profil

Komando Armada RI Kawasan Timur selaku Kotama

Pembina dan Operasional, membina kemampuan Sistem Senjata

Armada Terpadu, membina potensi maritim menjadi kekuatan

pertahanan keamanan negara di laut, melaksanakan operasi laut

sehari-hari dan operasi tempur laut untuk pengendalian dan

proyeksi kekuatan ke darat lewat laut dalam rangka penegakan

kedaulatan dan hukum di laut.

Berdasarkan rumusan tugas-tugas TNI AL pada TA. 2003,

maka tugas Koarmatim pada tahun 2003 difokuskan untuk dapat

menunjang tugas-tugas TNI AL, dengan penjabaran sebagai

berikut :

A. Memelihara dan menyiapkan SSAT sesuai skala

prioritas agar dapat digerakkan sewaktu-waktu

dalam satuan-satuan operasional dengan urutan

sebagai berikut :

1. Tugas Pemukul Strategis.

2. Tugas Kamla.

3. Tugas khusus dan tugas-tugas sosial

(12)

B. Memelihara dan memperkuat keamanan serta

stabilitas yuridiksi perairan wilayah laut nasional

untuk mendukung kelancaran Pembangunan

Nasional dibidang Kelautan.

C. Melaksanakan upaya-upaya pencegahan,

penangkalan dan penanggulangan ancaman serta

kontinjensi

D. Menegakkan Kedaulatan Negara dan Hukum di laut

perairan Nasional Indonesia serta menegakkan

hukum di laut Yurisdiksi Nasional dan melindungi

kepentingan nasional di dan atau lewat laut

bersama-sama dengan segenap komponen kekuatan

Hannas lainnya.

E. Membantu penyelenggaraan potensi nasional

dibidang maritim yang diarahkan sebagai kekuatan

cadangan dan dukungan bagi operasi tempur laut.

F. Menelenggarakan kegiatan diplomasi Angkatan

Laut untuk mendukung kebijaksanaan pemerintah

dalam mewujudkan kepentingan bangsa.

G. Meningkatkan kehadiran dan intensitas unsur TNI

AL/Koarmatim sebagai kekuatan penangkal yang

(13)

H. Memelihara kerja sama dengan Angkatan Laut

negara sahabat khususnya negara ASEAN.

I. Melaksanakan tugas-tugas SAR, bantuan terhadap

korban bencana alam maupun akibat rawan pangan.

J. Mengimplementasikan strategi pertisipasi sentuhan

sosial dan bantuan kemanusiaan di daerah

terpencil/pulau terpencil.

K. Ikut berperan memelihara dan menciptakan situasi

kondusif dalam rangka mengamankan serta

menyukseskan agenda reformasi internal.

2.2 Misi

1. Membina dan mengembangkan kekuatan serta

kemampuan tempur SSAT.

2. Meningkatkan gelar dan proyeksi kekuatan guna

melaksanakan pengendalian laut dan menjaga stabilitas

keamanan di kawasan timur Indonesia.

3. Membina hubungan militer dengan negara-negara

sahabat.

4. Membina potensi Maritim menjadi kekuatan pertahanan

(14)

2.3 Visi

Mewujudkan Koarmatim sebagai komponen kekuatan

(15)

BAB III

TINJAUAN PUSTAKA

3.1 Definisi Web

Website atau situs juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman

yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data

animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat

statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang

saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan

jaringan-jaringan halaman (hyperlink).

Bersifat statis apabila isi informasi halaman website tetap, jarang

berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat

dinamis apabila isi informasi dari halaman website selalu berubah-ubah,

dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta

pengguna website. Contoh website statis adalah berisi profil perusahaan,

sedangkan website dinamis adalah seperti Friendster, Multiply. Dalam sisi

pengembangannya, website statis hanya bisa diupdate oleh pemiliknya

saja, sedangkan website dinamis bisa diupdate oleh pengguna maupun

(16)

3.1.1 Website

Website haruslah menarik dan dapat mengkomunikasikan

ide, pesan, dan atau citra perusahaan dan akhirnya di harapkan

tercapainya tujuan dari perusahaan. Membuat tema dan konsep

tentang desain website di antaranya dengan memilih warna yang

sesuai untuk di gunakan pada website.

Membuat desain banner yang sesuai dengan tema website

yang akan di buat, membuat tombol yang di gunakan untuk menuju

halaman yang di inginkan, memilih tema yang cocok, memilih dan

mengedit gambar yang akan di gunakan dalam website.

3.2 Prinsip-Prinsip Layout

Prinsip layout antara lain urutan, penekanan, keseimbangan,

kesatuan, dan konsistensi dalam penataan pada urutan menunjuk dalam

membaca. Sedangkan penekanan menunjuk pada objek-objek penting

dalam urutan pembacaan. Keseimbangan menunjuk pada pembagian berat

ruang, termasuk ruang isi dan kosong (ruang sela). Kesatuan menunjuk

pada usaha menciptakan kesatuan objek, termasuk ruang secara

(17)

Konsistensi menunjuk pada kontrol estetik tampilan keseluruhan,

konsistensi kian terasa pada penerbitan berkala dalam sebuah media,

apabila hanya di terbitkan satu kali maka konsistensi tidak terlihat.

Konsistensi selain sebagai kontrol estetik terutama berguna bagi

koordinasi keseluruhan material yang dilayout.

Disamping lima prinsip di atas, terdapat dua prinsip lagi yang

penting terutama untuk layout penerbitan berkala. Dua prinsip tersebut

yaitu konstanta dan variabel. “Konstanta adalah elemen-elemen yang

konstan, elemen yang selalu dipertahankan… sedangkan variabel adalah

elemen-elemen yang berubah.” (Rustan, Merupa Buku, pp. 171-172)

Konstanta dan variabel memperjelas prinsip konsistensi.

Dalam bahasan ini melayout adalah mendisain juga. Lebih lanjut

dapat digunakan terminologi mendisain, mengingat mendisain

menekankan arti aktivitas memecahkan persoalan. Layout dalam

pengertian yang demikian menjadi sebuah aktivitas yang tidak sebatas

teknis namun juga filosofis, organisatoris. Literatur kreativitas

mengistilahkan aktivitas mendisain melibatkan aspek kognitif, afektif,

psikomotorik.

Salah satu metode mendisain yang menurut saya mengena yaitu

dengan mengamati hasil desain lain. Kalau kita mendisain jurnal tak ada

salahnya mengamati beberapa desain jurnal. Mengamati dalam hal ini

(18)

dalam desain. Di samping itu dengan malakukan pengamatan konseptual

akan diketahui disiplin layout sebuah penerbitan. Artinya, pilihlah

beberapa desain yang layak, baik secara teknik produksi, tampilan layout,

dan gagasan ruang.

3.3 Konsep

Dalam merancang konsep, teknik brainstorming sangat dibutuhkan

karena berhubungan untuk menghasilkan gagasan yang mencoba

mengatasi segala hambatan dan kritik. Kegiatan ini mendorong munculnya

banyak gagasan, termasuk gagasan yang nyleneh, liar, dan berani dengan

harapan bahwa gagasan tersebut dapat menghasilkan gagasan yang kreatif.

Dalam merancang konsep atau dengan kata lain brainstorming

sering digunakan dalam diskusi kelompok untuk memecahkan masalah

bersama. Brainstorming juga dapat digunakan secara individual. Ketentuan

dasar konsep desain adalah sebagai berikut :

1. Tunda Keputusan. Jangan melakukan kritik terhadap

setiap gagasan yang muncul. Jangan pula melakukan

evaluasi terhadap gagasan tersebut. Gagasan dipilih

setelah sekian banyak gagasan dilontarkan.

2. Munculkan sebanyak mungkin gagasan. Munculkan

(19)

aneh dan lucu untuk merangsang gagasan-gagasan lain

yang lebih baik.

3.4 Isi

Merancang isi merupakan komersialisasi dari merancangan konsep

atau implementasi dari strateg kreatif. Merancang isi meliputi

mengevaluasi dan memilih daya tarik pesan, gaya dalam mengeksekus

ipesan, dan kata (tema).

Merancangisi website merupakan simbiolisasi dari konsep atau

implementasi dari strategi kreatif suatu program perusahaan. Konsep

pembuatan website meliputi :

o Gunakan kombinasi warna yang menarik sesuai dengan tema

website yang di buat.

o Beri animasi, agar lebih dinamis dan tidak membosankan.

o Pilih gambar dengan size kecil agar lebih ringan.

o Website hendaknya selalu up to date.

3.4.1 Garis

Secara umum, garis terdiri dari unsure titik-titik yang juga

mempunyai peran tersendiri dengan dimensi panjang yang lebih dominan.

Garis mempunyai dimensi seperti tebal, tipis, panjang, dan pendek, juga

saling berhubungan dalam bentuk garis pararel atau sejajar, garis

(20)

dalam desain komunikasi visual berperan untuk pemberian aksen sebagai

pembatas dan kolom.

3.4.2 Bentuk

Bentuk atau bidang yang dimaksud adalah dalam

pengertian dua demensi. Bentuk-bentuk dasar geometris terdiri dari

tiga, yaitu : empat persegi, bundar, lingkaran, dan segitiga.

Bentuk-bentuk dua demensi lainnya merupakan variasi dari ketiganya.

Beberapa bentuk ( bidang ) akan menimbulkan perhatian lebih

pada audiens disbanding bentuk-bentuk lainnya, bergantung pada

ukurannya, warna, value, tekstur, detail, atau letak ( posisi ) dalam

bidang gambarnya.

3.4.3 Warna

Warna adalah mutu cahaya yang dapat ditangkap oleh indra

penglihatan atau mata kita. Warna merupakan unsur penting dalam

desain, karena dengan warna, suatu karya desain akan mempunyai

arti atau nilai lebih (added value) dari utilitas karya tersebut.

Keindahan sebuah warna tidak akan ada artinya apabila hadir

sendiri tanpa kehadiran warna-warna lain disekitarnya. Karena

warna-warna tersebut akan saling mempengaruhi (Arniti Kusmiati

(21)

Warna merupakan suatu alat komunikasi efektif untuk

mengungkapkan pesan, ide atau gagasan tanpa menggunakan

tulisan atau bahasa. Pengertian tentang warna, baik berupa

keharmonisan, pandangan, pola dan asal-usulnya menjadi bagian

yang sangat penting untuk pengetahuan para seniman, arsitek dan

pendesain dalam berkarya (Mita Purbasari, 2000:12-13).

3.4.4 Animasi

Gaya eksekusi pesan dalam multimedia yang sangat

popular saat ini adalah animasi. Dengan tekhnik ini, kita dapat

menggerakkan gambar dan teks apa saj asehingga lebih menarik,

kita juga dapat mengatur berapa lama durasi yang di butuhkan

dalam animasi tersebut,jadi website tidak akan terkesan monoton.

3.5 Prinsip-prinsip Desain

Prinsip-prinsip desain yang iut menentukan, antara lain :

1. Prinsip keseimbangan

Keseimbangan ini perlu sekali dalam pembuatan

komposisi. Ada 2 macam bentuk keseimbangan, yaitu :

o Keseimbangan sinitris (mempunyai berat dan

(22)

o Keseimbangan asimetris (mempunyai

keseimbangan yang tersembunyi dan tidak

terbagi sama).

2. Prinsip irama

Irama adalah suatu gerak yang teratur, yang

berhubungan, sehingga akan selalu ada pengulangan –

pengulangan yang teratur. Gerak-gerak itu akan

mengakibatkan suatu arah kemudian menjadi irama.

Dalam hal ini irama tidak di bentuk terbatas dari garis

saja, namun semua unsur – unsur seni lukis bisa

membentuk irama.

3. Prinsip kesatuan

Kesatuan dalam hal ini adalah suatu bentuk yang

unsur-unsurnya mempunyai saling hubungan.

Bentuk yang kita maksud dapat di capai dengan cara

(23)

Selingan/variasi di samping ada pengulangan-pengulangan

(24)

BAB IV

METODE KERJA PRAKTEK

3.1Metode Observasi

Observasi yang saya lakukan adalah secara langsung dan terfokus

pada bagaimana prinsip kerja Disinfolahta ARMATIM (ARMADA

TIMUR) Surabaya khususnya grafis yang di gunakan dalam desain

website.

Pelaksanaan kerja praktek yang sangat singkat selama kurang lebih

1 bulan tersebut saya melakukan kegiatan observasi di Dinas info

pengolahan data melalui bloking waktu seperti berikut :

1. Minggu I

Mengamati sistem kerja dan membaur dengan karyawan yang ada di

Disinfolahta ARMATIM (ARMADA TIMUR) Surabaya. Serta

mencoba mengali dari nara sumber mengenai apa yang di perlukan

sehingga observasi tidak sia- sia.

2. Minggu II

Membuat tema dan konsep tentang desain website:

o Menentukan konsep yang cocok.

(25)

o Membuat sketsa layout web yang sesuai dengan tema website

yang akan di buat.

o Proffing konsep serta sketsa layout.

3. Minggu III

Mengimplementasikan desain :

o Memilih warna yang sesuai untuk di gunakan pada website.

o Membuat masing-masing halaman sesuai dengan tema yang

telah di tentukan sebelumnya.

o Memasukkan elemen-elemen grafis dan teks yang telah di buat,

sesuai dengan konsep dan layout website.

o Memasukkan fungsi-fungsi dari tiap-tiap elemen grafis yang

telah di masukkan.

o Memilih dan mengedit gambar dan video yang akan di gunakan

dalam website.

o Membuat animasi atau motion yang menarik untuk web.

o Mengedit teks dari source.

o Proffing tahap komputerisasi.

4. Minggu IV

o Revisi hasil proffing tahap komputerisasi.

(26)

4.2 Metode Interview

Proses dilakukankan saat minggu pertama yaitu dengan interview

atau tanya jawab secara lagsung dengan pembimbing kerja praktek dan

para anggota karyawan Disifolahta ARMATIM (ARMADA TIMUR)

Surabaya.

4.3 Metode Literatur

Metode ini dilakukan dengan cara mempelajari dan mencari

referensi buku-buku aplikasi tentang desain website, juga mencari

referensi dari internet situs-situs desain.

4.4 Perancangan

Dasar dari perancangan sebuah desain terdiri atas 3 hal, yaitu

sketsa, elemtry skets dan final artwork.

Penjelasan Keterangan Website Sandingan ARMATIM (ARMADA TIMUR)

Surabaya :

o Warna dominan website putih.

o Teks yang digunakan arial.

o Konten menggunakan 2 kolom.

(27)

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1 Hasil

Pengerjaan desain web sandingan ARMATIM (ARMADA

TIMUR) Surabaya yang dikerjakan selama kerja praktek 1 bulan lamanya di

Disinfolahta ARMATIM (ARMADA TIMUR) Surabaya dalam pembuatan

website sandingan memperoleh hasil sebagai berikut :

(28)

Gambar 5.2 tampilan layout

(29)

Gambar 5.4 Tampilan motion jquery info Laksamana Muda

(30)

Gambar 5.6 Tampilan jquery news

5.2 Pembahasan

Pembuatan website ini menggunakan beberapa software yaitu Adobe

Photoshop, dan Adobe Dreamweaver.

1. Pembuatan Layout desain

(31)

Dari beberapa pertimbangan maka penulis memilih desain awal web

sebagai berikut :

Gambar 5.8 Sket tampilan halaman awal yang terpilih

Gambar 5.9 Final desain tampilan halaman awal

(32)

Dari beberapa pertimbangan maka penulis memilih desain halaman

web sebagai berikut :

Gambar 5.11 Sket tampilan halaman web yang terpilih

Gambar 5.12 Final desain tampilan halaman web

Layout desain dibuat menggunakan adobe Photoshop kemudian di

export menuju dreamweaver. Dengan ukuran 293x373 px untuk

tampilan awalan dan 900x848 px untuk halaman konten web. Halaman

(33)

gambar siluet dari tentara serta loga ARMATIM yang berfungsi

sebagai button. Kemudian pada halaman konten dibuat dengan

background putih dan gambar Patung Jalaseva Jayamahe serta logo

ARMTIM yang dbuat transparan.

2. Membuat Button

Gambar 5.13 Tampilan button halaman web

Pembuatan button untuk web ini modern minimalis dengan

menggunakan jquery, berupa kotak berwarna hitam dengan text

didalamnya yang menggunakan warna putih ketika kursor mengarah

ke menu akan berubah warna biru sehingga kontras dengan wrna

(34)

3. Tampilan animasi slide show foto video

Gambar 5.14 Tampilan halaman gallery pada web

Disini saya menggunakan slide show dengan jacquery. Yaitu script

untuk penampilan slide show foto produk dengan script sebagai berikut

(35)

4.Finishing Edit

Pada tahap ini tahap terakhir dari pembuatan layout serta website

sandingan dengan memasukan semua source kedalam adobe dremweaver

untuk di edit secara total. Pada tahap ini dilakukan beberapa kali editing

meng-fungsikan tiap-tiap button yang terdapat pada tiap halaman website.

Memasukan script-script yang dikehendaki. Tiap-tiap halaman dibuat

(36)

BAB VI

PENUTUP

6.1 Kesimpulan

Dalam pembuatan website sandingan Koarmatim ini menjelaskan

kebutuhan website meliputi pembuatan layout sangat berperan penting dalam

menentukan isi, warna dan bentuk dalam website. Layout meliputi semua

bentuk penempatan dan pengaturan untuk memperoleh suara komunikasi yang

efektif, oleh karenanya peranan layout sangat memberikan pengaruh untuk

menunjang kinerja dengan menyampaikan sebuah informasi agar dapat

menarik pengunjung untuk melihat website tersebut.

6.2 Saran

Berdasarkan hasil temuan yang di uraikan pada pembahasan

terdahulu, maka ada beberapa saran yang hendak penulis sampaikan bagi

pihak-pihak berkepentingan, antara lain:

 Perusahaan

Mengingat praktek kerja di Disinfolahta ARMATIM (ARMADA

TIMUR) Surabaya masih dibutuhkan pengadaan training dan peninjauan

(37)

Disinfolahta melakukan perekrutan untuk tim kreatif yang bisa mengatasi

(38)

DAFTAR PUSTAKA

Cenadi, Christine Suharto. 1999. Elemen-Elemen Desain Komunikasi

Visual. Nirmana: 1( 1): 1-12

Darma Prawira, Sulasmi. 1989. Warna Sebagai Salah Satu Unsur Seni dan

Desain. Jakarta: Depdikbud

Halaman web

 http://materikuliah.info/umum/definisi-warna.aspx  http://www.kansmaster.com/2010/06/06/definisi-warna/  http://deeyaan.blogspot.com/2008/03/pengertian-website.html  http://dgi-indonesia.com/layout/

 http://isroi.wordpress.com/2008/04/12/brainstorming/  http://www.triwibowo.com/layout

Gambar

Gambar 5.1 index Koarmatim
Gambar 5.2 tampilan layout
Gambar 5.4 Tampilan motion jquery info Laksamana Muda
Gambar 5.7 Pilihan sket awal tampilan halaman awal
+5

Referensi

Dokumen terkait

Laju reaksi pada proses sulfonasi lignin sebanding dengan jumlah ion sulfit (-SO3). Oleh karena itu, pada konsentrasi NaHSO3 yang tinggi, maka laju reaksi

secara akut dan mengetahui waktu paling efektif yang dapat memberikan pengaruh terhadap penurunan kadar Alanine Aminotransferase (ALT) serum dan Aspartate Aminotransferase (AST)

“Sistem Informasi Perpustakaan adalah suatu cara yang digunakan untuk mempermudah pihak manajemen/karyawan dalam proses pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan

Serangga golongan Cerambycidae biasanya merupakan pemakan tanaman berkayu mulai dari tanaman hidup sampai tanaman yang sudah mati, baik tanaman hutan, perkebunan, maupun

baru yang diperoleh dari Yordania di samping Ekonomi Syariah adalah adanya Lembaga Pengelolaan Harta Anak Yatim yang dikelola oleh Negara. Pengadilan Agama dalam

Dengan demikian, cerita II Samuel 5:1-5 yang mengatakan bahwa ada semacam perjanjian atau kesepakatan antara Daud dan suku-suku di Israel- yang ditulis oleh

•Drama adalah satu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. •Drama merupakan peragaan tingkah laku manusia yang mendasar, drama baru dapat disusun

dan tata usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 serta Pengesahan Neraca dan Laporan Laba/Rugi untuk tahun buku 2014