ANALISIS JURNAL
SISTEM KEAMANAN
JARINGAN
NIRKABEL
ANALISIS JURNAL
JUDUL
TOPIK
KESIMPULAN
LATAR BELAKANG HASIL
TOPIK
LATAR BELAKANG
Penggunaan internet dengan jasa wireless (WiFi) berkembang sangat signifikan
sejalan dengan kebutuhan sistem informasi yang mobile. Banyak yang sudah
memanfaatkan WiFi pada jaringan masing-masing tetapi sangat sedikit yang
memperhatikan keamanan komunikasi data pada jaringan wireless tersebut.
Jaringan wifi memiliki lebih banyak kelemahan dibanding dengan jaringan kabel.
Kelemahan jaringan wifi terletak pada kelemahan konfigurasi dan jenis enkripsi yang
digunakan. Oleh karena itu, banyak hacker yang tertarik untuk menexplore
Lanjutan
….
Dengan kemudahan dalam mengkonfigurasi sebuah jaringan wireless,
ditambah dengan banyaknya vendor yang menyediakan fasilitas yang
memudahkan pengguna atau admin jaringan sehingga sering ditemukan
wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default bawaan
vendor seperti SSID, IP Aaddress, remote manajemen, tanpa enkripsi
TUJUAN
Tujuan dari penulisan jurnal tersebut adalah
Untuk dapat menginformasikan teknologi keamanan jaringan yang dapat
digunakan pada jaringan nirkabel (wireless)
Untuk dapat menginformasikan prinsip-prinsip keamanan sistem yang harus
diimplementasikan kedalam kenyataan penggunaan jaringan nirkabel
Untuk dapat menginformasikan langkah-langkah pengamanan jaringan
yang dapat digunakan.
Untuk dapat memberikan informasi sehingga dapat memberikan
METODE
Metode yang digunakan pada jurnal ini adalah
1. Melakukan wawancara pada personal yanga da di bagian
pengolahan data serta pakar teknologi informasi yang ada di instansi atau lembaga terkait
2. Melakukan pengamatan dari dokumen informasi yang ada, tampilan
komputer serta tanyya-jawab langsung dengan narasumber.
3. Mempelajari literature yang ada hubungannya dengan jaringan
Lanjutan (1)..
Menganalisa metode yang digunakan pada tiap teknologi keamanan jaringan
yang ada:
1. MAC Filtering (MAC Address Spoofing) Standar 802.11b
2. Wired Equivalent Privacy / Shared Key Authentication < juga menggunakan Open
System Authentication
3. WPA-PSK / WPA-PSK2 bruce force attack
- Temporal key integrity protocol : teknik WPA yang menggunakan kunci static yang
mampu secara dinamis berubah setelah 10.000 paket data ditarnsmisikan.
Lanjutan (2)..
Standar 802.11b : pengembangan dari standar IEEE 802.11 yang asli, bertujuan untuk meningkatkan kecepatan hingga 5.5 Mb/s atau 11 Mb/s tetapi tetap menggunakan frekuensi prakteknya. Kec maks yang dapat diraih mencapai 5.9 Mb/s pada protocol TCP dan 7.1 Mb/s pada protocol UDP
Shared Key Authentication : mengharuskan client untuk mengetahui lebih dahulu kode rahasia (passphare key) sebelum mengijinkan koneksi dengan Access Point.
HASIL
Mengetahui perbedaan dan memahami
standarisasi wireless
Alasan dimana diharuskan untuk
melindungi komputer
Langkah-langkah pengamanan jaringan
Lanjutan (2)..
Alasan harus melindungi komputer dari segala bentuk ancaman
jaringan:
1. Data personal dan financial / data sejarah medical
2. Koneksi internet tidak murah
3. Tidak ingin ada orang yang menggunakan komputer anda untuk
Lanjutan (3)..
Langkah-langkah pengamanan jaringan:
1. Ubahlah sistem ID (Identitas).
2. Mematikan identitas pemancar
3. Sediakanlah enkripsi
4. Membatasi dari penggunaan traffic yang tidak perlu
5. Ubah kata sandi default administrator milik anda
Lanjutan (4)..
Prinsip kemanan jaringan
1. Principle of least privilege : memberi hak kepada user atau proses
untuk melakukan pekerjaan yang sesuai dengan haknya
2. Meminimalkan trusted components : mengidentifikasi komponen
sistem yang dapat dipercaya dan menjaga agar jumlahnya
KESIMPULAN
Hampir semua piranti wireless router dari pabriknya di set default untuk tidak
memberikan keamanan (disable security), jadi kita harus mensetting
keamanan tersebut untuk enable security standard.
Jika menggunakan jaringan wireless WPA, maka harus mensetting metoda
WPA dan shared key yang sama dalam usaha koneksi ke jaringan wireless,
jika tidak maka tidak bisa terhubung dengan jaringan anda.
Selain WPA dan WEP, lakukan filter terhadap komputer atau adapter yang
boleh masuk atau akses terhadap jaringan wireless menggunakan MAC
Lanjutan..
Untuk sistem keamanan jaringan nirkabel , maka perlu memperhatikan:
1. Teknologi keamanan jaringan yang digunakan
2. Bagiaman Keamanan jaringan wirelessnya
3. Standarisasi wireless
4. Langkah- langkah pengamanan jaringan
5. Prinsip- prinsip keamanan jaringan dengan enkripsi dan metode yang
TERIMA KASIH
-ANANDA PUTRI SYAVIRI 130533608243