• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS JURNAL SISTEM KEAMANAN JARINGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS JURNAL SISTEM KEAMANAN JARINGAN"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS JURNAL

SISTEM KEAMANAN

JARINGAN

NIRKABEL

(2)

ANALISIS JURNAL

JUDUL

TOPIK

KESIMPULAN

LATAR BELAKANG HASIL

(3)
(4)

TOPIK

(5)

LATAR BELAKANG

 Penggunaan internet dengan jasa wireless (WiFi) berkembang sangat signifikan

sejalan dengan kebutuhan sistem informasi yang mobile. Banyak yang sudah

memanfaatkan WiFi pada jaringan masing-masing tetapi sangat sedikit yang

memperhatikan keamanan komunikasi data pada jaringan wireless tersebut.

Jaringan wifi memiliki lebih banyak kelemahan dibanding dengan jaringan kabel.

 Kelemahan jaringan wifi terletak pada kelemahan konfigurasi dan jenis enkripsi yang

digunakan. Oleh karena itu, banyak hacker yang tertarik untuk menexplore

(6)

Lanjutan

….

 Dengan kemudahan dalam mengkonfigurasi sebuah jaringan wireless,

ditambah dengan banyaknya vendor yang menyediakan fasilitas yang

memudahkan pengguna atau admin jaringan sehingga sering ditemukan

wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default bawaan

vendor seperti SSID, IP Aaddress, remote manajemen, tanpa enkripsi

(7)

TUJUAN

Tujuan dari penulisan jurnal tersebut adalah

 Untuk dapat menginformasikan teknologi keamanan jaringan yang dapat

digunakan pada jaringan nirkabel (wireless)

 Untuk dapat menginformasikan prinsip-prinsip keamanan sistem yang harus

diimplementasikan kedalam kenyataan penggunaan jaringan nirkabel

 Untuk dapat menginformasikan langkah-langkah pengamanan jaringan

yang dapat digunakan.

 Untuk dapat memberikan informasi sehingga dapat memberikan

(8)

METODE

 Metode yang digunakan pada jurnal ini adalah

1. Melakukan wawancara pada personal yanga da di bagian

pengolahan data serta pakar teknologi informasi yang ada di instansi atau lembaga terkait

2. Melakukan pengamatan dari dokumen informasi yang ada, tampilan

komputer serta tanyya-jawab langsung dengan narasumber.

3. Mempelajari literature yang ada hubungannya dengan jaringan

(9)

Lanjutan (1)..

 Menganalisa metode yang digunakan pada tiap teknologi keamanan jaringan

yang ada:

1. MAC Filtering (MAC Address Spoofing)  Standar 802.11b

2. Wired Equivalent Privacy / Shared Key Authentication < juga menggunakan Open

System Authentication

3. WPA-PSK / WPA-PSK2  bruce force attack

- Temporal key integrity protocol : teknik WPA yang menggunakan kunci static yang

mampu secara dinamis berubah setelah 10.000 paket data ditarnsmisikan.

(10)

Lanjutan (2)..

 Standar 802.11b : pengembangan dari standar IEEE 802.11 yang asli, bertujuan untuk meningkatkan kecepatan hingga 5.5 Mb/s atau 11 Mb/s tetapi tetap menggunakan frekuensi prakteknya. Kec maks yang dapat diraih mencapai 5.9 Mb/s pada protocol TCP dan 7.1 Mb/s pada protocol UDP

 Shared Key Authentication : mengharuskan client untuk mengetahui lebih dahulu kode rahasia (passphare key) sebelum mengijinkan koneksi dengan Access Point.

(11)

HASIL

Mengetahui perbedaan dan memahami

standarisasi wireless

Alasan dimana diharuskan untuk

melindungi komputer

Langkah-langkah pengamanan jaringan

(12)
(13)

Lanjutan (2)..

 Alasan harus melindungi komputer dari segala bentuk ancaman

jaringan:

1. Data personal dan financial / data sejarah medical

2. Koneksi internet tidak murah

3. Tidak ingin ada orang yang menggunakan komputer anda untuk

(14)

Lanjutan (3)..

 Langkah-langkah pengamanan jaringan:

1. Ubahlah sistem ID (Identitas).

2. Mematikan identitas pemancar

3. Sediakanlah enkripsi

4. Membatasi dari penggunaan traffic yang tidak perlu

5. Ubah kata sandi default administrator milik anda

(15)

Lanjutan (4)..

 Prinsip kemanan jaringan

1. Principle of least privilege : memberi hak kepada user atau proses

untuk melakukan pekerjaan yang sesuai dengan haknya

2. Meminimalkan trusted components : mengidentifikasi komponen

sistem yang dapat dipercaya dan menjaga agar jumlahnya

(16)

KESIMPULAN

 Hampir semua piranti wireless router dari pabriknya di set default untuk tidak

memberikan keamanan (disable security), jadi kita harus mensetting

keamanan tersebut untuk enable security standard.

 Jika menggunakan jaringan wireless WPA, maka harus mensetting metoda

WPA dan shared key yang sama dalam usaha koneksi ke jaringan wireless,

jika tidak maka tidak bisa terhubung dengan jaringan anda.

 Selain WPA dan WEP, lakukan filter terhadap komputer atau adapter yang

boleh masuk atau akses terhadap jaringan wireless menggunakan MAC

(17)

Lanjutan..

 Untuk sistem keamanan jaringan nirkabel , maka perlu memperhatikan:

1. Teknologi keamanan jaringan yang digunakan

2. Bagiaman Keamanan jaringan wirelessnya

3. Standarisasi wireless

4. Langkah- langkah pengamanan jaringan

5. Prinsip- prinsip keamanan jaringan dengan enkripsi dan metode yang

(18)

TERIMA KASIH

-ANANDA PUTRI SYAVIRI 130533608243

Referensi

Dokumen terkait

Dengan melakukan sebuah analisa dan pengujian yang tepat untuk membandingkan ketiga sistem keamanan jaringan hotspot tersebut, sehingga mendapatkan sistem keamanan yang

Hasil penelitian ini dapat memberikan sumber referensi mengenai sistem keamanan jaringan yang terbaik untuk jaringan hotspot dan menjadi sumber referensi bagi mahasiswa

Hasil yang didapatkan penulis adalah penulis masih menemukan beberapa celah pada keamanan yang diterapakan di jaringan wireless Sekolah Menengah Al Firdaus namun untuk

Penelitian lain yang dijadikan acuan adalah penelitian Aji Supriyanto (2006) dengan judul Analisis Kelemahan Keamanan Pada Jaringan Wireless, isi dari penelitiannya

Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat

routing packet antara internal dan eksternal network secara selektif sesuai dengan security policy yang digunakan pada network tersebut.. Peningkatan Keamanan Jaringan

melakukan routing packet antara internal dan eksternal network secara selektif sesuai dengan security policy yang digunakan pada network tersebut.. Peningkatan

Backtrack sendirimerupakan merge dari Whax yang merupakan salah satu distro linux yang digunakan untuk audit keamanan jaringan dan aplikasi komputer (seperti yang