• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPAYA PROVOS POLRESTA BANDAR LAMPUNG DALAM RANGKA PENEGAKAN KODE ETIK KEPOLISIAN BERDASARKAN PERATURAN KAPOLRI NO.14 TAHUN 2011 (Studi di Polresta Bandar Lampung)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UPAYA PROVOS POLRESTA BANDAR LAMPUNG DALAM RANGKA PENEGAKAN KODE ETIK KEPOLISIAN BERDASARKAN PERATURAN KAPOLRI NO.14 TAHUN 2011 (Studi di Polresta Bandar Lampung)"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.1 Pelanggaran Kode Etik personel Polri

Referensi

Dokumen terkait

Pemberhentian Tidak Dengan Hormat yang selanjutnya disingkat PTDH adalah pengakhiran masa dinas kepolisian oleh pejabat yang berwenang terhadap seorang Anggota Polri

Selanjutnya perumusan Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia memuat norma perilaku dan moral yang disepakati bersama serta dijadikan pedoman

Kode etik profesi Polri yang selanjutnya disebut kode etik profesi Polri adalah norma-norma atau aturan-aturan yang merupakan kesatuan landasan etik atau filosofis

Menurut Undang-undang No 2 tahun 2002 tentang Kode Etika Profesi, Pasal 13 ayat (1) menyatakan: “Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat diberhentikan

Dalam penegakan kode etik profesi polri di DIY, Profesi Pengamanan (Propam) Polda DIY, dalam hal ini Bidpropam Polda DIY telah melakukan upaya berupa memproses

1 RINGKASAN PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANGGOTA POLRI DALAM MELANGGAR KODE ETIK PERATURAN KAPOLRI NO.14 TAHUN 2011 TENTANG KODE ETIK PROFESI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

14 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia.. 14 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik

Penegakan Melalui Kode Etik Kepolisian Penegakan Kode etik diatur dalam Perkap No 14 Tahun 2011 tentang Kode etik Profesi Polri, Dalam pasal 17 ayat 1 Perkap No 14 Tahun 2011tentang