BAB. I PENDAHULUAN A. INSTITUSI / KELEMBAGAAN Dinas PU adalah salah satu Dinas yang dibentuk berdasarkan Peraturan

Loading.... (view fulltext now)

Teks penuh

(1)

BAB. I

PENDAHULUAN

A. INSTITUSI / KELEMBAGAAN

Dinas PU adalah salah satu Dinas yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng dan berdasarkan Peraturan Bupati Buleleng Nomor 46 Tahun 2008, tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng.

Secara Kelembagaan Dinas PU Kabupaten Buleleng dipimpin oleh :

- 1 (satu) Orang Kepala Dinas

- 1 (satu) Orang Sekretaris

- 4 (empat) Orang Kepala Bidang (Bidang Bina Marga, Bidang Pengairan,

bidang Pertambangan, dan Bidang Cipta Karya)

- 11 (sebelas) Orang Kepala Seksi

- 3 (tiga) Kasubbag

B. TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Adapun Tugas Pokok dan Fungsi Dinas PU Kabupaten Buleleng sebagai berikut :

 TUGAS POKOK

Dinas Pekerjaan Umum mempunyai tugas pokok melaksanakan kewenangan desentralisasi di bidang pekerjaan umum.

 FUNGSI

Untuk menyelenggarakan tugas pokok, Dinas Pekerjaan Umum mempunyai Fungsi :

a. Perumusan kebijakan teknis di bidang pekerjaan umum berdasarkan yang ditetapkan oleh Bupati ;

b. Penetapan, penyelenggaraan dan pengawasan rencana tata ruang Kabupaten ;

(2)

h. Pembinaan terhadap UPTD ; i. Pelaksanan tata usaha Dinas ;

C. STRUKTUR ORGANISASI

Kondisi strukutur Dinas Pekerjan Umum (PU) Kabupaten Buleleng sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng.

1. Kepala Dinas : 1 orang (eselon II b)

2. Sekretariat : 1 orang (eselon IIIa)

2.1 Kasubag Umum : 1 orang (eselon IVa)

2.2 Kasubag Perencanaan : 1 orang (eselon IVa)

2.3 Kasubag Keuangan : 1 orang (eselon IVa)

3. Bidang Pengairan : 1 orang (eselon IIIb)

3.1 Seksi Sungai, Pantai dan Danau/Waduk : 1 orang (eselon IVa) 3.2 Seksi Operasi dan Pemeliharaan Irigasi : 1 orang (eselon IVa)

3.3 Seksi Irigasi : 1 orang (eselon IVa)

4. Bidang Bina Marga : 1 orang (eselon IIIb)

4.1 Seksi Pembangunan Jalan dan

Jembatan : 1 orang (eselon IVa)

4.2 Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan : 1 orang (eselon IVa) 4.3 Seksi Peningkatan Jalan dan

Penggatian Jembatan : 1 orang (eselon IVa)

5. Bidang Cipta Karya : 1 orang (eselon IIIb)

5.1 Seksi Tata Bangunan : 1 orang (eselon IVa)

5.2 Seksi Tata Ruang : 1 orang (eselon IVa)

5.3 Seksi Perumahan dan Permukiman : 1 orang (eselon IVa)

6. Bidang Pertambagan : 1 orang (eselon IIIb)

6.1 Seksi Pertambangan Umum : 1 orang (eselon IVa)

6.2 Seksi Energi, Minyak dan Gas Bumi : 1 orang (eselon IVa)

(3)

D. Bagan Struktur Organisasi

(4)

BAB. II

PERENCANAAN STRATEJIK

Sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra) dimana perencanaan startejik merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 s/d 5 tahun secara sistimatis dan berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang, kendala dan dana yang ada atau yang mungkin timbul.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng memuat Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Program, Kegiatan dan ukuran keberhasilan serta kegagalan dalam pelaksanaan.

A. Visi, Misi dan Faktor-faktor Kunci Keberhasilan.

Dinas Pekerjaan umum Kabupaten Buleleng telah menetapkan Visi dan Misi yang merupakan gambaran tentang arah yang akan dituju organisasi atau keadaan masa depan yang diinginkan.

1. Visi :

Tersedianya infrastruktur yang memadai, bermanfaat dan berkelanjutan berlandaskan falsafah Tri Hita Karana

2. Misi :

1. Menyusun perencanaan infrastruktur yang terpadu dan berkelanjutan 2. Mengoptimalkan fungsi infrastruktur yang ada melalui pemeliharaan,

peningkatan, pengawasan dan pengendalian;

3. Meningkatkan dan mengembangkan pelaksanaan urusan pembangunan meliputi pekerjaan umum, perumahan, penataan ruang serta energi dan sumber daya mineral oleh pemerintah bersama swasta dan masyarakat;

4. Melaksanakan organisasi yang efisien, efektif dan terpadu serta meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia;

Penjabaran Visi dan Misi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng mengacu pada arah kebijakan umum Kabupaten Buleleng yaitu :

1. Mempercepat reformasi.

2. Meningkatkan pelayanan pada masyarakat untuk mempercepat tercapainya kesejahteraan rakyat.

(5)

3. Faktor-faktor Kunci Keberhasilan

Untuk mengetahui faktor – faktor keberhasilan, yang menjadi pedoman adalah mengetahui potensi, peluang, kekuatan, tantangan, kendala dan kelemahan dalam pelaksanaan yang dicapai, serta peraturan dan kebijakan yang melandasi dalam membuat suatu perencanaan dan penyusunan program kegiatan. Peraturan dan kebijakan tersebut antara lain :

a. Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor : 04 Tahun 2011 Tanggal 27 Januari 2011 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Buleleng Tahun 2011.

b. Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng No : 29 tahun 2011 tanggal 12 Oktober 2011; tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2011.

c. Peraturan Bupati Buleleng, Nomor : 03 Tahun 2011 tanggal 27 Januari 2011 Tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2011.

d. Perturan Bupati Buleleng Nomor 46 Tahun 2008 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng

e. Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pekerjaan Umum

Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2011 Nomor

1.03/01/915/04/DPA/2011 Tanggal 31 Januari 2011.

f. DPPA Perubahan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2011 Nomor : 1.03/01/915/46/DPPA/2011 Tanggal 14 Oktober 2011.

B. Arah Kebijakan, Tujuan dan Sasaran:

1. Arah Kebijakan

Melihat dari permasalahan yang ada, kemudian dikaitkan dengan sasaran yang diharapkan ke depan, maka arah kebijakan dan prioritas pembangunan di bidang ke PU-an adalah :

(6)

2. Tujuan

 Meningkatkan kwalitas dan kwantitas infrastruktur ke PU an

 Meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan perumahan

 Meningkatkan pengendalian dan pemanfaatan ruang

 Meningkatkan Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Energi dan

Sumberdaya Mineral

3. Sasaran

 Terwujudnya Pembangunan Jalan dan Jembatan

 Terwujudnya Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

 Terwujudnya Inspeksi Kondisi Jalan dan Jembatan

 Terwujudnya Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan

 Terwujudnya Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan

Jaringan Pengairan lainnya

 Terwujudnya Pengendalian Banjir

 Terwujudnya Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh

 Terwujudnya Pembangunan Infrastruktur Perdesaan.

 Terwujudnya Pengendalian Pemanfaatan Ruang

 Terwujudnya Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan

(7)

BAB III

PENGUKURAN KINERJA

A. Kerangka Pengukuran Kinerja.

Dalam pengukuran kinerja ini digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pencapaian sasaran. Adapun penilaian yang didasari pada kelompok indikator kegiatan berupa indikator-indikator masukan, keluaran, hasil, manfaat dan dampak.

Untuk pengukuran kinerja, diperlukan suatu langkah evaluasi kinerja kegiatan yaitu untuk mengetahui capaian kinerja kegiatan dengan menggunakan form PKK dan evaluasi pencapaian sasaran dengan formulir PPS.

1. Penetapan Indikator Kinerja

Penetapan Indikator Kinerja merupakan identifikasi dan klasifikasi Indikator Kinerja melalui system pengumpulan dan pengolahan data/informasi untuk menentukan kinerja kegiatan/program/kebijakan. Penetapan Indikator Kinerja tersebut berdasarkan laporan menurut Masukan (Input), Keluaran (Output) dan Hasil (Outcome).

2. Penetapan Capaian Kinerja

Penetapan Capaian Kinerja dilaksanakan untuk mengetahui dan menilai Capaian Indikator Kinerja pelaksanaan kegiatan, program dan kebijakan yang telah ditetapkan. Pencapaian ini dibantu dengan Indikator Kinerja tersebut dan tidak terlepas dari proses yang merupakan kegiatan mengolah Input menjadi Output.

3. Pengukuran Kinerja Kegiatan

Untuk mengetahui Pengukuran Kinerja kegiatan secara terinci diuraikan pada form PKK.

4. Pengukuran Pencapaian Program/Sasaran

Kinerja kegiatan dianggap optimal apabila dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan dimana semua indikator sasaran yang terurai melalui rencana tingkat capaian sasaran dapat terealisasi 100% atau lebih.

(8)

B. Evaluasi Kinerja

Realisasi kinerja dari 3 (tiga) Urusan Wajib dan 1 (satu) Urusan Pilihan yang terurai kedalam program dan kegiatan pada tahun 2011 hampir semua kegiatan dapat tercapai bahkan melebihi sasaran yang telah ditetapkan, sebagai berikut :

1. Urusan Pekerjaan Umum

Urusan Pekerjaan Umum merupakan urusan strategis yang menyangkut pelayanan kepada masyarakat dalam rangka penyediaan infrastruktur dasar yang handal, bermanfaat dan berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur dasar diharapkan dapat mendukung laju pembangunan perekonomian daerah.

Kebijakan penyelenggaraan Urusan Pekerjaan Umum ditujukan untuk :

 Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar ke- PU an

Sedangkan sasaran penyelenggaraan Urusan Pekerjaan Umum adalah :

 Terwujudnya Pembangunan Jalan dan Jembatan

 Terwujudnya Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

 Terwujudnya Inspeksi Kondisi Jalan dan Jembatan

 Terwujudnya Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan

 Terwujudnya Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan

Jaringan Pengairan lainnya

 Terwujudnya Pengendalian Banjir

 Terwujudnya Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh

(9)

Keberhasilan penyelenggaraan Urusan Pekerjaan Umum diukur melalui pencapaian tujuan dan sasaran sebagai indikator kinerja, dengan capaian sebagai berikut :

NO INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI % REALISASI% 2010

1 2 3 4 5 6

1 Terlaksananya Pembangunan Jalan dan Jembatan

- Pembangunan Jalan 54,97 / 6 Km / Paket 54,97/6 Km / Paket 100,00

-2 Terlaksananya Rehabilitasi / Pemeliharaan JalanDan Jembatan

- Rehabilitasi/Pemeliharaan Rutin dan Berkala Jalan 14,70 / 4 Km / Paket 14,70 / 4 Km / Paket 100,00 100,00 - Peningkatan Jalan 16,3 / 3 Km / Paket 16,3 / 3 Km / Paket 100,00 100,00

3 Terlaksananya Inspeksi Kondisi Jalan dan Jembatan - Terlaksananya Inspeksi Kondisi Jaringan Jalan di

Kabupaten Buleleng 270,00 Km 270,00 Km 100,00 100,00

4 Terlaksananya Peningkatan sarana dan Prasarana Kebinamargaan

- Rehabilitasi / Pemeliharaan Alat-alat Berat 31,00 Unit 31,00 Unit 100,00 100,00

5.

Terlaksananya Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya

- Rehabilitasi / Pemeliharaan Bendung dan Jaringan

Irigasi 3 / 2.283 Bh / M 3 / 2.283 Bh / M 100,00 100,00

- Tersedinya Jaringan Irigasi Yang Memadai 42 DI 42 DI 100,00 100,00 6. Terlaksananya Pengendalian Banjir

- Pembangunan Perkuatan Tebing 78 M 78 M 100,00 100,00

- Terpeliharanya Saluran Drainase di Perkotaan

20000 M 20000 M 100,00 100,00

7. Terlaksanya Pembangunan Wilayah Cepat Tumbuh

- Tersedianya Trotoar dan Jalan Setapak 210 / 275 M 210 / 275 M 100,00 100,00

8. Terlaksananya Pembangunan Infrastruktur Perdesaan - Tersedianya Sarana dan Prasarana Air Bersih

Perdesaan 7 Kecamatan 7 Kecamatan 100,00 100,00

- Terpeliharanya Jalan Lingkungan 5689,00/1 M’/ Buah 5689,00/1 M’/ Buah 100,00 100,00

Secara umum realisasi capaian kinerja dalam tahun 2011 sesuai target yang telah ditetapkan, dengan rincian sebagai berikut :

 Capaian Pembangunan Jalan dan Jembatan pada tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 terjadi peningkatan 100%.

 Capaian Peningkatan jalan pada tahun 2011 sesuai dengan target yang

direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan dan Jembatan baik pemeliharaan rutin dan berkala pada tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

(10)

 Capaian Rehabilitasi/Pemeliharaan alat-alat berat pada tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2011 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Rehabilitasi/pemeliharaan Jalan Inspeksi pada tahun 2011 sama

dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Rehabilitasi / Pemeliharaan Jaringan Irigasi pada tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Operasi dan pemeliharaan berkala Jaringan Irigasi pada tahun

2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Pengendalian banjir pada daerah tangkapan air dan Badan-badan sungai pada tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Peningkatan Pembersihan dan pengerukan saluran Drainase pada tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Pembangunan trotoar dan jalan setapak pada tahun 2011 sesuai

dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Pembangunan sarana dan prasarana air bersih perdesaan pada

tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan Perdesaan pada

tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

(11)

Dalam proses penyelenggaraan urusan pekerjaan umum yang didukung dengan pelaksanaan program dan kegiatan tersebut tidak ada permasalahan prinsip yang sampai menghambat pelaksanaan urusan pekerjaan umum.

2. Urusan Penataan Ruang

Urusan Penataan Ruang merupakan urusan strategis yang menyangkut pengendalian dan pemanfaatan ruang sesuai dengan rencana tata ruang yang ada (RUTR, RDTR, RTBL) sehingga pemanfaatan ruang oleh semua pihak perlu dikendalikan melalui pengawasan pemanfaatan ruang.

Kebijakan penyelenggaraan Urusan Penataan Ruang ditujukan untuk :

 Tertibnya pelaksanaan pembangunan

Sedangkan sasaran penyelenggaraan Urusan Penataan Ruang adalah :

 Terwujudnya pembangunan yang sesuai dengan rencana tata ruang wilayah

Keberhasilan penyelenggaraan Urusan Penataan Ruang diukur melalui pencapaian tujuan dan sasaran sebagai indikator kinerja, dengan capaian sebagai berikut :

NO INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI % REALISASI% 2010

1 2 3 4 5 6

1 Terpenuhinya capaian Pengendalian Pemanfaatan Ruang 9,00 Kec 9,00 Kec 98,68 100,00

Secara umum realisasi capaian kinerja dalam tahun 2011 sesuai target yang telah ditetapkan, dengan rincian sebagai berikut :

 Capaian Terkendalinya Pemanfaatan Ruang pada tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 terjadi penurunan sebanyak 1,32%.

Faktor pendorong pencapaian kinerja tersebut antara lain meningkatnya pengendalian pemanfaatan ruang oleh aparat.

(12)

kegiatan tergambar pada realisasi belanja langsung dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng.

Dalam proses penyelenggaraan urusan Penataan Ruang yang didukung dengan pelaksanaan program dan kegiatan tersebut tidak ada permasalahan prinsip yang sampai menghambat pelaksanaan urusan penataan ruang.

3. Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral

Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral merupakan urusan strategis yang menyangkut eksploitasi dan pemanfaatan Energi dan Sumberdaya Mineral yang diarahkan kepada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dengan memperhatikan dan mengindahkan prinsip – prinsip pengelolaan yang berwawasan lingkungan secara berkesinambungan.

Kebijakan penyelenggaraan Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral ditujukan untuk :

 Meningkatkan Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Energi dan

Sumberdaya Mineral

Sedangkan sasaran penyelenggaraan Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral adalah :

 Terwujudnya Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan

 Terwujudnya Pembinaan dan Pengembangan Ketenagalistrikan

Keberhasilan penyelenggaraan Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral diukur melalui pencapaian tujuan dan sasaran sebagai indikator kinerja, dengan capaian sebagai berikut :

NO INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI %

% REALISASI

2010

1 2 3 4 5 6

1 Terpenuhinya capaian kinerja Pembinaan dan pengawasan Bidang Pertambangan. - Terlaksananya Pembinaan Penambang Bahan

Galian Batuan. 1,00 Paket 1,00 Paket 100,00 100,00

- Terlaksananya pembinaan dan pengawasan

terhadap pemakaian air tanah. 1,00 Paket 1,00 Paket 100,00 100,00

2 Terlaksananya Koordinasi Pengembangan Ketenagalistrikan

(13)

Secara umum realisasi capaian kinerja dalam tahun 2011 sesuai dengan target yang telah ditetapkan, dengan rincian sebagai berikut :

 Capaian Pemetaan terukur potensi Bahan Galian Batuan pada tahun 2011 sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan atau penurunan.

 Capaian Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum pada tahun 2011

sesuai dengan target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 tidak terjadi peningkatan dan penurunan.

 Capaian Pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum pada tahun 2011

melebihi dari target yang direncanakan dan bila dibandingkan dengan capaian tahun 2010 terjadi Penurunan sebesar 25,43%.

Pencapaian kinerja tersebut didukung melalui pelaksanaan 2 program dan 2 kegiatan dengan jumlah dana yang dianggarkan pada Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp. 10.286.621.703,00 dengan realisasi sebesar Rp. 10.177.126.486,00 atau 98,94 %. Secara rinci alokasi anggaran dan realisasi per kegiatan tergambar pada realisasi belanja langsung dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng.

Dalam proses penyelenggaraan urusan Energi dan Sumberdaya Mineral yang didukung dengan pelaksanaan program dan kegiatan tersebut tidak ada permasalahan prinsip yang sampai menghambat pelaksanaan urusan Penataan Ruang

Secara terinci Pengukuran Kinerja kegiatan dan pengukuran pencapaian program/sasaran diuraikan pada form PKK dan PPS.

Singaraja, 31 Desember 2011 Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng,

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :