PENGARUH JARI-JARI KELENGKUNGAN HORISONTAL BALOK TEPI BETON BERTULANG TERHADAP BEBAN DAN LENDUTAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada tabel terlihat bahwa hasil secara aktual, beton dengan penambahan serat kawat interlocking 0,6 cm mampu menahan beban vertikal maksimum yang lebih besar
Reduksi nilai kuat tekan dan kuat tarik yang terjadi pada beton serta peningkatan intensitas retak pada zona transisi antara agregat dengan pasta semen akan
Berdasarkan eksperimen dan pemodelan menggunaka software LUSAS didapatkan hasil penelitian mengenai perilaku terhadap pembebanan dan kemampuan balok dalam menahan
Untuk menemukan kapasitas beban maksimum yang dapat dipikul oleh balok sampai batas lendutan ijin, maka dilakukan analisa balok 2 D pada LUSAS dengan
• Pada saat balok melendut sampai batas lendutan ijin - 9,167 mm jumlah retak pada balok pada tahun ke 0 sebanyak 76 dengan beban 44.289 N dan pada tahun berikutnya jumlah retak
Pengujian lentur balok BBHBA terhadap retak yang timbul Pada balok BBBB, pembebanan awal terjadi retak lentur di tengah bentang pada beban 1,1 ton, kemudian mulai berkembang menjadi
Selanjutnya, Penelitian mengenai pengaruh rasio tulangan tarik pada balok beton normal telah dilakukan oleh Andrean et al 2015 untuk meninjau besarnya pengaruh luas tulangan dan
Dari hasil penelitian didapatkan: 1 Hasil uji kuat tekan tidak mengalami perbedaan yang signifikat dengan adanya penambahan serat baja., 2 Kuat tarik lentur balok beton tertinggi