• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATERI SEJARAH kabinet wilopo TUGAS KELA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MATERI SEJARAH kabinet wilopo TUGAS KELA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

KELOMPOK 2

1. Alvian Rahmanto (04) 2. Anggun Palipur (05) 3. Ayu Angsari D.P. (06)

(2)

Kabinet Wilopo

( 3 April 1952 – 3 Juni 1953)

Kabinet baru yang di bawah pimpinan Perdana Mentari Wilopo, sehingga kabinet itu bernama kabinet Wilopo.Kabinet ini merupakan zaken kabinet yaitu kabinet yang terdiri dari pakar-pakar yang ahli

PROSES TERBEN TUK

KABINET SUSUNA N

KABINET PROGRA M

PARTAI PENDUKU NG

FAKTOR PENYEB AB

KABINET JATUH

(3)

SUSUNAN KABINET

WILOPO

1. Perdana Menteri : Mr. Wilopo

2. Wakil PM : Prawoto Mangkusasmito

3. Menteri Luar Negeri : Mr. Wilopo 6, dan Mukarto

4. Menteri Dalam Negeri : Mr. Moh. Roem

5. Menteri Pertahanan : Sri Sulatan HB IX 7

6. Menteri Kehakiman : Mr. Lukman Wiradinata

7. Menteri Penerangan : A. Manonutu

8. Menteri Keuangan : Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo

9. Menteri Petanian : Moh. Sardajan

10. Menteri Perekonomian : Mr.

Sumanang

11. Menteri Perhubungan : Ir. Juanda

12. Menteri PU dan Tenaga : Ir. Suwarto

13. Menteri Perburuhan : Ir.

Tedjasukmana

14. Menetri Sosial : Anwar Tjokroamino

15. Menteri PP & K : Prof. Dr. Bahder

Djohan

16. Menteri Agama : KH Fakih Usman

17. Menteri Kesehatan : Dr. J. Leimena

18. Menteri Urusan Pegawai : Suroso

PROSES TERBEN

PARTAI PENDUKU NG

FAKTOR PENYEB AB

KABINET JATUH

(4)

PROSES TERBENTUKNYA

KABINET WILOPO

Kabinet wilopo terbentuk setelah berakhirnya

Kabinet sebelumnya yaitu Kabinet Sukiman. Pada tanggal

19 Maret 1952, Presiden Soekarno

Pada tanggal 1 Maret

1952, Presiden Soekarno menunjukan Sidik Djojosukarto

(PNI) dan Prawoto Mangkusasmito (Masyumi) menjadi

formatur, namun gagal. Kemudian menunjuk Wilopo dari

PNI sebagai formatur. Setelah 2 minggu akhirnya kabinet

ini resmi terbentuk.

PROSES TERBEN TUK

KABINET

SUSUNA N

KABINET PROGRA M

PARTAI PENDUKU NG

FAKTOR PENYEB AB

KABINET JATUH

(5)

PROGRAM KABINET

WILOPO

Dalam melaksanakan Kabinet Wilopo memiliki enam program,

yaitu :

1. Organisasi Negara

2. Kemakmuran

3. Keamanan

4. Perburuhan

5. Pendidikan dan Pengajaran

6. Luar Negeri

PROSES TERBEN TUK

KABINET SUSUNA N

KABINET PROGRA M

PARTAI PENDUKU NG

FAKTOR PENYEB AB

KABINET JATUH

(6)

PARTAI PARTAI PENDUKUNG

KABINET WILOPO

Kabinet Wilopo mendapat dukungan koalisi dari PNI,

Masyumi dan PSI,serta PKI. Motivasi partai-partai

mendukung pemerintahan yaitu agar mereka duduk di

dalam parlemen dengan praktik “politik dagang sapi”.

PROSES TERBEN TUK

KABINET SUSUNA N

KABINET PROGRA M

PARTAI PENDUKU NG

FAKTOR PENYEB AB

KABINET JATUH

(7)

KEBERHASILAN KABINET

WILOPO

Beberapa hal yang berhasil dicapai pada masa kabiet wilopo yaitu :

1. peningkatan hasil tambang minyak yang menguntungkan,sehingga

bisa mengimbangi kemerosotan ekspor hasil bumi, meluasnya

korupsi dan kemewahan pun dibatasi.

2. Kabinet Wilopo memperkenalkan konsep anggaran berimbang

(balanced budget) dalam APBN.

3. Impor bukan saja diperketat, tetapi juga diharuskan melakukan

pembayaran di muka.

4. Rasionalisasi angkatan bersenjata

PROSES TERBEN TUK

KABINET

SUSUNA N

KABINET PROGRA M

PARTAI PENDUKU NG

FAKTOR PENYEB AB

KABINET JATUH

(8)

FAKTOR - FAKTOR YANG MENYEBABKAN

KABINET WILOPO JATUH

Beberapa hambatan yang harus dihadapi pada masa kabinet Wilopo antara lain :

1. Masalah ekonomi.

2. Terjadi defisit kas negara.

3. Munculnya gerakan sparatisme dan sikap provinsialisme.

4. Munculnya sentimen kedaerahan akibat ketidakpuasan terhadap pemerintahan

5. Reorganisasi (profesionalisasi tentara) : menimbulkan kericuhan di kalangan militer yang pada tanggal 17 Oktober 1952 .

6. Munculnya Peristiwa Tanjung Morawa mengenai persoalan tanah perkebunan di Sumatera Timur (Deli).

Berakhirnya kekuasaan kabinet :

Akibat peristiwa Tanjung Morawa muncullah mosi tidak percaya dari Serikat Tani Indonesia terhadap kabinet Wilopo. Peristwa Tanjung Morawa ini dijadikan sarana oleh kelompok yang antikabinet dan pihak oposisi lainnya untuk mencela pemerintah. Akibatnya Kabinet wilopo mengembalikan mandatnya kepada presiden pada tanggal 2 Juni 1953 tanpa menunggu mosi

PROSES TERBEN

PARTAI PENDUKU NG

FAKTOR PENYEB AB

KABINET JATUH

Referensi

Dokumen terkait