Pemanfaatan kompos limbah padat organik kelapa sawit dengan inokulan trichoderma viride untuk meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pemupukan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.)
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan data bobot kering total maupun bobot kering akar bibit kelapa sawit, perlakuan media tanam topsoil, kompos kiambang, dan sabut kelapa sawit menunjukkan pengaruh
Hal ini menunjukan bahwa pemberian pupuk organik limbah kelapa sawit yang diubah menjadi pupuk organik padat (POP) dikombinasikan dengan pupuk anorganik rekomendasi
Demikian pula dengan diameter pangkal batang bibit kelapa sawit pada umur 60 HST sedangkan pada umur 90 HST, peningkatan dosis kompos dari 1 menjadi 1,5
Demikian pula dengan diameter pangkal batang bibit kelapa sawit pada umur 60 HST sedangkan pada umur 90 HST, peningkatan dosis kompos dari 1 menjadi 1,5
Pemanfaatan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Konsentrat Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Untuk Memperbaiki Sifat Kimia Media Tanam Sub Soil Ultisol Dan Pertumbuhan Bibit Kelapa
Kombinasi perlakuan terbaik adalah perbandingan kompos TKKS dengan top soil 2:6 dan pemberian pupuk hayati setiap bulan dengan peningkatan pertumbuhan bibit kelapa
Hasil penelitian Sofian et al., 2022 menunjukkan bahwa pemberian Trichoderma sp pada bibit kelapa sawit menghasilkan pertumbuhan tinggi, diameter dan luas daun yang lebih baik
Pemberian limbah padat decanter solid pabrik klapa sawit dengan dosis 340 g dapat meningkatan pertumbuhan bibit kelpa sawit diantaranya pertumbuhan tinggi tanaman, lingkar batang,