• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Faktor-Faktor Yang Dipentingkan Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Sim Card Simpati Di Era Mobile Apps (Studi Kasus Mahasiswa Strata 1 Institut Pertanian Bogor)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Faktor-Faktor Yang Dipentingkan Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Sim Card Simpati Di Era Mobile Apps (Studi Kasus Mahasiswa Strata 1 Institut Pertanian Bogor)"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPENTINGKAN

KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN

SIM CARD

SIMPATI DI ERA

MOBILE APPS

(STUDI KASUS MAHASISWA STRATA 1

INSTITUT PERTANIAN BOGOR)

BUDI PRASETYO PRAKOSO

DEPARTEMEN MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(2)
(3)

PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN

SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudulAnalisis Faktor-Faktor Yang Dipentingkan Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Sim Card Simpati di Era Mobile Apps adalah benar karya saya dengan arahan dari dosen pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

Dengan ini saya melimpahkan hak cipta dari karya tulis saya kepada Institut Pertanian Bogor.

Bogor, Juni 2014

Budi Prasetyo Prakoso

(4)

ABSTRAK

BUDI PRASETYO PRAKOSO. Analisis Faktor-Faktor Yang Dipentingkan Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Sim Card Simpati di Era Mobile Apps

(Studi Kasus Mahasiswa Strata 1 IPB). Dibimbing oleh MIMIN AMINAH.

Telkomsel sebagai operator seluler terbesar di Indonesia dengan kartu GSM prabayar simPATI yang merupakan produk dengan penjualan terbesar tetap berusaha menjadi market leader dalam bisnis ini.

Faktor yang terbentuk dari analisis faktor yaitu sebanyak 4 faktor yang menjadikannya sebagai faktor yang dipentingkan konsumen dalam pembelian kartu Simpati. Faktor-faktor tersebut adalah faktor efisiensi dan opportunity, faktor komunikasi dan motivasi, faktor biaya dan pengaruh orang lain, dan faktor manfaat utama.

Pada faktor efisiensi dan opportunity terdapat atribut kemudahan membeli dan isi ulang, harga isi ulang, jangka waktu (masa aktif), dan tempat penjualan. Kemudian pada faktor komunikasi dan motivasi terdapat atribut promosi (iklan), merek yang terkenal, motivasi pembelian, dan informasi. Sedangkan pada faktor biaya dan pengaruh orang lain terdapat atribut harga kartu perdana, tarif biaya (SMS dan telepon),bonus (SMS dan telepon), dan pengaruh orang lain. Dan faktor yang terakhir yaitu manfaat utama, terdapat atribut kecepatan internet dan kelancaran berkomunikasi.

Kata kunci : efisiensi, komunikasi, Simpati, manfaat utama, pengaruh orang lain.

ABSTRACT

BUDI PRASETYO PRAKOSO. Factors Analysis Are Affecting Consumers In Buying Simpati Sim Card In Mobile Apps Era. Supervised by MIMIN AMINAH

Telkomsel as the biggest operator cellular in Indonesia with GSM prepaid card Simpati which is the biggest selling product keep trying to be the market leader in this business.

Factors are made of factor analysis is four factors have been made as consumers important factor in buting Simpati card. The factors are efficiency and opportunity, communication and motivation, charges and influence of other people and major advantage.

In efficiency and opportunity there is an easily in buying voucher, the prices, effective terms and the place. And then in communicationand motivation there is an advertisement, brand name, motivation of buting and information. Meanwhile in charging and influence of of other people there is price, prime card (SMS and phone cell), bonus (SMS and phone cell)and influence of other people. And the last factor is the major advantage, there is high speed internet service and communication.

(5)

Skripsi

sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi

pada

Departemen Manajemen

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPENTINGKAN

KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN

SIM CARD

SIMPATI DI ERA

MOBILE APPS

(STUDI KASUS MAHASISWA STRATA 1

INSTITUT PERTANIAN BOGOR)

BUDI PRASETYO PRAKOSO

DEPARTEMEN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

(6)
(7)

Judul Skripsi :Analisis Faktor-Faktor Yang Dipentingkan Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Sim Card Simpati Di Era Mobile Apps (Studi Kasus Mahasiswa Strata 1 Institut Pertanian Bogor)

Nama : Budi Prasetyo Prakoso NIM : H24100025

Disetujui oleh

Ir Mimin Aminah, MM Dosen Pembimbing

Diketahui oleh

Dr Mukhamad Najib, STP, MM Ketua Departemen

(8)

PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas segala karunia-Nya sehingga skripsi ini berhasil diselesaikan. Tema yang dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan sejak bulan Februari 2014 ini Analisis Faktor-Faktor Yang Dipentingkan Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Sim Card

Simpati Di Era Mobile Apps (Studi Kasus Mahasiswa Strata 1 Institut Pertanian Bogor).

Terima kasih penulis ucapkan kepada Ibu Ir. Mimin Aminah, MM selaku dosen pembimbing. Ungkapan terima kasih juga disampaikan kepada ayah, ibu, serta seluruh keluarga, atas segala doa dan kasih sayangnya.

Semoga skripsi ini bermanfaat.

Bogor, Juni 2014

(9)

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL ix

DAFTAR GAMBAR ix

DAFTAR LAMPIRAN ix

PENDAHULUAN 1

Latar Belakang 1

Perumusan Masalah 2

Tujuan Penelitian 2

Manfaat Penelitian 2

Ruang lingkup 2

Atribut 3

METODE 3

Kerangka Pemikiran 3

Lokasi dan Waktu Penelitian 4

Jenis dan Sumber Data 4

Metode Penarikan Sampel 5

Uji Instrumen 6

Uji Validitas 6

Uji Realibilitas 6

Metode Pengolahan dan Analisis Data 7

Analisis Deskriptif 7

Analisis Faktor 7

HASIL DAN PEMBAHASAN 9

Gambaran Umum Perusahaan 9

Karakteristik Konsumen 10

Proses Pengambilan Keputusan 10

Faktor-Faktor yang Dipentingkan Konsumen Pada Pembelian Simpati 11

Faktor Pertama (Efisiensi dan Opportunity) 12 Faktor Kedua (Kekuatan Komunikasi dan Motivasi 13

Faktor Ketiga (biaya dan Pengaruh Orang Lain) 15

(10)

Implikasi Manajerial 16

SIMPULAN DAN SARAN 17

DAFTAR PUSTAKA 19

(11)

DAFTAR TABEL

1. Jumlah mahasiswa per Fakultas 5

2. Karakteristik konsumen 10

3. Proses tahapan pengambilan keputusan 11

4. Faktor-faktor yang terbentuk 12

DAFTAR GAMBAR

1. Kerangka pemikiran penelitian 4

DAFTAR LAMPIRAN

1. Kuesioner 20

2. Uji validitas 25

3. Uji reliabilitas 25

4. Tabel data operator beserta penggunanya di Indonesia 25 5. Tabel data jumlah pengguna mobile apps dari tahun ke tahun 25 6. Tabel tren penggunaan layanan data, layanan suara, dan SMS 26 7. Karakteristik konsumen (jenis kelamin) 26

8. Karakteristik konsumen (usia) 26

9. Karakteristik konsumen (semester) 26

10. Karakteristik konsumen (sumber keuangan) 26 11. Karakteristik konsumen (penerimaan per bulan) 27 12a Pengenalan kebutuhan (manfaat yang diharapkan) 27

12b Pengenalan konsumen (motivasi) 27

12c Pengenalan konsumen (faktor penghalang) 27 12d Pengenalan konsumen (kebiasaan pengguna) 28 13a Pencarian informasi (sumber informasi) 28 13b Pencarian informasi (hal yang menjadi perhatian) 28 14a Evaluasi alternatif (kriteria yang menjadi pertimbangan pembelian) 29 14b Evaluasi alternatif (pengguna kartu lain) 29 14c Evaluasi alternatif (kriteria pertimbangan dalam menggunakan

kartu lain) 29

15a Keputusan pembelian (tempat membeli kartu Simpati) 29 15b Keputusan pembelian (alasan membeli di tempat tersebut) 30 15c Keputusan pembelian (keputusan dalam pembelian) 30 15d Keputusan pembelian (pengaruh dari orang lain dalam

keputusan pembelian) 30

15e Keputusan pembelian (pemberi pengaruh keputusan) 30 16a Evaluasi pasca pembelian (tingkat kepuasan) 30 16b Evaluasi pasca pembelian (pengaruh dari iklan merek lain) 31 16c Evaluasi pasca pembelian (keunggulan kartu Simpati

(12)

16d Evaluasi pasca pembelian (persepsi terhadap kartu Simpati) 31 16e Evaluasi pasca pembelian (pengeluaran pulsa per bulan) 31 17. Bartlett‟s test spericity awal 32

18. Anti image matrice awal 32

19. Communalities awal 33

20. Measure Sampling Adequancy (MSA) awal 33 21. Total variance explained awal 34

22. Component matrix awal 35

23. Bartlett‟s test spericity setelah reduksi variabel 35 24. Anti image matrice setelah reduksi variabel 36 25. Communalities setelah reduksi variabel 36 26. Measure Sampling Adequancy (MSA) setelah reduksi

variabel 37

(13)

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Telkomsel merupakan perusahaan telekomunikasi dengan jumlah pengguna terbanyak di Indonesia dengan pesaing terdekatnya yaitu operator XL. Tabel data operator beserta penggunanya di Indonesia dapat di lihat pada Lampiran Tabel 4. Porsi pelanggan kartu AS, Simpati dan Kartu Halo masing-masing sebesar 40 %, 58 %, dan 2 % (Rouzni 2013). Saat ini Simpati masih menjadi produk dengan pendapatan terbesar. Kontribusi segmen muda terhadap penggunaan sim card Telkomsel cukup besar terutama layanan data dimana kebanyakan dari mereka menggunakan Simpati.

Banyaknya perusahaan yang terjun ke industri telekomunikasi menyebabkan persaingan pasar semakin ketat dimana setiap operator seluler berusaha menarik konsumen agar tertarik untuk menggunakan produk sim cardnya. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan menurunkan tarif yang kemudian berkembang menjadi fenomena perang tarif antar operator. Kebijakan ini dilakukan dengan asumsi bahwa usaha promosi tersebut dapat membantu perusahaan dalam mempertahankan konsumen yang sudah ada sekaligus usaha untuk menarik konsumen baru. Banyaknya opsi produk sim card yang ditawarkan di pasar membuat masyarakat cenderung bersikap rasional dan selektif dalam membeli barang. Hal ini tentunya sangat menguntungkan konsumen di mana mereka dapat menikmati pesta tarif karena para operator ramai-ramai menurunkan tarif mereka dan konsumen dapat memilihsim card sesuai dengan kebutuhan.

Hadirnya mobile apps seperti Line,Whatsapp, Kakao talk, dan WeChat dimana disematkan fitur-fitur seperti chatting, video call, telepon gratis, games, berbagi foto dan video hanya dengan menggunakan paket data internet yang terhitung lebih terjangkau dibandingkan menggunakan cara konvensional. Tren baru ini tentunya akan menggeser perilaku konsumen yang awalnya sering menggunakan SMS, MMS, dan telepon maupun video call menjadi lebih sering menggunakan paket internet untuk mengakses mobile apps. Hal ini juga jelas akan mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih penggunaan simcard

(14)

meroket 3.000% dalam kurun waktu hampir setahun ini, sekaligus menjadikan Indonesia negara kedua pengguna KakaoTalk terbesar di dunia. Di Indonesia terjadi peningkatan registrasi penggunaan WeChat hingga mencapai 2000% sekaligus Indonesia menjadi salah satu negara pengguna WeChat terbesar di dunia di susul India (Indonesia…2013).

Dengan meningkatnya aktivitas perusahaan sebagai perusahaan terkemuka, maka perlu dilakukan analisis terhadap faktor yang dipentingkan dalam rangka meningkatkan tingkat kepuasan konsumen dalam penggunaannya. Hal ini untuk melihat faktor-faktor apa yang dipentingkan konsumen dalam memilih produk yang dipasarkan oleh perusahaan. Berdasarkan latar belakang dan data yang telah disampaikan maka penulis tertarik untuk meneliti tentang “Analisis Faktor-Faktor Yang Dipentingkan Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Sim Card Simpati di Era Mobile Apps”.

Perumusan Masalah

1. Bagaimana karakteristik pengguna sim card Simpati?

2. Bagaimana proses pengambilan keputusan konsumen dalam pembelian sim card Simpati pada mahasiswa S1 IPB?

3. Faktor-faktor apa saja yang dipentingkan konsumen dalam pembeliansim card

Simpati?

Tujuan Penelitian

Sesuai dengan perumusan masalah di atas maka tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Mengidentifikasi karakteristik pengguna sim card Simpati.

2. Menganalisis proses pengambilan keputusan pembelian sim card Simpati. 3. Menganalisis faktor-faktor yang dipentingkan konsumen terhadap pembelian

sim card Simpati.

Manfaat Penelitian

1. Bagi perusahaan, penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan masukkan yang berguna untuk perusahaan operator sebagai bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan dan strategi pemasaran.

2. Bagi pihak lain, dapat sebagai bahan refrensi yang nantinya dapat memberikan perbandingan dalam mengadakan penelitian pada masa yang akan datang.

Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini dibatasi pada produk yang diteliti, yaitu hanya pada produk

(15)

Atribut

Dalam penelitian ini terdapat 15 atribut yang akan dianalisis untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap pembelian kartu Simpati. Atribut-atribut tersebut yaitu harga kartu perdana, tarif (biaya telepon/SMS), kekuatan sinyal, kecepatan internet, promosi (iklan), bonus (telepon, SMS, dan lain-lain), merek yang terkenal, kemudahan membeli dan isi ulang, harga isi ulang, jangka waktu (masa aktif), kelancaran berkomunikasi, motivasi pembelian, informasi, tempat penjualan, dan pengaruh orang lain. Variabel tersebut didapatkan dari jurnal dan disesuaikan dengan teori bauran pemasaran jasa 8P dan 5 dimensi kualitas jasa (Lovelock dan Wright 2005).

Berdasarkan jurnal Nela et al. (2012) terdapat empat atribut yang mempengaruhi keputusan pembelian simcard yaitu citra merek, kualitas produk, harga, dan promosi. Kemudian dalam jurnal lain ( Muliati at al. 2013) disebutkan ada sebelas atribut yang mempengaruhi keputusan pembelianyaitu sinyal yang kuat, harga perdana yang murah, harga voucher isi ulang yang murah, tarif sms yang murah, pusat pelayanan mudah ditemui, bonus yang diberikan menarik, iklan yang menarik, jangkauan yang luas, undian yang banyak, tempat penjualan yang mudah ditemui, dan harga percakapan yang murah. Sedangkan dalam jurnal Handy (2010) disebutkan bahwa ada empat faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian simcard yaitu pertama faktor budaya contohnya kultur dan kelas sosial. Kedua, faktor sosial yang mencerminkan penghasilan,pekerjaan, pendidikan, dan tempat tinggal. Sedangkan yang ketiga, faktor kepribadian yang di dalamnya meliputi usia dan siklus hidup, pekerjaan dan keadaan ekonomi, kepribadian, gaya hidup dan konsep diri. Dan yang keempat, faktor psikologi utama/kejiwaan yang terdiri dari motivasi, persepsi, pembelajaran, serta keyakinan dan pendirian.

METODE

Kerangka Pemikiran Peneltian

(16)

Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di kampus Institut Pertanian Bogor yang berlokasi di Dramaga, Bogor. Sedangkan waktu pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Februari 2014 sampai dengan Maret 2014.

Jenis Dan Sumber Data

Dalam penelitian ini terdapat dua jenis data, yaitu data primer dan sekunder. 1. Data primer, diperoleh melalui observasi dan survei. Metode survei

dilakukan dengan caramenyebarkan kuesioner dan wawancara yang mendalam terhadap 100 responden. Observasi dilakukan dengan pengamatan langsung yang dapat dilakukan dengan menggunakan seluruh alat indera. Paketkuesioner terdiri dari empat bagian. Bagian pertama adalah

screening, yaituberupapertanyaan penyaring yang digunakan untuk mengetahui apakah konsumen yang akandijadikan responden benar-benar memiliki kriteria sebagai responden. Kriteria yangditetapkan untukmenjadi responden adalah mahasiswa S1 Institut Pertanian Bogor penggunakartu simPATI yang telah menggunakan kartu tersebut lebih dari tiga bulan. Bagian keduaberupa pertanyaan-pertanyaan mengenai identitas responden. Bagian ketiga memuat beragam pertanyaan mengenai proses keputusan pembelian konsumen dan bagian keempatmemuat pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan sikap dan perilaku konsumen.Kuesioner selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 1.

(17)

Metode Penarikan Sampel

Dari populasi ini diambil contoh mahasiswa S1 yang menggunakan kartu simPATI. Menurut Suliyanto (2005), jumlah contoh dapat ditentukan dengan rumus Slovin (e = 10%), yaitu :

………....(1)

keterangan

n = jumlah contoh yang akan diambil N = jumlah populasi

e = kesalahan yang dapat ditolerir

Menurut data Direktorat Administrasi dan Jaminan Mutu Pendidikan (AJMP) IPB, jumlah mahasiswa S1 IPB yang aktif sampai 4 Oktober 2013 adalah 15.547 mahasiswa. Dengan rumus Slovin, maka diperoleh jumlah responden :

= 99,36 = 100 responden

Jumlah responden yang diambil sebanyak 100 orang (pembulatan ke atas). Penarikan contoh dilakukan dengan metode nonprobability sampling sehingga semua unsur populasi belum tentu memiliki peluang yang sama untuk dipilih menjadi anggota contoh. Pengambilan sampel dilakukan dengan quota sampling,

yaitu dengan memutuskan kriteria-kriteria yang digunakan sebagai acuan penarikan contoh pada jumlah tertentu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini distratifikasikan secara proporsional menurut jumlah mahasiswa perfakultas, namun tidak dipilih secara acak tetapi secara kebetulan saja (accidental).

Tabel 1. Jumlah mahasiswan per Fakultas

Fakultas Populasi (orang) Sampel (orang)

Pertanian 2011 13

Kedokteran Hewan 774 5

Perikanan dan Ilmu Kelautan 1677 12

Peternakan 995 6

Kehutanan 1774 11

Teknologi Pertanian 1885 12

Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

3139 20

Ekonomi dan Manajemen 1984 13

Ekologi Manusia 1308 8

Total 15547 100

(IPB 2013)

Proporsi jumlah responden tiap fakultas didapat dengan membagi jumlah mahasiswa perfakultas dengan keseluruhan jumlah mahasiswa S1 IPB. Tujuan

(18)

yang diharapkan. (Santoso dan Tjiptono 2001). Prosedur pencarian sampel ini dilakukan berdasarkan accidental/kebetulan.

Uji Instrumen Uji Validitas

Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kesahihan suatu kuesioner (Simamora 2004). Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan korelasi Product Moment yang digunakan untuk menentukan suatu besaran yang menyatakan seberapa kuat hubungan satu peubah dengan peubah yang lain. Rumus untuk korelasi Product Moment sebagai berikut :

………....(2)

keterangan

r = Koefisien validitas yang dicari n = Jumlah responden

X = Skor masing-masing pertanyaan X Y = Skor masing-masing pertanyaan Y

Angka korelasi yang didapat harus dipertimbangkan dengan angka kritis tabel korelasi nilai r. Bila nilai r ProductMoment lebih besar dari nilai tabel, maka pertanyaan tersebut sahih. Hasil yang diperoleh dari uji validitas terhadap 15 atribut dengan menggunakan SPSS mendapatkan hasil bahwa seluruh atribut dalam penelitian ini valid. Hal ini karena seluruh atribut memiliki r-hitung>r-tabel yaitu dengan rentang 0,398-0,763 dimana tidak ada r-hitung yang di bawah r-tabel atau 0,361 (Lampiran 2).

Uji Reliabilitas

Reliabilitas adalah suatu nilai yang menunjukkan konsistensi suatu alat ukur di dalam mengukur gejala yang sama. Kuesioner reliable adalah kuesioner yang apabila dicobakan berulang-ulang kepada kelompok yang sama akan menghasilkan data yang sama. Uji realibilitas data kuesioner dilakukan dengan menggunakan metode Cronbach’s Alpha dengan rumus:

[ ] [ ]………. (3)

Keterangan :

r11 = realibilitas instrument k = banyak butir pertanyaan

(19)

Uji reliabilitas dilakukan pada 30 responden dimana realibilitas suatu konstruk variabel dikatakan baik jika memiliki nilai Cronbach’s Alpha lebih dari 0.60. Dengan menggunakan SPSS versi 19 mendapatkan hasil Cronbach’s Alpha lebih dari 0.60 yaitu sebesar 0,820 sehingga seluruh atribut dalam kuesioner dapat dinyatakan reliable (Lampiran 3).

Metode Pengolahan dan Analisis Data Analisis Deskriptif

Analisis deskriptif merupakan bentuk analisis data penelitian untuk menguji generalisasi hasil penelitian yang didasarkan atas satu sampel. Analisis deskriptif menggunakan satu variabel atau lebih tetapi bersifat mandiri. Analisis ini tidak berbentuk perbandingan atau hubungan (Hasan 2004).

Analisis deskriptif pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui karakteristik konsumen dan proses pengambilan keputusan pembelian sim card

Simpati melalui perhitungan persentase jumlah responden yang disajikan dalam bentuk tabulasi sederhana.

Analisis Faktor

Analisis faktor dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui preferensi pengguna simcard Simpati. Menurut Suliyanto (2005), analisis faktor adalah suatu teknik untuk menganalisis tentang saling ketergantungan (interdependence) dari beberapa variabel secara simultan dengan tujuan untuk menyederhanakan dari bentuk hubungan antara beberapa variabel yang diteliti menjadi sejumlah faktor yang lebih sedikit daripada variabel yang diteliti, yang berarti dapat juga menggambarkan tentang struktur data dari penelitian. Pada prinsipnya analisis faktor digunakan untuk mengelompokkan beberapa variabel yang memiliki kemiripan untuk dijadikan satu faktor sehingga dimungkinkan dari beberapa atribut yang mempengaruhi suatu komponen variabel dapat diringkas menjadi beberapa faktor utama yang jumlahnya lebih sedikit.Dalam tahapan analisis faktor terdapa beberapa tahapan dan uji yang harus dilakukan, yaitu:

1.Menentukan variabel-variabel yang akan dianalisis.

2. Menguji faktor-faktor dengan menggunakan uji Bartlett Test of Spericity dan Measure of Sampling Adequancy (MSA).

-Langkah awal yang dilakukan adalah menguji variabel-variabel tersebut

(20)

< Alpha 5% maka hal ini menunjukkan bahwa ada korelasi antar variabel dan proses dapat dilanjutkan.

-Measure of Sampling Adequancy dalam SPSS menggunakan indeks Kaiser Meyer Olkin sehingga sering disebut Kaise Meyer Olkin of Sampling dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Selanjutnya pada tabel Anti-image Metrices pada bagian Anti image correlation dapat dilihat sejumlah angka yang membentuk diagonal bertanda „a‟ menunjukkan nilai MSA dari masing-masing variabel yang diteliti. Nilai MSA yang > 0,5 menunjukkan bahwa variabel tersebut mempengaruhi dalam pembelian simcard Simpati, jika terdapat variabel yang memiliki nilai MSA < 0,5 maka variabel tersebut harus dikeluarkan kemudian melakukan langkah ulang tanpa mengikutsertakan variabel yang tidak layak tersebut. Dapat dilihat bahwa dari 15 variabel yang diuji ternyata hanya hanya 2 variabel yang dianggap tidak mempengaruhi konsumen dalam pembelian kartu Simpati, yaitu variabel kekuatan sinyal dan variabel kecepatan internet dimana nilai MSA variabel kekuatan sinyal 0,492 dan variabel kecepatan internet 0,495. Selanjutnya diperlukan reduksi/ pengujian ulang terhadap variabel-variabel yang tidak berpengaruh tersebut, satu per satu. Yaitu dengan mengeluarkan variabel kekuatan sinyal terlebih dahulu.

3. Tahap selanjutnya yaitu melakukan proses factoring, di mana proses ini

dilakukan pada variabel-variabel yang sudah lolos uji MSA sebelumnya. Proses factoring yaitu proses pemisahan variabel-variabel yang memenuhi korelasi dari nilai MSA sebelumnya menjadi suatu kelompok/ grup tertentu. Umumnya metode yang digunakan dalam proses factoring adalah Principal Component Analysis (PCA) atau Analisis Komponen Utama (AKU). Metode PCA adalah suatu metode analisis yang digunakan untuk mengelompokkan beberapa variabel menjadi suatu kelompok variabel yang lebih sedikit, dimana pengelompokkan ini didasarkan pada kesamaan sifat/karakteristik yang dimiliki oleh data-data variabel tersebut dan dalam proses ini akan menghasilkan nilai communalities. Pada tabel communalities nilai initial yang berjumlah 1 merupakan varian variabel sebelum dilakukan ekstraksi yang berarti variabel tersebut 100% membentuk faktor tersebut karena faktor sebelum ekstraksi sama dengan variabel. Selanjutnya nilai extraction

merupakan nilai varian dari suatu variabel yang dapat dijelaskan oleh faktor yang akan terbentuk. Nilai communalities yang semakin besar menunjukkan hubungan yang semakin kuat dengan faktor yang nantinya terbentuk. Pembentukkan faktor ini dapat dilihat dalam tabel Total Variance Explained di mana nilai Eigen harus berada di atas nilai 1. Variabel yang memiliki nilai

(21)

4. Proses selanjutnya Rotation yang tujuannya untuk memperjelas posisi variabel- variabel yang dianalis dalam kelompok faktor, karena dalam proses factoring

biasanya masihterdapat variabel-variabel yang belum mempunyai posisi yang jelas dalam suatu kelompok/grup faktor. Umumnya metode rotasi yang digunakan adalah metode Varimax.

5. Interpretasi penamaan faktor yang terbentuk. Penamaan faktor yang terbentuk dapat dilakukan dengan dua cara yaitu, menamakan faktor dengan nama variabel yang membentuk faktor itu sendiri atau dengan nama variabel yang memiliki nilai factor loading tertinggi.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Perusahaan

Perusahaan Telkomsel bergerak di bidang operator jasa telekomunikasi selular dengan frekuensi jaringan operator 900/1800 GSM. Telkomsel adalah kependekan dari ”Telekomunikasi Selular”, yakni perusahaan jasa telekomunikasi yang berbasis GSM. PT Telkomsel mulai mendapat keuntungan besar dalam jasa dan produk ketika jaringan servis datanya mulai mencakup keluar negeri (internasional). Secara internasional kredibilitas Telkomsel diakui oleh 227 mitra yang mencakup 143 negara. Perusahaan ini sukses menjalin kemitraan dengan SingTel atas komitmen bersama untuk menjadi salah satu pemegang saham dari Telkomsel. Perluasan jaringan dan jasa layanan suara (voice service) menjadi fokus kunci Telkomsel. Di Indonesia, Telkomsel baru melakukan 4% penetrasi tahap kedua dengan pertumbuhan pasar selular yang cepat dan tingkat persaingan operator telepon selular yang tinggi. Pangsa pasar di Indonesia masih berjalan dengan jasa layanan suara (voice service) ini berlawanan dengan aktivitas diseluruh dunia yang sedang menuju 3G lisensi dan spektrum. Kebijakan manajemen untuk lebih menguasai kompetensi pasar yang semakin ketat yang diarahkan menembus pangsa pasar.

Untuk lebih menjangkau pelanggan telepon selular dimanapun mereka berada di seluruh Indonesia, PT Telkomsel telah meluncurkan sistem penjualan dengan prinsip kepuasan pelanggan. Dengan prinsip itu, PT Telkomsel dalam melayani pelanggannya dengan mendirikan kantor pelayanan dengan nama GraPARI Telkomsel atau Graha Pari Sraya Telkomsel.

The Best and Leading Mobile Lifestyle and Solutions Provider in The Region”. Maknanya adalah Telkomsel memiliki visi menyediakan kualitas dan

kepuasan di berbagai segmen pelanggan dan menyediakan berbagai gaya hidup pelanggan. “Deliver Mobile Lifestyle Services and Solution in Excelent Way That Exceed Customer Expectation, Create Value for All Stakeholder and The Economic Development of The Nation”. Maknanya adalah Telkomsel memiliki

(22)

1.kartuHalo 2.simPATI 3.Kartu As

4.Telkomsel Flash 5.Kartu Facebook

6.Kartu LOOP (sebelumnya bernama simPATI LOOP)

.

Karakteristik Konsumen

Berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan karakteristik responden pada Tabel 2. Untuk lebih rincinya dapat dilihat pada tabel di Lampiran 7,8,9,10, dan 11.

Tabel 2. Karakteristik konsumen

No. Karakteristik Konsumen Persentase (%) 1 Jenis Kelamin Perempuan (77)

2 Usia 21 Tahun (40)

3 Semester 8 (47)

4 Sumber Keuangan Orang Tua (69)

5 Pendapatan per Bulan Rp 500.001 - Rp 1.000.000 (55)

Proses Pengambilan Keputusan

(23)

Tabel 3. Tahapan pengambilan keputusan

1 1. Manfaat yang diharapkan : Komunukasi lancar 84

Pengenalan

kebutuhan 2. Motivasi pembelian : Sinyal kuat 67

3. Faktor Penghalang : Harga mahal 69

4. Kebiasaan pengguna : Chatting (BBM,LINE,WA) 28

2

Pencarian informasi

5. Sumber informasi :iklan media elektronik dan

keluarga 36

6. Hal yang menjadi perhatian : Kekuatan sinyal 37 7. Kriteria yang menjadi pertimbangan pembelian :

kekuatan sinyal 42

3

Evaluasi

alternatif 8. Menggunakan lebih dari satu kartu : Ya 100

9. Kriteria menggunakan kartu lain : Paket SMS 25 10. Tempat membeli kartu Simpati : Counter-counter

HP 76

11. Alasan membeli di tempat tersebut : Dekat dengan

tempat tinggal 79

4

Keputusan

pembelian 12. Keputusan dalam pembelian : Terencana 61 13. Pengaruh Dari Orang Lain Dalam Keputusan

Pembelian : Memberi tahu bahwa mereka telah

membeli kartu Simpati 37

14. Pemberi pengaruh keputusan : Keinginan sendiri 46

15. Tingkat kepuasan secara umum: Puas 62 16. Pengaruh dari iklan merek lain : Membeli merek

17. Keunggulan kartu Simpati dibandingkan Kartu

Lain : Kekuatan sinyal 58

18. Persepsi terhadap kartu Simpati : Sepadan dengan kualitasnya

53 19. Pengeluaran Pulsa per Bulan (Rp) : 50.001 –

100.000 54

Faktor-Faktor Yang Dipentingkan Konsumen Dalam Pembelian Sim Card

Simpati

(24)

Tabel 4. Faktor-faktor yang terbentuk

Berdasarkan hasil penelitian terdapat dua variabel tambahan lainnya dari responden yang menjadikannya salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian yaitu custoumer care dan kuota paket internet yang ditawarkan.

Faktor Pertama (Efisiensi dan Opportunity)

Faktor pertama yang terbentuk dari analisis faktor diberi nama efisiensi dan

opportunity yang memiliki 4 variabel yaitu variabel kemudahan membeli dan isi ulang, harga isi ulang, jangka waktu (masa aktif), dan tempat penjualan. Faktor ini merupakan faktor terbesar yang terbentuk dari analisis faktor yang mampu menjelaskan keragaman data sebesar 31.1%. Artinya preferensi konsumen terhadap kartu Simpati mempertimbangkan faktor efisiensi dan opportunity

sebesar 31.1%. Akibatnya menjadikannya sebagai faktor yang paling utama dipertimbangkan dalam pembelian simcard. Nilai loading factor variabel-variabel dalam faktor efisiensi dan opportunity berada pada rentang 0.767 sampai 0.603. Hal ini menunjukkan tingkat keeratan hubungan antara variabel dengan faktor yang terbentuk.

(25)

kemudahan isi ulang pulsa, karena ada kalanya beberapa produk simcard, ketikakonsumen ingin membeli isi ulang pulsa sulit menemukannya karena kelangkaan ketersediaan pasokan pulsa di beberapa penjual pulsa. Tentunya hal ini akan menyulitkan pengguna untuk melanjutkan pemakaian produk. Berdasarkan hasil penelitian variabel kemudahan membeli dan isi ulang Simpati,konsumen rata-rata merasa puas (85%), yang artinya Telkomsel harus mempertahankan hal ini sebagai salah satu keunggulan produk.

Selanjutnya dalam faktor efisiensi dan opportunity,terdapat variabel jangka waktu (masa aktif) yang memilki nilai loading factor terbesar kedua yaitu sebesar 0.736. Setiap operator sim card menawarkan jangka waktu (masa aktif) pulsa yang berbeda-beda dimana ada yang terlalu singkat dan ada juga yang lama. Di mana jika pulsa melewati masa aktif tersebut akan hangus. Tentunya hal tersebut akan merugikan konsumen jika memiliki sisa pulsa tetapi masa berlaku telah habis, sehingga hal ini sangat terkait seberapa jauh konsumen dapat mentoleransinya dengan menyesuaikan antara gaya hidup dan kebutuhan dengan ketentuan yang diberlakukan oleh operator. Dalam hal ini Simpati menawarkan masa aktif pulsa mulai dari dari Rp 5 000 (7 hari), Rp 10 0000 (15 hari), Rp 25 000 (30 hari), Rp 50 000 (45 hari), sampai Rp 100 0000 (60 hari). Berdasarkan hasil penelitian variabel jangka waktu (masa aktif) Simpati,konsumen rata-rata merasa puas (85%), yang artinya perusahaan harus mempertahankan lamanya masa aktif yang ditawarkan kepada konsumen saat ini.

Kemudian dalam faktor efisiensi dan opportunity, terdapat variabel harga isi ulang yang memilki nilai loading factor terbesar ketiga yaitu sebesar 0.691. Harga isi ulang yang ditawarkan oleh operator sim card menjadi hal yang penting setelah pasca pembelian. Di kalangan anak muda seperti mahasiswa, memiliki kebutuhan yang variatif sehingga dibutuhkan juga variatif harga pulsa. Dalam hal ini Simpati menawarkan variatif harga pulsa mulai dari Rp 5 000, Rp 10 000, Rp 25 000, Rp 50 000, sampai Rp 100 0000. Berdasarkan hasil penelitian variabel harga isi ulang Simpati,konsumen rata-rata merasa cukup puas (70%), hal ini menunjukkan perusaah harus meningkatkan lagi kepuasan konsumen dengan cara menawarkan lebih banyak lagi variasi harga isi ulang.

Dan yang terakhir dalam faktor efisiensi dan opportunity, terdapat variabel tempat penjualan produk yang memilki nilai loading factor terbesar keempat yaitu sebesar 0,603. Ketika seseorang ingin membeli suatu produk hal pertama yang diperhatikan adalah tempat penjualan produk tersebut, apakah mudah dijangkau atau sulit dijangkau. Hal ini lebih terkait pada jarak antara konsumen dengan tempat dijualnya produk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian variabel tempat penjualan Simpati dirasakan konsumen rata-rata cukup puas (55%), artinya perusahaan harus lebih meningkatkan lagi titik-titik penjualan agar konsumen lebih mudah menjangkaunya.

Faktor Kedua (Kekuatan Komunikasi dan Motivasi)

(26)

11.9 %. Nilai loading factor keragaman variabel dalam faktor kekuatan komunikasi dan motivasi berada pada rentang 0.696 sampai 0.614. Hal ini menunjukkan tingkat keeratan hubungan antara variabel dengan faktor yang terbentuk.

Dalam faktor kekuatan komunikasi dan motivasi,variabel merek yang terkenal memilki nilai loading factor tertinggi yaitu sebesar 0.696 yang mengindikasikan bahwa variabel ini sangat dipentingkan oleh konsumen dalam membeli sim card, hal ini perlu diperhatikan oleh perusahaan karena ketika seseorang akan membeli sebuah produk baru hal yang paling mendasar yang diperhatikan adalah keterkenalan merek tersebut yang terkait dengan layanan purna jual. Hal ini akan mempermudah konsumen mengenali produk yang akan dibeli. Seperti yang diketahui bahwa Telkomsel adalah sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia yang sudah memiliki nama besar serta kualitas purna jual yang sudah tidak diragukan lagi. Berdasarkan hasil penelitian variabel merek yang terkenal,konsumen rata-rata merasa sangat puas (70%), artinya Telkomsel harus mempertahankan keterkenalan akan mereknya.

Selanjutnya dalam faktor kekuatan komunikasi dan motivasi,variabel informasi memilki nilai loading factor tertinggi kedua yaitu sebesar 0.694. Hal ini terkait mengenai informasi dari produk tersebut, dimana perusahaan memberikan label informasi yang jelas terhadap produk yang ditawarkan ke konsumen. Biasanya ada beberapa operator sim card yang tidak mencantumkan syarat dan ketentuan yang berlaku terhadap suatu promosi, sehingga yang terjadi adalah konsumen merasa tertipu seperti pada kasus sedot pulsa oleh operator-operator yang tidak mengikuti aturan resmi. Berdasarkan hasil penelitian variabel informasi Simpati,konsumen rata-rata merasa puas (55%), yang artinya Telkomsel telah berhasil memberikan informasi yang akurat terkait produk sim card yang ditawarkan kepada konsumen sehingga perusahaan harus mempertahankannya.

Kemudian dalam faktor kekuatan komunikasi dan motivasi,variabel motivasi pembelian memilki nilai loading factor tertinggi ketiga yaitu sebesar 0.656. Keterkenalan merek,promosi, dan informasi dari suatu produk tentunya akan berujung pada munculnya motivasi pembelian dari konsumen yang tentunya berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan. Berdasarkan hasil penelitian variabel motivasi pembelian,konsumen rata-rata merasa cukup puas (55%), yang artinya perusahaan harus lebih memperhatikan lagi motivasi konsumen dalam pemenuhan kebutuhannya.

(27)

Faktor Ketiga (Biaya dan Pengaruh Orang Lain)

Faktor ketiga yang terbentuk dari analisis faktor diberi nama biaya dan pengaruh orang lain yang memiliki 4 variabel yaitu harga kartu perdana, tarif (biaya telepon dan SMS), bonus (SMS,telepon,dan lain-lain), pengaruh orang lain. Faktor ini mampu menjelaskan keragaman data sebesar 9.3 % yang artinya bahwa preferensi konsumen terhadap kartu Simpati mempertimbangkan faktor biaya dan pengaruh orang lain sebesar 9.3 %. Nilai loading factor variabel-variabel dalam faktor biaya dan pengaruh orang lain berada pada rentang 0.788 sampai 0.648 dimana hal ini menunjukkan tingkat keeratan hubungan antara variabel dengan faktor yang terbentuk.

Dalam faktor biaya dan pengaruh orang lain,variabel bonus (SMS dan telepon) memilki nilai loading factor tertinggi yaitu sebesar 0.788, yang mengindikasikan bahwa variabel ini sangat dipentingkan oleh konsumen dalam membeli sim card. Hal ini penting karena konsumen dengan mendapatkan

rewards berupa bonus (SMS dan telepon) akan mampu mengurangi pengeluaran biaya. Saat ini banyak sekali operator sim card menawarkan bonus yang menarik dan kompetitif, biasanya konsumen lebih tertarik terhadap produk sim card yang menawarkan banyak bonus. Berdasarkan hasil penelitian variabel bonus Simpati,konsumen rata-rata merasa puas (60%), artinya Telkomsel harus mempertahankan penawaran bonus yang sudah ada saat ini.

Selanjutnya dalam faktor biaya dan pengaruh orang lain,variabel tarif (SMS dan telepon) memilki nilai loading factor tertinggi kedua yaitu sebesar 0.685. Ketika mencari informasi produk sim card biasanya konsumen mencari tahu terlebih dahulu apakah tarif biaya untuk menelpon dan SMS terhitung ekonomis dan dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan hasil penelitian variabel tarif biaya Simpati,konsumen rata-rata merasa cukup puas (50%), artinya tarif SMS dan telepon yang ditawarkan Telkomsel masih terhitung agak mahal sehingga untuk ke depannya perusahaan harus lebih menawarkan tarif yang lebih terjangkau lagi kepada konsumen.

Kemudian dalam faktor biaya dan pengaruh orang lain,variabel pengaruh orang lain memilki nilai loading factor tertinggi ketiga yaitu sebesar 0.648. Rekomendasi dari orang lain baik itu orang terdekat seperti keluarga dan teman, tentunya hal ini sangat mempengaruhi keputusan pembelian seseorang, walaupun pada kenyataannya tidak sedikit juga orang yang membeli sesuatu karena keinginan sendiri dan tidak terpengaruh oleh orang lain. Berdasarkan hasil penelitian variabel pengaruh orang lain,konsumen rata-rata merasa puas (60%), artinya Telkomsel berhasil membuat penggunanya merasa puas sehingga mereka mau merekomendasikannya secara suka rela kepada orang lain.

(28)

Faktor Keempat (Manfaat Utama)

Faktor keempat yang terbentuk dari analisis faktor diberi nama manfaat utama yang memiliki 2 variabel yaitu kecepatan internet dan kelancaran berkomunikasi. Faktor ini mampu menjelaskan keragaman data 8.5 % yang artinya bahwa preferensi konsumen terhadap kartu Simpati mempertimbangkan faktor kecepatan internet dan kelancaran berkomunikasi sebesar 8.5 %. Faktor manfaat utama menjadi faktor dengan nilai keragaman terkecil hal ini terkait dengan nilai terminal (terminal value) yang melekat pada pelanggan, yang merupakan nilai final yang diharapkan seseorang. Nilai loading factor variabel-variabel dalam faktor manfaat utama berada pada rentang 0.788 sampai 0.765 dimana hal ini menunjukkan tingkat keeratan hubungan antara variabel dengan faktor yang terbentuk.

Dalam faktor manfaat utama, variabel kecepatan internet memilki nilai

loading factor tertinggi yaitu sebesar 0.788, yang mengindikasikan bahwa variabel ini sangat dipentingkan oleh konsumen dalam membeli sim card. Tren media sosial dan mobile apps/instant messenger membuat seseorang harus selalu mobile sehingga menjadikan kecepatan internet sebagai hal yang sangat diperhatikan dalam pembelian simcard. Walaupun operator menawarkan paket internet yang murah tetapi tidak diimbangi dengan kecepatan internet yang cepat alias lambat tentunya konsumen menjadi tidak tertarik untuk membeli produk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian variabel kecepatan internet Simpati,konsumen rata-rata merasa sangat puas (80%), artinya Telkomsel harus mempertahankan kecepatan internet yang telah ada saat ini.

Dan yang terakhir dalam faktor manfaat utama, variabel kelancaran berkomunikasi memilki nilai loading factor tertinggi kedua yaitu sebesar 0.765. Kelancaran berkomunikasi merupakan hal yang penting bagi konsumen, hal ini terkait dengan tingkat mobilisasi yang tinggi di mana konsumen tidak ingin terganggu dalam berkomunikasi sehingga untuk mengimbanginya dibutuhkan sim card yang menawarkan kelancaran berkomunikasi. Berdasarkan hasil penelitian variabel kelancaran berkomunikasi,konsumen rata-rata merasa puas (80%), artinya Telkomsel harus mempertahankan kelancaran berkomunikasi yang sudah ada saat ini.

Implikasi Manajerial

(29)

tersebut meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian. Langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan oleh Telkomsel untuk mempertahankan dan mengembangkan produk yang ditawarkan di pasar berdasarkan hasil penelitian ini antara lain:

Perusahaan perlu memperhatikan faktor efisiensi dan opportunity yang salah satunya mencakup kemudahan membeli dan isi ulang hal ini perlu diperhatikan oleh perusahaan karena konsumen sangat mementingkan faktor teknis seperti registrasi pengguna baru saat diawal penggunaan sim card, di mana konsumen tidak mau disibukkan dan disulitkan oleh hal-hal yang rumit serta lebih memilih cara registrasi yang lebih mudah. Pasca pembelian juga perlu diperhatikan seperti kemudahan isi ulang pulsa, karena ada kalanya konsumen ketikaingin membeli isi ulang pulsa sulit menemukannya akibat kelangkaan ketersediaan pasokan pulsa di beberapa penjual pulsa. Tentunya hal ini akan menyulitkan pengguna untuk melanjutkan pemakaian produk. Berdasarkan hasil penelitian 85% responden merasa puas, sehingga perusahaan harus mempertahankan kemudahan membeli dan isi ulang yang sudah ada saat ini.

Selanjutnya yaitu mengenai jangka waktu (masa aktif), di mana hal ini menjadi penting bagi konsumen karena masa aktif tersebut sangat menentukan sejauh mana batas konsumen dapat memakai pulsa yang sudah dibeli. Sejauh ini berdasarkan penelitian sebanyak 85% responden merasa puas, sehingga perusahaan harus mempertahankan strategi masa aktif yang sudah ada saat ini.

Kemudian yang harus diperhatikan selanjutnya yaitu harga isi ulang yang ditawarkan oleh Simpati, karena hal ini menjadi hal yang penting bagi konsumen setelah pasca pembelian. Di kalangan anak muda seperti mahasiswa, memiliki kebutuhan pulsa yang variatif sehingga dibutuhkan juga penawaran harga pulsa yang variatif. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa 55% responden merasa cukup puas, artinya Telkomsel harus membuat lebih banyak variasi harga isi ulang lagi untuk meningkatkan kepuasan konsumen yang notabene nya adalah kaum muda.

(30)

SIMPULAN DAN SARAN Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa mayoritas responden yang juga merupakan pengguna kartu Simpati adalah perempuan dengan usia 21 tahun dan sedang menjalankan studi di semester 8, serta memiliki sumber keuangan yang berasal dari orang tua rata-rata sebesar Rp 500 000 – Rp 1 000 000.

Kemudian pada proses pengambilan keputusan pembelian kartu Simpati menunjukkan bahwa pada tahap pengenalan kebutuhan mayoritas responden mengharapkan manfaat berupa komunikasi yang lancar. Hal lainnya yang menjadi motivasi utama pembelian kartu Simpati adalah mendapatkan sinyal kuat. Selain itu yang menjadi faktor penghalang utama dalam pembelian adalah mahalnya harga yang ditawarkan oleh Simpati. Terakhir, mayoritas responden mempunyai kebiasaan chatting. Selanjutnya, pada tahap pencarian informasi, mayoritas responden mendapatkan informasi yang berasal dari iklan media elektronik dan keluarga. Hal utama yang menjadi perhatian dalam pencarian informasi adalah mengenai kekuatan sinyal. Tahapan selanjutnya yaitu evaluasi alternatif dimana mayoritas responden memilki kriteria yang menjadi pertimbangan pembelian yaitu mengenai kekuatan sinyal, dimana responden ini menggunakan lebih dari satu kartu dengan tujuan agar dapat mendapatkan paket SMS yang lebih murah. Pada tahap evaluasi alternatif mayoritas responden memiliki kriteria pembelian yaitu kekuatan sinyal, di mana mayoritas responden menggunakan lebih dari satu

simcard, dengan menggunakan kartu lain karena paket SMS. Pada tahap keputusan pembelian mayoritas responden melakukan pembelian di counter-counter HP dengan alasan karena lebih dekat tempat tinggal sehingga mudah mengakses tempat tersebut. Dalam pembelian dilakukan secara terencana dimana orang lain berusaha mempengaruhi mereka dengan memberitahukan bahwa telah membeli kartu Simpati. Dan pada kenyataannya mereka melakukan keputusan pembelian karena atas dasar keinginan sendiri. Tahap yang terakhir yaitu evaluasi pasca pembelian dimana para responden secara umum merasa puas, namun dengan gencarnya iklan para kompetitor membuat responden memilih membeli merek lain tetapi juga tetap menggunakan kartu Simpati. Hal yang menjadikan kartu Simpati unggul dibandingkan kartu lainnya yaitu berupa kekuatan sinyal. Responden memilki persepsi kartu Simpati sebagai kartu yang sepadan dengan kualitasnya. Dan dalam penggunaan kartu Simpati para responden menghabiskan pulsa Rp 50 001 – Rp 100 000.

(31)

pengaruh orang lain. Dan faktor yang terakhir yaitu manfaat utama, terdapat atribut kecepatan internet dan kelancaran berkomunikasi.

Saran

1. Telkomsel perlu mempertahankan kemudahan membeli dan isi ulang yang sudah ada saat ini.

2. Telkomsel harus mempertahankan strategi masa aktif yang sudah ada saat ini. 3. Telkomsel harus membuat lebih banyak variasi harga isi ulang lagi untuk meningkatkan kepuasan konsumen yang notabene nya adalah kaum muda. 4. Telkomsel harus membangun tempat penjualan yang lebih dekat lagi dengan konsumen sehingga gampang untuk dijangkau.

DAFTAR PUSTAKA

Handy N. 2010. Pengaruh Perilaku Konsumen Mobile Internet Terhadap Keputusan Pembelian Paket Layanan Data Unlimited Internet CDMA di DKI Jakarta. Jurnal Telekomunikasi dan Komputer, Teknik Elektro.vol 1, no.2. Hasan. 2004. Analisis Data Penelitian dengan Statistik. Jakarta (ID) : PT Bumi

Aksara.

Indonesia Masuk Lima Besar Negara Pengguna di Dunia dengan 14 Juta Pengguna Aktif [Internet]. 2013. [diunduh pada 18 Mei 2013]. Tersedia pada: http://harianti.com/indonesia-masuk-lima-besar-negara-pengguna-line-di-dunia-dengan-14-juta-pengguna-aktif/.

[IPB] Institut Pertanian Bogor. 2013. Direktorat Administrasi dan Jaminan Pendidikan. Bogor (ID): IPB.

Kotler dan Keller. 2008. Manajemen Pemasaran. Edisi Ketiga Belas Jilid 1. Jakarta (ID) : PT Index.

Lovelock dan Wright. 2005. Manajemen Pemasaran Jasa (Terjemahan). Jakarta (ID) : PT Indeks Kelompok Gramedia.

Muliyati G, Djoni H, Yohannes ARL. 2013. Kecenderungan Penggunaan Merek Kartu Seluler Pra Bayar GSM Menggunakan Analisis Biplot (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat Manado). Jurnal MIPA, Matematika. 2 (1) 23-28.

Nela E, Handoyo DW, Sari L. 2012. Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, Harga, dan Promosi Terhadap Keputusan pembelian Kartu Perdana TelkomFlexi (Studi kasus pada konsumen TelkomFlexi di Kecamatan kota Kudus Kabupaten Kudus). Jurnal Sosial dan Politik, Administrasi Bisnis. 1-(11).

(32)

Santoso dan Tjiptono. 2001. Statistik Multivariat. Jakarta (ID) : PT Elex Media Komputindo.

Simamora. 2004. Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta (ID) : PT Gramedia Pustaka Utama.

(33)

LAMPIRAN

Lampiran 1 Kuesioner penelitian

Kuesioner No:

Kuesioner ini digunakan untuk membantu proses pengumpulan data sebagai bahan penyusunan skripsi yang berjudul:

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPENTINGKAN KONSUMEN DALAM PEMBELIANSIMCARD SIMPATI (STUDI KASUS

MAHASISWA S1 IPB)

Oleh: Budi Prasetyo Prakoso (H24100025) Mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor

Diharapkan kesediaan saudara/saudari untuk mengisi kuesioner ini dengan jujur,benar, dan lengkap. Informasi yang diterima dari kuesioner ini bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan akademis. Terima kasih atas bantuan dan kerja sama Anda.

Bagian 1 SCREENING

Petunjuk : Berilah tanda (X) pada jawaban yang Anda pilih.

Apakah saat ini Anda sebagai salah satu pengguna kartu simPATI Telkomsel? a. Ya b. Tidak (tidak perlu melanjutkan kuesioner)

Apakah Anda sudah menggunakan kartu simPATI Telkomsel lebih dari 3 bulan? a. Ya b. Tidak (tidak perlu melanjutkan kuesioner)

Bagian 2. Identitas Responden

Petunjuk : Berilah tanda (X) pada jawaban yang Anda pilih.

1. Nama :

2. Jenis Kelamin

a. Laki-laki b. Perempuan

3. Usia

a. 19 tahun c. 21 tahun

(34)

Lanjutan Lampiran 1 4. Semester

a. 1 d. 3 c.6

b. 2 e. 4 d.7 c. 3 f. 5 e.8

5. Sumber keuangan setiap bulan (jawaban dapat lebih dari satu) : a. Orang tua

b. Beasiswa atau bantuan lain c. Bekerja

d. Lainnya, sebutkan……… 6. Pendapatan setiap bulan :

a. ≤ Rp. 500.000

b. Rp. 500.001 - Rp. 1.000.000 c. Rp. 1.000.001 - Rp.1.500.000 d. Rp. 1.500.001 - Rp. 2.500.000

e. Lainnya, sebutkan………

Bagian 3. Proses Keputusan Pembelian

Petunjuk : Berilah tanda (X) pada pilihan Anda (jawaban dapat lebih dari satu) I. Pengenalan Kebutuhan

1. Apa manfaat yang Anda harapkan dari pembelian Kartu simPATI? a. Efisiensi pengeluaran d. Komunikasi lancar

b. Simbol kelas social e. Lainnya, sebutkan………. c. Gaya hidup modern

2. Apakah motivasi Anda menggunakan kartu simPATI? a. Paket internet d. Harga yang terjangkau

b. Keunikan nomor/nomor cantik e. Lainnya, sebutkan………. c. Sinyal kuat

3. Apa yang menjadi halangan Anda membeli Kartu simPATI?

a. Banyaknya pilihan kartu lain d. Sulit mendapatkan pulsa simPATI b. Sinyal lemah e. Lainnya, sebutkan………. c. Harga mahal

4. Apa kebiasaan yang Anda lakukan dalam menggunakan Kartu simPATI? a. Telepon d. Akses website/medsos

b. SMS e. Lainnya, sebutkan……….

c. Chatting(BBM,Line,Whatsapp,dll)

II. Pencarian Informasi

5. Dari manakah Anda mendapatkan informasi tentang Kartu simPATI ? a. Iklan media elektronik d. Teman

b. Iklan media cetak e. Agen penjualan

(35)

Lanjutan Lampiran 1

6. Berdasarkan informasi yang didapatkan, hal apakah yang menjadi perhatian Anda?

a. Kekuatan sinyal e. Bonus(SMS,telpon,dll)

b. Paket/tarif SMS f. Paket internet yang ditawarkan c. Paket/tarif telepon g. Kecepatan internet

d. Biaya telp/SMS operator lain h. Lainnya, sebutkan..

III.Evaluasi Alternatif

7. Hal apakah yang menjadi pertimbangan Anda membeli Kartu simPATI ? a. Kekuatan sinyal e. Bonus(SMS,telpon,dll)

b. Paket/tarif SMS f. Paket internet yang ditawarkan c. Paket/tarif telepon g. Kecepatan internet

d. Biaya telp/SMS operator lain h. Lainnya, sebutkan..

8. Selain Kartu simPATI , apakah anda pernah menggunakan kartu lain? a. Ya, sebutkan… b. Tidak (No. 8 tidak perlu dijawab) 9. Hal apakah yang menjadi pertimbangan Anda menggunakan kartu lain? a. Kekuatan sinyal e. Bonus(SMS,telpon,dll)

b. Paket/tarif SMS f. Paket internet yang ditawarkan c. Paket/tarif telepon g. Kecepatan internet

d. Biaya telp/SMS operator lain h. Lainnya, sebutkan..

IV. Keputusan Pembelian

10. Di manakah Anda membeli Kartu simPATI ? a. Dealer-dealer resmi c. Pengecer

b. Counter-counter HP d. Lainnya, sebutkan...

11. Apakah alasan Anda memilih tempat tersebut ?

a. Dekat dengan tempat tinggal c. Pelayanan yang baik

b. Lebih murah d. Lainnya, sebutkan……….... 12. Bagaimana Anda memutuskan membeli Kartu simPATI ?

a. Terencana c. Mendadak

b. Tergantung situasi d. Lainnya, sebutkan………....

13. Bagaimanakah pengaruh orang lain dalam keputusan pembelian Kartu simPATI Anda ?

a. Memberitahu Anda bahwa mereka telah membeli Kartu simPATI b. Meminta Anda untuk membeli

c. Membujuk Anda untuk membeli d. Tidak ada komentar

14. Siapa yang paling mempengaruhi Anda dalam membeli Kartu simPATI ? a. Keinginan sendiri d. Teman

b. Orang tua e. Tenaga penjual

(36)

Lanjutan Lampiran 1

V. Evaluasi Pasca Pembelian

15. Apakah secara umum Anda merasa puas setelah menggunakan Kartu simPATI ?

a. Puas b. Tidak puas c. Biasa saja

16.Jika ada merek lain mengadakan promosi (bonus, undian berhadiah dan lain-lain)

a. Membeli merek lain dan tidak menggunakan Kartu simPATI b. Membeli merek lain, tetapi tetap menggunakan Kartu simPATI c. Tidak terpengaruh

d. Lainnya, sebutkan………..

17. Menurut Anda, apakah keunggulan Kartu simPATI dibandingkan simcard

lain?

a. Kekuatan sinyal e. Bonus(SMS,telpon,dll)

b. Paket/tarif SMS f. Paket internet yang ditawarkan c. Paket/tarif telepon g. Kecepatan internet

d. Biaya telp/SMS operator lain h. Lainnya, sebutkan..

18. Bagaimana persepsi Anda mengenai Kartu simPATI? a. Mahal

b. Murah

c. Sepadan dengan kualitasnya d. Biasa saja

e. Lainnya, sebutkan………..

19. Dalam sebulan, berapa pulsa yang Anda habiskan? a. < Rp.25.000,00

b. Rp. 25.001,00-Rp.50.000,00 c. Rp. 50.001,00-Rp. 100.000,00 d. Rp. 100.001,00-Rp. 150.000,00

(37)

Lanjutan Lampiran 1

Pertanyaan berikut ini berkaitan dengan variabel yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian kartu simPATI.

Seberapa penting pengaruh variabel dibawah ini terhadap keputusan Anda dalam melakukan pembelian kartu simPATI dan sejauh mana kepuasan yang Anda rasakan?

Tingkat kepentingan: Tingkat kepuasan: 5 : sangat penting 5: sangat puas

4 : penting 4: puas

3 : cukup penting 3: cukup puas 2 : kurang penting 2: kurang puas 1 : sangat kurang penting 1: sangat kurang puas

Tingkat

Kepentingan Variabel

Tingkat Kepuasan

5 4 3 2 1 5 4 3 2 1

Harga kartu perdana Tarif (biaya percakapan dan sms) Kekuatan sinyal Kecepatan internet Promosi (iklan) Bonus(SMS,telp,dll) dan hadiah (poin) Merek yang terkenal Kemudahan membeli dan isi ulang Harga isi ulang Jangka waktu (masa aktif) Kelancaran berkomunikasi Motivasi pembelian Informasi Tempat penjualan Pengaruh orang lain

Lainnya……….

(38)

Lampiran 2 Uji validitas

V1 V2 V3 V4 V5 V6 V7 V8 V9 V10 V11 V12 V13 V14 V15

Total Pearson Correlation 0,405 0,455 0,535 0,575 0,493 0,635 0,464 0,657 0,630 0,763 0,429 0,499 0,605 0,652 0,398

(**) (**) (**) (**) (**) (**) (**) (**) (**) (**) (**) (**) (**) (**) (**)

N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Lampiran 3 Uji reliabilitas

Croanbach's Alpha

N of Items

,820 15

Lampiran 4 Tabel data operator beserta penggunanya di Indonesia

No. Operator

Jumlah Pengguna Tahun 2012 (juta)

Jumlah Pengguna Tahun 2013 (juta)

1 Telkomsel 121 131,5

2 XL 62 65

3 Indosat 50 59,6

(Rouzni 2013)

Lampiran 5 Tabel data jumlah pengguna mobile apps dari tahun ke tahun

Instant Messenger 2012 (juta) 2013 (juta) 2014 (juta) Whatsapp 190 (November) 430 (Januari)

400 (Desember)

Line 50 (Juli) 100 (Januari) 300

150 (April) 14 / Indonesia

200 (Juli)

300 (November)

Kakao Talk 120 (November)

13 (November) / Indonesia

15 (Desember) / Indonesia

WeChat 370

(39)

Lampiran 6 Tabel tren penggunaan layanan data, layanan suara, dan SMS

Layanan

data (terabytes) layananan suara SMS

(40)

Lampiran 10 Sumber keuangan

Lampiran 11 Penerimaan per bulan

No.

Proses Pengambilan keputusan konsumen dalam pembelian kartu simpati

Lampiran 12 Pengenalan kebutuhan

Lampiran 12a Manfaat yang diharapkan

(41)

Lampiran 12b Motivasi

Lampiran 12c Faktor penghalang

(42)

Lampiran 13b Hal yang menjadi perhatian

No. Hal yang Menjadi Perhatian

Responden

Lampiran 14a Kriteria yang menjadi pertimbangan pembelian

No

Lampiran 14b Pengguna kartu lain

No. Pengguna kartu lain

(43)

Lampiran 14c Kriteria pertimbangan dalam menggunakan kartu lain

Lampiran 15a Tempat membeli kartu Simpati

No. Tempat Membeli Kartu Simpati Responden (Orang)s Persentase (%)

1 Dealer-dealer resmi 4 3

2 Counter-counter HP 77 76

3 Pengecer 21 21

Jumlah 102 100

Lampiran 15b Alasan membeli di tempat tersebut

No

Lampiran 15c Keputusan dalam pembelian

No. Keputusan Dalam Pembelian Responden (Orang) Persentase (%)

1 Terencana 61 61

2 Tergantung situasi 20 20

3 Mendadak 19 19

(44)

Lampiran 15d Pengaruh dari orang lain dalam keputusan pembelian

No.

Pengaruh Dari Orang Lain Dalam Keputusan Pembelian

Memberi tahu bahwa mereka telah

membeli kartu Simpati 37 37

2

Membujuk Anda untuk membeli kartu

Simpati 28 28

3 Tidak ada komentar 35 35

Jumlah 100 100

Lampiran 15e Pemberi pengaruh keputusan

No. Pemberi Pengaruh Keputusan Responden (Orang) Persentase (%)

1 Keinginan sendiri 52 46

Lampiran 16 Evaluasi pasca pembelian

Lampiran 16a Tingkat kepuasan

No. Tingkat Kepuasan Responden (Orang) Persentase (%)

1 Puas 62 62

2 Tidak Puas 6 6

3 Biasa saja 32 32

Jumlah 100 100

Lampiran 16b Pengaruh dari iklan merek lain

No Pengaruh dari iklan merek lain

Responden (Orang)

Persentase (%)

1

Membeli merek lain dan tidak

menggunakan kartu Simpati 0 0

2

Membeli merek lain, tetapi menggunakan

kartu Simpati 50 50

3 Tidak terpengaruh 50 50

(45)

Lampiran 16c Keunggulan kartu Simpati dibandingkan kartu lain

No

Keunggulan kartu Simpati Dibandingkan Kartu Lain

Responden (Orang)

Persentase (%)

1 Kekuatan sinyal 85 58

2 Paket SMS 2 1

3 Paket telepon 10 7

4 Biaya telepon/SMS 3 2

5 Bonus (SMS,telepon,dll) 9 6

6 Paket internet 22 16

7 Kecepatan internet 15 10

Jumlah 146 100

Lampiran 16d Persepsi terhadap kartu Simpati

No. Persepsi terhadap kartu Simpati Responden (Orang) Persentase (%)

1 Mahal 35 32

2 Murah 1 1

3 Sepadan dengan kualitasnya 57 53

4 Biasa saja 15 14

Jumlah 108 100

Lampiran 16e Pengeluaran pulsa per bulan

No. Pengeluaran Pulsa per Bulan (Rp) Responden (Orang) Persentase (%)

1 < 25.000 10 10

2 25.001 - 50.000 24 24

3 50.001 - 100.000 54 54

4 100.001 - 150.000 12 12

Jumlah 100 100

Lampiran 17 Bartlett‟s Test spericity awal

KMO and Bartlett's Test

Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. ,676

Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi-Square 517,687

Df 105

(46)
(47)

Lampiran 19 Communalities awal

Initial Extraction

Harga kartu perdana 1,000 ,563

Tarif (biaya percakapan dan sms) 1,000 ,619

Kekuatan sinyal 1,000 ,727

Kecepatan internet 1,000 ,799

Promosi (iklan) 1,000 ,572

Bonus 1,000 ,676

Merek yang terkenal 1,000 ,549

kemudahan membeli dan isi ulang 1,000 ,803

harga isi ulang 1,000 ,648

Jangka waktu (masa aktif) 1,000 ,654

Kelancaran berkomunikasi 1,000 ,647

Motivasi pembelian 1,000 ,799

Informasi 1,000 ,665

Tempat penjualan 1,000 ,680

Pengaruh orang lain 1,000 ,624

Extraction Method: Principal Component Analysis.

Lampiran 20 Measure Sampling Adequancy (MSA) awal

No. Variabel Nilai MSA

4 Kecepatan internet 0,495

5 Promosi (iklan) 0,781

6 Bonus (telepon,SMS,dll) 0,693

7 Merek yang terkenal 0,793

12 Motivasi pembelian 0,558

13 Informasi 0,725

14 Tempat penjualan 0,798

(48)

Lampiran 21 Total variance explained awal

Compone

nt

Initial Eigenvalues Extraction Sums of Squared Loadings

Total % of

Variance Cumulative % Total

% of

Variance Cumulative %

1 4,412 29,412 29,412 4,412 29,412 29,412

2 1,904 12,695 42,107 1,904 12,695 42,107

3 1,434 9,563 51,670 1,434 9,563 51,670

4 1,267 8,449 60,119 1,267 8,449 60,119

5 1,007 6,716 66,836 1,007 6,716 66,836

6 ,902 6,016 72,852

7 ,772 5,147 77,999

8 ,663 4,419 82,418

9 ,632 4,213 86,630

10 ,479 3,194 89,824

11 ,457 3,046 92,870

12 ,411 2,743 95,613

13 ,296 1,976 97,589

14 ,203 1,351 98,940

(49)

Lampiran 22 Component matrix awal

Component

1 2 3 4 5

Harga kartu perdana ,449 -,298 ,258 ,201 -,407

Tarif (biaya percakapan dan sms) ,482 -,268 ,446 ,087 -,330

Kekuatan sinyal ,251 ,681 ,388 ,152 ,163

Kecepatan internet ,321 ,755 ,310 ,172 -,019

Promosi (iklan) ,569 -,417 -,105 ,246 ,059

Bonus ,527 -,266 ,477 ,310 ,069

Merek yang terkenal ,604 -,276 -,325 -,017 ,048

kemudahan membeli dan isi ulang ,792 -,043 -,142 -,391 ,030

harga isi ulang ,707 ,005 ,009 -,344 -,171

Jangka waktu (masa aktif) ,603 ,014 ,340 -,408 ,090

Manfaat yang diharapkan ,427 ,539 -,316 ,056 -,266

Motivasi pembelian ,606 ,222 -,465 ,285 -,293

Informasi ,662 ,140 -,351 ,173 ,232

Tempat penjualan ,564 -,009 ,059 -,294 ,521

Pengaruh orang lain ,222 -,164 -,026 ,610 ,418

Lampiran 23 Bartlett‟s Test Spericity setelah reduksi variabel

KMO and Bartlett's Test

Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. ,708

Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi-Square 457,655

Df 91

Sig. ,000

(50)

Lampiran 25 Communalities setelah reduksi variabel

Initial Extraction

Harga kartu perdana 1,000 ,420

Tarif (biaya percakapan dan sms) 1,000 ,551

Kecepatan internet 1,000 ,680

Promosi (iklan) 1,000 ,619

Bonus 1,000 ,658

Merek yang terkenal 1,000 ,642

kemudahan membeli dan isi ulang 1,000 ,792

harga isi ulang 1,000 ,619

Jangka waktu (masa aktif) 1,000 ,655

Kelancaran berkomunikasi 1,000 ,688

Motivasi pembelian 1,000 ,716

Informasi 1,000 ,630

Tempat penjualan 1,000 ,432

Pengaruh orang lain 1,000 ,447

Lampiran 26 Measure Sampling Adequancy (MSA) setelah reduksi variabel

No. Variabel

Nilai MSA

1 Harga kartu perdana 0,708

2

Tarif (biaya percakapan, SMS,

dll) 0,677

3 Kecepatan internet 0,522

4 Promosi (iklan) 0,775

5 Bonus (telepon,SMS,dll) 0,685

6 Merek yang terkenal 0,787

7 Kemudahan membeli dan isi

ulang 0,756

8 Harga isi ulang 0,761

9 Jangka waktu (masa aktif) 0,811

10 Kelancaran berkomunikasi 0,538

11 Motivasi pembelian 0,591

12 Informasi 0,710

13 Tempat penjualan 0,825

(51)

Lampiran 27 Total Variance Explained setelah reduksi variabel

Component

Initial Eigenvalues Extraction Sums of Squared Loadings

Total % of Variance Cumulative % Total % of Variance Cumulative %

1 4,365 31,175 31,175 4,365 31,175 31,175

2 1,670 11,927 43,102 1,670 11,927 43,102

3 1,312 9,373 52,475 1,312 9,373 52,475

4 1,202 8,583 61,058 1,202 8,583 61,058

5 ,988 7,059 68,117

6 ,836 5,972 74,089

7 ,684 4,888 78,977

8 ,661 4,722 83,699

9 ,628 4,486 88,185

10 ,479 3,422 91,607

11 ,430 3,070 94,677

12 ,355 2,537 97,214

13 ,204 1,459 98,673

14 ,186 1,327 100,000

Lampiran 28 Component Matrix setelah reduksi variabel

Component

1 2 3 4

Harga kartu perdana ,457 -,375 ,007 ,265

Tarif (biaya percakapan dan sms) ,487 -,410 -,217 ,315

Kecepatan internet ,277 ,502 -,279 ,523

Promosi (iklan) ,584 -,356 ,378 -,093

Bonus ,528 -,461 -,054 ,405

Merek yang terkenal ,618 -,111 ,322 -,379

kemudahan membeli dan isi ulang ,800 ,099 -,187 -,327

harga isi ulang ,712 ,085 -,298 -,128

Jangka waktu (masa aktif) ,599 -,075 -,536 -,058

Kelancaran berkomunikasi ,415 ,683 ,025 ,222

Motivasi pembelian ,603 ,417 ,403 ,128

Informasi ,657 ,259 ,347 -,098

Tempat penjualan ,561 -,017 -,203 -,274

(52)

Lampiran 29 Component matrix setelah dirotasi

Component

1 2 3 4

Harga kartu perdana ,146 ,155 ,612 -,004

Tarif (biaya percakapan dan sms) ,284 -,017 ,685 ,028

Kecepatan internet ,121 -,156 ,138 ,788

Promosi (iklan) ,155 ,614 ,424 -,194

Bonus ,162 ,100 ,788 ,037

Merek yang terkenal ,350 ,696 ,109 -,155

kemudahan membeli dan isi ulang ,767 ,416 ,105 ,139

harga isi ulang ,691 ,223 ,200 ,228

Jangka waktu (masa aktif) ,736 -,059 ,302 ,137

Kelancaran berkomunikasi ,156 ,259 -,110 ,765

Motivasi pembelian ,069 ,656 ,077 ,524

Informasi ,238 ,694 ,064 ,296

Tempat penjualan ,603 ,241 ,104 ,013

Pengaruh orang lain -,336 ,343 ,648 ,125

Variabel Kelompok

1 2 3 4

Harga kartu perdana 3

Tarif (biaya percakapan, SMS,

dll) 3

Kecepatan internet 4

Promosi (iklan) 2

Bonus (telepon,SMS,dll) 3

Merek yang terkenal 2

Kemudahan membeli dan isi

ulang 1

Harga isi ulang 1

Jangka waktu (masa aktif) 1

Kelancaran berkomunikasi 4

Motivasi pembelian 2

Informasi 2

Tempat penjualan 1

Gambar

Tabel data operator beserta penggunanya di Indonesia
Tabel 3. Tahapan pengambilan keputusan

Referensi

Dokumen terkait