• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Sign System Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Sign System Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

Daftar Riwayat Hidup

Kec.Tegal Waru Kota Karawang

Agama : Islam Tegal Waru Kota Karawang

Pendidikan yang Sudah Ditempuh :

(2)

DAFTAR PUSTAKA

Safanayong, Yongky. (2006). Desain komunikasi visual Terpadu. Jakarta: ARTE INTERMEDIA.

Tinarbuko, Sumbo. (2008). Semiotika komunikasi visual. Yogyakarta: PERCETAKAN JALANSUTRA.

Kusrianto, adi. (2009). Pengantar Desain Komunikasi Visual. Surabaya: C.V ANDI OFFSET

Rustan, Surianto. (2009). Mendesain Logo. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Sobur, Alex. (2004) Semiotika Komunikasi Visual. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Sihombing, Danton. (2001) Tipografi Dalam Desain Grafis. Jakarta:

(3)

BAB IV

MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI 1.1 Teknis media

1.1.1 Proses sketsa

Gambar 4.1 sketsa pembuatan media

(4)

1.1.2 Eksekusi visual

=

Identity

Gambar 4.2 perancangan bentuk frame

pcb (Portable circuit board)

Gambar 4.3 perancangan bentuk icon

Tahapan perancangan yang di ambil dari identitas Unikom dan di gabungkan dengan salah satu dari bagian komputer yaitu pcb

(portable circuit board) yang dibentuk menjadi kesatuan yang utuh sehingga memiliki karakter yang kuat sehingga target audience akan lebih mudah pada saat menerima informasi.

1.1.3 Tahapan perancangan

(5)

Tahapan ini merupakan tahapan penting yang harus dilalui untuk merancang

media informasi yang berawal dari konsep ide dan bahan visual yang telah

didapatkan oleh penulis. Setelah itu, bahan yang telah siap dibuat layout

atau tata letaknya agar informasi yang akan di sampaikan lebih menarik dan

mudah di pahami oleh target audience.

4.2 Macam-macam Media yang dibuat

Sign system merupakan media informasi yang bertujuan membantu publik berinteraksi dengan ruang, media-media yang akan di terapkan di

Unikom yaitu :

4.2.1 Identificational sign

adalah media informasi yang menegaskan suatu lokasi atau

tempat

Gambar 4.5 Identificationalsignnomer ruangan

(6)

Gambar 4.7 Identificationalsignmap

Gambar 4.8 Identificationalsignwi-fi

Gambar 4.9 Identificationalsigntoilet

(7)

Gambar 4.11 Identificationalsignlecturer

Gambar 4.12 Identificational signlab.com

Gambar 4.13 Identificationalsignstairs

(8)

Gambar 4.15 Identificational signtoilet women

Gambar 4.16 Identificational signtoilet man

Gambar 4.17 Identificational signlibrary

(9)

4.2.2 Directional sign

Directional sign adalah media yang berfungsi sebagai penunjuk arah.

Gambar 4.19 Directional signmap

Gambar 4.20 Directional signparking

(10)

Gambar 4.22 Directional signlibrary

Gambar 4.23 Directional signwi-fi

(11)

Gambar 4.25 Directional signtoilet

Gambar 4.26 Directional signlab.com

4.2.3 Regulation/safety sign

Regulation adalah media yang berfungsi untuk memberikan himbauan ataupun larangan.

(12)

Gambar 4.28 Safety signno smoking

Gambar 4.29 Safety signsmoking area

(13)

4.2.4 Main directory (Peta Kreatif)

Peta Kreatif adalah sebuah media yang berisikan denah lokasi

Unikom. Media ini dibuat dengan cara mengedit terlebih dahulu di

komputer lalu di print secara digital.

Peta utama

Material yang di pergunakan

Bahan : kertas art paper 230 gr (laminasi)

keterangan : Ruang kampus utama Ruang kampus bagian

Bahan : bingkai (kayu) dan gantungan besi

(14)

U

1

1

2

2

keterangan : Ruang kampus utama Ruang kampus bagian

Gambar 4.32 Main directory

Peta ruangan perlantai

Bahan : bingkai (kayu), gantungan besi.

Ketebalan : 1 cm

(15)

Bahan : kertas art paper 230 gr (laminasi)

Panjang : 120 cm

Tinggi : 80

Skala 1:2

Gambar 4.34 main directory

Gambar 4.35 main directory

4.2.5 Tahap Akhir

Pada proses ini media yang telah disiapkan dan telah dirancang

(16)

4.2.6 Aplikasi media

Gambar 4.36 identificational sign ATM Gambar 4.37 identificational sign lift (Sumber Data : Dokumen Pribadi)

(17)

Gambar 4.40 directional sign toilet Gambar 4.41 directional sign library (Sumber Data : Dokumen Pribadi)

(18)

Gambar 4.44 directional sign stairs Gambar 4.45 safety sign smoking area (Sumber Data : Dokumen Pribadi)

(19)
(20)

BAB III

STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL SIGN SYSTEM DI UNIKOM

3.1 Strategi Komunikasi

Dalam perancangan sign system memberikan penyampaian komunikasi dari sign system yang dituju melalui simbol berujud gambar, warna, tulisan dan lainnya. Ia akan komunikatif apabila bahasa yang

disampaikan itu dapat dimengerti oleh audience. Ia juga akan berkesan apabila dalam penyajiannya itu terdapat suatu kekhasan atau keunikan

sehingga ia tampil secara istimewa, mudah dibedakan dengan yang lain.

Maka dalam berkomunikasi, diperlukan sejumlah pengetahuan yang

memadai seputar siapa audience yang dituju, dan bagaimana cara sebaik-baiknya berkomunikasi dengan mereka. Sehingga strategi

komunikasi yang akan di rancang di sesuaikan dengan identitas Unikom

dan dikaitkan dengan karakter target audience yaitu mahasiswa, staff, dan pengurus lain nya. Disisi lain target audience memiliki intelektual yang cukup tinggi dalam penerimaan informasi sehingga sign system

yang akan di rancang akan lebih mudah untuk di sampaikan.

3.1.1Tujuan Komunikasi

Tujuan komunikasi adalah untuk memberikan informasi tentang

tempat atau wilayah yang ada di universitas, agar target

(21)

3.1.2 Pesan Utama

Menampilkan identitas dari Unikom tersebut, menyesuaikan

dengan target audience dan keberagaman fasilitas lain yang ditawarkan melalui suatu alat atau sarana penyampaian yang

lebih efektif dan efisien.

3.1.3 Materi Pesan

 Isi pesan : Materi sistem tanda informasi yang akan di

aplikasikan di Unikom

 Bentuk pesan : pesan yang disampaikan berupa sign

system yang menjelaskan informasi mengenai main directory, directional sign, identificational sign dan safety sign demi terciptanya kemudahan dan kenyamanan terhadap audience yang berada di lingkup Unikom tersebut.

 Struktur pesan :

Aplikasi : media informasi di Unikom

Verbal : visual dan tipografi

Gaya bahasa : Inggris.

Karena target yang dituju memiliki intelektual yang tinggi

sehingga penggunaan bahasa tidak akan mengurangi nilai

informasi dan dapat memberikan nilai yang lebih agar

(22)

3.2 Strategi Kreatif

Strategi kreatif yang akan dilakukan adalah dengan membuat Sign system dengan visual yang di ambil dari identitas Unikom sebagai dasar pembuatan, agar target audience dapat dengan mudah mengenali gaya visual yang ada. Dengan penerapan yang strategis agar pesan yang

disampaikan dapat dengan mudahnya di terima oleh target audience. 3.2.1 Pendekatan kreatif

Secara pisikologi mahasiswa/mahasiswi, staff atupun masyarakat yang akan menjadi penerima informasi lebih

menginginkan akses yang mudah dipahami dan sederhana

namun tidak meninggalkan unsur-unsur yang dapat menarik

perhatian, maka akan dicoba melakukan pendekatan melalui alat

atau sarana penyampaian yang cenderung mudah dipahami dan

menarik yaitu dengan membuat media informasi yang di

sesuaikan dengan identitas dan di sesuaikan dengan target

audience secara tepat dan akurat.

3.3 Strategi Media

Dari sekian banyak media yang sudah dibuat pada umumnya, maka

akan dibuatkan media yang hampir sama tentunya dengan media yang

mudah dipahami dalam penyampaian pesan mudah diterima oleh

(23)

3.3.1 Pemilihan Media

Pemilihan media akan dioptimalkan sesuai dengan kebutuhan

dan juga efektifitas, baik waktu pembuatan maupun visual yang

ditampilkan agar dapat mudah dipahami oleh audience.

3.3.2 Media Utama

Sign system yang akan di buat antara lain:

1. Main directory : adalah penunjuk utama yang biasanya berupa peta kawasan dan posisi seseorang terhadap

kawasan tersebut dengan tujuan memandu yang

bersangkutan untuk mengambil keputusan dan bergerak

sesuai kebutuhannya.

2. Directional sign : adalah tanda informasi yang berfungsi sebagai alat navigasi pemirsa sebagai pemandu gerak

sehingga bersifat dinamis.

3. Identificational sign : adalah tanda informasi yang berfungsi sebagai alat konfirmasi sebuah tujuan/

pencapaian, contohnya untuk gedung, gerbang kawasan,

gapura, patung di bundaran, nama jalan, nomor rumah, in,

exit, toilet, office, information here, dll.

4. Safety sign / regulatori : adalah tanda informasi yang bersifat himbauan, peringatan, maupun larangan.

Ditujukkan secara positif untuk mengendalikan, mengatur,

(24)

3.3.3 Media Pendukung

Peta kreatif

Peta kreatif (main directory) yang akan sangat berperan penting pada saat kita akan melakukakn keputusan pengambilan arah

yang akan kita tuju oleh karena itu audience akan lebih mudah saat menentukan tujuannya.

3.4 Konsep Visual

3.4.1Format desain

Gambar 3.1 Logo Unikom

Format desain perancangan sign system ini di bentuk dari identitas agar lebih memudahkan target audience untuk menerima informasi yang akan di sampaikan dan memiliki ciri

(25)

3.4.2 Layout

Gambar 3.2 bentuk layout sign system

Layout dari perancangan media sign system ini dibentuk dari

outline atau garis-garis yang saling menghubungkan satu samalain nya sehingga menjadi bentuk yang utuh.

Setiap garis memiliki warna yang mempunyai arti tersendiri

seperti :

1. Garis 1 warna biru menjadi outline akhir yang memberi kesan tegas terhadap media.

2. Garis 2 warna kuning menjadi bagian penyelaras outline

agar outline menjadi warna yang kuat.

3. Garis 3 warna orange menjadi warna pelapis outline

kuning sehingga warna kuning menjadi terlihat lebih

terang.

4. Garis 4 warna kuning menjadi warna yang penyambung

agar media lebih terlihat terang terhadap outline lainnya. 5. Garis 5 warna biru agar media lebih terlihat keluar atau

(26)

6. Garis 6 warna kuning agar setiap warna yang di lapisinya

lebih kuat dan warna kuning nya lebih terang sehingga

media lebih mudah untuk di lihat.

7. Garis 7 warna orange menjadi outline penegas terhadap

frame yang akan dipergunakan untuk penempatan icon

yang berwarna biru.

8. Bentuk persegi 5 (lima) warna biru menjadi warna

penegas dan dipergunakan untuk penempatan icon

sehingga susunan warnapun mejadi terlihat lebih timbul

atau 3 dimensi.

3.4.3 Ilustrasi

Gambar 3.3 Logo Unikom dan PCB (potable circuit board)

Ilustrasi yang di terapkan pada media sign system diambil dari identitas Unikom yang berbentuk persegi 5 (lima) yang

seterusnya di rancang menjadi satu kesatuan yang utuh yaitu

bentuk persegi 10 (sepuluh) dan PCB (portable circuit board) bagian dari partikel komputer yang dijadikan media untuk

(27)

3.4.4 Huruf

Huruf yang digunakan dalam sistem tanda mempergunakan

huruf sans serif karena huruf ini termasuk huruf yang modern karena memiliki stroke tebalnya yang sama dan tidak memiliki stress karena tidak ada selisih tebal tipis dan tidak memiliki serif,

pemilihan huruf pun harus mempunyai tingkat keterbacaan yang

tinggi dan keselarasan dengan icon yang akan di pergunakan, sehingga sistem tanda semakin mudah dibaca. Sign system

akan memilki karakter yang kuat, dan informasi yang

disampaikan dapat diterima dengan baik dan menarik.

Huruf yang digunakan antara lain :

OCR A Extended

ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ

abcdefghijklmnopqrstuvwxyz

0123456789

!@#$%^&*()_+<>?.,’;”:][}{

The quick brown fox jumps

over the lazy dog

(28)

3.4.5 Warna

Warna yang ditampilkan pada media utama antara lain :

R : 242

Warna oranye menyimbolkan energi, keseimbangan. Warna ini

melambangkan kreatifitas.

Sifatnya :

Kepercayaan, hangat, ramah, intuisi.

Pengaruhnya :

(29)

Biru :

Warna biru merupakan tanda untuk tanda wajib, warna ini merupakan warna

yang dipergunakan sebagi warna standar sistem tanda informasi atau sign system. tujuan penggunaan warna ini selain mengambil dari warna logo Unikom, audience tidak kesulitan dengan tanda warna yang ada karena yang dipergunakan disesuiakan dengan warna rambu lalulintas yang ada warna

ini melambangkan cita-cita.

Sifatnya :

Bertahan, Protektif, Tidak Berubah fikiran, hangat, penuh harapan.

Pengaruhnya :

Teguh, Sering Bangga Diri, Berpendirian tetap.

KUNING

Warna kuning termasuk warna hangat yang membawa keceriaan bagi

penggunanya. Namun warna kuning ini juga melambangkan optimisme,

harapan, serta filosofi yang dalam.

Warna ini mempunyai sifat :

Leluasa dan santai, Berubah-ubah tapi penuh harapan, mempunyai cita-cita

setinggi langit dan semangatnya juga tinggi, melambangkan sifat spontan

(30)

GOLD

Warna emas yang diambil dari warna logam mulia ini menyimbolkan

kemewahan dan kekayaan bagi penggunanya, juga menunjukkan kekekalan

(31)

BAB II

PERANCANGAN SIGN SYSTEM DI UNIKOM

2.1 Sign system / system tanda

2.1.1 Pengertian sistem tanda ( Sign system )

Sign system menurut Sumbo Tinarbuko (2008, h.12) adalah rangkaian representasi visual dan simbol grafik yang bertujuan

sebagai media interaksi manusia dengan ruang publik, yang

dibagi ke dalam 4 (empat) bagian antara lain :

1. Traffic Sign

Sign yang biasa digunakan untuk kepentingan lalu lintas 2. Commercial Sign

ada bagi orang yang ada di dalamnya.

4. Safety Sign

Sign untuk menunjuk keselamatan. Biasanya digunakan untuk konstruksi bangunan.

(32)

1. Mudah dilihat Sebisa mungkin dapat terbaca.

3. Mudah dimengerti

Bentuk penulisan yang tertera pada sign harus mudah untuk dipahami. Bentuk tulisan juga sebisa mungkin singkat dan

padat.

4. Dapat dipercaya

Kebenaran informasi yang ada dapat dipercaya tidak

menyesatkan.

Sumbo tinarbuko (2008, h.14 ) berpendapat bahwa :

Dalam merancang desain untuk Sign system harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut ini :

1. Memahami institusi dan lingkungannya serta mengetahui

kegiatan utama institusi tersebut.

2. Mengidentifikasi fasilitas yang akan dipresentasikan

(33)

3. Menentukan lokasi penempatan serta lokasi harus

mudah dilihat dan mudah diakses oleh semua orang.

4. Implementasi sign system.

Selain desain, kita juga harus memperhatikan material

Dalam pembuatan sign. Sekarang ini, desain menarik dan informasi yang benar saja tidaklah cukup.

2.1.2Tujuan sistem tanda

Tanda-tanda tersebut menyampaikan suatu informasi sehingga

bersifat komunikatif. Keberadaannya mampu menggantikan

sesuatu yang lain, dapat dipikirkan, atau dibayangkan.

sehingga audience dapat menentukan tujuan atau arah yang akan di laluinya.

2.1.3 Proses sistem tanda

Proses sistem tanda menurut adi kusrianto (2009, h.24) dalam

pengantar desain komunikasi visual menjelaskan ada beberapa

paktor penting yang mempengaruhi proses sistem tanda yaitu :

fungsi penanda dan simbol

Penanda dan petanda

Signifer penanda dan signified petanda, tanda adalah kesatuan dari suatu bentuk penanda dengan sebuah ide

(34)

atau coretan yan bermakna. Petanda adalah gambaran

mental, pikiran atau konsep.

Dengan tanda-tanda kita mencoba mencari keteraturan

di tengah-tengah dunia yang serba beragam ini, agar

setidaknya kita dapat memiliki pegangan. Sehingga

semiotika juga dapat dikatakan sebagai disiplin yang

menyelidiki semua bentuk komunikasi dengan

menggunakan tanda sign berdasarkan pada sign system.

Symbol

Semantik simbolik, suatu simbolisasi yang

memiliki/mengandung suatu makna atau pesan. Hal itu

biasanya menyangkut persepsi atau intepretasi makna

pesan visual yang berbeda dari khalayak yang

mengapresiasi. Dalam hal ini, pihak penyampai maupun

pihak penerima pesan memiliki 2 (dua) kemungkinan

cara:

1.Denotatif

Makna lesksikal, Arti yang pokok, pasti dan terhindar

dari kesalahtafsiran sifat langsung, kongkret dan jelas,

tersurat.

(35)

Memiliki makna struktural. Memiliki makna tambahan

disamping makna sebenarnya. Memiliki sifat tidak

langsung, maya, abstrak, tersirat.

Memberikan makna secara internal

Manusia mampu memberikan makna dan

menginternalisasikan makna terhadap suatu objek,

tempat, maupun suasana dari orang-orang yang berada

dalam lingkungan simbolik.

2.2. Tinjauan Tentang Unikom

2.2.1 Sejarah Singkat Universitas

Universitas Komputer Indonesia (Unikom) secara resmi berdiri

pada hari Selasa, tanggal 8 Agustus 2000 berdasarkan Surat

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 126/D/0/2000.

Sejak berdirinya pada tahun 2000, setiap tahunnya Unikom

menerima ± 2.000 mahasiswa baru. Terakhir pada tahun 2009

yang lalu diterima sebanyak 3.108 mahasiswa baru. Hingga

tahun akademik 2009/2010 terdapat 6 Fakultas dan 23 Program

Studi di Unikom dengan jumlah mahasiswa sebanyak 15.000

orang yang berasal dari berbagai pelosok tanah air dan dari luar

negeri yang sedang menempuh pendidikan di Unikom.

(36)

Menjadi Universitas terdepan dibidang teknologi informasi &

komputer, berwawasan global dan menjadi pusat unggulan

dibidang ilmu pengetahuan teknologi dan seni yang mendukung

pembangunan nasional serta berorientasi pada kepentingan

masyarakat, bangsa dan Negara.

Misi

Menyelenggarakan pendidikan tinggi kearah masyarakat Industri

maju dengan sistem pendidikan yang kondusif, tenaga pengajar

berkualitas dan program-program studi berbasis pada teknologi

informasi & komputer dengan mengoptimalkan sumber daya

yang ada, kualitas dan manajemen mutu berdasarkan prinsip

Quality Is Our Tradition. Target

Menghasilkan ilmuwan dan berpikiran tinggi maju dibidangnya

masing-masing, mahir menggunakan teknologi informasi &

komputer dalam bekerja serta beriman dan bertakwa kepada

(37)

2.2.2 Struktur Organisasi

Gambar 1. Struktur Organisasi Universitas

(38)

2.2.3 Struktur Bangunan Gedung UNIKOM

Unikom memiliki tanah yang cukup luas yaitu 12418 M², dan

dilengkapi dengan 132 ruangan yang terbagi kedalam 6 fakultas

28 jurusan dengan jumlah mahasiswa sebanyak 15.000 orang.

Gambar 1.1 Denah lantai 1 kampus 4

(39)

Gambar 1.2 - Denah lantai 2 kampus 5, lantai 3 kampus 4, lantai 1 kampus 2

(Sumber Data : UNIKOM centre)

Gambar 1.3 - Denah lantai 1 kampus 5, lantai 2 kampus 4

(40)

Gambar 1.4 - Denah lantai 3 kampus 5, lantai 4 kampus 4, lantai 1 kampus 2, lantai 2 kampus 1

(41)

Gambar 1.6 - Denah lantai 5 kampus 5, lantai 6 kampus 4, lantai 3 kampus 2, lantai 4 kampus 1

(Sumber Data : UNIKOM centre)

Gambar 1.7 - Denah lantai 6 kampus 3, lantai 7 kampus 4, lantai 5 kampus 1

(42)

2.2.4 Struktur ruangan gedung Unikom

Gambar 2.1 kampus 1

(Sumber Data : UNIKOM centre)

Gambar 2.2 kampus 2

(43)

Gambar 2.3 kampus 4

(Sumber Data : UNIKOM centre)

Gambar 2.4 kampus 5

(44)

Gambar 2.5 Temporary calssrooms (Sumber Data : UNIKOM centre)

2.3 Pembahasan dan penyelesaian masalah

2.3.1 Sign system yang dipergunakan Unikom

1. Main directory : adalah penunjuk utama yang biasanya berupa peta kawasan dan posisi seseorang terhadap

kawasan tersebut dengan tujuan memandu yang

bersangkutan untuk mengambil keputusan dan bergerak

sesuai kebutuhannya.

2. Directional Sign : adalah tanda informasi yang berfungsi sebagai alat navigasi pemirsa sebagai pemandu gerak

sehingga bersifat dinamis.

(45)

patung di bundaran, nama jalan, nomor rumah, in, exit, toilet, office, information here, dll.

4. Safety Sign / regulatori : adalah tanda informasi yang bersifat himbauan, peringatan, maupun larangan.

Ditujukkan secara positif untuk mengendalikan, mengatur,

dan melindungi publik. ( Sumbo Tinarbuko, 2008)

Unikom hanya mempergunakan 2 (dua) dari 4 (empat) Sign system tersebut yaitu :

1. Identificational Sign dan 2. Safety Sign / regulatori

(46)

2.3.2 Hal yang mempengaruhi pembuatan Sign system di Unikom

Unikom sendiri memiliki Sign system yang sudah diterapkan dan sampai sekarang masih dipergunakan sebagai tanda

informasi.

Sign system yang di pergunakan Unikom ternyata masih belum sepenuhnya memberikan informasi yang cukup baik, karena

masih kurang nya keberadaan sistem informasi lain nya yang

dapat melengkapi Sign system tersebut. sedangkan informasi

Sign system haruslah sifat-sifat yang dapat mempermudah

audience dalam menerima informasi Sign system tersebut. seperti yang dikemukakan oleh Siagian dalam semiotika

komunikasi, (seperti di kutip Alex Sobur, 1994, h.29) nilai

informasi dapat ditentukan dengan kesepuluh sifat yaitu :

1. Mudah diperoleh

2. Luas dan lengkap informasinya

3. Ketelitian

(47)

Gambar 2.7 Sign system unikom (Sumber Data : Dokumen Pribadi)

2.3.3 Pentingnya menerapkan Sign system di Unikom

Pada dasarnya ruang publik adalah suatu komunitas yang

memadukan antara bangun-ruang, pejalan kaki dan alat

kendaraan. Hubungan komunikasi diantara ketiga unsur ini

tidak akan terjadi bila tidak diinformasikan. Informasi

tersebut berkaitan dengan pengambilan keputusan. Untuk

kebutuhan penerapan informasi yang langsung dan singkat

dalam lingkungan tersebut dibutuhkan tanda informasi yang

sistematis/terpadu yang disebut Sistem tanda informasi/

sign system.

Sedangkan melihat dari struktur penempatan atau tataletak

(48)

masih kurang begitu diperhatikan, dan akibatnya informasi

terhadap audience sangatlah kurang.

Gambar 2.8 Sign system unikom (Sumber Data : Dokumen Pribadi)

2.4 Permasalahan yang terkait dengan Sign system di Unikom 2.4.1 Analisis 5 W + 1 H

Anlisis ini digunakan agar lebih jelas kemana arah media ini akan di

tujukan sehingga tepat dalam penyampaian informasi.

1. What

Unikom adalah salah satu universitas yang terdapat di Bandung.

2. Who

Target sasaran yang dituju adalah pelajar,

Mahasiswa/mahasiswi, dan masyarakat yang akan mengunjungi

(49)

sarana informasi sign system, agar memudahkan audience untuk berinteraksi dengan ruang pada saat pengambilan keputusan.

4. Where

Penelitian telah dilakukan di Unikom

serta dapat diambil kesimpulan bahwa media informasi sign system

masih belum lengkap dan belum sepenuhnya berfungsi dengan

baik.

6. How

Semua informasi mengenai sign system di Unikom akan diinformasikan dengan tampilan yang lebih jelas, akurat, dan akan

di sesuaikan dengan identitas.

7. Kesimpulan

Unikom memerlukan sistem informasi yang sistematis yang

memilki identitas dan ciri khas, sehingga penyelesaian dapat di

tangani dengan merubah system tanda informasi yang ada dengan

(50)

2.5 Target Sasaran

Target sasaran dari perancangan Sign system yaitu : a. Demografis ( Jenis / Tipe orang )

Pelajar yang yang lulus dari sekolah menengah atas ataupun kejuruan

yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dalam bidang

teknologi informasi dan seni.

b. Geografis (Lokasi)

Warga negara Indonesia dan luar mancanegara (luar negri)

c. Psikografis

Ditujukan kepada orang-orang yang bergaya hidup modern, simple, praktis. yang ingin menguasai bidang Teknologi informasi dan seni

yang mendukung pembangunan nasional serta berorientasi pada

kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara.

Kesimpulan

Disimpulkan bahwa target sasaran dari perancangan media sign system adalah masyarakat yang sudah dinyatakan lulus dari pendidikan sekolah menengah atas ataupun kejuruan yang ingin

(51)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Sejak pada zaman dahulu sampai pada saat ini, tanda dikenal sebagai

alat inter lingual, seperti rambu lalu lintas dan tanda pengenal bangunan. Dapat dibayangkan betapa sukarnya bila suatu wilayah yang memiliki

bebeprapa lokasi tidak dilengkapi dengan tanda-tanda atau sign system, dan demikian pula halnya bila semua bangunan, ruang publik tidak

mempunyai tanda informasi semua orang akan kesulitan untuk

menentukan arah tujuan nya. Dan dengan semakin berkembangnya sign system, sebuah sistem tanda (sign system) menjadi penting keberadaannya.

Sign system adalah media informasi yang mempergunakan image visual

yang biasa nya di pergunakan untuk memberikan informasi di suatu

lingkup tempat tertentu, yang bertujuan sebagai alat bantu publik dalam

berinteraksi dengan ruang. sehingga sign system perlu di rancang sebaik mungkin agar dapat memberikan informasi secara komunikatif,

efektif, inovatif. Namun tetap memiliki nilai estetik yang tinggi, sehingga

menarik perhatian sekaligus memperindah lokasi. Sign system sangat berperan untuk memberikan informasi apa bila kita berada di suatu

(52)

sebelumnya ataupun lupa, sehingga tataletak/penempatan dan gaya

visual sangat berpengaruh untuk memperjelas informasi yang diberikan.

1.2. Identifikasi Masalah

Setelah melakukan pengamatan di Unikom, terdapat beberapa hal yang

harus di perhatikan untuk menangani kondisi yang menjadi masalah di

dalam area Unikom tersebut diantaranya :

1) Belum lengkap nya sign sytem yang diterapkan oleh Unikom 2) Sistem penempatan yang belum tersusun dengan baik

3) Sign system yang dipergunakan tidak memiliki keterkaitan dengan identitas.

4) Unikom memiliki kampus yang terpisah

5) Banyaknya ruangan di setiap lantai

6) Memiliki banyak lorong

1.3. Fokus permasalahan merancang sign system

Mengubah dan menambah sign system yang sudah ada untuk lebih mudah dipahami dan dapat lebih disesuaikan dengan identitas Unikom.

1.4. Tujuan perancangan

Memudahkan audience untuk mencari petunjuk atau informasi pada saat

audience akan mengambil keputusan saat berada di lingkup wilayah Unikom.

(53)

Kata Pengantar

Waingtau’dzu nikmatallohi la tuhsyuha

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas segala hidayah dan

taupiq-nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini. Shalawat dan salam

semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabatnya dan

kepada umat nya yang senantiasa menghidupkan sunah nya.

Tugas akhir yang berjudul “ Perancangan Sign System Universitas Komputer Indonesia

(UNIKOM)” ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh ujian tingkat

akhir pada program studi Desain komunikasi visual, Fakultas Desain Universitas

Komputer Indonesia.

Semoga dapat bermanfaat bagi semua, amin yarobal alamin.

Bandung, Juli 2011

(54)

Laporan Pengantar Proyek Tugas Akhir

PERANCANGAN

SIGN SYSTEM

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA (UNIKOM)

DK 38315/Tugas Akhir Semester II 2010/2011

Oleh :

JONI HERMAWAN NIM :

51907009 Program Studi

Desain Komunikasi Visual

FAKULTAS DESAIN

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

Gambar

Gambar 4.3 perancangan bentuk icon
Gambar 4.22 Directional sign library
Gambar 4.26 Directional sign lab.com
Gambar 4.33 Frame main directory
+7

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas kasih dan karunia yang diberikan-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan tesis yang berjudul Objektivitas Target

Dengan perkambangan teknologi smartphone, dibutuhkan konten berbasis web yang dapat disajikan melalui perangkat mobile tersebut. Oleh karena itu, dikembangkan juga

Hubungan antara Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan Pemberian ASI Eksklusf Pada Ibu Primpara dengan Bayi Usia &gt;6-12 Bulan (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Ambulu

Selain itu etnis Bali juga memiliki kaitan erat dengan lingkungan hidup karena sesuai dengan aturan Asta Kosala Kosali (bagian Weda atau kitab suci umat Hindu yang mengatur tata

Hal ini berarti kas sangat berperan dalam menentukan kelancaran kegiatan perusahaan, oleh karena itu kas harus direncanakan dan diawasi, baik penerimaan (sumber –

Edisi kali ini akan banyak sekali hal-hal baru yang kalian dapat ketahui dimulai dari apa sih itu semangat, kalau di dalam bahasa Pali kita kenal sebagai Viriya,

percakapan tersebut adalah …. Puisi lama yang menunjukkan adanya hubungan sampiran dan isi adalah …. Mari menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini! 1. Rina naik ke kelas empat.

- Jika partai memperoleh tiga kursi, calon terpilih adalah Rudy Ardiansyah (no. urut 1, terbanyak pertama, laki-laki), Muhammad Fajar (no. urut 4, terbanyak kedua, laki- laki),