PEDOMAN
PENGELOWN DANA
JAMKESMAS
&
JAMPERSAL
. DI PELAYANAN DASAR
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
TAHUN 2011
KATA PENGANTAR
Sehat merupakan hak dasar manusia yang menjadi tanggung jawab Pemerintah sebagaimana amanat UU Dasar 1945. Sebagai penanggung jawab pembangunan kesehatan di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama bagi masyarakat miskin dan tidak mampu serta dalam upaya pencapaian MDG 's (penurunan angka kematian Ibu dan anak) Kementerian Kesehatan telah melakukan upaya terobosan melalui program Jamkesmas dan perluasan pelayanan kesehatan melalui Jaminan Persalinan (Jampersal).
Penyelenggaraan Jamkesmas telah memasuki tahun ke
empat dan pada tahun 2011 ada beberapa kebijakan
cara klaim berdasarkan Tarif Perda yang berlaku dan untuk Jampersal dengan cara klaim berdasarkan paket tarif yang ditetapkan dalan Juknis Jamperesal ; e) sedangkan pembayaran biaya pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat lanjutan (Rumah SakitiBalkesmas) dengan cara klaim dengan menggunakan software INA-eBG's; f) pengelolaan program terintegrasi dalam satu tim yang dikelola oleh Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK. Agar pelaksanaan Jamkesmas beserta Jampersal berjalan dengan baik, efektif dan efisien, maka diperlukan Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Jamkesmas dan Jampersal yang dapat menjadi acuan bagi pengelola Jamkesmas dan BOK Tingkat Kabupaten/Kota, terutama dalam pengelolaan dana.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya serta memberi petunjuk kepada kita sekalian dalam melaksanakan pembangunan kesehatan guna terwujudnya masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.
Jakarta, Oktober 2011
DAFTARISI
Kata Pengantar ... ii
Daftar lsi ... iv
BABI PENDAHULUAN ...
2
A. Latar Belakang ... ... ... ... 2
B. Tujuan ... 4
C. Sasaran ... ... ... .... 4
BAB II TATA KELOLA
DANA...
6
A. Sumber dan Alokasi Dana... .... .. .. .. ... 6
B. Besaran Tarif ... ... .... ... .. .. .. .... .... . 7
C. Penyaluran Dana ... .. ... ... ... 9
D. Pengelolaan Dana ... ... ... .. .. . 14
E. Pembayaran Dana ... .... .. .... ... ... ... 25
F. Pertanggungjawaban Dana ... .. ... .. 27
G. Pemanfaatan Dana ... ... ... .... ... . 28
BAB III PEMBUKUAN ... 34
A. Manfaat dan Tujuan .. ... ... .. .... ... ... 34
B. Penatausahaan Kas ... ... . 35
C. Pembukuan Penanggungjawab Pengelola Dana .... ... .... .... ... 36
BAB IV PEMBINAAN DAN PENGAWASAN ... 40
A. Pembinaan ... ... ... ... ... 40
B. Pengawasan .. ... ... .... ... ... ... ... .. 41
BAB I
BABI
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Komitmen Global WHO, Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 H dan Undang-Undang Kesehatan !\Jomar 36/ 2010 tentang Kesehatan mengamanatkan bahwa kesehatan merupakan hak fundamental setiap penduduk, sehingga setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan, oleh karena itu Pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab untuk menyediakan dan memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat termasuk masyarakat miskin dan tidak mampu .
Dalam mewujudkan amanat tersebut sejak tahun 2005 - 2007 penyelenggaraan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi masyarakat miskin pemerintah menunjuk PT. Askes untuk mengelola secara penuh penyelenggaraannnya dengan nama Askeskin, namun sejak 2008 penyelenggaraan tersebut dike lola oleh pemerintah pusat dengan PT. Askes yang hanya mengelola manajemen kepesertaan saja dan program ini berubah nama menjadi Jamkesmas.
Penyelenggaraan Jamkesmas sejak 2008 mencakup Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan yang dikelola secara terpisah . Penyaluran dana dalam pengelolaan Jamkesmas Rujukan langsung disalurkan
ke Rumah Sakit untuk kemudian
dipertanggungjawabkan dan diverifikasi
perubahan sampai saat ini kecuali perubahan proses klaim dari INA DRG menjadi INA CBG's . Sedangkan pengelolaan dana Jamkesmas di Pelayanan Dasar pada tahun 2008 sampai tahun 2010 disalurkan langsung ke puskesmas .dalam bentuk kapitasi Penyelenggaraan JAMKESMAS yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan tersebut, pada tahun 2011 ini telah memasuki tahun ke-4, pada tahun ini ada beberapa kebijakan baru yang diambil untuk pelayanan kesehatan dasar, diantaranya; a) digulirkannya suatu jaminan persalinan 「セァゥ@ ibu hamil yang belum memiliki jaminan persalinan; b) dana pelayanan dasar yang semula langsung ke Puskesmas dialihkan penyalurannya ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota; c) dana yang disalurkan untuk pelayanan kesehatan dasar terintegrasi secara utuh untuk Jamkesmas dan Jampersal; d) Puskesmas, bidan, dokter, dan klinik swasta mempertanggung jawabkan dana pelayanan dengan cara klaim kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota; e) pengelolaan program terintegrasi dalam satu tim yang dikelola oleh Tim Pengelola Jarnkesmas dan BOK
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Meningkatnya akses, mutu dan terjaminnya pelayanan kesehatan seluruh masyarakat sangat miskin, miskin dan tidak mampu serta pelayanan persalinan yang dilakukan oleh dokter atau bidan dalam rangka menurunkan AKI dan AKB agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatnya cakupan masyarakat sangat miskin, miskin dan tidak mampu yang mendapat pelayanan kesehatan dasar di puskesmas dan jaringannya
b. Meningkatkan cakupan pemeriksaan
kehamilan , pertolongan persalinan, pelayanan nifas ibu dan bayi baru lahir oleh tenaga kesehatan
c. Tersedianya jaminan pembiayaan untuk pelayanan kesehatan peserta jamkesmas dan pelayanan persalinan .
d. Terselenggaranya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
e. Tersedianya acuan bagi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dalam melaksanaan pengelolaan dana Jamkesmas dan Jampersal C. Sasaran
BAB II
BAB II
TATA KELOLA DANA
Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 pasal 3 mengamanatkan pengelolaan keuangan negara dilaksanakan secara tertib, taat pada peraturan dan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Adapun ruang lingkup tata kelola dana mencakup; A. Sumber dan Alokasi Dana; B. Penyaluran Dana, C. Pengelolaan Dana ; D. Pembayaran Dana, E. Pertanggungjawaban Dana, dan F. Pemanfaatan:
A. Sumber dan Alokasi Dana
1. Sumber Dana
Dana pelayanan kesehatan Jamkesmas dan Jampersal bersumber dari APBN Kementerian
Kesehatan berupa belanja bantuan sosial
(Bansos) yang disediakan untuk membiayai
pelayanan kesehatan dasar peserta Jamkesmas
dan biaya persalinan peserta Jampersal.
2. Alokasi Dana
Secara keseluruhan dana Jamkesmas yang diturunkan ke Kabupaten/Kota yang akan dikelola oleh Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK Kabupaten/Kota meliputi: a) Dana Pelayanan Kesehatan dan b) Dana Manajemen Operasional.
dengan memperhitungkan jumlah masyarakat miskin dan tidak mampu sebagai sasaran Jamkesmas dan perkiraan jumlah sasaran yang belum memiliki jaminan persalinan.
Sedangkan dana operasional manajemen dialokasi melalui Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan BOK di Kabupaten/Kota
B. BEsARAN TARIF
Besaran tarif yang digunakan dalam pelaksanaan Jamkesmas mengacu pada ;
1. Pelayanan Kesehatan dasar peserta
Jamkesmas
Untuk pelayanan kesehatan dasar peserta
Jamkesmas, besaran tarif yang digunakan
mengacu pada "Peraturan lOaerah" (PERDA)
tentang Tarif Pelayanan yang telah ditetapkan
dengan Peraturan Daerah. Bila belum ada Perda tarif yang mengatur, maka diatur dengan Peraturan Bupati (PERBUP)/Peraturan Walikota
(PERWALI) atas usulan Kepala Dinas Kesehatan
Kab/Kota .
2. Pelayanan persalinan peserta Jamkesmas dan penerima manfaat Jampersal
Untuk pelayana n persal ,inan baik peserta Jamkesmas dan penerima manfaat Jampersal di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, besaran tarif
yang digunakan mengacu pada "PAKET TARIF
I
No Jenis Pelayanan Frek Tarif
(Rp)
Jumlah (Rp)
Ket
1. Pemeriksaan kehamilan 4 kali 10.000 40.000 Standar 4x
2. Persalinan normal 1 kali 350.000 350.000
3. Pelayanan nifas termasuk
pelayanan bayi baru lahir dan KB pasca persalinan
3 kali 10.000 30.000 Standar 3x
4. Pelayanan persalinan tak maju dan atau pelayanan pra-rujukan bayi baru lahir dengan komplikasi.
1 kali 100.000 100.000 Pada saat
menolong per-salinan ternyata ada komplikasi dan wajib segera dirujuk
5. Pelayanan pasca
keguguran, persalinan per vaginam dengan tindakan emergensi dasar.
1 kali 500.000 500.000
[image:13.595.33.367.22.536.2]Menteri Kesehatan l\Jamar: 631/1V1ENKES/PER/IIII 2011, tanggal24 Maret 2011 (seperti Tabel berikut); Tabel1 Besaran Tarif Pelayanan Jaminan Persalinan Pada Pelayanan Tingkat Pertama Keterangan:
a) Pembayaran atas klaim persalinan tersebut tidak harus dalam paket(menyeluruh) tetapi dapat dilakukan klaim terpisah, misalnya ANC saja, persalinan saja atau PNC saja.
c) Apabila diduga/diperkirakan adanya risiko persalinan sebaiknya pasien sudah dipersiapkan jauh hari untuk dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih baik mampu seperti Rumah Sa kit
3. Sedangkan untuk di Fasilitas Kesehatan Tingkat
Lanjutan menggunakan Tarif Paket Indonesia
Case Based Group (INACBG's)
C. PENYALURAN DANA
Dana untuk pelaksanaan Jamkesmas yang disalurkanl
diturunkan sampai ke Kabupaten/Kota mencakup; a)
dana Pelayanan Kesehatan, dan b) dana operasional
manajemen Tim Pengelola
1. DANA PELAYANAN KESEHATAN
a. Dana Pelayanan Kesehatan disalurkan langsung dari Pusat dengan mekanisme
ditransfer langsung dari Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara (KPPN) Wilayah V Jakarta langsung ke;
a.1. Rekening Dinas Kesehatan Kabupatenl
Kota untuk pelayanan kesehatan dasar
yang selanjutnya akan dikelola oleh Tim
Pengelola Jamkesmas
&
BOKKabupaten/Kota.
a.2. Rekening Rumah Sakit untuk pelayanan
tingkat lanjutan.
b. Dana Pelayanan Kesehatan yang disalurkan
berupa dana pelayanan kesehatan yang
digunakan untuk membiayai pelayanan
kesehatan dasar bagi peserta Jamkesmas
dan biaya persalinan bagi peserta Jampersal.
c. Dana Jarnkesrnas beserta dana Jarnpersal
yang di transfer ke Rekening Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota merupakan dana titipan
rnasyarakat untuk pelayanan kesehatan.
d. Dengan demikian dana sebagaimana poin a,
b dan c di atas belurn rnenjadi pendapatan
dari fasilitas kesehatan yang ada. Setelah
dana tersebut dipertanggungjawabkan oleh
fasilitas kesehatan sebagai penggantian biaya pelayanan barulah dana terse but menjadi
pendapatan/penerirnaan fungsional fasilitas
kesehatan terse but
e. Dana Pelayanan Kesehatan disalurkan secara
bertahap dari Pusat ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Secara lengkap alur penyaluran dan
BAGAN 1.
MEKANISME PENYALURAN OAN PERTANGGUNGJAWABAN
DANA YANKES JAMKESMAS ..JAMPERSAL
Pertanggungjawaba n dg INA-CBG',
Umpan Balik (Feedback)
KETERANGAN:
: Dana yang ditransfer
MMMセ@ : Pertanggungjawaban Dana
2.
DANA OPERASIONAL MANAJEMENDana Manajemen untuk operasional Tim Pengelola Jamkesmas daerah, bersumber APBN Kementerian Kesehatan dan disalurkan melalui;
a. Mekanisme Dekonsentrasi untuk Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK Propinsi .
b. Mekanisme Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan BOK Kabupaten/Kota untuk Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK Kabupatenl Kota.
c. Dana Operasional Manajemen yang disalurkan melalui dua mekanisme tersebut digunakan oleh Tim Pengelola Jarnkesmas dan BOK untuk kelancaran pelaksanan Jarnkesmas, Jampersal dan BOK di Propinsi dan Kabupaten/Kota
Secara lengkap alur penyaluran dan
pertanggungjawaban dana operasional
BAGAN 2.
MEKANISME PENYALURAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN DANA OPERASIONAL MANAJEMEN
PERTANGGUNGJAWABAN ;
PERT ANGGUNG JAWABAN;
SAl
D. PENGELOLAAN
Agar penyelenggaraan Jamkesmas dan Jampersal terlaksana secara baik, lancar, transparan dan akuntabel , pengelolaan dana tetap memperhatikan dan merujuk pada ketentuan pengelolaan keuangan yang berlaku. Adapun pengelolaan yang dilakukan mencakup; 1) penerimaan ; 2) pengajuan klaim , 3) pembayaran, 4) pertanggungjawaban, 5) pemanfaatan .
1. PENERIMAAN
Sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan (Manlak) Jaminan Kesehatan, Petunjuk Teknis (Juknis) Jaminan Persalinan , Jamkesmas Dasar dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang ditetapkan dengan Peraturan Menteri Kesehatan, dalam kesiapan penyelenggaraan Jamkesmas terutama untuk penerimaan dana yang diluncurkan ke Kabupaten/Kota, maka Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota;
a. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi dan Kabupaten/Kota untuk membentuk satu Tim
Pengelola yang akan mengelola
penyelenggaraan Jamkesmas, Jampersal dan BOK di wilayah masing-masing .
c. Agar tugas dan fungsi Tim Pengelola khususnya untuk pengelolaan keuangan dana Jamkesmas, Jampersal berjalan dengan baik, dibentuk satu bidang yang dibenkan tugas melakukan verifikasi klaim dana Jamkesmas dan Jampersal yaitu Bidang Verifikasi dan Klaim. Adapun bidang tersebut bertugas;
1) Melakukan telaah atas kegiatan (POA) terpadu untuk kegiatan Jamkesmas, Jampersal dan BOK yang diusulkan Puskesmas. Untuk Jamkesmas POA hanya menjadi acuan kinerja dari Puskesmas dan tidak digunakan sebagai acuan untuk pembayaran klaim.
2) Melakukan verifikasi atas semua kegiatan Jaminan Kesehatan, Jaminan Persalinan dan BOK yang dilaksanakan Puskesmas berdasarkan usulan kegiatan sebelumnya serta Fasilitas Kesehatan Swasta khususnya dalam pelayanan Jampersal. 3) Melakukan verifikasi terhadap klaim-klaim pelayanan yang diajukan oleh Puskesmas, maupun Fasilitas Kesehatan swasta di pelayanan dasar yang ikut program pemerintah (khususnya Jampersal).
Kabupaten/Kota atau Pejabat yang ditunjuk, dan segera dibayarkan klaim oleh Penanggungjawab pengelola keuangan Jamkesmas kepada faskes tingkat pertama.
d. Membuat dan mengirimkan Laporan
pertanggungjawaban dana yang berisi
"Realisasi pemanfaatan dana" ke Pusat
Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan, Kementerian Kesehatan.
d. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sebagai Penanggungjawab Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK menunjuk seorang staf yang akan bertanggungjawab mengelola keuangan Jamkesmas. Pengelola keuangan bertugas;
1) Mencatat semua penerimaan uang yang diluncurkan dari Pusat.
2) Men catat semua pengeluaran tentang klaim yang dibayarkan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.
3) IVielaksanakan tugas
penanggungjawab keuangan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
4) IViem un gut dan menyetorkan
penerimaan pajak-pajak ke Kantor Kas Negara.
e. Sesuai dengan ketentuan pengelolaan
keuangan negara, Jasa Giro/Bunga Bank
yang berasal atas pengelolaan
Jamkesmas harus disetorkan oleh Tim
Pengelola Jamkesmas Kabupaten/Kota ke
Kas Negara. (pengaturan lebih lanjut akan
diatur dengan Surat Edaran Dirjen BUK)
f. Sisa dana pada rekening Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota yang dikelola oleh Tim Pengelola yang tidak digunakan dan/atau tidak tersalurkan untuk pembayaran klaim ke fasilitas kesehatan
tingkat pertama sampai dengan akhir
tahun anggaran harus disetorkan ke
Kas Negara , sesuai dengan ketentuan
yang berlaku (Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan I\lomor : PER-21/PB/2011, tentang Petunjuk Pencairan Dana Jamkesmas).
g. Dana pelayanan pada akhir tahun berjalan
yang belum dibayarkan akan
diperhitungkan pada dana tahun berikutnya.
2. PENGAJUAN KLAIM
Dalam pelaksanaan penyelenggaraan
Jamkesmas, langkah-Iangkah pengajuan klaim dana pelayanan kesehatan mencakup;
a. Penyiapan dokumen klaim
kesehatan (faskes) berhak untuk mendapatkan penggantian biaya pelayanan yang telah dikeluarkan. Untuk mendapatkan penggantian biaya tersebut faskes harus
mempersiapkan; a) semua buktibukti
pengeluaran pelayanan yang telah
diberikan, b) form klaim. Semua bukti-bukti
pengeluaran pelayanan tersebut disimpan dengan baik oleh Faskes yang suatu saat diperlukan untuk pemeriksaan oleh Aparat Pemeriksaan Fungsional
b. Mekanisme pengajuan, Verifikasi dan bentuk klaim
b.1. Mekanisme pengajuan klaim
Pengajuan klaim Dana Pelayanan Kesehatan Jamkesmas-Jampersal dilaksanakan dengan mekanisme sebagai berikut;
1. Puskesmas menginventarisasi dan
mengkompilasi semua biaya-biaya
pelayanan kesehatan yang telah dikeluarkan sesuai tarif perda sebagai penggantian pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmas.
2. Puskesmas menginventarisasi dan
mengkompilasi berkas-berkas pelayanan
persalinan yang telah dikeluarkan sesuai tarif Jampersal. yang telah diberikan oleh Puskesmas dan Jaringannya.
menggunakan form klaim beserta
kelengkapannya. Klaim diajukan oleh
Puskesmas setiap bulannya
4. Form klaim tersebut selanjutnya di
kirimkan Oleh Kepala Puskesmas Ke
Kepala Dinas Kesehatan Kabupatenl
Kota selaku Penanggungjawab Tim
Pengelola Jamkesmas dan BOK Kabupaten/Kota.
5. Bagi Fasilitas Kesehatan Swasta (Bidan Praktek Swasta, Rumah Bersalin, Dokter Praktek) yang ikut
dalam pelaksanaan pelayanan
persalinan (Jampersal) mengajukan langsung Klaim pelayanan persalinan beserta buktibukti pelayanan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
6. Selanjutnya Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK Kabupaten/Kota (Bidang Verifikasi Klaim Jamkesmas dan BOK)
melakukan verifikasi terhadap klaim
pelayanan dasar peserta Jamkesmas
dan klaim persalinan yang diajukan oleh
Puskesmas dan faskes swasta (BPS/ klinik bersalin/dokter praktek).
b.2. Verifikasi Klaim
tahapan yang dikenal dengan verifikasi. Verifikasi merupakan suatu kegiatan untuk menguji kebenaran administrasi klaim dari pelayanan yang telah diberikan oleh faskes
tingkat pertama. Adapun verifikasi atas
pelayanan kesehatan dalam pelaksanaan Jamkesmas dan Jampersal yang telah diberikan di pelayanan dasar mencakup;
1. Memeriksa dan memastikan identitas peserta Jamkesmas sesuai dengan penetapan SK Bupati/Walikota tahun 2008.
2. Memeriksa dan memastikan adanya surat rujukan bagi peserta Jamkesmas dan Jampersal yang dirujuk.
3. Memeriksa kebenaran dan kesesuaian besaran tarif pelayanan Jarnkesmas dasar sesuai Perda Tarif dan pelayanan persalinan sesuai tarif paket Jampersal.
4. Memeriksa dan memastikan adanya; a) identitas diri, lembaran buku KIA untuk pemeriksaan kehamilan/ANC, b) identitas diri dan partograf untuk pertolongan persalinan normal dan resiko tinggi, c) identitas diri untuk pemeriksaan nifasl PNC (pasca persalinan).
----Tabel-2
Bukti Pen unjang Klaim
No Jenis Pelayanan
Bukti Penunjang Kartu
Identitas
Buku KIA
Partograf Surat Rujukan
1. Pemeriksaan
Kehamilan + +
2. Pertolongan
Persalinan Normal + +
3.
Pertolongan Persalinan Resiko
Tinggi + + + (Kecuali emergensi tidak diperlukan)
4. Pemeriksaan Nifas
(Pasca Persalinan) +
5. Memastikan Kepala Puskesmas dan
Penanggung Jawab Pelayanan
Puskesmas telah menandatangani usulan klaim dana yang akan dicairkan
b.3. Bentuk/Form Klaim
Klaim dana pelaksanaan penyelenggaraan Jamkesmas dan Jampersal mencakup; 1) Pelayanan Kesehatan Dasar, 2) Pelayanan Persalinan dan, 3) Operasional Manajemen Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK Propinsi dan Kabupaten/Kota.
1. Klaim Pelayanan Kesehatan Dasar
[image:26.595.43.377.37.546.2]Jamkesmas mencakup; a. Klaim Rawat
Jalan, b. Klaim Rawat Inap dan
c.
Klaimpenggantian transport rujukan peserta Jamkesmas.
a. Klaim Rawat Jalan
Form Daftar Tagihan Klaim Rawat Jalan Peserta Jamkesmas di Pelayanan Dasar (Form Klaim JK-I)
b. Klaim Rawat Inap
1) Form Daftar Tagihan Klaim
Rawat Inap Peserta Jamkesmas di Pelayanan Dasar (Form Klaim JK-II)
2) Foto Copy Kartu Peserta Jamkesmas
3) Surat Jaminan Pelayanan
Perawatan (SJPP) oleh
Puskesmas
c.
Klaim Penggantian BiayaTransport Rujukan Peserta
Jamkesmas.
Biaya transportasi rujukan
pelayanan kesehatan dasar bagi peserta Jamkesmas dibayarkan dari Dana Jamkesmas, dengan bukti
1) Form Penggantian Biaya
Transport Rujukan, biaya
transport mengacu perda
2) Surat Rujukan peserta
Jamkesmas ke Fasilitas
kesehatan yang dirujuk
Untuk kasus rujukan Kepala Puskesmas atau petugas yang ditunjuk mempunyai kewenagan untuk menentukan perlu tidaknya peserta menggunakan fasilitas transportasi dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan
2. Klaim Pelayanan Jampersal
Klaim pelayanan Jaminan Persalinan dari fasilitas kesehatan tingkat
pertama ke Tim Pengelola
Kabupaten/Kota terdiri dari;
a) Lembaran Form
Pertanggungjawaban Klaim
Biaya persalinan peserta
Jampersal.
b) Fotokopi lembar pelayanan
pada Buku KIA sesuai
pelayanan yang diberikan untuk
Pemeriksaan kehamilan,
pelayanan n ifas, termasu k pelayanan bayi baru lahir dan KB pasca persalinan. Apabila tidak terdapat buku KIA pada daerah
setempat dapat digunakan
ditandatangani ibu hamil/bersalin dan petugas yang menangani. Tim Pengelola Kabupaten/Kota menghubungi Pusat (Direktorat
Kesehatan Ibu) terkait
ketersediaan buku KIA tersebut.
c) Partograf yang ditandatangani
oleh tenaga kesehatan penolong persalinan untuk Pertolongan persalinan.
d) Fotokopi/tembusan surat
rujukan, termasuk keterangan tindakan pra rujukan yang telah dilakukan di tandatangani oleh ibu hamillibu bersalin.
e) Fotokopi identitas diri (KTP
atau identitas lainnya) dari ibu hamil/yang melahirkan .
Pada masa transisi saat ini Buku KIA tidak menjadi kelengkapan utama pencairan klaim
BIAYA TRANSPORTASI PETUGAS UNTUK ANTENATAL CARE (ANC), PERSALINAN, DAN POST NATAL CARE (PNC) TERMASUK
TRANSPORTASI PERSAll NAN DENGAN
RISIKO TINGGI DAN GAWAT DARURAT 'KEBIDANAN YANG MEMERLUKAN RUJUKAN
,KE FASILITAS YANG LEBIH TINGGI DIBIAYAI
E. PEMBAYARAN DANA
Dalam pelaksanaan penyelenggaraan Jarnkesmas
untuk pembayaran dana mencakup;
a Pembayaran Dana pelayanan kesehatan, b Pembayaran Dana Manajemen Operasional, dan c Waktu untuk penggunaan dan pembayaran Dana
a. Pembayaran Dana Pelayanan Kesehatan
Pembayaran biaya pelayanan kesehatan kepada fasili tas kesehatan yang telah
memberikan pelayanan kesehatan
dilaksanakan dengan mekanisme "KLAIM".
1) Pembayaran Fasilitas Kesehatan Tk. Pertama
Puskesmas dan jaringannya yang telah
memberikan pelayanan kesehatan
dasar untuk peserta Jamkesmas dibayar
dengan cara "KLAIM" dengan besaran
tarif mengacu pad a "PERDA TARIF"
setempat . Sedangkan untuk semua
pelayanan persalinan yaitu peserta
Jamkesmas dan sasaran Jampersal
bukan peserta dibayar dengan
mekanisme "Klaim" dan besaran tarif
mengacu pada Paket Tarif Jampersal yang ditetapkan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 631/Menkesl PER/III/20 11
2) Pembayaran Faslilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan
dan Jampersal dibayar melalui mekanisme dengan menggunakan sistem
yang sudah ada ( INAC8G's)
b. Dana Manajemen Operasional
Pembayaran dana manajemen operasional untuk Tim Pengelola Propinsi mengikuti ketentuan sesuai APBN dan mekanisme Dana Dekonsentrasi, sedangkan untuk dana manajemen operasional Tim Pengelola di Kabupaten/Kota mengikuti ketentuan sesuai dengan ketentuan APBN dan mekanisme Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan BOK
c.
Waktu untuk penggunaan dan pembayaranDana
Waktu untuk penggunaan dan pembayaran dana pelayanan kesehatan sebagai penggantian pelayanan yang telah diberikan yaitu;
1) Dana Jamkesmas dan Jampersal 2011
hanya dapat digunakan untuk
pembayaran pelayanan kesehatan tahun 2011.
2) Untuk pembayaran pelayanan persalinan dapat dibayarkan terhitung dari Januari 2011 sepanjang dapat dibuktikan balhwa biaya pelayanan tersebut belum dibayarkan dari sumber lainnya, dan didukung dengan buktibukti pelayanan.
pembayaran pelayanan mulai Januari 2011 sepanjang dapat dibuktikan bahwa biaya pelayanan tersebut belum dibayarkan dari sumber lainnya .
F. PERTANGGUNGJAWABAN DANA
a.
DANA PELAYANAN KESEHATANDalam pertanggungjawaban dana pelayanan kesehatan yang diterima Tim Pengelola , langkah dan bentuk pertanggungjawaban mencakup;
1) Membuat dan mengisi rekapitulasi persetujuan pembayaran biaya klaim pelayanan kesehatan dari Kepala Dinas Kesehatan bagi Fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah memberikan pelayanan
kesehatan (Form KLAIM REK..IK)
2) Membuat kuitansi klaim pembayaran dana Yankes ke Puskesmas dan Faskes Swasta (rangkap 2).
3) Menyimpan dengan baik bukti kuitansi beserta dokumen kelengkapan klaim yang dibayarkan ke faskes .
4) Membuat dan melaporkan
pertanggungjawaban dana yang diterima
berupa "Laporan Realisasi
Penggunaan Dana Jamkesmas" setiap
bulannya ke Pusat Pembiayaan dan
Jaminan Kesehatan
b. DANA OPERASIONAL MANAJEMEN
Dana Operasional Manajemen Tim Pengelola dipertanggung jawabkan sesuai dengan aturan APBN dan ketentuan Dekonsentrasi serta Tugas Pembantuan. Untuk monitoring pemanfaatan dana manajemen, Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK Propinsi
wajib mengirimkan Laporan
Pertanggungjawaban Dana Manajemen Jamkesmas berupa Realisasi Penggunaan Dana dengan menggunakan Form .khusus. (Form LAPKEUJKPROP)
G.
PEMANFAATAN DANA 01 FASILITASKESEHATAN
Dana Jamkesmas untuk Pelayanan Kesehatan Dasar merupakan dana yang disediakan untuk membiayai pelayanan kesehatan peserta Jamkesmas baik dalam maupun luar gedung . Dana Jamkesmas dan Jaminan Persalinan
merupakan belanja bantuan sosial bersumber
dari dana APBN yang dimaksudkan untuk
mendorong pencapaian program serta
peningkatan kualitas pelayanan. Pemanfaatan dana Jamkesmas di Puskesmas dan jaringannya tersebut digunakan untuk;
a.
FASKE PEMERINTAH (NON BLU)1. Membayar: pelayanan rawat jalan
pelayanan spesialistik dan penggantian transportasi rujukan pelayanan kesehatan dasar peserta
Jamkesmas . Penggantian transportasi
yang ada berupa penggantian bahan
bakar untuk rujukan dengan
menggunakan fasilitas yang ada .
2. Sedangkan khusus untuk transportasi
rujukan kasus persalinan risiko tinggi bagi peserta Jampersal didanai dari dana BOK.
3. Setelah dana dipertanggungjawabkan dan telah menjadi pendapatan fasilitas
kesehatan, maka Dana yang telah
menjadi pendapatan fasilitas
kesehata n/Puskesmas pembagiannya
dapat diatur oleh Bupati atau Walikota melalui usulan kepala Dinas Kesehatan setempat disesuaikan dengan pengaturan yang telah atau akan diberlakukan didaerah tersebut. Pengaturan tersebut dapat dilakukan melalui beberapa pilihan sebagai berikut:
a . Piliha n pertama:
(setelah dipotong Jasa pelayanan) . Pendapatan bruto dan bersih (netto) keduanya dilaporkan secara utuh kepada kantor kas daerah untuk dicatat
b. Pilihan kedua :
Pendapatan Puskesmas tersebut seluruhnya dilaporkan kepada kantor kas daerah (tidak secara fisik) untuk dicatat dan dana tersebut dapat
digunakan langsung untuk
pembayaran jasa pelayanan
kesehatan dan keperluan kegiatan-kegiatan lainnya.
c. Pilihan ketiga :
Dana hasil pendapatan Puskesmas tersebut disetorkan dan tercatat di
kantor kas daerah sebagai
pendapatan Puskesmas , tetapi dalam waktu paling lambat 1 (satu) bulan dana tersebut dikembalikan untuk membayar jasa pelayanan kesehatan dan kegiatan lainnya
d. Jasa pelayanan kesehatan
e . Pengaturan sebagaimana dimaksud pada angka tiga point (d) diatur melalui peraturan Bupati/Walikota atas usul Kepala Dinas Kesehatan yang didasari atas surat keputusan Menteri Kesehatan tentang Petunjuk teknis pelaksanaan ini
b. FASKES SWASTA
BAB III
BAB III
PEMBUKUAN
A. Manfaat dan Tujuan
1. Manfaat bagi Bendahara
a. Pedoman dalam rangka pelaksanaan amanat UndangUndang.
b. Pengawasan dalam ketersediaan dana terkait dengan pembayaran klaim ke Fasilitas Kesehatan.
c. Pengawasan realisasi pemanfaatan dana Yankes Jamkesmas.
2. Manfaat bagi Atasan Langsung
Merupakan managerial report, sebagai sarana
untuk: evaluasi dan dasar pertimbangan untuk pengambilan keputusan dalam pelaksanaan penyelenggaraan JamkesmasJampersal di Kabupaten/Kota.
3. Tujuan
a . Tujuan Umum
Penanggungjawab Pengelola Dana
diharapkan mampu memahami tentang pengelolaan keuangan dan penatausahaan Dana Jamkesmas dengan baik
b. Tujuan Khusus
Membuat pertanggungjawaban dana dengan benar
Menyusun dan membuat laporan realisasi pemanfaatan dana
B. Penatausahaan Kas
a. Penanggungjawab Pengelola Dana wajib menatausahakan seluruh transaksi namun bertanggung jawab sebatas dana yang dikelolanya dalam rangka pelaksanaan Jamkesmas
b. Penanggungjawab Pengelola Dana tidak diperkenankan menyimpan uang atas nama pribadi
c. Penanggungjawab Pengelola Dana dan penyelenggara kegiatan dalam rangka melakukan pembayaran wajib melakukan pemotongan kewajiban (pajak dan bukan pajak) pihak ketiga kepada Negara
d. Penanggungjawab Pengelola Dana melakukan pembayaran atas Persetujuan Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota selaku
Penanggungjawab Tim Pengelola
e. Penanggungjawa b Pengelola Dana berhak menolak perinta h untuk membayar dari Penanggungjawab Tim Pengelola Jamkesmas & SOK apabila persyaratan pertanggungjawaban dan kelengkapannya tidak terpenuhi dan
bertanggungjawab secara pribadi atas
f. Penerimaan yang merupakan penerimaan negara harus segera disetor ke Kas Negara.
g. Pada akhir tahun anggaran/kegiatan,
Penanggungjawab Pengelola Dana wajib menyetorkan seluruh uang negara yang dikuasainya ke Kas Negara
h. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota selaku
Penanggungjawab Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK sebagai atasan langsung melakukan pemeriksaan kas sekurangkurangnya satu kali dalam satu bulan
c.
Pembukuan Penanggungjawab Pengelola Dana1. Prinsip Pembukuan
a. Penanggung jawab pengelola dana wajib menyelenggarakan pembukuan
b. Setiap transaksi harus dicatat dalam buku-buku pembantu yang selanjutnya segera dicatatkan dalam Buku Kas Umum.
c. Pembukuan dapat dilakukan dengan tulis
tangan dan/atau komputer
d. Atasan langsung melaksanakan pemeriksaan kas sekurangkurangnya satu kali dalam satu bulan
2. Sumber Dokumen Pembukuan
Adalah seluruh dokumen terkait dengan dana yang dikelola Penanggungjawab Pengelola Dana serta
transaksi dalam rangka pelaksanaan
a. Permenkes tentang Kab/Kota penerima Dana Jamkesmas, Perdirjen BUK tentang Penerimaan Dana Jamkesmas setiap peluncuran, Bukti penerimaan dana yang telah diluncurkan Pusat dari Bank.
b. Dokumen dan Kwitansi pembayaran atas
semua klaim yang dibayarkan ke Fasilitas Kesehatan tingkat pertama.
c. Faktur pajak atas potongan uang yang telah
disetorkan ke Kas Negara.
SEKRETARIAT TIM PENGELOLAJAMKESMAS PUSAT
d/a PUSAT PEMBIAYAAN DAN JAMINAN
KESEHATAN (P2JK) Gedung Prof. Sujudi, Lt. 14
JI. HR. Rasuna Said Kav. 49, Jakarta Selatan Telp. (021) 5221229, (021) 5277543
Fax. (021) 5292020, (021) 5279409
PO.BOX. JAMKESMAS 7755 JKTM 12700 EMAIL: [email protected]
TIM PENGELOLA JAMKESMAS DAN BOK KABUPATEN/KOTA SELAMBATLAMBATNYA
SETIAP TANGGAL 15 BULAN BERIKUTNYA TELAH MELAPORKAN REALISASI PEMANFAATAN DANA JAMKESMAS SEBAGAI
BAB IV
BABIV
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
A. Pembinaan
Pembinaan oleh Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK di setiap tingkat (pusat , provinsi, kabupaten/kota) ditujukan agar penggunaan dana Jamkesmas-JampersalBOK dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk pencapaian tujuan sehingga dapat memberikan hasil seoptimal mungkin.
1. Pembinaan oleh Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK Tingkat Provinsi dan Pusat
Prinsip pembinaan oleh Tim Pengelola BOK Tingkat Provinsi dan Pusat pada dasarnya sama dengan pembinaan dan pengawasan yang dilakukan Tim Pengelola BOK Tingkat Kabupatenl Kota.
Beberapa hal yang terkait dengan pembinaan pengelola Jamkesmas dan BOK oleh Tim Pengelola BOK Tingkat Pusat dan Propinsi adalah:
a . Pembinaan dilakukan secara berkala
b. Pembinaan dilakukan terintegrasi untuk kegiatan JamkesmasJampersalBOK
c. Pembinaan diarahkan pad a aspek
Kepesertaan, Pelayanan, Pendanaan dan Manajemen
2. Pembinaan oleh Tim Pengelola Jamkesmas &
BOK Tingkat Kabupaten/Kota
Beberapa hal yang terkait dengan pembinaan pengelola BOK Puskesmas oleh Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK Tingkat Kabupaten/Kota adalah:
a. Pembinaan dilakukan secara berkala
b. Pembinaan di lakukan secara terintegrasi dengan kegiatan Jamkesmas, Jampersal dan BOK
c. Pembinaan Faskes oleh Tim Pengelola Jamkesmas dan BOK Tingkat Kabupaten/Kota dilakukan terhadap aspek teknis kegiatan dana dan administrasi.
d. Pembinaan dilakukan mulai dari penyusunan POA, penggerakan pelaksanaan dan penataan pengelolaan JamkesmasJampersalBOK e. Pembinaan dapat dilakukan melalui
kunjungan lapangan, pertemuan koordinasi ataupun melalui urnpan balik hasil evaluasi laporan yang masuk ke Kabupaten/Kota
B. Pengawasan
Kegiatan pengawasan adalah kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi dan/atau menghindari masalah yang berhubungan dengan penyalahgunaan wewenang, kebocoran dan pemborosan keuangan negara, pungutan liar, atau bentuk penyelewengan lainnya.
JamkesmasJampersalBOK merupakan dana pusat (APBN Kementerian Kesehatan), maka yang berhak melakukan pengawasan adalah pengawas internal dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Kesehatan dan pengawas eksternal dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
1. Pengawasan Melekat (Waskat)
Pengawasan melekat adalah pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan masingmasing instansi kepada bawahannya, baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, maupun Puskesmas .
2. Pengawasan Fungsional Internal
Instansi pengawas fungsional kegiatan
JamkesmasJampersalBOK secara internal adalah Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Kesehatan. Instansi ini juga bertanggung jawab untuk melakukan audit sesuai kebutuhan atau sesuai permintaan instansi yang akan diaudit
terhadap pemanfaatan dana
Jamkesmas-Jampersal-BOK.
3. Pengawasan Eksternal
BABV
PENUTUP
Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Dana Bantuan Sosial JamkesmasJampersal ini disusun untuk menjadi acuan yang diperlukan bagi pelaksana dilapangan dalam penggunaan dana JamkesmasJampersal. Dengan adanya dana JamkesmasJampersal diharapkan dapat meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan pada masyarakat miskin dan tidak mampu, dan mempermudah akses ibu hamil dalam mendapatkan pelayanan ANC, dan pertolongan persalinan yang higienis oleh tenaga kesehatan dengan kompetensi yang baik dalam upaya mewujudkan pencapaian SPM Bidang Kesehatan dan MDGs tahun 2015.
Puskesmas dan jaringan diharapkan lebih mampu dan mulai mandiri untuk dapat melaksanakan fungsinya dalam menangani masalah kesehatan yang dimulai dari menyusun perencanaan dengan baik, penggerakan pelaksanaan
kegiatan secara komprehensif serta menerapkan
upaya-upaya kendali biaya dan mutu dalam pelaksanaan penyelenggaraan Jamkesmas-Jampersal-BOK. Sementara itu Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota diharapkan dapat menerapkan manajemen pengelolaan penyelenggaraan Jamkesmas-Jampersal-BOK secara komprehensif baik dari aspek kepesertaan, pelayanan kesehatan, dan pengorganisasian yang didukung dengan penerapan upaya kendali biaya dan mutu .
セ@ en
CONTOH FORM POA TERPADU
PLAN OF ACTION (POA) TERPADU JAMKESMAS, JAMPERSAL DAN SOK
PROPINSI KABUPATEN/KOTA
POA BULAN PUSKESMAS
-lID. IIIICIAII_TAII T _PERIUI LOKASI PEI.AKIANA
WAIITII PEUKSAN.aaN
III. _ & IIESAR IllAYA
KET
JAMKEIIIAS JAIFERIAI. 10K
I I I
•
I•
r•
•
II"
I. JAMKESMAS1. Rawat Jala n
2. Rawal lnap
Kunj Pasien Kunj Pasien Rp. Rp. Dst JUMLAH Rp. II. JAMPERSAL
1. Pamariksaan:
o. ANC b. PNC
2. Persalinan dg Nak:es
DOKUMEN KLAIM
RAWATJALANJAMKESMAS
+:>.
ex> CONTOH FORM KLAIM RAWAT JALAN
イ@ M エ\laiセ@
DAFTAR TAGIHAN KLAIM RAWAT JALAN JAMKESMAS DASAR 01 DALAM DAN lUAR GEOUNG
PROPIHSI BULAN TAHUN
KAB/KOTA PUSKESMAS
Kepada Yltl
Kapala Din. . K•••haUn K.b/Kotl ....
dl· Tampal
e.,..ma Inl KIIml Juka" 'a"lhan Klal,." Palsyanan K•••haUn Umum Rawat Jalsn P. . .rt. Jamk. .m••
No. KARTU PIIIRTA
"'"U
.
roolS T ... GOAL DlAONOSAI..
NAMA P....IENBGゥ セ Gn
j セBBB@ fThnl KUNJUNGAN OUAlA
M _ Ke. den . . . , .... _ _
-==
MJtDA. • •PETUNJUK PENGISIAN BLANKO KLAIM
RAWAT JALAN JAMKESMAS OASAR 01 OALAM DAN LUAR GEOUNG
NOMORDAN
KOLOM URAIAN ISIAN
(1) Oiisi dengan Nomor Urut
(2) : Oisl dengan Nama Peserta Jamkesmas
(3) Oiisi dengan Nomor KartU Jamkesmas yang telah diterbitkan PT. Askes
(4) : Oiisl Dengan Umur Peserta Jamkesmas
(5) : Oiisi Dengan Janis Kelamin Peserta Jamkesmas
(6) Oiisi dengan Tanggal kunjungan berobat peserta Jamkesmas
(7) : Diisi dengan Diagnosa Penyakit
(8)· (12) : Oisi dengan pelayanan dan Besaran Slaya Pelayanan Pada Poli Umum sesuai TARIF PERDA. Pelayanan dan besaran biaya dapat bertambah sepanjang pelayanan dan blaya lenoebul ada dalam Perda
(9) : Oisi dengan Besaran Siaya Pelayanan Pada Poli Gigi sesuai Tanf Perda
(10) : Oisi dengan Besaran Siaya Pelayanan Pemeriksaan LAB sesuai Tant Perda
(11) : Oisi dengan Besaran Siaya Pelayanan Pada Poli Spesialistik sesuai Tant Parda
(12) : Disi dengan Total Siaya dan Kolom 8, 9, 10, 11 dan 12
DOKUMEN KLAIM
RAWATINAPJAMKESMAS
1. FORM KLAIM RAWAT INAP
2. FOTO COpy KARTU PESERTAJAMKESMAS
CONTOH FORM KLAIM RAWAT INAP PROPINSI
KABlKOTA
OAFTAR TAGIHAN KLAIM RAWAT INAP PESERTA JAMKESMAS 01 PUSKESMAS RAWAT INAP BULAN
PUSKESMAS
Kepacla Yth
KaPilla Dlnas KeseNitan K.blKota .. ...••... . .. .. . ...
dl- ramPilI
Beraama Inl Kaml ajukan taglhan Klalm Pelayanan KeMhlltan Umum Raw.t Inap Pesarta Jamk••m••
No. tCAaTU ....at1'A NMセ@ Jl!NII TAIfOGAl. _CINOaAI OOJAU JUIlLAH IllAYo.
No,
- p
-
JIoMKE..._
...
ITh"I IWAIMO
--
HARl RAWA J.. . ..,.lUI') P...WATAN CHfI
...
_.
.
.
JUMLAH
MENGETN1UI-KUALA PUSKESMAS .. ,_ PJ . Pelaranan Pu.k••mIIS ... .. .
C klaャmセkMiQ@
TOTALIMAYA
PETUNJUK PENGISIAN BLANKO KLAIM RAWAT INAP PELAYANAN OASAR JAMKESMAS
01 PUSKESMAS DAN JARINGANNYA
NOMOROAN
KOLOM URAIAH ISIAN
(1) ; Ojisi dengan Nomor Urut
12) : dセェ@ deogan Nama Peserta Jamke&mas
(3) : Oiiol dengan Noma. Kanu Jamkesmas yang telah dilerbitkan PT. _
(4) : Diisl Oengan Nomor Sural Jaminan Pelayanan Perawalan yang dikeluarkan oteh Puskesmas (5) : Oils; Dengan Umu. Peserta Jamkeomas
(8) : Oilol Dengan Jenis Kelamln Peaerla Jamkeomas (7) ; Oiis; dengan T aoggal Masuk Perawalan (S) ; Dis! dengan OlagnoaalGejala Penyakij
(t) : Diai dengan JUmiah Harl Rawat
(10) : Oilsi dengan Jumlah Total &emua Biaya Raws. lnap
(11) ; Oilsi dengan Biaya seauai dengan tindakan yang diberikan di PusMsma& Rawallnap sesuai
dengan PERDA T ARF M!empal
DOKUMEN KLAIM
PENGGANTIAN TRANSPORTASI
RUJUKANYANKESPESERTA
JAMKESMAS
1. FORM
KLAIM
PENGGANTIAN
TRANSPORTASI
01
セ@ CONTQH fORM KLAIM PENGGANTIAN TFiANSPORT RUJUKAN JAMKESMAS DASAR
klaimNjkセii@
DAFTAR TAGIHAN KLAIM PENGGANTIAN TRANSPORT RUJUKAN YANKES PESERTA JAMKESMAS
PROPINSI BULAN
KABIKOTA PUSKESMAS
Kapadl Yth
KaPIl'. Din•• Ke.ehmn t<abl1(ota ... .... ... ... ... dl· Tempet
Bera.rna Inl t<aml -Juhn laglhan Klalm PlJf1nantlan Trllnspor1 RuJukan P ...rta Jllmkesmas
TOTAt 8IAYA RUJUKAN
NAMAPASIEN JENIS KELAlIIIN (UPI TUJUAN
No. nッ N ]セGB@ No. sum Rufubn UMUR (Thnl Snual Pardi! rartn
.
.
•
JUMLAH
MEHGfTAHUI'
PETUNJUK PENGISIAN BLANKO KLAIM PENGGANTIAN TRANSPORT YANKES RUJUKAN
PESERTAJAMKESMAS
NOMORDAN
KOLOM URAIAN ISIAN
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
:
: : : : : :
Diisi dengan Nomor Urul
Disi dengan Nama Peserta Jamkesmas
Diisi dengan Nomor Kartu Jamkesmas yang lelah dilerbitkan PT. Askes Diisi Dangan Nomor Sural Rujukan yang dikeluarkan oleh Puskesmas Diisi Dengan Umur Peserta Jamkesmas
Diisi Dengan Jenis Kelamin Peserta Jamkesmas
Diisi dengan Total Biaya Rujukan sesuai PERDAISK BUPATI/PERBUBI PERWALI
KETERANGAN:
Kelengkapan Per1anggungjawaban Klaim Penggantian Transpor1 Rujukan:
1. Form Tagihan Klaim Penggantian Transport Rujukan Yankes Jamkesmas
DOKUMEN KLAIM
JAMPERSAL
1. FORM KLAIM PERTANGGUNGJAWABAN
KLAIM
2. FOTO COPI IDENTITAS DIRI
3. FOTO COPY LEMBAR PELAYANAN PADA
BUKU KIA
4. PARTOGRAF
DOKUMEN
PERTANGGUNGJAWABANDANA
YANKES
&
PELAYANAN
JAMKESMAS OLEH TIM
PENGELOLA KAB/KOTA
1. REKAPITULASI
PERSETUJUAN
PEMBAYARAN
KLAIM
PELAYANAN
JAMKESMAS DAN JAMPERSAL.
2. KUITANSI PEMBAYARAN KLAIM
00
()l
I
FORMMAIM REK-:.JKI
REKAPITULASI PERSETUJUAN PEMBAYARAN KLAIM PELAYANANJAMKESMASDANJAMPERSAL
PROPINSI BULAN
KABUPATl:N1KOTA: . TAHUN
No. NAMA PUSKESMAS
1) (2 I
1. PUSKESMAS .. .. ....
2. PUSKESMAS .. 3. PUSKESMAS ...
4. PUSKESMAS ...
5. PUSKESMAS...
Dst Dst
UMlAN
KLAIM YANG DIAJUKAN KLAIM YANG DISETUJUI
KLAIM RAWAT
I
KLAIM RAWAT KLAIM PENGGANTIAN KLAlM PELAYANAN KLAIM RAWAT KLAIM RAIVAT KLAIM PENGGANTIAN KLAIM PELAYANANJAlAN INAP TRANSPORT RUJUKAN PERSALINAN JALAN INAP TRANSPORT rujuka セ@ PERSAUNAN
Jl) (4) (I) (6) rJ (8) (9) (1 0)
,
-PERSETUJUAN
(11)
PERSETUJUAN: Koordinator Verifikasi dan Klaim
Aa
JAMKESMAS
...
KUITANSI!BUKTI PlMBAYARAN
JUM LAH UAM-,
TE RB'U"'G
U " ' UK PEMSAYARA N
YANG m セ T H rima@
(NAMA JElAS)
LU NAS 01 SAYAR TG L- ,,_ ___. PENGElOLA セeuBngan@ JAMKESMAS
KABUPATEN!_OTA
INAMA IElAS) NIP .
KunAK$! OIBUAT RAHGKAP au"
JUMlAH UANG
tAセ b@
UHT UK PEMBAYAMN
SE1'UJU DIBAVAR LUNAS 0' SAYAR TGL .•..___
PI . PENGUO LA KEUANGAN JAM KESMJ.S KA BU PATEN/KOTA
INAMA JElASl NIP.
Nom() r B'ukt l _ _ .. _ _
セ@
JAMKESMAS
セ@
KUITANSI[BUKTI PEfI'BAYARAN!!lOA!< TER lfI'A DARI KEPA1A OINAS k£Y"ttATM' KABIX01A S£BAGAI pe n aセgg ャingja w aX@
TIM PENGElOLA JAMXE5MA.S 11. SD K 1('11
I, I
·11 'I
GセBii@ '"
.' \ セNL@ II,
\ャャゥセG
...セB@
-'11'I, I,
YANG "'ENERIMA
(NAMA JElAS)
.. .•
WrTAHSJ Dt8UAT RANGItAP CMM
lfMlAR 1 ; OISERAHKAN KfPADA fasォエセ@ ru..r.MfT o\.H fPU".iUSMAS )
NomQr Bu hi : セ@
セ@
JAMKESMAS
セ@
KUITANSI/SUKn P1:MSAYMAN
SUO.H TIRIMA DARI
JUMLAH UAN(;
TERBILANG
UN'TUK PEMSAYARAN
YANG MENfRIMA
(NAMA JfLAS)
LUNAS DISAYM TGL .... . .. . __.. PJ . PENGfLOLA KEUANGAN JAMKESMAS
KAB UPAT1N/KOTA
(NAMA JEW) NIP .
K...,.AHSI 0I8UAT .... NGIW' DUA
UM8AA I : OISFRAHIUIN KE'ADA FASI[S 'EMOlNTAH OAN SWASTA
(j)
I'.)
CONTOH FOMI t.»ORAN P£RTAltOQUNO..IAWAaAN JAil KESIIAS KAM(O'l'A AQUI11J;I...OI!KNIIP 101 '
LAPORAN REALISASI PEMANFAATAN DANA DAN PELAYANAN KESEHATAN PELAKSANAAN JAMKESMAS 01 PELAYANAN DASAR
PROPINSI: KABUPATBUKOTA : BULAN : .
LAPKEU.JKIWIIKOy]
TAHUI'II :
KAPllda Y1h..
Ketu. TIm p.,.lollI J8mbamaa PUNI
dlL PUSAT PEMBIAYAAI'! DAN JAMINAN KESEHATAN , KEMENT'EIiUAN KESEHATN Gd..Prof. SWIJOlU14
JI. HR R••オセ s.kI
. . . . .ma Inj IUml kll1mbn uponn R••IINo•. Pwnanfaabn Dana dan P.yenan Jamlh....".. Bulan . .
I. PENDANAAN
'AN
Ju..AHTOTAL PEMANFAATAN DANA
....
PENE' "MAAN
1. pセョ。ョ RiWiiJilan
DANA
2. Pel_yaNl" Rawat INip
PELAYANAN 3. Biaya. Penggantlan Trans! JAMKESMAS Ruiukan Yanda. Jamusmas
4. Pelayanan Persalln."
DAN
JAMPERSAL
....
TOTAL PEMANFAATAH ... .. I... ··
SOldo sid Sut IN
...
K _ • • T_ Kolom 01 II. PELAYANAN KESEHATAN
PELAYAHAN JAMKESMAS
No. 1 MAlIA PUSKESMAS
I
.lUaAHセiM]@
- -- . . . y,
IW:iiiii
<cl nv. I ,· sn. 15-Un.. 1.)..1'nw. '_ Tho
il2:
ZZZZ セセ...
セ@
S....
Pu5k., .. 6 . Puak . .. : .•.1OiA ••
...
_
... liU.AYANAH .lAMPER&AL:.-....
セMMMョ」ョQ M ' . ASCA
DOKUMEN
REALISASI PEMANFAATAN DANA
OPERASIONAL MANAJEMEN
JAMKESMAS OLEH TIM
PENGELOLA PROVINSI
LAPORAN REALISASI PEMANFAATAN DANA
DAN PELAYANAN KESEHATAN
PELAKSANAANJAMKESMAS
en .j:::..
CONTOH FOIIII LAPOIIAH PUTAHGGIlNGJAWA8AN _SIlAS PIIOPINII
LAPKEUJKPROP LAPORAN REALISASI PEMANFAATAN DANA DAN PELAYANAN KESEHATAN
PELAKSANAAN JAMKESMAS 01 PELAYANAN DASAR Kepada Ylh.
Ketua TIm Pang.lola Jamkasmas Pusat
die. PUSAT PENBIAYAAN DAN JANINAN KESEHATAN, KEMENTERIAN kesehataセ@
Gd. Prof. SUJUDI, Lt ,. JI. HR R. .una Said
earu.malnl Karnl klrlmkan Laporan Reall..,.1 Pamanfaatan Dana Operaslonal an.Jam.n dan Dana Yankes Jamkesmn Trlwulan ..
PROPINSI PENDANAAN
No. REAUSA.SI R
ALOKASI DANA OM OALAM DIPA PEMANFAATAN DANA OM
TRfWULAN LALU TRIWULAN INI SID TRIWULAN tNI KETERANGAH
,
1 • •
1. 1. ON JAMKESMAS
2. TUPOKSI PEMBIAYAAN DAN JJ(
II. PELAYANAN KESEHATAN
AlML.AHKUNJUNGAH
PELAYAiiAN JAMKESMAS
JEHI3KELA.... I'ENERIMA YANKE! JUMLAH
....
KABJKOTAi@ ]] i@ セZBBap@ c l Thn 1 ' ·5lM l"'l1 TM1'll, ' 8 Thn!19-&4 Thnl ヲLセ@ Thn i(.1Ij(:; AHC KF., ZZセ@ KF.,J NORMAL
セ@ ...!!L セ@ :U 'E[ -.1!!L (1_ (11) {I t} 1. KABlKOTA ... 2. KABlKOT A .. 3. KAB/KOTA... 4. KABlKOT A .. . 5. KABJKOTA .. . 6. KABlKOTA.