• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERUBAHAN PERILAKU MEKANIK BETON PASCA BAKAR(Studi Penelitian)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERUBAHAN PERILAKU MEKANIK BETON PASCA BAKAR(Studi Penelitian)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PERUBAHAN PERILAKU MEKANIK BETONPASCA BAKAR( Studi

Penelitian )

Oleh: REZA ( 01520068 )

civil engineering

Dibuat: 2008-03-25 , dengan 3 file(s).

Keywords:

Beton Pasca Bakar, Beton Konvensional.

Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu masukan tentang beton pasca

kebakaran dan juga dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi para praktisi, peneliti dan

lembaga pendidikan.

Penelitian ini dilakukan di laboratorium Teknologi Beton Fakultas Teknik Jurusan Sipil

Universitas Muhammadiyah Malang, pabrik pembuatan keramik tradisional di daerah Mbetek

Kabupaten Malang dan perusahaan keramik di Mbetek Malang. Pelaksanaan penelitian ini

meliputi beberapa tahap yakni: pemeriksaan bahan penyusun beton, pengecoran beton selinder

15x30 cm, pembakaran beton/benda uji pengujian kuat tekan beton, pengujian modulus

elastisitas beton dan pengujian selimut beton yang rusak pada umur 28 hari, Perawatan benda uji

dilakukan dengan cara merendam beton silinder dimulai sejak sehari setelah pencetakan samapai

berumur 28 hari.

Penelitian ini menggunakan beton konvensional yang tidak dibakar dengan suhu ruangan 25ºC.

Dengan benda uji yang sama, dibandingkan dengan yang dibakar dengan suhu 300ºC, 600ºC,

900ºC, dan 1000ºC kemudian benda uji dibakar selama 30 Menit, 60 Menit, dan 90 menit, dari

masing-masing suhu dan durasi waktu tersebut diberikan 5 benda uji yang terdiri dari 3 benda uji

untuk kuat tekan beton dan 2 benda uji untuk modulus elastisitas beton.

Dari hasil penelitian diketahui bahwa pengaruh suhu dan durasi pembakaran kuat tekan yang

dihasilkan yang mempunyai kinerja tinggi adalah dari beton pasca bakar yang mempunyai suhu

300ºC dengan durasi waktu 60 menit. Dengan kuat tekannya mencapai 276.61 kg/cm2

sedangkan untuk Modulus Elastisitas yang terbesar adlah pada beton pasca bakar dengan suhu

300ºC dengan durasi waktu 30 Menit dengan modulus elastisitas sebesar 245312 kg/cm2, dan

untuk kerusakan pada selimut beton yang hancur berada pada suhu 900ºC dengan kedalaman

1,47 cm

Abstract

This research is expected to be used as one input on the concrete post-fire and can also contribute ideas for practitioners, researchers and educational institutions.

(2)

This study used conventional concrete that is not burned with room temperature 25 º C. With the test object the same, compared with that burned with a temperature of 300 º C, 600 º C, 900 º C, and 1000 º C and then the specimens were burned for 30 Minutes, 60 Minutes, and 90 minutes, from each of the temperature and duration of time given 5 test object consisting of 3 specimens for compressive strength of concrete and 2 specimens for modulus of elasticity of concrete.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa suhu berpengaruh dalam menentukan sifat mekanik beton dan nilai keoptimalan ditunjukkan pada benda uji suhu 300 ⁰ C pada penggunaan

Sirait : Kajian Perilaku Beton Bertulang Pasca Bakar (Studi Penelitian), 2003 USU e-Repository © 2008... Sirait : Kajian Perilaku Beton Bertulang Pasca Bakar (Studi Penelitian), 2003

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil perbandingan kuat tekan beton normal dan beton dengan bahan additif yang dibakar pada suhu, waktu dan prosedur yang sama, selain

Berdasarkan hasil perhitungan secara teoritis, didapatkan momen kapasitas yang terjadi pada pelat beton bertulangan dengan pembakaran selama 60 menit dapat dilihat

Hasil penelitian eksperimental dengan sistem pembebanan lateral siklis benda uji-3 lebih baik dibandingkan dengan benda uji-2 dan benda uji-1 untuk pola retak,

Hasil penelitian eksperimental dengan sistem pem- bebanan lateral siklis benda uji-3 lebih baik dibandingkan dengan benda uji-2 dan benda uji-1 untuk pola retak,

Hal ini akan mempengaruhi kualitas / kekuatan struktur beton tersebut seperti porositas beton. Dengan menggunakan metode pembakaran benda uji pada burner dengan suhu target 400C –

HASIL DAN PEMBAHASAN Tinjauan Umum Benda Uji dan Alat Pembakar Tanur Dalam penelitian ini digunakan benda uji berbentuk kubus.Sesuai dengan pengamatan penulis bahwa benda-benda uji