• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Pemanfaatan Karet Skim Baru sebagai Bahan BAku dalam Pembuatan Sol Karet

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi Pemanfaatan Karet Skim Baru sebagai Bahan BAku dalam Pembuatan Sol Karet"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PEMANFAATAN KARET SKIM BARU SEBAGAI BAHAN BAKU

DALAM PEMBUATAN SOL KARET

Achyar dan

Teknologi

-

IPB

ABSTRACT

Skim rubber as a by product in concentrated latex processing, nowadays has not been processed yet to the optimum, and it is still sold in the form of wet slabs at low price. It was happened because of the presently produced skim rubber is putrid odorous, and this smell remains, even after it is manufactured into rubber articles, so it is very limitedly used. Through a sodium hydroxide and phosphoric acid treatment, a serum which it still contains about 7% of dry rubber content, result a better quality of skim rubber. That rubber namely a new rubber have no putrid odor, a light color, sticky less, and have a better technical and physical properties as same as the properties of SIR-10. The experimental result has revealed that this skim rubber can be used to produce shoe soles through the application of a special compounding formula, and the resulted shoe sole have closed to the Standard of Indonesian Shoe Sole.

Keywords: skim latex, skim rubber, shoe sole

PENDAHULUAN

Sol karet yang bermutu biasanya dibuat karet alam. Hal ini disebabkan karet alam mempunyai beberapa keunggulan, yaitu memiliki kepegasan pantul yang baik, timbul

tinggi, ketahanan kikis dan sobek baik, ketahanan baik, fleksibilitas baik, dan lama, bahkan digunakan pada Sifat-sifat yang diperlukan pembuatan sol karet

1994). Selama yang digunakan sebagai bahan baku adalah karet yang bermutu baik. penyesuaian susunan kompon, karet skim yang telah ditingkatkan

berpeluang digunakan sebagai bahan baku untuk menjadi sol sepatu.

Karet alam dalam

bahan olah, baik berupa karet atau berupa lateks. Salah satu jenis bahan olah karet alam yang sudah luas lateks pekat, yaitu lateks kebun yang hingga kadar karet kering (KKK) pengolahan lateks dengan cara akan dihasilkan berupa atau skim.

Serum atau lateks masih

karet dengan

KKK

4-8 % (Blackley, 1966). kadar karet

itu, lateks skim masih diambil karetnya dan diolah menjadi karet skim. Akan tetapi selama ini lateks pekat

memanfaatkannya optimum, hanya menjualnya sebagai dan block skim

rubber (BSR) bermutu

penggumpalan lateks skim secara Karet skim konvensional yang dihasilkan melalui penggumpalan alami mempunyai

yaitu sukar digiling, kadar bahan non-karetnya protein

ion warnanya gelap,

vulkanisasinya cepat, dan yang adalah adalah bau busuk yang ditimbulkannya selama pengolahan koagulum hingga menjadi produk (Suseno, 1969; Oleh karena itu karet skim konvensional digunakan sebagai bahan baku untuk membuat jadi karet yang tidak mempunyai

pedal mobil, karet

(mudguard) mobil.

Alfa telah menemukan cara mengolah lateks skim menjadi skim yang dengan cara lateks skim

dengan Selanjutnya koagulum

yang dihasilkan

Remahan dalam

3%, lalu diindam dalam komposit 1%

-

tiourea 1%. Karet skim yang dihasilkannya karet skim dan

karena baik, peluang untuk

memanfaatkannya sebagai bahan baku jadi

karet yang dan

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)

Referensi

Dokumen terkait

Dari daftar analisa sidik ragam (Lampiran 12) dapat dilihat bahwa interaksi perlakuan beda kadar perekat dan parafin memberikan pengaruh tidak nyata terhadap daya serap air

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh konsentrasi enzim α-amilase dan gluko-amilase pada proses hidrolisis terhadap kadar glukosa yang dihasilkan,

shore A, hasil pengujian dot karet anak sapi untuk ke 3 (tiga) perlakuan memenuhi persyaratan vulkanisat karet yang ada dipasaran yaitu 65 shore A.Bahan pengisi

Rendemen biodiesel yang dihasilkan dari ampas tahu adalah sebesar 4,01% sedangkan dilihat dari mutu biodiesel yang dihasilkan memenuhi Standar Nasional Indonesia jika ditinjau

Dalam penelitian ini menggunakan bahan baku karet alam yaitu kompo (kompo 4), pelunak dari minyak biji ketapang dan bahan pengisi pasir kuarsa, sehingga menghasilkan

Skripsi yang berjudul “Pemanfaatan Susu Skim Sebagai Bahan Dasar Dalam Pembuatan Produk Olahan Makanan Tradisional Dangke Dengan Bantuan Bakteri Asam Laktat”

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan konsumsi karet alam dengan cara substitusi karet sintetik NBR dengan karet alam epoksi yang digunakan untuk pembuatan

Semakin tinggi temperatur pemanasan pengepresan yang digunakan, maka kadar air pada biopelet yang dihasilkan semakin rendah yang diakibatkan karena semakin